Tag: tahap

  • Cara Berhenti Berlangganan Email Promosi di Gmail Biar Nggak Penuh

    Jakarta

    Jika detikers menerima pemberitahuan bahwa Gmail kamu hampir penuh, coba cek kotak masuk atau inbox kamu. Salah satu penyebabnya mungkin adalah banyaknya email promosi dari produk atau perusahaan tertentu.

    Hapuslah email-email tersebut dan lakukan beberapa cara agar email semacam itu tidak lagi masuk ke Gmail kamu. Simak artikel ini untuk mengetahui 3 cara berhenti berlangganan email promosi.

    Berikut 3 cara berhenti berlangganan email promosi yang dikutip dari Gmail Help. Cara ini bisa diterapkan HP maupun laptop dengan tahap yang hampir sama.


    1. Unsubscribe Email Promosi

    Cara berhenti berlangganan email promosi yang pertama adalah dengan mengklik unsubscribe di email. Setelah berhenti berlangganan, mungkin masih perlu waktu beberapa hari hingga email promosi berhenti mengirimkan pesan.

    • Buka Gmail di aplikasi atau browser.
    • Buka email promosi dari pengirim yang ingin dihentikan langganannya.
    • Di samping nama pengirim terdapat tombol Unsubscribe. Klik tombol itu.
    • Muncul pop-up, klik Unsubscribe. Namun beberapa pengirim mungkin mengarahkan detikers situs web mereka, baru kemudian berhenti berlangganan dari email mereka
    • Langkah opsional, setelah berhenti berlangganan, klik Move to spam.

    2. Blokir Email Promosi

    Beberapa email promosi tidak menampilkan tombol Unsubscribe. Pada kasus seperti ini, detikers bisa memakai cara kedua, yaitu dengan memblokir email.

    Nantinya, email promosi tetap akan dikirimkan ke Gmail kamu, tetapi email tersebut akan masuk ke Spam. Langkahnya adalah sebagai berikut:

    • Buka Gmail di aplikasi atau di browser.
    • Buka email promosi yang ingin dihentikan.
    • Di bagian kanan atas pesan, klik Lainnya atau tombol titik tiga.
    • Klik Block [nama pengirim].
    • Muncul pop-up, klik Block lagi.

    Tips: Jika detikers tidak sengaja memblokir seseorang, kamu dapat membuka blokir dengan langkah-langkah yang sama.

    3. Masukkan Email Promosi ke Dalam Spam

    Detikers bisa langsung berhenti berlangganan email promosi dengan memasukkannya ke spam. Jika email promosi dimasukkan ke dalam folder spam, maka tidak akan ada lagi email promosi masuk ke Gmail. Berikut langkah-langkahnya:

    • Buka Gmail di aplikasi atau browser.
    • Buka email promosi yang ingin dihentikan
    • Klik ikon titik tiga di bagian kanan atas.
    • Klik Report Spam.
    • Muncul pop-up, klik Report Spam lagi.

    Nah, itulah tadi 3 cara berhenti berlangganan email promosi di Gmail biar nggak penuh lagi. Selamat mencoba!

    (row/row)



    Sumber : inet.detik.com

  • Resmi Ditutup, Pendaftar Magang Nasional 2025 Batch 1 Tembus 156.159 Orang!



    Jakarta

    Pendaftaran Magang Nasional 2025 batch 1 resmi ditutup pada Rabu, 15 Oktober 2025. Tercatat, ada 156.159 pelamar dari seluruh wilayah Indonesia.

    Jumlah ini berdasarkan pantauandetikEdu pada lamanMagangHubKemnaker Kamis (16/10) pukul 13.30 WIB. Dari total lamaran 418.817 orang, terdapat 156.159 orang yang berhasil melakukan submit pendaftaran.


    “Antusiasme pendaftar terus meningkat dari hari ke hari. Hal ini menunjukkan bahwa program ini mendapat sambutan positif dari para lulusan baru yang ingin memperoleh pengalaman kerja nyata,” ujar Sekretaris Jenderal Kemnaker Cris Kuntadi, dalam Antara dikutip Kamis (16/10/2025).

    Para pelamar yang diterima nantinya akan disalurkan ke 1.668 perusahaan mitra. Adapun program magang akan berlangsung pada 20 Oktober 2025 sampai 19 April 2026.

    Seperti diketahui, Program Magang Nasional adalah program pelatihan kerja yang dilaksanakan di industri di bawah bimbingan mentor atau pekerja yang menguasai proses produksi barang dan/atau jasa di perusahaan dalam rangka meningkatkan keterampilan atau keahlian tertentu bagi lulusan perguruan tinggi.

    Pendaftaran Magang Nasional Batch 2

    Meski sudah ditutup, pemerintah akan segera membuka Magang Nasional Batch 2 pada November 2025 mendatang. Program ini nantinya akan menyasar 80.000 peserta.

    “Kita selesaikan dulu batch 1, kita akan evaluasi batch 1. Sesudah itu, nanti kita lihat ada beberapa rekomendasi yang akan ditindaklanjuti di batch 2 atau bahkan di tahun depan,” ujar Menteri Ketenagakerjaan (Menaker)Yassierli.

    Untuk tahap kedua, Menaker mengatakan pihaknya akan memperluas akses magang kepada perusahaan serta kantor kementerian, lembaga, dan badan pemerintahan pusat/daerah di seluruh wilayah Indonesia.

    Hal ini demi memberikan kesempatan magang yang lebih merata dan luas, serta terdistribusi di semua daerah untuk para lulusan sarjana dan diploma.

    “Termasuk tadi salah satu upaya kita adalah memperluas kesempatan bagi tempat magangnya itu, tidak hanya di perusahaan, tapi juga kementerian, lembaga, dan badan. Itu salah satu strateginya,” ujar Guru Besar ITB itu.

    Syarat Magang Nasional 2025

    Menurut Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 8 Tahun 2025, syarat menjadi peserta Magang Nasional adalah:

    1. WNI

    2. Lulusan diploma atau sarjana maksimal 1 tahun

    3. Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar di kementerian penyelenggara.

    Demikian informais mengenai Magang Nasional 2025. Semoga berhasil!

    (nir/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • 50 Dari 2.950 Pelamar Lolos MagangHub di detikcom, Begini Proses Seleksinya!



    Jakarta

    Program MagangHub x Detikcom Batch 1 menjadi pilihan para fresh graduates yang ingin memiliki pengalaman di dunia media digital. Pada gelombang pertama ini, tercatat sebanyak 2.950 pendaftar bersaing ketat untuk mendapatkan posisi magang di media digital ternama ini. Namun, hanya 50 peserta terbaik yang berhasil lolos tahap akhir dan resmi bergabung dengan tim detikcom.

    Menurut perwakilan HRD detikcom Syifa Haryanti, seluruh proses seleksi dilakukan secara transparan dan adil.

    “Semua pelamar menerima email untuk mengikuti tahap pertama yaitu psikotes. Setelah itu, mereka mengerjakan tugas sesuai posisi yang dilamar dan mengunggah CV serta portofolio. Semua dinilai secara objektif,” jelas Syifa kepada detikEdu di Aula Menara Bank Mega, Jl Kapten Tendean, Jakarta Selatan, pada Senin (20/10/2025).


    Syifa juga menyebutkan bahwa program MagangHub ini sangat kompetitif karena antusiasme peserta yang luar biasa tinggi.

    “Program MagangHub ini benar-benar bombastis! Antusiasmenya luar biasa, padahal waktu pendaftarannya sangat singkat,” tambahnya.

    Syifa juga menyampaikan bawa tidak menutup kemungkinan bagi peserta magang yang ‘outstanding’ dan dinilai memiliki kompetensi yang mumpuni akan direkrut, apabila dibutuhkan.

    Salah satu peserta MagangHub adalah Nyimas Amrina Rosada, lulusan Universitas Sriwijaya Palembang. Nyimas berhasil lolos dan kini bergabung di detikTravel.

    “Senang banget bisa magang di detikcom, salah satu media digital paling populer di Indonesia. Selain menambah pengalaman, ini juga bagus untuk karir ke depan,” kata Nyimas.

    Pengakuan lain datang dari Gita Urania Natasha, lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Bina Nusantara.

    “Aku awalnya tahu info MagangHub dari TikTok, terus aku coba daftar di akun Siap Kerja, ternyata aku eligible,” tutur gadis asal Samarinda, Kalimantan Timur ini.

    Alasan Gita mendaftar di detikcom, karena portal berita ini sangat populer sehingga dia tertarik buat menimba pengalaman di detikcom. Setelah melalui beberapa proses seleksi, Gita lolos diterima di kanal detikFinance. Gita bakal menulis hingga meliput berita seputar ekonomi moneter.

    “Aku harap, aku dapat pengalaman yang bisa bantu buat karier ke depannya, dan juga bangun koneksi,” harap Gita.

    Melalui kolaborasi bersama MagangHub Kemnaker, detikcom berharap dapat membentuk generasi muda yang tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga memiliki integritas dan etika digital yang tinggi dalam dunia kerja media modern.

    (nwk/nwk)



    Sumber : www.detik.com