Tag: tahan lama

  • Jangan Sampai Usang, Begini Cara Merawat Cermin Supaya Tahan Lama


    Jakarta

    Cermin sering digunakan di sekitar rumah, tentunya untuk bercermin ataupun sebagai hiasan interior. Namun, tahukah kamu kalau cermin lama-lama bisa usang sebagaimana mungkin kamu pernah lihat pada cermin-cermin antik di rumah tua.

    Cermin yang sudah usang terlihat memiliki goresan hingga perubahan warna. Sangat disayangkan bila cermin sampai tidak jernih dan kinclong lagi.

    Jangan khawatir, hal ini bisa dicegah dengan merawat cermin dengan benar. Berikut ini cara merawat cermin supaya tahan lama, dilansir dari laman Frame My Mirror, Senin (15/4/2024).


    1. Pilih Cairan Pembersih yang Aman

    Beberapa cairan pembersih mengandung bahan yang terlalu keras, sehingga dapat merusak permukaan dan bagian samping cermin. Jadi pastikan untuk memilih cairan pembersih yang aman untuk cermin. Hindari pembersih yang bersifat asam atau alkali dan kandungan amonia yang berat.

    2. Pastikan Bagian Samping Cermin Kering

    Untuk mencegah cermin berubah warna dan kehilangan lapisan warna silver, pastikan bagian samping cermin tetap kering. Sebab, perubahan warna dan noda hitam pada cermin disebabkan oleh kelembapan yang masuk melalui samping cermin. Hal ini lebih rawan terjadi pada cermin kamar mandi karena uap yang dihasilkan di dalam kamar mandi.

    3. Jangan Semprot Cairan Pembersih

    Hindari menyemprot cairan pembersih langsung ke cermin karena cairan tersebut bisa saja mengalir ke samping cermin. Seperti yang disebutkan sebelumnya, bagian samping cermin sebaiknya dijaga agar kering supaya tidak ada perubahan warna. Maka dari itu, lebih baik menyemprotkan cairan pembersih ke kain lap saja ketika hendak membersihkan cermin.

    4. Gunakan Kain yang Lembut

    Pastikan menggunakan kain lembut untuk mengelap cermin, sebab kain yang bertekstur dapat menimbulkan goresan pada permukaan cermin. Salah satu bahan yang aman digunakan untuk membersihkan cermin antara lain mikrofiber.

    5. Lindungi Cermin dengan Bingkai

    Lindungi area samping cermin menggunakan bingkai. Selain membuat cermin terlihat lebih cantik, bingkai akan menutupi bagian rentan cermin. Hal ini mencegah perubahan warna cermin akibat lembap pada samping cermin.

    Itulah cara merawat cermin dengan benar agar tahan lama. Semoga bermanfaat!

    Buat kamu pengin upgrade rumah biar lebih pintar dengan perangkat smart door lock hingga CCTV gratis, yuk ikutan Program detikProperti Upgrade Rumah Kamu Jadi Lebih Pintar. Buat yang beruntung, bakal dapet 6 device smarthome gratis!

    Baca info lengkapnya di sini.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Jitu Merawat Wall Panel Biar Awet dan Tahan Lama


    Jakarta

    Wall panel bisa bikin tampilan interior rumah makin cantik dan terkesan mewah. Tapi, perawatannya pun nggak bisa sembarangan. Bila cara perawatannya salah, wall panel kamu akan cepat rusak dan malah bikin tampilan rumah jadi tampak lusuh.

    Mengutip dari Qhome Mart, wall panel adalah lembaran papan yang berfungsi sebagai penutup dinding yang terlihat dan terbuka.

    Pemasangannya juga tidak harus menutupi seluruh dinding, bisa hanya diaplikasikan di beberapa bagian dinding sebab wall panel mudah dipotong.


    Cara pemasangan pun mudah yakni dengan mengukur luas dinding yang akan ditempelkan wall panel. Kemudian sesuaikan dengan panjang wall panel. Setelah dipotong, amplas agar sisinya lebih rapih. Tempel wall panel menggunakan lem silikon yang berbentuk seperti botol dan memiliki tutup keluar lem yang lancip.

    Setelah sukses terpasang, pemilik rumah perlu menjaga wall panel agar tetap tahan lama dan tidak mudah rusak. Caranya bisa mengikuti tips dari livspace.com sebagai berikut.

    1. Bersihkan debu secara teratur

    Jenis wall panel bermacam-macam ada yang yang terbuat dari PVC, gypsum, akrilik, kayu lapis, dan masih banyak lagi. Semua permukaan wall panel solid dan berpotensi berdebu apalagi yang memiliki bentuk lengkungan. Cara membersihkannya dengan menggunakan kemoceng atau kain kering.

    2. Jauhkan dari sinar matahari

    Tips agar wall panel tahan lama terutama untuk warnanya adalah dengan menjauhkan dari sinar matahari langsung. Sehingga wall panel jarang dipasang di luar ruangan.

    Meskipun begitu, pemasangan di dalam ruangan, motif dari wall panel juga berpotensi memudar. Tetapi itu bisa dicegah dengan pemasangan tirai atau gorden di jendela. Sehingga cahaya tidak menyorot langsung ke wall panel.

    3. Segera bersihkan noda dan cipratan

    Dinding adalah lokasi yang tidak bisa terhindar dari noda. Apalagi bagi yang memiliki anak kecil di rumahnya. Sementara wall panel tidak bisa terlalu sering terkena air. Sehingga apabila ada noda yang perlu dihapus dengan pembersih cair sebaiknya digosok dengan lembut.

    Apabila noda sulit dihapus, oleskan sedikit air sabun. Setelah itu keringkan dengan kain bersih dan kering. Hindari cairan pembersih yang berpotensi merusak warna dan tekstur wall panel.

    4. Jaga wall panel tetap kering

    Wall panel sensitif terhadap air. Sehingga tidak disarankan memasang wall panel di kamar mandi dan dapur. Apabila wall panel kerap terkena air, lapisan kertas dan laminasi yang melindungi corak dan desain wall panel dari basah akan cepat rusak.

    5. Tutupi wall panel merenovasi

    Sama seperti furnitur, wall panel perlu ditutupi saat ada renovasi di rumah. Sebagai contoh saat hendak mengecat ulang dinding, mengganti lantai, atau melakukan proyek perbaikan rumah.

    Bungkus seluruh permukaan wall panel dengan plastik. Langkah ini juga akan mencegah wall panel terkena goresan dari benda tajam saat renovasi.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenali Jenis-jenis Pintu Kayu, Mana yang Tahan Lama?


    Jakarta

    Kebanyakan pintu rumah terbuat dari kayu. Bahan ini memang menjadi andalan karena tampilannya yang alami dan daya tahannya yang kuat.

    Arsitek Denny Setiawan mengatakan kayu adalah bahan yang ideal buat pintu karena tidak mudah dijebol. Namun, setiap kayu punya karakteristik masing-masing sehingga perlu disesuaikan penggunaannya.

    “Kita harus tahu bahwa kayu yang kita pakai itu tahan terhadap cuaca luar atau tidak. Ketahanannya mesti kita pastikan karena ada beberapa jenis kayu yang memang cuma kuat di indoor dan bisa di outdoor,” kata Denny saat dihubungi detikProperti beberapa waktu lalu.


    Menurutnya, jenis kayu yang cocok untuk pintu outdoor antara lain jati, merbau, dan ulin. Sementara itu, pintu kayu indoor bisa terbuat dari meranti, mahoni, dan kamper.

    Lantas, apa saja jenis-jenis kayu yang digunakan buat pintu? Simak penjelasannya berikut ini.

    Jenis-jenis Kayu buat Pintu

    Inilah beberapa kayu yang cocok dijadikan pintu menurut ahlinya.

    1. Jati

    Kontraktor Wildan menyebut jati termasuk kayu yang paling kuat dibanding jenis lainnya. Bahan ini punya karakteristik yang membuatnya tahan terhadap cuaca.

    “Kepadatannya tinggi, minyak alami banyak, tahan cuaca, juga perlu waktu lama untuk dapat jenis kayu jati yang benar-benar bagus,” ucapnya.

    Ia mendeskripsikan kayu jati berwarna coklat keemasan. Tampilan itu memberi kesan anggun dan hangat pada ruangan.

    2. Kamper

    Kemudian ada kayu kamper yang juga dikenal memiliki daya tahan yang kuat. Saking kuatnya, kayu ini tahan serangan rayap alias anti rayap.

    “(Kayu kamper) memiliki bau mirip dengan aroma kamper atau kapur barus,” imbuhnya.

    3. Kenari

    Pemilik rumah juga bisa menggunakan kayu kenari sebagai pintu. Sebab, kayu ini tahan terhadap kelembapan serta anti jamur.

    4. Mahoni

    Lalu, ada kayu mahoni yang cocok buat dibikin pintu rumah. Bahan tersebut tahan terhadap pelapukan dan cukup stabil menahan kelembapan.

    5. Merbau

    Kayu merbau bersifat sangat kuat, keras, dan berumur panjang. Kayu itu dapat menjadi opsi menarik buat bikin pintu rumah.

    6. Oak

    Kayu oak termasuk bahan yang kuat sehingga bagus dijadikan pintu. Tak hanya kuat, kayu ini juga kedap air, lho.

    7. Pinus

    Pemilik dapat mempertimbangkan kayu pinus kalau mau bahan yang tidak mudah menyusut atau mengembang. Apalagi, jenis kayu ini terbilang paling murah dibandingkan lainnya.

    Itulah sederet pilihan kayu yang biasa dijadikan pintu rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Tak Perlu Obat Kuat, 7 Cara Ini Bisa Bikin Paksu Lebih ‘Tahan Lama’ di Ranjang


    Jakarta

    Bercinta bisa menjadi momen penting untuk meningkatkan keharmonisan pasangan suami istri. Oleh karena itu, memerhatikan kualitas dan durasi bercinta seringkali menjadi perhatian utama pasangan.

    Dikutip dari Healthline, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk meningkatkan durasi bercinta. Berikut ini beberapa di antaranya.

    1. Edging

    Edging merupakan sebuah teknik seksual ketika seseorang dengan sengaja menunda orgasme. Penundaan ini dilakukan dengan menghentikan semua bentuk rangsangan seksual ketika hampir ejakulasi.


    Tujuannya adalah meningkatkan intensitas kesenangan dan kepuasan sampai akhirnya mencapai klimaks. Dengan menunda ejakulasi, maka hubungan seksual bisa berlangsung lebih lama.

    Teknik ini biasanya juga digunakan untuk membantu orang dengan ejakulasi dini agar lebih mampu mengontrol waktu klimaks.

    2. Latihan Otot Dasar Panggul

    Otot-otot dasar panggul membantu menyangga kandung kemih dan ejakulasi. Latihan yang membantu memperkuat kelompok otot tersebut dapat membantu meningkatkan kemampuan suami dalam menunda ejakulasi.

    Salah satu bentuk latihan otot dasar panggul adalah dengan kegel. Latihan kegel dapat membantu memperkuat otot pubococcygeus yang selain baik untuk penis, juga baik untuk vulva pada wanita. Perlu dicatat latihan ini perlu dilakukan dengan komitmen yang konsisten sehingga memberikan hasil maksimal.

    Kepalkan otot tersebut selama 10 detik, lalu lepaskan. Lakukan setidaknya tiga set dengan 10 repetisi setiap hari.

    3. Masturbasi Sebelum Bercinta

    Masturbasi sebelum bercinta dapat mencegah ejakulasi dini. Ini dapat menjadi salah satu langkah tepat untuk memperpanjang durasi bercinta.

    Menurut sebuah studi kecil tahun 2019, para peneliti menemukan bahwa masturbasi pada pangkal penis dapat membantu Anda menunda ejakulasi.

    4. Sunat

    Sunat merupakan salah satu cara yang bisa dilakukan untuk memperpanjang durasi bercinta. Sebuah studi pada tahun 2015 menunjukkan banyak orang menemukan peningkatan kendali atas kapan mereka orgasme setelah disunat.

    5. Jaga Berat Badan Ideal

    Menjaga berat badan ideal dapat meningkatkan performa di atas ranjang. Dalam sebuah studi di 2017, peneliti menemukan orang dengan tiga atau lebih kondisi di bawah ini, memiliki kemungkinan lebih besar mengalami ejakulasi dini:

    • Tekanan darah tinggi.
    • Kadar kolesterol baik lebih rendah.
    • Lingkar pinggang 40 inci (101,6 cm) atau lebih.
    • Kadar gula darah tinggi.
    • Trigliserida darah tinggi.

    6. Ganti Posisi Bercinta

    Mengganti posisi bercinta bisa menjadi cara menyenangkan, meningkatkan kepercayaan diri, dan informatif. Misalnya, suami mungkin bisa menemukan ada posisi tertentu yang dapat membantu mengurangi rangsangan.

    Lakukan eksperimen bersama istri untuk menemukan posisi yang memperpanjang klimaks dan memberikan kenikmatan bagi pasangan.

    7. Pakai Kondom

    Kondom dapat membantu menghilangkan rasa sensitif pada penis. Kondom dengan penghilang rasa sensitif seringkali mengandung bahan tambahan atau beberapa bahan dalam semprotan dan krim penghilang rasa sensitif.

    Sebagai manfaat tambahan, kondom tetap menjadi salah satu cara terbaik untuk mengurangi risiko infeksi menular seksual dan kehamilan yang tidak diinginkan.

    (avk/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Nggak Perlu Cemas! Ini 5 Trik Agar Tahan Lama Saat Bercinta


    Jakarta

    Durasi bercinta yang lebih lama oleh sebagian besar pasangan dikaitkan sebagai hubungan intim yang lebih menyenangkan. Tak mengherankan, ada sebagian orang yang merasa tidak puas ketika momen bercinta mereka terganggu oleh ‘ejakulasi dini’.

    Sebenarnya bagaimana sih cara mengatasi masalah tersebut? Berikut ini beberapa tips untuk bisa bercinta lebih lama di atas ranjang dikutip dari Medical News Today:

    1. Jalin Komunikasi dengan Pasangan

    Berkomunikasi dengan pasangan untuk mengetahui apa yang paling diinginkan masing-masing ketika bercinta adalah hal yang sangat penting. Walaupun mungkin akan terasa berat di awal, berbagai permasalahan tersebut bisa lebih mudah diatasi oleh pasangan sebagai tim.


    Studi yang dilakukan pada tahun 2019 mengungkapkan pasangan yang banyak berkomunikasi soal seks cenderung memiliki kehidupan ranjang yang lebih baik. Pilihlah waktu dan tempat yang tepat serta jangan berusaha menyalahkan pasangan ketika sedang mendiskusikan hal ini.

    2. Lakukan Perubahan Gaya Hidup

    Perubahan gaya hidup yang lebih baik tidak hanya bagus untuk meningkatkan kesehatan organ penting, melainkan juga meningkatkan fungsi seksual. Studi pada tahun 2020 menunjukkan bahwa faktor fisik seperti obesitas, merokok, penggunaan zat terlarang, stres, dan kecemasan dapat berpengaruh besar dalam kehidupan seksual.

    Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kualitas seksual antara lain seperti, stop merokok dan menggunakan obat terlarang, kurangi asupan alkohol, olahraga teratur, diet seimbang, dan lakukan kelola stres seperti meditasi dan yoga.

    3. Lakukan Foreplay

    Melakukan foreplay selain bisa memperpanjang durasi bercinta juga dapat meningkatkan rasa puas pasangan tanpa harus khawatir mengalami ejakulasi dini. Dari sebuah penelitian di Amerika Serikat, hanya 18,4 persen wanita yang merasa puas ketika bercinta hanya melalui penetrasi.

    Sementara 36,6 persen melaporkan bahwa rangsangan klitoris diperlukan untuk mencapai orgasme saat berhubungan. Hal ini menunjukkan pentingnya foreplay untuk memberikan rangsangan pada masing-masing sebelum melakukan penetrasi.

    4. Terapkan Teknik Bercinta

    Terdapat beberapa teknik bercinta yang dapat diterapkan bersama pasangan. Jika konsisten melakukannya, teknik ini dapat bekerja dengan baik dan meningkatkan durasi bercinta.

    Beberapa di antaranya seperti metode squeeze dan stop-start. Metode squeeze dilakukan ketika penis hampir ejakulasi, remas penis dengan erat untuk menyebabkan ereksi sedikit melemah. Teknik ini bisa dilakukan beberapa kali.

    Metode stop-start dilakukan dengan cara menghentikan aktivitas atau rangsangan seksual tepat sebelum orgasme terjadi. Setelah efek rangsangan berlalu, aktivitas seksual bisa dilanjutkan kembali.

    Teknik pernapasan juga sangat penting ketika bercinta. Sebagian orang merasa bernapas dalam-dalam dapat membantu mereka memfokuskan kembali pikiran dan mengontrol ereksi dengan baik. Caranya dapat dilakukan dengan memperlambat rangsangan lalu bernapas perlahan dan dalam menjelang ejakulasi.

    5. Gunakan Mainan Seks

    Menggunakan mainan seks dapat membuat pengidap ejakulasi dini berlatih dengan cara berbeda untuk mengendalikan orgasme. Pasangan dapat mencoba masturbasi dengan mainan seks, kemudian menghentikan rangsangan tepat sebelum orgasme.

    Setelah menunggu beberapa saat, pasangan bisa mencobanya lagi.

    Penggunaan mainan seks juga dapat meningkatkan kenikmatan pasangan, apalagi jika tidak mungkin melakukan penetrasi cukup lama hingga mencapai orgasme.

    (avk/up)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Nggak Perlu Tisu Magic, 5 Makanan Ini Bisa Bikin Pria Tahan Lama di Ranjang

    Jakarta

    Ejakulasi dini adalah gangguan fungsi seksual di mana ejakulasi terjadi lebih awal dari yang diinginkan secara terus-menerus. Kondisi ini merupakan masalah seksual yang umum terjadi, tetapi dapat menyebabkan stres dan kecemasan yang signifikan bagi seseorang dan pasangannya.

    Pasalnya, pria cenderung tertutup tentang kesehatan intim mereka, termasuk keluhan ejakulasi dini yang mungkin diidapnya. Berdasarkan sebuah studi yang dipublikasikan pada National Library of Medicine, hampir 39% pria akan mengalami ejakulasi dini pada suatu fase dalam hidupnya.

    Dalam kebanyakan kasus, ejakulasi dini dapat dengan mudah disembuhkan dengan menambahkan makanan tertentu ke dalam asupan harian. Dikutip dari Man Matters, berikut adalah beberapa makanan sehari-hari yang bisa mengatasi ejakulasi dini.


    1. Wortel

    Wortel kaya akan betakaroten dan antioksidan. Kandungan ini dapat mengurangi ejakulasi dini dengan meningkatkan aliran darah ke alat kelamin saat berhubungan seks. Wortel juga dapat meningkatkan libido pada pria.

    Untuk hasil terbaik, konsumsilah campuran wortel parut, kuning telur (1 butir), dan fenugreek (1 sendok teh) setiap hari selama tiga bulan. Kuning telur dan fenugreek dapat meningkatkan testosteron dalam tubuh. Kombinasi ini baik untuk mengatasi ejakulasi dini.

    2. Pisang

    Karena kalium dan bromelain yang dikandungnya, pisang adalah makanan yang baik untuk mengatasi ejakulasi dini. Kedua kandungan tersebut dapat meningkatkan libido, stamina, dan kadar testosteron.

    Selain itu, pisang memiliki kadar glukosa yang tinggi yang dapat membantu untuk bertahan lebih lama di ranjang.

    Pisang dapat dinikmati dengan diolah menjadi satu gelas milkshake. Memakan satu buah pisang sebelum berhubungan seks juga merupakan salah satu pengobatan rumahan yang paling efektif untuk bertahan lebih lama di ranjang.

    3. Bawang putih

    Bawang putih adalah afrodisiak alami dengan kadar allicin yang tinggi sehingga mampu meningkatkan gairah seksual. Siungnya memiliki sifat anti-inflamasi dan anti-bakteri. Mereka meningkatkan sirkulasi darah dan meningkatkan kualitas hubungan intim. Alhasil, ejakulasi dini dapat tercegah.

    Untuk mengonsumsinya, tumis bawang putih dengan minyak samin, lalu kunyah 3-4 siung setiap pagi saat perut kosong.

    4. Alpukat

    Alpukat penuh dengan vitamin yang bernutrisi, yaitu C, K, dan B. Vitamin K mengatur aliran darah ke berbagai organ tubuh, termasuk alat kelamin. Selain itu, alpukat mengandung protein dan serat yang merupakan penguat seks alami. Mereka juga membantu proses metabolisme. Tidak hanya ejakulasi dini, alpukat juga dapat secara efektif menyembuhkan masalah ejakulasi yang mundur, tertunda, dan menyakitkan.

    Alpukat dapat dikonsumsi secara teratur dengan diolah menjadi jus, smoothies, atau menambahkannya ke dalam salad.

    5. Semangka

    Buah yang lezat ini adalah sumber rehidrasi yang luar biasa. Menurut WebMD, semangka juga bisa menjadi viagra alami.

    Semangka memiliki fitonutrien yang disebut citrulline, penguat libido. Zat ini berubah menjadi arginin, yang merupakan asam amino esensial. Kandungan ini melemaskan dan melebarkan pembuluh darah Mr P sehingga meningkatkan aliran darah ke Mr P dan meningkatkan kualitas ereksi.

    Untuk mengatasi ejakulasi dini, semangka dapat dikonsumsi sebagai jus atau ditambahkan ke dalam menu makanan sehari-hari.

    (kna/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy