Tag: taiwan

  • Inilah 5 Aplikasi Crypto Terbaik di Dunia, Cocok untuk Investasi


    Jakarta

    Ketika ingin melakukan investasi pada cryptocurrency, langkah awal yang harus Anda lakukan adalah memilih aplikasi crypto terbaik. Sementara itu, di dunia terdapat ratusan aplikasi crypto yang bisa Anda pilih, namun manakah yang terbaik?

    Jika saat ini kamu sedang mencari platform trading crypto, maka ada beberapa faktor yang harus Anda perhatikan untuk mendapatkan aplikasi yang terbaik, salah satunya adalah kelengkapan fitur yang ditawarkan. Semakin lengkap maka akan semakin membantu Anda dalam investasi crypto.

    Selain itu, platform exchange terbaik pastinya menyediakan grafik pergerakan harga, Anda bisa memantau pergerakan kurs btc atau koin crypto lainnya. sehingga Anda dapat melakukan analisa teknikal sehingga mengurangi resiko kerugian dari trading atau investasi crypto.


    5 Aplikasi Crypto Terbaik di Dunia

    Berbagai faktor dinilai dengan skala antara 0 hingga 10 dan diberikan bobot yang berbeda. Berikut adalah daftar 5 platform exchange terbaik di dunia yang bisa kamu pertimbangkan untuk digunakan, di antaranya:

    1. Pintu

    Pintu merupakan salah satu aplikasi trading crypto terbaik di dunia, ideal untuk pemula maupun trader berpengalaman di Indonesia. Platform ini terdaftar dan diatur di bawah BAPPEBTI, serta menawarkan layanan penyimpanan aset cryptocurrency dengan dukungan dari custodian.

    Ini berarti Anda dapat memanfaatkan Pintu untuk menyimpan, mengirim, dan menerima cryptocurrency dengan aman. Pintu kini menawarkan lebih dari 200 jenis aset cryptocurrency untuk diperdagangkan, serta berbagai fitur inovatif yang bersifat edukatif, seperti Limit Order, Auto DCA, Pintu Earn, Sistem Referral, PTU Staking, dan Pintu Kelas Academy.

    Crypto-PINTUCrypto: PINTU

    Fitur Aplikasi Pintu

    A. Nabung Rutin

    Jika Anda memilih Pintu sebagai platform untuk trading cryptocurrency, ada beberapa fitur yang dapat membantu meraih peluang. Selain trading, Pintu juga menyediakan opsi menabung. Fitur ini dikenal sebagai Nabung Rutin, sangat sesuai untuk Anda yang ingin meminimalkan risiko kerugian saat trading. Dengan fitur Menabung Secara Reguler, Anda dapat terhindar dari kerugian yang mungkin terjadi selama aktivitas trading.

    B. Pintu Pro

    Aplikasi Pintu kini menyediakan dua tampilan dengan halaman utama yang menyajikan berbagai fitur seperti Menabung Secara Reguler, Staking, Peringatan Harga, Pasar, Trading sederhana, Earn, Akademi, dan lain-lain yang berhubungan dengan cryptocurrency. Bagi Anda yang ingin bertransaksi cryptocurrency dengan cara yang lebih profesional, Anda bisa mengakses halaman Pintu Pro. Di sini, Anda akan menemukan berbagai alat yang bermanfaat untuk trading crypto, termasuk grafik perdagangan cryptocurrency dengan berbagai periode waktu, mulai dari satu menit, 15 menit, satu jam, empat jam, hingga satu hari.

    C. Pintu Pro Futures

    Pintu saat ini meluncurkan fitur baru untuk perdagangan berjangka yang sudah terdaftar di BAPPEBTI dan berada di bawah pengawasan bursa crypto CFX, yang bernama Pintu Pro Futures. Dengan fitur ini, pengguna dapat melakukan transaksi dengan berbagai aset cryptocurrency pilihan, termasuk Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), serta Solana (SOL) dan produk derivatif crypto lainnya secara aman dan legal.

    2. Coinbase Exchange

    Diluncurkan pada tahun 2012 oleh Brian Armstrong dan Fred Ehrsam, Coinbase Exchange adalah platform perdagangan cryptocurrency paling terkenal di Amerika Serikat. Coinbase mendapatkan skor 8,2 dengan volume perdagangan 24 jam sekitar 1,49 miliar dolar AS. Aplikasi ini menawarkan lebih dari 250 jenis aset crypto dan 400 pasangan perdagangan.

    Coinbase dikenal karena antarmukanya yang sangat ramah pengguna, menyediakan cara mudah untuk banyak orang memulai perjalanan di dunia cryptocurrency. Selain itu, Coinbase menjaga fokus pada aspek keamanan dan kepatuhan terhadap regulasi, menjadikannya pilihan yang terpercaya bagi pengguna crypto.

    3. OKX

    OKX Exchange, yang didirikan pada tahun 2017 dan berlokasi di Seychelles, cepat menjadi salah satu bursa cryptocurrency terkemuka di dunia. Dengan lebih dari 250 aset digital yang tersedia, OKX melayani dari pemula hingga trader berpengalaman.

    Bursa ini dikenal karena antarmukanya yang ramah pengguna, dapat diakses di desktop dan perangkat mobile, memungkinkan pengguna untuk mengaksesnya kapan saja dan di mana saja. Selain itu, OKX juga memiliki teknologi blockchain yang dikenal dengan nama OKExChain. Inovasi ini menunjukkan komitmen bursa terhadap desentralisasi, memberikan akses langsung kepada pengguna ke berbagai aplikasi keuangan terdesentralisasi (DeFi).

    Mulai dari pengelolaan aset on-chain hingga ekosistem Non-Fungible Token (NFT) yang berkembang, OKExChain mencerminkan pendekatan inovatif dari OKX. Sebagai salah satu bursa trading derivatif cryptocurrency terbesar kedua berdasarkan volume transaksi, OKX menarik perhatian trader dengan sejumlah fitur, seperti perdagangan berjangka, penggunaan bot trading, dan trading margin dirancang untuk mereka yang ingin meraih peluang dalam strategi trading mereka.

    4. Binance

    Dibentuk pada tahun 2017 oleh Changpeng Zhao, yang lebih dikenal dengan sebutan CZ, Binance telah pesat tumbuh untuk menjadi salah satu bursa cryptocurrency terbesar di dunia berdasarkan volume dan likuiditas perdagangan. Binance meraih skor 9,9 dengan volume perdagangan dalam 24 jam mencapai 9,82 miliar dolar AS.

    Binance memberikan akses kepada lebih dari 416 aset crypto serta 1.611 pasangan perdagangan. Platform ini terkenal akan tingkat keamanan yang tinggi, berbagai fitur perdagangan, dan inovasi produk yang terus menerus diperbarui, sehingga menjadikannya pilihan utama di kalangan trader dan investor crypto.

    5. Bybit

    Bybit adalah platform untuk perdagangan derivatif cryptocurrency yang memungkinkan pengguna untuk bertransaksi dengan berbagai mata uang crypto, termasuk Bitcoin, Ethereum, dan Ripple, dengan leverage hingga 100 kali lipat. Platform ini dikenal karena desainnya yang intuitif, fitur perdagangan yang canggih, serta biaya yang kompetitif. Selain itu, Bybit juga menawarkan berbagai alat perdagangan dan materi pembelajaran untuk membantu pengguna memahami dinamika perdagangan derivatif cryptocurrency yang kompleks.

    Didirikan pada tahun 2018 oleh sekelompok profesional dari sektor teknologi dan keuangan yang berasal dari Singapura, Taiwan, dan Amerika Serikat, Bybit sejak awal telah menyediakan kontrak berjangka dan produk derivatif yang inovatif serta mudah digunakan. Bybit resmi mulai beroperasi pada bulan Agustus 2018 dan sejak saat itu, platform ini telah berkembang dengan pesat.

    Pada bulan Desember 2018, Bybit mencapai volume perdagangan harian sebesar 1 miliar dolar AS, dan pada bulan Februari 2019, platform ini mencatat rekor baru dengan volume perdagangan harian mencapai 2,2 miliar dolar AS. Pada tahun 2020, Bybit mengumumkan rencana untuk memperluas layanannya dengan menambahkan perdagangan spot, yang memungkinkan pengguna untuk membeli dan menjual cryptocurrency secara langsung.

    Itulah beberapa ulasan mengenai aplikasi exchange terbaik di dunia yang bisa Anda gunakan untuk trading atau investasi dalam crypto. Salah satu contohnya adalah Pintu, aplikasi crypto asal Indonesia yang telah terdaftar di BAPPEBTI. Jika Anda menggunakan aplikasi crypto dari luar negeri yang tidak terdaftar, maka biaya transaksinya cenderung lebih tinggi.

    Perlu diingat, semua aktivitas jual beli crypto memiliki resiko dan volatilitas yang tinggi karena sifat crypto dengan harga yang fluktuatif.

    Maka dari itu, selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan gunakan dana yang tidak digunakan dalam waktu dekat (uang dingin) sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli bitcoin dan investasi aset crypto lainnya menjadi tanggung jawab para trader dan investor.

    Simak juga Video: Peran Ajaib Kripto Dalam Kemajuan Kripto di Indonesia

    (ega/ega)



    Sumber : finance.detik.com

  • Beasiswa S2-S3 TaiwanICDF 2025 Dibuka, Cek Infonya di Sini


    Jakarta

    Beasiswa S2-S3 dibuka Taiwan International Cooperation and Development Fund (ICDF) dalam program TaiwanICDF 2025 Higher Education Scholarship. Calon mahasiswa asal Indonesia dapat mendaftar.

    Para awardee beasiswa TaiwanICDF diharapkan berkontribusi pada pembangunan negara asal setelah lulus kuliah. Selama berkuliah, beasiswa ini sendiri meliputi ongkos pesawat, asrama, uang kuliah, uang SKS, asuransi, uang buku, dan uang saku.

    Syarat Beasiswa S2-S3 TaiwanICDF

    • Warga negara mitra, termasuk Indonesia
    • Memenuhi syarat tiap perguruan tinggi mitra beasiswa
    • Mendaftar ke kampus mitra beasiswa dengan beasiswa TaiwanICDF
    • Memenuhi syarat visa residen dan sertifikat residen asing di Taiwan
    • Tidak sedang menjadi penerima beasiswa Pemerintah Taiwan di tahun akademik yang sama (2025-2026)
    • Tidak sedang mendaftar ke program beasiswa TaiwanICDF lainnya
    • Penerima beasiswa TaiwanICDF, Kementerian Luar Negeri Taiwan, atau Kementerian Pendidikan Taiwan yang ingin mendaftar beasiswa ini harus sudah lulus sebelum 31 Juli 2024
    • Menyertakan ijazah sebelum 31 Juli 2025
    • Tidak pernah dibatalkan beasiswanya oleh badan Pemerintah Taiwan atau institusi bersangkutan lainnya
    • Tidak pernah dikeluarkan dari universitas Taiwan.

    Cara Daftar Beasiswa S2-S3 TaiwanICDF 2025

    1. Mendaftar secara online ke sistem beasiswa TaiwanICDF dan ke kampus tujuan.
    2. Mengunggah dokumen persyaratan dan menyiapkan berkas asli dari:
    3. Salinan paspor atau dokumen kependudukan/kebangsaan
    4. Salinan ijazah tertinggi dan transkrip akademik
    5. Salinan sertifikat kecakapan bahasa Inggris
    6. Informasi perekomendasi
    7. Kedutaan Besar Taiwan dapat meminta dokumen fisik asli atau salinan yang dibutuhkan kepada pelamar.

    Jadwal Beasiswa

    • Pendaftaran: 1 Desember 2024-15 Maret 2025
    • Pengumuman hasil seleksi tahap awal: 31 Maret 2025
    • Pengumuman penerima beasiswa: 10 Juni 2025

    Daftar Perguruan Tinggi Beaiswa TaiwanICDF 2025

    Ada beragam perguruan tinggi dan prodi yang dapat dipilih calon pelamar. Berikut beberapa di antaranya:


    1. National Pingtung University of Science and Technology (NPUST):

    • PhD in Tropical Agriculture.
    • Master in Tropical Agriculture.

    2. National Yang Ming Chiao Tung University (NYCU):

    • PhD in International Health.
    • Master in International Health.

    3. Taipei Medical University (TMU):

    • PhD in Global Health and Health Security.
    • International Master Program in Health Care Administration.
    • Master Program in School of Pharmacy.

    4. National Taiwan Ocean University (NTOU):

    • International Master Program in Aquaculture Technology and Management.

    5. National Chung Hsing University (NCHU):

    • International Master Program in Agriculture.

    6. National Chengchi University (NCCU):

    • International Master Program in Business Administration in Technology Management.

    7. National Taiwan Normal University (NTNU):

    • Graduate Institute of International Resource Development.

    8. Ming Chuan University (MCU):

    • MBA Program of International Business and Trade.

    Informasi beasiswa S2 dan S3 TaiwanICDF 2025 bisa dicek lebih lanjut di https://www.icdf.org atau klik DI SINI.

    (twu/nah)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Beasiswa Pre-doctoral Dosen Kemendiktisaintek Dibuka, Cek Syaratnya di Sini!


    Jakarta

    Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) membuka pendaftaran beasiswa Pre-doctoral Course Program (PDCP) untuk dosen di lingkungan kementeriannya sampai 22 November 2024. Dosen peserta akan menjalani pelatihan intensif maksimal 2 bulan di Chung Yuan Christian University, Taiwan untuk persiapan kuliah jenjang doktor bidang sains, teknologi dan teknik di luar negeri.

    Dikutip dari panduan resminya, dosen pre-doctoral di antaranya mempelajari academic writing, peningkatan kualitas proposal riset doktoral, dan bahasa Inggris akademik. Peserta juga kan menjalani matchmaking dengan calon promotor, termasuk diskusi dan peninjauan proposal riset, dan pengenalan fasilitas riset kampus luar negeri.

    Lebih lanjut, dosen penerima beasiswa pre-doctoral akan belajar skill komunikasi dan akulturasi, keterampilan riset hingga pembelajaran lintas budaya, poster akademik draf proposal doktoral, dan lain-lain. Dikutip dari pengumuman Kemendiktisaintek dan panduan resminya, berikut syarat, komponen beasiswa, dan bidang riset yang dibuka.


    Syarat Beasiswa Pre-doctoral Dosen Kemendiktisaintek

    Syarat Umum

    • Warga Negara Indonesia (WNI), dibuktikan dengan KTP yang masih berlaku.
    • Paspor dengan tanggal habis berlaku di atas Agustus 2025.
    • Usia maksimal 40 tahun per 31 Desember 2024.
    • Berstatus dosen tetap pada perguruan tinggi di bawah pembinaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Diktiristek).
    • Memiliki Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN) yang terdaftar pada Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti).
    • Sudah lulus S2, dibuktikan dengan ijazah magister.
    • Lulusan S2 luar negeri harus menyertakan SK penyetaraan ijazah yang diterbitkan oleh Ditjen Diktiristek
    • Tidak sedang menjalani studi (ongoing) S3.
    • Belum pernah ikut program doktor.
    • Sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku (dua tahun sejak tanggal terbit) dengan skor minimal TOEFL ITP 560, TOEFL iBT 80, PTE Academic 58, atau IELTS 6,5.
    • CV dalam bahasa Inggris yang menunjukkan rekam jejak riset.
    • Surat izin mengikuti program dari pemimpin instansi asal sesuai format.
    • Personal statement dalam bahasa Inggris sesuai format.
    • Proposal penelitian S3 dengan salah satu topik yang disyaratkan, ditulis dalam bahasa Inggris.
    • Surat pernyataan pendaftar beasiswa PCP sesuai format.
    • Surat keterangan sehat dari rumah sakit pemerintah.
    • Tidak diperkenankan menerima beasiswa lain yang serupa (double funding).

    Syarat Bidang Riset

    Fisika

    • Optical spectroscopy, defects in semiconductors, 2D materials, dan optoelectronic devices terkait
    • Magnetism, surface science, experimental physics
    • Molecular Beam Epitaxy, MBE Compound
    • Material dan perangkat semikonduktor
    • Material 2-D (MoS2, Graphene), Magnetism (MOKE, KerrMicscope)

    Kimia

    • Carbohydrate chemistry, penemuan obat

    Electronic Engineering

    • Nanomaterial dua dimensi (2D), perangkat nano-photoelectric,nano-optics, near-field optics, raman spectroscopy, complex oxides, dan nanomaterial terkait karbon
    • Research and consulting experience on unique projects
    • Epitaxial growth of semiconductor technology; optical, electrical and structural analysis of thin film; packaging for optoelectronic devices
    • Material 2D, nanoelectronics, spintronics, perangkat kuantum

    Electrical Engineering

    • Computer network system and architecture, network microprocessor, FPGA system design, software-defined network, high-speed network traffic analysis and measurement, smart grid information beserta communication system and network security

    Mechanical Engineering

    • Sistem opto-mekatronik, DSP biosignal, analisis big data

    Komponen Beasiswa Pre-Doctoral Kemendiktisaintek

    • Biaya pendidikan
    • Biaya hidup
    • Biaya asuransi kesehatan
    • Biaya aplikasi visa
    • Biaya keadaan darurat
    • Tiket pergi-pulang (PP) daerah domisili-bandara terdekat kampus tujuan

    Informasi pendaftaran beasiswa pre-doctoral Kemendiktisaintek lebih lanjut bisa diakses dengan klik di sini. Semoga bermanfaat, detikers.

    (twu/nwk)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • 8 Beasiswa ke Luar Negeri yang Tak Wajib Pulang, Ada Korea hingga Negara di Eropa



    Jakarta

    Beasiswa LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) Kementerian Keuangan merupakan salah satu beasiswa yang sangat diminati di Indonesia. Beasiswa ini menawarkan kesempatan bagi para penerima untuk menempuh pendidikan S2 dan S3 secara gratis, baik di dalam maupun luar negeri.

    Hanya saja dalam persyaratannya, LPDP mewajibkan adanya kontribusi alumni atau kegiatan pengabdian yang dilaksanakan oleh alumni setelah lulus studi.

    Alumni yang telah menyelesaikan studi wajib berkontribusi dan berada secara fisik di Indonesia, sekurang-kurangnya dua kali masa studi ditambah satu tahun (2n+1) secara berturut-turut.


    Namun baru-baru ini, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Prof. Satryo Soemantri Brodjonegoro memberikan pernyataan bahwa alumni beasiswa LPDP tidak wajib kembali ke Indonesia.

    Sebenarnya kamu yang punya impian melanjutkan studi ke luar negeri tapi khawatir dengan syarat harus kembali ke Indonesia setelah lulus tak perlu bergantung pada beasiswa LPDP.

    Nyatanya, ada banyak beasiswa yang tidak mengharuskan penerimanya untuk kembali ke tanah air setelah menyelesaikan studi. Beasiswa apa saja yang memberikan kebebasan ini? Simak informasi lengkapnya di artikel ini!

    9 Beasiswa Tak Wajib Pulang ke Indonesia

    1. Türkiye Burslari Scholarship

    Beasiswa Türkiye Burslari adalah beasiswa yang ditawarkan oleh presidency for Turks Abroad and related Communities (YTB) untuk program pendidikan mulai dari S1, S2, S3, penelitian hingga kursus bahasa Turki.

    Beasiswa ini mencakup biaya pendidikan, biaya hidup, serta penempatan di universitas Turki. Beasiswa ini bekerja sama dengan berbagai institusi, seperti YÖK hingga Kementerian Luar Negeri Turki dan telah memberangkatkan ribuan mahasiswa dari 178 negara di seluruh dunia.

    Link laman Beasiswa Türkiye Burslari di sini.

    2. Global Korean Scholarship (GKS)

    Global Korean Scholarship (GKS) yang sebelumnya dikenal dengan nama Korea Global Scholarship (KGSP) adalah beasiswa penuh yang diberikan oleh NIIED (National Institute for International Education) yang merupakan sebuah lembaga di bawah Kementerian Pendidikan Korea Selatan.

    Beasiswa ini diberikan oleh pemerintah Korea Selatan kepada mahasiswa internasional yang ingin melanjutkan pendidikan di Korea, mulai dari program D2 (Associate Degree), S1, S2, hingga S3.

    Syarat Pendaftaran GKS

    • Pelamar harus memiliki kesehatan yang memadai, baik mental maupun fisik, untuk tinggal di negara asing untuk waktu yang lama.
    • Berusia di bawah 25 tahun pada tanggal masuk (untuk jenjang S1).
    • Pelamar harus berusia dibawah 40 tahun pada saat masuk untuk jenjang S2 dan S3.
    • Pelamar harus telah menyelesaikan atau dijadwalkan untuk menyelesaikan pendidikan formal pada tingkat dasar, menengah, atas (S1) pada tanggal kedatangan.
    • Pelamar memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) di atas 80% dari institusi pendidikan terakhir.
    • Telah memiliki gelar Sarjana atau Magister pada tanggal kedatangan (S2 dan S3)
    • Pelamar yang sebelumnya pernah mengikuti program sarjana, magister, atau program doktor di Korea tidak dapat mendaftar untuk program ini. Namun, mantan sarjana KGSP atau saat ini yang memiliki nilai keseluruhan 90% atau lebih dan telah mencapai TOPIK level 5 atau lebih tinggi dapat mendaftar kembali ke program ini sekali melalui jalur kedutaan atau universitas.

    3. Ministry of Education (MoE) Taiwan

    Ministry of Education (MoE) Taiwan adalah program beasiswa dari Pemerintah Republik China (ROC) Taiwan yang tersedia selama 4 tahun untuk program sarjana, 2 tahun untuk program magister, dan 4 tahun untuk program doktor. Jika ingin mengajukan beasiswa ini, pelamar harus mengirimkan aplikasi ke misi luar negeri Republik of China (ROC) dan mendaftar secara terpisah ke universitas atau perguruan tinggi di Taiwan.

    4. SISGP Swedia

    Swedia Institute Scholarship for Global Professionals (SISGP) adalah program beasiswa penuh yang disediakan oleh pemerintah Swedia bagi mahasiswa internasional yang memiliki minat untuk melanjutkan pendidikan Magister (S2) di universitas-universitas terkemuka di Swedia.

    Syarat Pendaftaran:

    • Warga Negara Indonesia (WNI)
    • Sudah mendaftar dan sudah diterima di salah satu universitas
    • Bukti pengalaman kerja minimal 3.000 jam dari maksimal tiga organisasi/perusahaan
    • CV maksimal 3 halaman
    • Surat referensi sesuai format SI dari dua orang berbeda, salah satunya harus dari atasan tempat bekerja
    • Salinan paspor
    • Motivation letter (diisi di formulir aplikasi)

    5. MEXT Scholarship

    MEXT Scholarship atau Monbukagakusho adalah program beasiswa yang disediakan oleh pemerintah Jepang untuk mendukung mahasiswa internasional yang ingin melanjutkan studi di universitas-universitas di Jepang. Beasiswa ini diberikan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Olahraga, Seni, dan Teknologi (Monbukagakusho).

    Syarat Pendaftaran

    • Maksimal berusia 34 tahun pada tanggal 1 April 2025 (lahir pada atau setelah 2 April 1990)
    • lulusan D4/ S1/ S2
    • Memilih bidang studi yang sama dengan jenjang pendidikan sebelumnya
    • IPK akhir jenjang pendidikan sebelumnya minimal 3.2
    • Memiliki salah satu sertifikat kemampuan bahasa Inggris atau bahasa Jepang dengan skor minimal;
    • Sehat secara jasmani dan rohani
    • Bersedia belajar bahasa Jepang bagi yang belum menguasai bahasa Jepang
    • Selain itu, pelamar juga diwajibkan memenuhi persyaratan akademik yang tercantum dalam dokumen resmi.

    Informasi selengkapnya di sini.

    6. Stipendium Hungariucum Scholarship

    Beasiswa Stipendium Hungaricum adalah program beasiswa yang disediakan oleh Pemerintah Hungaria bagi mahasiswa internasional berprestasi untuk melanjutkan studi di Hungaria. Program yang dimulai pada tahun 2013 ini diawasi oleh Kementerian Luar Negeri dan perdagangan yang dikelola oleh Tempus Public Foundation.

    Saat ini, beasiswa Stipendium Hungaricum telah bekerjasama dengan lebih dari 90 negara di lima benua, termasuk Indonesia. Setiap tahun, Pemerintah Hungaria menawarkan sekitar 800 beasiswa penuh untuk berbagai jenjang pendidikan. Mulai dari S1, S2, S3, hingga kuliah paruh waktu.

    7. Erasmus Mundus Scholarship

    Beasiswa Erasmus Mundus yang dikenal juga dengan Erasmus+, adalah program pendanaan dari uni Eropa yang mendukung kegiatan pendidikan, pelatihan, kepemudaan, dan olahraga di institusi pendidikan Eropa.

    Program ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa internasional, termasuk Indonesia, untuk melanjutkan studi pascasarjana di berbagai universitas di Eropa. Indonesia sendiri masuk dalam sepuluh besar negara penerima beasiswa ini.

    8. MFA Scholarship

    Ministry of Foreign Affairs Scholarships for non-EU citizens adalah program beasiswa pemerintah Rumania yang ditawarkan oleh Kementerian Luar Negeri kepada warga negara non-Uni Eropa yang memiliki prestasi akademik.

    Beasiswa ini terbuka untuk program studi di berbagai bidang, kecuali kedokteran, kedokteran gigi, dan farmasi.

    (pal/pal)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Beasiswa MoE Taiwan 2024 untuk S1-S3 Masih Dibuka, Terakhir 31 Maret!


    Jakarta

    Kementerian Pendidikan atau Ministry of Education (MoE) of Taiwan membuka beasiswa jenjang S1, S2, dan S3 hingga 31 Maret 2024. Program ini dibuka bersama Education Division at Taipei Economic and Trade Office (TETO) di Indonesia.

    Selain program bergelar, MoE of Taiwan juga membuka kesempatan beasiswa untuk pelajar Indonesia yang ingin mengambil kursus bahasa Mandarin. Beasiswa non gelar ini dinamakan Huayu Enrichment Scholarship (HES).

    Pelajar Indonesia dengan usia minimal 18 tahun dan sudah lulus SMA bisa belajar bahasa Mandarin di Taiwan selama 6 bulan. Program HES juga dibuka hingga 31 Maret 2024.


    Syarat Beasiswa MoE of Taiwan 2024

    Dikutip dari Universitas Kristen Satya Wacana dan Universitas Gadjah Mada, berikut ini ketentuan mendaftar beasiswa MoE of Taiwan 2024:

    • Formulir pendaftaran
    • Fotokopi paspor dan kartu keluarga
    • Fotokopi ijazah dan transkrip nilai pendidikan terakhir yang sudah terbit dalam bahasa Inggris dan Mandarin serta dilegalisir sampai tahap TETO Indonesia
    • Fotokopi atau scan bukti pendaftaran universitas yang menunjukkan telah mendaftar ke universitas di Taiwan untuk semester Fall 2024
    • Dua surat rekomendasi yang sudah ditandatangani dan tersegel rapat dalam amplop
    • Fotokopi sertifikat kemampuan bahasa, dengan ketentuan:

    – Program studi yang tidak menggunakan bahasa Inggris: menggunakan sertifikat Test of Chinese as a Foreign Language (TOCFL) dengan tingkatan hasil ujian minimal B1 dan tidak menerima sertifikat bahasa Mandarin lainnya selain TOCFL. Jadwal ujian TOCFL Indonesia bisa dilihat di https://studiditaiwan.blogspot.com.

    – Program studi dengan pengantar bahasa Inggris: fotokopi sertifikat resmi TOEFL atau sertifikat bahasa Inggris lainnya yang diakui internasional.

    Semua dokumen wajib dalam ukuran A4. Selain mengirim dokumen syarat ke TETO, pendaftar wajib mengisi formulir di link https://forms.gle/ppbhLHt3J9TacLAN7. Semua informasi terkait beasiswa MoE Taiwan jenjang S1-S3 maupun beasiswa HES bisa dilihat di https://studiditaiwan.blogspot.com/.

    Fasilitas Beasiswa MoE Taiwan 2024

    • Biaya hidup: 15.000 dollar New Taiwan atau Rp 7.419.784 per bulan untuk S1 dan 20.000 dollar New Taiwan atau Rp 9.893.046 per bulan untuk S2 dan S3
    • Biaya kuliah dan biaya akademik: MoE of Taiwan akan memberikan subsidi maksimal 40.000 dollar New Taiwan per semester atau Rp 19.786.092. Apabila biaya kuliah yang dibutuhkan melebihi subsidi, maka kelebihannya ditanggung sendiri oleh penerima

    Pada beasiswa ini, penerima akan menanggung sendiri biaya sebagai berikut:

    • Biaya administrasi
    • Biaya pembimbing skripsi/tesis/disertasi
    • Premi asuransi
    • Biaya akomodasi
    • Biaya internet dan biaya lainnya.

    Sebagai catatan, pendaftar wajib mendaftar secara mandiri terlebih dahulu ke universitas tujuan. Dokumen pendaftaran bisa dikirimkan ke Kantor Taipei Economic and Trade Office, Gedung Artha Graha Lantai 17, Jl Jend Sudirman kavling 52-53, Jakarta Selatan 12190 dengan tulisan “Pendaftaran MoE Taiwan Scholarship” pada bagian depan amplop.

    Pengumuman beasiswa akan diberikan sebelum 10 Juni 2024. TETO tidak akan menghubungi satu per satu peserta yang tak lolos beasiswa MoE Taiwan 2024.

    (nah/nwk)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / alexander grey
  • Beasiswa S1-S3 MOE Taiwan 2024, Bantuan hingga Rp 20 Juta per Bulan



    Jakarta

    Kementerian Pendidikan Taiwan menyediakan beasiswa MOE 2024 bagi warga Indonesia yang ingin kuliah di Taiwan. Pendaftaran beasiswa ini dibuka dari 1 Februari – 31 Maret 2024.

    Beasiswa MOE bisa untuk melanjutkan kuliah jenjang S1, S2, dan S2. Tunjangan dari beasiswa ini bisa mencapai Rp 20 juta per bulan.

    Pemberian beasiswa berlaku selama mahasiswa menempuh pendidikan semester awal hingga akhir (sesuai standar pendidikan masing-masing jenjang). Tertarik daftar beasiswa MOE Taiwan 2024? Berikut informasi selengkapnya:


    Tunjangan Beasiswa MOE Taiwan 2024

    1. Tunjangan hidup untuk S1 sebesar NT$ 15,000/bulan
    2. Tunjangan hidup untuk S2 dan S3 sebesar NT$ 20,000/bulan
    3. Biaya kuliah dan biaya akademik sebesar NT$40,000/semester

    Durasi Beasiswa MOE Taiwan 2024

    1. Program S1: Maksimal 4 tahun
    2. Program S2: Maksimal 2 tahun
    3. Program S3: Maksimal 4 tahun

    Persyaratan Beasiswa MOE Taiwan 2024

    • Warga negara Indonesia (tidak untuk warga Taiwan)
    • Belum terdaftar di universitas di Taiwan
    • Belum pernah belajar di Taiwan pada tingkatan/jenjang yang sama
    • Sewaktu belajar di Taiwan, peserta bukan merupakan mahasiswa yang mengikuti pertukaran pelajar atau double degree program yang merupakan program kerja sama antar universitas.
    • Belum pernah menerima beasiswa dari pemerintah Taiwan total lebih dari 5 tahun.
    • Tidak pernah membatalkan/dibatalkan dalam program MoE Taiwan Scholarship atau program HES (Huayu Enrichment Scholarship).
    • Saat belajar di Taiwan di periode yang sama, peserta tidak menerima beasiswa lainnya dari pemerintah Taiwan atau beasiswa dari universitas

    Dokumen Persyaratan Beasiswa MOE Taiwan 2024

    1. Formulir pendaftaran Beasiswa Taiwan
    2. Fotokopi paspor dan kartu keluarga;
    3. Fotokopi ijazah dan transkrip nilai pendidikan terakhir yang telah terbit
    4. Fotokopi atau scan bukti pendaftaran universitas yang menunjukkan bahwa peserta telah mendaftar ke universitas di Taiwan untuk semester Fall tahun 2024.
    5. Dua surat rekomendasi yang telah ditandatangani dan tersegel rapat dalam amplop
    6. Fotokopi sertifikat kemampuan bahasa Test of Chinese as a Foreign Language” (TOCFL) dengan tingkatan hasil ujian minimal tingkat menengah (B1) atau sertifikat resmi TOEFL atau sertifikat bahasa Inggris (untuk prodi yang menggunakan bahasa Inggris)

    Bagi detikers yang tertarik, bisa melakukan pendaftaran dengan cara mengirimkan dokumen syarat ke Kantor Taipei Economic and Trade Office Gedung Artha Graha Lantai 17, Jl. Jend. Sudirman kav 52-53, Jakarta Selatan, 12190. Untuk informasi resmi beasiswa MOE bisa dilihat di Instagram @tetotec_indonesia.

    (cyu/nwk)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / nathan dumlao
  • Beasiswa Belajar Bahasa Mandarin Plus Dapat Uang Saku Rp 12,5 Juta



    Jakarta

    Pemerintah Taiwan menawarkan program beasiswa Huayu Enrichment Scholarship tahun 2024. Beasiswa ini berlaku bagi seluruh warga di dunia kecuali China, Hong Kong dan Makau.

    HES adalah beasiswa berupa kursus bahasa Mandarin di Taiwan. Pendaftaran beasiswa ini akan dibuka mulai 1 Februari – 31 Maret 2024.

    Tak hanya bisa belajar bahasa Mandarin gratis di Taiwan, penerima juga akan mendapatkan uang saku sebesar NT$ 25,000 atau setara dengan Rp 12,5 juta. Periode beasiswa berlaku selama 6 bulan yakni dari 1 September 2024 – 31 Agustus 2025.


    Ingin daftar beasiswa HES 2024? Simak dulu informasi syarat dan cara daftarnya berikut:

    Syarat Daftar Beasiswa HES 2024

    • Berusia 18 tahun atau lebih, lulusan SMA atau di atasnya
    • Mempunyai prestasi akademik dan moral yang baik
    • Bukan warga negara Taiwan atau pemilik status Overseas Chinese Student
    • Bukan pelajar di salah satu language center di Taiwan, atau pernah menjadi pelajar di salah satu perguruan tinggi di Taiwan (mengambil degree program)
    • Tidak pernah menerima Beasiswa HES maupun Beasiswa MoE Taiwan
    • Bukan peserta atau mahasiswa yang mengikuti pertukaran pelajar atau double degree yang merupakan program kerja sama antar universitas Indonesia-Taiwan.
    • Bukan penerima subsidi/beasiswa lainnya yang diberikan oleh lembaga pemerintah Taiwan atau institusi pendidikan lainnya di Taiwan
    • Mengisi formulir pendaftaran di https://forms.gle/yYAMsZgGcTzE28rW7

    Dokumen Syarat Beasiswa HES 2024

    • Formulir pendaftaran Beasiswa HES
    • Fotokopi paspor dan kartu keluarga (KK)
    • Fotokopi ijazah dan transkrip nilai pendidikan terakhir
    • Fotokopi bukti formulir pendaftaran Language Center yang membuktikan bahwa pendaftar telah mendaftar ke Language Center di Taiwan
    • Dua surat rekomendasi yang sudah ditandatangani oleh kepala sekolah, rektor, dekan, profesor atau supervisor.

    Hasil seleksi penerima beasiswa HES 2024 ini akan diumumkan pada 10 Juni 2024. Jika tertarik, bisa melakukan pendaftaran dengan mengirimkan berkas persyaratan langsung ke Kantor Taipei Economic and Trade Office, Gedung Artha Graha Lantai 17, Jl. Jend. Sudirman kav 52-53, Jakarta Selatan 12190.

    Untuk informasi lebih lanjut seputar beasiswa HES 2024 bisa detikers lihat di akun Instagram @tetotec_indonesia atau halaman Facebook tetotec.indonesia. Selamat mencoba!

    (cyu/nwk)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / nathan dumlao
  • Ramai #KaburAjaDulu, Ini 7 Beasiswa S1-S3 yang Tak Wajibkan Awardee Kembali ke RI



    Jakarta

    Tagar #KabuAjaDulu ramai dibahas oleh anak muda di media sosial. Tagar ini menunjukan sebuah tren kuliah atau bekerja di luar negeri karena situasi di Indonesia tak sesuai dengan harapan mereka.

    #KaburAjaDulu ini juga dapat bermakna kesempatan bagi pelajar di Indonesia untuk pergi ke luar negeri beberapa lama misalnya untuk kuliah. Bagi detikers yang berniat belajar di luar negeri, sejumlah beasiswa ini tak mensyaratkan mahasiswa harus kembali ke Indonesia setelah selesai studi.

    Ada beasiswa apa saja? Melansir masing-masing laman resmi beasiswa, berikut daftarnya:


    Daftar Beasiswa S1-S3 yang Tak Wajibkan Awardee Kembali ke RI

    1. Global Korean Scholarship (GKS)

    Apakah detikers ingin menetap di Korea? Beasiswa Global Korea Scholarship (GKS) bisa jadi solusi agar bisa tinggal di sana sementara sekaligus melanjutkan kuliah.

    GKS menawarkan beasiswa untuk jenjang mulai dari D2, S1, S2 hingga S3. Komponen pembiayaan yang ditanggung beasiswa ini antara lain biaya daftar, biaya kuliah, uang saku tahunan sampai Rp 224 juta dan biaya kursus bahasa Korea selama satu tahun.

    Syarat daftar beasiswa ini yakni sebagai berikut:

    • Tidak berkewarganegaraan Korea, kecuali jika melamar program R&D, International Organization program.
    • Sehat mental dan fisik.
    • Pelamar yang belum lulus saat mendaftar wajib menyertakan transkrip akademik hingga semester yang terakhir ditempuh
    • Pelamar yang belum memperoleh sertifikat TOPIK saat mendaftar masih dapat melamar.
    • Syarat lengkapnya bisa dilihat di sini https://www.studyinkorea.go.kr/ko/scholarship ya.

    2. Ministry of Education (MoE) Taiwan

    Kementerian Taiwan menawarkan beasiswa MoE Taiwan untuk jenjang S1, S2 dan S3. Awardee beasiswa ini dapat menerima bantuan pendidikan hingga NT$ 40.000/semester atau sekitar Rp 19,9 juta.

    Tak ada syarat usia dalam beasiswa ini. Lebih jelasnya berikut syarat yang harus dipenuhi pelamar:

    • Tidak berstatus Overseas Chinese Student atau warga negara Taiwan.
    • Belum/tidak terdaftar belajar di salah satu kampus di Taiwan pada tahun sebelumnya.
    • Tidak mengikuti pertukaran pelajar antar universitas ketika nanti lolos.
    • Tidak pernah belajar di Taiwan pada tingkatan/jenjang yang sama.
    • Tidak pernah menerima beasiswa dari pemerintah taiwan lebih dari lima tahun.
    • Tidak menerima beasiswa lain dari pemerintah Taiwan jika lolos.
    • Tidak pernah membatalkan program beasiswa MoE Taiwan pada waktu sebelumnya.

    3. MEXT Research Jepang

    Beasiswa MEXT Research Jepang ini bisa dicoba bagi yang ingin melanjutkan D4, S1 atau S2. Pendanaan berlaku hingga 2 tahun masa studi.

    Beasiswa MEXT ini bersifat fully funded. Awardee akan ditanggung biaya kuliahnya, tunjangan hidup. tiket pesawat hingga pengurusan visa pelajar.

    Namun, pelamar sebelumnya harus memenuhi syarat ini agar dapat lolos:

    • Mempunyai IPK minimal 3,2
    • Memilih jurusan yang sesuai dengan jenjang pendidikan sebelumnya
    • Sehat secara jasmani dan rohani
    • Siap belajar bahasa Jepang
    • Mempunyai skor TOEFL-PBT/ITP: minimal 543, TOEFL-iBT: minimal 72, IELTS: minimal 5.5, TOEIC L&R: minimal 785, TOEIC S&W: minimal 310, dan JLPT: minimal N2

    4. Singapore International Graduate Award (Singa)

    Beasiswa Singa disediakan oleh Agency for Science, Technology, and Research Singapore. Jenis beasiswa yang tersedia dapat memungkinan awardee melanjutkan studi S2 langsung ke S3.

    Adapun tujuan kampus yang bisa dipilih di beasiswa Singa antara lain
    Nanyang Technological University, The National University of Singapore, The Singapore University of Technology and Design dan The Singapore Management University.

    Apa saja syarat bisa ikut beasiswa Singa? Berikut di antaranya:

    • Mempunyai semangat dalam penelitian dan berprestasi secara akademik
    • Ijazah atau surat keterangan lulus S1 atau S2
    • Transkrip akademik S1 atau S2
    • Mempunyai paspor
    • Foto ukuran paspor terbaru berformat JPEG atau PNG
    • Dua surat rekomendasi (dikirim secara daring oleh pemberi rekomendasi)
    • Hasil GRE/IELTS/TOEFL/SAT I&II/GATE yang bisa diminta dari pihak kampus

    5. Turkiye Burslari

    Turki merupakan salah satu tujuan studi favorit mahasiswa Indonesia. Jika detikers ingin ke sana, maka beasiswa Turkiye Burslari bisa jadi pilihan.

    Cakupan pembiayaan beasiswa ini terdiri dari uang kuliah, uang saku per bulan, tiket pesawat hingga tempat tinggal. Ada empat jenis beasiswa yang tersedia yakni beasiswa S1, S2, S3 dan beasiswa riset.

    Beberapa syarat khusus berdasarkan jenjang dapat dilihat selengkapnya di sini ya https://www.turkiyeburslari.gov.tr/.

    6. Stipendium Hungaricum Scholarship Program

    Beasiswa ini sediakan oleh Director for Internationalisation of Higher Education Stipendium Hungaricum Programme. Beasiswa menawarkan bantuan pendidikan S1, S2, dan kursus pelatihan.

    Beasiswa ini menanggung biaya kuliah secara penuh dan tunjangan hidup bulanan. Jika ingin mendaftar beasiswa ini, pelamar harus memenuhi syarat umum ini:

    • Melakukan pendaftaran di laman registrasi.
    • Mengunggah foto terbaru pelamar.
    • Pelamar beasiswa parsial studi parsial harus menyatakan dengan jelas durasi (ditunjukkan dalam bulan) dan tanggal mulai (September atau Februari) studi yang mereka lamar.
    • Membuat motivation letter.
    • Mengunggah salinan pindaian bukti asli kemampuan berbahasa.
    • Sementara syarat khusus setiap jenjang bisa dilihat di sini https://apply.stipendiumhungaricum.hu/ ya.

    7. Ministry of Entrepreneurship and Tourism Romania

    Pemerintah Romania menawarkan kesempatan warga Indonesia belajar di negaranya lewat beasiswa ini. Salah satu hal yang berbeda dari beasiswa ini adalah pelamar tak disyaratkan minimal IPK dan tak perlu melampirkan skor TOEFL atau IELTS.

    Beasiswa ini menanggung biaya kuliah, biaya latihan bahasa selama satu tahun, biaya hidup bulanan, asrama, bantuan layanan kesehatan hingga biaya transportasi lokal.

    Jika detikers tertarik daftar beasiswa dari pemerintah Romania ini dapat mendaftar di sini ya https://jakarta.mae.ro/en/local-news/1310.

    Itulah beberapa beasiswa yang tak mewajibkan awardee kembali ke Indonesia. Ada yang menarik minatmu?

    (cyu/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Beasiswa Luar Negeri S1 yang Tak Wajib Pulang, Pendaftarannya Masih Dibuka!


    Jakarta

    Kuliah ke luar negeri adalah impian sebagian orang. Keterbatasan biaya janganlah dijadikan alasan karena ada sejumlah beasiswa yang menawarkan pendidikan S1 di luar negeri secara gratis.

    Dalam persyaratannya, beberapa beasiswa terkadang mengharuskan alumni kembali ke negara asal untuk berkontribusi atau mengabdi. Namun, ada kok beasiswa S1 luar negeri yang tidak mewajibkan lulusannya untuk pulang setelah selesai studi. Apa saja?

    Daftar Beasiswa Luar Negeri S1

    Sejumlah beasiswa S1 luar negeri tidak mengharuskan alumninya pulang ke negara asal usai studi berakhir. Beberapa program beasiswa bahkan masih dibuka pendaftarannya.


    1. Romanian Government Scholarship

    Pemerintah Rumania melalui Kementerian Luar Negeri (MFA)-nya menawarkan program S1 Romanian Government Scholarship kepada lulusan SMA sederajat dari negara-negara non-Uni Eropa yang memiliki prestasi akademik.

    Beasiswa terbuka untuk semua program studi di perguruan tinggi terbaik Rumania, kecuali Kedokteran, Kedokteran Gigi, dan Farmasi. Akan diberikan program persiapan belajar bahasa Rumania selama 1 tahun bagi penerima beasiswa yang belum mahir.

    Mengutip laman resmi MFA Rumania, pendaftaran Romanian Government Scholarship 2025 masih sampai 12 Maret 2025. Hasil seleksi akan diumumkan sekitar 30 Juni 2025. Pendaftaran hanya dapat diajukan melalui situs Study in Romania.

    2. MoE Taiwan Scholarship

    Kementerian Pendidikan Republik China (ROC) Taiwan memberikan program beasiswa kepada warga negara internasional yang lulusan SMA sederajat dan memiliki prestasi akademik.

    Beasiswa S1 hanya diberikan selama 4 tahun. Penerima beasiswa akan mendapatkan biaya kuliah sebesar TWD 40.000 per semesternya dengan tunjangan bulanan sebesar TWD 15.000. Kelebihan biaya ditanggung sendiri oleh penerima beasiswa.

    Dilansir situs Kemdikbud RI, pendaftaran MoE Taiwan Scholarship masih dibuka hingga 31 Maret 2025. Pendaftar beasiswa harus melakukan pendaftaran mandiri terlebih dahulu ke perguruan tinggi di Taiwan untuk penerimaan. Informasi lebih lanjut dapat dicek melalui situs resmi Divisi Pendidikan TETO Indonesia dan media sosial TETO & TEC Indonesia.

    3. MEXT Scholarship (Program Gakubu/Undergraduate)

    MEXT Scholarship Program Gakubu/Undergraduate merupakan beasiswa yang diberikan pemerintah Jepang kepada lulusan sekolah formal SMA/SMK sederajat untuk melanjutkan studi S1 di universitas-universitas Jepang.

    Pendaftaran MEXT Scholarship Program Gakubu/Undergraduate dilakukan melalui Kedutaan Besar Jepang di Tanah Air dan tanpa dipungut biaya. Penerima beasiswa akan mengikuti persiapan selama 1 tahun untuk belajar bahasa Jepang dan pengetahuan umum lainnya.

    Hingga kini belum ada informasi kapan pendaftaran beasiswa MEXT 2025 dibuka. Melihat tahun sebelumnya, MEXT Scholarship Program Gakubu/Undergraduate dibuka pendaftarannya pada awal Mei.

    4. Global Korean Scholarship (GKS)

    Global Korean Scholarship (GKS) dikenal sebagai beasiswa fully funded untuk program S1 dari NIIED (National Institute for International Education) dan pemerintah Korea. Pelamar hanya dapat melanjutkan pendidikan di universitas dan program studi yang bekerja sama dengan GKS.

    Penerima beasiswa akan menerima biaya kuliah, biaya tiket pesawat, tunjangan bulanan senilai KRW 1.000.000, serta insentif lain seperti asuransi kesehatan dan tunjangan penelitian.

    Mengutip laman resminya, Global Korean Scholarship (GKS) 2025 sudah ditutup pada September 2024 silam. Beasiswa GKS periode 2026 diperkirakan dibuka kembali pada September 2025.

    5. Stipendium Hungariucum Scholarship

    Pemerintah Hungaria menyediakan Stipendium Hungaricum Scholarship untuk mahasiswa internasional berprestasi yang ingin melanjutkan pendidikan S1 di Hungaria. Pelamar dapat memilih sejumlah program studi yang ditawarkan perguruan tinggi paling terkenal di negara tersebut.

    Penerima beasiswa dibebaskan dari biaya kuliah dan akan menerima fasilitas asrama atau akomodasi sebesar HUF 40.000 per bulan untuk biaya sewa tempat tinggal hingga asuransi kesehatan.

    Mengutip situs resminya, pendaftaran Stipendium Hungariucum Scholarship untuk tahun akademik 2025/2026 sudah ditutup pada 15 Januari 2025 lalu. Belum diketahui pasti kapan pendaftaran beasiswa untuk periode berikutnya dibuka.

    (azn/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa MoE Taiwan 2025 Dibuka, Kuliah S1-S3 Gratis Plus Tunjangan hingga Rp 9,9 Juta



    Jakarta

    Ministry of Education Taiwan (MoE) menawarkan beasiswa bagi pelajar di Indonesia. Beasiswa ini mencakup bantuan pendidikan untuk studi S1, S2 dan S3.

    Lewat beasiswa ini, mahasiswa bisa mendapatkan biaya pendidikan hingga NT$ 40.000/semester atau sekitar Rp 19,9 juta. Selain itu, mahasiswa juga akan memperoleh tunjangan bulanan.

    Tunjangan bagi mahasiswa S1 sebesar NT$ 15.000/bulan atau sekitar Rp 7,4 juta. Sementara mahasiswa S2 dan S3, tunjangan bulanan NT$ 20.000/bulan atau sekitar Rp 9,9 juta.


    Durasi beasiswa berlaku selama maksimal 4 tahun bagi mahasiswa S1, maksimal 2 tahun bagi mahasiswa S2 dan maksimal 4 tahun bagi mahasiswa S3.

    Tertarik daftar beasiswa kuliah di Taiwan ini? Mengutip laman resmi beasiswa MoE Taiwan 2025, berikut persyaratan dan cara daftarnya.

    Syarat Daftar Beasiswa MoE Taiwan 2025

    • Tidak berstatus Overseas Chinese Student atau warga negara Taiwan.
    • Belum/tidak terdaftar belajar di salah satu kampus di Taiwan pada tahun sebelumnya.
    • Tidak pernah belajar di Taiwan pada tingkatan/jenjang yang sama.
    • Tidak boleh mengikuti pertukaran pelajar antar universitas ketika nanti lolos.
    • Tidak pernah menerima beasiswa dari pemerintah taiwan lebih dari lima tahun.
    • Tidak pernah membatalkan program beasiswa MoE Taiwan pada waktu sebelumnya.
    • Tidak boleh menerima beasiswa lain dari pemerintah Taiwan jika lolos.

    Dokumen Persyaratan Daftar Beasiswa MoE Taiwan 2025

    • Formulir pendaftaran Beasiswa MoE Taiwan 2025.
    • Fotokopi paspor dan kartu keluarga.
    • Fotokopi ijazah dan transkrip nilai pendidikan terakhir yang telah terbit (dalam bahasa Inggris atau Mandarin). Jika lulusan luar negeri maka harus dilegalisir.
    • Fotokopi atau scan bukti pendaftaran universitas yang menunjukkan bahwa peserta telah mendaftar ke universitas di Taiwan untuk semester Fall tahun 2025
    • Dua surat rekomendasi (dari kepala sekolah, dekan, rektor atau profesor) yang telah ditandatangani dan tersegel rapat dalam amplop.
    • Fotokopi sertifikat kemampuan bahasa. Jika pilihan prodi tak menggunakan bahasa Inggris maka sertifikat yang diperlukan “Test of Chinese as a Foreign Language” (TOCFL). Sedangkan
    • jika pilihan prodi memakai bahasa Inggris maka sertifikat yang dilampirkan adalah TOEFL.

    Cara Daftar Beasiswa MoE Taiwan 2025

    1. Ajukan pendaftaran terlebih dahulu ke salah satu kampus di Taiwan dan dapatkan surat bukti diterima di kampus tersebut.
    2. Lakukan pendaftaran lewat link https://forms.gle/NV6XJN9nXSgwtCm77.
    3. Mengirimkan dokumen persyaratan ke kantor Kantor Taipei Economic and Trade Office (TETO) Gedung Artha Graha Lantai 17, Jl. Jend. Sudirman kav 52-53, Jakarta Selatan, 12190. Dokumen pendaftaran dimasukan ke dalam amplop. Tulis keterangan “Pendaftaran MoE Taiwan Scholarship” di bagian depan amplop.
    4. Pihak TETO tidak menerima konfirmasi penerimaan dokumen. Silakan cek sendiri ke masing-masing jasa kirim, dan tidak menerima pengiriman dokumen via pengiriman online seperti Gojek atau Grab.

    Pendaftaran Beasiswa MoE Taiwan ini akan ditutup pada 31 Maret 2025. Adapun hasil seleksi akan diinformasikan pada 13 Juni 2025. Selamat mendaftar.

    (cyu/nwy)



    Sumber : www.detik.com