Tag: tangga

  • Sejarah Tebing Breksi, Lengkap dengan Fasilitas dan Harga Tiket Masuknya


    Jakarta

    Tebing Breksi merupakan salah satu destinasi wisata alam yang cukup populer di Yogyakarta. Seperti namanya, tempat ini adalah kawasan perbukitan batuan breksi.

    Uniknya, tebing-tebing di sini memiliki pola alami yang menarik dan estetik, menjadikannya daya tarik utama bagi para wisatawan. Simak berikut sejarahnya, lengkap dengan informasi terkait daya tarik, fasilitas, dan harga tiket terkininya.

    Sejarah Tebing Breksi

    Tebing BreksiTebing Breksi Foto: Titry Frilyani/d’traveler

    Tebing Breksi adalah salah satu destinasi wisata alam yang berada di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Letaknya berada di bagian selatan Candi Prambanan, dan cukup dekat dengan Candi Ijo serta kompleks Keraton Ratu Boko. Tempat ini terletak tepatnya di Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan.


    Dirangkum dari laman Kapanewon Kecamatan Prambanan dan Geopark Jogja, tempat ini dulunya adalah kawasan pertambangan batu breksi. Tebing Breksi mulanya merupakan area tambang batuan yang menjadi mata pencaharian warga sekitar.

    Batuan breksi di lokasi ini terbentuk dari material letusan Gunung Api Nglanggeran yang mengendap selama jutaan tahun. Akhirnya pada tahun 2014, aktivitas tambang dihentikan karena batuan di area ini termasuk batu vulkanik dari Gunung Api Purba Nglanggeran yang perlu dilindungi.

    Penelitian yang dilakukan pada tahun 2014 oleh tim gabungan dari ITB dan UPN mengungkap bahwa batuan di sini termasuk jenis tufan yang langka, sehingga kegiatan penambangan dihentikan.

    Lokasi ini kemudian dikembangkan menjadi tempat wisata, yang pada 30 Mei 2015 secara resmi dibuka oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X. Tebing Breksi kini telah berkembang menjadi destinasi unggulan dari Desa Wisata Dewi Sambi dan ditetapkan sebagai salah satu situs geoheritage di Yogyakarta.

    Bahkan dalam laman Portal Informasi Indonesia, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ke-13, Sandiaga Uno pernah mengatakan Tebing Breksi masuk dalam 50 besar desa wisata terbaik. Keunikan utama Tebing Breksi terletak pada dinding-dinding tebingnya yang kini dihiasi relief dan pahatan karya seniman lokal.

    Mulai dari tokoh pewayangan seperti Arjuna dan Buto Cakil, hingga naga berkepala mahkota, semua memberi sentuhan budaya yang khas. Bekas guratan aktivitas tambang juga menciptakan motif alami di batuan, menjadikan tebing ini tampak artistik.

    Daya Tarik Wisata Tebing Breksi

    Tebing BreksiTebing Breksi. Foto: Titry Frilyani/d’traveler

    Tebing Breksi menyuguhkan pemandangan unik berupa tebing-tebing tinggi dengan tekstur dan pola alami yang terbentuk sejak jutaan tahun lalu. Sisa-sisa pahatan bekas tambang kerap dijadikan latar foto yang menarik, termasuk untuk sesi prewedding.

    Untuk naik ke puncak tebing, pengunjung tak perlu bersusah payah memanjat karena telah tersedia tangga yang dipahat langsung di batu. Dari atas, pengunjung bisa menikmati pemandangan Kota Jogja dari ketinggian.

    Dari atas tebing, pengunjung bisa melihat panorama indah seperti Candi Prambanan, Gunung Merapi, hingga pesawat yang melintas di langit Jogja. Momen matahari terbenam juga jadi favorit wisatawan.

    Selain itu, berkunjung ke Tebing Breksi bisa sekalian mampir ke beberapa tempat menarik di sekitarnya. Terletak di Dusun Groyokan, Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Tebing Breksi berada tak jauh dari ikon-ikon wisata seperti Candi Prambanan, Candi Ijo, dan kompleks Keraton Boko.

    Akses ke lokasi pun cukup mudah, hanya sekitar 1 km sebelum Candi Ijo, lewat jalur utama Prambanan-Piyungan. Dari pusat Kota Yogyakarta, jaraknya sekitar 17 km atau 30 menit perjalanan darat. Meskipun jalannya agak menanjak, kendaraan mulai dari motor hingga bus wisata tetap bisa mencapai area ini dengan lancar.

    Fasilitas dan dan Harga Tiket Wisata Tebing Breksi

    Selain bisa berfoto di lokasi wisata, kamu juga dapat melihat suguhan budaya seperti tari-tarian, jathilan, gamelan tembang Jawa, wayang, dan ketoprak. Sebab di Tebing Breksi juga terdapat Tlatar Seneng, sebuah panggung pertunjukan berbentuk melingkar dengan kursi-kursi di sekelilingnya. Bentuknya sekilas menyerupai Colosseum mini.

    Tak cuma itu, kalau kamu suka berkemah, ada area Watu Tapak yang disediakan sebagai tempat perkemahan. Nah kalau mau pengalaman yang lebih seru, bisa coba naik jeep wisata dengan berbagai pilihan rute dan paket.

    Rute singkat membawa pengunjung menjelajahi Tebing Breksi, Candi Ijo, Watu Payung, dan Obelix Hills. Sedangkan rute panjang mencakup lebih banyak titik seperti Bukit Teletubbies, Desa Wisata Pereng, dan berakhir di Rumah Domes.

    Wisatawan juga dimanjakan dengan kemudahan teknologi seperti tiket online dan akses wifi di area tertentu, termasuk tempat makan. Soal operasional dan harga tiketnya, dilansir dari akun instagram resmi Tebing Breksi buka setiap hari pukul 08.00-23.00 WIB dengan harga tiket weekdays Rp 10 ribu dan hari libur Rp 15 ribu.

    Jadi, kamu tertarik berlibur ke Tebing Breksi? Semoga informasi ini membantu, ya!

    (aau/fds)



    Sumber : travel.detik.com

  • Masjid Unik di Mojokerto, Bentuk Kapal Pesiar di Hutan Rimbun


    Mojokerto

    Di Mojokerto, Jawa Timur, ada sebuah masjid unik berbentuk kapal pesiar yang berdiri di hutan rimbun. Bangunan bernama Masjid Ar-Rahman ini adalah milik Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Vila Durian Doa Yatim Sejahtera.

    Dikutip dari situs NU Online Mojokerto, masjid ini tak hanya tempat ibadah. Masjid juga digunakan sebagai tempat tinggal anak yatim dan duafa, lengkap dengan fasilitas penunjang kegiatan sehari-hari.

    Masjid Ar-Rahman berdiri seluas 45 x 25 meter persegi dengan lima lantai. Peruntukannya adalah sebagai berikut:


    • Lantai 1: Asrama putri dan balita
    • Lantai 2: Tempat ibadah
    • Lantai 3: Aula
    • Lantai 4 dan 5: Tamu.

    Menurut Ketua Vila Durian Doa Yatim Sejahtera Muhammad Mukhidin, Masjid Ar-Rahman dibangun pada tahun 2016-2021. Pembangunan selama lima tahun ini, menghabiskan dana kurang lebih Rp 2,5 miliar. Tahapannya meliputi perbaikan, penataan masjid, dan interior dalam bangunan.

    Interior Unik Masjid Kapal Pesiar

    Tema kapal pesiar ternyata tidak hanya menjadi tampilan luar Masjid Ar-Rahman. Penataan interior masih mempertahankan ciri khas sebuah kapal pesiar, yang bisa dilihat di tempat imam salat dan mimbar khatib.

    Spot bagi imam dan khatib menggunakan hiasan setir kapal asli, penunjuk arah (kompas) besar dan kecil, monitor kemudi, jangkar dengan dereknya, serta lukisan laut pada dinding.

    Tampilan ini benar-benar menyiratkan sebuah ruang kapal kemudi. Masjid ini juga punya banyak jendela di sisi kanan dan kiri, yang membuat ruang selalu terang. Di lantai lain, penataan mengikuti keperluan pengelolaan masjid.

    masjid kapal pesiar mojokertoInterior masjid kapal pesiar Mojokerto (Enggran Eko Budianto)

    Filosofi Masjid Unik Kapal Pesiar

    Pemilihan bentuk kapal pesiar masjid yang terletak di Dusun Belor, Desa Kembangbelor, Pacet ini ternyata punya pertimbangan mendalam. Kapal diibaratkan bahtera penyelamat berbagai masalah sosial.

    Masjid Ar-Rahman tak hanya mengelola anak yatim dan duafa, tapi juga korban pelecehan seksual dan kekerasan dalam rumah tangga. Masjid Ar-Rahman yang unik berbentuk kapal pesiar diharapkan bisa membantu masyarakat lepas dari penyakit sosial, serta mengelola para korbannya.

    (row/ddn)



    Sumber : travel.detik.com

  • Kisah Omah Dhemit di Klaten: Dikenal Angker-Banyak Kejadian Aneh



    Klaten

    Di Klaten, ada sebuah bangunan kuno yang dikenal sebagai Omah Dhemit oleh warga setempat. Bangunan itu dikenal angker dan banyak kejadian di luar nalar.

    Lokasi Omah Dhemit itu diketahui berada di dusun Mojo Pereng, desa Krakitan, kecamatan Bayat, Klaten, Jawa Tengah. Jika diartikan ke bahasa Indonesia, Omah Dhemit berarti Rumah Setan.

    Bangunan itu mendapat julukan yang seram karena letaknya memang tidak lazim. Omah Dhemit bukan rumah di perkampungan pada umumnya.


    Bangunan kecil yang berukuran hanya sekitar 3×3 meter itu berdiri di atas batu kapur yang menjulang tinggi. Batu kapur putih itu tingginya sekitar 30-40 meter dari permukaan tanah.

    Letak bangunan yang berada di atas ketinggian membuat omah dhemit terlihat jelas dari kejauhan, baik dari jalan raya ke arah Rawa Jombor maupun dari desa sekitar.

    Di kanan kiri bukit adalah jurang menganga dan tidak ada tangga menuju ke puncaknya. Di sisi selatan sekitar 10 meter terdapat perbukitan kapur yang dulu menjadi objek wisata Bukit Patrum.

    Jika dari kejauhan, sekilas omah dhemit dan bukit Patrum terlihat seperti kura-kura dengan kepala mendongak. Bukit Patrum sebagai tubuh kura-kura, sedangkan omah dhemit seperti kepalanya.

    Penampakan bangunan bersejarah Omah Demit di Krakitan, Klaten, Rabu (26/3/2025).Penampakan bangunan bersejarah Omah Demit di Klaten Foto: Achmad Hussein Syauqi/detikJateng

    Karena letaknya dikelilingi rimbun pepohonan, dari kejauhan Omah Dhemit terkesan mistis dan menyeramkan. Namun benarkah banyak dhemit di bangunan itu?

    “Karena letaknya begitu diarani akeh dhemite (disangka banyak hantunya), yang viral juga nyebut omah dhemit. Yang di sini padahal biasa saja,” ungkap warga yang tinggal di dekat omah dhemit, Saiman Hartono (55).

    Diceritakan Saiman, omah dhemit itu sebenarnya bangunan peninggalan zaman kolonial Belanda. Pada waktu itu fungsinya digunakan untuk gudang dinamit. Dinamit itu bahan peledak yang digunakan untuk tambang batu kapur.

    “Itu rumah kan gudang dinamit, maka bukit di sebelahnya disebut bukit Patrum (dinamit/peledak) untuk nambang batu kapur. Batu kapur itu dibawa ke PG Gondang,” tutur Saiman.

    Dulu, kata Saiman, di sekitar bukit ada rel lori kereta yang digunakan untuk mengangkut batu kapur ke PG Gondang (di Kecamatan Kebonarum berdiri 1860). Pengambilan batu kapur sampai tahun 1995.

    “Tahun 1995 batu kapur mulai berhenti diambil, sempat untuk tambang batu gamping (bahan bangunan). Sejak dulu bentuk Omah Dhemit ya begitu, bukan dibuat-buat, kawit mbah (sejak nenek) saya juga begitu,” terang Saiman.

    Konon, sebut Saiman, ada cerita ada orang yang mau merobohkan omah dhemit tapi tidak bisa. Untuk naik ke omah demit tidak ada akses berupa jalan atau tangga.

    “Naik ke situ tidak ada tangganya, jika manjat licin. Yang pernah naik dulu karena ada pohon tinggi di dekatnya sehingga lewatnya dahan pohon,” sambung Saiman.

    Rumah itu, kata Saiman, dibangun sudah konstruksi tembok dan tidak ada isinya. Dibangun tentu saat bukitnya masih utuh belum terisolasi seperti sekarang.

    “Dibuatnya dulu ya mungkin saat bukitnya masih utuh, kalau sudah seperti sekarang ya tidak mungkin bisa. Mau naik saja tidak bisa, apalagi membangun, sebelum ada COVID untuk wisata ramai sekali,” imbuh Saiman.

    Sugiyanto, warga Desa Jimbung, Kecamatan Kalikotes mengatakan sejak dulu disebut omah dhemit karena terkesan seram. Di lokasi banyak pohon, bukitnya terjal dan berlumut.

    “Sebelum dibangun (wisata) itu jalannya sulit, lumutan, terjal, ya akhirnya disebut omah dhemit. Warga sekitar ya tahunya bukit Patrum, Patrum itu dinamit karena rumah itu dulu jaman Belanda untuk nyimpen peledak,” papar Sugiyanto.

    Dulu Tambang Batu Kapur

    Bukit di Omah Dhemit itu, sebut Sugiyanto, dulu tambang batu kapur Belanda untuk pabrik gula (PG). Bahkan sampai tahun 1995-2000 masih diambil.

    “Sampai tahun 2000 masih diambil, tapi terus berhenti, lalu diambil untuk bahan bangunan. Sebelum COVID sempat jadi bagian desapolitan bersama desa sekitar tapi sekarang sepi,” katanya.

    Terpisah, Sekdes Krakitan, Kecamatan Bayat, Warsono membenarkan Omah Dhemit itu peninggalan era kolonial Belanda tempat tambang batu kapur untuk PG. Rumah digunakan untuk penyimpanan peledak.

    “Fungsinya untuk menyimpan peledak untuk tambang batu kapur untuk PG Gondang. Pernah jadi objek wisata desa yang ramai sebelum Covid,” jelas Warsono.

    “Konon cerita mbah saya, di jaman dulu pernah ada orang angon (gembala) kambing hilang, dicari tidak ketemu berhari-hari. Ternyata ditemukan di rumah itu,” imbuhnya.

    ——-

    Artikel ini telah naik di detikJateng.

    (wsw/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Ini Masjid Unik di Bandung, Bentuk Mirip Lumbung Padi dan Tanpa Kubah



    Bandung

    Masjid unik bisa ditemukan di beberapa kota di Indonesia, salah satunya di Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Bangunan masjid terinspirasi dari leuit (bahasa Sunda) atau lumbung padi yang merupakan bagian tak terpisahkan dari masyarakat agraris Jawa Barat.

    Konsep tersebut jelas berbeda dengan masjid pada umumnya yang menggunakan atap berkubah dan gaya bangunan ala Timur Tengah. Masjid Salman Rasidi ini merupakan bagian dari Rumah Sakit Salman yang bisa digunakan pasien dan penunggunya, serta masyarakat umum.

    “Alhamdulillah para pengunjung mereka nyaman. Jika mau ke arah Ciwidey bisa transit dulu di sini,” kata Ketua Harian DKM Masjid Salman Rasidi Andri Mulyadi seperti dikutip.dari detikJabar.


    Tampilan keseluruhan Masjid Salman Rasidi memang sekilas mirip bangunan lumbung padi, dengan atapnya yang runcing. Lengkap dengan tangga menuju pintu leuit yang berada agak jauh dari permukaan tanah. Pintu leuit sengaja tidak dibuat sejajar tanah untuk mencegah kebanjiran atau didatangi hewan.

    Di berbagai sisi, bangunan masjid dibuat miring sama halnya seperti bentuk asli dari lumbung padi. Dari luar, bangunan Masjid Salman Rasidi didominasi warna abu-abu dan banyak jendela.

    Adanya jendela memungkinkan cahaya matahari masuk bagian dalam masjid, sehingga ruangan tampak terang meski tak ada lampu. Beberapa jendela bisa dibuka yang memungkinkan sirkulasi udara. Hasilnya pengunjung betah berlama-lama untuk menunaikan ibadah atau berfoto di sudut-sudutnya yang estetis.

    Masjid Salman Rasidi juga terasa sejuk dengan langit-langit yang tinggi. Menurut Andri, masjid ini dilengkapi pendingin udara namun tidak diletakkan di atas dinding seperti penempatan AC umumnya. Posisi AC berada di bagian pinggir lantai.

    “Ini di bawah. Jadi seperti ada angin kan begitu. Ada fasilitas air minum juga dan tempat parkir nyaman, Alhamdulillah,” kata Andri.

    Secara keseluruhan, Masjid Salman Rasidi didesain memperhatikan keseimbangan lingkungan. Posisi kaca, jendela, dan ventilasi diatur agar jamaah merasa nyaman serta khusuk beribadah. Masjid tidak butuh banyak energi listrik untuk lampu dan AC karena sudah terang serta sejuk.

    Masjid Salman Rasidi,Soreang, Kabupaten BandungBagian dalam Masjid Salman Rasidi di Soreang, Kabupaten Bandung (Yuga Hassani/detikJabar)

    Artikel ini sudah naik di detikJabar. Baca selengkapnya di sini

    (row/ddn)



    Sumber : travel.detik.com

  • Wisata Gunung Bohong, Pilihan Saat Long Weekend Nggak Jauh dari Jakarta


    Jakarta

    Gunung Bohong bisa jadi pilihan warga Jabodetabek saat liburan tanpa harus jauh dari Jakarta. Lokasinya mudah diakses, murah, dan seru dengan trekking.

    Gunung Bohong berada di Kota Cimahi, Jawa Barat. Di sini tersedia jalur trekking yang tidak terlalu tinggi dan cukup nyaman serta anak tangga yang membantu pengunjung sampai ke puncak.

    Lokasi Gunung Bohong

    Gunung Bohong berada di Padasuka, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi, Jawa Barat. Pengunjung bisa menikmati jalur pendakian yang sudah diberi paving blok, sehingga lebih aman dan nyaman. Namun tetap harus berhati-hati karena masih tetap terasa licin, apalagi saat basah.


    Gunung Bohong sebetulnya bukit namun punya tampilan mirip gunung dan memiliki puncak. Dikutip dari arsip berita detikcom, Gunung Bohong memiliki ketinggian 877 mdpl. Lokasinya dengan dengan permukiman penduduk.

    Di sini tersedia banyak alternatif penginapan dan wisata kuliner.

    Rute ke Gunung Bohong dari Jakarta

    Pengunjung yang ingin berwisata ke Gunung Bohong bisa naik kereta lalu turun di Stasiun Cimahi. Beberapa pilihan kereta yang tersedia dikutip dari KAI Access adalah

    • Papandayan: tiket Rp 145 ribu.
    • Parahyangan: tiket Rp 195 ribu.
    • Pangandaran: tiket Rp 145 ribu.
    • Serayu: Rp 63 ribu.

    Harga dan ketersediaan tiket bisa berubah tiap saat sesuai permintaan pengguna kereta.

    Pengunjung bisa melanjutkan dengan kendaraan umum, online, atau charter setelah turun di Stasiun Cimahi. Dalam kondisi lancar, Stasiun Cimahi-Gunung Bohong bisa ditempuh dalam waktu 10 menit sejauh 2,8 km.

    Ada Apa di Gunung Bohong?

    Gunung Bohong adalah lokasi tepat untuk detikers yang ingin healing tipis-tipis bersama teman dan keluarga. Beberapa hal yang ada di Gunung Bohong adalah:

    1. Monumen Kujang Pasangan

    Tugu ini berada di puncak Gunung Bohong dan sangat ikonik, sehingga kerap menjadi spot foto. Monumen tertanda Yonif 310/Kidang Kencana (KK) ini mencerminkan silih asah-silih asih-silih asuh yang merujuk pada perbuatan saling bantu dalam tujuan baik.

    2. Olahraga agar sehat

    Puncak Gunung Bohong bisa diakses setelah melalui jalur trekking. Perjalanan ini memungkinkan kamu olahraga sambil menikmati alam hijau dan udara sejuk. Jika merasa lelah, pengunjung bisa istirahat dan minum sebentar sambil menikmati pemandangan sekitar.

    3. Melihat lanskap Cimahi

    Gunung Bohong memungkinkan pengunjung melihat Cimahi dari ketinggian. Pengunjung juga bisa melihat KCIC sedang menempuh perjalanan, serta pemandangan tol Padalarang yang dipenuhi kendaraan menuju atau dari Bandung.

    4. Spot foto dan lihat sunset

    Kamu yang sempat ke Gunung Bohong, jangan sampai tidak berfoto di spot yang cocok untuk unggahan medsos. Setelah berfoto, pengunjung bisa lihat pemandangan indah matahari senja menjelang tenggelam di ufuk barat.

    5. Wisata kuliner

    Spot Gunung Bohong selalu ramai dikunjungi para wisatawan bersama teman dan keluarga. Pengunjung bisa menikmati aneka jajanan dan minuman yang disediakan pedagang sekitar.

    Gunung Bohong bisa menjadi pilihan bagi yang ingin liburan murah dan mudah tak jauh dari Jakarta. Bagi detikers yang ingin berkunjung, jangan lupa update info lebih dulu untuk memastikan ketersediaan akses dan wajib jaga kebersihan selama di Gunung Bohong.

    (row/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Menemukan Ketenangan di Kaki Gunung Ciremai



    Kuningan

    Libur panjang akhir pekan, saatnya traveler berwisata alam. Carilah ketenangan di kaki gunung Ciremai, tepatnya di Curug Putri Palutungan.

    Curug tersebut berlokasi di Jalan Palutungan, Desa Cisantana, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Lokasinya tepat berada di bawah kaki gunung Ciremai.

    Suasana udara yang segar dan sejuk langsung traveler rasakan saat memasuki area Curug Putri Palutungan. Karena ketinggian air di sekitar curug tidak terlalu dalam, membuat pengunjung bisa langsung ke menikmati air terjun tanpa khawatir akan basah.


    Pengunjung hanya perlu menyingsingkan celananya hingga di atas mata kaki, maka sudah bisa merasakan kesejukan curug yang masih sangat alami itu.

    Curug Putri Palutungan di KuninganCurug Putri Palutungan di Kuningan Foto: Fahmi Labibinajib/detikJabar

    Di bagian depan curug Putri Palutungan, terlihat curug kecil yang mengalir cukup deras melalui celah batu. Di depannya terdapat sebuah kolam yang bisa digunakan pengunjung untuk berendam atau bermain air.

    Di atasnya, terdapat sebuah jembatan yang bisa digunakan pengunjung untuk berfoto dengan latar belakang air curug yang mengalir deras.

    Bagi yang tidak ingin bermain air di curug, pengunjung bisa duduk santai di sekitar curug sambil menikmati suasana sejuknya hutan pinus dan derasnya air curug yang mengalir dari atas ke bawah.

    Salah satu pengunjung, Ali mengatakan, bahwa Curug Putri memiliki suasana yang sejuk dan segar. Cocok bagi pengunjung yang ingin berlibur sejenak dari penatnya rutinitas.

    “Suasananya segar, adem, cocok kalau buat liburan mah,” tutur Ali, belum lama ini.

    Sementara itu, pengelolaan objek wisata Curug Putri, Iyus mengatakan, untuk menikmati keindahan dari Curug Putri pengunjung hanya perlu membayar tiket masuk sekitar Rp 20.000 untuk hari Senin-Jumat dan di hari libur atau Sabtu-Minggu Rp 25.000.

    Iyus juga mengatakan, di sekitar Curug Putri tersedia juga beberapa fasilitas lain seperti kantin, musala, gazebo, motor ATV, area perkemahan, dan toilet. Untuk jam operasionalnya, Curug Putri buka dari pukul 08.00 WIB sampai 16.00 WIB.

    “Fasilitasnya ada musala, area camping, motor ATV ada juga jasa penitipan kendaraan. Tiketnya sudah termasuk parkir,” pungkas Iyus.

    Cara Menuju ke Curug Putri Palutungan

    Traveler bisa liburan ke curug Putri Palutungan dengan bantuan Google Maps. Untuk rutenya, dari arah Cirebon bisa langsung lurus di Jalan Cirebon-Kuningan, lalu belok kiri di Jalan Cirendang.

    Setelah itu, lalu belok kiri ke Jalan Gunungkeling, kemudian belok ke arah Jalan Cisantana. Perjalanan masih lurus terus sampai di Jalan Palutungan sampai terlihat papan informasi bertuliskan Bumi Perkemahan Palutungan.

    Untuk mencapai curug cantik tersebut, para pengunjung harus melewati hutan pinus dan area perkemahan terlebih dahulu. Lalu dilanjutkan dengan mengikuti jalan setapak menurun hingga terlihat sebuah tangga yang menghubungkan area hutan pinus dengan curug hingga sampai ke destinasi tersebut.

    ——–

    Artikel ini telah naik di detikJabar.

    (wsw/ddn)



    Sumber : travel.detik.com

  • Di Sinilah Tempat Tertinggi untuk Menatap Jakarta 360 Derajat



    Jakarta

    UP at Thamrin Nine di Autograph Tower menawarkan pengalaman menatap Jakarta dari titik tertinggi. Dari ketinggian 385 meter, hamparan gedung-gedung menjulang, siluet pegunungan, hingga Kepulauan Seribu di ibu kota tampak memukau dari angkasa.

    Autograph Tower memiliki tinggi 385 meter dan 109 lantai. Autograph Tower menjadi sejarah sebagai gedung tertinggi di Jakarta yang sekaligus menjadi wajah baru kawasan pusat bisnis di Jalan M.H. Thamrin, Jakarta Pusat.

    Tak hanya difungsikan sebagai perkantoran dan hotel, Autograph Tower juga memiliki berbagai fasilitas modern buat mendapatkan pengalaman berbeda. Termasuk, menatap deretan gedung pencakar langit yang berselang-seling dengan liukan jalan raya, juga Monas dan Stadion Utama Gelora Bung Karno.


    Di sini traveler juga bisa menatap lurus ke kaki gedung melalui glass floor alias lantai kaca. Juga, menatap Jakarta dengan berayun-ayun dengan ayunan selama 2-3 menit.

    Ya, UP at Thamrin Nine dibuka untuk umum. Sky Garden dan UP High mengajak traveler menikmati panorama Jakarta dari ketinggian, tidak main-main dari lokasi paling tinggi di Jakarta. Gedung itu sudah mengantongi rekor MURI.

    UP at Thmarin Nine Autograph Tower di JakartaUP at Thamrin Nine Autograph Tower di Jakarta (Femi Diah/detikcom)

    Ya, gedung ini memang dibangun dengan tujuan yang tidak main-main, mengalahkan tinggi ikon pencakar langit dunia lain, seperti Gedung Q1 di Australia (322 meter), Australia 108 (316 meter), dan Gran Torre Santiago di Chile (300 meter).

    Gedung ini juga lebih tinggi ketimbang gedung dan menara ikonik dunia, seperti Piramida Giza (138 meter) Menara Eiffel (300 meter), Menara Tokyo (333 meter), dan Empire State Building (381 meter).

    Sky Garden beroperasi mulai 8 Juni dan belum semua fasilitas dibuka buat pengunjung. Kabarnya, saat grand launching pada Agustus 2025, seluruh fasilitas tersedia.

    Harga Tiket dan Akses Transportasi Umum

    Untuk menuju ‘puncak’ Jakarta itu, traveler bisa datang langsung ke Autograph Tower. Pengunjung dikenai tarif masuk Rp 100 ribu pada pagi hari dan Rp 130 ribu saat jam-jam favorit mulai sore hingga malam.

    Banyak yang bilang, lokasi ini asyik banget buat menyaksikan sunset dan city light Jakarta. Setelah mengantongi tiket yang bisa dibeli secara online dan offline, pengunjung bakal diarahkan menuju lift yang memiliki kecepatan menakjubkan. Lift ini menjadi lift tercepat di Indonesia dengan kecepatan 540 m/menit. Lift itu juga spesial dengan mampu melakukan perjalanan sampai 344 meter.

    Siap enggak siap, traveler bakal diangkut dari lantai 2 menuju lantai 99. Kecepatan lift bisa dilihat langsung pada layar di atas pintu lift. Yang mengasyikkan lagi, lift itu memiliki lantai yang seakan-akan transparan dan membiarkan traveler meninggalkan gedung-gedung dan jalanan kemudian menembus awan dan mencapai angkasa.

    “Telinga terasa ya, nging sedikit…,” kata Ulfa, salah satu rombongan detiktravel saat mengunjungi Autograph Tower.

    Sesampainya di lantai 99, pengunjung diarahkan untuk memasuki ruang imersif yang mengenalkan serba-serbi Autograph Tower dan Jakarta. Tidak lama, video itu hanya berdurasi lima menit.

    UP at Thmarin Nine Autograph Tower di JakartaRuang imersif di UP Autograph Tower di Jakarta (Femi Diah/detikcom)

    Nah, inilah yang dinantikan, traveler bisa menuju Taman Langit dengan naik tangga. Di sini, baru ada satu kafe buat istirahat sejenak. Istirahat dan ngopi yang enggak biasa, ngopi with view plus di ketinggian.

    Ke Lantai 109 dan Menjajal Upswing

    Ayunan dengan dua kursi hijau berjejer langsung membetot perhatian. Sepasang ayunan yang dinamai Upswing itu bukan berada di bagian tengah Sky Garden itu, namun dipasang di tepi atap gedung itu. Bisa dibayangkan saat ayunan bergerak maju, kaki auto berada di angkasa dan terbayang 380-an meter di bawah sana. Wahana ini cuma boleh buat pengunjung dengan tinggi minimal 150 cm.

    “Kami tersertifikasi. Alatnya aman, setiap malam kami copot, kemudian pagi kami pasang lagi dan secara rutin dicek oleh petugas yang juga bersertifikat di bidangnya,” kata Rei (29), salah satu staf di wahana.

    “Ayo dicoba, hanya 2-3 menit. Asyik banget di atas sini,” Rei menambahkan.

    Untuk menjajal ayunan itu, traveler perlu membeli tiket Upswing senilai Rp 80 ribu. detiktravel tidak membuang kesempatan, setuju untuk menjajal ayunan itu. Pengaman dengan harness full body dan karabiner serta helm dikenakan. Pengaman dipasang, kemudian diarahkan duduk di atas kursi hijau itu.

    Tinggal duduk manis, Rei bakal mengayun ayunan itu 2-3 menit ke depan. Dan…, di saat itu pula kesenangan dan kengerian jadi satu.

    Sejumlah pengunjung tampak antusias menikmati panorama kota Jakarta dari ketinggian di Sejumlah pengunjung tampak antusias menikmati panorama kota Jakarta dari ketinggian di “Up at Thamrin Nine”, Autograph Tower, Jakarta Pusat, Jumat (4/7/2024). Berada di ketinggian 385 meter, destinasi ini menawarkan pengalaman menakjubkan menikmati pemandangan 360 derajat Ibu Kota dari gedung pencakar langit tertinggi di Indonesia. (Grandyos Zafna)

    Di sini, traveler bisa juga menikmati glassfloor, yang tentu saja transparan. Hanya dibekali penutup sepatu, traveler bebas berjalan-jalan di atas lantai kaca transparan itu.

    Pengalaman untuk benar-benar bisa melihat Jakarta 360 derajat ada di lantai 109. Traveler juga perlu menambah tiket lagi untuk bisa naik lantai paling atas. Harga tiketnya Rp 80 ribu.

    Sejumlah pengunjung tampak antusias menikmati panorama kota Jakarta dari ketinggian di Sejumlah pengunjung tampak antusias menikmati panorama kota Jakarta dari ketinggian di “Up at Thamrin Nine”, Autograph Tower, Jakarta Pusat, Jumat (4/7/2024). (Grandyos Zafna)

    Setelah mengantongi tiket, traveler naik dengan lift berkapasitas enam orang dengan bobot maksimal 450 kg ke puncak Jakarta. Angin terasa lebih kencang di sini.

    Selain angin kencang, traveler bakal disambut salah satu staf yang bertugas di sini. detiktravel berjumpa dengan staf di sana. “Selamat datang, mau coba berdiri di sana,” kata staf itu sembari menunjuk lantai kaca transparan.

    Sejumlah pengunjung tampak antusias menikmati panorama kota Jakarta dari ketinggian di Sejumlah pengunjung tampak antusias menikmati panorama kota Jakarta dari ketinggian di “Up at Thamrin Nine”, Autograph Tower, Jakarta Pusat, Jumat (4/7/2024). (Grandyos Zafna)

    Area ini ditutup dinding kaca cukup tinggi, namun terbuka di bagian atap. Sebagian lantai tertutup, di bagian lain ada lantai kaca. Sekali lagi, traveler bisa menjajal berdiri di atas lantai itu dan di sinilah traveler berdiri di titik tertinggi Jakarta.

    “Tempat ini sangat mengesankan, menyenangkan tapi saya takut juga karena sangat tinggi,” kata Ine, salah satu pengunjung dari Jeddah yang datang bersama tiga putrinya.

    Semakin sore, angin bertiup semakin kencang. Di saat bersamaan pula langit menjadi semakin dramatis. Cantik. Sekaligus magis. Bersamaan dengan rasa syukur yang muncul bisa menikmati Jakarta dari sisi yang berbeda. Pada ketinggian 385 meter.

    @detiktravel Kalau detikers naik ke lantai 109 berarti kamu lagi berada di gedung tertinggi di Indonesia dan bahkan di belahan bumi selatan loh! Autograph Tower yang terletak di Jakarta, Indonesia ini merupakan bagian dari kompleks Thamrin Nine dan memiliki tinggi 382,9 meter. Dengan tinggi tersebut, gedung ini berhasil ngalahin tinggi Menara Eiffle dan bahkan ngalahin tingginya Empire State Building di New York! wow keren ya Buat detikers yang mau kesini catet ya! ๐Ÿ“lokasinya ada di UP Autograph Tower Thamrin Nine โฐ Jam Operasional: Weekday: 10.00โ€“22.00 Weekend: 09.00โ€“23.00 โ € โณ Durasi kunjungan maksimal 2 jam ๐ŸŽซ Harga tiket: Rp100.000 + Rp5.000 (asuransi) ๐ŸŒ‡ Sunset hour (Peak hour): Rp135.000โ€“140.000 โ € Worth every rupiah buat liat Jakarta dari sudut paling tinggi! Siap naik ke langit detikers? #upatthamrinnine #Thamrinnine #autographtower #jakartatogo #wisatajakarta #viral #detikcom โ™ฌ original sound – detikTravel

    (fem/fem)



    Sumber : travel.detik.com

    Alhamdulillah ุงู„ู„ู‡ู… ุตู„ู‘ ุนู„ู‰ ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ู…ุญู…ุฏ wisata mobil
    image : unsplash.com / Thomas Tucker
  • 5 Tips Sukses Jadi Kreator Affiliate saat Ramadan di ShopTokopedia


    Jakarta

    Sinergi Tokopedia bersama TikTok lewat ShopTokopedia menghadirkan peluang di era baru ‘discovery e-commerce’, salah satunya menciptakan profesi kreator affiliate.

    Tokopedia bersama ShopTokopedia mencatat bahwa para penjual yang berpromosi lewat short video di TikTok, baik yang dibuat sendiri oleh penjual maupun melibatkan affiliate content creator, mengalami peningkatan transaksi rata-rata 31 kali lipat.

    “Kini ada lebih dari 8 juta kreator yang menerima penghasilan dari TikTok. Kehadiran profesi kreator konten sekaligus affiliate turut mendukung jutaan penjual di Tokopedia dan ShopTokopedia,” ungkap Communications Senior Lead Tokopedia dan TikTok e-commerce Rizky Juanita Azuz, dalam keterangan tertulis, Selasa (25/2/2025).


    “Momen bulan puasa nanti bisa dimanfaatkan para penjual di Tokopedia dan ShopTokopedia untuk meningkatkan penjualan lewat konten video promosi (video pendek dan LIVE) relevan yang dibuat sendiri atau lewat kolaborasi dengan jutaan kreator di TikTok,” sambungnya.

    ShopTokopedia mencatat sejumlah kategori yang paling sering direkomendasikan para kreator affiliate sepanjang 2024, yaitu Kecantikan dan Perawatan Tubuh, Fashion Perempuan, Fashion Muslim, Makanan dan Minuman, serta Perlengkapan Rumah Tangga. Temuan ini dapat dijadikan peluang bagi para kreator konten untuk menjadi kreator affiliate yang bisa menambah penghasilan selama bulan Ramadan.

    “Kami juga mencatat beberapa daerah mengalami kenaikan tertinggi dari segi jumlah kreator affiliate yang mendapatkan penghasilan tambahan selama tahun 2024, antara lain, Sulawesi Barat, Bengkulu, Yogyakarta, Lampung dan Papua Barat, dengan rata-rata kenaikan 8 kali lipat dibandingkan dengan 2023,” ucap Rizky.

    Salah satu kreator konten sekaligus affiliate di ShopTokopedia adalah Mala Cakrawati (akun TikTok @madamemalla). Awalnya Mala merupakan penjual pakaian Malla Fashion di pasar tradisional Tanjung Sari sejak 2012, kemudian merintis usaha di Pasar Andir Trade Center, Kota Bandung.

    Namun, pandemi COVID-19 membuat bisnisnya mengalami penurunan drastis pada akhir 2020. Demi bertahan, dan meningkatkan penghasilan, Mala beralih menjadi kreator konten sekaligus affiliate.

    Berkat konsistensi Mala berjualan melalui live streaming di TikTok, bisnisnya yang sempat terpuruk kini berkembang pesat. Mala tidak hanya dikenal sebagai penjual, tetapi juga sebagai kreator konten dan kreator affiliate, yang menjadikan dunia digital sebagai sumber penghasilan utamanya.

    Tips Sukses sebagai Kreator Affiliate di ShopTokopedia saat Ramadan 2025

    Menyambut bulan Ramadan mendatang, Tokopedia dan ShopTokopedia melalui Rizky dan Mala membagi sejumlah tips bagi masyarakat yang ingin mendapatkan penghasilan tambahan di bulan puasa dengan menjadi kreator affiliate.

    1. Fokus pada Produk yang Paling Banyak Dibutuhkan saat Ramadan

    Menurut Mala, pada bulan Ramadan 2024 lalu, pendapatannya sebagai kreator affiliate di ShopTokopedia naik 50% dibandingkan dengan periode biasanya. Produk fesyen dan perlengkapan ibadah menjadi produk yang paling banyak dicari masyarakat di bulan puasa, sehingga bisa dijadikan pertimbangan para kreator konten pemula untuk mempromosikan produk.

    “Untuk mengetahui produk apa saja yang banyak dicari audiens, kreator bisa mengeceknya di tab For You Page, scroll untuk mencari produk atau konten terkait Ramadhan, atau bisa juga mencari tahu di laman showcase produk,” kata Mala.

    Di ShopTokopedia, Fashion Muslim merupakan salah satu kategori paling sering direkomendasikan oleh para kreator affiliate selama 2024. Sejumlah produk yang sering dipromosikan oleh para kreator affiliate selama periode tersebut, antara lain pasmina, hijab segi empat instan, dan ciput.

    Pada bulan Ramadan 2025 mendatang, masyarakat bisa mempertimbangkan membuat video konten di TikTok untuk mempromosikan produk lokal fesyen muslim di ShopTokopedia yang cenderung dicari banyak orang di momen tersebut. Jangan lupa untuk menambahkan fitur Keranjang Kuning ke video pendek atau LIVE dan menyematkan produk-produk di ShopTokopedia yang ingin direkomendasikan ke penonton.

    Kreator dapat menerima komisi dari produk yang disematkan ke etalase dan konten.

    2. Manfaatkan Live Shopping Serta Beragam Kampanye dan Fitur yang Tersedia

    Kekuatan penemuan TikTok memungkinkan pengguna ShopTokopedia menemukan konten dan produk yang sesuai kebutuhan, termasuk kampanye dan fitur. Para kreator affiliate dapat memanfaatkan sesi live shopping untuk menyajikan konten yang informatif, mulai dari unboxing, tutorial, hingga cara pakai.

    Ikuti juga berbagai kampanye dan fitur yang ada di ShopTokopedia seperti gratis ongkir agar minat belanja audiens semakin meningkat, termasuk saat bulan Ramadan mendatang.

    “Kreator affiliate sebaiknya memanfaatkan momentum semua kampanye dan fitur yang tersedia di ShopTokopedia seperti Flash Sale, Promo Guncang (setiap tanggal kembar), dan Beli Lokal. Walau saya lebih memfokuskan konten affiliate saya terhadap produk fashion Muslimah, tetapi di beberapa momen tertentu seperti tanggal kembar atau Promo Guncang di ShopTokopedia, saya juga suka mempromosikan produk sembako,” ungkap Mala.

    3. Konsistensi Adalah Kunci dalam Upload dan Posting Video

    Konsistensi dalam mengunggah konten video sangat penting untuk menjaga interaksi antara kreator affiliate dan audiens di TikTok. Setelah mencoba dan melihat pola engagement audiens @madamemalla dengan konten yang dibuat, akhirnya Mala menyesuaikan jadwal untuk hasil yang lebih optimal, yaitu dengan meng-upload video sehari 2 kali pada pukul 12.00 WIB dan 18.00 WIB.

    “Jika mengunggah terlalu banyak video dalam sehari terasa kurang efektif, maka kreator sebaiknya tetap upload di salah satu jadwal yang ditentukan. Konten pertama saya yang trending dan masuk FYP adalah produk inner tanktop yang mencapai lebih dari 9 juta views,” jelas Mala.

    “Dulu, saat live, penonton hanya 10 hingga ratusan orang dan saya pun belum memahami sistem pre-order. Kini, adanya sinergi TikTok, Tokopedia, dan ShopTokopedia, memungkinkan para pengguna Tokopedia dan ShopTokopedia serta kreator untuk tidak hanya terhibur, tetapi juga menemukan konten dan produk yang dibutuhkan,” sambungnya.

    4. Pahami Produk Sebelum Dipromosikan saat Live

    Seorang kreator affiliate perlu memahami produk dan mampu memberi demo penggunaan produk saat sesi live agar audiens tertarik untuk membeli produk yang sedang dipromosikan. Sebagai kreator affiliate yang fokus pada produk fesyen muslimah, Mala berusaha untuk memahami beragam produk busana muslimah, seperti dress, blouse, dan jenis-jenis hijab untuk kemudian diulas dari segi bahan hingga cara mengenakannya.

    “Kreator affiliate juga bisa memilih untuk meminta Sampel Gratis dari penjual di ShopTokopedia agar bisa mempelajari terlebih dahulu produk yang mau dipromosikan. Setelah permintaan sampel gratis disetujui oleh penjual, maka produk tersebut akan dikirim ke kreator affiliate. Kemudian, kreator perlu memenuhi syarat yang sudah didiskusikan bersama penjual, misalnya membuat video pendek atau mengadakan sesi live streaming untuk mempromosikan produk menggunakan sampel gratis tersebut,” jelas tambah salah satu pemenang nominasi Creator of the Year TikTok Summit 2023 tersebut.

    5. Bangun Engagement dengan Penonton

    Saat melakukan live, kreator affiliate juga dituntut untuk tetap dapat membangun koneksi dengan audiens serta jujur dalam membuat ulasan produk. Pemilik akun TikTok @madamemalla juga mengatakan, agar menciptakan interaksi yang tidak kaku dengan audiens, kreator affiliate pemula dapat menyapa audiens dengan bahasa santai dan sisipkan candaan agar suasana lebih menyenangkan.

    Untuk menarik lebih banyak perhatian, adakan giveaway atau flash sale khusus dengan promo menarik. Menurut Mala, selalu responsif terhadap komentar, baik saat live maupun di konten dan direct message, karena komunikasi dua arah akan membuat audiens merasa dihargai.

    “Selain itu, buatlah konten interaktif seperti Q&A, challenge, atau polling agar engagement semakin meningkat. Dengan membangun hubungan yang baik dan menciptakan pengalaman belanja yang menyenangkan, audiens akan lebih loyal dan tertarik untuk terus mengikuti live shopping kita,” ujar Mala.

    Berbagai informasi lengkapnya yang bisa dipelajari kreator affiliate untuk mendapatkan penghasilan tambahan lewat ShopTokopedia, yang bisa ditemukan dalam aplikasi TikTok, bisa diakses melalui tautan berikut.

    (prf/ega)



    Sumber : inet.detik.com

  • Berkenalan dengan Endang Sumitra, Orang Bogor yang Melayani 6 Presiden



    Jakarta

    Endang Sumitra mungkin bukan nama yang akrab di panggung politik nasional, tetapi pria asal Bogor itu mempunyai rekam jejak luar biasa, yakni melayani enam presiden Indonesia. Selama 36 tahun, ia menjadi saksi bisu dinamika kekuasaan, dari era Soeharto hingga Joko Widodo.

    detiktravel berjumpa dengan Endang saat napak tilas untuk menandai ulang tahun Bogor ke-543 pada Sabtu (7/6/2025). Agenda itu tergolong istimewa.

    Acara yang diikuti lebih dari 30 peserta tersebut menyuguhkan kisah dan akar sejarah Bogor, sejak masa Kerajaan Salakanagara, pusat budaya Pajajaran, hingga dikenal dunia sebagai Buitenzorg.


    Riwayat nan panjang itu disampaikan dalam narasi hangat oleh pendiri Komunitas Japas (Jalan Pagi Sejarah) Jhonny Pinot dan Abdullah Abubakar Batarfie. Namun, yang paling menarik dan membuat peserta antusias adalah tuturan Endang. Dia pernah mengabdi di lingkungan Istana Bogor sejak 1982 hingga 2018.

    Endang Sumitra, mantan Kasubag Rumah Tangga dan Protokol Istana BogorKomunitas Jalan Pagi Sejarah (Japas) menyimak paparan tentang riwayat Bogor dari Endang Sumitra, mantan Kasubag Rumah Tangga dan Protokol Istana Bogor (Sudrajat / detikcom)

    Lelaki kelahiran April 1960 itu cukup fasih memaparkan riwayat Istana dan jejak-jejak peradaban yang membentuk wajah Bogor. Juga kisah-kisah humanis saat dia berinteraksi langsung dengan para presiden, mulai Soeharto, BJ Habibie, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Megawati, Susilo Bambang Yudhoyono, dan Joko Widodo.

    “Begitu lulus SMA di Bogor pada 1982 saya bekerja di Istana mengikuti jejak Bapak, Kakek, dan Buyut,” kata Endang yang jabatan terakhirnya Kepala Sub Bagian Rumah Tangga dan Protokol Istana Bogor saat berbincang dengan detiktravel di sela-sela acara napak tilas.

    Buyutnya, ia melanjutkan, pernah menjadi Mandor Taman Kebun Raya dan Istana di era Gubernur Jenderal Alidius Warmoldus Lambertus Tjarda van Starkenborgh-Stachouwer yang berkuasa di Bogor pada 1936 – 1942. “Kalau Bapak saya pernah jadi sopir pribadi Ibu Fatmawati,” kata Endang.

    Hal itu berlangsung sejak Fatmawati keluar dari Istana sebagai bentuk protes atas keputusan Presiden Sukarno yang menikahi Hartini pada Juli 1953. Fatmawati tinggal di Jalan Sriwijaya, Jakarta Selatan.

    Meski cuma berijazah SMA, Endang mengaku rutin mengikuti pelatihan, pembekalan dan penyegaran terkait keprotokoleran tingkat nasional yang digelar oleh Rumah Tangga Istana dan Departemen Luar Negeri. Pesertanya, selain para pegawai Istana Negara dan Merdeka di Jakarta, juga pegawai Istana Bogor, Cipanas, Yogyakarta, dan Bali. Dari lingkungan pemerintahan ada perwakilan dari segenap departemen dan lembaga negara, serta pemerintah provinsi.

    “Saya ikut terus sejak Kepala Rumah Tangga Istana dijabat Brigjen Sampurno, Pak Joop Ave, dan Pak Maftuh Basyuni,” ujarnya.

    Endang Sumitra mengisahkan riwayat pembangunan Istana Bogor hingga kisah-kisah humanis para presiden yang pernah dilayaninya.Endang Sumitra mengisahkan riwayat pembangunan Istana Bogor hingga kisah-kisah humanis para presiden yang pernah dilayaninya. (Sudrajat / detikcom)

    Pada 1992/93, atas perintah Ii Atikah Sumantri (Kepala Istana Bogor), Endang melanjutkan kuliah ke Fakultas Hukum Universitas Pakuan. Ia mengambil jurusan Hukum Tata Negara dengan pengajar antara lain Prof Paulus Effendi Lotulung.

    “Karena kuliah sambil kerja, saya baru wisuda pada 1998 setelah Pak Harto lengser,” ujarnya.

    Terkait interaksinya dengan Presiden Soeharto, Endang mengklaim dirinya sebagai orang yang kerap diminta ajudan dan anggota paspampres agar tak jauh-jauh dari lingkaran penguasa Orde Baru itu setiap ke Istana atau ke peternakan di Tapos. Kenapa?

    “Karena saya yang bertugas menjinjing wireless TOA. Kalau berjarak lima meter saja suara Pak Harto pasti tak terdengar oleh hadirin,” kata Endang disambut tawa.

    Kalau dengan Gus Dur, ia melanjutkan, dirinya yang mengatur prosesi pemotongan dan pengolahan daging rusa menjadi sate. Kalau pelayan menyiapkan lima tusuk sate rusa untuk Gus Dur, Endang dipastikan akan menguranginya atas perintah Ibu Sinta Nuriyah menjadi dua tusuk saja. Hal itu dilakukan untuk menjaga kesehatan Gus Dur.

    Dari enam presiden yang pernah dilayaninya, Endang mengaku paling intens berinteraksi dengan Jokowi. Sebab Presiden ketujuh RI itu sejak 2015 sehari-harinya tinggal di pavilion Dyah Bayurini di kompleks Istana Bogor. Jokowi yang menugaskannya menanam aneka bunga warna-warni dan pohon merambat agar lingkungan Istana terkesan menyatu dengan Kebun Raya.

    “Sejak era Pak Harto, entah kenapa kami dilarang menanam perdu atau tanaman merambat. Juga dilarang menanam pohon yang berduri, seperti bunga mawar. Sekalipun harum dan warnanya indah, karena berduri kami tak menanamnya,” ungkap Endang.

    Ia juga yang diminta mendatangkan para pedagang angkringan ke halaman Istana setiap kali Presiden Jokowi menggelar sidang kabinet.

    “Bapak bilang lebih murah dan lebih enak ketimbang menu katering,” ujar Endang.

    (fem/ddn)



    Sumber : travel.detik.com

  • 5 Destinasi Wisata yang Sama Dinginnya dengan Kota Batu


    Jakarta

    Detikers yang suka dengan dinginnya Kota Batu sebagai tempat healing atau liburan, maka bisa jai kota berikut jadi favorit untuk me time atau menghabiskan waktu bersama keluarga. Tak hanya dingin, kota ini juga menawarkan fasilitas dan layanan sesuai kebutuhan turis

    5 Kota yang Sama Dinginnya dengan Kota Batu, Jawa Timur

    Beberapa wilayah di Indonesia yang suhunya sama, lebih dingin, atau sedikit lebih rendah dibanding Kota Batu

    1. Malang di Jawa Timur

    Wisatawan memotret rekannya saat berkunjung di Agrowisata Bukit Kuneer, Wonosari, Malang, Jawa Timur, Sabtu (26/4/2025). Wisata alam yang berada di tengah perkebunan teh dengan ketinggian 1.250 meter diatas permukaan laut (mdpl) tersebut setiap hari rata-rata dikunjugi sekitar 300 hingga 500 orang wisatawan. ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/nzWisata Bukit Kuneer Malang (dok. ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/nz) Foto: ANTARA FOTO/ARI BOWO SUCIPTO

    Daya tarik: Jatim Park, Kampung Warna-warni Jodipan, Alun-alun Malang


    Saat ini, Kota Batu dan Kota Malang tergabung dalam area Malang Raya yang sama-sama menawarkan hawa sejuk serta dingin bagi pengunjung. Wisata alam, budaya, dan sejarah bisa dinikmati selama liburan sendiri atau bersama keluarga.

    2. Lembang, Jawa Barat

    Puluhan ribu wisatawan memadati taman wisata alam (TWA) Tangkuban Parahu di Cikole, Lembang, Kabupaten Bandung Barat.Taman Wisata Alam (TWA) Tangkuban Parahu di Cikole, Lembang, Kabupaten Bandung Barat (dok. Yudha Maulana)

    Daya tarik: Tangkuban Perahu, Observatorium Booscha, Wisata Maribaya

    Bagi warga Jabodetabek, Lembang langsug terpikir sebagai tempat dingin sejuk yang pas untuk liburan. Apalagi Lembang relatif mudah diakses dengan kendaraan umum, online, atau pribadi. Lembang juga menyediakan banyak fasilitas dan sarana yang mudah diakses.

    3. Ciwidey dan Pangalengan, Jawa Barat

    Objek wisata Kawah Putih CiwideyObjek wisata Kawah Putih Ciwidey Foto: Yuga Hassani/detikJabar

    Daya tarik: perkebunan teh, Kawah Putih, Ranca Upas

    Ciwidey dan Pangalengan jadi pilihan lain bagi penyuka tempat wisata dengan hawa sejuk dan adem. Turis bisa ambil paket wisata atau datang langsung ke tiap spot yang dikehendaki. Turis bisa bermalam di berbagai fasilitas penginapan yang tersedia, supaya bisa lebih lama menikmati daerah Ciwidey dan Pangalengan.

    4. Dieng, Jawa Tengah

    The Heaven Glamping & Resto Wonosobo, tempat glamping dekat DiengThe Heaven Glamping & Resto Wonosobo, tempat glamping dekat Dieng Foto: Dok. Instagram @theheaven.wonosobo

    Daya tarik: lihat sunrise di Bukit Sikunir, Kawah Sikidang, Candi Arjuna

    Catatan: Dieng punya banyak pesona dan kelebihan selain hawa dingin dan sejuk. Tiap kali musim liburan, Dieng selalu kebanjiran pengunjung baik yang mau trekking atau datang ke salah satu spot wisata. Para turis bisa datang sendiri, bersama keluarga, atau tema-teman terdekatnya.

    5. Tawangmangu, Jawa Tengah

    Air terjun Grojogan Sewu di Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah.Air terjun Grojogan Sewu di Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah. Foto: Getty Images/iStockphoto/benito_anu

    Daya tarik: Grojogan Sewu, Sarangan Cemoro Sewu

    Berada dekat Gunung Lawu, kawasan Tawangmangu sudah lama terkenal dengan hawa sejuk dan dingin yang cocok untuk liburan. Untuk menikmati keindahan air terjun Grojogan Sewu kamu harus naik ribuan tangga sebelum sampai tujuan. Jika lelah, pengunjung bisa beristirahat di pos yang disediakan di sepanjang jalur tangga. Di pos juga ada beragam makanan dan minuman yang disediakan penduduk sekitar.

    (row/fem)



    Sumber : travel.detik.com