Tag: teh jahe

  • Minum Teh Jahe di Pagi Hari Bisa Rasakan Manfaat Sehat Ini


    Jakarta

    Pagi hari memang nikmatnya minum minuman hangat yang menyehatkan. Seperti minum teh jahe yang dapat menghangatkan tubuh hingga menyehatkan pencernaan.

    Jahe merupakan tanaman rimpang yang biasa digunakan sebagai rempah masakan atau minuman herbal. Rimpang ini memiliki aroma menyengat dan rasa pedas yang menghangatkan tenggorokan.

    Tak heran kalau jahe banyak digunakan sebagai campuran minuman. Teh jahe salah satu racikan minuman yang dapat dikonsumsi dan cocok untuk menghangatkan badan.


    Dilansir dari Hindustan Times (10/11), teh jahe sangat baik dikonsumsi saat pagi hari. Minuman yang menghangatkan ini dapat membantu dalam melancarkan pencernaan.

    Teh jahe yang sehatkan pencernaanTeh jahe yang sehatkan pencernaan Foto: Getty Images/iStockphoto/

    Diketahui kalau jahe telah digunakan sebagai obat alami selama ribuan tahun untuk sembelit. Karena jahe memiliki senyawa aktif yang dapat melancarkan pencernaan (BAB) dan mengatasi peradangan.

    Vaibhav Jain selaku ahli diet menjelaskan, “Jahe merupakan rempah terkenal dengan khasiat yang manjur. Rempah ini berpotensi sebagai obat alami dan efektif untuk sembelit. Selain itu, jahe juga memiliki sifat anti-inflamasi dan antioksidan yang berkontribusi terhadap kesehatan usus secara menyeluruh.”

    Menurut ahli diet Dr Rekha Radhamony, teh jahe bisa dibuat dari jahe kering. Jahe kering ini memiliki sifat ‘snigdha’ yang tidak mengeringkan dan baik untuk penggunaan jangka panjang. Selain jahe yang kering, bisa juga menggunakan bubuk jahe yang sifatnya sama.

    Cara meracik teh jahe ini juga sangat mudah. Seduh jahe kering dengan air panas, didiamkan beberapa saat barulah dikonsumsi. Atau rebus rimpang jahe segar dengan air secukupnya hingga mendidih beberapa saat lalu saring dan minum selagi hangat.

    Untuk teh jahe dari bubuk jahe caranya dengan menyeduh 2 gram bubuk jahe (1 sdt) menggunakan air hangat. Setelah tercampur merata, bisa dikonsumsi pagi hari.

    Selain mengatasi sembelit, teh jahe juga dapat dikonsumsi untuk meredakan mual. Secara khusus, penelitian menunjukkan bahwa jahe dapat membantu meringankan gejala-gejala selama kehamilan yang kerap merasakan mual. Studi lain juga menemukan bahwa efek jahe lebih kuat dibandingkan obat dalam mengurangi mual dan muntah setelah prosedur anestesi umum.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Daftar Minuman yang Bantu Luruhkan Lemak, Cocok Diminum di Pagi Hari

    Jakarta

    Mengurangi lemak-lemak yang ada di perut tentunya membutuhkan kombinasi kebiasaan yang baik. Salah satunya adalah rutin mengonsumsi minuman sehat di pagi hari sebelum melakukan aktivitas harian.

    Beberapa minuman alami yang rutin dikonsumsi ketika pagi hari ternyata dapat memberikan efek yang baik bagi kesehatan, salah satunya adalah bisa membakar lemak. Dikutip dari India Times, berikut adalah beberapa kumpulan minuman alami yang bisa membantu mengecilkan pinggang.

    1. Air Lemon

    Minuman ini terbilang sederhana, namun memiliki khasiat yang luar biasa. Antioksidan dan vitamin C dalam lemon selain dapat memperkuat tubuh dan mendukung kesehatan kulit, ternyata mampu memperlancar detoksifikasi hati. Hal ini dapat meningkatkan kapasitas tubuh dalam metabolisme lemak.


    2. Teh Hijau

    Tak jauh berbeda dengan lemon, teh hijau juga dikenal dengan khasiatnya yang mampu meningkatkan metabolisme. Teh hijau mengandung catechins, terutama epigallocatechin gallate (EGCG) yang dapat meningkatkan laju pembakaran kalori dan lemak. Selain itu, teh hijau juga memiliki kafein yang mampu membantu meningkatkan energi dan konsentrasi seseorang.

    3. Cuka Apel

    Apple cider vinegar (ACV) dikenal mampu menurunkan gula darah, menekan rasa lapar, meningkatkan metabolisme tubuh, dan menurunkan berat badan. Asam asetat pada cuka apel diketahui dapat meningkatkan pembakaran lemak dan mengurangi penyimpanan lemak di perut.

    4. Teh Jahe

    Kandungan termogenik dalam jahe dapat membantu meningkatkan pembakaran lemak dalam tubuh. Selain itu, teh jahe mampu mengatur rasa lapar dan mempercepat metabolisme seseorang. Sehingga, teh jahe akan berperan dalam proses ‘melelehkan’ lemak yang ada di perut.

    Teh jahe juga mampu mengurangi peradangan dan memperlancar pencernaan jika dikonsumsi rutin pada pagi hari. Selain itu, minuman ini dapat mengatasi perut yang kembung.

    5. Air Timun dan Daun Mint

    Minuman ini kaya akan serat dan kalori, sehingga dapat membantu menghidrasi dan mendetoksifikasi tubuh. Serat dan kalori dalam timun juga membantu seseorang merasa kenyang lebih lama. Ditambah dengan mint, yang berperan dalam memperlancar pencernaan dan menenangkan perut, sehingga mengurangi kembung dan mengecilkan perut bagian tengah.

    (dpy/dpy)

    Sumber : health.detik.com

    Source : unsplash.com / Online Marketing
  • Cara Ini Ampuh Kurangi Porsi Makan Tanpa Merasa Lapar, Cocok Buat yang Lagi Diet

    Jakarta

    Banyak orang mencari cara untuk menjaga pola makan yang sehat, terutama dalam upaya mengelola berat badan atau meningkatkan kesehatan. Beberapa strategi sederhana dan praktis dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari untuk membantu mencapai tujuan ini.

    Mulai dari memilih porsi makanan hingga melatih kesadaran saat makan, langkah-langkah berikut dapat menjadi solusi yang efektif. Berikut adalah tips mengurangi porsi makan tanpa rasa lapar, dikutip dari Healthline.

    1. Isi Setengah Piring dengan Sayuran

    Sayuran mengandung banyak air dan serat yang mengenyangkan, namun rendah kalori.


    Mengganti setengah dari porsi pati atau protein dengan sayuran non-tepung memungkinkan konsumsi makanan dalam jumlah yang sama sambil mengurangi asupan kalori. Penelitian menunjukkan bahwa jumlah makanan yang dikonsumsi memengaruhi rasa kenyang.

    Dalam sebuah studi, peserta diberikan jumlah pasta yang sama tetapi dengan variasi proporsi sayuran. Hasilnya, peserta mengonsumsi kalori lebih sedikit saat porsi sayuran lebih banyak tanpa menyadarinya.

    2. Konsumsi Protein

    Penelitian menunjukkan bahwa protein memberikan rasa kenyang lebih lama dibandingkan karbohidrat atau lemak.

    Sebuah studi pada 2012 menemukan bahwa makanan dengan 20-30 persen kalori dari protein membuat peserta merasa kenyang lebih lama dibandingkan makanan dengan kandungan protein lebih rendah.

    Memanfaatkan sifat protein ini dapat dilakukan dengan mengonsumsinya di setiap waktu makan atau camilan. Pilih sumber protein rendah lemak seperti telur, unggas tanpa kulit, produk susu, ikan, atau makanan laut.

    Sumber protein nabati seperti kacang-kacangan, tahu, dan selai kacang juga bisa menjadi pilihan alternatif.

    3. Pilih Air Putih saat Makan

    Mengonsumsi minuman berkalori tinggi seperti soda atau jus tidak membuat kenyang tetapi menambah kalori ekstra. Pada orang dewasa, minum air putih sebelum makan dapat membantu mengurangi asupan makanan.

    Sebuah penelitian menunjukkan bahwa orang dewasa yang minum sekitar dua gelas air sebelum sarapan mengonsumsi 13 persen kalori lebih sedikit ketika makan dibandingkan mereka yang tidak.

    Meski efek ini kurang terlihat pada usia muda, mengganti minuman manis dengan air tetap efektif untuk mengurangi asupan kalori secara keseluruhan. Minumlah air putih atau minuman tanpa kalori lain untuk memenuhi kebutuhan cairan tanpa menambah kalori.

    4. Awali dengan Sup Sayuran atau Salad

    Mengawali makan dengan sup atau salad bisa membantu mengurangi total asupan kalori.

    Sebuah studi menunjukkan bahwa peserta yang makan sup sebelum hidangan utama mengonsumsi 20 persen lebih sedikit kalori dibandingkan yang langsung makan hidangan utama.

    Hal serupa ditemukan pada salad. Salad kecil sebelum makan pasta mengurangi asupan kalori hingga 7 persen, sementara salad besar mengurangi hingga 12 persen.

    Sup dan salad yang kaya serat dan air dapat membantu membatasi konsumsi kalori berikutnya. Namun, perhatikan penggunaan saus salad yang dapat menambah kalori.

    5. Gunakan Piring dan Garpu Lebih Kecil

    Ukuran piring dan alat makan dapat memengaruhi jumlah makanan yang dikonsumsi. Penelitian menunjukkan bahwa piring cenderung diisi sekitar 70 persen penuh, terlepas dari ukurannya.

    Menggunakan piring kecil membuat porsi makanan terlihat lebih besar sehingga dapat membantu mengurangi asupan. Penelitian juga menemukan bahwa penggunaan sendok besar mendorong konsumsi lebih banyak, sedangkan menggunakan garpu kecil membantu mengurangi asupan makanan.

    Manfaatkan ilusi ini untuk mendukung pola makan yang lebih sehat.

    6. Latih Kesadaran saat Makan

    Kebiasaan makan sambil terganggu, seperti menonton televisi, dapat meningkatkan konsumsi makanan. Sebaliknya, makan dengan penuh kesadaran membantu lebih peka terhadap rasa kenyang dan lapar.

    Mindfulness membantu membedakan rasa lapar fisik dan emosional. Saat merasa ingin makan, refleksi apakah benar-benar lapar atau hanya bosan atau terpengaruh emosi lain. Strategi seperti berjalan, olahraga ringan, atau membuat jurnal dapat membantu mengelola kebiasaan makan emosional.

    Sediakan waktu khusus untuk makan, nikmati setiap rasa, dan fokus pada sinyal tubuh.

    7. Tambahkan Bumbu ke Makanan

    Menggunakan bumbu seperti cabai dapat membantu mengurangi nafsu makan. Capsaicin, senyawa aktif dalam cabai, terbukti menurunkan rasa lapar dan meningkatkan pengendalian asupan kalori.

    Dalam sebuah penelitian, partisipan yang makan cabai merah pedas mengonsumsi 190 kalori lebih sedikit saat makan berikutnya. Selain cabai, jahe juga memiliki efek serupa. Studi pada pria dengan berat badan berlebih menunjukkan konsumsi teh jahe saat sarapan membantu mengurangi rasa lapar.

    Tambahkan bumbu alami ke dalam makanan untuk mendukung pengendalian nafsu makan dengan cara yang sederhana.

    (kna/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto
  • 7 Jenis Teh Ini Ternyata Cocok untuk Turunkan Berat Badan, Ada Matcha

    Jakarta

    Diet yang seimbang merupakan diet yang kaya serat, protein, dan lemak sehat. Hal ini dapat membantu mengatur metabolisme, menahan rasa lapar, dan mencegah makan berlebihan.

    Makanan dengan indeks glikemik rendah dapat mencegah lonjakan gula darah, sehingga mengurangi penyimpanan lemak. Minuman seperti teh juga mendukung penurunan berat badan dengan meningkatkan metabolisme, mendorong oksidasi lemak, dan mengurangi nafsu makan.

    Beberapa teh mengandung senyawa, seperti katekin dan polifenol, yang meningkatkan pembakaran lemak dan melancarkan pencernaan. Ini yang akan mendukung penurunan berat badan.


    Dikutip dari laman NDTV, berikut beberapa jenis teh yang dapat meningkatkan penurunan berat badan:

    1. Teh Hijau

    Teh hijau adalah salah satu teh yang paling banyak diteliti untuk menurunkan berat badan karena kandungan katekin yang tinggi. Antioksidan ini meningkatkan oksidasi lemak dan laju metabolisme, sehingga membantu tubuh membakar lebih banyak kalori.

    Jenis teh ini juga mengandung kafein, yang bekerja bersama katekin untuk meningkatkan pengeluaran energi.

    2. Teh Oolong

    Teh Oolong adalah teh yang difermentasi sebagian yang menggabungkan manfaat teh hijau dan teh hitam. Teh ini terbukti meningkatkan oksidasi lemak dan memperbaiki metabolisme karena kandungan polifenolnya.

    Penelitian menunjukkan bahwa teh oolong dapat meningkatkan pengeluaran energi selama berjam-jam setelah dikonsumsi, yang menyebabkan pembakaran kalori lebih besar.

    3. Teh Hitam

    Teh hitam kaya akan flavonoid yang disebut theaflavin, yang meningkatkan pemecahan lemak dan mengurangi peradangan. Minum teh hitam tanpa gula atau susu dapat membantu mengatur kadar gula darah, mencegah keinginan makan, serta meningkatkan pembakaran lemak seiring berjalannya waktu.

    4. White tea

    White tea atau teh putih adalah teh yang paling sedikit diproses dan mengandung katekin serta polifenol yang tinggi. Kandungan ini mencegah terbentuknya sel-sel lemak baru.

    Teh ini juga meningkatkan lipolisis, proses pemecahan lemak yang tersimpan di dalam tubuh.

    5. Teh Peppermint

    Teh peppermint membantu pencernaan dan menekan nafsu makan, sehingga bermanfaat bagi mereka yang sedang diet atau mencegah makan berlebihan. Menthol alami dalam peppermint dapat merilekskan saluran pencernaan dan mengurangi kembung, yang dapat membuat perut terasa lebih rata.

    6. Teh Jahe

    Teh jahe memiliki sifat termogenik yang kuat, yang dapat meningkatkan suhu dan mempercepat pembakaran lemak. Jenis teh ini juga membantu mengatur kadar gula darah, mencegah lonjakan dan penurunan yang menyebabkan keinginan makan.

    Jahe mendukung pencernaan dan mengurangi peradangan, sehingga tubuh lebih mudah menyerap nutrisi sekaligus mendorong pembakaran lemak.

    7. Matcha

    Matcha adalah bentuk konsentrat teh hijau yang terbuat dari daun teh utuh yang dihaluskan. Asupan ini memiliki dosis katekin dan kafein yang lebih tinggi.

    Kombinasi matcha secara signifikan meningkatkan metabolisme, meningkatkan oksidasi lemak, dan meningkatkan daya tahan selama berolahraga. Matcha mengandung lebih banyak antioksidan daripada teh hijau biasa, yang sangat efektif untuk menurunkan berat badan.

    Dengan memasukkan salah satu dari jenis teh ini ke dalam pola makan seimbang dan gaya hidup aktif, penurunan berat badan dapat lebih efektif. Selain itu, tubuh dapat memperoleh manfaat kesehatan tambahan, seperti pencernaan yang lebih baik, mengurangi stres, dan metabolisme yang lebih baik.

    (sao/kna)



    Sumber : health.detik.com

  • 7 Jenis Teh Ini Ternyata Cocok untuk Turunkan Berat Badan, Ada Matcha

    Jakarta

    Diet yang seimbang merupakan diet yang kaya serat, protein, dan lemak sehat. Hal ini dapat membantu mengatur metabolisme, menahan rasa lapar, dan mencegah makan berlebihan.

    Makanan dengan indeks glikemik rendah dapat mencegah lonjakan gula darah, sehingga mengurangi penyimpanan lemak. Minuman seperti teh juga mendukung penurunan berat badan dengan meningkatkan metabolisme, mendorong oksidasi lemak, dan mengurangi nafsu makan.

    Beberapa teh mengandung senyawa, seperti katekin dan polifenol, yang meningkatkan pembakaran lemak dan melancarkan pencernaan. Ini yang akan mendukung penurunan berat badan.


    Dikutip dari laman NDTV, berikut beberapa jenis teh yang dapat meningkatkan penurunan berat badan:

    1. Teh Hijau

    Teh hijau adalah salah satu teh yang paling banyak diteliti untuk menurunkan berat badan karena kandungan katekin yang tinggi. Antioksidan ini meningkatkan oksidasi lemak dan laju metabolisme, sehingga membantu tubuh membakar lebih banyak kalori.

    Jenis teh ini juga mengandung kafein, yang bekerja bersama katekin untuk meningkatkan pengeluaran energi.

    2. Teh Oolong

    Teh Oolong adalah teh yang difermentasi sebagian yang menggabungkan manfaat teh hijau dan teh hitam. Teh ini terbukti meningkatkan oksidasi lemak dan memperbaiki metabolisme karena kandungan polifenolnya.

    Penelitian menunjukkan bahwa teh oolong dapat meningkatkan pengeluaran energi selama berjam-jam setelah dikonsumsi, yang menyebabkan pembakaran kalori lebih besar.

    3. Teh Hitam

    Teh hitam kaya akan flavonoid yang disebut theaflavin, yang meningkatkan pemecahan lemak dan mengurangi peradangan. Minum teh hitam tanpa gula atau susu dapat membantu mengatur kadar gula darah, mencegah keinginan makan, serta meningkatkan pembakaran lemak seiring berjalannya waktu.

    4. White tea

    White tea atau teh putih adalah teh yang paling sedikit diproses dan mengandung katekin serta polifenol yang tinggi. Kandungan ini mencegah terbentuknya sel-sel lemak baru.

    Teh ini juga meningkatkan lipolisis, proses pemecahan lemak yang tersimpan di dalam tubuh.

    5. Teh Peppermint

    Teh peppermint membantu pencernaan dan menekan nafsu makan, sehingga bermanfaat bagi mereka yang sedang diet atau mencegah makan berlebihan. Menthol alami dalam peppermint dapat merilekskan saluran pencernaan dan mengurangi kembung, yang dapat membuat perut terasa lebih rata.

    6. Teh Jahe

    Teh jahe memiliki sifat termogenik yang kuat, yang dapat meningkatkan suhu dan mempercepat pembakaran lemak. Jenis teh ini juga membantu mengatur kadar gula darah, mencegah lonjakan dan penurunan yang menyebabkan keinginan makan.

    Jahe mendukung pencernaan dan mengurangi peradangan, sehingga tubuh lebih mudah menyerap nutrisi sekaligus mendorong pembakaran lemak.

    7. Matcha

    Matcha adalah bentuk konsentrat teh hijau yang terbuat dari daun teh utuh yang dihaluskan. Asupan ini memiliki dosis katekin dan kafein yang lebih tinggi.

    Kombinasi matcha secara signifikan meningkatkan metabolisme, meningkatkan oksidasi lemak, dan meningkatkan daya tahan selama berolahraga. Matcha mengandung lebih banyak antioksidan daripada teh hijau biasa, yang sangat efektif untuk menurunkan berat badan.

    Dengan memasukkan salah satu dari jenis teh ini ke dalam pola makan seimbang dan gaya hidup aktif, penurunan berat badan dapat lebih efektif. Selain itu, tubuh dapat memperoleh manfaat kesehatan tambahan, seperti pencernaan yang lebih baik, mengurangi stres, dan metabolisme yang lebih baik.

    (sao/kna)



    Sumber : health.detik.com

  • 7 Jenis Teh yang Bagus Diminum Saat Demam dan Batuk


    Jakarta

    Cuaca tak menentu meningkatkan risiko flu, pilek, dan batuk. Untuk bantu mengatasinya secara alami, coba konsumsi jenis teh berikut.

    Sakit flu, pilek, dan batuk tentu mengganggu aktivitas sehari-hari, apalagi jika terjadi berkepanjangan dan disertai rasa sakit di hidung maupun tenggorokan.

    Kondisi tersebut dapat diatasi secara medis melalui pengobatan, tapi ada juga cara alami yang bisa dilakukan untuk mendukung penyembuhan. Salah satunya melalui konsumsi teh hangat.


    Mengapa teh? Selain membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi, uap dari teh panas bisa membantu membuka saluran hidung dan bronkial. Sementara itu, cairan hangatnya bisa menenangkan tenggorokan yang teriritasi.

    Melansir Real Simple, berikut 7 jenis teh yang bagus diminum saat demam dan batuk:

    1. Teh jahe

    Jahe dikenal sebagai stimulating expectorant, yaitu membantu mengencerkan lendir dan mempercepat pengeluarannya dari paru-paru. Cocok untuk batuk berdahak atau yang disertai rasa penuh di dada. Teh jahe juga memiliki kemampuan menghangatkan tubuh dan meningkatkan sirkulasi.

    2. Teh kunyit

    Kunyit kaya akan senyawa antiinflamasi dan antioksidan. Saat tubuh melemah karena sakit, secangkir teh kunyit bisa membantu memperkuat sistem imun, mengurangi peradangan, serta meredakan batuk. Tambahkan

    sedikit jahe untuk efek penyembuhan yang lebih optimal.

    3. Teh chamomile

    Dikenal sebagai teh penenang, chamomile juga memiliki sifat antiinfeksi dan antiinflamasi. Teh dari bunga chamomile ni membantu tubuh melawan penyebab batuk sekaligus memberikan efek relaksasi, ideal diminum sebelum tidur.

    4. Teh peppermint

    Teh peppermint dapat digunakan untuk mengatasi perut yang buncit.Teh peppermint Foto: Getty Images/iStockphoto

    Teh dari daun mint ini memiliki kandungan mentol alami yang dapat membantu melegakan saluran pernapasan. Selain itu, peppermint juga efektif dalam mengurangi gejala infeksi sinus, yang kerap memicu batuk.

    5. Teh thyme

    Tak hanya lezat sebagai bumbu dapur, thyme atau daun timi juga bisa dijadikan teh yang ampuh meredakan batuk. Sebuah studi di 2021 menunjukkan bahwa kombinasi thyme dan ivy bisa mengurangi intensitas batuk secara signifikan.

    6. Teh hijau

    Teh hijau kaya akan senyawa antibakteri dan antiinflamasi. Selain itu, penelitian menemukan bahwa berkumur dengan teh hijau dapat mengurangi frekuensi batuk pada pasien pasca operasi jantung.

    7. Teh dengan madu

    Apa pun jenis tehnya, tambahkan madu untuk manfaat tambahan. Madu memiliki efek menenangkan pada tenggorokan, serta mengandung senyawa antivirus dan antimikroba. Studi di 2018 bahkan menunjukkan bahwa madu dapat memperpendek durasi batuk, terutama pada anak-anak.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “Minum 7 Jenis Teh Ini Saat Terkena Demam dan Batuk”

    (yms/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Khasiat Racikan Teh Jahe Campur Cengkeh untuk Turunkan BB


    Jakarta

    Racikan rempah-rempah yang diseduh menjadi teh konon berkhasiat menurunkan berat badan dengan cepat. Seperti campuran jahe dan cengkeh yang ampuh bikin singset.

    Rempah yang ada di dapur tidak hanya dapat diolah menjadi bumbu masak yang menyedapkan. Tetapi ada banyak khasiat melalui kandungan alami yang tersimpan di dalamnya.

    Sejak masa lampau, para nenek moyang seringkali memadu padankan rempah-rempah untuk dimanfaatkan sebagai obat alami. Setiap racikannya memiliki khasiat dan tujuannya masing-masing untuk dikonsumsi dengan rutin.


    Termasuk dengan jahe dan cengkeh yang memberikan sensasi hangat dan aroma menenangkan jika diseduh menjadi teh. Menurut para ahli, teh ini juga memiliki khasiat untuk menurunkan berat badan dengan cepat.

    Baca juga: Kacau! Penerbangan Ini Dibatalkan Gegara Ada Tikus dalam Makanan

    Berikut ini 5 khasiat teh jahe dan cengkeh untuk menurunkan berat badan mengutip Times of India (22/9):

    5 Khasiat Racikan Teh Jahe Campur Cengkeh untuk Turunkan BBJahe memiliki kandungan gingerol yang dapat memicu peningkatan metabolisme. Foto: Getty Images/Prasenjit Kar

    1. Meningkatkan metabolisme

    Kedua rempah ini sama-sama memiliki khasiat untuk meningkatkan dan memperbaiki metabolisme. Sehingga ketika dipadukan keduanya akan bekerja lebih efektif.

    Jahe memiliki komponen yang bernama gingerol dan shogaol dengan fungsinya menstimulasi pencernaan sekaligus meningkatkan pembakaran kalori. Manfaatnya cocok untuk melunturkan endapan lemak di dalam tubuh.

    Begitu pula dengan cengkeh yang kaya akan eugenol untuk memperbaiki metabolisme. Konsumsi racikan teh ini secara rutin dapat membantu membakar lemak lebih banyak.

    2. Menekan nafsu makan

    Selain rasa hangatnya yang menenangkan, teh dibuktikan oleh ahli juga dapat menekan nafsu makan. Caranya adalah dengan memberikan sensasi kenyang dan mencegah perut lapar sampai mengirim sinyal ke otak.

    Dampaknya sepanjang hari kamu akan lebih mudah untuk mengendalikan keinginan untuk makan. Sehingga penerapan diet dengan mengendalikan porsi makan akan lebih mudah dan menyenangkan dilakukan.

    Racikan teh ini juga jauh lebih aman daripada obat atau suplemen pengganti makanan yang dijual dipasaran. Alasannya kandungan teh jahe dan cengkeh lebih alami sehingga minim efek samping.

    Racikan teh ini juga dapat kendalikan gula darah di halaman berikutnya.

    3. Melancarkan pencernaan

    Kunci utama untuk penurunan berat badan yang paling efektif adalah dengan memperbaiki pencernaan. Kesehatan saluran pencernaan menjadi dasar untuk mengendalikan berat badan.

    Beberapa gangguan seperti kembung, dapat diatasi dengan konsumsi jahe sesuai kebutuhan. Ditambah dengan cengkeh yang memiliki komponen untuk menstimulasi enzim pencernaan agar hasilnya lebih baik lagi.

    Ketika pencernaan lebih lancar dan salurannya bersih, tubuh akan lebih mudah untuk menyerap nutrisi. Efek jangka panjangnya akan meminimalisir peningkatan berat badan akibat pencernaan yang kotor.

    4. Mengendalikan gula darah

    5 Khasiat Racikan Teh Jahe Campur Cengkeh untuk Turunkan BBMenyampurkan jahe dengan cengkeh juga dapat meningkatkan sensitivitas insulin untuk menyeimbangkan gula darah. Foto: Getty Images/Prasenjit Kar

    Mengonsumsi makanan memberikan banyak efek yang harus diperhatikan. Bagaimana tubuh mengolah makanan dengan meningkatkan indeks glikemik dan insulin juga harus diperhatikan jika ingin lebih sehat.

    Kadar gula darah yang tinggi dapat menjadi salah satu alasan berat badan sulit untuk diturunkan. Tetapi dengan bantuan jahe dan cengkeh, sensitivitas insulin akan terbantu untuk meningkat.

    Tidak hanya bagi pelaku diet saja tetapi racikan jahe dan cengkeh ini juga disarankan bagi orang dewasa yang bermasalah dengan gula darah. Perpaduan kedua rempahnya dapat mencegah peningkatan gula darah secara mendadak.

    5. Membantu detoksifikasi

    Setelah memperbaiki semua sistem di dalam tubuh, baik metabolisme hingga pencernaan, tugas selanjutnya adalah membuang kotoran. Kotoran yang dimaksud adalah racun-racun atau toksin yang terperangkap di dalam tubuh.

    Memadukan jahe dan cengkeh ampuh untuk mengeluarkan toksin lebih mudah dari dalam tubuh. Sehingga lingkungan di dalam pencernaan pun akan lebih bersih dan efektif untuk melakukan program penurunan berat badan.

    Konsumsi teh jahe dan cengkeh juga dapat membantu memperbaiki fungsi hati. Sehingga semua organ tubuh akan bekerja sama untuk mengeluarkan toksin melalui proses yang lebih alami.

    Baca juga: Orang Jepang Gemar Makan Ikan Mentah, Ini 5 Fakta Menariknya

    (dfl/dfl)



    Sumber : food.detik.com

  • Teh Jahe vs Teh Hijau, Mana yang Lebih Bagus untuk Imunitas Tubuh?


    Jakarta

    Teh jahe dan teh hijau memang dikenal dengan khasiatnya yang mampu mendukung dan menjaga imunitas tubuh. Namun, di antara keduanya, mana yang lebih baik?

    Imunitas tubuh merupakan kemampuan tubuh dalam melawan bakteri dan virus penyebab penyakit. Jika imunitas tahan tubuh melemah, maka seseorang menjadi mudah terserang penyakit.

    Karenanya, sistem imunitas tubuh harus selalu dijaga. Berbagai cara bisa dilakukan untuk mencapai tujuan ini, termasuk menerapkan pola hidup sehat dan mengonsumsi makanan-makanan berkhasiat.


    Teh menjadi salah satu yang dikenal mampu meningkatkan dan menjaga imunitas tubuh karena kandungan antioksidan berupa polifenol mengurangi peradangan dalam tubuh. Antioksidan ini juga menjadi kunci utama dalam menjaga imunitas tubuh.

    Kandungan vitamin dan berbagai macam senyawa, seperti senyawa anti inflamasi dan anti mikroba di dalam teh juga mampu mendukung kinerja sistem imun tubuh hingga meningkatkan kekebalan tubuh.

    Di antara banyaknya jenis teh, ada dua jenis yang dikenal paling ampuh, yaitu teh jahe dan teh hijau.

    Meskipun begitu, banyak orang penasaran apakah teh hijau atau teh jahe yang lebih ampuh dalam menjaga imunitas tubuh. Berikut penjelasannya seperti dilansir Times of India (05/12/2024).

    Teh Jahe

    1. Teh jahe kaya antioksidan

    Ilustrasi teh herbalSalah satu manfaat teh jahe yaitu kandungan antioksidannya yang baik untuk imunitas. Foto: Getty Images/iStockphoto/aaboikis

    Teh jahe yang dibuat dari air rebusan jahe segar ini mengandung senyawa bioaktif, seperti gingerol dan shogaol yang terkenal dengan sifat anti inflamasi dan antioksidan.

    Sifat antioksidan dari jahe ini dapat mengurangi peradangan di tubuh dan penting menjaga sistem kekebalan tubuh agar berfungsi dengan baik. Pasalnya, peradangan kronis dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh, membuat tubuh lebih rentan terhadap infeksi bakteri, atau virus.

    Antioksidan pada teh jahe juga mampu menetralkan tubuh dari paparan radikal bebas, mengurangi stress oksidatif, dan melindungi sel dari kerusakan.

    2. Nutrisi lain dari teh jahe

    Teh jahe yang sehatkan pencernaanTeh jahe juga menawarkan beragam nutrisi dan manfaat lainnya. Foto: Getty Images/iStockphoto/

    Selain manfaat antioksidan, teh jahe juga terkenal dengan efek kehangatannya yang mampu mengatasi gejala sakit tenggorokan hingga nyeri tubuh.

    Kandungan vitamin C di dalam jahe juga bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh, sekaligus mencegah terjadinya infeksi.

    3. Waktu tepat untuk minum teh jahe

    Teh jahe cocok dikonsumsi ketika kamu mulai mengalami gejala flu dan batuk, seperti sakit tenggorokan atau masalah terhadap pencernaan.

    Teh jahe juga bisa diminum pagi untuk meningkatkan sistem imunitas tubuh. Bisa juga diminum rutin sebelum tidur karena dapat meningkatkan kualitas tidur dan memperkuat sistem imun.

    Manfaat teh hijau dan mana yang lebih baik, bisa lihat halaman selanjutnya!

    Teh hijau

    1. Kandungan teh hijau

    5 Manfaat Teh Gyokuro, Teh Hijau yang Mahal dan  MenyehatkanKandungan dalam teh hijau juga tidak kalah bermanfaat untuk tingkatkan imunitas tubuh. Foto: Getty Images/iStockphoto/y-studio

    Di sisi lain, teh hijau juga kaya akan nutrisi dan memiliki manfaat serupa untuk meningkatkan sistem imunitas tubuh.

    Teh hijau dibuat dari daun Camellia Sinesis yang menjadi sumber katekin ideal, terutama kandungan antioksidan epigallocatechin gallate (EGCG).

    Teh hijau juga menjadi sumber vitamin B2 dan vitamin E yang baik, hingga mineral, seperti zinc dan selenium.

    2. Manfaat teh hijau untuk sistem imunitas

    Ilustrasi teh hijauTeh hijau mengandung katekin untuk tingkatkan kekebalan tubuh. Foto: Getty Images/iStockphoto/kuppa_rock

    Teh hijau yang kaya akan kandungan katekin ini dapat meningkatkan kekebalan tubuh dan mencegah kerusakan sel.

    Di dalamnya juga terkandung antivirus dimana teh hijau dapat menghentikan replika virus sehingga mengurangi risiko infeksi.

    Seperti halnya teh jahe, teh hijau juga mampu menghambat terjadinya peradangan, sehingga memberi respons baik terhadap sistem kekebalan tubuh.

    Teh hijau juga mampu meningkatkan metabolisme dan dapat berperan sebagai detoksifikasi alami. Meminumnya dapat menjaga kesehatan tubuh dan mengurangi risiko terjadinya masalah pada imunitas tubuh

    Teh hijau cocok diminum bagi mereka yang membutuhkan manfaatnya. Teh ini punya rasa lebih ringan dan segar serta bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan dan kekebalan tubuh secara keseluruhan.

    Manfaatnya lebih efektif ketika teh ini diminum secara teratur. Kurang lebih 2-4 cangkir per hari. Namun, jumlah yang tepat bisa bervariasi, tergantung toleransi individu terhadap kafein dan kondisi kesehatan tubuh.

    Lantas, mana yang lebih baik?

    tehTeh hijau maupun teh jahe keduanya bisa diminum sesuai kebutuhan. Foto: Getty Images/Valentyna Yeltsova

    Baik teh hijau atau teh jahe sama-sama menawarkan manfaat baik bagi imunitas tubuh.

    Oleh karena itu, konsumsi teh hijau dan teh jahe bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing orang.

    Jika sedang berjuang melawan penyakit flu batuk atau sakit tenggorokan, teh jahe menjadi pilihan lebih baik karena sifatnya yang menghangatkan dan menenangkan.

    Sedangkan teh hijau menjadi pilihan tepat ketika mencari asupan antioksidan harian dan mencari perlindungan dari stres oksidatif.

    Untuk menjaga keseimbangan, kedua teh tersebut bisa diminum sehari dalam waktu berbeda. Misalnya, memulai hari dengan minum teh hijau dan minum teh jahe sebelum tidur untuk sekaligus meningkatkan kualitas tidur.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Manfaat Sehat Minum Teh Jahe di Pagi Hari, Bisa Bantu Diet!


    Jakarta

    Jahe merupakan rempah kaya khasiat yang sudah digunakan selama berabad-abad. Olahannya berupa teh jahe punya beragam manfaat sehat jika rutin diminum setiap pagi.

    Jahe adalah salah satu rempah paling populer di dunia, digunakan sebagai bumbu masak, bahan minuman, hingga dianggap sebagai tanaman medis. Jahe punya peran penting untuk mengatasi batuk dan flu.

    Mengonsumsi jahe paling umum adalah dengan membuat teh jahe. Caranya mudah, tinggal merebus 4-6 irisan tipis jahe bersama sekitar 500 ml air. Tambahkan perasan air lemon atau air jeruk nipis jika suka. Boleh juga tambah madu sebagai pemanis alami.


    Teh jahe dapat dinikmati sehari-hari, tapi jangan berlebihan. Dikutip dari Healthline pada Jumat, 4 Juli 2025, sebuah penelitian mengungkap batas amannya adalah 1.000 mg jahe segar setiap hari. Jika dikomparasi, sekitar 1 sendok teh (5 ml) ekstrak jahe parut segar.

    Lantas, apa saja manfaat sehat teh jahe? Berikut informasinya:

    1. Menyehatkan jantung

    Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi jahe dalam dosis harian 2-6 gram dapat membantu melindungi seseorang dari serangan penyakit jantung. Jahe bersifat menurunkan tekanan darah, mencegah pembekuan darah, menurunkan kolesterol, dan memperbaiki sirkulasi darah.

    2. Bersifat antikanker

    Di balik rasa pedas berempahnya, minum teh jahe juga punya khasiat mencegah kanker. Hal ini utamanya karena kandungan gingerol dan shogaol.

    Studi tabung reaksi menunjukkan bahwa gingerol dan shogaol melawan kanker dengan cara mematikan sel kanker dan mencegah pertumbuhannya. Studi tabung reaksi lainnya menunjukkan bahwa konsumsi jahe dapat memengaruhi beberapa jenis sel kanker, termasuk kanker pankreas, usus besar, kolorektal, ovarium, prostat, dan paru-paru. Namun, diperlukan lebih banyak penelitian tentang efek jahe dan teh jahe terhadap kanker pada manusia.

    3. Cegah Alzheimer

    Khasiat minum teh jahe selanjutnya adalah melindungi otak dari penyakit degeneratif, seperti Alzheimer. Penelitian pada hewan menunjukkan bahwa gingerol dan shogaol dapat memberikan perlindungan terhadap penurunan fungsi otak yang berkaitan dengan usia karena sifat antioksidannya.

    Penelitian tabung reaksi juga menunjukkan bahwa ekstrak jahe dapat meningkatkan kelangsungan hidup sel terhadap beta-amiloid, protein yang terkait erat dengan penyakit Alzheimer yang dapat menyebabkan toksisitas pada sel otak.

    4. Bantu kelola berat badan dan kadar gula darah

    Kabar baik bagi yang sedang diet menurunkan berat badan, minum teh jahe punya manfaat. Sebab jahe membantu membakar lemak, meningkatkan pemecahan lemak untuk energi, sekaligus menghambat penyimpanan dan penyerapan lemak.

    Tak hanya itu, minum teh jahe bermanfaat dalam mengendalikan nafsu makan dan meningkatkan kontrol gula darah pada orang dengan diabetes tipe 2 dan obesitas. Minum teh jahe pada pagi hari pun bisa jadi solusi ideal untuk menekan nafsu makan pada siang harinya.

    5. Meredakan mual

    Bagi yang suka mual pada pagi hari, maka minum teh jahe adalah solusi tepat. Sejak lama teh jahe dikonsumsi untuk membantu meredakan gejala mabuk, seperti pusing, muntah, dan keringat dingin.

    Meskipun para peneliti tidak memahami secara pasti cara kerja jahe, beberapa orang berpendapat bahwa senyawa tertentu dalam jahe memblokir reseptor otak yang diyakini berperan penting sebagai pusat muntah di otak.

    (adr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 3 Alasan Minum Teh Jahe Bagus Buat Atasi Sakit Tenggorokan


    Jakarta

    Jahe sejak lama dipercaya akan khasiat sehatnya. Selain dijadikan bumbu masak, jahe juga bisa diracik jadi minuman pereda sakit tenggorokan. Ternyata karena jahe mengandung senyawa bermanfaat ini.

    Jahe dikenal dengan aroma dan rasa pedas berempahnya yang khas. Biasanya dipakai dalam sejumlah masakan atau dijadikan racikan minuman herbal.

    Menilik sejarahnya, rempah rimpang ini sudah lama diakui memiliki sejuta khasiat, salah satunya mengatasi sakit tenggorokan. Pertama, hal ini karena jahe mengandung senyawa bioaktif yang menguntungkan bagi kesehatan.


    Senyawa bioaktif yang paling menonjol dalam jahe adalah gingerol dan shogaol, seperti dikutip dari Healthline (11/7/2025). Penelitian menunjukkan asupan senyawa ini memiliki sifat antiinflamasi yang dapat membantu meredakan gejala sakit tenggorokan.

    Kedua, jahe juga diyakini memiliki sifat antimikroba yang dapat membantu melawan infeksi bakteri atau virus, termasuk yang menyebabkan sakit tenggorokan.

    Dalam sebuah studi in vitro (tabung reaksi), larutan dengan 10 persen ekstrak jahe ditemukan dapat menghambat Streptococcus mutans, Candida albicans, dan Enterococcus faecalis. Ketiga mikroorganisme ini umumnya ditemukan sebagai penyebab infeksi mulut.

    Ketiga, jahe memiliki sifat antioksidan. Antioksidan dapat memberikan manfaat perlindungan dan penyembuhan terhadap penyakit. Dalam sebuah penelitian, jahe segar ditemukan memberikan lebih banyak manfaat antioksidan daripada jahe kering.

    5 Khasiat Racikan Teh Jahe Campur Cengkeh untuk Turunkan BBKonsumsi teh jahe bermanfaat atasi sakit tenggorokan. Foto: Getty Images/Prasenjit Kar

    Minum racikan jahe saat sakit tenggorokan juga mempercepat penyembuhannya. Sebab jahe meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

    Untuk diketahui, sebagian besar sakit tenggorokan disebabkan oleh virus. Konsumsi obat flu bisa jadi tidak dapat membunuh virus tersebut, tapi jahe mungkin melakukannya.

    Sebuah studi laboratorium menunjukkan jahe merangsang sistem kekebalan tubuh untuk membunuh virus. Hasil ini menunjukkan bahwa jahe berpotensi mengurangi frekuensi sakit tenggorokan, meredakan gejalanya lebih cepat, dan mempercepat waktu pemulihan.

    Sebagai pilihan terbaik, coba konsumsi jahe bersama madu. Kamu bisa membuatnya dari air rebusan jahe panas yang ditambahkan 1 sendok makan (5 ml) madu. Selain manfaat sehat yang bertambah, madu juga membuat rasa air jahe lebih enak.

    (adr/adr)



    Sumber : food.detik.com