Tag: tahu kukus

  • 3 Resep Tahu Kukus yang Lembut dan Gurih Untuk Menu Diet

    Jakarta

    Tahu yang murah enak bisa diolah dengan cara dikukus. Diisi adonan ayam atau udang dan dibuat bakso tahu dengan kuah kental. Lezat dan cocok untuk menu diet.

    Hidangan kukus bisa jadi pilihan menu diet yang enak dan sehat. Seperti olahan tahu yang dikukus. Bisa memakai tahu Sumedang goreng yang diisi adonan ayam lalu dikukus hingga rasanya gurih enak.

    Atau tahu kukus klasik ala Chinese Food yang diisi daging cincang lalu diberi saus jamur yang gurih umami. Jika suka yang sedikit berkuah, tahu bakso bisa diracik jadi hot pot dengan kuah kental yang manis gurih.


    Gunakan tahu yang bagus kualitasnya agar rasanya tidak asam tetapi gurih enak. Selain untuk menu diet tahu kukus juga cocok untuk menu makan siang. Berikut ini 3 resep tahu kukus yang enak dan gampang dibuat.

    1. Resep Tahu Isi Kukus Saus Jamur

    Tahu yang lembut gurih semakin enak diisi adonan daging. Apalagi diberi saus jamur yang gurih umami. Makin lezat!

    Durasi Tingkat Kesulitan Porsi
    45 menit mudah 6
    Daerah Asal Masakan : China
    Kategori Masakan : tahu

    Bahan Bahan

    • 2 buah tahu putih besar
    • Adonan Isi:
    • 250 g daging paha ayam cincang halus
    • 50 g wortel, potong kecil halus
    • 2 siung bawang putih, parut
    • 1 batang daun bawang, iris halus
    • 1 sdm saus tiram
    • 1 sdt minyak wijen
    • 2 sdm tepung kanji
    • 1 sdm kaldu jamur
    • 1/2 sdt merica bubuk
    • 1 sdt garam
    • Kuah:
    • 100 ml shoyu
    • 1 siung bawang putih, parut
    • 1/2 sdt merica bubuk
    • 2 buah jamur shitake, ris tipis
    • 1 sdm kaldu jamur
    • 1 sdt minyak wijen
    • 150 ml air
    • Taburan:
    • daun bawang, potong kasar

    Cara Memasak:

    1. Cuci tahu dengan air hangat lalu tiriskan.
    2. Potong tahu bentuk diagonal hingga mendapatkan 8 potong tahu bentuk segitiga.
    3. Keluarkan sebagian bagian dalam tahu hingga terbentuk cerukan di bagian tengah tahu.
    4. Haluskan tahu yang dikeluarkan tadi lalu sisihkan.
    5. Adonan Isi : Taruh semua bahan dalam wadah, tambahkan tahu halus.
    6. Aduk-aduk hingga tercampur rata.
    7. Isikan adonan isi ke bagian cerukan tahu dan rapikan.
    8. Susun tahu isi dalam wadah tahan panas.
    9. Kuah: campur semua bahan kuah lalu tuangkan ke atas tahu.
    10. Kukus tahu dalam wadah tahan panas selama 30 menit.
    11. Angkat, taburi daun bawang dan sajikan hangat.

    2. Resep Tahu Sumedang Isi Kukus

    Resep Tahu Sumedang Isi KukusResep Tahu Sumedang Isi Kukus Foto: Getty Images

    Renyah gurih tahu Sumedang semakin enak diisi adonan daging. Padat dan mantap rasanya!

    Durasi Tingkat Kesulitan Porsi
    45 menit mudah 6
    Daerah Asal Masakan : Indonesia
    Kategori Masakan : tahu

    Bahan Bahan

    • 10 buah tahu Sumedang Goreng
    • Adonan Isi:
    • 150 g daging ayam cincang halus
    • 50 g udang kupas cincang halus
    • 1 batang daun bawang, iris halus
    • 3 siung bawang putih, parut
    • 2 sdm tepung terigu
    • 1 sdm tepung kanji
    • 1 sdt minyak wijen
    • 1 butir telur ayam
    • 1/2 sdt merica bubuk
    • 1 sdt garam
    • Topping:
    • wortel parut halus

    Cara Memasak:

    1. Sayat bagian atas tahu Sumedang, keruk isinya.
    2. Campurkan tahu halus dengan Bahan Adonan Isi. Aduk-aduk hingga tercampur rata.
    3. Isikan Adonan Isi dalam tahu hingga bagian yang berlubang terisi penuh.
    4. Beri sedikit wortel parut di atasnya.
    5. Kukus dalam kukusan panas hingga matang, selama 30 menit.
    6. Angkat dan sajikan hangat.

    3. Resep Hot Pot Tahu Bakso

    Resep Hot Pot Tahu BaksoResep Hot Pot Tahu Bakso Foto: Getty Images

    Tahu bakso yang kenyal gurih dipadukan dengan saus yang kental sedikit manis. Makin lezat!

    Durasi Tingkat Kesulitan Porsi
    60 menit mudah 6
    Daerah Asal Masakan : China
    Kategori Masakan : tahu

    Bahan Bahan

    • Tahu Bakso:
    • 10 buah tahu segitiga goreng
    • Adonan Isi:
    • 100 g daging ayam cincang halus
    • 50 g udang kupas cincang halus
    • 1 sdm daun bawang iris halus
    • 3 siung bawang putih, parut
    • 2 sdm tepung terigu
    • 1 sdm tepung kanji
    • 1 sdt minyak wijen
    • 1 butir telur ayam
    • 1/2 sdt merica bubuk
    • 1 sdt garam
    • Kuah Hot Pot:
    • 2 sdm minyak sayur
    • 2 siung bawang putih, cincang halus
    • 1 cm jahe, iris halus
    • 750 ml air/kaldu ayam
    • 3 sdm saus tiram
    • 1 sdm kecap manis
    • 1 sdt merica bubuk
    • 1 sdt garam
    • 1 sdm tepung kanji, larutkan dengan sedikit air
    • 2 batang daun bawang, potong kasar

    Cara Memasak:

    1. Lubangi tiap potong tahu di bagian tengahnya. Sisihkan tahu yang dikeruk dan haluskan.
    2. Campurkan tahu halus dengan Bahan Adonan Isi. Aduk-aduk hingga tercampur rata.
    3. Isikan Adonan Isi dalam tahu hingga bagian yang berlubang terisi penuh.
    4. Kukus dalam kukusan panas hingga matang, selama 30 menit.
    5. Angkat dan dinginkan.
    6. Kuah Hot Pot: Tumis bawang putih dan jahe hingga wangi.
    7. Tuangi kaldu, tambahkan saus toram, merica, kecap manis dan garam, didihkan.
    8. Tuangi larutan kanji, didihkan hingga kental. Tuang ke hot pot.
    9. Masukkan tahu bakso dan daun bawang.
    10. Masak dengan api kecil hingga mendidih dan meresep lalu angkat.

    Simak Video “SIAL InterFOOD 2025 Menjadi Wadah Inovasi dan Kolaborasi Industri Pangan Asia Tenggara
    [Gambas:Video 20detik]
    (odi/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Resep Tahu Sumedang Kukus Isi Ayam yang Gurih untuk Camilan

    Jakarta

    Tahu Sumedang populer sebagai kreasi gorengan yang gurih renyah. Tahu ini juga bisa dikreasikan dengan isian adonan ayam yang padat, tapi kenyal. Berikut resepnya!

    Tahu Sumedang merupakan kreasi tahu kulit yang populer di Sumedang, Jawa Barat. Biasanya tahu Sumedang dinikmati sebagai gorengan saja dengan tambahan cabe rawit.

    Kreasi tahu Sumedang tak hanya menjadi gorengan, tapi juga bisa dikukus. Isian tahunya juga bisa ditambahkan adonan ayam, sehingga sensasinya mirip seperti dimsum.


    Kamu bisa juga menambahkan parutan wortel untuk bagian atas adonan. Sajikan dengan sambal Bangkok yang rasanya asam, manis, dan pedas. Bisa juga menikmatinya dengan sambal kecap.

    Berikut resep dan cara memasak tahu Sumedang kukus isi ayam:

    Resep Tahu Sumedang Kukus Isi Ayam

    Durasi Tingkat Kesulitan Porsi
    60 Sedang 3
    Daerah Asal Masakan : –
    Kategori Masakan : Tahu

    Cara Memasak:

    1. Sayat bagian atas tahu Sumedang, kemudian ambil isinya.
    2. Isian tahu ini lalu campurkan dengan bahan adonan isi yang terdiri atas daging ayam cincang, udang cincang, bawang putih, dan lainnya.
    3. Aduk bahan isian tahu sampai merata.
    4. Isi tahu Sumedang dengan 1-2 sdm adonan ayam atau takarannya sampai padat.
    5. Berikan topping wortel parut, lalu kukus selama 30 menit atau sampai matang.
    6. Sajikan mirip dimsum dengan sambal Bangkok yang nikmat.

    Tips memasak:

    1. Tahu Sumedang bisa diganti tahu pong. Bisa juga menggunakan tahu kulit biasa.
    2. Adonan ayamnya juga bisa dicampurkan dengan irisan kol atau cincangan wortel.

    Simak Video “Menjajal Masakan Indonesia di Doha
    [Gambas:Video 20detik]
    (yms/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Rumus Hitung BMR dan Contoh Menu Diet Defisit Kalori Seminggu untuk Pemula


    Jakarta

    Menurunkan berat badan pada dasarnya mengikuti prinsip sederhana: berat akan turun ketika asupan energi yang masuk lebih sedikit daripada energi yang digunakan tubuh. Namun penerapannya tidak bisa digeneralisasi karena kebutuhan energi setiap orang berbeda yaitu dipengaruhi usia, tinggi badan, berat, tingkat aktivitas harian, hingga komposisi tubuh.

    Karena itu, defisit kalori sebaiknya dihitung berdasarkan kebutuhan pribadi, bukan sekadar mengurangi porsi makan tanpa arah. Untuk menghitung kebutuhan dasar, rumus yang paling sering digunakan adalah Harris-Benedict, yang memperkirakan berapa energi yang dipakai tubuh saat istirahat total atau Basal Metabolic Rate (BMR).


    Cara Menghitung Kebutuhan Kalori Harian

    Kebutuhan energi setiap orang tidak pernah sama. Tubuh memiliki ritme dan pengeluaran energinya sendiri, dipengaruhi oleh beberapa faktor utama:

    • Berat badan (BB)
    • Tinggi badan (TB)
    • Usia
    • Jenis kelamin
    • Aktivitas fisik

    Untuk memperkirakan kebutuhan dasar energi, digunakan rumus Harris-Benedict, yaitu:

    Pria

    BMR = 66,5 + (13.75 × berat/kg) + (5.003 × tinggi/cm) – (6.775 × usia)

    Wanita

    BMR = 655,1 + (9.563 × berat/kg) + (1.850 × tinggi/cm) – (4.676 × usia)

    Setelah mendapatkan angka BMR, hasilnya dikalikan dengan faktor aktivitas harian:

    • Aktivitas ringan = × 1.375
    • Aktivitas sedang = × 1.55
    • Aktivitas berat = × 1.725

    Dengan begitu, barulah terlihat berapa kebutuhan kalori total per hari. Defisit aman berada di kisaran 500-1.000 kkal dari kebutuhan tersebut, supaya tubuh tetap kuat menjalani aktivitas tanpa merasa terlalu lelah.

    Contoh Perhitungan: BB 60 kg, Usia 25 Tahun, TB 165 cm

    Jika Pria

    • 13.75 × 60 = 825
    • 5.003 × 165 = 825,5
    • 6.775 × 25 = 169,4

    BMR = 66,5 + 825 + 825,5 – 169,4 = 1.547,6 kkal

    Dengan aktivitas sedang:

    • Total kebutuhan = 1.547,6 × 1,55 = 2.398 kkal/hari
    • Target defisit: sekitar 1.400-1.900 kkal/hari

    Sebelum menentukan menu, penting untuk memastikan bahwa pola makan defisit kalori tetap bergizi dan seimbang. Defisit tidak berarti makan sangat sedikit, melainkan memilih makanan yang tepat agar tubuh tetap bertenaga. Ada beberapa prinsip yang perlu diperhatikan:

    1. Kebutuhan protein minimal 0,8 gram/KgBB/hari

    Protein membantu menjaga massa otot selama diet dan membuat kenyang lebih lama. Untuk orang dengan berat badan 60 kg, misalnya, kebutuhan minimalnya sekitar 48 gram per hari. Dalam menu diet, asupan protein seringkali dinaikkan sedikit untuk membantu rasa kenyang, tetapi batas minimal ini tetap menjadi dasar.

    2. Pembatasan lemak jenuh

    Lemak tetap diperlukan, tetapi pilih sumber yang lebih sehat seperti ikan, kacang-kacangan, alpukat, atau minyak zaitun. Lemak jenuh dari makanan goreng, daging berlemak, atau santan pekat sebaiknya dibatasi karena bisa meningkatkan risiko kolesterol tinggi. Total lemak dalam sehari tetap harus proporsional agar tidak berlebihan.

    3. Karbohidrat tidak boleh kurang dari 100 gram per hari

    Karbohidrat adalah sumber energi utama. Jika jumlahnya terlalu rendah, tubuh bisa mengalami gangguan metabolik dan memproduksi keton secara berlebihan, yang berisiko memicu peningkatan asam urat. Karena itu, meski sedang defisit kalori, karbohidrat tetap perlu dipertahankan dalam jumlah cukup, terutama dari sumber tinggi serat seperti nasi merah, ubi, oatmeal, dan buah.

    4. Serat 20-35 gram per hari

    Serat membantu rasa kenyang bertahan lebih lama dan menjaga kesehatan pencernaan. Menu diet yang terlalu rendah serat biasanya membuat perut cepat lapar, memicu ngemil berlebihan. Itulah kenapa menu yang disajikan banyak memanfaatkan sayur, buah, whole grain, biji-bijian, dan kacang-kacangan.

    Hari 1 – 1.500 kkal

    • Sarapan: Oatmeal + irisan pisang + chia seed
    • Snack 1: Apel + almond
    • Makan siang: Ayam panggang, nasi merah, brokoli kukus
    • Snack 2: Yoghurt plain + potongan pepaya
    • Makan malam: Sup sayur + tahu kukus

    Estimasi gizi: 1.500 kkal | Protein 85 g | Lemak 42 g | Karbo 200 g | Serat ±28 g

    Hari 2 – 1.650 kkal

    • Sarapan: Smoothie bayam-nanas-yoghurt + oat 2 sdm
    • Snack 1: Pir + 1 potong keju rendah lemak
    • Makan siang: Ikan kukus, nasi, tumis buncis
    • Snack 2: Edamame rebus
    • Makan malam: Telur orak-arik + salad sayur

    Estimasi gizi: 1.650 kkal | Protein 95 g | Lemak 45 g | Karbo 230 g | Serat ±30 g

    Hari 3 – 1.700 kkal

    • Sarapan: Roti gandum 2 lbr + telur rebus + alpukat
    • Snack 1: Pisang + kacang tanah
    • Makan siang: Nasi merah + tempe rebus + capcay
    • Snack 2: Buah beri + yoghurt
    • Makan malam: Jagung rebus + telur

    Estimasi gizi: 1.700 kkal | Protein 90 g | Lemak 50 g | Karbo 240 g | Serat ±32 g

    Hari 4 – 1.550 kkal

    • Sarapan: Greek yoghurt + granola + stroberi
    • Snack 1: Wortel & mentimun
    • Makan siang: Dada ayam kukus, kentang panggang, wortel
    • Snack 2: Kiwi + kacang mete
    • Makan malam: nasi +Tahu kukus dengan taburan bawang putih & sedikit kecap asin

    Estimasi gizi: 1.550 kkal | Protein 88 g | Lemak 40 g | Karbo 210 g | Serat ±29 g

    Hari 5 – 1.800 kkal

    • Sarapan: Smoothie bowl mangga + oat + chia
    • Snack 1: Jeruk + almond
    • Makan siang: Salmon panggang + nasi merah + tumis bayam
    • Snack 2: Edamame
    • Makan malam: Sup miso + tofu

    Estimasi gizi: 1.800 kkal | Protein 100 g | Lemak 55 g | Karbo 240 g | Serat ±33 g

    Hari 6 – 1.600 kkal

    • Sarapan: Omelet sayur besar
    • Snack 1: Buah naga + yoghurt
    • Makan siang: Nasi jagung + ayam suwir + sayur bening
    • Snack 2: Pisang + chia seed 1 sdt
    • Makan malam: Nasi + Salad tuna olive oil ringan

    Estimasi gizi: 1.600 kkal | Protein 92 g | Lemak 48 g | Karbo 220 g | Serat ±27 g

    Hari 7 – 1.750 kkal

    • Sarapan: Oat pancake + madu tipis
    • Snack 1: Pear + kacang almond
    • Makan siang: Sapi slice tumis paprika + nasi merah
    • Snack 2: Yoghurt + buah beri
    • Makan malam: Sup tomat + telur rebus

    Estimasi gizi: 1.750 kkal | Protein 98 g | Lemak 52 g | Karbo 235 g | Serat ±30 g

    Tips Lainnya

    Menurunkan berat badan tidak cukup hanya mengandalkan diet saja. Pola makan yang teratur memang menjadi fondasi, tetapi tubuh juga membutuhkan gerak agar pembakaran energi berlangsung lebih optimal. Aktivitas fisik yang dianjurkan berada di kisaran 150-420 menit per minggu, baik berupa jalan cepat, latihan kekuatan, maupun olahraga yang nyaman dilakukan secara konsisten.

    Selain itu, memperbaiki perilaku makan berperan besar dalam keberhasilan jangka panjang. Hal sederhana seperti menggunakan alat makan yang lebih kecil, mengunyah lebih lama, serta menghindari kebiasaan makan sambil menatap layar ponsel atau TV dapat membantu tubuh lebih peka terhadap rasa kenyang. Pola makan yang lebih mindful ini membuat proses diet terasa lebih alami dan tidak memaksa.

    Dengan kombinasi asupan bergizi, aktivitas fisik yang cukup, dan kebiasaan makan yang lebih sadar, defisit kalori dapat berjalan lebih stabil dan membantu berat badan turun dengan cara yang sehat.

    (mal/up)



    Sumber : health.detik.com