Tag: teh herbal

  • Minum Teh Jahe di Pagi Hari Bisa Rasakan Manfaat Sehat Ini


    Jakarta

    Pagi hari memang nikmatnya minum minuman hangat yang menyehatkan. Seperti minum teh jahe yang dapat menghangatkan tubuh hingga menyehatkan pencernaan.

    Jahe merupakan tanaman rimpang yang biasa digunakan sebagai rempah masakan atau minuman herbal. Rimpang ini memiliki aroma menyengat dan rasa pedas yang menghangatkan tenggorokan.

    Tak heran kalau jahe banyak digunakan sebagai campuran minuman. Teh jahe salah satu racikan minuman yang dapat dikonsumsi dan cocok untuk menghangatkan badan.


    Dilansir dari Hindustan Times (10/11), teh jahe sangat baik dikonsumsi saat pagi hari. Minuman yang menghangatkan ini dapat membantu dalam melancarkan pencernaan.

    Teh jahe yang sehatkan pencernaanTeh jahe yang sehatkan pencernaan Foto: Getty Images/iStockphoto/

    Diketahui kalau jahe telah digunakan sebagai obat alami selama ribuan tahun untuk sembelit. Karena jahe memiliki senyawa aktif yang dapat melancarkan pencernaan (BAB) dan mengatasi peradangan.

    Vaibhav Jain selaku ahli diet menjelaskan, “Jahe merupakan rempah terkenal dengan khasiat yang manjur. Rempah ini berpotensi sebagai obat alami dan efektif untuk sembelit. Selain itu, jahe juga memiliki sifat anti-inflamasi dan antioksidan yang berkontribusi terhadap kesehatan usus secara menyeluruh.”

    Menurut ahli diet Dr Rekha Radhamony, teh jahe bisa dibuat dari jahe kering. Jahe kering ini memiliki sifat ‘snigdha’ yang tidak mengeringkan dan baik untuk penggunaan jangka panjang. Selain jahe yang kering, bisa juga menggunakan bubuk jahe yang sifatnya sama.

    Cara meracik teh jahe ini juga sangat mudah. Seduh jahe kering dengan air panas, didiamkan beberapa saat barulah dikonsumsi. Atau rebus rimpang jahe segar dengan air secukupnya hingga mendidih beberapa saat lalu saring dan minum selagi hangat.

    Untuk teh jahe dari bubuk jahe caranya dengan menyeduh 2 gram bubuk jahe (1 sdt) menggunakan air hangat. Setelah tercampur merata, bisa dikonsumsi pagi hari.

    Selain mengatasi sembelit, teh jahe juga dapat dikonsumsi untuk meredakan mual. Secara khusus, penelitian menunjukkan bahwa jahe dapat membantu meringankan gejala-gejala selama kehamilan yang kerap merasakan mual. Studi lain juga menemukan bahwa efek jahe lebih kuat dibandingkan obat dalam mengurangi mual dan muntah setelah prosedur anestesi umum.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Viral Teh Spearmint yang Kaya Antioksidan dan Bisa Sembuhkan Jerawat


    Jakarta

    Teh spearmint sedang viral di media sosial. Terbuat dari spearmint, teh ini memiliki rasa mentol dan agak manis. Teh ini juga disebut bisa menyembuhkan jerawat.

    Minuman sehat ternyata bisa menjadi tren viral di media sosial. Salah satunya seperti teh yang terbuat dari spearmint.

    Daun spearmint ini mirip seperti daun mint pada umumnya, karena masih masuk dalam kelompok yang sama. Namun, tetap ada perbedaannya, seperti bentuk, rasa, dan kegunaannya.


    Bedanya dengan daun mint biasa, spearmint memiliki rasa mentol yang kurang nendang. Rasa mentolnya hanya 0,5 persen, sedangkan daun mint mencapai 40 persen. Cita rasa mentol ini menghadirkan sensasi dingin di mulut.

    Karena kandungan mentolnya yang ringan, spearmint memiliki rasa yang lebih lembut dan manis. Daun ini biasanya digunakan dalam hidangan gurih, seperti daging.

    Namun, belakangan spearmint juga kerap digunakan dalam sajian teh. Bahkan, teh spearmint ini viral di TikTok, karena disebut-sebut bisa menyembuhkan jerawat.

    Dilansir dari Style Craze dan sumber lainnya, berikut manfaat dari minum teh spearmint.

    1. Sembuhkan Jerawat

    Teh spearmint yang disebut berkhasiat untuk tubuhTeh spearmint yang disebut berkhasiat untuk tubuh Foto: Getty Images/iStockphoto

    Teh spearmint banyak digunakan untuk bahan perawatan diri di Timur Tengah yang dapat berperan sebagai anti-androgen alami untuk menurunkan kadar testosteron dalam tubuh. Androgen seperti testosteron dikaitkan dengan produksi sebum yang berlebihan, sehingga dapat menyumbat pori-pori kulit hingga menyebabkan jerawat.

    Dalam sebuah penelitian, sekitar 9,4 persen orang di seluruh dunia menderita acne vulgaris dan paling banyak terjadi di kalangan remaja. Di semua kelompok etnis, penyakit ini menyerang lebih dari 90 persen pria dan 80 persen wanita.

    Minum teh spearmint ini dapat mengurangi kadar testosteron atau hormon seks pada pria, tapi mungkin saja ovarium juga memproduksinya dalam jumlah kecil. Khasiat ini dapat mengurangi jerawat, terutama yang disebabkan oleh fluktuasi hormonal.

    Manfaatnya dalam mengurangi jerawat hanya bersifat anekdotal. Banyak orang telah mencoba pengobatan ini dan merasakan efektivitasnya. Namun, masih perlu penelitian lebih lanjut untuk mengetahui efektivitas teh spearmint untuk jerawat ini.

    2. Membantu Kurangi Hirsutisme

    Hirsutisme merupakan kondisi seorang wanita kelebihan hormon pria yang disebut androgen. Kondisi ini membuat pertumbuhan rambut tebal dan kasar yang berlebihan pada wanita.

    Kondisi ini dapat disebabkan karena berbagai hal, salah satunya sindrom ovarium polikistik atau PCOS. Sebuah penelitian menemukan bahwa meminum teh spearmint membantu mengurangi hirsutisme pada wanita.

    3. Mengatasi Gejala Osteoartritis Lutut

    Teh spearmint yang disebut berkhasiat untuk tubuhTeh spearmint yang disebut berkhasiat untuk tubuh Foto: Getty Images/iStockphoto

    Osteoartritis lutut disebabkan oleh degenerasi tulang rawan artikular dan merupakan kondisi yang tidak dapat disembuhkan. Perawatan untuk penyakit ini berkisar pada manajemen nyeri.

    Teh spearmint yang mengandung asam rosmarinic tinggi dapat dikonsumsi untuk mengurangi gejala osteoartritis lutut. Jenis teh spearmint yang digunakan juga khusus, tak sama dengan varian yang tersedia secara komersial.

    4. Mengatasi Stres dan Insomnia

    Teh spearmint ini juga banyak dikonsumsi oleh masyarakat Kolombia. Mereka menggunakannya untuk merawat kesehatan mental, menghilangkan stres, dan mengurangi insomnia.

    Sebuah penelitian pada tikus menemukan bahwa spearmint ini memiliki efek hipnotis dan obat penenang, karena adanya senyawa fenolik. Senyawa itu adalah flavonoid dan tanin yang digunakan untuk menghilangkan kecemasan.

    5. Kaya Antioksidan

    Zat antioksidan diketahui dapat mengurangi stres oksidatif yang disebabkan dari radikal bebas berbahaya. Radikal bebas ini diketahui dapat menyebabkan peradangan dan mendorong proses timbulnya jerawat pada kulit.

    Teh spearmint yang memiliki senyawa flavonoid dan tanin ini dapat menjaga kulit tetap sehat dan bebas noda. Manfaat antioksidan lainnya pada teh spearmint ini dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh hingga meringankan masalah kesehatan jantung.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Segar dan Sehat! 5 Teh Ini Cocok Untuk Penderita Darah Tinggi


    Jakarta

    Tekanan darah tinggi dapat berakibat fatal jika tak segera diatasi. Beberapa teh yang segar dan sehat ini cocok dikonsumsi untuk kendalikan tekanan darah.

    Tekanan darah tinggi terjadi ketika aliran darah terlalu deras melalui arteri. Kondisi ini dianggap sebagai salah satu gangguan kardiovaskuler yang cukup berbahaya dan mengancam.

    Darah tinggi yang tidak diatasi dapat menyebabkan serangan jantung hingga stroke yang fatal. Akibatnya beberapa asupan disarankan ahli untuk dikonsumsi penderita darah tinggi termasuk beberapa seduhan teh.


    Teh yang terbuat dari bahan-bahan alami memiliki nutrisi yang dapat mengendalikan tekanan darah tanpa harus konsumsi obat-obatan. Rutin minum beberapa teh yang dianjurkan ini setiap pagi ampuh untuk menstabilkan tekanan darah.

    Baca juga: Gegara Tergiur Promo, Wanita Ini Akhirnya Harus Bayar Rp 812 Ribu

    Berikut ini 5 teh yang disarankan untuk penderita darah tinggi menurut The Health Site:

    Segar dan Sehat! 5 Teh Ini Cocok Untuk Penderita Darah TinggiTeh hijau populer sebagai teh favorit di dunia karena khasiatnya. Foto: Getty Images/Kerrick

    1. Teh hijau

    Akibat khasiatnya yang berlimpah, teh hijau menjadi 5 besar teh yang disukai di seluruh dunia. Salah satu manfaatnya yaitu mengendalikan tekanan darah tinggi agar lebih stabil dalam waktu singkat.

    Menurut beberapa penelitian teh hijau dapat meningkatkan sirkulasi aliran darah lebih lancar dan juga meminimalisir inflamasi pada lapisan jantung. Manfaat ini didapatkan dari kandungan antioksidannya yang tinggi sehingga dapat melindungi kesehatan jantung.

    Bagi penderita darah tinggi disarankan untuk rutin mengonsumsi satu atau dua cangkir selama satu hari. Efek maksimalnya bisa dirasakan setelah beberapa waktu menerapkannya dengan konsisten.

    2. Teh hibiscus

    Istilah teh hibiscus diambil dari bahan utamanya yaitu bunga hibiscus atau kembang sepatu. Tanaman yang di Indonesia lebih populer sebagai tanaman hias di halaman rumah ternyata juga memiliki khasiat yang menakjubkan.

    Teh hibiscus memiliki kandungan antioksidan yang manfaatnya begitu baik untuk menjaga kesehatan jantung. Menurut ahli komponen alami di dalam teh ini dapat mengendalikan tekanan darah tinggi dengan ampuh.

    Tetapi khusus teh herbal yang satu ini, perlu konsultasi terlebih dahulu kepada dokter atau tenaga kesehatan. Seringkali kesalahan dalam memanfaatkan bahan herbal dikhawatirkan justru mendatangkan efek negatif.

    Teh untuk penderita darah tinggi lainnya ada di halaman berikutnya.

    3. Teh oolong

    Berbeda dengan teh lainnya, teh oolong melalui proses yang lebih panjang. Teh oolong tak hanya dikeringkan tetapi juga harus melalui proses fermentasi sebelum akhirnya bisa diseduh.

    Prosesnya yang panjang membuat teh oolong memiliki komponen nutrisi dan mineral yang lebih komplet. Ahli teh menyebutkan di dalam secangkir teh oolong penikmatnya dapat merasakan khasiat teh hijau dan teh hitam dalam satu waktu bersamaan.

    Antioksidannya yang tinggi juga membuat teh oolong diandalkan sebagai obat alami dalam menjaga kesehatan jantung. Tak heran jika jenis ini paling disarankan untuk dikonsumsi penderita darah tinggi.

    4. Teh chamomile

    Segar dan Sehat! 5 Teh Ini Cocok Untuk Penderita Darah TinggiTeh dari bunga chamomile ini ampuh untuk menenangkan tubuh dan aliran darah. Foto: Getty Images/Kerrick

    Rasanya yang lembut dengan aroma khas chamomile dapat memberikan beberapa manfaat dalam satu cangkir. Ada komponen khusus di dalam teh chamomile yang berkhasiat untuk mengendalikan tekanan darah tinggi.

    Beberapa penelitian membuktikan khasiat teh chamomile yang dikonsumsi sebagai pendamping pengobatan darah tinggi memberikan hasil yang lebih efektif. Efeknya mirip dengan teh hibiscus yang menenangkan pembuluh darah dengan melebarkannya secara perlahan.

    Penelitian lebih lanjut juga menyebutkan teh ini berkhasiat untuk merelaksasi tubuh, pikiran, dan memberikan kualitas tidur yang lebih baik. Dampak jangka panjangnya, tubuh yang tak terdampak stres akan lebih terkendali tekanan darahnya.

    5. Teh hitam

    Teh hitam lebih banyak digunakan pada teh-teh kemasan yang dijual di pasaran. Walaupun terkesan sebagai teh biasa yang murah dan mudah didapatkan tetapi ada banyak manfaat dari teh ini.

    Salah satunya efek untuk menurunkan lonjakan tekanan darah tinggi. Manfaat ini bahkan telah dibuktikan oleh penelitian yang mengamati beberapa partisipan terlibat.

    Hasilnya orang yang mengonsumsi tiga cangkir teh hitam sehari cenderung memiliki tekanan darah yang lebih rendah. Perbandingannya rata-rata mencapai 2-3 poin lebih rendah dari penderita darah tinggi yang tidak mengonsumsi teh hitam.

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Unik! ‘Teh Bantu Tidur’ Racik Minuman yang Bikin Tidur Nyenyak


    Jakarta

    Bagi yang kesulitan tidur, kamu bisa mencicipi teh herbal di gerai mungil ini. Diracik menggunakan akar valerian yang memberikan efek rileks dan kantuk.

    Sulit tidur menjadi masalah banyak orang. Kondisi ini disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari pola tidur yang buruk, konsumsi kafein berlebih, stres, dan cemas.

    Namun, hal ini bisa diatasi dengan mengonsumsi teh, seperti yang ditawarkan oleh gerai bernama Teh Bantu Tidur. Gerainya berlokasi di Ruko Northridge, BSD.


    Gerai tersebut khusus menawarkan racikan teh untuk orang sulit tidur. Tehnya tersedia dalam beberapa varian dan diracik menggunakan berbagai tanaman herbal.

    Tanaman herbal tersebut antara lain, Lemon Balm, Lavender, Mugword, Valerian, Ginkgo Biloba, Pegagan, Chickweed, hingga Chamomile.

    1. Teh picu rasa kantuk

    Teh Bantu TidurTeh Bantu Tidur diracik menggunakan tanaman herbal. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Jika kamu mengalami kesulitan tidur kamu bisa pilih teh kategori ‘Sleep’. Ada varian Sleepy Mama seharga Rp 35.000. Teh ini diracik menggunakan lemon balm dan chamomile.

    Rasanya tidak terlalu manis, ada aroma citrus yang kuat dari penggunaan lemon balmnya. Selain itu, rasanya ringan, lembut, dan floral yang memberikan efek menenangkan.

    Saat detikFood coba, sepertinya efeknya bekerja 30-35 menit. Kami pun merasakan kantuk karena efek menenangkan dari racikan tehnya.

    Teh ini juga dicampur dengan ekstrak akar valerian yang bisa memberikan efek kantuk.

    2. Teh membuat tenang

    Teh Bantu TidurTeh membantu tenang. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Ada juga teh yang memberikan efek rileks pada tubuh. Kamu bisa pilih kategori ‘calm’. Salah satu varian yang jadi favorit adalah Cloudy Roasted Milk Tea seharga Rp 35.000.

    Tehnya diracik menggunakan lemon balm, lavender, susu, cinnamon, dan sedikit gula. Seduhan teh ini lebih terasa manis dengan rasa dan aroma kayu manis yang kuat.

    Perpaduan rasa milky dan rempah itu mengingatkan dengan teh chai yang biasa disajikan dengan Timur Tengah. Aroma lavendernya memberikan efek rileks dan tenang.

    Racikan teh herbal lainnya ada di halaman berikutnya.

    3. Teh meningkatkan fokus

    Teh Bantu TidurTeh meningkatkan fokus. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Gerai teh ini menawarkan kategori teh untuk meningkatkan fokus. Kamu bisa pilih varian Choco Intens seharga Rp 30.000. Teh ini diracik dengan ginkgo, pegagan, dark choco, susu, dan gula.

    Tehnya lebih terasa milky dibandingkan cokelatnya. Tambahan herbal ginkgo dan pegagan berperan meningkatkan fokus dan mempertajam kemampuan kognitif.

    4. Teh penekan nafsu makan

    Teh Bantu TidurGinkgo Biloba yang bisa diseduh menjadi teh. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Teh varian Lavender Trimtea seharga Rp 35.000 bisa kamu pilih untuk menekan nafsu makan. Teh ini terbuat dari campuran Chickweed, Fenugreek, Lavender, Madu, dan Gula.

    Tehnya ringan, ada rasa sepat di aftertastenya, dan beraroma bunga. Tambahan madunya juga memberikan rasa manis yang tidak berlebihan.

    5. Tersedia tea bag juga

    Teh Bantu TidurTeh Bantu Tidur tersedia dalam kemasan tea bag. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Jika ingin membeli untuk diseduh di rumah, Teh Bantu Tidur menawarkan racikan teh yang dikemas dalam tea bag seharga sekitar Rp 15.000.

    Cara seduhnya mudah, hanya tinggal menuangkan air panas dan celupkan tea bag berisi racikan teh sesuai dengan kebutuhan. Tehnya juga dilengkapi dengan panduan.

    Gerai Teh Bantu Tidur berlokasi di Ruko Northridge Business Center, Kios Zona B 6. Gerainya buka setiap hari, mulai dari pukul 09.00-00.00.

    (raf/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Awas! 3 Minuman Ini Menyegarkan, Tapi Bisa Merusak Ginjal kalau Berlebihan


    Jakarta

    Cuaca panas ekstrem yang melanda beberapa wilayah Indonesia akhir-akhir ini membuat banyak orang jadi lebih sering mencari minuman segar. Suhu yang bisa menembus 35 derajat Celcius bikin tubuh cepat haus dan kehilangan cairan. Tak heran, minuman dingin seperti minuman bersoda, kopi susu kekinian, hingga jus buah kemasan jadi pilihan instan untuk menghilangkan dahaga.

    Namun, di balik sensasi segarnya, tidak semua minuman baik untuk dikonsumsi terlalu sering, apalagi saat cuaca panas. Di saat tubuh kekurangan cairan, ginjal harus bekerja lebih keras untuk menyaring sisa metabolisme dan menjaga keseimbangan elektrolit. Jika kondisi ini diperparah dengan asupan minuman tinggi gula, kafein, atau zat aditif, beban ginjal bisa meningkat dan dalam jangka panjang memicu gangguan fungsi.

    Beberapa jenis minuman bahkan diam-diam bisa mempercepat kerusakan ginjal bila diminum berlebihan. Yuk, kenali jenis-jenis minuman yang sebaiknya dibatasi agar ginjal tetap sehat, terutama di tengah cuaca panas seperti sekarang.


    1. Minuman Bersoda

    Segelas soda memang terasa menyegarkan, apalagi saat cuaca panas yang terjadi belakangan ini. Namun dibalik rasanya yang manis dan segar, soda termasuk salah satu minuman yang paling berisiko bagi ginjal. Kandungan gula dan asam fosfat yang tinggi di dalamnya dapat memicu resistensi insulin dan meningkatkan kadar asam urat yang bisa menjadi batu ginjal. Dua hal ini yang berperan besar dalam penurunan fungsi ginjal.

    Penelitian di Clinical Journal of the American Society of Nephrology tahun 2019 menemukan bahwa konsumsi rutin minuman tinggi gula meningkatkan risiko penyakit ginjal kronis. Jenis minuman bersoda berwarna gelap juga mengandung asam fosfat yang dapat mengganggu keseimbangan mineral tubuh dan menyebabkan batu ginjal.

    Untuk alternatif yang lebih aman, coba pilih infused water dengan potongan lemon atau mentimun. Sensasi segarnya tetap ada, tanpa tambahan gula dan fosfat.

    2. Minuman Energi dan Minuman Berkafein

    Minuman energi sering dijadikan pilihan bagi yang sedang butuh dorongan tenaga instan. Tapi terlalu sering mengonsumsinya bisa membuat organ ginjal kelelahan. Kombinasi gula, kafein, dan zat aditif di dalamnya meningkatkan risiko dehidrasi dan gangguan elektrolit.

    Kafein sendiri bersifat diuretik, sehingga membuat tubuh lebih sering buang air kecil. Jika cairan yang keluar tidak diganti dengan konsumsi cukup air putih, ginjal menjadi kekurangan cairan dan kesulitan membuang racun dengan optimal. Kondisi ini bisa memicu batu ginjal dalam jangka panjang.

    Kopi juga aman dikonsumsi asal dalam batas wajar. Dua gelas per hari masih dianggap normal, tetapi jika sudah lebih dari lima, efek kafein dapat meningkatkan tekanan darah dan membebani aliran darah menuju ginjal.

    3. Jus Buah Kemasan/Minuman Rasa Buah

    Jus buah memang menyehatkan, tapi tidak semua jus dibuat sama. Banyak produk kemasan yang ternyata mengandung lebih banyak gula daripada sari buah. Satu kemasan jus bisa mengandung hingga 30 gram gula tambahan, jumlah yang cukup untuk menaikkan kadar gula darah secara cepat dan membebani ginjal.

    Beberapa jenis jus seperti cranberry dan grapefruit juga tinggi oksalat, senyawa yang dapat memicu pembentukan batu ginjal. Sebuah penelitian yang dipublikasikan di Jurnal Nutrients tahun 2020 mencatat bahwa asupan tinggi oksalat tanpa cukup cairan bisa menggandakan risiko mengidap batu ginjal.

    Pilih jus segar tanpa gula tambahan atau, lebih baik lagi, konsumsi buah utuh agar seratnya membantu menstabilkan kadar gula darah.

    Tips Menjaga Ginjal

    Menjaga ginjal tetap sehat sebenarnya tidak rumit. Kuncinya ada pada keseimbangan asupan cairan dan kebiasaan minum yang bijak. Berikut beberapa hal sederhana yang bisa diterapkan setiap hari:

    1. Utamakan air putih

    Air putih tetap menjadi pilihan terbaik untuk menjaga ginjal bekerja optimal. Idealnya 6-8 gelas per hari, tapi kebutuhan ini bisa berbeda tergantung aktivitas dan kondisi tubuh. Saat cuaca panas atau banyak berkeringat, tubuh butuh lebih banyak cairan. Air membantu ginjal mengencerkan urine dan mencegah penumpukan mineral yang bisa membentuk batu ginjal.

    2. Batasi minuman manis dan tinggi kafein

    Minuman tinggi gula dan kafein memang memberi sensasi boost energi sesaat, tapi jika berlebihan, justru membuat ginjal bekerja lebih keras. Kelebihan gula bisa mempercepat resistensi insulin, sementara kafein yang terlalu tinggi dapat meningkatkan tekanan darah. Batasi konsumsi maksimal dua gelas kopi per hari, dan hindari menambahkan gula atau krimer berlebihan.

    3. Perhatikan warna urine

    Cara sederhana untuk menilai apakah tubuh cukup cairan adalah dengan memperhatikan warna urine. Jika berwarna bening atau kuning muda, artinya hidrasi cukup. Tapi kalau warnanya pekat dan berbau tajam, itu tanda tubuh kekurangan cairan.

    4. Pilih minuman alami untuk variasi

    Sesekali boleh menikmati teh herbal tanpa gula, air kelapa segar, atau infused water. Teh herbal mengandung antioksidan yang baik untuk tubuh, sedangkan air kelapa membantu menggantikan elektrolit alami tanpa adanya bahan kimia.

    5. Hindari kebiasaan menahan haus

    Beberapa orang menunda minum karena sibuk atau malas ke toilet. Padahal, menahan haus membuat konsentrasi zat sisa hasil metabolisme tubuh dalam darah meningkat dan ginjal harus bekerja ekstra keras untuk membuangnya. Biasakan juga minum sedikit demi sedikit sepanjang hari, bukan sekaligus dalam jumlah banyak.

    6. Waspadai obat dan suplemen tertentu

    Beberapa suplemen atau obat herbal bisa meningkatkan beban ginjal jika dikonsumsi tanpa pengawasan dokter, terutama yang mengandung protein tinggi atau zat kimia sintetis. Selalu baca label dan konsultasikan dulu sebelum dikonsumsi secara rutin.

    Dengan langkah sederhana ini, ginjal bisa tetap bekerja optimal tanpa harus dibebani oleh kebiasaan minum yang salah.

    (mal/up)



    Sumber : health.detik.com

  • 5 Minuman Herbal Ini Ampuh Cegah Kembung Usai Buka Puasa


    Jakarta

    Buka puasa dengan minum es dan yang manis memang menyegarkan, tetapi bisa bikin kembung. Sebagai pilihan lebih sehat, kamu bisa mengonsumsi 5 minuman herbal ini.

    Buka puasa adalah waktu yang dinanti-nantikan umat Muslim. Mereka bisa menghilangkan rasa haus dan lapar dengan menikmati berbagai macam hidangan yang diinginkan.

    Saat berbuka, biasanya banyak yang langsung menikmati minuman es atau minuman yang manis-manis. Jenis minuman seperti ini memang menyegarkan dan menghilangkan rasa haus.


    Namun, kamu perlu mempertimbangkannya lagi. Konsumsi makanan dan minuman yang tidak tepat saat puasa bisa menyebabkan kembung. Sebab, saat puasa tubuh mengalami perubahan kondisi karena pola makan dan tidur yang berbeda.

    Oleh karena itu, penting memerhatikan asupan makanan dan minuman saat sahur dan berbuka. Terutama saat berbuka, ketika kamu memiliki hawa nafsu lebih tinggi dalam menikmati makanan.

    Untuk menghindari perut kembung saat berbuka, coba konsumsi ke 5 minuman herbal ini. Melansir Times of India, berikut daftarnya!

    1. Teh peppermint

    anti pikun dengan teh peppermintKandungan mentolnya bisa merelaksasi sistem pencernaan. Foto: GettyImages/Telegrah

    Minum teh peppermint bisa membantu menenangkan perut. Dengan begitu masalah perut kembung dapat teratasi.

    Di dalam teh ini terdapat mentol yang mampu merelaksasikan otot dalam sistem pencernaan. Hal tersebut yang akhirnya mengurangi gas dan rasa perut tidak nyaman.

    Kandungan mentol ini juga memiliki sifat antiseptik dan antibakteri yang dapat menyeimbangi tubuh dengan cara yang diperlukan.

    Minum teh peppermint juga baik dalam melawan penyakit hingga meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

    Teh peppermint bisa dibuat dengan menggunakan daun teh peppermint segar yang direbus selama 5 sampai 7 menit. Nikmati dalam keadaan hangat.

    2. Minuman jahe lemon

    lemon tea on wooden tableJahe lemon sangat pas dinikmati karena bisa meperkuat sistem pencernaan dan meredakan refluks asam. Foto: iStock

    Jahe dan lemon merupakan dua bahan yang terkenal akan khasiatnya.

    Jahe merupakan jenis herbal yang bisa mengatasi masalah pencernaan. Sedangkan, lemon dapat memperkuat sistem pencernaan. Bahkan, kandungan limonenenya dapat meredakan mulas dan refluks asam.

    Oleh karena itu, menggabungkan jahe dan lemon merupakan hal yang tepat. Minuman ini tidak hanya baik untuk jadi obat pencernaan, tetapi juga membantu alkali tubuh mengurangi keasamannya, sekaligus mempromosikan kesehatan secara keseluruhan.

    Minuman ini bisa dibuat dengan mengkombinasikan perasan jeruk lemon, irisan jahe, madu, dan air.

    Rekomendasi minuman herbal untuk buka puasa lain bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Teh chamomile

    Healthy chamomile tea poured into white cup. Teapot and spoon, glass jar of daisy medicinal herbs.Teh chamomile baik untuk menenangkan sistem pencernaan. Foto: iStock

    Teh chamomile terkenal dengan efek yang menenangkan untuk sistem pencernaan. Teh ini juga dapat meredakan peradangan dalam saluran pencernaan, serta mengurangi keasaman dan rasa tidak nyaman terkait perut kembung.

    Teh chamomile juga memiliki senyawa antispasmodik yang dapat meredakan gejala gangguang pencernaan.

    Kamu bisa membuat teh chamomile sendiri, dengan merebus bunga chamomile kering dalam air panas selama 5-10 menit.

    4. Teh cinnamon

    teh herbalMinum teh cinnamon juga baik untuk kontrol lonjakan gula darah. Foto: Getty Images/iStockphoto/margouillatphotos

    Daripada menikmati teh hangat biasa, lebih baik menikmati teh herbal dari kayu manis (cinnamon) ini.

    Kayu manis dikenal dengan sifat anti-inflamasi yang mampu mengontrol lonjakan gula darah. Minum teh kayu manis setelah buka puasa juga mampu menstabilkan kadar gula darah hingga mencegah kembung.

    Kandungan di dalam kayu manis juga dapat membantu metabolisme lemak dalam proses pencernaan.

    5. Teh biji ketumbar

    Minuman ini mungkin terdengar aneh, tetapi kamu bisa mendapatkan khasiat baik dengan mengonsumsinya.

    Biji ketumbar dikenal tinggi antioksidan yang secara tradisional sering dipakai untuk mengatasi masalah pencernaan.

    Dengan merebus biji ketumbar, itu akan menciptakan jamu-jamuan yang dapat mengurangi keasaman dan kembung setelah makan.

    Untuk membuat teh biji ketumbar, kamu hanya perlu merebus biji di dalam air panas. Tunggu sampai mendidih selama 5-10 menit, aduk, dan sajikan. Nikmatilah saat masih hangat.

    (aqr/adr)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Anna Pelzer

  • Cara Meracik Teh Agar Lebih Sehat, Pakai Rempah-rempah Ini


    Jakarta

    Minum teh baik untuk meningkatkan kesehatan. Mulai dari meredakan gejala flu hingga menurunkan berat badan. Agar lebih berkhasiat, racik dengan rempah ini.

    Manfaat teh yang umum diketahui dapat meningkatkan imunitas tubuh. Teh juga bermanfaat untuk menyembuhkan flu, sakit perut, dan lainnya.

    Lebih dari itu, manfaat teh bahkan bisa dikaitkan dengan panjang umur. Terbukti pada beberapa penelitian orang yang mengonsumsi teh secara rutin setiap hari punya usia lebih panjang.


    Teh yang banyak dikonsumsi dengan manfaat sehatnya adalah teh hijau. Di Jepang teh ini juga dikaitkan dengan diet yang dapat menurunkan berat badan.

    Resep Teh Susu RempahRempah Foto: iStock

    Dilansir dari Slurrp (5/5), teh yang dicampurkan rempah-rempah ternyata lebih menyehatkan. Teh rempah ini cocok diminum pagi hari agar tubuh lebih bertenaga.

    Rempah-rempah yang cocok dicampurkan bersama racikan teh terutama rempah kering. Salah satunya adalah cengkeh, yang bisa meningkatkan imunitas dan menjaga kesehatan saat terjadi perubahan musim.

    Selain cengkeh, kapulaga juga cocok dijadikan campuran teh hangat. Kapulaga ini bisa meningkatkan cita rasa pada teh dengan aroma harum yang khas.

    Rempah satu ini disebut dapat memperkuat sistem pencernaan dan meredakan kecemasan, serta stres. Ini juga bertindak sebagai penyegar mulut alami dan membuat nafas lebih menyegarkan.

    Jahe juga cocok dicampurkan ke dalam racikan teh hangat. Jahe biasa digunakan sebagai obat alami selama ribuan tahun untuk sembelit. Karena jahe memiliki senyawa aktif yang dapat melancarkan pencernaan (BAB) dan mengatasi peradangan.

    Cara meracik teh jahe ini juga sangat mudah. Seduh jahe kering dengan air panas, didiamkan beberapa saat barulah dikonsumsi. Atau rebus rimpang jahe segar dengan air secukupnya hingga mendidih beberapa saat lalu saring dan minum selagi hangat.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Racikan Teh Ini Bisa Sembuhkan Migrain, Pakai Jahe hingga Cengkeh


    Jakarta

    Teh memiliki beragam manfaat sehat, termasuk menyembuhkan migrain atau sakit kepala. Seperti beberapa jenis teh yang dmengandung aneka herbal.

    Sakit kepala atau migrain dapat terjadi kepada siapapun. Gejala sakit kepala yang biasa dialami ada rasa nyeri di sekitar kepala dan bisa menyebar ke wajah hingga bahu.

    Untuk mengobatinya, banyak orang mengonsumsi obat yang mengandung paracetamol. Bisa juga mengobati sakit kepala dengan cara alami, banyak orang menyarankan untuk mengonsumsi teh hangat.


    Menurut Medical News Today (19/6), jenis teh yang mengandung bahan herbal cocok untuk atasi migrain. Contohnya seperti jahe, kunyit, hingga cengkeh.

    Berikut 5 racikan teh yang dapat menyembuhkan migrain:

    1. Teh Jahe

    Manfaat dari minum teh jaheManfaat dari minum teh jahe Foto: Getty Images/iStockphoto/

    Jahe merupakan tanaman rimpang yang biasa digunakan sebagai rempah masakan atau minuman herbal. Rimpang ini memiliki aroma menyengat dan rasa pedas yang memberikan sensasi hangat.

    Tak heran kalau jahe banyak digunakan sebagai campuran minuman. Teh jahe salah satu racikan minuman yang dapat dikonsumsi dan cocok untuk menghangatkan badan.

    Manfaat jahe untuk migrain ini disebutkan pada sebuah meta-analisis yang dikutip dalam penelitian 2021. Bahwa, jahe dapat mengurangi risiko mual dan muntah terkait migrain.

    2. Teh Chamomile

    Pencinta teh pasti sudah tak asing dengan teh herbal satu ini. Teh yang terbuat dari bunga camomile tersebut dikonsumsi karena manfaat sehatnya.

    Salah satu manfaatnya dapat menurunkan gejala migrain. Karena teh camomile mengandung zat anti-inflamasi dan antioksidan yang tinggi.

    Peneliti pada tahun 2022 juga mengemukakan bahwa chamomile secara umum aman dikonsumsi sebagai teh. Selain itu, membantu mengatasi kecemasan, peradangan, dan memiliki efek sedatif.

    3. Teh Kunyit

    Kunyit tak hanya dijadikan sebagai bumbu masakan, tapi juga dibuat teh herbal. Teh kunyit ini diketahui dapat menyembuhkan sakit kepala atau migrain.

    Pada penelitian 2023, kunyit yang mengandung curcumin sebagai zat anti-inflamasi alami ini dapat memainkan perannya dalam mengobati migrain. Selain itu, teh kunyit juga dapat mengobati flu secara mendalam.

    4. Teh Cengkeh

    Teh yang dapat menyembuhkan migrain lainnya menggunakan racikan cengkeh. Cengkeh ini biasa digunakan sebagai bumbu masakan yang pedas, tapi enak juga dijadikan teh herbal.

    Cengkeh yang dapat berperan sebagai zat antiosiseptif, antiinflamasi, dan analgesik ini disebut dapat mengatasi nyeri pada migrain. Namun, belum ada penelitian ekstensif tentang penggunaan teh atau pengobatan herbal, jadi masyarakat tetap harus berhati-hati.

    5. Teh Peppermint

    Teh peppermint dapat digunakan untuk mengatasi perut yang buncit.Teh peppermint dapat digunakan untuk mengatasi perut yang buncit. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Peppermint merupakan bahan herbal yang dapat ditambahkan dalam racikan teh. Pada teh peppermint mengandung mentol yang dapat memberikan efek menenangkan pada oto.

    Jadi, mungkin berguna untuk meredakan sakit kepala karena tegang. Hal ini telah dibahas pada tinjauan studi 2020 yang menunjukkan manfaat positif dari peppermint dalam jangka pendek.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 7 Jenis Teh yang Bagus Diminum Saat Demam dan Batuk


    Jakarta

    Cuaca tak menentu meningkatkan risiko flu, pilek, dan batuk. Untuk bantu mengatasinya secara alami, coba konsumsi jenis teh berikut.

    Sakit flu, pilek, dan batuk tentu mengganggu aktivitas sehari-hari, apalagi jika terjadi berkepanjangan dan disertai rasa sakit di hidung maupun tenggorokan.

    Kondisi tersebut dapat diatasi secara medis melalui pengobatan, tapi ada juga cara alami yang bisa dilakukan untuk mendukung penyembuhan. Salah satunya melalui konsumsi teh hangat.


    Mengapa teh? Selain membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi, uap dari teh panas bisa membantu membuka saluran hidung dan bronkial. Sementara itu, cairan hangatnya bisa menenangkan tenggorokan yang teriritasi.

    Melansir Real Simple, berikut 7 jenis teh yang bagus diminum saat demam dan batuk:

    1. Teh jahe

    Jahe dikenal sebagai stimulating expectorant, yaitu membantu mengencerkan lendir dan mempercepat pengeluarannya dari paru-paru. Cocok untuk batuk berdahak atau yang disertai rasa penuh di dada. Teh jahe juga memiliki kemampuan menghangatkan tubuh dan meningkatkan sirkulasi.

    2. Teh kunyit

    Kunyit kaya akan senyawa antiinflamasi dan antioksidan. Saat tubuh melemah karena sakit, secangkir teh kunyit bisa membantu memperkuat sistem imun, mengurangi peradangan, serta meredakan batuk. Tambahkan

    sedikit jahe untuk efek penyembuhan yang lebih optimal.

    3. Teh chamomile

    Dikenal sebagai teh penenang, chamomile juga memiliki sifat antiinfeksi dan antiinflamasi. Teh dari bunga chamomile ni membantu tubuh melawan penyebab batuk sekaligus memberikan efek relaksasi, ideal diminum sebelum tidur.

    4. Teh peppermint

    Teh peppermint dapat digunakan untuk mengatasi perut yang buncit.Teh peppermint Foto: Getty Images/iStockphoto

    Teh dari daun mint ini memiliki kandungan mentol alami yang dapat membantu melegakan saluran pernapasan. Selain itu, peppermint juga efektif dalam mengurangi gejala infeksi sinus, yang kerap memicu batuk.

    5. Teh thyme

    Tak hanya lezat sebagai bumbu dapur, thyme atau daun timi juga bisa dijadikan teh yang ampuh meredakan batuk. Sebuah studi di 2021 menunjukkan bahwa kombinasi thyme dan ivy bisa mengurangi intensitas batuk secara signifikan.

    6. Teh hijau

    Teh hijau kaya akan senyawa antibakteri dan antiinflamasi. Selain itu, penelitian menemukan bahwa berkumur dengan teh hijau dapat mengurangi frekuensi batuk pada pasien pasca operasi jantung.

    7. Teh dengan madu

    Apa pun jenis tehnya, tambahkan madu untuk manfaat tambahan. Madu memiliki efek menenangkan pada tenggorokan, serta mengandung senyawa antivirus dan antimikroba. Studi di 2018 bahkan menunjukkan bahwa madu dapat memperpendek durasi batuk, terutama pada anak-anak.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “Minum 7 Jenis Teh Ini Saat Terkena Demam dan Batuk”

    (yms/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Bikin Sehat! 5 Khasiat Seduhan Daun Jambu Merah


    Jakarta

    Jambu merah atau jambu biji tak hanya buahnya saja yang bermanfaat. Seduhan daunnya yang dapat disajikan menjadi teh ternyata punya khasiatnya sendiri.

    Jambu merah atau jambu biji yang renyah menyegarkan diketahui memiliki banyak manfaatnya. Kandungan vitamin C yang tinggi membuatnya baik untuk menjaga imunitas hingga menstabilkan gula darah.

    Ternyata bagian yang berkhasiat dari jambu merah tak hanya buahnya saja. Daunnya yang hijau segar juga bisa dimanfaatkan sebagai asupan yang tak kalah menyehatkan untuk tubuh.


    Menurut penelitian yang dilakukan oleh National Institute of Health, seduhan daun jambu merah atau bahkan ekstraknya punya efek yang cukup banyak terhadap kesehatan tubuh. Mulai dari menurunkan resistensi insulin hingga dapat membantu membakar lemak.

    Baca juga: 5 Makanan yang Disarankan untuk Meredakan Depresi

    Berikut ini 5 khasiat daun jambu merah melansir Times of India:

    Bikin Sehat! 5 Khasiat Seduhan Daun Jambu MerahKandungan vitamin C dan quercetin dapat membantu menyehatkan organ reproduksi. Foto: Getty Images/Murilo Gualda

    1. Menyehatkan Reproduksi

    Selayaknya jambu merah, bagian daunnya juga memiliki komponen vitamin C yang dilengkapi dengan quercetin. Komponen ini dapat membantu menangkal radikal bebas yang dapat merusak sel reproduksi.

    Sehingga kualitas sperma maupun sel telur dapat meningkat dan terjaga. Merujuk pada African Journal of Biomedical Research, daun jambu merah sudah terbukti pada penelitian terhadap hewan.

    Pada pengamatan di laboratorium, hewan yang diberi asupan daun jambu merah mengalami peningkatan hormon reproduksi. Efeknya terlihat pada catatan peningkatan testosteron, hormon stimulasi folikel, dan hormon luteinizing pada tikus jantan.

    2. Mengendalikan Gula Darah

    Manfaat seduhan maupun ekstrak daun jambu merah terhadap gula darah pernah dilakukan 15 tahun silam. Hasilnya dipublikasi melalui Journal of Medicinal Food 2010 oleh sekelompok peneliti.

    Ditemukan bahwa ekstrak daun jambu merah dapat membantu menurunkan kadar gula darah dan inflamasi dalam tubuh. Kandungan quercetin dan berbagai antioksidan alami menjadi salah satu alasan khasiatnya tersebut.

    Ketika dikonsumsi, ekstrak daun jambu merah akan membantu menyerap gula pada usus halus. Efeknya secara signifikan terlihat pada pasien prediabetes maupun penderita diabetes tipe 2.

    Khasiat daun jambu merah berlanjut di halaman berikutnya.

    3. Mencerahkan Kulit

    Merujuk pada kandungan vitamin C yang dimiliki, konsumsi daun jambu merah cocok untuk menjaga kesehatan kulit. Daun jambu merah memiliki komponen antibakteri dan antiinflamasi yang dapat membantu meredakan berbagai masalah kulit.

    Misalnya seperti flek hitam, meredakan jerawat, hingga membuat kulit terlihat lebih bersih. Caranya cukup dengan rutin konsumsi seduhan daun jambu merah yang dinikmati sebagai teh hangat.

    Selain itu, daun jambu merah juga bisa diolah menjadi produk perawatan alami. Ahli kesehatan kulit menyarankan seduhan teh daun jambu merah selain diminum juga bisa didinginkan dan digunakan sebagai toner, namun jangan ditambahkan gula ke dalamnya.

    4. Membantu Penurunan Berat Badan

    Bikin Sehat! 5 Khasiat Seduhan Daun Jambu MerahSeduhan teh daun jambu merah juga dapat memicu pembakaran lemak. Foto: Getty Images/Murilo Gualda

    Ada khasiat tersembunyi yang berhasil ditemukan oleh ahli dari daun jambu biji. Yaitu manfaatnya sebagai asupan pembakar lemak yang sampai dinobatkan ‘ajaib’.

    Seduhan teh daun jambu biji dapat membantu meningkatkan metabolisme tubuh dan menahan rasa lapar. Selain mengelola dan memilah asupan makanan saat diet, pentingnya mengendalikan gula darah juga harus diperhatikan.

    Ketika gula darah dalam tubuh terkendali, maka akan lebih mudah untuk menahan lapar. Seduhan teh daun jambu biji yang bebas kalori disarankan untuk dikonsumsi dua kali sehari.

    5. Menjaga Kesehatan Jantung

    Bagi orang dewasa dengan keluhan kolesterol tinggi atau gangguan pada peredaran darah disarankan untuk mengonsumsi seduhan teh daun jambu biji. Ada efek positif yang bisa didapatkan dari seduhan teh ini untuk kesehatan kardiovaskular.

    Teh daun jambu biji mampu menurunkan kadar LDL atau kolesterol buruk di dalam tubuh. Sekaligus efeknya juga membantu meningkatkan HDL atau kolesterol baik yang justru dibutuhkan oleh tubuh.

    Konsumsi teh daun jambu biji juga dapat membantu menurunkan stres oksidatif dan inflamasi. Dengan berkurangnya ancaman terhadap kesehatan kardiovaskular maka kesehatan jantung akan lebih terjaga.

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com