Tag: teh untuk diet

  • 5 Jenis Teh yang Ternyata Ampuh Luruhkan Lemak di Perut, Apa Saja?


    Jakarta

    Kebanyakan orang mungkin berhasil menurunkan berat badannya dengan berbagai cara, seperti diet atau mengonsumsi makanan khusus. Tetapi, masih banyak yang mengeluhkan sulitnya menghilangkan lemak perut atau visceral fat.

    Hal ini karena sebagian besar lemak perut berbeda dengan lemak di bagian tubuh lainnya. Sebagian lemak visceral terletak lebih dalam daripada lemak tubuh lainnya dan mengelilingi organ perut.

    Tentunya, ini dapat berbahaya dan meningkatkan risiko penyakit jantung atau diabetes. Untungnya, ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk membantu meluruhkan lemak-lemak di perut, salah satunya dengan mengonsumsi teh.


    Teh secara alami mengandung berbagai antioksidan yang dikaitkan dengan beragam manfaat kesehatan, termasuk membantu menghilangkan lemak di sekitar perut. Dikutip dari Eat This Not That, berikut lima teh yang dapat dikonsumsi untuk meluruhkan lemak di perut:

    1. Teh Hijau

    Teh hijau sangat erat kaitannya dengan diet dan manfaatnya untuk menurunkan berat badan. Sebuah studi yang dipublikasikan pada 2002, peserta yang minum teh hijau memiliki risiko 44 persen lebih rendah terkena obesitas.

    Sementara penelitian pada 2008 menemukan bahwa peserta obesitas yang rutin mengonsumsi teh hijau bisa menurunkan berat badan lebih banyak dibandingkan yang tidak.

    Pada penelitian lainnya, mereka menyebutkan bahwa penurunan berat badan bisa terjadi karena kandungan polifenol dan sub kelompoknya, yang disebut sebagai katekin. Ini ditemukan dalam teh hijau yang disebut sebagai ECGC dan terkait dengan percepatan metabolisme.

    2. Teh Hitam

    Salah satu yang termasuk dalam teh hitam adalah earl grey. Teh ini disebut bisa menurunkan berat badan dan mengurangi lemak di perut.

    Dalam laporan tahun 2016, polifenol pada teh hitam memiliki sifat anti-obesitas dan mampu mengurangi berat badan. Sementara itu, studi tahun 2014 mengungkapkan minum tiga cangkir teh hitam setiap hari selama tiga bulan dapat menurunkan banyak berat badan, termasuk lingkar pinggang.

    3. Teh Putih

    Teh putih juga disebut dapat mempercepat metabolisme dan meningkatkan oksidasi lemak. Minuman ini disebut mampu menurunkan berat badan dan mengelolanya dengan baik.

    Berdasarkan laporan pada tahun 2003, teh putih juga bermanfaat untuk menurunkan berat badan khususnya lemak perut atau visceral.

    4. Teh Oolong

    Teh oolong ini berasal dari daun yang sama dengan teh hijau dan teh hitam. Bedanya, teh oolong teroksidasi sebagian, yang berbeda dengan teh hijau tidak teroksidasi atau teh hitam yang teroksidasi penuh.

    Sebuah studi menunjukkan bahwa teh oolong mengandung polifenol untuk metabolisme cepat dan mengurangi lemak perut.

    5. Teh Pu-erh

    Teh Pu-erh terbuat dari daun dan batang tanaman Camellia sinensis, merupakan tanaman yang sama untuk membuat teh hijau, oolong, dan teh hitam. Meski sumber tanamannya sama, hasil teh yang diproduksi akan berbeda bila menggunakan proses yang berbeda.

    Teh ini disebut ampuh menurunkan berat badan atau mengurangi lemak dalam beberapa penelitian. Pada sebuah studi tahun 2014 yang dipublikasikan di Phytotherapy Research, menemukan bahwa pria dengan sindrom metabolik yang minum teh pu-erh mengalami sedikit penurunan lemak tubuh dan indeks massa tubuh (IMT).

    Selain itu, studi dari Nutrition Research menemukan bahwa ekstrak teh pu-erh dapat membantu menurunkan berat badan, IMT, dan lemak visceral pada orang dewasa di Jepang.

    (sao/naf)



    Sumber : health.detik.com

  • 5 Jenis Teh yang Ternyata Ampuh Luruhkan Lemak di Perut, Apa Saja?


    Jakarta

    Kebanyakan orang mungkin berhasil menurunkan berat badannya dengan berbagai cara, seperti diet atau mengonsumsi makanan khusus. Tetapi, masih banyak yang mengeluhkan sulitnya menghilangkan lemak perut atau visceral fat.

    Hal ini karena sebagian besar lemak perut berbeda dengan lemak di bagian tubuh lainnya. Sebagian lemak visceral terletak lebih dalam daripada lemak tubuh lainnya dan mengelilingi organ perut.

    Tentunya, ini dapat berbahaya dan meningkatkan risiko penyakit jantung atau diabetes. Untungnya, ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk membantu meluruhkan lemak-lemak di perut, salah satunya dengan mengonsumsi teh.


    Teh secara alami mengandung berbagai antioksidan yang dikaitkan dengan beragam manfaat kesehatan, termasuk membantu menghilangkan lemak di sekitar perut. Dikutip dari Eat This Not That, berikut lima teh yang dapat dikonsumsi untuk meluruhkan lemak di perut:

    1. Teh Hijau

    Teh hijau sangat erat kaitannya dengan diet dan manfaatnya untuk menurunkan berat badan. Sebuah studi yang dipublikasikan pada 2002, peserta yang minum teh hijau memiliki risiko 44 persen lebih rendah terkena obesitas.

    Sementara penelitian pada 2008 menemukan bahwa peserta obesitas yang rutin mengonsumsi teh hijau bisa menurunkan berat badan lebih banyak dibandingkan yang tidak.

    Pada penelitian lainnya, mereka menyebutkan bahwa penurunan berat badan bisa terjadi karena kandungan polifenol dan sub kelompoknya, yang disebut sebagai katekin. Ini ditemukan dalam teh hijau yang disebut sebagai ECGC dan terkait dengan percepatan metabolisme.

    2. Teh Hitam

    Salah satu yang termasuk dalam teh hitam adalah earl grey. Teh ini disebut bisa menurunkan berat badan dan mengurangi lemak di perut.

    Dalam laporan tahun 2016, polifenol pada teh hitam memiliki sifat anti-obesitas dan mampu mengurangi berat badan. Sementara itu, studi tahun 2014 mengungkapkan minum tiga cangkir teh hitam setiap hari selama tiga bulan dapat menurunkan banyak berat badan, termasuk lingkar pinggang.

    3. Teh Putih

    Teh putih juga disebut dapat mempercepat metabolisme dan meningkatkan oksidasi lemak. Minuman ini disebut mampu menurunkan berat badan dan mengelolanya dengan baik.

    Berdasarkan laporan pada tahun 2003, teh putih juga bermanfaat untuk menurunkan berat badan khususnya lemak perut atau visceral.

    4. Teh Oolong

    Teh oolong ini berasal dari daun yang sama dengan teh hijau dan teh hitam. Bedanya, teh oolong teroksidasi sebagian, yang berbeda dengan teh hijau tidak teroksidasi atau teh hitam yang teroksidasi penuh.

    Sebuah studi menunjukkan bahwa teh oolong mengandung polifenol untuk metabolisme cepat dan mengurangi lemak perut.

    5. Teh Pu-erh

    Teh Pu-erh terbuat dari daun dan batang tanaman Camellia sinensis, merupakan tanaman yang sama untuk membuat teh hijau, oolong, dan teh hitam. Meski sumber tanamannya sama, hasil teh yang diproduksi akan berbeda bila menggunakan proses yang berbeda.

    Teh ini disebut ampuh menurunkan berat badan atau mengurangi lemak dalam beberapa penelitian. Pada sebuah studi tahun 2014 yang dipublikasikan di Phytotherapy Research, menemukan bahwa pria dengan sindrom metabolik yang minum teh pu-erh mengalami sedikit penurunan lemak tubuh dan indeks massa tubuh (IMT).

    Selain itu, studi dari Nutrition Research menemukan bahwa ekstrak teh pu-erh dapat membantu menurunkan berat badan, IMT, dan lemak visceral pada orang dewasa di Jepang.

    (sao/naf)



    Sumber : health.detik.com

  • 7 Jenis Teh Ini Ternyata Cocok untuk Turunkan Berat Badan, Ada Matcha

    Jakarta

    Diet yang seimbang merupakan diet yang kaya serat, protein, dan lemak sehat. Hal ini dapat membantu mengatur metabolisme, menahan rasa lapar, dan mencegah makan berlebihan.

    Makanan dengan indeks glikemik rendah dapat mencegah lonjakan gula darah, sehingga mengurangi penyimpanan lemak. Minuman seperti teh juga mendukung penurunan berat badan dengan meningkatkan metabolisme, mendorong oksidasi lemak, dan mengurangi nafsu makan.

    Beberapa teh mengandung senyawa, seperti katekin dan polifenol, yang meningkatkan pembakaran lemak dan melancarkan pencernaan. Ini yang akan mendukung penurunan berat badan.


    Dikutip dari laman NDTV, berikut beberapa jenis teh yang dapat meningkatkan penurunan berat badan:

    1. Teh Hijau

    Teh hijau adalah salah satu teh yang paling banyak diteliti untuk menurunkan berat badan karena kandungan katekin yang tinggi. Antioksidan ini meningkatkan oksidasi lemak dan laju metabolisme, sehingga membantu tubuh membakar lebih banyak kalori.

    Jenis teh ini juga mengandung kafein, yang bekerja bersama katekin untuk meningkatkan pengeluaran energi.

    2. Teh Oolong

    Teh Oolong adalah teh yang difermentasi sebagian yang menggabungkan manfaat teh hijau dan teh hitam. Teh ini terbukti meningkatkan oksidasi lemak dan memperbaiki metabolisme karena kandungan polifenolnya.

    Penelitian menunjukkan bahwa teh oolong dapat meningkatkan pengeluaran energi selama berjam-jam setelah dikonsumsi, yang menyebabkan pembakaran kalori lebih besar.

    3. Teh Hitam

    Teh hitam kaya akan flavonoid yang disebut theaflavin, yang meningkatkan pemecahan lemak dan mengurangi peradangan. Minum teh hitam tanpa gula atau susu dapat membantu mengatur kadar gula darah, mencegah keinginan makan, serta meningkatkan pembakaran lemak seiring berjalannya waktu.

    4. White tea

    White tea atau teh putih adalah teh yang paling sedikit diproses dan mengandung katekin serta polifenol yang tinggi. Kandungan ini mencegah terbentuknya sel-sel lemak baru.

    Teh ini juga meningkatkan lipolisis, proses pemecahan lemak yang tersimpan di dalam tubuh.

    5. Teh Peppermint

    Teh peppermint membantu pencernaan dan menekan nafsu makan, sehingga bermanfaat bagi mereka yang sedang diet atau mencegah makan berlebihan. Menthol alami dalam peppermint dapat merilekskan saluran pencernaan dan mengurangi kembung, yang dapat membuat perut terasa lebih rata.

    6. Teh Jahe

    Teh jahe memiliki sifat termogenik yang kuat, yang dapat meningkatkan suhu dan mempercepat pembakaran lemak. Jenis teh ini juga membantu mengatur kadar gula darah, mencegah lonjakan dan penurunan yang menyebabkan keinginan makan.

    Jahe mendukung pencernaan dan mengurangi peradangan, sehingga tubuh lebih mudah menyerap nutrisi sekaligus mendorong pembakaran lemak.

    7. Matcha

    Matcha adalah bentuk konsentrat teh hijau yang terbuat dari daun teh utuh yang dihaluskan. Asupan ini memiliki dosis katekin dan kafein yang lebih tinggi.

    Kombinasi matcha secara signifikan meningkatkan metabolisme, meningkatkan oksidasi lemak, dan meningkatkan daya tahan selama berolahraga. Matcha mengandung lebih banyak antioksidan daripada teh hijau biasa, yang sangat efektif untuk menurunkan berat badan.

    Dengan memasukkan salah satu dari jenis teh ini ke dalam pola makan seimbang dan gaya hidup aktif, penurunan berat badan dapat lebih efektif. Selain itu, tubuh dapat memperoleh manfaat kesehatan tambahan, seperti pencernaan yang lebih baik, mengurangi stres, dan metabolisme yang lebih baik.

    (sao/kna)



    Sumber : health.detik.com

  • 7 Jenis Teh Ini Ternyata Cocok untuk Turunkan Berat Badan, Ada Matcha

    Jakarta

    Diet yang seimbang merupakan diet yang kaya serat, protein, dan lemak sehat. Hal ini dapat membantu mengatur metabolisme, menahan rasa lapar, dan mencegah makan berlebihan.

    Makanan dengan indeks glikemik rendah dapat mencegah lonjakan gula darah, sehingga mengurangi penyimpanan lemak. Minuman seperti teh juga mendukung penurunan berat badan dengan meningkatkan metabolisme, mendorong oksidasi lemak, dan mengurangi nafsu makan.

    Beberapa teh mengandung senyawa, seperti katekin dan polifenol, yang meningkatkan pembakaran lemak dan melancarkan pencernaan. Ini yang akan mendukung penurunan berat badan.


    Dikutip dari laman NDTV, berikut beberapa jenis teh yang dapat meningkatkan penurunan berat badan:

    1. Teh Hijau

    Teh hijau adalah salah satu teh yang paling banyak diteliti untuk menurunkan berat badan karena kandungan katekin yang tinggi. Antioksidan ini meningkatkan oksidasi lemak dan laju metabolisme, sehingga membantu tubuh membakar lebih banyak kalori.

    Jenis teh ini juga mengandung kafein, yang bekerja bersama katekin untuk meningkatkan pengeluaran energi.

    2. Teh Oolong

    Teh Oolong adalah teh yang difermentasi sebagian yang menggabungkan manfaat teh hijau dan teh hitam. Teh ini terbukti meningkatkan oksidasi lemak dan memperbaiki metabolisme karena kandungan polifenolnya.

    Penelitian menunjukkan bahwa teh oolong dapat meningkatkan pengeluaran energi selama berjam-jam setelah dikonsumsi, yang menyebabkan pembakaran kalori lebih besar.

    3. Teh Hitam

    Teh hitam kaya akan flavonoid yang disebut theaflavin, yang meningkatkan pemecahan lemak dan mengurangi peradangan. Minum teh hitam tanpa gula atau susu dapat membantu mengatur kadar gula darah, mencegah keinginan makan, serta meningkatkan pembakaran lemak seiring berjalannya waktu.

    4. White tea

    White tea atau teh putih adalah teh yang paling sedikit diproses dan mengandung katekin serta polifenol yang tinggi. Kandungan ini mencegah terbentuknya sel-sel lemak baru.

    Teh ini juga meningkatkan lipolisis, proses pemecahan lemak yang tersimpan di dalam tubuh.

    5. Teh Peppermint

    Teh peppermint membantu pencernaan dan menekan nafsu makan, sehingga bermanfaat bagi mereka yang sedang diet atau mencegah makan berlebihan. Menthol alami dalam peppermint dapat merilekskan saluran pencernaan dan mengurangi kembung, yang dapat membuat perut terasa lebih rata.

    6. Teh Jahe

    Teh jahe memiliki sifat termogenik yang kuat, yang dapat meningkatkan suhu dan mempercepat pembakaran lemak. Jenis teh ini juga membantu mengatur kadar gula darah, mencegah lonjakan dan penurunan yang menyebabkan keinginan makan.

    Jahe mendukung pencernaan dan mengurangi peradangan, sehingga tubuh lebih mudah menyerap nutrisi sekaligus mendorong pembakaran lemak.

    7. Matcha

    Matcha adalah bentuk konsentrat teh hijau yang terbuat dari daun teh utuh yang dihaluskan. Asupan ini memiliki dosis katekin dan kafein yang lebih tinggi.

    Kombinasi matcha secara signifikan meningkatkan metabolisme, meningkatkan oksidasi lemak, dan meningkatkan daya tahan selama berolahraga. Matcha mengandung lebih banyak antioksidan daripada teh hijau biasa, yang sangat efektif untuk menurunkan berat badan.

    Dengan memasukkan salah satu dari jenis teh ini ke dalam pola makan seimbang dan gaya hidup aktif, penurunan berat badan dapat lebih efektif. Selain itu, tubuh dapat memperoleh manfaat kesehatan tambahan, seperti pencernaan yang lebih baik, mengurangi stres, dan metabolisme yang lebih baik.

    (sao/kna)



    Sumber : health.detik.com

  • Bikin Langsing! 5 Racikan Teh untuk Bantu Turunkan Berat Badan


    Jakarta

    Ada beberapa teh yang terbukti cocok untuk membantu penurunan berat badan. Racikannya jauh lebih aman daripada mengonsumsi obat pelangsing sebab lebih alami.

    Akhir-akhir ini maraknya obat pelangsing dan berbagai suplemennya semakin diminati. Apalagi pembelian lebih mudah dilakukan melalui platform belanja online.

    Suplemen penurun berat badan tentu memiliki kandungan kimia yang lebih banyak. Jika ingin asupan penurun berat badan yang alami, salah satunya bisa dilakukan dengan rutin minum teh.


    Ada beberapa teh yang memiliki kandungan tertentu dan diakui efektif untuk membantu diet. Penurunan berat badannya lebih aman dan minim risiko efek samping.

    Baca juga: Pelayan Lansia 81 Tahun Dapat Donasi Rp 5,5 Miliar untuk Pensiun

    Berikut ini 5 teh yang efektif bantu turunkan berat badan mengutip Slender Wonder:

    Bikin Langsing! 5 Racikan Teh untuk Bantu Turunkan Berat BadanTeh hijau mengandung antioksidan EGCG yang dapat meningkatkan pembakaran lemak melalui metabolisme. Foto: Getty Images/pondpony

    1. Teh Hijau

    Di antara banyak jenis teh, teh hijau hingga saat ini terkenal sebagai yang paling berkhasiat. Ternyata teh tersebut telah digunakan oleh pengobatan tradisional China sejak 4.000 tahun yang lalu.

    Sampai akhirnya banyak ahli dan peneliti yang juga berhasil membuktikan ragam khasiat teh hijau dan membuatnya populer. Disebutkan bahwa teh ini mengandung katekin khususnya jenis Epigallocatechin Gallate (EGCG).

    Kandungan katekin tersebut merupakan salah satu bentuk antioksidan yang dapat meningkatkan metabolisme. Hasilnya tubuh secara alami akan mendapatkan membakar cadangan lemak pada tubuh lebih maksimal.

    2. Teh Oolong

    Teh oolong sering dideskripsikan sebagai teh dengan karakter gabungan antara teh hijau dan teh hitam. Teh oolong memiliki karakter rasa yang unik berkat proses fermentasi yang dilaluinya.

    Proses semi-oksidasi dan fermentasi dalam pembuatannya membuat teh ini memiliki tambahan khasiat lain. Pada masa Dinasti Ming, di China teh oolong sampai disebut sebagai Naga Hitam berkat khasiatnya dan sering disajikan pada upacara sakral.

    Konsumsi teh oolong secara rutin dikatakan mampu membakar cadangan lemak melalui proses metabolisme lebih banyak 10% daripada tanpa bantuan teh ini. Khasiatnya datang dari kandungan polifenol yang mampu meningkatkan metabolisme sekaligus menyerap kotoran di dalam pencernaan.

    Teh untuk menurunkan berat badan secara efektif berlanjut di halaman berikutnya.

    3. Teh Peppermint

    Bukan dari China, teh peppermint justru ditemukan berasal dari Mesir Kuno. Rasanya yang unik dengan sensasi menghangatkan cocok dikonsumsi ketika cuaca mulai dingin atau terasa lebih sejuk dari biasanya.

    Teh peppermint ditemukan juga dapat membantu mengendalikan berat badan sekaligus menyembuhkan gangguan pada pencernaan. Ada beberapa kandungan nutrien alami yang ditemukan medis sehingga membuat teh ini disarankan dikonsumsi lebih rutin.

    Cara kerja teh ini menurunkan berat badan ialah degan mengatasi kembung dan mencegah ngidam atau rasa lapar. Selain itu konsumsi teh peppermint juga dapat mengurangi retensi air di dalam tubuh yang seringkali membuat beberapa bagian tubuh tampak bengkak.

    4. Teh Jahe

    Bikin Langsing! 5 Racikan Teh untuk Bantu Turunkan Berat BadanSensasi hangat jahe dapat membantu pembakaran lemak lebih maksimal. Foto: Getty Images/pondpony

    Teh yang tak menggunakan daun Camellia sinensis ini mengandalkan rempah jahe sebagai bahan seduhan utamanya. Teh ini muncul dan populer di kawasan Asia Tenggara yang terkenal dengan kekayaan rempah-rempahnya.

    Cara membuat teh jahe pun sederhana, cukup mengiris dan menyeduh maupun merebus sampai aroma dan rasanya keluar. Sensasi rasa hangat dari teh tersebut yang paling dicari terutama ketika tubuh mulai terasa lemah dan perut terasa kembung.

    Teh jahe dikatakan mengandung komponen alami yang dapat menyehatkan pencernaan sekaligus membantu tubuh memecah makanan lebih efisien. Komponen thermogenicnya dapat meningkatkan metabolisme yang berdampak positif untuk pembakaran lemak.

    5. Teh Putih

    Teh putih atau white tea dianggap sebagai teh yang paling cantik di dunia. Warnanya yang terang, rasanya yang tetap pekat, tetapi juga dilengkapi dengan khasiatnya untuk kesehatan yang menjanjikan.

    Teh putih ini terbuat dari daun teh yang paling muda dan harus diproses tanpa terkena paparan sinar matahari. Sehingga komponen alami di dalam tehnya begitu terjaga dan ketika diseduh akan diserap maksimal oleh tubuh.

    Konsumsi teh putih dikatakan dapat membantu memecah lemak. Konsentrasi katekinnya yang tinggi dapat membantu mengendalikan rasa lapar dengan menciptakan rasa kenyang yang lebih lama.

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Konsumsi 5 Teh yang Nikmat Ini Efektif Bakar Lemak Perut


    Jakarta

    Lemak perut yang membandel bisa disingkirkan dengan konsumsi teh bernutrisi tepat. Telah terbukti ilmiah, inilah 5 teh yang bantu menyingkirkan lemak perut.

    Timbunan lemak di perut atau visceral fat mengganggu penampilan sekaligus kesehatan. Seseorang berisiko mengalami penyakit jantung dan diabetes dari jenis lemak ini.

    Selain dengan olahraga, ternyata konsumsi beberapa teh dipercaya ampuh menghilangkan lemak perut. Berikut adalah beberapa teh yang cocok untuk diet dilansir Eat This, Not That.


    1. Teh hijau

    Ilustrasi teh hijauIlustrasi teh hijau Foto: Getty Images/MARINA BOGACHYOVA

    eh hijau mungkin salah satu teh paling terkenal untuk membakar lemak perut. Menurut studi tahun 2022 yang diterbitkan dalam International Journal of Environmental Research and Public Health, peserta yang mengonsumsi teh hijau dalam jumlah besar memiliki risiko 44% lebih rendah terkena obesitas dibandingkan peserta yang tidak minum teh hijau.

    Sebuah studi tahun 2008 yang diterbitkan dalam Physiology & Behavior menemukan bahwa peserta obesitas yang secara teratur minum teh hijau kehilangan lebih banyak berat badan secara keseluruhan dibandingkan peserta yang tidak minum teh hijau sama sekali.

    Sebuah penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar khasiat penurunan berat badan disebabkan oleh kayanya polifenol, dan subkelompok polifenol yang dikenal sebagai katekin. Katekin paling melimpah yang ditemukan dalam teh hijau adalah ECGC, yang dikaitkan dengan percepatan metabolisme.

    2. Teh oolong

    Teh lain yang terbukti membantu mengatasi lemak perut adalah teh oolong. Teh ini berasal dari daun yang sama dengan teh hijau dan teh hitam, tetapi teh tersebut teroksidasi sebagian, sedangkan teh hijau tidak teroksidasi, dan teh hitam mengalami oksidasi penuh.

    Oolong dibuat dengan cara menjemur daun teh di bawah sinar matahari hingga layu dan menggulung.

    Penelitian menunjukkan bahwa teh oolong juga mengandung polifenol yang dikaitkan dengan metabolisme lebih cepat dan mengurangi lemak perut. Sebuah penelitian pada hewan yang diterbitkan dalam The Journal of Nutrition menunjukkan bahwa polifenol dalam teh hijau, hitam, dan oolong semuanya memiliki kemampuan untuk membantu menurunkan jaringan lemak visceral.

    Sebuah studi tahun 2020 dari Universitas Tsukuba bahkan menemukan bahwa teh oolong meningkatkan pemecahan lemak sekitar 20%, dan terus meningkat saat partisipan tidur.

    3. Teh hitam

    Penggemar chai, teh sarapan ala Inggris, dan Earl Grey (semua jenis teh hitam) akan senang mengetahui bahwa penelitian telah menemukan hubungan teh hitam dengan penurunan berat badan dan pengurangan lemak visceral.

    Laporan tahun 2016 yang diterbitkan dalam jurnal Molecules mengatakan bahwa polifenol yang ditemukan dalam teh hitam memiliki sifat anti-obesitas dan dapat membantu mengurangi berat badan dan lemak visceral, sedangkan penelitian pada hewan yang disebutkan sebelumnya dari The Journal of Nutrition mencakup teh hitam bersama oolong dan hijau karena pengaruhnya terhadap lemak perut.

    Peserta dari studi tahun 2014 yang diterbitkan di Food & Function yang minum tiga cangkir teh hitam setiap hari selama tiga bulan mengalami lebih banyak penurunan berat badan dan pengurangan lingkar pinggang dibandingkan mereka yang tidak minum teh.

    4. Teh putih

    Ini Sebabnya Teh Putih Mahal Harganya dan Kaya KhasiatTeh Putih Foto: iStock

    Selanjutnya adalah teh putih, yang dikenal sebagai jenis teh yang paling lembut dan paling sedikit diproses.

    Teh putih bersama dengan teh hijau dan oolong telah terbukti mempercepat metabolisme dan meningkatkan oksidasi lemak, yang dapat membantu penurunan atau pengelolaan berat badan secara keseluruhan.

    Laporan tahun 2023 baru-baru ini yang diterbitkan di Food Safety & Health juga menyimpulkan bahwa teh putih memiliki dampak menguntungkan pada penurunan berat badan dan khususnya lemak visceral.

    5. Teh pu-erh

    Teh pu-erh dibuat dari daun dan batang tanaman Camellia sinensis, yang merupakan tanaman yang sama untuk membuat teh hijau, oolong, dan hitam. Meskipun sumber tanaman yang digunakan sama, akan tetapi hasil teh yang diproduksi akan berbeda apabila menggunakan proses yang berbeda.

    Teh ini juga ampuh dalam penurunan berat badan atau pengurangan lemak dalam beberapa penelitian.

    Sebuah studi tahun 2014 yang diterbitkan di Phytotherapy Research menemukan bahwa peserta pria dengan sindrom metabolik yang meminum teh pu-erh mengalami sedikit penurunan lemak tubuh dan BMI.

    Studi lain dari Nutrition Research menemukan bahwa ekstrak teh pu-erh membantu menurunkan berat badan, BMI, dan lemak visceral pada orang dewasa Jepang.

    Artikel ini sudah tayang di CNBC Indonesia dengan judul Terbukti Ilmiah, 5 Teh Ini Ampuh Bakar Lemak Perut

    (yms/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Ahli Sebut 4 Jenis Teh Ini Ampuh Bantu Turunkan Berat Badan


    Jakarta

    Konsumsi beberapa jenis teh ternyata dapat menurunkan berat badan saat diet. Kamu bisa mengonsumsi teh hitam hingga teh putih untuk merasakan manfaatnya pada tubuh.

    Teh menyimpan berbagai manfaat untuk tubuh karena kandungan zat antioksidan yang baik dalam menjaga imunitas. Selain itu, teh juga baik dalam metabolisme tubuh untuk pembakaran lemak yang dapat menurunkan berat badan.

    Dilansir Forbes (10/1/2024), ada beberapa jenis teh yang dapat diandalkan dalam menurunkan berat badan. Di antaranya teh hijau, teh hitam, teh oolong, dan teh putih. Keempat jenis teh ini diketahui mengandung senyawa polifenol.


    Sharon Palmer, seorang ahli diet di Ojai, California, menjelaskan manfaat yang didapatkan dari polifenol. Senyawa ini memiliki sifat antioksidan yang membantu tubuh terlindung dari kerusakan sel akibat radikal bebas.

    Kylie Churnetski, ahli gizi asal Dallas, Amerika Serikat ini juga menjelaskan bahwa jenis teh tertentu dapat membantu tubuh menurunkan berat badan dengan meningkatkan metabolismenya. Minum teh juga jauh lebih sehat dibandingkan mengonsumsi minuman soda dan berenergi.

    Berikut 4 jenis teh yang dapat menurunkan berat badan:

    1. Teh Hijau

    Ilustrasi teh hijauIlustrasi teh hijau Foto: Getty Images/iStockphoto/kuppa_rock

    Teh hijau umum dikonsumsi di Jepang, karena rasanya yang nikmat. Selain itu, manfaat yang terdapat di dalamnya juga banyak. Disebutkan oleh Churnetski kalau teh hijau mengandung kadar polifenol epigallocatechin-3 gallate (EGCG) yang tinggi.

    Senyawa tersebut dapat mengurangi risiko penyakit jantung dan kanker tertentu. Manfaat lainnya dapat meningkatkan termogenesis dan merangsang pembakaran lemak.

    Pada salah satu penelitian tahun 2018 di BMC Complementary and Alternative Medicine, ekstrak teh hijau terbukti meningkatkan kadar leptin dan mengurangi kolesterol LDL pada wanita yang memiliki banyak berat badan ekstra dan obesitas. Leptin adalah hormon yang terlibat dalam pengaturan nafsu makan dan keseimbangan energi.

    2. Teh Hitam

    Proses pembuatan teh hitam melalui beberapa tahapan hingga oksidasi penuh terhadap daun teh. Churnetski menjelaskan proses tersebut menghasilkan kadar kafein yang dapat mendukung penurunan berat badan dengan merangsang metabolisme secara alami.

    Efek mengonsumsi teh hitam dijelaskan dalam satu studi kecil pada 111 peserta. Selama periode tiga bulan, konsumsi teh hitam secara teratur ditemukan dapat menghambat penambahan berat badan dan mengecilkan lingkar pinggang.

    3. Teh Oolong

    Teh oolong merupakan teh tradisional China yang juga terbuat dari daun tanaman Camellia sinensis. Teh ini sudah terbukti memiliki efek positif yang dapat menurunkan risiko penyakit kronis dan penurunan berat badan.

    Dalam sebuah penelitian selama 6 minggu yang melibatkan 102 peserta obesitas dan berat badan berlebih menemukan efek mengonsumsi teh oolong dalam penurunan berat badan. Diketahui bahwa minum teh oolong setiap hari menghasilkan sedikit penurunan berat badan bagi sebagian besar peserta

    4. Teh Putih

    Manfaat teh putih untuk kesehatan kulit wajah.Manfaat teh putih untuk kesehatan kulit wajah. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Teh putih berasal dari pucuk teratas daun teh yang dikeringkan tanpa melalui proses sangrai atau oksidasi. Oleh karena itu, warnanya cenderung putih keperakan. Saat diseduh airnya bening berwarna kuning muda atau pucat.

    Jenis teh ini juga dapat memberikan manfaat pada penurunan berat badan. Teh putih umumnya memiliki kandungan kafein paling sedikit, tetapi banyak mengandung polifenol dan katekin. Senyawa tersebut dapat berpotensi untuk membantu penurunan berat badan.

    (yms/adr)



    Sumber : food.detik.com