Tag: teh hijau

  • 5 Minuman yang Bantu Menurunkan Berat Badan, Salah Satunya Air Kelapa

    Jakarta

    Banyak cara bisa dilakukan untuk menurunkan berat badan. Salah satunya mengatur menu makanan dan minuman, yang tidak hanya membatasi asupan kalori tetapi juga memperbaiki sistem metabolisme.

    Beberapa minuman seperti green tea dan kopi, dalam sejumlah riset ilmiah terbukti bisa meningkatkan laju metabolisme dan meningkatkan rasa kenyang. Jika dikonsumsi secara rutin, dipercaya bisa membantu menurunkan kadar lemak dan juga berat badan secara keseluruhan.

    Tentunya tidak semua makanan dan minuman punya kandungan yang bermanfaat terhadap program diet penurunan berat badan. Dikutip dari berbagai sumber, berikut alternatif minuman yang bisa dicoba.


    1. Teh Hijau

    Teh hijau merupakan salah satu minuman yang kerap diasosiasikan dengan kesehatan. Ini karena teh hijau kaya akan berbagai nutrisi yang baik untuk tubuh, terutama antioksidan.Dikutip dari Healthline, teh hijau mengandung antioksidan bernama katekin. Katekin dipercaya dapat meningkatkan laju metabolisme dan pembakaran lemak.

    Sejumlah studi menunjukkan konsumsi teh hijau dikaitkan dengan penurunan berat badan dan lemak tubuh.

    Teh hijau juga mengandung kafein, senyawa yang dapat meningkatkan energi dan menunjang performa saat berolahraga.

    2. Kopi

    Kopi dikenal sebagai minuman penambah energi dan penghilang kantuk. Namun, minuman ini juga memiliki khasiat untuk menurunkan berat badan loh.

    Manfaat ini berasal dari kafein yang terkandung dalam kopi. Kafein merupakan zat stimulan yang dapat meningkatkan laju metabolisme tubuh. Alhasil, tubuh dapat membakar lebih banyak kalori dan lemak.

    Sebuah studi yang dilakukan terhadap 2.600 partisipan juga menemukan mereka yang sukses menurunkan berat badan mengonsumsi lebih banyak minuman berkafein dibandingkan yang tidak mengonsumsinya.

    3. Teh Hitam

    Teh hitam juga mengandung antioksidan yang dapat membantu menurunkan berat badan. Khususnya flavonoid, polifenol yang memiliki efek antioksidan kuat dan dapat membantu mengurangi lemak tubuh.

    Studi menunjukkan polifenol yang ada pada teh hitam dapat mendukung penurunan berat badan dengan cara mengurangi asupan kalori, merangsang pemecahan lemak, dan mendukung perkembangan bakteria baik di usus.

    Penelitian lain juga menemukan konsumsi tiga cangkir teh hitam sehari selama tiga bulan dapat membantu menurunkan berat badan dan mengurangi ukuran lingkar pinggang.

    4. Teh Jahe

    Teh jahe merupakan salah satu minuman herbal yang kerap digunakan dalam pengobatan tradisional untuk mengatasi pilek, mual, hingga peradangan.

    Sejumlah studi yang dilakukan terhadap manusia dan hewan juga menunjukkan teh jahe memiliki potensi untuk menunjang penurunan berat badan.

    Sebuah penelitian yang dilakukan terhadap 10 pria dengan kelebihan berat badan menemukan konsumsi 2 gram jahe yang ditambahkan ke dalam air hangat dapat meningkatkan rasa kenyang dan mengurangi rasa lapar.

    Penelitian itu juga menemukan teh jahe dapat meningkatkan efek termal makanan, yaitu jumlah energi yang dibutuhkan tubuh untuk mencerna makanan dan memetabolisme makanan.

    Khasiat ini, dikombinasikan dengan peningkatan rasa kenyang, membuat teh jahe menjadi salah satu minuman yang dapat mendukung penurunan berat badan.

    5. Air Kelapa

    Air kelapa bukan sekadar minuman yang menyegarkan. Minuman ini memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, termasuk dalam menurunkan berat badan.

    Dikutip dari Vinmec, air kelapa mengandung kalium dan enzim bioaktif tinggi yang dapat meningkatkan laju metabolisme tubuh. Ini membantu tubuh membakar lebih banyak kalori dan mengurangi timbunan lemak.

    Serat yang terkandung dalam air kelapa juga membantu meningkatkan rasa kenyang dan menekan nafsu makan. Selain itu, air kelapa pun memiliki kalori yang rendah. Kombinasi inilah yang membuat air kelapa memberikan efek yang positif dalam menurunkan berat badan.

    (ath/suc)



    Sumber : health.detik.com

  • 5 Minuman yang Bantu Menurunkan Berat Badan, Salah Satunya Air Kelapa

    Jakarta

    Banyak cara bisa dilakukan untuk menurunkan berat badan. Salah satunya mengatur menu makanan dan minuman, yang tidak hanya membatasi asupan kalori tetapi juga memperbaiki sistem metabolisme.

    Beberapa minuman seperti green tea dan kopi, dalam sejumlah riset ilmiah terbukti bisa meningkatkan laju metabolisme dan meningkatkan rasa kenyang. Jika dikonsumsi secara rutin, dipercaya bisa membantu menurunkan kadar lemak dan juga berat badan secara keseluruhan.

    Tentunya tidak semua makanan dan minuman punya kandungan yang bermanfaat terhadap program diet penurunan berat badan. Dikutip dari berbagai sumber, berikut alternatif minuman yang bisa dicoba.


    1. Teh Hijau

    Teh hijau merupakan salah satu minuman yang kerap diasosiasikan dengan kesehatan. Ini karena teh hijau kaya akan berbagai nutrisi yang baik untuk tubuh, terutama antioksidan.Dikutip dari Healthline, teh hijau mengandung antioksidan bernama katekin. Katekin dipercaya dapat meningkatkan laju metabolisme dan pembakaran lemak.

    Sejumlah studi menunjukkan konsumsi teh hijau dikaitkan dengan penurunan berat badan dan lemak tubuh.

    Teh hijau juga mengandung kafein, senyawa yang dapat meningkatkan energi dan menunjang performa saat berolahraga.

    2. Kopi

    Kopi dikenal sebagai minuman penambah energi dan penghilang kantuk. Namun, minuman ini juga memiliki khasiat untuk menurunkan berat badan loh.

    Manfaat ini berasal dari kafein yang terkandung dalam kopi. Kafein merupakan zat stimulan yang dapat meningkatkan laju metabolisme tubuh. Alhasil, tubuh dapat membakar lebih banyak kalori dan lemak.

    Sebuah studi yang dilakukan terhadap 2.600 partisipan juga menemukan mereka yang sukses menurunkan berat badan mengonsumsi lebih banyak minuman berkafein dibandingkan yang tidak mengonsumsinya.

    3. Teh Hitam

    Teh hitam juga mengandung antioksidan yang dapat membantu menurunkan berat badan. Khususnya flavonoid, polifenol yang memiliki efek antioksidan kuat dan dapat membantu mengurangi lemak tubuh.

    Studi menunjukkan polifenol yang ada pada teh hitam dapat mendukung penurunan berat badan dengan cara mengurangi asupan kalori, merangsang pemecahan lemak, dan mendukung perkembangan bakteria baik di usus.

    Penelitian lain juga menemukan konsumsi tiga cangkir teh hitam sehari selama tiga bulan dapat membantu menurunkan berat badan dan mengurangi ukuran lingkar pinggang.

    4. Teh Jahe

    Teh jahe merupakan salah satu minuman herbal yang kerap digunakan dalam pengobatan tradisional untuk mengatasi pilek, mual, hingga peradangan.

    Sejumlah studi yang dilakukan terhadap manusia dan hewan juga menunjukkan teh jahe memiliki potensi untuk menunjang penurunan berat badan.

    Sebuah penelitian yang dilakukan terhadap 10 pria dengan kelebihan berat badan menemukan konsumsi 2 gram jahe yang ditambahkan ke dalam air hangat dapat meningkatkan rasa kenyang dan mengurangi rasa lapar.

    Penelitian itu juga menemukan teh jahe dapat meningkatkan efek termal makanan, yaitu jumlah energi yang dibutuhkan tubuh untuk mencerna makanan dan memetabolisme makanan.

    Khasiat ini, dikombinasikan dengan peningkatan rasa kenyang, membuat teh jahe menjadi salah satu minuman yang dapat mendukung penurunan berat badan.

    5. Air Kelapa

    Air kelapa bukan sekadar minuman yang menyegarkan. Minuman ini memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, termasuk dalam menurunkan berat badan.

    Dikutip dari Vinmec, air kelapa mengandung kalium dan enzim bioaktif tinggi yang dapat meningkatkan laju metabolisme tubuh. Ini membantu tubuh membakar lebih banyak kalori dan mengurangi timbunan lemak.

    Serat yang terkandung dalam air kelapa juga membantu meningkatkan rasa kenyang dan menekan nafsu makan. Selain itu, air kelapa pun memiliki kalori yang rendah. Kombinasi inilah yang membuat air kelapa memberikan efek yang positif dalam menurunkan berat badan.

    (ath/suc)



    Sumber : health.detik.com

  • Cara Terbaik Minum Teh Hijau untuk Menurunkan Berat Badan

    Jakarta

    Teh hijau memiliki banyak manfaat kesehatan karena kaya kandungan nutrisi dan antioksidan. Salah satu manfaatnya adalah penurunan berat badan.

    Teh hijau mengandung kafein dan sejenis flavonoid yang disebut katekin, yang merupakan antioksidan. Penelitian menunjukkan bahwa kedua senyawa ini dapat mempercepat metabolisme. Katekin dapat membantu memecah lemak berlebih, sementara katekin dan kafein dapat meningkatkan jumlah energi yang digunakan tubuh.

    Dikutip dari Medical News Today, sebuah tinjauan yang diterbitkan pada tahun 2010 menemukan bahwa suplemen teh hijau, yang mengandung katekin atau kafein, memiliki dampak kecil tetapi positif pada penurunan berat badan dan pengelolaan berat badan. Tinjauan yang lebih baru menyelidiki penggunaan klinis teh hijau untuk merangsang penurunan berat badan pada orang yang kelebihan berat badan atau obesitas.


    Minum antara 2 dan 3 cangkir teh hijau panas sepanjang hari seharusnya cukup untuk melengkapi penurunan berat badan. Jumlah pastinya akan bervariasi dari orang ke orang, tergantung pada seberapa banyak kafein yang mereka konsumsi dan metabolisme alami mereka.

    Dikutip dari National Library of Medicine, suhu ideal untuk menyeduh teh hijau tidak lebih dari 90 derajat celcius. Jika melewati batas itu, kandungan katekin dalam teh hijau bisa rusak sehingga mengurangi khasiatnya untuk menurunkan berat badan.

    Meski bermanfaat untuk kesehatan dan penurunan berat badan, konsumsi teh hijau tetap harus dibatasi. Teh hijau mengandung kafein, yang jika dikonsumsi dalam dosis tinggi, dapat memicu sejumlah gangguan kesehatan.

    Berolahraga secara teratur dan mengonsumsi makanan sehat dengan banyak sayuran merupakan strategi penurunan berat badan yang sangat efektif. Teh hijau yang dikonsumsi bersamaan dengan metode ini dapat meningkatkan hasil positif terkait penurunan berat badan.

    (kna/kna)



    Sumber : health.detik.com

  • Green Tea Jadi ‘Obat Diet Alami’ Penahan Lapar-Bakar Lemak? Ini Kata Para Pakar

    Jakarta

    Green tea atau teh hijau dikenal sebagai minuman diet selama berabad-abad. China misalnya, sejak 2.000 tahun lalu orang-orang di sana menganggap minuman ini paling ideal diminum saat ingin menurunkan berat badan.

    Sementara di zaman modern, asupan teh hijau juga kerap tercantum dalam buku diet dan pola makan seseorang. Belakangan, khasiat teh hijau disebut setara ‘ozempic’, obat yang sebenarnya ditujukan untuk pengidap diabetes dan obesitas dalam menjaga bobot tubuh, tetapi kerap disalahgunakan banyak orang sebagai obat diet.

    Terlepas dari itu, banyak yang menyarankan untuk meminum lima cangkir teh hijau sehari demi mencapai berat badan ideal. Apa kata pakar?


    “Meskipun ada beberapa penelitian tentang teh hijau dan berat badan, bukti tentang apakah secangkir (atau beberapa cangkir) teh hijau dapat membakar berat badan masih belum jelas,” kata Dr Jyotsna Ghosh, seorang dokter pengobatan obesitas di Universitas Johns Hopkins.

    Banyak video TikTok mengklaim teh hijau meningkatkan produksi GLP-1, hormon usus yang mendorong pankreas melepaskan insulin setelah makan. Insulin itu, pada gilirannya, menurunkan gula darah. GLP-1 juga memperlambat laju makanan meninggalkan lambung, serta memengaruhi area otak yang mengatur rasa lapar.

    Ozempic dan obat-obatan sejenisnya memberikan senyawa yang meniru GLP-1, membuat orang merasa lebih cepat kenyang. Banyak orang berhenti mengalami keinginan kuat untuk makan.

    Beberapa peneliti berteori teh hijau dapat menstimulasi GLP-1, sebagian karena penelitian telah menemukan ekstrak teh hijau menurunkan gula darah pada tikus pengidap diabetes. Namun, hanya ada beberapa penelitian kecil pada manusia, dan hasilnya tidak meyakinkan.

    Salah satu dari sedikit uji klinis pada subjek tersebut, yang mengamati 92 orang dengan diabetes tipe 2, menunjukkan tidak ada perbedaan yang mencolok dalam produksi GLP-1 antara orang yang mengonsumsi ekstrak teh hijau maupun mereka yang mengonsumsi pil plasebo.

    Para ahli mengatakan, efek apa pun yang mungkin ditimbulkan teh hijau pada GLP-1 kemungkinan kecil. “Makanan atau minuman apa pun dapat sedikit meningkatkan kadar GLP-1,” kata Dr. Ghosh.

    Namun, kadar GLP-1 dalam aliran darah menurun beberapa menit setelah makan atau minum sesuatu. Itulah salah satu alasan mengapa seseorang merasa kembali lapar, dan mengapa meningkatkan hormon untuk sementara tidak menjamin penurunan berat badan.

    Sebaliknya, Ozempic dan obat-obatan sejenisnya, bertahan di dalam tubuh selama berhari-hari, dan jauh lebih kuat daripada hormon alami, yang membuatnya sangat ampuh dalam menekan nafsu makan.

    Teh Hijau Betulan Ampuh Pangkas BB?

    Banyak klaim tentang teh hijau dan penurunan berat badan menyebutkan dua komponen minuman tersebut, yakni kafein dan antioksidan.

    “Secara teori, kafein mungkin sedikit mempercepat metabolisme seseorang. Namun, kecil kemungkinan efek tersebut akan langsung menghasilkan penurunan berat badan yang substansial,” kata Dr Ghosh.

    Teh hijau juga mengandung senyawa yang disebut polifenol, antioksidan yang dapat membantu melindungi sel dari kerusakan dan mengurangi peradangan. Penelitian pada hewan dan sel manusia menunjukkan senyawa ini dapat meningkatkan metabolisme dan mengurangi penyerapan lemak dari usus. Namun, uji coba pada manusia menghasilkan hasil yang beragam.

    Ada juga beberapa penelitian kecil yang mendalami secara langsung apakah teh hijau terkait dengan penurunan berat badan. Satu makalah tinjauan, yang meneliti lebih dari selusin uji coba terkontrol acak tersebut, menemukan orang yang mengonsumsi ekstrak teh hijau sering kali kehilangan sedikit berat badan yang. Penelitian lain juga menemukan orang yang mengonsumsi teh hijau cenderung kehilangan sedikit berat badan, biasanya di bawah empat pon.

    “Orang yang beralih ke teh hijau untuk menurunkan berat badan tidak dapat mengharapkan efek yang besar, dan tentu saja tidak ada yang mendekati obat-obatan seperti Ozempic,” kata Rob van Dam, seorang profesor ilmu olahraga dan nutrisi di Milken Institute School of Public Health di George Washington University.

    Julia Zumpano, ahli diet terdaftar di Cleveland Clinic di Ohio, menambahkan bahwa berfokus pada satu makanan atau minuman mengabaikan banyak faktor lain yang berperan dalam penurunan berat badan sebetulnya tidak ideal. Faktor-faktor diet yang utama adalah pola makan seseorang yang lebih luas, kebiasaan olahraga, genetika, stres, kesehatan metabolisme, dan bahkan kualitas tidur yang didapatkan seseorang.

    “Lihatlah bagaimana seseorang merubah gaya hidup, jika penurunan berat badan adalah tujuannya,” katanya. “Tidak hanya secara khusus satu makanan, obat, suplemen, apa pun itu.”

    (naf/naf)



    Sumber : health.detik.com

  • Harus Minum Berapa Cangkir Teh Hijau untuk Pangkas BB? Ini Saran Pakar Nutrisi

    Jakarta

    Menjaga pola makan dan rutin berolahraga adalah dua hal paling penting dalam proses menurunkan berat badan. Selain itu, mengonsumsi minuman tertentu juga dapat membantu mempercepat pembakaran lemak dan mendapatkan bentuk tubuh yang ideal.

    Salah satunya adalah teh hijau. Beberapa penelitian menunjukkan konsumsi teh hijau dapat membantu menurunkan berat badan dan mengecilkan lingkar pinggang.

    Pertanyaannya, harus minum berapa cangkir teh hijau dalam sehari untuk bisa menurunkan berat badan? Berikut penjelasan dari pakar nutrisi di Balance One Supplements, Trista Best RD.


    Sebelumnya, mari kita telaah dulu khasiat teh hijau dalam menurunkan berat badan. Dikutip dari Eat This, teh hijau adalah minuman penghancur lemak yang kaya akan kandungan antioksidan.

    Sebuah penelitian pada 2021 menyebutkan teh hijau mengandung antioksidan bernama katekin yang dapat meningkatkan metabolisme dan pembakaran lemak. Meskipun ini bukan solusi yang instan, menjadikan minum teh hijau sebagai bagian dari rutinitas harian dapat melengkapi pola makan seimbang dan gaya hidup aktif untuk pengelolaan berat badan yang sehat.

    Selain itu, kandungan kafein yang ada pada teh hijau juga turut berperan dalam membantu menurunkan berat badan.

    “Salah satu faktor kuncinya adalah kandungan kafeinnya, stimulan alami yang dikenal untuk meningkatkan metabolisme sementara. Peningkatan laju metabolisme ini dapat memfasilitasi pembakaran lebih banyak kalori, sehingga berkontribusi pada upaya penurunan berat badan,” terang Best.

    Berapa Banyak Teh Hijau yang Harus Diminum untuk Turun BB?

    Lantas, harus minum berapa cangkir teh hijau dalam sehari untuk bisa mendapatkan khasiat tersebut?

    Sebuah penelitian pada 2013 menemukan orang yang mengonsumsi hingga empat cangkir teh hijau dalam sehari dapat mengalami penurunan berat badan, lingkar pinggang, dan tekanan darah yang cukup signifikan. Namun, Best menegaskan setiap orang memiliki jumlah optimal yang berbeda-beda.

    “Menentukan jumlah optimal teh hijau untuk menurunkan berat badan dapat bervariasi berdasarkan faktor individu dan toleransi terhadap kafein. Namun, penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi sekitar tiga hingga lima cangkir teh hijau setiap hari dapat memberikan beberapa manfaat,” ujarnya.

    Best juga mengingatkan untuk tidak mengonsumsi teh hijau secara berlebihan. Sebab, kandungan kafein pada teh hijau dapat menyebabkan sejumlah efek samping jika dikonsumsi dalam jumlah banyak, seperti insomnia, gelisah, peningkatan detak jantung, dan masalah pencernaan.

    (ath/naf)



    Sumber : health.detik.com

  • 5 Makanan dan Minuman yang Bikin Selebriti Hollywood Awet Muda


    Jakarta

    Selebriti Hollywood banyak mengungkapkan rahasia awet muda mereka. Tentunya dengan menerapkan pola makan sehat dan rutin mengonsumsi beberapa jenis makanan.

    Pola makan sehat dapat diterapkan untuk mendapatkan wajah yang glowing dan senantiasa awet muda. Hindari beberapa jenis makanan yang mengandung lemak dan manis tinggi karena akan menimbulkan masalah pada kulit wajah, seperti jerawat hingga kulit kusam.

    Dilansir dari Woman’s World (5/4/2024), beberapa selebriti Hollywood diketahui juga menerapkan pola makan sehat untuk menjaga kesehatan kulit mereka agar tetap awet muda. Seperti dilakukan oleh Meghan Markle hingga Kris Jenner.


    Berikut 5 makanan yang bikin awet muda menurut selebriti Hollywood:

    1. Kacang Almond

    Semangkuk kacang almond.Semangkuk kacang almond. Foto: Thinkstock

    Kacang-kacangan termasuk jenis makanan sehat yang banyak dikonsumsi, terutama kacang almond. Oleh karena itu, Meghan Markle menjadikan kacang almond sebagai asupan makanan rutinnya.

    Kacang almond diketahui kaya akan vitamin, mineral, dan zat antioksidan. Sebuah penelitian oleh para peneliti di University of California menemukan bahwa efek kacang almond dapat meningkatkan kesehatan kulit.

    Jika mengonsumsi kacang almond setiap hari maka dapat mengurangi kerutan pada wajah wanita pascamenopause. Sehingga efek awet muda itu dapat terlihat.

    “Kacang almond merupakan sumber vitamin E yang baik, ini membantu kulit mempertahankan kelembapan dan memperbaiki tekstur kulit menjadi lebih lembut dan halus,” ujar Meghan Markle dalam sebuah wawancara.

    2. Ikan

    Ikan juga dapat dikonsumsi rutin jika ingin kulit wajah sehat dan awet muda. Salah satunya ikan salmon yang mengandung asam lemak omega-3 dan vitamin yang membantu dalam melindungi kulit dari stres oksidatif. Kandungan tersebut juga bermanfaat dalam anti-penuaan dan meningkatkan kolagen.

    Selebriti Hollywood yang mengonsumsi ikan atau salmon secara rutin adalah Victoria Beckham. Victoria diketahui menjaga pola makan tersebut untuk membuat dirinya tampak awet muda. Setiap harinya ia mengonsumsi salmon panggang dan sayuran.

    Tak hanya asam lemak omega-3, ikan juga memiliki kandungan protein dan vitamin E yang mendukung produksi kolagen di kulit. Selain Victoria Bekcham, Kate Middleton juga diketahui mengonsumsi ikan secara rutin.

    3. Teh Hijau

    Ilustrasi teh hijauIlustrasi teh hijau Foto: Getty Images/MARINA BOGACHYOVA

    Teh hijau banyak dikonsumsi karena mengandung zat antioksidan yang tinggi. Minuman satu ini dapat mengobati berbagai macam penyakit, termasuk meningkatkan kesehatan kulit wajah.

    Penelitian telah menunjukkan bahwa fitokimia dalam teh hijau dapat meningkatkan produksi kolagen dan mencegahnya rusak. Aktris Jennifer Aniston juga rutin mengonsumsi teh hijau untuk melawan penuaan pada wajah.

    Kandungan zat antioksidan yang terdapat dalam teh hijau adalah katekin. Ini akan melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas yang mempercepat proses penuaan, seperti munculnya kerutan dan kulit kendur.

    4. Sayuran Hijau

    Kris Jenner juga mengungkapkan makanan yang dikonsumsinya rutin dalam mencegah penuaan. Yaitu mengonsumsi rutin sayuran hijau karena memiliki kadar klorofil tinggi dan melindungi kulit dari penuaan dini.

    Sayuran hijau yang dapat dikonsumsi ada bayam dan kale. Keduanya mengandung zat antioksidan, seperti vitamin C, vitamin E, dan beta-carotene. Sayuran hijau juga dapat menjaga elastisitas kulit agar tetap kencang dan awet muda.

    5. Kaldu Tulang

    Manfaat Kaldu Tulang untuk Kesehatan KulitManfaat Kaldu Tulang untuk Kesehatan Kulit Foto: Getty Images/iStockphoto

    Makanan atau minuman lain yang dapat dikonsumsi untuk menjaga wajah awet muda adalah kaldu tulang. Selebriti Hollywood yang rutin mengonsumsinya adalah Gwyneth Paltrow.

    Paltrow rutin mengonsumsi kaldu tulang setiap hari untuk meredakan peradangan. Seperti diketahui kaldu tulang kaya akan kolagen dan protein yang dapat membentuk struktur kulit.

    Kaldu tulang juga kaya akan asam amino. Glisin juga terkandung di dalam kaldu tulang. Semuanya baik dalam menjaga kesehatan kulit.

    (yms/odi)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Anna Pelzer

  • HMPV Masuk ke Indonesia, Perkuat Imunitas dengan 5 Makanan Kaya Antioksidan Ini


    Jakarta

    Virus Human Metapneumovirus (HMPV) mulai masuk ke Indonesia. Jaga sistem kekebalan tubuh dengan mengonsumsi makanan kaya antioksidan ini!

    HMPV merupakan virus yang sifatnya mirip dengan flu. Virus yang menyerang saluran pernapasan ini tengah merebak di China secara masif dan dilaporkan sudah mulai masuk ke Indonesia.

    Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengimbau masyarakat untuk tidak panik, karena ini bukanlah virus baru dan sudah dikenal dalam dunia media sejak lama.


    Meski begitu, tetap harus menjaga sistem kekebalan tubuh dengan mengonsumsi makanan yang punya sifat antioksidan. Selain dapat mencegah, makanan ini juga bagus untuk pemulihannya.

    Dikutip dari Times of India (07/01/25) berikut 5 makanan tinggi antioksidan.

    1. Beragam jenis jeruk

    Jus jerukBuah jeruk kaya akan vitamin C. Foto: Getty Images/DianaHirsch

    Buah-buahan citrus seperti jeruk, lemon, dan grapefruits merupakan sumber vitamin C yang baik. Dalam 100 gram jeruk mengandung 53 gram vitamin C.

    Vitamin C tersebut berperan sebagai antioksidan yang akan menghalau radikal bebas. Selain itu, vitamin C juga berfungsi untuk memproduksi sel darah putih.

    Itu merupakan komponen penting dalam sistem kekebalan tubuh, sehingga dapat melawan infeksi. Vitamin C dapat melindungi jaringan paru-paru dari stres oksidatif.

    2. Ikan Salmon

    Mengonsumsi ikan salmon dapat mencegah virus HMPV. Ikan salmon kaya akan asam lemak omega-3 dalam jumlah tinggi. Lemak sehat tersebut merupakan lemak esensial anti-inflamasi.

    Dalam 100 gram ikan salmon terkandung asam lemak omega-3 sebanyak 2.150 mg EPA dan DH. Lemak ini dapat meningkatkan kesehatan paru-paru untuk mengurangi efek peradangan.

    Selain itu, juga bermanfaat untuk melawan infeksi dan tahap pemulihannya. Tak hanya ikan salmon saja, asam lemak omega-3 tersebut dapat ditemukan di ikan mackerel dan sarden.

    Makanan untuk mencegah virus HMPV ada di halaman selanjutnya.

    3. Teh Hijau

    teh hijauteh hijau mengandung senyawa penting yang disebut katekin. Foto: Getty Images/kuppa_rock

    Teh hijau mengandung senyawa yang disebut katekin. Senyawa penting itu merupakan antioksidan kuat yang dapat melawan peradangan.

    Jika diminum rutin, minum teh hijau dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Dengan begitu, fungsi paru-paru menjadi maksimal dan infeksi saluran pernapasan dapat dicegah.

    Minum teh hijau juga efektif untuk mengurangi iritasi akibat infeksi paru-paru. Selain itu, sifat antioksidan dalam teh hijau bisa melindungi paru-paru dari radikal bebas dan dampak berbahaya lainnya.

    4. Bawang Putih

    Bawang putih tak hanya berfungsi sebagai penyedap makanan, tetapi juga sebagai obat. Bawang putih terkenal dengan efek antimikroba dan anti-inflamasinya.

    Bumbu dapur dari genus Allium ini mengandung allicin yang telah terbukti dapat menghambat infeksi dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

    Asupan bawang putih yang lebih teratur akan membantu membersihkan saluran udara dalam tubuh, mengurangi gejala penyakit pernapasan, dan mendukung kesehatan paru-paru.

    Bawang putih sangat efektif dalam melawan virus dan bakteri yang menyebabkan masalah seperti bronkitis atau pneumonia.

    5. Kunyit

    Bikin Sehat! Ini 7 Manfaat Konsumsi Kunyit Bersama dengan JaheKunyit mengandung kurkumin yan berperan sebagai antioksidan. Foto: Getty Images/Photopips

    Kunyit mengandung kurkumin, senyawa penting yang memiliki sifat anti-inflamasi dan antioksidan yang kuat. Kurkumin inilah yang membantu mengurangi peradangan saluran pernapasan.

    Kondisi tersebut merupakan gejala umum infeksi saluran pernapasan. Selain bisa mendukung kesehatan paru-paru, kunyit juga meningkatkan kekebalan tubuh secara keseluruhan.

    Manfaat tersebut menjadikan kunyit sebagai tambahan makanan yang ampuh untuk pencegahan dan pemulihan penyakit pernapasan.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Makanan Tinggi Antioksidan untuk Melancarkan Aliran Darah


    Jakarta

    Aliran yang tidak lancar akan menimbulkan banyak efek samping. Karenanya cegah dengan mengonsumsi makanan yang mengandung antioksidan ini.

    Aliran darah yang tidak lancar kerap dialami banyak orang. Penyebabnya ada banyak faktor, salah satunya terjadinya penumpukan plak di aliran pembuluh darah terutama di arteri.

    Biasanya kondisi ini diatasi dengan memberi pijatan di bagian tubuh tertentu. Namun, di samping itu, ahli gizi William Li, M.D mengatakan bahwa kondisi ini bisa diatasi lewat pola makan.


    Menurutnya, makanan yang mengandung antioksidan akan membantu mengurangi penyumbatan. Dikutip dari Mind Body Green (09/01/2025) berikut 5 makanan tersebut.

    1. Teh

    Makanan untuk melancarkan aliran darahTeh hijau mengandung polifenol yang bagus untuk aliran darah. Foto: iStock

    Teh bagus untuk melancarkan aliran darah. Khususnya teh hijau yang dapat melindungi lapisan endotel atau lapisan pembuluh darah. Itu berkat kandungan polifenol di dalamnya.

    Selain itu, jenis teh hitam juga demikian. Teh hitam mengandung senyawa penting yang disebut katekin yang berperan untuk menjaga kesehatan pembuluh darah.

    Menurut penelitian dalam jurnal jurnal Circulation, senyawa pada teh memang memberikan efek yang menguntungkan untuk lapisan pembuluh darah, sehingga alirannya menjadi lancar.

    2. Salmon

    Salmon merupakan salah satu makanan yang mengandung asam lemak omega-3. Lemak sehat itu dapat melindungi lapisan pembuluh darah, seperti yang dikatakan peneliti.

    Peneliti menemukan bahwa asam lemak omega-3 dapat mengurangi agregasi atau penggumpalan trombosit. Dengan begitu ini melancarkan aliran darah ke seluruh tubuh.

    Selain pada salmon, asam lemak omega-3 juga bisa ditemukan pada kacang-kacangan dan biji-bijian, seperti walnut, biji chia, dan biji rami.

    Makanan untuk melancarkan aliran darah ada di halaman selanjutnya

    3. Sayuran kucifer

    Makanan untuk melancarkan aliran darahBrokoli termasuk Sayuran kucifer yang bisa melancarkan aliran darah. Foto: iStock

    Beberapa sayuran yang termasuk ke dalam jenis sayuran kucifer adalah kol, brokoli, kembang kol, dan kubis. Rutin mengonsumsi sayuran ini bisa membantu melancarkan aliran darah.

    Sayuran tersebut berperan melepas oksida nitrat yang dapat membantu meningkatkan aliran darah, mengendurkan pembuluh darah, dan menurunkan tekanan darah.

    “Ketika kamu mengonsumsi jenis sayuran ini, kamu membiarkan bakteri usus di lidah dan mulut mengubah nitrat yang ada pada sayuran. Ketika ditelan akan mengubah menjadi bentuk kimia yang melebarkan pembuluh darah,” tutur ahli gizi Li.

    4. Bit

    Makanan untuk melancarkan aliran darahBuah bit mengandung banyak nitrat alami. Foto: iStock

    Buah bit mengandung banyak nitrat alami. Faktanya, sebuah uji coba terkontrol secara acak menemukan bahwa minum jus bit setiap hari bisa mengurangi tekanan darah.

    Ahli gizi menyarankan dalam sehari kamu bisa minum jus bis sebanyak 470 ml. Itu merupakan jumlah yang tepat untuk mendapatkan manfaat pada aliran darah.

    5. Cokelat Hitam

    Cokelat hitam tidak hanya memiliki serat yang baik untuk bakteri usus, tetapi juga mengandung antioksidan. Antioksidan tersebut dikenal dengan sebutan polifenol.

    Kandungan polifenol pada cokelat hitam akan memobilisasi sel induk dan meningkatkan sirkulasi darah. Selain itu, cokelat hitam juga berperan melepaskan oksida nitrat.

    Menurut sebuah penelitian, seseorang yang makan 30 gram cokelat hitam per hari akan mengalami peningkatan kadar oksida nitrat dan penurunan tekanan darah dalam 15 hari.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Konsumsi Cokelat Bersama dengan Teh Perkuat Daya Tahan Tubuh


    Jakarta

    Cokelat dan teh ternyata bisa menjadi kombinasi yang luar biasa sehat. Kombinasi ini menghasilkan zat antioksidan yang tinggi untuk menjaga imunitas tubuh.

    Baik cokelat maupun teh telah dikenal sejak lama dan dikonsumsi oleh banyak orang. Sejarah menunjukkan bahwa masyarakat Ekuador telah mengonsumsi kakao sejak 5.300 tahun lalu. Sementara teh pertama kali dikenal pada 2737 SM dan berasal dari China.

    Dilansir dari New York Post (16/2), Piotr Miga, seorang sommelier teh mengatakan, “Pada abad ke-17, baik teh maupun cokelat dianggap bernilai tinggi, gaya hidup, dan memiliki sifat mengobati.”


    Keduanya mengandung zat antioksidan yang tinggi. Terutama pada cokelat hitam yang kaya akan polifenol untuk melawan radikal bebas dan mengurangi risiko kanker.

    Manfaat cokelat hitam juga dilaporkan oleh Health Line. Ini mengandung flavanol yang dapat melawan peradangan, serta menjaga kesehatan sel endotel yang melapisi arteri.

    kombinasi teh dan cokelatkombinasi teh dan cokelat Foto: Getty Images/iStockphoto

    Selain cokelat, situs tersebut juga merinci bagaimana teh populer seperti teh hijau, jahe, dan lainnya juga dapat melawan peradangan dan mencegah kerusakan oksidatif. Karena manfaat keduanya inilah membuat Miga percaya bahwa kombinasi antara cokelat hitam dan teh sangat baik.

    Menurut Miga, teh yang baik dikombinasikan dengan cokelat hitam ini adalah teh hitam. Amy Sherman, seorang penggemar teh dari San Francisco juga menyebutkan bahwa menyukai kombinasi antara teh earl grey dengan cokelat. Karena, earl grey merupakan teh hitam yang memiliki sentuhan rasa jeruk bergamot.

    “Jeruk dan Cokelat adalah kombinasi yang indah,” ungkap Sherman.

    Teh juga dapat berpadu baik dengan cokelat susu. Untuk jenis teh yang cocok adalah teh hijau. Teh hijau yang rasanya lembut bersahaja ini dapat mengurangi manis dari cokelat susu.

    Kombinasi cokelat dan teh ini sangat baik adalah karena manfaat yang terkandung di dalamnya dapat bekerja sama dengan baik. Salah satunya untuk meningkatkan suasana hati, seperti diungkap oleh William Mullan.

    “Teobromin dan kafein merupakan stimulan, keduanya dapat meningkatkan fokus dan suasana hati,” ujarnya.

    (yms/yms)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Makanan Antiinflamasi Terbaik untuk Cegah Peradangan Tubuh


    Jakarta

    Tubuh yang terkena peradangan akan mengalami kembung, lesu, dan nyeri sendi. Kondisi ini dapat diatasi dengan mengonsumsi makanan yang punya sifat antiinlamasi.

    Tubuh yang mengalami peradangan sering kali diabadikan. Padahal efeknya dapat menyebabkan masalah kesehatan, termasuk pada sistem pencernaan dan ketidakseimbangan hormon.

    Tubuh yang mudah terkena peradangan merupakan tubuh yang kurang akan asupan antioksidan. Solusinya adalah mengonsumsi makanan yang mengandung senyawa penting.


    Senyawa penting tersebut yang akan melawan radikal bebas karena sifat antinflamasi dan antiradang yang dimiliki, lapor Eat This, not That! (05/04/25).

    Berikut ini 5 makanan yang punya sifat antiinflamasi.

    1. Kunyit

    kunyitKunyit mengandung senyawa kurkumin. Foto: Getty Images/iStockphoto/SilviaJansen

    Kunyi dijuluki sebagai ‘superfood’ berkat kandungan kurkumin. Kurkumin merupakan senyawa aktif yang memberikan efek antiinflamasi dan antioksidan yang kuat.

    Sebuah penelitian menunjukkan bahwa kurkumin dapat secara signifikan mengurangi peradangan. Kurkumin bekerja mengatur jalur peradangan dan menghambat produksi inflamasi.

    Dengan begitu tubuh akan terjaga dari terjadinya pembengkakan dan rasa sakit. Selain itu, mengonsumsi kunyit juga bisa meningkatkan kesehatan otak dan detoks hati.

    2. Jahe

    Jahe telah terbukti secara klinis dapat meredakan peradangan karena sifat antiinflamasinya. Dengan begitu, jahe mampu mendukung sistem kekebalan tubuh.

    Selain itu, juga dapat menenangkan stres internal dalam tubuh. Rempah jenis rimpang ini mengandung senyawa penting yang disebut gingerol dan shogaol.

    Senyawa tersebut berperan untuk menghambat produksi prostaglandin dan leukotrien, dua senyawa yang berperan dalam proses peradangan. Mengonsumsi jahe bagus untuk meredakan nyeri sendi, otot, dan alergi.

    Makanan yang punya sifat antiinflamasi ada di halaman selanjutnya.

    3. Biji Chia

    Kopi dicampur biji chiaBiji chia mengandung senyawa yang disebut fenolik Foto: iStock

    Biji chia kaya akan protein yang bermanfaat untuk mengurangi peradangan dalam tubuh. Protein tersebut bekerja dengan menenangkan respons peradangan sistem imun.

    Selain itu, biji juga dapat melindungi sel dari stres oksidatif. Ini berkat senyawa fenolik yang terkandung pada biji chia, seperti flavonoid dan asam fenolat (myricetin, quercetin, kaempferol, asam kafeat.

    Tak hanya itu, biji chia kaya akan serat dan asam lemak omega-3 yang mendukung pencernaan, menyeimbangkan gula darah, dan mengurangi peradangan secara keseluruhan.

    4. Ubi Jalar

    Ubi jalar mengandung senyawa penting yang disebut polifenol. Senyawa tersebut terbukti memiliki efek antioksidan dan antiradang yang akan melindungi tubuh dari radikal bebas.

    Ubi jalar atau yang juga dikenal sebagai ketela rambat ini juga merupakan sumber serat dan karbohidrat kompleks yang baik untuk mendukung keseimbangan hormon.

    Mengonsumsi ubi jalar juga bisa menstabilkan gula darah yang sangat penting bagi wanita khususnya selama fase luteal pada siklus menstruasi saat kebutuhan energi meningkat.

    5. Teh Hijau

    shincha, teh hijau Jepang saat musim semiTeh hijau dikemas dengan polifenol dan katekin. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Sama seperti ubi jalar, teh hijau juga dikemas dengan senyawa polifenol. Itu merupakan senyawa alami yang memiliki sifat antiinflamasi dan membantu melawan peradangan.

    Selain itu, teh hijau juga mengandung katekin yang berperan sebagai antioksidan kuat untuk melawan radikal bebas, mengurangi stres pada sel tubuh, dan mendukung sistem detoksifikasi alami tubuh.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com