Tag: teh jahe

  • Minum Teh Jahe Setiap Hari, Adakah Efek Negatifnya bagi Kesehatan?


    Jakarta

    Beberapa orang minum teh jahe setiap hari untuk menjaga kesehatan. Lantas, apakah praktik ini aman? Adakah efek negatif dari konsumsi teh jahe setiap hari?

    Sejak ribuan tahun lalu, jahe dimanfaatkan untuk mengobati berbagai keluhan kesehatan. Olahan paling umumnya adalah teh jahe dimana irisan jahe segar direbus bersama air. Biasanya juga ditambahkan madu sebagai pemanis alami.

    Minum teh jahe memang terbukti memiliki banyak manfaat sehat. Beberapa yang utama adalah meredakan sakit tenggorokan, mual, hingga mengurangi peradangan.


    Selain itu, konsumsi jahe telah terbukti menekan pertumbuhan tumor di laboratorium berkat kandungan gingerol-nya. Banyak orang juga mengklaim minum teh jahe meredakan nyeri artritis dan nyeri otot.

    Namun, apakah aman minum teh jahe setiap hari? Dikutip dari Healthline (25/8/2025), secara umum jawabannya adalah aman.

    Sebab butuh jumlah yang sangat banyak untuk sebuah minuman teh jahe menyebabkan efek negatif untuk kesehatan seseorang. Secara umum, jumlah yang disarankan adalah tak lebih dari 4 gram jahe setiap hari.

    Jika pun ada efeknya, biasanya hanya berupa efek samping ringan. Misalnya rasa panas di dada atau sakit perut, mirip seperti efek ketika kamu makan cabai atau makanan pedas lainnya.

    Ilustrasi Teh JaheMinum teh jahe setiap hari secara umum relatif aman untuk kesehatan. Foto: Getty Images/iStockphoto/miya227

    Pastikan memantau sendiri efek konsumsi teh jahe untuk tubuh. Jika muncul ruam atau rasa tidak nyaman di mulut atau perut setelah minum teh jahe, bisa jadi kamu mengalami alergi jahe.

    Selain itu, jahe bersifat menurunkan tekanan darah. Jadi bagi kamu yang awalnya sudah punya masalah tekanan darah rendah, maka bisa jadi mengalami efek samping pusing.

    Jahe juga mengandung salisilat, zat kimia dalam aspirin yang berfungsi sebagai pengencer darah. Hal ini dapat menyebabkan masalah bagi penderita gangguan perdarahan.

    Namun sekali lagi, kamu harus mengonsumsi lebih dari 4 gram jahe yang direkomendasikan per hari untuk merasakan efek tersebut.

    Jadi, pada intinya konsumsi teh jahe setiap hari relatif aman untuk kesehatan, asalkan jumlah yang diminum tak berlebihan. Jika ragu atau merasakan hal yang tidak diinginkan, lebih baik mencari saran medis dengan bertanya ke pakar kesehatan.

    (adr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Turun BB Tanpa Ribet! Coba 5 Khasiat Teh Jahe dan Cengkeh Ini


    Jakarta

    Lagi diet? Coba konsumsi teh rempah kaya khasiat ini untuk bantu mempercepat penurunan berat badan. Ada paduan jahe dan cengkeh yang bisa diracik jadi minuman kaya khasiat.

    Stok rempah di dapur tak hanya bisa dijadikan bumbu masak yang menyedapkan, tapi juga diolah menjadi ramuan kaya khasiat. Seperti halnya yang ditemukan pada jahe dan cengkeh.

    Menurut ahli, teh jahe dan cengkeh memiliki khasiat untuk menurunkan berat badan dengan cepat. Merangkum Times of India (22/9/2024), berikut manfaat meminumnya saat diet:


    1. Meningkatkan metabolisme

    Kedua rempah ini sama-sama memiliki khasiat untuk meningkatkan dan memperbaiki metabolisme. Karena itu, ketika dipadukan keduanya akan bekerja lebih efektif.

    Jahe memiliki komponen yang bernama gingerol dan shogaol dengan fungsinya menstimulasi pencernaan sekaligus meningkatkan pembakaran kalori. Manfaatnya cocok untuk melunturkan endapan lemak di dalam tubuh.

    Begitu pula dengan cengkeh yang kaya akan eugenol untuk memperbaiki metabolisme. Konsumsi racikan teh ini secara rutin dapat membantu membakar lemak lebih banyak.

    2. Menekan nafsu makan

    Selain sensasi hangatnya yang menenangkan, minum teh jahe dan cengkeh dibuktikan oleh ahli juga dapat menekan nafsu makan. Caranya adalah dengan memberikan sensasi kenyang dan mencegah perut lapar sampai mengirim sinyal ke otak.

    Dampaknya sepanjang hari kamu akan lebih mudah untuk mengendalikan keinginan untuk makan. Sehingga penerapan diet dengan mengendalikan porsi makan akan lebih mudah dan menyenangkan dilakukan.

    Racikan teh ini juga jauh lebih aman daripada obat atau suplemen pengganti makanan yang dijual dipasaran. Alasannya kandungan teh jahe dan cengkeh lebih alami sehingga minim efek samping.

    3. Melancarkan pencernaan

    Kunci utama untuk penurunan berat badan yang paling efektif adalah dengan memperbaiki pencernaan. Kesehatan saluran pencernaan menjadi dasar untuk mengendalikan berat badan.

    Beberapa gangguan seperti kembung, dapat diatasi dengan konsumsi jahe sesuai kebutuhan. Ditambah dengan cengkeh yang memiliki komponen untuk menstimulasi enzim pencernaan agar hasilnya lebih baik lagi.

    Ketika pencernaan lebih lancar dan salurannya bersih, tubuh akan lebih mudah untuk menyerap nutrisi. Efek jangka panjangnya akan meminimalisir peningkatan berat badan akibat pencernaan yang kotor.

    4. Mengendalikan gula darah

    Kadar gula darah yang tinggi dapat menjadi salah satu alasan berat badan sulit untuk diturunkan. Namun dengan konsumsi jahe dan cengkeh, sensitivitas insulin akan terbantu untuk meningkat.

    Tidak hanya bagi pelaku diet saja, tetapi racikan jahe dan cengkeh ini juga disarankan bagi orang dewasa yang bermasalah dengan gula darah. Perpaduan kedua rempahnya dapat mencegah peningkatan gula darah secara mendadak.

    5. Bantu detoksifikasi

    Setelah memperbaiki semua sistem di dalam tubuh, baik metabolisme hingga pencernaan, tugas selanjutnya adalah membuang kotoran. Kotoran yang dimaksud adalah racun-racun atau toksin yang terperangkap di dalam tubuh.

    Memadukan jahe dan cengkeh ampuh untuk mengeluarkan toksin lebih mudah dari dalam tubuh. Sehingga lingkungan di dalam pencernaan pun akan lebih bersih dan efektif untuk melakukan program penurunan berat badan.

    Konsumsi teh jahe dan cengkeh juga dapat membantu memperbaiki fungsi hati. Jadi, semua organ tubuh akan bekerja sama untuk mengeluarkan toksin melalui proses yang lebih alami.

    (adr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Teh Herbal yang Bikin Ginjal Sehat, Bagus Dikonsumsi Rutin


    Jakarta

    Menjaga kesehatan ginjal dapat dilakukan dengan konsumsi teh herbal. Ada 5 pilihan teh herbal yang disarankan pakar kesehatan untuk dikonsumsi rutin.

    Teh sering dipilih karena suhunya hangat dan efeknya menenangkan. Selain dibuat dari daun camellia sinensis atau pohon teh, teh juga bisa dibuat dengan bahan herbal yang tak kalah berkhasiat.

    Secara alami banyak bahan herbal yang memiliki kandungan nutrisi dan khasiatnya sendiri. Mengonsumsinya dalam bentuk seduhan teh tak hanya menghangatkan, tetapi juga dapat membantu asupan hidrasi bahkan membersihkan ginjal.


    Dilansir dari Times of India, Senin (15/9), sebagian teh herbal terbukti dapat memperbaiki fungsi ginjal, menurunkan inflamasi, dan membantu mengeluarkan toksin serta meringankan kerja ginjal.

    Baca juga: Dulu Pelawak, Kini Narji Cagur Sukses Punya 1.000 Hektar Lahan Pertanian

    Berikut ini 5 teh herbal yang baik untuk menjaga kesehatan ginjal dilansir dari Times of India:

    Slurrpp! Di Malang Ada Kafe Instagramable Khusus untuk Teh ArtisanTeh hasil seduhan parsley dapat membantu menjaga kesehatan ginjal. Foto: detikcom

    1. Teh Parsley

    Daun parsley yang lebih sering hadir sebagai hiasan ternyata punya khasiat lebih kompleks. Parsley memiliki efek diuretik alami yang efeknya dapat dirasakan dalam waktu singkat.

    Menyeduh parsley menjadi teh dapat membantu memicu buang air kecil terutama ketika tubuh sedang terasa bengkak atau kembung. Ketika buang air kecil menjadi lancar maka kesehatan salurannya akan lebih terjaga.

    Konsumsi teh parsley juga dapat memberi asupan antioksidan pada sel-sel ginjal. Cara membuatnya cukup merendam segenggam parsley segar selama 5-10 menit dalam air hangat.

    2. Teh Jahe

    Jahe dikenal sebagai rempah yang berkhasiat dan menyehatkan. Jahe juga bisa dikombinasikan dengan rempah dan herbal lain untuk memaksimalkan khasiatnya.

    Salah satu cara menikmati jahe yang enak ialah dengan menyeduhnya sebagai teh. Teh jahe tak hanya akan menghangat tubuh atau meredakan tenggorokan yang sakit saja.

    Jahe memiliki kandungan antioksidan dan anti inflamasi. Ketika dikonsumsi secara rutin teh jahe dapat memperbaiki kesehatan ginjal secara bertahap.

    3. Teh Hibiscus

    Hibiscus atau bunga sepatu menjadi salah satu tanaman eksotis yang banyak ditanam di halaman atau balkon rumah. Di balik warnanya yang merah menonjol, hibiscus ternyata punya khasiat yang tak kalah menarik.

    Bunga sepatu dapat dikonsumsi dalam bentuk seduhan teh yang hangat. Konsumsi teh bunga sepatu secara rutin dapat membantu menurunkan tekanan darah yang tinggi.

    Tanpa disadari, tekanan darah yang tinggi berpengaruh besar pada kesehatan ginjal. Karena itu, selain menyehatkan ginjal, teh hibiscus juga dapat menjaga tekanan darah lebih terkendali.

    Glass cup with fresh green tea and mint.Teh hijau memiliki kandungan katekin untuk melawan inflamasi pada ginjal. Foto: Getty Images/iStockphoto/DevMarya

    4. Teh Hijau

    Secara teknis teh hijau memang tak tergolong sebagai salah satu seduhan teh herbal. Tetapi kandungan dan manfaatnya terhadap ginjal tidak kalah baik dibandingkan dengan teh herbal.

    Teh hijau memiliki kandungan antioksidan berupa katekin yang jauh lebih tinggi daripada jenis teh lainnya. Kandungan antioksidan tersebut dapat mencegah ginjal dari kerusakan.

    Konsumsi teh hijau secara rutin dapat melawan terjadinya inflamasi. Selain itu, secara umum, teh hijau juga dapat menjaga kesehatan kardiovaskuler dan ginjal.

    5. Teh Chamomile

    Aroma dan rasanya yang lembut membuat teh chamomile selalu dipilih untuk diseruput ketika bersantai. Faktanya teh chamomile punya khasiat lebih kompleks daripada sekadar menenangkan.

    Minum teh chamomile secara rutin juga dapat menjaga kesehatan ginjal secara tidak langsung. Melalui beberapa efek seperti menurunkan stres dan meningkatkan kualitas tidur malam.

    Ginjal hanya dapat istirahat ketika tubuh manusia tidur dengan lelap di malam hari. Jadi jika ada gangguan dengan kualitas tidur, dampaknya juga mengganggu waktu ginjal untuk memperbaiki selnya.

    (dfl/dfl)



    Sumber : food.detik.com

  • Minum Rebusan Jahe dan Sereh Berkhasiat, tapi Waspadai Efek Sampingnya


    Jakarta

    Jahe dan sereh yang direbus bersamaan hingga menyerupai teh banyak dikonsumsi karena diyakini berkhasiat sehat. Namun, kamu juga perlu hati-hati mengonsumsinya karena ada efek samping yang mungkin ditimbulkan.

    Rebusan jahe dan sereh menjadi salah satu minuman herbal yang banyak disukai orang Indonesia. Sensasi hangat dari jahe dan harum dari sereh membuatnya digemari, ditambah lagi efeknya yang bikin rileks.

    Untuk membuatnya juga mudah karena beberapa batang sereh dan rimpang jahe tinggal direbus bersamaan dengan air. Kamu bisa juga menambahkan gula batu atau madu jika ingin rasa manis alami.


    Lantas, dari sisi kesehatan, apa manfaat minum rebusan jahe dan sereh?

    Dikutip dari Everyday Health (7/8/2025), konsumsi paduan dua herba ini disebut dapat bantu mengatasi mual, inflamasi (peradangan pada tubuh), meredakan rasa nyeri, dan mungkin kurangi beberapa risiko kanker.

    Kedua herba ini juga menunjukkan aktivitas antimikroba. Hanya saja, sebagian besar penelitian dilakukan pada suplemen terkonsentrasi atau minyak esensial. Jadi untuk manfaat dari konsumsi berupa rebusan, belum tentu memiliki efek serupa.

    Manfaat sehat jahe

    Cup of hot ginger tea with slices of ginger root on wooden background. Warming drink. Alternative medicine. Tea with honey, lemon, ginger and mint. Space for text. Copy spaceJahe banyak dikonsumsi sebagai racikan teh herbal yang menyehatkan. Foto: Getty Images/Valentyna Yeltsova

    Jahe paling terkenal dengan khasiatnya mengurangi mual dan muntah. Sebuah tinjauan di jurnal Nutrients menyoroti 10 uji coba terkontrol acak menunjukkan jahe efektif dalam meredakan mual dan muntah yang berhubungan dengan kehamilan.

    Selain itu, para peneliti mencatat sebagian besar studi menunjukkan jahe dapat membantu meredakan sakit perut dan memperlambat pengosongan lambung.

    Penelitian juga menunjukkan jahe dapat membantu menghambat pertumbuhan bakteri, jamur, dan virus tertentu. Manfaat lainnya, yang paling penting, jahe mungkin bantu mencegah beberapa jenis kanker

    Beberapa penelitian juga menunjukkan jahe dapat membantu mencegah atau mengobati beberapa penyakit kronis, termasuk diabetes tipe 2 dan penyakit jantung. Para peneliti mencatat, beberapa penelitian memang mengonfirmasi efek ini, tapi penelitian lebih lanjut tetap masih diperlukan.

    Manfaat sehat sereh

    Sereh juga memiliki beberapa manfaat potensial, termasuk efek antibakteri, antiinflamasi, antioksidan, antijamur, dan antivirus. Selain itu, sebuah tinjauan di jurnal Biology menunjukkan sereh mungkin punya efek antihipertensi yang berarti kemampuan untuk menurunkan tekanan darah.

    Sereh juga dapat membantu dalam melawan kanker. Misalnya, tinjauan di jurnal Pharmaceuticals menunjukkan kalau minyak atsiri dan ekstrak serai menunjukkan potensi untuk membantu mencegah atau mengobati berbagai jenis kanker, termasuk limfoma, leukemia, ginjal, prostat, dan kanker usus besar.

    Namun perlu disoroti, sebagian besar penelitian hingga saat ini belum melibatkan partisipan manusia, sehingga diperlukan uji klinis yang lebih kuat. Selain itu, banyak uji klinis serai pada manusia melibatkan minyak atsiri serai, bukan teh.

    Efek samping minum rebusan jahe dan sereh

    Manfaat teh sereh untuk memperkuat imunitas tubuhMengonsumsi rebusan jahe dan sereh terlalu sering bisa menyebabkan efek samping. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Meski ada potensi manfaat sehat minum rebusan jahe dan sereh, ada beberapa efek samping yang perlu diwaspadai. Jahe, misalnya, dapat menyebabkan rasa panas di dada dan kembung.

    Beberapa ahli medis juga berpendapat kalau konsumsi jahe dapat mengubah efek pengencer darah, antikoagulan, dan obat-obatan untuk mengatasi hipoglikemia.

    Untuk sereh, konsumsinya terlalu banyak dapat menyebabkan pusing, mulut kering, ngantuk, buang air kecil berlebihan, dan peningkatan nafsu makan. Keseringan minum rebusan sereh juga dapat memengaruhi fungsi ginjal.

    Jadi, sebelum menjadikan rebusan jahe dan sereh sebagai minuman harian, kamu perlu mengonsultasikan dulu kepada pakar kesehatan agar tak membahayakan bagi tubuh. Terlebih bagi ibu hamil atau mereka yang sedang mengonsumsi obat-obatan medis.

    (adr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Dear Paksu, Ini 5 Minuman Ajaib Biar Stamina Makin ‘Gaspol’ saat Bercinta

    Jakarta

    Stamina menjadi salah satu elemen yang penting bagi para suami ketika bercinta. Pasalnya, performa yang prima dapat membuat kehidupan seksual pasangan suami istri menjadi lebih baik.

    Banyak cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan stamina seksual bagi laki-laki. Salah satunya adalah dengan mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat.

    Dikutip dari For Men Health, beberapa jenis minuman diketahui dapat memberikan efek positif terkait stamina saat bercinta. Sederet minuman ini dapat membantu agar seseorang bertahan lebih lama di atas ranjang.


    Berikut adalah 5 minuman alami yang dapat membantu para pria meningkatkan performa seksual.

    1. Jus Aloe Vera

    Aloe vera diketahui memiliki banyak manfaat kesehatan untuk tubuh. Salah satunya dapat merangsang produksi testosteron pada pria guna meningkatkan libido dan stamina seksual.

    Jus ini penuh dengan nutrisi sehat yang mampu meningkatkan kesehatan secara keseluruhan dan memberi energi pada tubuh. Jus aloe vera mungkin dapat meningkatkan rutinitas dengan cara yang akan bermanfaat bagi kesehatan umum dan vitalitas seksual.

    2. Jus Semangka

    Semangka kaya akan asam amino yang disebut citrulline. Ini dapat membantu merelaksasi pembuluh darah dan meningkatkan aliran darah ke area genital.

    Aliran darah yang lebih baik dapat membantu pria mencapai dan mempertahankan ereksi, sekaligus meningkatkan kenikmatan seksual bagi kedua pasangan.

    3. Air Kelapa

    Air kelapa dikenal sebagai minuman menyegarkan dan menghidrasi yang dapat memberikan dorongan energi alami. Hal ini karena air kelapa kaya akan elektrolit seperti kalium, magnesium, dan natrium, yang membantu mengisi kembali kadar hidrasi tubuh dan menjaga fungsi otot yang tepat.

    Tubuh yang terhidrasi dengan baik dapat memengaruhi performa seksual seseorang. Air kelapa sendiri dapat membantu mencegah dehidrasi, kelelahan, dan kram otot.

    4. Teh Jahe

    Jahe sendiri diketahui dapat meningkatkan libido seseorang. Pasalnya, rempah tradisional ini dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah dan meningkatkan panas tubuh, sehingga meningkatkan gairah dan performa seksual.

    Mengonsumsi teh jahe secara rutin dapat mendatangkan efek yang bagus terkait performa seksual. Teh jahe dapat memberikan rasa yang segar, membangkitkan gairah, dan menambah bumbu pada momen-momen yang intim.

    5. Jus Delima

    Penelitian telah menunjukkan bahwa antioksidan yang ada dalam jus buah delima membantu mengurangi peradangan dan meningkatkan aliran darah ke seluruh tubuh. Sirkulasi darah yang lebih baik sangat penting untuk mencapai dan mempertahankan ereksi yang kuat dan tahan lama.

    (dpy/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy