Tag: tanaman obat

  • 20 Manfaat Daun Salam, Herbal yang Mengandung Antioksidan

    Jakarta

    Daun salam atau Eugenia polyantha merupakan tanaman yang menyimpan banyak kegunaan. Aroma daun salam yang khas sering dimanfaatkan sebagai bahan penyedap beragam masakan.

    Tak hanya untuk memasak, tanaman herbal ini diketahui juga mengandung sejumlah manfaat bagi kesehatan. Apa saja manfaat daun salam? Yuk, simak pembahasannya sampai habis.

    Kandungan Daun Salam

    Mengutip dari laman verywellfit.com, berikut informasi seputar kandungan dalam daun salam sebagaimana dijelaskan oleh USDA (United States Department of Agriculture):


    • 6 kalori
    • 0,2 mg lemak
    • 0,4 gram sodium
    • 1,4 gram karbohidrat
    • 0,5 gram serat
    • 0,1 gram protein
    • 0,8 gram zat besi
    • 2,2 mg magnesium
    • 5,6 mikrogram vitamin A

    20 Manfaat Daun Salam bagi Tubuh

    Melihat kandungannya tadi, tak heran daun salam merupakan tanaman herbal yang dikenal dengan segudang manfaatnya bagi kesehatan tubuh. Adapun manfaat daun salam yang dirangkum dari laman verywellfit, betterme.world, dan draxe.com adalah sebagai berikut:

    1. Sumber Antioksidan

    Daun salam terbukti mengandung flavonoid, proanthocyanidin, dan sifat antioksidan yang membantu menangkal radikal bebas.

    2. Melindungi Tubuh dari Bakteri dan Mikroba

    Daun salam juga memiliki sifat antimikroba yang mampu melindungi tubuh dari berbagai bakteri. Antimikroba dan antibakteri ini dapat melawan bakteri penyebab infeksi seperti Salmonella typhimurium, Escherichia coli, hingga Klebsiella pneumonia.

    3. Membantu Pengobatan Kanker

    Penelitian menemukan bahwa ekstrak daun salam berpotensi menghambat pertumbuhan sel kanker dalam tubuh. Karena itu, daun salam dijadikan sebagai alternatif pengobatan alami untuk berbagai jenis kanker.

    4. Mengontrol Penyakit Diabetes

    Sebuah studi menunjukkan bahwa konsumsi kapsul daun salam dapat menurunkan kadar gula darah dan kadar kolesterol. Selain itu, konsumsi daun salam secara teratur dikatakan bisa mengurangi risiko penyakit diabetes bahkan penyakit kardiovaskular.

    5. Menjaga Kesehatan Jantung

    Kandungan senyawa asam caffeic dan senyawa rutin dalam daun salam berkhasiat untuk menjaga kesehatan jantung. Senyawa rutin berfungsi memperkuat dinding kapiler jantung dan ekstremitas tubuh. Sementara itu, asam caffeic membantu menghempaskan kadar LDL atau kolesterol jahat dari sistem kardiovaskuler.

    6. Meredakan Inflamasi

    Berikutnya, daun salam memiliki kandungan linalool dan parthenolide yang bersifat anti inflamasi. Kedua senyawa ini berguna untuk meredakan iritasi dan kemerahan pada kulit.

    7. Mencegah Tanda Penuaan

    Sebagaimana telah dijelaskan sebelumnya, daun salam merupakan tanaman herbal yang kaya antioksidan. Dengan menetralisir radikal bebas, antioksidan akan membantu menjaga kekenyalan kulit dan mengurangi munculnya tanda-tanda penuaan dini di wajah seperti kerutan dan garis halus.

    8. Menghempaskan Ketombe

    Selanjutnya, daun salam mengandung sifat antijamur yang ampuh melawan ketombe sekaligus menyehatkan kulit kepala.

    9. Melancarkan Pencernaan

    Pada daun salam, ditemukan senyawa organik yang mengandung enzim. Senyawa ini secara keseluruhan bermanfaat untuk membantu meredakan sakit perut, mencegah timbulnya batu ginjal, mengurangi kembung, melancarkan buang air kecil serta melawan bakteri penyebab maag.

    10. Meredakan Batuk

    Daun salam juga ternyata berkhasiat sebagai obat batuk alami, lho. Hal ini karena daun salam mengandung sifat antitusif yang dapat meredakan batuk membandel. Jika sedang batuk, coba deh meminum teh daun salam atau menghirup aroma minyak esensial daun salam dari diffuser.

    11. Mengurangi Stress dan Kecemasan

    Daun salam tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan fisik, tetapi juga membantu mengurangi rasa stress dan cemas yang menumpuk. Kandungan daun salam dapat memberikan efek menenangkan dan menurunkan tingkat hormon stress, apalagi jika digunakan sebagai aromaterapi.

    12. Meredakan Hidung Tersumbat

    Hidung tersumbat karena sedang flu atau pilek? Daun salam bisa membantu meredakannya. Dengan zat kamper dan eucalyptol, tanaman herbal satu ini dapat membantu mengencerkan lendir dan dahak membandel yang mengganggu pernapasan.

    Selain manfaat yang telah disebutkan di atas, selama bertahun-tahun daun salam memiliki beberapa kegunaan unik lainnya. Berikut contohnya:

    • Minuman teh herbal untuk menyehatkan pencernaan.
    • Membantu pengobatan sakit kepala dikombinasikan dengan kayu manis, pala, dan minyak zaitun.
    • Membantu pengobatan sengatan lebah dan tawon.
    • Minyak pijat untuk meringankan rasa nyeri.
    • Obat alami untuk meredakan demam.
    • Membantu mengusir serangga.
    • Obat topikal untuk meredakan bengkak dan nyeri rematik.
    • Wewangian dan semprotan untuk mengharumkan ruangan.

    Nah, itu dia pembahasan seputar daun salam dan segudang manfaatnya yang luar biasa. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan detikers semua.

    (row/row)



    Sumber : food.detik.com

  • 15 Manfaat Daun Kelor yang Kaya Nutrisi, Apa Saja?

    Jakarta

    Tanaman kelor adalah salah satu jenis tanaman yang tumbuh dan berkembang di daerah tropis seperti Indonesia. Tanaman ini bisa tumbuh subur sampai ketinggian 700 mdpl.

    Pohon kelor memiliki berbagai manfaat mulai dari biji, buah, bunga, kulit, batang, akar hingga daunnya. Pohon ini pun mendapat julukan The Miracle of Tree, Tree for Life dan Amazing Tree. Apa saja manfaat dari daun kelor?

    Manfaat Daun Kelor

    Daun kelor kaya akan manfaat kesehatan. Daun ini dapat melindungi tubuh dari berbagai penyakit seperti jantung, kanker, hingga kolesterol.


    Daun kelor memiliki khasiat menurunkan kadar gula darah serta meningkatkan efektivitas kerja hormon insulin. Mengutip repository Poltekkes Denpasar, manfaat ini baik untuk mencegah diabetes dan terjadinya resistensi insulin.

    2. Mengatasi Peradangan Kronis

    Peradangan dapat menjadi penyebab utama dari masalah kesehatan. Menurut laman Pemprov Jambi, kandungan isotiosianat dari daun kelor bisa membantu mengatasi peradangan kronis yang terkait dengan penyakit jantung dan juga kanker. Sehingga, mengkonsumsi daun kelor secara rutin bisa menjadi langkah awal untuk menjaga tubuh tetap seimbang dan terhindar dari masalah peradangan yang berlebihan.

    3. Melindungi Fungsi Otak

    Daun kelor mengandung antioksidan yang bisa memberi perlindungan tambahan pada kesehatan otak. Daun ini bisa mengurangi risiko terkena penyakit Parkinson dan Alzheimer, sehingga dapat membantu menjaga otak tetap berfungsi optimal.

    4. Memiliki Sifat Anti Penuaan

    Kelor kaya akan antioksidan seperti flavonoid dan polifenol. Kandungan ini dapat membantu mencegah kerutan dini dan menjaga kulit tampak awet muda. Mengutip Forbes, daun kelor juga mengandung vitamin A dan C yang keduanya bermanfaat bagi kulit. Penelitian pun menunjukkan bahwa dua kandungan ini dapat membantu memperlambat proses penuaan dengan mengurangi stres oksidatif dalam tubuh.

    5. Meningkatkan Produksi ASI

    Kelor dapat sangat bermanfaat bagi ibu menyusui. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kandungan dalam daun kelor bisa membantu meningkatkan dan melancarkan produksi ASI.

    6. Menjaga Kesehatan Hati

    Daun kelor mengandung polifenol tinggi. Hal ini bisa membantu melindungi hati dari bahaya kerusakan oksidatif. Tentunya khasiat ini sangat bermanfaat bagi orang-orang yang memiliki riwayat penyakit hati.

    7. Melancarkan Pencernaan

    Sebuah studi di Food Research International melihat serat makanan yang ada dalam kelor berupa oligosakarida, sejenis karbohidrat. Menurut ahli gizi diet yang berbasis di Los Angeles, daun kelor mengandung sejumlah serat sehat dan terbukti mengurangi sembelit.

    8. Menjaga Kesehatan Mata

    Manfaat daun kelor selanjutnya adalah menjaga kesehatan mata. Hal ini berkat kandungan flavonoid, betakaroten dan senyawa-senyawa berkhasiat tinggi lainnya.

    9. Mengontrol Tekanan Darah

    Daun kelor banyak mengandung antioksidan dan kalium. Berkat kandungan tersebut, tanaman ini diketahui bisa menurunkan tekanan darah dan mencegah hipertensi.

    10. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

    Ekstrak daun kelor diketahui bisa melindungi tubuh dari berbagai jenis kuman. Mulai dari Salmonella typhi yang menyebabkan tifus, Escherichia coli yang menjadi penyebab diare dan Staphylococcus aureus penyebab infeksi kulit.

    11. Menambah Energi

    Kamu bisa mengganti minuman berkafein yang memberi energi dengan daun kelor. Kandungan vitamin dan mineral daun kelor seperti zat besi, vitamin B, C, dan D dari daun kelor dapat membantu menjaga kebugaran tubuh, tanpa menimbulkan efek samping yang ditimbulkan dari minuman berkafein.

    Mengutip PharmEasy, selain almond dan oat, daun kelor merupakan obat yang bisa diandalkan untuk melawan kolesterol tinggi. Kolesterol sendiri
    menjadi penyebab utama dari penyakit jantung.

    Wanita hamil biasanya mengalami kadar kolesterol yang lebih tinggi yang bisa meningkatkan risiko diabetes gestasional selama kehamilan. Diabetes gestasional merupakan diabetes yang pertama kali terdeteksi pada wanita hamil yang tidak menderita diabetes sebelum hamil.

    13. Meningkatkan Kesehatan Tulang

    Daun kelor kaya akan sumber kalsium dan fosfor. Keduanya diperlukan untuk kesehatan tulang yang baik. Sifat anti-inflamasi dari daun kelor dapat membantu melawan radang sendi, bahkan menyembuhkan tulang yang rusak.

    14. Baik untuk Sistem Saraf

    Banyak gangguan saraf yang diketahui menunjukkan hasil positif karena penggunaan daun kelor. Konsentrasi tinggi vitamin E dan C dari daun ini memerangi degenerasi saraf. Orang-orang yang menderita migrain atau sakit kepala berulang bisa mengkonsumsi daun ini secara rutin.

    15. Meningkatkan Pembakaran Lemak

    Daun kelor dapat meningkatkan pembakaran lemak dalam tubuh tanpa menghabiskan cadangan energi. Hal ini membuat orang yang mengkonsumsinya merasa ringan namun ternutrisi. Daun bisa ini mengurangi nafsu makan dan meningkatkan metabolisme.

    Patut diketahui, manfaat daun kelor yang kaya akan nutrisi bersifat menjaga kesehatan dan membantu proses penyembuhan. Kosumsi daun kelor harus dibarengi pola hidup sehat setiap hari.

    (row/row)



    Sumber : food.detik.com

  • 9 Manfaat Jeruk Nipis untuk Kesehatan Tubuh dan Kulit

    Jakarta

    Jeruk nipis dikenal dengan khasiat yang besar untuk kesehatan tubuh. Buah berukuran kecil ini sudah digunakan sejak zaman dahulu sebagai penyedap dan obat alami.

    Selain itu, jeruk nipis juga memiliki manfaat untuk kesehatan kulit. Jadi, selain mendapat efek segar dari jeruk nipis, ada banyak manfaat yang didapat.

    Manfaat Jeruk Nipis

    Jeruk nipis mengandung berbagai nutrisi yang bisa meningkatkan kekebalan tubuh, mengurangi kemungkinan terkena penyakit jantung hingga meningkatkan kesehatan kulit. Berikut penjelasannya.


    1. Memiliki Sifat Detoksifikasi

    Jeruk nipis mempunyai sifat detoksifikasi yang membantu membersihkan tubuh dari racun dan limbah. Menurut buku Jeruk Nipis: Manfaat, Penggunaan dan Resep oleh Tresno Saras, senyawa aktif dalam jeruk nipis bisa merangsang detoksifikasi dalam hati dan menciptakan lingkungan internal yang sehat.

    2. Mengurangi Radikal Bebas

    Senyawa antioksidan dalam jeruk nipis membantu melawan kerusakan sel akibat radikal bebas dalam tubuh. Khasiat ini bisa membantu melindungi tubuh dari berbagai penyakit degeneratif, seperti kanker, jantung dan penuaan dini.

    Jeruk nipis bisa membantu menurunkan berat badan. Hal ini berkat kandungan seratnya yang tinggi, sehingga membantu meningkatkan rasa kenyang, mengurangi keinginan makan berlebihan dan meningkatkan metabolisme. Jeruk ini juga cocok untuk diet rendah kalori.

    4. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

    Vitamin C sangatlah penting untuk menjaga kesehatan dari penyakit. Menurut WebMd, mengonsumsi jeruk nipi yang tinggi vitamin C secara teratur bahkan bisa membantu mencegah flu biasa.

    5. Meningkatkan Kesehatan Kulit

    Jeruk nipis dapat berkhasiat untuk meningkatkan kesehatan kulit. Buah ini kaya akan vitamin C yang diperlukan untuk membuat kolagen, protein yang menjaga kulit tetap kencang.

    Mengutip Healthline, sebuah penelitian dilakukan kepada lebih dari 4.000 wanita. Hasilnya menemukan bahwa mereka yang mengonsumsi lebih banyak vitamin C memiliki risiko lebih rendah memiliki kulit keriput dan kering seiring bertambahnya usia.

    6. Mengurangi Risiko Penyakit Jantung

    Penyakit jantung menjadi penyebab utama kematian di seluruh dunia. Penelitian menunjukkan bahwa jeruk nipis bisa mengurangi beberapa faktor risiko penyakit ini .

    Jeruk nipis kaya akan vitamin C yang membantu menurunkan tekanan darah tinggi. Sedangkan tekanan darah tinggi sendiri merupakan faktor risiko utama penyakit jantung.

    7. Mencegah Batu Ginjal

    Batu ginjal merupakan kristal mineral kecil yang sering terasa sakit saat dikeluarkan. Batu ginjal bisa terbentuk ketika urin sangat pekat atau kamu memiliki kadar mineral pembentuk batu yang tinggi, seperti kalsium dalam urin.

    Jeruk nipis mengandung asam sitrat yang tinggi. Kandungan ini bisa mencegah batu ginjal dengan meningkatkan kadar sitrat dan mengikat mineral pembentuk batu dalam urin.

    8. Meningkatkan Penyerapan Zat Besi

    Zat besi merupakan nutrisi penting yang dibutuhkan untuk membuat sel darah merah dan mengangkut oksigen ke tubuh. Kadar zat besi dalam darah yang rendah bisa menyebabkan anemia defisiensi besi.

    Orang yang menjalani pola makan vegan atau vegetarian memiliki risiko anemia defisiensi besi lebih tinggi. Sebab, produk nabati mengandung zat besi yang tidak bisa diserap dengan baik seperti zat besi yang ada dalam produk hewani. Makanan tinggi vitamin C seperti jeruk nipis bisa membantu mencegah anemia defisiensi besi dengan meningkatkan penyerapan zat besi dari makanan nabati.

    Kanker adalah penyakit yang ditandai dengan pertumbuhan sel yang tidak normal. Buah jeruk mengandung senyawa yang dikaitkan dengan penurunan risiko kanker tertentu. Flavonoid dalam jeruk nipis bisa membantu menghentikan ekspresi gen yang mendorong perkembangan kanker. Sebuah penelitian juga menunjukkan bahwa jeruk bisa menekan pertumbuhan atau penyebaran kanker usus besar, tenggorokan, pankreas, payudara, sumsum tulang, limfoma dan sel kanker lainnya.

    Kandungan Jeruk Nipis

    Kandungan gizi dari jeruk nipis yang bermanfaat bagi kesehatan begitu banyak. Mengutip repository Unimus, berikut kandungan gizi dalam tiap 100 gram buah jeruk nipis.

    • Kalori (37,00 kal)
    • Protein (0,80 g)
    • Lemak (0,10 g)
    • Karbohidrat (12,30 g)
    • Kalsium (40,00 mg)
    • Fosfor (22,00 mg)
    • Zat Besi (0,60 mg)
    • Vitamin B1 (0,04 mg)
    • Vitamin C (27,00 mg)
    • Air (86,00 mg)
    • Hidrat arang (12,4 g).

    Kandungan lainnya dalam jeruk nipis adalah vitamin A, belerang, asam sitrat, glikosida, minyak atsiri (meliputi aldehid, aktilaldehid, linalin asetat, geranil asetat, dan kadinen. Selain itu jeruk nipis juga mengandung senyawa saponin dan flavonoid, yaitu hesperidin (hesperetin 7 rutinoside), tangeritin, naringin, eriocitrin, dan eriocitrocide.

    Itulah berbagai manfaat jeruk nipis, mulai dari mencegah berbagai penyakit dalam hingga menjaga kulit tetap kencang. Konsumsi jeruk nipis harus dibarengi pola hidup sehat, sehingga manfaatnya bisa diperoleh tubuh secara maksimal.

    (row/row)



    Sumber : food.detik.com

  • Tanaman Obat Beragam Khasiat yang Wajib Ditanam di Rumah


    Jakarta

    Tanaman obat atau tanaman herbal merupakan jenis tanaman yang mengandung khasiat untuk menyembuhkan penyakit. Tanaman obat sudah dipakai sejak dulu dalam berbagai tradisi pengobatan di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

    Tak seperti obat yang dijual di apotek, tanaman obat lebih alami dan tanpa bahan kimia. Oleh karena itu, keamanan dalam mengonsumsinya jauh lebih terjamin.

    Selain rempah-rempah, Indonesia juga kaya akan tanaman obat. Tanaman obat ini bisa ditanam sendiri di rumah sehingga memudahkan jika diperlukan sewaktu-waktu. Dengan menanamnya di rumah, tanaman obat bisa langsung diolah untuk mengatasi berbagai gejala penyakit yang sedang dialami.


    Jenis-Jenis Tanaman Obat yang Wajib Ditanam di Rumah

    Ada berbagai jenis tanaman obat yang bisa kamu tanam di rumah. Melansir Halodoc, Kamis (1/2/2024), berikut beberapa jenis tanaman obat yang bisa kamu tanam di halaman rumah.

    Bawang Putih

    Bawang putih (Allium sativum) adalah tanaman umbi yang sering digunakan sebagai bumbu dalam masakan. Namun, bawang putih juga memiliki banyak manfaat kesehatan, lho!

    Adapun beberapa khasiat bawang putih untuk kesehatan adalah sebagai berikut.

    Meningkatkan kekebalan tubuh. Bawang putih mengandung senyawa antibakteri, antiviral, dan antioksidan senyawa yang bisa memperkuat sistem kekebalan tubuh.

    Menurunkan tekanan darah. Studi Effects of Allium sativum (garlic) on systolic and diastolic blood pressure in patients with essential hypertension yang dipublikasikan Pakistan Journal of Pharmaceutical Sciences menyebutkan, mengonsumsi 600 hingga 1.500 miligram ekstrak bawang putih dalam 24 minggu efektif menurunkan tekanan darah.

    Menurunkan kolesterol. Senyawa allicin dalam bawang putih bisa membantu menghambat produksi kolesterol di hati.

    Efek antioksidan. Antioksidan, seperti flavonoid dan belerang membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.

    Mengurangi risiko sakit jantung. Zat allicin dalam bawang putih juga bisa membantu melindungi jantung dengan meningkatkan aliran darah ke jantung.

    Kamu bisa menanam bawang putih di halaman atau di dalam pot sesuai ketersediaan lahan di rumahmu. Selain bisa memenuhi kebutuhan dapur, kesehatan penghuni rumah pun bisa terjaga dengan adanya ketersediaan bawang putih di rumah.

    Serai

    Tanaman obat berikutnya adalah erai atau lemongrass yang memiliki aroma segar. Daun dan batang serai digunakan dalam berbagai hidangan untuk memberikan rasa khas.

    Kamu juga bisa lho menggunakan serai sebagai obat herbal. Adapun beberapa manfaat serai bagi kesehatan adalah sebagai berikut.

    Sifat antimikroba. Senyawa citronellol dan geraniol bersifat antimikroba. Khasiatnya melawan pertumbuhan bakteri, virus, dan jamur yang memicu infeksi dalam tubuh.

    Pemeliharaan sistem pencernaan. Serai memiliki sifat karminatif, yang membantu meredakan kembung, perut kembung, dan masalah pencernaan lainnya.

    Sifat antipiretik. Sifat antipiretik di dalamnya bisa membantu menurunkan demam dan meningkatkan kenyamanan selama sakit.

    Menjaga kesehatan kulit. Ekstrak serai sering digunakan dalam produk perawatan kulit karena sifatnya yang bisa membersihkan, mengencangkan, dan menghidrasi kulit.

    Mengurangi stres dan meningkatkan kualitas tidur. Aroma serai memiliki efek menenangkan yang bisa membantu mengurangi stres, kecemasan, dan meningkatkan kualitas tidur.

    Ceplikan

    Ceplikan (Blumea balsamifera) adalah sejenis tanaman herbal dengan batang tegak dan tumbuh subur di daerah tropis dan subtropis, termasuk di Indonesia. Bentuknya lonjong, berwarna hijau, dan memiliki aroma yang khas.

    Ada pun beberapa khasiat ceplikan bagi kesehatan adalah sebagai berikut.

    Antiinflamasi: Sifat antiinflamasi pada ceplikan bisa membantu mengurangi nyeri dan pembengkakan pada pengidap arthritis, nyeri otot, atau gangguan pernapasan.

    Antiseptik. Ekstrak daun bersifat antiseptik yang bisa membantu mencegah infeksi pada luka atau luka bakar.

    Antipiretik. Tanaman bisa digunakan untuk menurunkan demam dan mengurangi suhu tubuh akibat infeksi.

    Bersifat ekspektoran. Khasiatnya bisa membantu meredakan batuk dan mempermudah pengeluaran dahak.

    Meringankan gangguan pencernaan. Ceplikan bisa membantu mengurangi ketidaknyamanan dan memulihkan keseimbangan pencernaan.

    Lidah Buaya

    Lidah buaya (Aloe vera) adalah sejenis tanaman berdaun tebal dengan gel transparan di dalam daunnya. Tumbuhan ini tumbuh subur di daerah tropis dan subtropis, salah satunya di Indonesia.

    Selain untuk menyuburkan rambut, lidah buaya juga memiliki sejumlah manfaat bagi kesehatan seperti di bawah ini.

    Perawatan kulit. Studi Effects of low‐dose Aloe sterol supplementation on skin moisture, collagen score and objective or subjective symptoms: 12‐week, double‐blind, randomized controlled trial yang dipublikasikan dalam Hindawi menemukan, mengonsumsi 40 mikrogram aloe sterol per hari selama 12 minggu meningkatkan elastisitas kulit pada pria di bawah usia 46 tahun.

    Mengobati luka bakar. Lidah buaya memiliki sifat pendinginan yang bisa membantu meredakan rasa sakit dan mempercepat penyembuhan luka bakar ringan.

    Mengatasi jerawat. Kandungan antiinflamasi dan antibakteri dalam lidah buaya bisa membantu mengurangi kemerahan dan peradangan yang terkait dengan jerawat.

    Menyehatkan rambut. Gel lidah buaya bisa membantu mengatasi masalah kulit kepala seperti ketombe, mengurangi kerontokan rambut, dan menjaga rambut sehat serta berkilau.

    Menjaga kesehatan mulut. Lidah buaya memiliki sifat antimikroba yang membantu mengurangi pertumbuhan bakteri dalam mulut.

    Lengkuas

    Lengkuas atau laos (Alpinia galanga) adalah tanaman yang termasuk dalam keluarga jahe-jahean. Akar tanaman ini digunakan sebagai rempah-rempah dalam masakan dan pengobatan tradisional.

    Berikut adalah beberapa manfaat dan kegunaan lengkuas bagi kesehatan.

    Meningkatkan kesehatan pencernaan. Lengkuas bersifat karminatif, yang membantu meredakan masalah pencernaan seperti kembung dan mual.

    Antiinflamasi dan analgesik. Di dalamnya mengandung senyawa seperti gingerol dan flavonoid yang memiliki sifat antiinflamasi dan analgesik.

    Menjaga kesehatan jantung. Caranya dengan mengurangi kadar kolesterol jahat dan trigliserida dalam darah.

    Sifat antimikroba. Sifat ini bisa membantu melawan pertumbuhan bakteri, virus, dan jamur merugikan dalam tubuh.

    Efek positif pada kesehatan otak. Senyawa ini terjadi berkat efek neuroprotektif dan bisa membantu meningkatkan fungsi kognitif otak.

    Jeruk Nipis

    Jeruk nipis (Citrus aurantifolia) adalah salah satu jenis jeruk berkulit hijau yang memiliki rasa yang asam dan aroma yang segar. Jenis buah ini banyak tumbuh di daerah tropis, seperti Indonesia.

    Jeruk nipis memiliki banyak manfaat dan kegunaan bagi kesehatan, lho! Berikut manfaatnya.

    Sumber vitamin C. Jenis vitamin ini berperan penting dalam menjaga sistem kekebalan tubuh yang sehat. Selain itu, nutrisi juga memproduksi kolagen, penyerapan zat besi, dan perbaikan jaringan tubuh.

    Pencernaan yang sehat. Kandungan asamnya bisa membantu merangsang produksi enzim pencernaan dan meningkatkan pergerakan usus. Ini bisa mencegah sembelit dan masalah pencernaan lainnya.

    Detoksifikasi tubuh. Jeruk nipis bersifat detoksifikasi yang bisa membantu membersihkan tubuh dari racun dan limbah.

    Penurun berat badan. Buah ini mengandung tinggi serat dan rendah kalori yang bisa membantu meningkatkan rasa kenyang serta mengontrol nafsu makan.

    Meningkatkan penyerapan zat besi. Khasiat ini terjadi berkat kandungan vitamin C di dalam buah.

    Daun Mint

    Daun mint memiliki warna hijau terang dengan bau khas yang menyegarkan. Daun mint memiliki sifat antibakteri, antiinflamasi, dan antijamur. Tak heran, daun ini memiliki sejumlah khasiat bagi kesehatan tubuh.

    Adapun beberapa manfaat daun mint bagi kesehatan adalah sebagai berikut.

    Menyehatkan pencernaan. Tanaman ini bersifat menyejukkan dan bisa membantu masalah pencernaan, seperti kram perut dan penumpukan gas.

    Pilek dan batuk. Peppermint memiliki sifat ekspektoran, antitussive, dan dekongestan yang bisa membantu meredakan batuk dan pilek.

    Sakit kepala. Ini memberikan efek yang menenangkan pada sakit kepala, terutama sakit kepala tegang atau sakit kepala migrain.

    Napas segar. Kandungan minyak atsiri dalam peppermint memberikan rasa segar yang menyegarkan mulut dan menghilangkan bau napas.

    Kesehatan kulit. Di dalamnya bersifat antipruritik dan antiinflamasi yang bisa membantu meredakan gatal-gatal, iritasi, dan peradangan pada kulit.

    Kemangi

    Kemangi (Ocimum basilicum) adalah sejenis tanaman memiliki aroma yang khas dan rasa sedikit manis. Tak hanya menjadi lalapan, tanaman ini kaya akan senyawa aktif, termasuk minyak esensial, antioksidan, vitamin, dan mineral, yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

    Adapun beberapa manfaat kemangi bagi kesehatan adalah sebagai berikut.

    Menyehatkan saluran pencernaan. Daun kemangi bersifat karminatif dan digestif, yang bisa membantu meredakan masalah pencernaan. Misalnya, perut kembung dan mual.

    Menjaga kesehatan jantung. Khasiat ini terjadi karena senyawa seperti beta-karoten dan magnesium.

    Menenangkan pikiran dan mengurangi stres. Aroma daun bersifat menenangkan dan bisa membantu mengurangi stres serta meningkatkan suasana hati.

    Menyegarkan napas. Di dalamnya bersifat antibakteri yang bisa membantu mengurangi bau mulut dan menyegarkan napas.

    Sumber antioksidan. Kemangi mengandung senyawa antioksidan, seperti eugenol dan linalool. Zat ini membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.

    Brotowali

    Brotowali (Tinospora crispa) adalah sejenis tanaman merambat yang juga dikenal dengan nama “mengkudu bumi” atau “bittervine” dalam bahasa Inggris. Bagian yang paling umum digunakan dari brotowali adalah batang dan daunnya.

    Berikut beberapa manfaat brotowali bagi kesehatan tubuh.

    Menjaga kesehatan hati. Brotowali memiliki sifat hepatoprotektif, yang berarti bisa melindungi dan mendukung kesehatan hati.

    Meningkatkan kekebalan tubuh. Di dalamnya bersifat imunomodulator, yang bisa membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

    Antiinflamasi. Tanaman bersifat antiinflamasi yang bisa membantu mengurangi peradangan dalam tubuh.

    Antidiabetes. Brotowali bisa membantu mengatur kadar gula darah dengan meningkatkan sensitivitas insulin dan mengurangi resistensi insulin.

    Antioksidan, Tanaman bisa membantu melawan kerusakan akibat radikal bebas dalam tubuh. Caranya dengan melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat stres oksidatif.

    Jahe

    Jahe (Zingiber officinale) adalah tanaman rimpang yang tumbuh di daerah tropis, termasuk di Indonesia. Rempah ini biasa dikonsumsi dalam bentuk teh, minuman jahe hangat, atau sebagai bumbu masakan.

    Adapun beberapa manfaat jahe bagi kesehatan adalah sebagai berikut.

    Antiinflamasi dan analgesik. Di dalamnya mengandung senyawa gingerol yang berperan dalam mengurangi peradangan dan meredakan nyeri.

    Meningkatkan kekebalan tubuh. Khasiat ini terjadi berkat kandungan gingerol, shogaol, dan zingeron yang bersifat antimikroba serta antioksidan.

    Mengatasi mual dan muntah. Tanaman herbal ini efektif meredakan mual dan muntah. Termasuk yang terkait dengan mabuk perjalanan, mual kehamilan, atau efek samping dari kemoterapi.

    Meredakan nyeri sendi. Kandungan antiinflamasi dalam jahe bisa membantu meredakan nyeri pada sendi yang terkait dengan kondisi seperti osteoarthritis atau rheumatoid arthritis.

    Mengurangi kolesterol. Penelitian berjudul The effect of ginger ( Zingiber officinale) on improving blood lipids and body weight; A systematic review and multivariate meta-analysis of clinical trials yang dipublikasikan Current Pharmaceutical Design menemukan, mengonsumsi jahe secara signifikan mengurangi trigliserida dan kolesterol jahat, sekaligus meningkatkan kolesterol jahat. Dosis penggunaan kurang dari 1.500 miligram per hari.

    Demikianlah beberapa jenis tanaman obat yang bisa kamu tanam di halaman rumah. Dengan menanam tanaman obat tersebut, kamu tidak perlu kesulitan untuk mendapatkannya saat dibutuhkan. Semoga informasinya bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke tanya@detikproperti.com dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Tanaman Hias yang Cocok untuk Kamar Tidur dan Manfaatnya


    Jakarta

    Sekarang tengah marak dekorasi kamar dengan tanaman di dalamnya. Tanaman ini bukan tanaman hias yang berbunga, melainkan tanaman hijau yang bisa menambah kesan adem di kamar.

    Namun, kamu perlu mengetahui tidak semua tanaman bisa diletakkan di dalam ruangan. Sebab, karbon dioksida (CO2) yang dihasilkan tanaman pada malam hari, bisa terhirup oleh kamu saat tidur. Sementara manusia hanya memerlukan oksigen.

    Mengutip dari Leaf Envy, Selasa (16/7/2024), ada beberapa tanaman yang dapat menyerap karbon dioksida dan melepaskan oksigen melalui fotosintesis. Meskipun begitu, tidak semua tanaman berbahaya, ada pula tanaman yang tetap aman diletakkan di dalam ruangan seperti di kamar. Sebab, jumlah karbon dioksida yang dilepaskan oleh tanaman di malam hari itu dalam jumlah sedikit. Alhasil, tidak ada dampak signifikan pada kadar oksigen kamar tidur kamu.


    Tanaman yang Bisa Diletakkan di Kamar

    1. Lidah buaya

    Lidah buaya atau aloe vera kerap digunakan sebagai tanaman obat karena kaya manfaat. Ternyata tanaman ini boleh diletakkan di ruangan seperti kamar karena melepaskan oksigen di malam hari dan disebut sebagai kualitas pemurni udara alami.

    2. Lavender

    Nama tanaman satu ini sudah tidak asing karena banyak pengharum ruangan memakai wewangian dari bunga ini. Ternyata tanaman lavender yang asli bisa diletakkan di dalam ruangan karena dia meninggalkan aroma yang dapat membantu meningkatkan tidur dan mengurangi tingkat kecemasan.

    3. Lidah Mertua

    Bentuknya mirip dengan lidah buaya, tetapi tanaman ini berbeda. Tanaman jenis ini bisa membuat udara dalam ruangan menjadi lebih segar dan sehat.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Tanaman Ampuh Pengusir Tikus dan Nyamuk


    Jakarta

    Mengusir hewan pengganggu di rumah, seperti nyamuk, lalat, hingga tikus bisa dilakukan dengan bahan alami berupa tanaman. Beberapa tanaman tersebut bisa ditanam juga di rumah.

    Untuk mengusir hewan pengganggu tersebut bisa dilakukan dengan beberapa tanaman ini, sehingga bisa meminimalisir obat semprot yang terkadang juga tidak baik untuk manusia. Lantas tanaman apa saja yang dipakai untuk mengusir hewan pengganggu di rumah?

    detikcom sudah merangkumnya dari berbagai sumber. Berikut ini informasinya.


    Lavender

    Bunga lavender.Bunga lavender. Foto: iStock/John Gonzales Buenaposada

    Dilansir dari detikJogja yang mengutip buku Tanaman Pengusir & Pembasmi Nyamuk oleh Agus Kardinan serta Tanaman Obat & Ramuan Tradisional untuk Mengatasi Demam Berdarah Dengue oleh Suharmiati dan Lestari Handayani, disebutkan bahwa aroma bunga lavender bisa mengusir dan mencegah gigitan nyamuk.

    Untuk menggunakannya, bisa menggosok langsung bunga lavender ke tubuh untuk mencegah gigitan nyamuk. Minyak lavender sering digunakan dalam aromaterapi dan sebagai bahan dasar lotion anti nyamuk. Aroma bunga lavender yang kuat efektif untuk mengusir nyamuk tanpa perlu proses tambahan, cukup menggosokkan bunga ini ke kulit untuk menghindari gigitan nyamuk.

    Tak hanya nyamuk, lavender juga bisa mengusir serangga lainnya, seperti lalat, kumbang, hingga kutu. Bahkan, kucing juga tidak menyukai aroma lavender, sehingga cocok bagi kamu yang rumahnya tidak ingin didatangi kucing liar.

    Serai Wangi

    Lemongrass or Lapine or Lemon grass or West Indian or Cymbopogon citratus were planted on the ground. It is a shrub, its leaves are long and slender green. It is an herb which was made into food and medicine.Lemongrass or Lapine or Lemon grass or West Indian or Cymbopogon citratus were planted on the ground. It is a shrub, its leaves are long and slender green. It is an herb which was made into food and medicine. Foto: Getty Images/iStockphoto/Nanniie_iiuu

    Serai juga menjadi tanaman yang tidak disukai oleh nyamuk. Batang dan daun serai wangi tidak hanya digunakan sebagai bumbu masak dan bahan jamu, tetapi juga efektif sebagai pengusir nyamuk.

    Serai wangi mengandung zat aktif seperti geraniol, metilheptenon, terpen, terpene-alcohol, asam organik, dan sitronelal. Zat sitronelal memiliki sifat racun kontak yang menyebabkan nyamuk kehilangan cairan secara berkelanjutan, sehingga mengakibatkan dehidrasi dan kematian.

    Dilansir dari Tom’s Guide, aroma tanaman serai juga tidak begitu disukai oleh kucing karena terlalu kuat. Dengan menanam serai di halaman, juga bisa mencegah kucing masuk ke dalam rumah.

    Geranium

    Bunga geranium.Bunga geranium. Foto: iStock/ph2212

    Tanaman selanjutnya adalah geranium. Tanaman ini bisa mengeluarkan aroma harum yang tidak disukai nyamuk.

    Minyak atsiri yang dihasilkan dari daun geranium mengandung geraniol dan sitronelol yang efektif sebagai bahan pestisida nabati. Kandungan ini memberikan bau harum yang juga berfungsi sebagai antiseptik dan penolak nyamuk.

    Tak hanya nyamuk, aroma tanaman ini juga tidak disukai oleh kucing. Belum lagi daunnya yang berduri membuat kucing enggan melewati halaman yang terdapat bunga geranium.

    Marigold

    Orange marigold flowers.Orange marigold flowers. Foto: Getty Images/schnuddel

    Dikutip dari Mirror, Pakar Hewan dari Glenlivet Wildlife, Sam Bryant menyebutkan ada beberapa yang tidak disukai tikus, salah satunya marigold.

    “Marigold mengeluarkan bau yang tidak sedap bagi tikus. (bunga lily) karena wanginya yang kuat. Dengan menanamnya di samping sayuran atau bunga dapat memberikan perlindungan tambahan (pada tanaman),” jelas Sam.

    Tak hanya itu, aroma marigold juga tidak disukai oleh beberapa serangga. Dilansir dari House Beautiful, Aroma marigold bisa menghalangi lalat, agas, nyamuk, dan pengusir hama.

    Itulah beberapa tanaman yang bisa mengusir hewan pengganggu di rumah. Semoga bermanfaat!

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tips Jitu Merawat Tanaman Biar Rumah Asri dan Ramah Lingkungan


    Jakarta

    Merawat tanaman bisa membuat suasana rumah menjadi lebih asri dan nyaman. Lebih dari itu, mempunyai tanaman di rumah turut membantu konservasi lingkungan.

    Penggiat Lingkungan dan Pendiri Rumah SOPAN, Sony Teguh Trilaksono menyebut memelihara tanaman adalah salah satu cara mengimbangi lingkungan hidup. Sebab, manusia membutuhkan oksigen yang dihasilkan oleh tanaman.

    Sony sendiri mempunyai lebih dari 400 tanaman di pekarangan rumahnya. Selain karena hobi, ia merasa tanaman membuat suasana rumah terasa lebih teduh.


    “Jadi kami di sini sekarang kenapa teduh ya? Karena banyak oksigen. Jadi makin banyak pohon, banyak oksigen. Jadi selain kita hobi, juga untuk menerapkan konservasi lingkungan di rumah ini,” ujar Sony kepada detikcom di Rumah SOPAN, Jatimakmur, Pondok Gede, Bekasi belum lama ini.

    Koleksi Tanaman Rumah SOPANKoleksi Tanaman Rumah SOPAN Foto: 20detik

    Menurutnya, setiap rumah harus memelihara tanaman. Terlebih karena penebangan pohon masih marak terjadi.

    “Indonesia ini kan sekarang penebangan pohon luar biasa ya, jadi harus kita lakukan,” katanya.

    Ia pun membagikan sejumlah tips merawat tanaman di rumah. Yuk, simak penjelasan berikut ini.

    Tips Merawat Tanaman

    1. Setiap Penghuni Merawat Tanaman

    Sony menyarankan agar setiap penghuni rumah harus menanam atau merawat tiga sampai lima pohon di rumah. Ia mendapatkan angka itu karena lima pohon dapat memenuhi kebutuhan oksigen satu orang, sehingga menggunakan angka sebaliknya.

    “Pokoknya di rumah itu harus menanam. Jadi kalau jumlahnya kayak segini, jumlah orang di rumah satu, ya jadi satu kali lima pohon.

    2. Pelihara Aneka Jenis Tanaman

    Lalu, ada baiknya sebuah rumah mempunyai beraneka jenis tanaman. Ia sendiri mempunyai empat jenis tanaman di rumah, yakni tanaman buah, tanaman sayur-sayuran, tanaman obat, dan tanaman pencegah polusi.

    3. Maksimalkan Ruang

    Kalau kamu punya lahan yang sempit atau tidak punya pekarangan, memaksimalkan ruang dengan menanam tanaman di pot. Kamu bisa menaruh pot ini di mana saja, termasuk tembok dan atap rumah.

    Tanaman di Tembok Rumah SOPANTanaman di Tembok Rumah SOPAN Foto: 20detik

    “Jadi kalau ada alasan ‘kami tidak bisa menanam’ itu hanya alasan. Sebetulnya yang bisa kita tahu semua bisa. Kita menanam di genteng, di tembok, di taman, di pot kecil. Kita semuanya bisa menanam asal ada kemauan,” jelasnya.

    4. Cukupi Kebutuhan Tanaman

    Pastikan kamu memenuhi kebutuhan dasar tanaman, yakni cahaya matahari, kesuburan tanah, dan kecukupan air. Lalu, pilih tanaman dengan bibit unggul dan penuhi nutrisinya dengan pupuk.

    “Yang jelas (penuhi) air, matahari, terus (kesuburan) tanah, media tanah, pupuk sama pemilihan bibit dulu itu penting sekali,” ungkapnya.

    5. Kepedulian Terhadap Tanaman

    Kemudian, Sony menyebut rasa sayang dan peduli terhadap tanaman juga penting. Dengan begitu, kamu akan lebih memperhatikan kebutuhan tanaman. Jika ada masalah pada tanaman, maka segera diatasi.

    “Pertama adalah peduli kepada pohon kita yang ada, kemudian kita juga kasih sayang. Jadi alhamdulillah lihat pohon kita kan nggak ada yang mati kan. Saya mencoba (kalau) ada pohon yang kuning, saya potongin dulu,” tuturnya.

    “Kuncinya itu aja. Awal dari kasih sayang. Kasih sayang dan peduli kepada pohon kita,” ungkapnya,” pungkasnya.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Banyak Khasiat, 5 Jenis Tanaman Herbal Ini Bisa Ditanam di Rumah!


    Jakarta

    Jika kamu butuh tanaman di rumah yang bermanfaat untuk kesehatan tanaman obat atau tanaman herbal bisa menjadi pilihan. Tanaman ini baik untuk dikonsumsi dan ampuh untuk menyembuhkan berbagai penyakit.

    Kamu juga bisa berhemat karena tidak perlu membeli obat di apotek setiap sakit. Cukup ambil tanaman herbal kapan pun dan sebanyak apa pun. Pengobatan herbal ini juga telah diakui sejak lama sebelum obat-obat kimia marak seperti saat ini. Bahkan obat herbal sebaiknya dikonsumsi sehari-hari untuk mencegah penyakit.

    Tanaman herbal juga mudah untuk ditanam di rumah dan bisa diletakkan di dalam rumah. Lantas, tanaman apa saja yang termasuk herbal dan bisa ditanam di rumah?


    Dilansir House and Garden, berikut tanaman herbal yang bisa ditanam di rumah.

    Jenis-Jenis Tanaman Obat yang Wajib Ditanam di Rumah

    1. Kemangi

    kemangi dalam potkemangi dalam pot Foto: istimewa

    Kemangi (Ocimum basilicum) adalah tanaman yang biasa pakai dalam makanan. Tanaman herbal ini bisa ditanam sendiri di rumah bahkan di dalam ruangan. Tempat yang cocok untuk menempatkan kemangi adalah jendela yang mendapatkan banyak matahari. Kamu harus sering menyiram tanaman ini karena kemangi menyukai tanah yang lembap tetapi tidak begitu basah.

    Manfaat dari kemangi jika dikonsumsi adalah dapat menyehatkan saluran pencernaan termasuk perut kembung dan mual, menjaga kesehatan jantung, menenangkan pikiran dan mengurangi stres, menyegarkan napas, hingga sumber antioksidan.

    2. Daun Salam

    daun salamdaun salam Foto: iStock

    Jika kamu butuh tanaman yang ukurannya besar, kamu bisa menanam daun salam di halaman rumah. Pastikan lokasinya banyak mendapat sinar matahari. Daun salam selain bagus untuk kesehatan juga bisa dikonsumsi bersama makanan sehari-hari di rumah.

    Tanaman ini bisa mencegah pikun, meningkatkan kekebalan tubuh, mempercepat penyembuhan luka, mencegah kanker, dan lainnya.

    3. Bawang Putih

    Tanaman bawang putihTanaman bawang putih Foto: Getty Images/iStockphoto/Copit

    Bawang putih adalah salah satu tanaman atau bumbu dapur yang dibutuhkan di rumah. Biasanya digunakan sebagai penambah aroma dan rasa pada makanan. Cara menanam bawang putih di rumah bisa di tanah atau dalam pot.

    Adapun beberapa khasiat bawang putih dapat meningkatkan kekebalan tubuh, menurunkan tekanan darah, menurunkan kolesterol, melindungi dari radikal bebas, dan masih banyak lagi.

    4. Daun Mint

    A stock photo of a healthy green mint plant growing in a small planter.A stock photo of a healthy green mint plant growing in a small planter. Foto: iStock

    Daun mint bisa kamu temukan di dalam banyak bentuk, mulai dari makanan, minuman, produk kebersihan, hingga produk kecantikan. Hal ini dikarenakan daun mint memiliki sifat antibakteri, antiinflamasi, dan antijamur. Tidak hanya itu, daun mint juga bisa mengusir beberapa serangga di rumah seperti semut, kecoa, dan nyamuk.

    Cara menanam daun mint juga cukup mudah karena bisa di dalam pot. Pastikan tanaman ini terkena sinar matahari dan pot tersebut memiliki lubang drainase yang baik.

    5. Serai

    Tips memasak dengan seraiTips memasak dengan serai Foto: Getty Images/iStockphoto

    Serai adalah salah satu tanaman herbal yang bisa ditanam di rumah. Bentuknya seperti rumput, tetapi batangnya kaya akan manfaat. Mulai dari antimikroba, baik untuk sistem pencernaan, bagus untuk kulit, mengurangi stres, meningkatkan kualitas tidur, dan masih banyak lagi.

    Serai bisa ditanam di dalam pot atau lahan. Tanaman ini bisa tumbuh di lahan seluas 800 cm hingga 1,2 meter. Kamu harus rutin menyiram serai 1-2 hari sekali. Pastikan tanahnya tidak begitu lembap atau terlalu kering.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Tanaman Hias yang Ampuh Serap Kelembapan, Rumah Bisa Bebas dari Jamur


    Jakarta

    Kelembapan merupakan salah satu masalah yang kerap ditemukan di rumah, tetapi jarang disadari oleh penghuni. Sebab, kelembapan ini tidak terlihat, bahkan tanda-tandanya baru disadari ketika bangunan sudah terdampak.

    Masalah yang ditimbulkan kelembapan banyak sekali. Menurut Head of Marketing PTICI Paints Indonesia, Niluh Putu Ayu Setiawati, salah satu dampaknya adalah bisa menyebabkan cat dinding di rumah cepat rusak dan mengelupas karena terjadi pengkristalan garam alkali (efflorescence) adalah munculnya bubuk kapur putih pada permukaan dinding beton atau bata. Selain itu, bisa juga menyebabkan munculnya jamur hitam atau black mold pada plafon dan dinding yang bahaya bagi kesehatan.

    Kelembapan juga bisa mempengaruhi kesehatan penghuninya dan memicu beberapa penyakit pernapasan, seperti asma, alergi, sinusitis, dan masih banyak lagi.


    Oleh karena itu, banyak ahli menyarankan agar setiap rumah menginvestasikan membeli alat penyerap kelembapan daripada berobat ke rumah sakit. Selain itu, ada solusi lain yang lebih ramah lingkungan, sehat, dan ada manfaat lainnya yang tak akan ditemukan pada alat canggih sekalipun yakni dengan meletakkan tanaman yang dapat menyerap kelembapan.

    Dilansir House Beautiful, berikut beberapa jenis tanaman yang bisa menyerap kelembapan di rumah.

    1. Anggrek

    Ilustrasi anggrekIlustrasi anggrek Foto: Getty Images/Siarhei Khaletski

    Tanaman hias yang jenisnya sudah ada sejak 2 abad yang lalu, dapat tumbuh di lingkungan lembap. Namun, kelembapannya pun yang tidak terlalu basah karena apabila terlalu basah justru membuat akarnya menjadi cepat busuk. Di pasaran, tanaman ini memiliki banyak jenis dan warna sehingga pemilik rumah memiliki pilihan untuk merawat berbagai jenis anggrek. Selain bermanfaat, anggrek juga memiliki tampilan yang indah sehingga cocok untuk dipajang di rumah atau dijadikan hadiah yang berharga.

    2. Pakis

    A plant of Blue Star fern (Phlebodium aureum), a fancy houseplant, on the floor in a house near a window.A plant of Blue Star fern (Phlebodium aureum), a fancy houseplant, on the floor in a house near a window. Foto: Getty Images/iStockphoto/silvia cozzi

    Tanaman pakis memiliki banyak sekali jenis. Salah satu yang memiliki kemampuan untuk menyerap kelembapan adalah pakis bintang biru yang memiliki daun yang lebar. Pakis satu ini tidak memiliki bunga, hanya berupa dedaunan hijau. Bentuknya yang rimbun dan panjang sangat cocok sebagai hiasan di rumah terutama di ruang tamu. Tanaman ini bisa membuat tampilan ruangan menjadi lebih hijau dan sejuk.

    3. Peace Lily

    Ilustrasi peace lilyIlustrasi peace lily Foto: Getty Images/iStockphoto/little_honey

    Peace Lily merupakan tanaman hias yang memiliki bunga berwarna putih seperti kuncup. Tanaman cantik ini bukan hanya menarik dari segi tampilan, melainkan manfaat yang diberikan. Tanaman peace lily bisa menyerap kelembapan dan mencegah pertumbuhan jamur di rumah. Tanaman ini juga bisa diletakkan di dalam rumah sehingga dapat memberikan pasokan oksigen, menyerap kelembapan, dan mencegah adanya jamur.

    Namun, tanaman peace lily harus dijauhkan dari anak-anak dan hewan peliharaan karena apabila tidak sengaja memakan tanaman ini bisa menimbulkan efek samping seperti keracunan. Di dalam tanaman ini terdapat kandungan oksalat yang beracun.

    4. Lidah Buaya

    Aloe Vera plantAloe Vera plant Foto: Getty Images/iStockphoto/bymuratdeniz

    Siapa yang nggak kenal tanaman lidah buaya? Tanaman ini terkenal dengan segudang khasiat yang dimilikinya sebagai tanaman obat, kecantikan, hingga penyedot kelembapan. Tanaman ini juga terkenal memiliki perawatan yang mudah sehingga bisa tumbuh subur meski jarang disiram air. Lidah buaya juga bisa hidup di dalam rumah bahkan di dalam kamar mandi sekalipun.

    5. Palem

    Ilustrasi palem kuningIlustrasi palem kuning Foto: Getty Images/iStockphoto/violettaviovi

    Tanaman lainnya yang memiliki manfaat dapat menyerap udara lembap adalah palem kuning. Tanaman ini bisa tumbuh setinggi manusia dan memiliki daun yang ramping dan panjang seperti daun pohon kelapa. Meskipun daunnya tidak begitu lebar, tetapi tanaman ini sangat menyukai daerah yang lembap dan bisa menyaring udara.

    6. Lidah Mertua

    Potted plant and beautiful picture on grey chest of drawers in room, space for text. Interior designPotted plant and beautiful picture on grey chest of drawers in room, space for text. Interior design Foto: Getty Images/iStockphoto/Liudmila Chernetska

    Tanaman lidah mertua merupakan tanaman yang banyak ditemukan di Indonesia. Tanaman ini banyak dipakai untuk menyerap polusi. Namun, ada satu kegunaannya yang jarang diketahui orang, tetapi sama pentingnya yakni dapat menyerap kelembapan. Jika kamu meletakkan tanaman ini di rumah, bisa dipastikan tidak akan repot merawatnya karena lidah mertua tidak butuh banyak disiram.

    7. Spider Plant

    cat playing in spider plantcat playing in spider plant Foto: Getty Images/iStockphoto/kodachrome25

    Tanaman spider plant memiliki bentuk daun panjang dan ramping. Tanaman ini menarik karena warnanya yang cerah dan bisa diletakkan di dalam ruangan. Tanaman ini ternyata bisa menyerap kelembapan dan polutan seperti formaldehida dan xilena di rumah. Selain itu, perawatannya pun mudah sehingga cocok untuk dirawat di rumah.

    Itulah beberapa tanaman yang bisa menyerap kelembapan di rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 10 Manfaat Kembang Turi bagi Kesehatan Tubuh, Sudah Tau Belum?

    Jakarta

    Kembang turi atau Sesbania grandiflora merupakan tanaman yang tumbuh subur di wilayah Asia seperti Indonesia, Malaysia, India, dan Filipina. Bunga satu ini tidak hanya memiliki rupa yang cantik, tetapi juga menyimpan aneka manfaat.

    Selama ini, bunga turi sering dimanfaatkan sebagai bahan masakan dan obat tradisional. Kira-kira apa saja manfaat kembang turi? Yuk, langsung simak penjelasannya.

    Mengenal Kembang Turi

    Kembang turi adalah tanaman dari famili fabaceae. Umumnya, kembang turi ditanam di halaman pekarangan, pinggir jalan, dan di pematang sawah sebagai penanda batas kepemilikan lahan. Hal ini tertera dalam jurnal Kandungan Flavonoid dan Serat Sesbania grandiflora pada Berbagai Umur Bunga dan Polong yang ditulis oleh Eko Setiawan.


    Menariknya, seluruh bagian kembang turi mulai dari akar hingga bunganya dapat digunakan sebagai obat. Hal ini karena kembang turi mengandung berbagai nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh. Mengutip dari laman Keymerhealth, berikut kandungan nutrisi yang terdapat dalam 100 gram kembang turi:

    • 8,4 gram protein
    • 11,8 gram karbohidrat
    • 1,4 gram lemak
    • 2,2 gram serat
    • 1.130 mg kalsium
    • 169 mg vitamin C
    • 80 mg fosfor
    • 3,9 mg zat besi
    • 3,1 gram mineral
    • 2 mg niasin
    • 5.400 mikrogram karotin.

    10 Manfaat Kembang Turi

    Dilansir dari laman Netmeds, Annai Medical College, dan Pemerintahan Provinsi Jambi, berikut sejumlah manfaat kembang turi bagi kesehatan tubuh:

    1. Meningkatkan Imun Tubuh

    Kembang turi merupakan tanaman dengan antioksidan tinggi yang dapat mencegah kerusakan DNA dan melindungi membran sel dari paparan radikal bebas. Selain itu, bunga ini juga terbukti bermanfaat untuk meningkatkan kadar zat seng, selenium, magnesium, dan menjaga tubuh dari senyawa berbahaya seperti glutathione.

    2. Mengatasi Diabetes

    Bagian daun dari kembang turi rupanya dapat dijadikan alternatif pengobatan pada penderita diabetes. Tanaman ini mampu mengontrol kadar gula darah dan memperbaiki kerusakan sel pankreas apabila rutin dikonsumsi. Kembang turi atau agathi juga diketahui ampuh dalam mengurangi kadar kolesterol serta trigliserida.

    3. Memperkuat Tulang

    Kembang turi memiliki kadar kalsium, zat besi, dan vitamin tinggi yang bagus untuk menunjang kesehatan tulang serta mengurangi risiko osteoporosis dan radang sendi pada lansia. Konsumsi daun kembang turi secara teratur untuk mengoptimalkan kepadatan mineral tulang.

    4. Mencegah Penyakit Kanker

    Berikutnya, daun dari kembang turi mengandung sifat antioksidan dan anti radang yang berperan penting dalam menghambat pertumbuhan sel tumor. Selain itu, bunga turi juga dapat melawan sel kanker paru-paru dan mencegah timbulnya kanker usus besar.

    5. Bersifat Antimikroba

    Bagian daun dan bunga dari kembang turi memiliki sifat antioksidan dan antimikroba yang ampuh melawan infeksi jamur dan serangan radikal bebas. Kemudian, bagian akar kembang turi diketahui memiliki efek anti-tuberkulosis.

    6. Menjaga Kesehatan Kulit

    Beberapa studi menemukan bahwa kembang turi efektif untuk mengurangi peradangan dan meningkatkan kelembaban kulit. Berbicara tentang kesehatan kulit, tanaman ini mempunyai kandungan tanin dan saponin yang bisa dimanfaatkan untuk mengobati jerawat.

    7. Menyembuhkan Sariawan

    Kembang turi bisa jadi solusi obat alami untuk mengatasi masalah sariawan. Pasalnya, kembang turi mengandung vitamin C yang tentunya manjur dalam menyembuhkan sariawan. Untuk mengobati sariawan, cukup kumur-kumur menggunakan rebusan kulit batang kembang turi.

    8. Memabntu Mengatasi Masalah Pencernaan

    Sifat antimikroba dari kembang turi juga dapat mengatasi gangguan pencernaan. Karena itu, kembang turi kerap digunakan sebagai pengobatan tradisional untuk meredakan gejala diare.

    9. Mengobati Batuk

    Bunga turi yang diolah menjadi ramuan minuman bisa menjadi ekspektoran untuk mengobati batuk. Untuk membuat obat batuk, gunakan daun kembang turi merah dan ungu. Haluskan daun kembang turi lalu tambahkan perasan jeruk nipis. Jadilah obat batuk alami sederhana yang bisa dibuat di rumah.

    10. Meredakan Demam

    Terakhir, kembang turi dapat dimanfaatkan sebagai pengganti obat demam dari bahan kimia. Hal ini karena kembang turi mengandung antipiretik yang ampuh menurunkan demam.

    Demikian penjelasan terkait manfaat dari kembang turi. Semoga artikel ini bisa menambah wawasan detikers ya.

    (row/row)



    Sumber : food.detik.com