Tag: tampung

  • Septic Tank Bisa Meledak dan Bocor kalau Kepenuhan, Begini Ciri-cirinya


    Jakarta

    Septic tank memiliki daya tampung yang terbatas, ketika isinya sudah penuh, mau tidak mau perlu dilakukan penyedotan agar tidak terjadi kebocoran atau meledak. Septic tank yang meledak biasanya disebabkan oleh gas metana hasil dari pengolahan limbah yang tidak diolah dengan baik.

    Banyak kejadian septic tank meledak karena pemiliknya tidak mengecek dan mengetahui jika limbah di dalamnya sudah terlalu penuh. Septic tank yang meledak, bukan hanya akan membahayakan orang dan properti yang berada di sekitarnya, melainkan limbah yang ada di dalamnya juga akan ikut berceceran keluar.

    Penyedotan septic tank sebenarnya tidak perlu dilakukan setiap bulan, melainkan bisa setiap 2-3 tahun sekali. Namun, waktu penyedotannya bisa lebih cepat jika sudah ada tanda-tanda septic tank tersebut penuh.


    Dilansir Forbes Homes, berikut beberapa tanda-tanda septic tank di rumah sudah penuh dan harus disedot.

    Ciri-ciri Septic Tank Penuh

    1. Banyak Lalat dan Hama

    Seperti yang kita tahu, di dalam septic tank berisi kotoran limbah dari kloset. Apabila ada yang tidak beres, bau dari kotoran tersebut bisa menembus penutup di luar. Serangga dan hama seperti lalat dan kecoak yang menyukai tempat kotor bisa dengan cepat menangkap sinyal tersebut. Lalat biasanya bertelur di bahan organik basah, yang bisa ada di sekitar tangki yang sudah penuh. Hama lain juga bisa bertelur di genangan air yang disebabkan oleh tangki yang tersumbat.

    2. Bau Tak Sedap

    Bau yang tercium hingga keluar merupakan tanda paling jelas septic tank perlu disedot karena septic tank dibuat agar bau dari limbah tidak akan mengganggu area sekitar. Sebelum bau tersebut semakin bertambah parah bahkan hingga mengundang serangga berdatangan, segera sedot septic tank yang sudah penuh.

    3. Genangan Air di Halaman

    Isi tangki pembuangan tersebut bukan hanya kotoran padat, melainkan ada air. Apabila tangki tersebut penuh, air yang sifatnya fleksibel akan lebih mudah muncul di permukaan. Jika melihat ada genangan di sekitar septic tank dan saat itu tidak sedang hujan, temuan ini harus dicurigai. Genangan ini juga bisa disebabkan karena drainase yang kurang memadai di sekitar septic tank.

    4. Rumput Tebal dan Rimbun

    Ternyata cairan limbah yang bocor keluar bisa menjadi pupuk yang membantu penyuburan tanaman. Jangan heran jika tiba tiba rumput tumbuh subur dan cepat tinggi di sekitar septic tank. Namun, hal ini bukan pertanda baik ya. Ini bisa jadi tanda buat kamu cek septic tank dan menyedotnya.

    5. Saluran Air Lambat

    Septic tank yang penuh akan menghambat kotoran-kotoran baru yang akan masuk. Alhasil air di rumah mengalir dengan lambat. Sebagai contoh toilet jadi tidak bisa cepat kosong setelah penyiraman kotoran. Di samping itu, masalah seperti ini juga bisa disebabkan karena adanya penyumbatan pada pipa.

    6. Suara Gemericik di Dalam Pipa

    Suara gemericik sering terdengar pada pipa dan sumbernya bisa bermacam-macam. Salah satunya adalah karena adanya pipa yang tersumbat akibat dari septic tank yang penuh. Dalam kondisi ideal, limbah akan mengalir ke saluran pembuangan hampir tanpa suara. Namun ketika tangki tersumbat, udara bisa terperangkap di depan limbah yang mengalir melalui pipa.

    7. Saluran Air Berbalik Lagi

    Septic tank yang penuh dapat memblokir jalan air di dalam perpipaan. Risikonya adalah limbah yang harusnya masuk ke dalam septic tank, justru kembali ke atas dan menimbulkan bau tak sedap.

    Karena tangki septic tidak bisa mengalirkan air, limbah yang dibuang dari lantai di atasnya mengikuti jalur yang hambatannya paling kecil, bisa berupa pancuran, wastafel, toilet, atau bahkan saluran pembuangan lantai.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Mahasiswa Terancam, PTS Makin Terbebani



    Jakarta

    Kebijakan menurunkan nilai bantuan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah hingga nyaris separuh menuai protes keras dari berbagai pihak, termasuk anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.

    Wakil Ketua Komisi X DPR RI, My Esti Wijayanti menyoroti dampak negatif dari penurunan bantuan ini. Menurutnya, jika hal demikian terjadi maka bisa memberatkan mahasiswa di perguruan tinggi swasta unggulan.

    Esti mengungkapkan pemangkasan nilai KIP Kuliah hingga 45% untuk kampus swasta unggulan dapat menyebabkan sejumlah persoalan serius. Juga, berpotensi menghalangi akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu.


    “Ini sangat berat. Sudah menerima mahasiswa dengan KIP, tahu-tahu bantuannya dipotong hampir setengah. Kampus swasta yang seharusnya dibantu, malah terbebani,” kata Esti dalam keterangannya, Selasa (23/9/2025).

    Menurut Esti, mahasiswa yang awalnya berharap bisa melanjutkan pendidikan dengan bantuan KIP Kuliah, kini terancam tidak dapat menyelesaikan kuliah akibat berkurangnya bantuan tersebut.

    Kampus Swasta Akan Tampung Beban Tambahan

    Ia menambahkan pemangkasan ini berpotensi memiliki dampak berlapis. Bukan hanya dirasakan mahasiswa dari keluarga miskin, tapi kampus swasta juga terpaksa menanggung beban tambahan karena tidak diperbolehkan untuk menarik biaya lebih dari mahasiswa penerima KIP.

    “Dan banyak kampus menyampaikan keberatan. Efeknya, jumlah mahasiswa yang diterima dengan KIP Kuliah berkurang, dan membuat anak dari keluarga tidak mampu kehilangan kesempatan untuk kuliah,” tutur legislator dari Dapil Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) itu.

    Salah satu kampus swasta yang sudah menyuarakan keresahan atas rencana ini adalah Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Dalam pernyataan sikapnya, UMY menolak pemangkasan bantuan KIP Kuliah tahun 2025.

    Wakil Rektor UMY, Prof Dr Zuly Qodir menganggap kebijakan tersebut bertentangan dengan konstitusi dan regulasi nasional yang mengatur pemerataan pendidikan di Indonesia.

    Zuly mengungkapkan nilai bantuan KIP Kuliah yang sebelumnya mencapai sekitar Rp8,5 juta per semester. Kini sudah dipangkas, tinggal sekitar Rp4,5 juta. Menurutnya, kebijakan ini diterapkan tanpa perhitungan matang. Bahkan setelah kampus selesai menerima mahasiswa baru.

    Pendidikan Adalah Hak Konstitusional

    Menanggapi permasalahan ini, Esti menegaskan bahwa pendidikan adalah hak konstitusional setiap orang. Ia menyarankan agar pemerintah memastikan setiap anak utamanya yang berasal dari keluarga kurang mampu, tetap memiliki akses ke pendidikan tinggi.

    “Pendidikan adalah hak konstitusional setiap warga negara. Negara tidak boleh mengabaikan tanggung jawabnya terhadap pemerataan kesempatan belajar,” tegas Esti.

    Esti menyarankan agar Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek) segera meninjau ulang kebijakan pemangkasan KIP Kuliah. Tujuannya untuk memperkuat alokasi anggaran untuk bantuan pendidikan.

    Esti juga mendorong pengawasan yang ketat terhadap program-program strategis nasional lain supaya tidak tergeser oleh alokasi anggaran yang kurang tepat sasaran.

    “Ini bukan hanya soal beasiswa, ini soal keadilan sosial dan masa depan bangsa. Pemerintah harus memastikan bahwa setiap anak bangsa, tanpa terkecuali, tetap memiliki kesempatan untuk mengenyam pendidikan tinggi dan berkontribusi pada pembangunan nasional,” paparnya.

    Komisi X DPR RI Akan Awasi Kebijakan KIP Kuliah

    Esti dan Komisi X DPR RI akan memastikan dan mengawal kebijakan ini agar sesuai dengan prinsip dasar pemerataan pendidikan. Di mata Esti, KIP Kuliah tak hanya sekadar beasiswa, tapi juga keadilan sosial dan masa depan bangsa.

    “Komisi X akan terus mengawasi pelaksanaan program KIP Kuliah. Kami akan dorong agar kebijakan ini dikembalikan pada prinsip dasarnya memberikan akses setara bagi seluruh anak bangsa untuk mendapatkan pendidikan tinggi, bukan justru menutup jalan mereka,” pungkas Esti.

    (cyu/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Tempat Rekreasi di Tengah Kota Purwakarta



    Jakarta

    Taman Surawisesa, salah satu ruang terbuka hijau di Kabupaten Purwakarta, bisa menjadi pilihan untuk bersantai. Sayangnya, masih ada pengunjung yang buang sampah sembarangan.

    Berada di samping Taman Air Mancur Sri Baduga, Taman Surawisesa menjadi tempat yang nyaman untuk beristirahat, berolahraga, dan melakukan kegiatan edukatif bagi anak-anak. Lokasinya yang strategis, hanya 350 meter dari stasiun, memudahkan pengunjung untuk mengakses taman ini dengan berjalan kaki.

    Taman itu juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti toilet dan tempat duduk. Daya tampung taman ini mencapai 1.000-1.500 orang


    Nama Taman Surawisesa diambil dari nama Putera Prabu Siliwangi, dan pemerintah Kabupaten Purwakarta telah menyediakan berbagai fasilitas edukatif di taman ini. Salah satu daya tariknya adalah layar besar yang menayangkan film-film edukatif bertema sosial.

    Teropong ini bisa dioperasikan melalui ponsel pintar berbasis iOS maupun Android, sehingga pengunjung dapat mengamati langit dan belajar tentang astronomi dengan mudah. Selain itu, Taman Surawisesa juga menjadi tempat populer untuk berolahraga.

    Destriani, seorang warga Purwakarta, menjelaskan bahwa taman ini sering digunakan oleh masyarakat untuk jogging, bermain voli, dan senam pagi.

    “Setiap hari biasa, ada yang senam atau anak-anak kecil bermain di lapangan. Kadang juga ada pameran binatang dari komunitas di sini, dan beberapa orang main bola,” ujarnya.

    Meskipun taman ini memiliki banyak fasilitas yang menarik, kebersihan area masih menjadi tantangan. Destriani menambahkan bahwa masih ada sampah yang sering ditemukan di sekitar area panggung. “Ada aja wisatawan yang suka buang sampah sembarangan,” kata dia.

    Namun demikian, taman ini tetap menjadi tujuan wisata yang ramai dikunjungi, terutama oleh wisatawan dari sekitar Jabodetabek yang dapat dengan mudah mencapai Purwakarta dengan kereta dari Stasiun Cikarang dengan biaya perjalanan sebesar Rp 4.000.

    Harga tiket masuk ke Taman Surawisesa adalah gratis, sehingga siapa pun dapat menikmati fasilitas yang disediakan tanpa harus mengeluarkan biaya. Taman ini terus menjadi tempat favorit bagi warga lokal dan wisatawan yang ingin menikmati suasana hijau di tengah kesibukan kota.

    Tertarik untuk mengunjungi Taman Surawisesa? Ajak keluarga atau teman-teman, dan jangan lupa untuk menjaga kebersihan saat berada di sana!

    (fem/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • 6 Hal yang Harus Diperhatikan Saat Pasang Roof Box untuk Mudik, Jangan Asal!


    Jakarta

    Tak sedikit mobil yang memasang roof box selama musim mudik Lebaran. Kompartemen besar di atap mobil itu berguna sebagai wadah ekstra untuk menaruh barang bawaan. Roof box mencegah bagasi tidak kepenuhan dan kabin lebih lega.

    Namun pemasangan roof box tidak boleh sembarangan. Sejumlah hal wajib diperhatikan sebelum instalasi koper besar itu, agar tidak mengganggu performa mobil selama di perjalanan. Apa saja?

    Hal yang Harus Diperhatikan Saat Pasang Roof Box

    Pengendara yang menaruh barang di atap mobil memang disarankan menggunakan roof box alih-alih hanya menutupinya dengan terpal lalu diikat dengan tali. Namun, mengutip pemberitaan detikcom, sejumlah hal berikut mesti diperhatikan:


    1. Struktur Mobil

    Penting memperhatikan struktur kendaraan sebelum memasang roof box. Lihat apakah ada sudut yang keropos/berkarat atau umur mobil sudah lawas.

    Sebelumnya, rangka penyangga atau roof rack dipasang di atap sebagai pondasi roof box. Instalasinya juga perlu mempertimbangkan kelayakan roof rail yang telah terpasang.

    2. Kualitas Kompartemen

    Roof box dan rangka penyangganya harus menggunakan bahan berkualitas yang kokoh dan aman. Harganya cenderung lebih mahal, tapi minim potensi bergetar saat terkena laju angin dengan daya tahan lebih baik.

    3. Cara Pemasangan

    Sebelum memasang roof box, roof rack dan roof rail harus terpasang lebih dulu di atap mobil. Pemasangan roof box yang tidak tepat bisa mempengaruhi faktor aerodinamika mobil.

    “Instalasi pastikan box ada di tengah, tidak menjorok ke depan atau ke belakang, ini bisa dilakukan oleh bengkel yang memang sudah terbiasa instalasi box,” tambah Praktisi Keselamatan Berkendara, Andry Berlianto, pada kesempatan berbeda.

    4. Daya Tampung Maksimum

    Tidak disarankan menaruh bobot terlalu berat di atap mobil. Sebaiknya roof box hanya untuk barang ringan dengan memperhatikan daya tampung maksimalnya. Barang yang terlalu berat hingga melebihi kapasitas maksimal bisa membahayakan kendaraan.

    “Penempatan barang-barang disesuaikan dengan beratnya. Tempatkan yang ringan-ringan dan perhatikan load index nya. Jangan melebihi load index yg tertera,” ucap Training Director Safety Driving Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana, kepada detikcom.

    Meningkatkan beban di atap mobil sama dengan memindahkan pusat gravitasi ke area lebih tinggi. Jika hal ini dilakukan, titik keseimbangan mobil menjadi berbeda dari semula. Aspek aerodinamika mobil berubah akibat kehadiran barang bawaan di atasnya.

    5. Gaya Berkendara

    Penambahan roof box yang mengubah titik gravitasi kendaraan ini, membuat pengemudi harus menguasai cara berkendara yang lebih aman. Keberadaan kompartemen roof box memberi efek resistensi pada arah laju mobil.

    “Gaya berkendara tidak boleh zig zag. Karena jika melakukan zig zag, bobot di atas mobil bisa dengan mudah menggoyang badan mobil dan jika ada hambatan angin bisa berakibat buruk mobil oleng,” kata Andry.

    Sementara Sony menyarankan pengemudi tidak terlalu agresif untuk menjaga keseimbangan mobil. Pengemudi wajib menyetir kendaraan dengan lebih hati-hati dan mengutamakan keselamatan.

    6. Laju Mobil

    Kecepatan berkendara juga perlu diturunkan setelah roof box terpasang. Dianjurkan mengurangi laju 10 km per jam dari batas kecepatan normal yang ditentukan jalur.

    “Dikurangi 10 km/jam dari kecepatan yang dianjurkan rambu ya. Untuk mengantisipasi terpaan angin yang datang ke kendaraan,” kata Sony.

    Mobil dengan Roof boxMobil dengan Roof box Foto: Getty Images/iStockphoto/Oleksandr Filon

    Risiko Pasang Roof Box Sembarangan

    Instalasi roof box yang asal-asalan dan penempatan barang bawaan berlebih memiliki risiko selama berkendara. Berikut penjelasannya:

    1. Stabilitas Mobil Berkurang

    Barang yang diletakkan di atap menambah ketinggian kendaraan. Akibatnya, efek body roll bertambah dan kestabilan mobil berkurang. Kondisinya semakin berbahaya ketika mobil melesat kencang di jalan tikungan, lantaran berisiko limbung dan terguling.

    2. Tarikan Lebih Berat

    Aerodinamis mobil bakal terpengaruh barang yang ditaruh di dalam roof box. Tarikannya menjadi berat saat mobil melaju kecepatan tinggi karena semakin besarnya hambatan angin. Kondisi ini jelas berbeda dengan saat mobil tidak diberi roof box dan bawaan ekstra, tapi mengendarai teman dan keluarga

    3. Boros BBM

    Bobot di atap kendaraan berdampak pada aerodinamika hingga penggunaan bahan bakar. Pemakaian bahan bakar akan menjadi lebih boros dari biasanya. Belum lagi beban berat juga dikarenakan jumlah penumpang yang banyak.

    (azn/row)



    Sumber : oto.detik.com