Tag: teh

  • Hobi Minum Teh Tawar Saat Sahur dan Buka? Ini 7 Manfaat Sehatnya


    Jakarta

    Selain teh manis, banyak orang menggemari rasa teh tawar. Di balik rasanya yang cenderung hambar dan pahit, minum teh tawar memberikan beberapa manfaat kesehatan.

    Teh tawar menjadi minuman populer selain teh manis. Jenis teh ini bahkan kerap kali ditawarkan gratis di sebuah tempat makan.

    Bagi banyak orang, mereka juga senang menikmati teh tawar saat sahur maupun buka puasa. Teh tawar bisa dinikmati panas atau ditambahkan es batu.


    Teh tawar yang umumnya dibuat dari teh hitam menawarkan banyak manfaat sehat. Ini karena teh hitam mengandung senyawa antioksidan yang hebat. Senyawa ini dapat membantu melindungi tubuh dari paparan radikal bebas penyebab berbagai penyakit.

    Berikut 7 manfaat sehat minum teh tawar:

    1. Jaga kesehatan jantung

    Mendapatkan asupan senyawa antioksidan flavonoid secara teratur bisa membantu menurunkan risiko masalah kardiovaskular, termasuk jantung.

    Melansir Healthline, sebuah ulasan pada tahun 2020 menemukan, setiap cangkir teh yang diminum setiap harinya bisa menurunkan risiko penyakit berikut:

    – 4 persen risiko lebih rendah penyakit jantung,
    – 2 persen risiko lebih rendah kejadian kardiovaskular,
    – 4 persen lebih rendah risiko stroke,
    – 1,5 persen lebih rendah risiko kematian akibat penyebab apa pun.

    2. Turunkan kadar kolesterol

    Teh hitam vs teh susu, penjelasan mana teh yang paling sehatTeh hitam Foto: Getty Images/iStockphoto

    Beberapa studi menemukan, minum teh tawar dapat menurunkan kadar kolesterol.

    Sebuah ulasan pada 2015 menemukan, minum teh hitam dapat menurunkan kadar kolesterol jahat secara signifikan. Efek ini sangat terlihat pada orang dengan risiko masalah kardiovaskular.

    3. Jaga kesehatan usus

    Polifenol pada teh tawar dapat membantu menjaga usus tetap sehat. Senyawa ini mendorong pertumbuhan bakteri baik pada usus.

    Sebuah studi tahun 2023 menemukan, minum teh setiap hari dapat meningkatkan jumlah bakteri baik dalam usus.

    4. Menurunkan tekanan darah

    Studi tahun 2020 mencari tahu efek minum teh tawar dengan tekanan darah pada orang dengan hipertensi.

    Hasilnya, ditemukan bahwa asupan teh tawar setiap hari dapat menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik.

    5. Cegah risiko stroke

    Beberapa studi juga menemukan, minum teh tawar bisa menurunkan risiko stroke.

    Sebuah studi pada tahun 2021 menemukan, orang yang minum dua cangkir teh tawar setiap hari memiliki risiko stroke iskemik yang lebih rendah daripada mereka yang tidak suka minum teh.

    6. Turunkan kadar gula darah

    Kabar bagi bagi pengidap diabetes. Anda perlu rajin minum teh tawar untuk menurunkan gula darah.

    Studi menemukan, minum teh tawar dapat membantu menurunkan kadar gula darah.

    7. Kurangi risiko kanker

    Senyawa polifenol dalam teh hitam ditemukan dapat memperlambat perkembangan sel kanker tertentu. Sebuah studi pada 2020 menemukan hubungan antara minum teh risiko kanker mulut yang lebih rendah.

    Studi lainnya juga mengaitkan kebiasaan minum teh dengan jenis kanker lain seperti pencernaan, payudara, serviks, paru-paru, dan tiroid.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “7 Manfaat Minum Teh Tawar, Si Pahit yang Kaya Nutrisi”

    (yms/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 8 Manfaat Minum Teh Serai bagi Tubuh, Bisa Melancarkan Pencernaan

    Jakarta

    Teh sereh atau serai merupakan salah satu minuman herbal yang memiliki banyak manfaat. Mengkonsumsi teh serai secara rutin dipercaya baik untuk kesehatan tubuh.

    Salah satu manfaat dari minum teh serai adalah mampu melancarkan pencernaan. Minuman ini sangat cocok bagi mereka yang punya masalah pencernaan, seperti sakit perut atau sembelit.

    Selain itu, ada sejumlah manfaat lainnya dari mengkonsumsi teh serai secara rutin. Simak pembahasannya secara lengkap dalam artikel ini.


    Manfaat Teh Serai untuk Tubuh

    Teh serai memiliki beragam manfaat untuk tubuh, terutama jika dikonsumsi secara rutin saat pagi hari. Dilansir situs Healthline dan Times of India, berikut sejumlah manfaatnya:

    1. Memperkuat Imun Tubuh

    Manfaat yang pertama adalah dapat memperkuat imunitas tubuh. Minum secangkir teh serai dapat meningkatkan kekebalan tubuh, sehingga dapat membantu melawan penyakit seperti flu, infeksi, serta demam akibat virus selama pergantian musim.

    2. Melancarkan Pencernaan

    Bagi yang mengidap masalah pencernaan seperti sakit perut dan sembelit, disarankan untuk minum teh serai. Soalnya, teh herbal ini dinilai efektif untuk melancarkan pencernaan.

    Selain itu, kandungan antioksidan pada serai ternyata juga dapat membantu menghilangkan peradangan di usus.

    3. Mengurangi Risiko Hipertensi

    Mengkonsumsi teh serai secara rutin saat pagi hari ternyata sangat baik untuk mengatur tekanan darah, sehingga dapat mengurangi risiko terserang hipertensi. Tumbuhan ini diketahui memiliki khasiat yang dapat meningkatkan sirkulasi darah serta menurunkan tekanan darah.

    Manfaat selanjutnya dari teh serai adalah dapat membantu menurunkan berat badan. Sebab, serai berfungsi untuk meningkatkan metabolisme sekaligus mempercepat pembakaran kalori, sehingga cocok bagi mereka yang sedang diet.

    Sebuah penelitian dalam American Journal of Clinical Nutrition (2013) mengungkapkan, kandungan polifenol dan kafein dalam teh serai disebut dapat meningkatkan pengeluaran energi serta oksidasi lemak dalam tubuh.

    5. Menjaga Kesehatan Mulut

    Sebuah studi pada 2023 mengungkapkan, peserta yang berkumur dengan minyak serai menunjukkan tingkat plak gigi yang lebih rendah, serta kesehatan gusi yang lebih baik daripada peserta yang menggunakan obat kumur biasa.

    Selain itu, studi lainnya pada 2021 menunjukkan bahwa minyak yang terkandung pada serai memiliki sifat anti-plak. Dengan begitu, serai diyakini memberikan manfaat bagi kesehatan mulut, terutama menjaga mulut tetap bersih dan sehat.

    6. Membuat Tubuh Rileks

    Mengkonsumsi teh serai secara rutin ternyata dapat membantu tubuh jadi lebih rileks dan mengurangi ketegangan.

    Sebuah penelitian menunjukkan, menghirup minyak esensial yang beraroma lemongrass atau serai memiliki efek menenangkan serta mampu mengatasi rasa cemas. Namun, masih dibutuhkan studi lebih lanjut untuk mengungkap manfaat ini.

    7. Meredakan Nyeri Menstruasi

    Bagi wanita, mengkonsumsi teh serai ternyata dapat meredakan nyeri saat menstruasi. Minuman herbal ini memiliki efek menenangkan sekaligus membantu mengurangi kram perut, pusing, dan kelelahan selama periode menstruasi.

    Namun, para peneliti masih membutuhkan studi lebih lanjut untuk mengungkap manfaat tersebut agar terbukti secara klinis.

    8. Menjaga Kesehatan Kulit

    Manfaat lain dari teh serai adalah dapat menjaga kesehatan kulit. Hal ini berkat kandungan vitamin A dan C pada serai yang dipercaya membantu mengatasi masalah kulit, seperti jerawat dan kulit berminyak berlebih.

    Serai juga memiliki sifat antibakteri yang dinilai mampu mengurangi gatal-gatal di kulit kepala akibat ketombe.

    (ilf/fds)



    Sumber : food.detik.com

  • Cara Meracik Teh Agar Lebih Sehat, Pakai Rempah-rempah Ini


    Jakarta

    Minum teh baik untuk meningkatkan kesehatan. Mulai dari meredakan gejala flu hingga menurunkan berat badan. Agar lebih berkhasiat, racik dengan rempah ini.

    Manfaat teh yang umum diketahui dapat meningkatkan imunitas tubuh. Teh juga bermanfaat untuk menyembuhkan flu, sakit perut, dan lainnya.

    Lebih dari itu, manfaat teh bahkan bisa dikaitkan dengan panjang umur. Terbukti pada beberapa penelitian orang yang mengonsumsi teh secara rutin setiap hari punya usia lebih panjang.


    Teh yang banyak dikonsumsi dengan manfaat sehatnya adalah teh hijau. Di Jepang teh ini juga dikaitkan dengan diet yang dapat menurunkan berat badan.

    Resep Teh Susu RempahRempah Foto: iStock

    Dilansir dari Slurrp (5/5), teh yang dicampurkan rempah-rempah ternyata lebih menyehatkan. Teh rempah ini cocok diminum pagi hari agar tubuh lebih bertenaga.

    Rempah-rempah yang cocok dicampurkan bersama racikan teh terutama rempah kering. Salah satunya adalah cengkeh, yang bisa meningkatkan imunitas dan menjaga kesehatan saat terjadi perubahan musim.

    Selain cengkeh, kapulaga juga cocok dijadikan campuran teh hangat. Kapulaga ini bisa meningkatkan cita rasa pada teh dengan aroma harum yang khas.

    Rempah satu ini disebut dapat memperkuat sistem pencernaan dan meredakan kecemasan, serta stres. Ini juga bertindak sebagai penyegar mulut alami dan membuat nafas lebih menyegarkan.

    Jahe juga cocok dicampurkan ke dalam racikan teh hangat. Jahe biasa digunakan sebagai obat alami selama ribuan tahun untuk sembelit. Karena jahe memiliki senyawa aktif yang dapat melancarkan pencernaan (BAB) dan mengatasi peradangan.

    Cara meracik teh jahe ini juga sangat mudah. Seduh jahe kering dengan air panas, didiamkan beberapa saat barulah dikonsumsi. Atau rebus rimpang jahe segar dengan air secukupnya hingga mendidih beberapa saat lalu saring dan minum selagi hangat.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Rutin Minum Teh Hijau Bikin Kulit Glowing dan Bebas Jerawat


    Jakarta

    Teh hijau punya banyak khasiat, termasuk untuk menjaga kecantikan. Jika dikonsumsi rutin dapat menjaga kulit awet muda dan cegah jerawat.

    Teh salah satu minuman alami yang memiliki banyak khasiat untuk hampir seluruh organ tubuh. Sejak masa dinasti China, saat teh pertama kali ditemukan, banyak khasiatnya yang terus diteliti.

    Dari waktu ke waktu, khasiat teh untuk kesehatan ini semakin banyak ditemukan. Bahkan setiap jenis teh disebut memiliki manfaatnya untuk pada organ-organ tubuh tertentu.


    Terutama teh hijau. Teh ini dikatakan memiliki kandungan EGCG (Epigallocatechin catechin) yang membuatnya lebih istimewa dari teh biasa. Konsumsi teh hijau secara rutin terbukti dapat menjaga kesehatan kulit dan membuat cantik awet muda.

    Baca juga: Kompak! Netizen Bagikan Momen Penghuni Kos yang Hobi Berbagi Makanan

    Berikut ini 5 manfaat minum teh hijau untuk kecantikan menurut Only My Health:

    tea cup with tea leavesTeh hijau memiliki kandungan antioksidan yang dapat mencegah penuaan dini. Foto: Getty Images/iStockphoto/KMNPhoto

    1. Mencegah penuaan

    Penuaan yang terjadi pada kulit tidak hanya dipengaruhi oleh faktor usia. Tetapi ada banyak faktor eksternal yang dapat memicu penuaan kulit bahkan sebelum waktu yang seharusnya.

    Kulit membutuhkan asupan antioksidan untuk melindunginya dari radikal bebas dan faktor lain. Salah satu sumber antioksidan yang baik terdapat pada secangkir teh hijau yang dikonsumsi secara rutin.

    Antioksidan dalam teh hijau dapat melawan penuaan dini dengan berbagai cara. Mulai dari memicu produksi kolagen hingga sel-sel baru pada kulit agar tampak remaja.

    2. Menjaga elastisitas kulit

    Selain kandungan antioksidannya, ada banyak nutrisi yang juga terkandung dalam teh hijau dan dibutuhkan oleh tubuh. Kandungan nutrisi tersebut harus dipenuhi jika ingin kulit tidak kehilangan elastisitasnya.

    Teh hijau dapat membantu memaksimalkan nutrisi melalui makanan dialirkan ke dalam peredaran darah. Salah satu yang terpapar paling besar tentu adalah kulit.

    Ketika mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan dengan cukup, maka kulit akan lebih mudah menjaga elastisitasnya. Hal ini lantaran sel-sel kulit mendapatkan asupan makanan yang tepat dan cukup.

    Manfaat teh hijau lainnya ada di halaman berikutnya.

    3. Meredakan iritasi

    Teh hijau tak hanya berfungsi sebagai antioksidan tetapi minuman yang satu ini juga dilengkapi dengan khasiat antiinflamasi. Sebagai diketahui bahwa inflamasi menyebabkan berbagai jenis iritasi yang mungkin dapat terjadi pada tubuh.

    Kulit wajah dan pada area sensitif lainnya biasanya paling mudah mengalami iritasi. Tanda iritasi ini berupa kemerahan, gatal, atau kulit yang tiba-tiba berubah menjadi sangat kering.

    Konsumsi teh hijau secara rutin dapat memberi manfaat antiinflamasi pada kulit. Sehingga peradangan yang terjadi pada permukaan kulit dapat segera diatasi dari dalam dengan nutrisi dari teh hijau.

    4. Membasmi jerawat

    5 Cara Minum Teh Hijau yang Benar agar Manfaatnya MaksimalKandungan antibakteri di dalamnya juga dapat membasmi jerawat yang mengganggu. Foto: Getty Images

    Ada banyak faktor penyebab jerawat yang dapat dialami pada wajah. Salah satu yang paling besar pengaruhnya adalah bakteri yang masuk ke dalam pori-pori wajah dan memicu peradangan.

    Tentu untuk mengatasinya dibutuhkan antibakteri guna melawan bakteri penyebab jerawat. Khasiat antibakteri ini juga bisa didapatkan dengan mengonsumsi teh hijau dan membantu mengatasi jerawat dari dalam.

    Selain itu komponen alami teh hijau untuk melawan jerawat ini telah dibuktikan oleh beberapa kosmetik yang menggunakan ekstrak teh hijau di dalamnya. Banyak penelitian ilmiah yang juga berhasil membuktikan khasiat teh hijau untuk menangani serangan bakteri.

    5. Melembabkan kulit

    Ada banyak jenis kulit yang dimiliki oleh manusia. Mulai dari yang berminyak, kombinasi, atau bahkan sangat kering dengan kelembaban alami yang minim.

    Pada beberapa kondisi kulit juga dapat mendadak berubah menjadi sangat kering, salah satu ketika berada di cuaca dingin yang ekstrem atau mengalami dehidrasi. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan memanfaatkan teh hijau.

    Nutrisi dalam teh hijau dapat membantu melembabkan dan menghidrasi kulit. Baik dikonsumsi sebagai minuman hangat dan membantu perbaikan dari dalam tubuh maupun digunakan ekstraknya pada kosmetik seperti masker dan serum.

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Racikan Teh Ini Bisa Sembuhkan Migrain, Pakai Jahe hingga Cengkeh


    Jakarta

    Teh memiliki beragam manfaat sehat, termasuk menyembuhkan migrain atau sakit kepala. Seperti beberapa jenis teh yang dmengandung aneka herbal.

    Sakit kepala atau migrain dapat terjadi kepada siapapun. Gejala sakit kepala yang biasa dialami ada rasa nyeri di sekitar kepala dan bisa menyebar ke wajah hingga bahu.

    Untuk mengobatinya, banyak orang mengonsumsi obat yang mengandung paracetamol. Bisa juga mengobati sakit kepala dengan cara alami, banyak orang menyarankan untuk mengonsumsi teh hangat.


    Menurut Medical News Today (19/6), jenis teh yang mengandung bahan herbal cocok untuk atasi migrain. Contohnya seperti jahe, kunyit, hingga cengkeh.

    Berikut 5 racikan teh yang dapat menyembuhkan migrain:

    1. Teh Jahe

    Manfaat dari minum teh jaheManfaat dari minum teh jahe Foto: Getty Images/iStockphoto/

    Jahe merupakan tanaman rimpang yang biasa digunakan sebagai rempah masakan atau minuman herbal. Rimpang ini memiliki aroma menyengat dan rasa pedas yang memberikan sensasi hangat.

    Tak heran kalau jahe banyak digunakan sebagai campuran minuman. Teh jahe salah satu racikan minuman yang dapat dikonsumsi dan cocok untuk menghangatkan badan.

    Manfaat jahe untuk migrain ini disebutkan pada sebuah meta-analisis yang dikutip dalam penelitian 2021. Bahwa, jahe dapat mengurangi risiko mual dan muntah terkait migrain.

    2. Teh Chamomile

    Pencinta teh pasti sudah tak asing dengan teh herbal satu ini. Teh yang terbuat dari bunga camomile tersebut dikonsumsi karena manfaat sehatnya.

    Salah satu manfaatnya dapat menurunkan gejala migrain. Karena teh camomile mengandung zat anti-inflamasi dan antioksidan yang tinggi.

    Peneliti pada tahun 2022 juga mengemukakan bahwa chamomile secara umum aman dikonsumsi sebagai teh. Selain itu, membantu mengatasi kecemasan, peradangan, dan memiliki efek sedatif.

    3. Teh Kunyit

    Kunyit tak hanya dijadikan sebagai bumbu masakan, tapi juga dibuat teh herbal. Teh kunyit ini diketahui dapat menyembuhkan sakit kepala atau migrain.

    Pada penelitian 2023, kunyit yang mengandung curcumin sebagai zat anti-inflamasi alami ini dapat memainkan perannya dalam mengobati migrain. Selain itu, teh kunyit juga dapat mengobati flu secara mendalam.

    4. Teh Cengkeh

    Teh yang dapat menyembuhkan migrain lainnya menggunakan racikan cengkeh. Cengkeh ini biasa digunakan sebagai bumbu masakan yang pedas, tapi enak juga dijadikan teh herbal.

    Cengkeh yang dapat berperan sebagai zat antiosiseptif, antiinflamasi, dan analgesik ini disebut dapat mengatasi nyeri pada migrain. Namun, belum ada penelitian ekstensif tentang penggunaan teh atau pengobatan herbal, jadi masyarakat tetap harus berhati-hati.

    5. Teh Peppermint

    Teh peppermint dapat digunakan untuk mengatasi perut yang buncit.Teh peppermint dapat digunakan untuk mengatasi perut yang buncit. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Peppermint merupakan bahan herbal yang dapat ditambahkan dalam racikan teh. Pada teh peppermint mengandung mentol yang dapat memberikan efek menenangkan pada oto.

    Jadi, mungkin berguna untuk meredakan sakit kepala karena tegang. Hal ini telah dibahas pada tinjauan studi 2020 yang menunjukkan manfaat positif dari peppermint dalam jangka pendek.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Teh Herbal yang Ampuh Turunkan Gula Darah dan Cegah Diabetes


    Jakarta

    Kadar gula darah yang meningkat harus segera diatasi agar tak berdampak bagi insulin. Beberapa racikan teh alami ini cocok untuk kendalikan gula darah.

    Tanpa disadari makanan dan minuman yang dikonsumsi sehari-hari mengandung gula tersembunyi. Jika dikonsumsi berlebihan tanpa diperhatikan, efeknya dapat memberikan dampak negatif pada tubuh.

    Gula darah yang berlebihan akan memicu pankreas menghasilkan insulin yang banyak dalam waktu singkat. Akhirnya tubuh akan mengalami resistensi insulin yang memicu terjadinya diabetes tipe 2.


    Guna menghindari kondisi tersebut ada beberapa asupan herbal yang disarankan ahli untuk rutin dikonsumsi. Bahan herbal yang seduh menjadi teh yang hangat ini berkhasiat menurunkan kadar gula darah secara instan.

    Baca juga: Bayar Rp 63 Juta Bisa Nikmati ‘Fine Dining’ di Dalam Kereta Super Mewah

    Berikut ini 5 teh herbal untuk menurunkan gula darah melansir Times of India:

    5 Teh Herbal yang Ampuh Turunkan Gula Darah dan Cegah DiabetesSeduhan teh kelabat dapat melarutkan kadar gula darah di dalam tubuh. Foto: Getty Images/Anna Puzatykh

    1. Teh kelabat

    Kelabat umumnya digunakan sebagai rempah untuk campuran bumbu kari maupun penyedap masakan. Tetapi selain memberikan rasa yang gurih, rempah ini juga memiliki khasiat untuk menjaga kesehatan tubuh.

    Kelabat dapat diseduh menjadi teh yang hangat dengan cara merendamnya pada segelas air panas selama beberapa menit. Khasiat atas teh ini telah dibuktikan peneliti melalui jurnal yang berjudul Journal of Diabetes and Metabolic Disorder.

    Konsumsi teh kelabat dapat menjadi asupan serat larut yang mengikat gula darah di dalam tubuh. Sehingga gula akan dicerna sebagai karbohidrat yang terikat secara perlahan tanpa membuat insulin melonjak.

    2. Teh kayu manis

    Rasa yang manis dan aroma berempah yang menenangkan dari kayu manis paling enak dinikmati untuk bersantai. Tidak hanya sekadar merelaksasi otot tubuh tetapi konsumsi teh kayu manis juga dapat menurunkan kadar gula darah.

    Sekelompok peneliti mempublikasi hasil penelitiannya terhadap teh kayu manis melalui Journal of Medicinal Food. Dalam pengamatannya terbukti bahwa teh kayu manis dapat meningkatkan sensitivitas insulin untuk mencerna gula darah.

    Cara mengonsumsinya juga cukup mudah untuk diterapkan di rumah. Kayu manis batang dapat diseduh dengan jumlah yang secukupnya pada air panas dan biarkan terendam selama 10 menit.

    Teh herbal yang mujarab lainnya ada di halaman berikutnya.

    3. Teh jahe

    Dalam berbagai penelitian dan metode pengobatan alami, jahe tidak pernah luput diandalkan. Jahe memiliki manfaat kesehatan yang sangat kuat dan telah terbukti dalam berbagai penelitian serta jurnal ilmiah.

    Di dalam satu ruas jahe terdapat komponen antiinflamasi dan antioksidan yang baik. Pada Journal of Complementary and Integrative Medicine ditemukan mula bahwa jahe dapat meningkatkan kadar gula darah puasa.

    Cara kerjanya dengan menurunkan hemoglobin A1C (HbA1c) pada penderita diabetes tipe 2. Teh jahe ini dapat dibuat dengan cara merendam irisan jahe di dalam air panas selama 5-10 menit.

    4. Teh hijau

    5 Teh Herbal yang Ampuh Turunkan Gula Darah dan Cegah DiabetesKandungan EGCG di dalam teh hijau dapat meningkatkan sensitvitas insulin terhadap gula darah. Foto: Getty Images/Anna Puzatykh

    Banyak manfaat kesehatan yang bisa didapatkan dari teh hijau dibandingkan dengan teh hitam, teh putih, atau jenis teh lainnya. Teh hijau juga seringkali digunakan guna mengendalikan kadar gula darah terutama setelah makan.

    American Journal of Clinical Nutrition, membenarkan khasiat teh hijau untuk gula darah. Disebut bahwa kandungan epigallocatechin gallate (EGCG) di dalamnya dapat meningkatkan sensitivitas insulin.

    Teh hijau dapat dinikmati kapanpun dan dalam kondisi apapun. Jika memiliki persediaan teh hijau di rumah dapat dimanfaatkan dengan cara menyeduhnya selama 2-3 menit menggunakan air panas.

    5. Teh bunga sepatu

    Teh bunga sepatu atau teh hibiscus memiliki rasa yang paling kuat jika dibandingkan dengan teh herbal lainnya. Teh ini memiliki rasa masam yang akan menyeruak di dalam rongga mulut tetapi setelahnya akan membuat tubuh terasa segar.

    Teh bunga sepatu ini telah berkali-kali diamati karena banyak membuat ahli penasaran dengan khasiatnya. Journal of Nutritional Biochemistry secara resmi mengungkapkan bahwa ekstrak bunga sepatu dapat mengurangi kadar gula darah puasa.

    Khasiat ini dibutuhkan oleh penderita diabetes tipe 2 yang seringkali mengalami lonjakan atau penurunan gula darah secara drastis 1 jam setelah makan. Untuk mendapatkan khasiatnya bisa dilakukan dengan menyeduh bunga sepatu yang dikeringkan selama 5-10 menit di dalam air panas.

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Minuman Herbal Ini Cocok Diminum oleh Penderita PCOS


    Jakarta

    Penderita PCOS tentu harus menjaga pola makan, tidak boleh makan atau minum sembarangan. Jika Kamu menderita PCOS, sebaiknya mulai konsumsi 5 minuman herbal ini.

    PCOS adalah penyakit hormonal yang sering dialami oleh para wanita. Gangguan hormon ini biasanya terjadi pada wanita di usia subur. PCOS ditandai dengan gangguan menstruasi dan kadar hormon maskulin yang berlebihan.

    Hormon maskulin atau androgen yang berlebihan bisa mengakibatkan ovarium atau indung telur memproduksi banyak kantong berisi cairan. Kondisi ini menyebabkan sel-sel telur tidak berkembang dengan sempurna.


    Sindrom ini seringkali menyebabkan masalah pada penderitanya, seperti menstruasi tidak teratur, penambahan berat badan, dan ketidakseimbangan hormon.

    Sebenarnya ada banyak pengobatan konvensional untuk mengatasinya. Namun, beberapa orang mungkin lebih suka mengobatinya secara alami. Salah satu caranya dengan mengubah pola makan lebih sehat.

    Tidak hanya membatasi makanan, tetapi asupan minuman juga perlu diperhatikan. Jika kamu mengalami masalah PCOS dan sedang berjuang melawannya, kamu bisa beralih ke konsumsi minuman herbal.

    Sejumlah minuman herbal telah disetujui para ahli bahwa dapat membantu mengatasi masalah penderitanya.

    Minuman herbal apa saja yang direkomendasikan? melansir Food.ndtv.com ((26/07/2024)), berikut daftarnya!

    1. Teh spearmint

    Teh Spearmint untuk jerawatTeh Spearmint dapat membantu mengatasi gejala bagi penderita PCOS. Foto: Getty Images/Liudmila Chernetska

    Jika kamu mengalami peningkatan testosteron, hirsutisme, dan kesulitan berovulasi, maka teh spearmint dapat membantu.

    Teh ini akan meningkatkan ovulasi dan mengurangi androgen jika kamu meminumnya setiap hari, di pagi atau malam hari.

    Teh spearmint juga merupakan minuman yang tinggi kandungan antioksidan. Kandungan ini baik untuk melawan radikal bebas pada tubuh. Teh ini juga bisa mengembalikan dan merawat kondisi kulit yang rusak akibat paparan radikal bebas.

    2. Teh bunga telang

    manfaat dari teh bunga telangSalah satu manfaat dari teh bunga telang yaitu bisa melawan jerawat akibat PCOS. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Jika kamu berjuang melawan jerawat akibat PCOS, maka kamu bisa mengatasinya dengan minum teh bunga telang. Teh ini membantu mengurangi kadar kortisol dalam tubuh. Pada gilirannya, itu dapat mengurangi perubahan suasana hati, insomnia, dan masalah hormonal lain.

    Teh bunga telah juga mengandung antosianin, yang memiliki sifat anti-inflamasi dan antioksidan. Senyawa tersebut dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin dalam tubuh.

    Menurut para ahli, kamu bisa mulai mengonsumsi teh ini sebelum tidur.

    Daftar minuman herbal lainnya yang cocok untuk penderita PCOS bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Teh jahe dan kayu manis

    Ilustrasi air jahe dan kayu manisTeh dengan campuran jahe dan kayu manis baik untuk mengendalikan gejala PCOS. Foto: Shutterstock

    Dr. Savaliya menyebut jahe memiliki sifat anti peradangan yang membantu mengendalikan gejala PCOS maupun masalah menstruasi lain, seperti kram, hingga sakit kepala.

    Di sisi lain, kayu manis juga mengandung banyak mineral penting, seperti kalsium, serat, zat besi, dan mangan. Flavonoid di dalamnya yang disebut Cinnamaldehyde juga diketahui dapat meningkatkan kadar progesteron dalam tubuh dan mengurangi androgen.

    Dengan khasiat yang luar biasa, para pakar merekomendasikannya untuk mengonsumsi teh ini dua kali dalam seminggu.

    4. Teh bunga kembang sepatu

    cup of tea hibiscus     on a wooden backgroundHibiscus tea juga menawarkan manfaat yang baik untuk penderita PCOS Foto: Thinkstock

    Menurut ahli Ayurveda, teh hibiscus atau teh dari bunga kembang sepatu juga mengandung banyak antioksidan dan fitokimia yang membantu mengembalikan keseimbanagan hormon, dan mendorong ovulasi yang konsisten.

    Manfaat itu berujung membantu penderita PCOS untuk kembali mengalami menstruasi teratur. Kamu bisa minum teh setiap 1-2 jam sebelum atau sesudah makan.

    5. Teh chamomile

    Teh chamomile yang memiliki efek menenangkan dan rileks ini juga bisa membantu penderita PCOS.

    Penderita PCOS biasanya sering membuat orang menjadi emosional, dan dapat mengganggu fungsi tubuh lainnya hingga merusak sistem kekebalan tubuh.

    Dengan minum teh ini, seseorang bisa lebih santai dan tetap tenang selama perubahan suasana hati emosional.

    (aqr/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Catat! Ini Waktu Terburuk untuk Minum Kopi dan Teh


    Jakarta

    Kopi dan teh umum dikonsumsi dan menjadi jenis minuman yang populer. Kalau ingin merasakan manfaatnya, perhatikan waktu tepat mengonsumsinya.

    Kopi dan teh merupakan jenis minuman populer yang umum dikonsumsi setiap hari. Kedua minuman ini juga diketahui menyimpan beragam manfaat sehat untuk tubuh.

    Sebenarnya banyak orang menikmati kedua minuman ini kapan saja. Beberapa suka menikmati pada pagi hari, tak jarang juga yang sore hari.


    Dilansir dari Food NDTV (22/7), ternyata mengonsumsi kopi dan teh ada waktu terbaiknya. Naming ada juga waktu terburuk untuk menikmatinya.

    Hal ini diungkapkan oleh ahli diet, Dr Dixa Bhavsar Savaliya. Ia mengungkapkan dalam unggahan video Reels Instagram.

    Berikut konsisi atau waktu terburuk untuk mengonsumi kopi dan teh:

    1. Saat Perut Kosong

    Minum kopi setelah makan dagingMinum kopi setelah makan daging Foto: iStock

    Kopi dan teh adalah minuman yang mengandung kafein tinggi. Oleh karenanya tak baik jika langsung dikonsumsi saat pagi hari saat perut masih kosong.

    Dr Savaliya juga menyarankan untuk tidak mengonsumsi kopi dan teh pada waktu tersebut. Karena, kafein yang dikonsumsi saat perut kosong dapat mengganggu produksi kortisol, hormon stres utama, dan memunculkan rasa cemas, serta hilang keseimbangan.

    2. Saat Makan

    Minum kopi dan teh juga sebaiknya menghindari waktu makan. Karena, kopi dan teh bersifat asam yang dapat menghambat pencernaan.

    Jika mengonsumsinya bersamaan dengan makanan yang mengandung protein tinggi, maka akan menghambat proses pencernaan. Hal ini dikarenakan kafein bersifat asam.

    Selain itu, teh juga dapat mengganggu penyerapan zat besi jika dikonsumsi segera setelah makan. Untuk mengoptimalkan pencernaan dan penyerapan nutrisi, sebaiknya menghindari kopi atau teh dalam kurun waktu 1 jam sebelum dan sesudah makan.

    3. Sore Hari Setelah Pukul 16.00

    Kopi dan teh ini sebaiknya juga dihindari saat sore hari, terutama setelah pukul 16.00. Bagi mereka yang menikmati secangkir minuman di malam hari, ketahuilah kalau kafein dapat memberikan dampak yang buruk.

    Dr Savaliya merekomendasikan untuk menghindari kafein dari kopi dan teh setidaknya 10 jam sebelum tidur. Hindari mengonsumsinya setelah pukul 16.00, karena dapat meningkatkan kualitas tidur, mendukung detoksifikasi hati, mengurangi kadar kortisol, hingga meningkatkan pencernaan.

    Lantas, berapa banyak asupan atau konsumsi kopi yang aman?

    Menurut Indian Council of Medical Research (ICMR), baik kopi maupun teh mengandung kafein. Kandungan ini dapat merangsang sistem saraf pusat dan menyebabkan ketergantungan.

    Batas harian mengonsumsi kopi dan teh tidak disarankan melebihi 300 miligram. Secangkir kopi seduh (150 ml) mengandung 80-120 mg kafein. Lalu, kopi instan mengandung sekitar 50-65 mg kafein, sedangkan secangkir teh mengandung 30-65 mg kafein.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Jenis Teh Kaya Antioksidan Terbaik Menurut Ahli


    Jakarta

    Antioksidan adalah senyawa yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Senyawa ini bisa didapat dengan konsumsi 5 jenis teh yang kaya antioksidan ini.

    Teh merupakan minuman yang sudah dinikmati sejak zaman dulu. Bahkan, menjadi minuman populer kedua di dunia. Variasinya beragam mulai dari teh hijau, teh hitam, teh putih, maupun teh herbal yang diracik dari bunga, rempah, atau tumbuhan tertentu.

    Setiap cangkir teh juga penuh dengan manfaat kesehatan. Pasalnya, teh merupakan salah satu sumber antioksidan utama.


    Antioksidan merupakan senyawa yang telah dikaitkan dengan kesehatan lebih baik dan penurunan risiko penyakit. Antioksidan ini juga dapat membantu melindungi tubuh dari radikal bebas yang berbahaya.

    Salah satu kategori antioksidan disebut polifenol. Menurut ahli gizi, teh mengandung tiga subkelas polifenol yang bertindak sebagai antioksidan dalam tubuh. Sehingga, mengonsumsi teh kaya antioksidan dapat menunjang kesehatan lebih baik.

    Lantas, jenis teh apa saja yang kaya akan antioksidan? Melansir eatingwell.com (31/07/2024), berikut daftarnya:

    1. Teh hitam

    Teh Hitam. Secangkir teh hitam mengandung sekitar 47 mg kafein. Teh hitam dengan kafein yang tidak terlalu tinggi ini bisa jadi alternatif. Namun, tak semua teh mengandung kafein, contohnya teh herbal.Teh hitam memiliki kandungan polifenol, termasuk flavonoid dan katekin yang bermanfaat, Foto: Getty Images/Esin Deniz

    Teh hitam merupakan teh yang paling banyak dikonsumsi. Teh ini juga sering menjadi bahan dasar beberapa minuman, seperti masala chai, teh Thailand, hingga milk tea boba.

    Teh hitam berasal dari tanaman Camellia Sinensis yang diproses dengan persiapan khusus. Menggunakan daun yang difermentasi sepenuhnya.

    Kandungan di dalam teh hitam pun banyak yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Di dalamnya ada sejumlah polifenol, termasuk flavonoid, katekin, dan theaflavin. Karena daun teh hitam dibiarkan teroksidasi sepenuhnya, teh hitam sangat kaya akan thearubigin.

    Ahli bernama Spano juga menemukan manfaat kesehatan minum teh hitam. Menurut studi observasional yang disebut eatingwell, minum 2 sampai 3 cangkir teh per hari dikaitkan dengan penurunan risiko kematian akibat penyakit jantung dan stroke.

    2. Teh hijau

    Hobi Makan Gorengan? Bisa Netralisir Pakai Teh Hijau hingga BuahMinum teh hijau juga menawarkan antioksidan tinggi yang bermanfaat bagi kesehatan. Foto: Ilustrasi iStock

    Teh hijau menempati posisis kedua dalam popularitas teh global. Teh ini dipuji karena berbagai manfaat kesehatannya, mulai dari peningkatan fungsi otak hingga penurunan gula darah dan peradangan usus.

    Tidak seperti teh hitam, teh hijau dibuat dari daun teh segar yang tidak difermentasi.

    Teh hijau kaya akan katekin, sejenis antioksidan dan polifenol. Teh hijau juga memiliki konsentrasi katekin lebih tinggi daripada teh hitam atau teh oolong.

    Katekin yang paling umum ditemukan adalah Epigallocatechin 3-gallate (EGCG). Katekin ini dikaitkan dengan penurunan risiko kanker, penyakit kardiovaskular, dan gangguan neurodegeneratif.

    Teh kaya antioksidan lainnya bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Teh hibiscus

    Teh hibiscus atau teh kembang sepatu juga tidak kalah bermanfaat. Konsumsi teh ini telah dikaitkan dengan beberapa manfaat kesehatan, termasuk peningkatan kesehatan jantung, pengelolaan diabetes, dan berpotensi menurunkan berat badan.

    Ahli Spanos menyoroti manfaatnya bagi kesehatan jantung karena mengandung banyak flavonoid, termasuk antosianin dan quercetin.

    Teh hibiscus jufa dapat menurunkan kolesterol LDL (jahat) dan trigliserida. Penelitian yang disebut eatingwell juga menunjukkan teh ini dapat berfungsi sama dengan obat tekanan dara yang berpotensi membantu menurunkan tekanan darah.

    4. Teh oolong

    Dry pea flowers. Organic thai butterfly pea tea on blue backgroundDi dalam teh oolong ada antioksidan dan antikanker yang baik. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Teh tradisional China ini merupakan campuran dari teh hijau dan teh hitam. Teh ini difermentasi sebagian dan kaya akan antioksidan.

    Teh oolong juga mengandung teaflavin, polifenol yang memiliki sifat antioksidan dan antikanker.

    Konsumsi teh oolong terbukti ampuh untuk membantu menurunkan berat badan dan mengatur gula darah. Seperti teh hitam dan teh hijau, teh oolong juga mengandung L-Theanin, yaitu asam amino yang dapat membantu relaksasi, meningkatkan kualitas tidur, dan mengurangi kecemasan dan stres.

    5, Teh putih

    Teh putih dikonsumsi di seluruh dunia, tetapi paling populer di China. Teh ini dibuat dari daun muda yang dipetik, dikukus, atau dibakar, lalu dikeringkan. Lalu, teh mengalami oksidasi minimal dan mengandung katekin dalam jumlah tinggi, bersama dengan flavonoid dan theaflavin.

    Beberapa penelitian yang disebut Eating Well menemukan teh putih mengandung konsentrasi antioksidan tertinggi dibandingkan dengan teh lainnya dan juga mengandung lebih sedikit kafein.

    Teh putih bisa dinikmati dalam keadaan panas atau dicampur dengan es.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 12 Manfaat Rebusan Serai, Bantu Redakan Batuk hingga Bikin Rileks

    Jakarta

    Serai termasuk dalam tanaman obat yang memiliki sejumlah khasiat. Cara mengolahnya adalah dengan merebus batang atau daunnya.

    Air rebusan serai ini memiliki aroma wangi menyegarkan. Untuk menambahkan khasiat, serai bisa dicampur dengan jahe, kunyit, lemon, maupun madu.

    Di bawah ini akan kita ulas 12 manfaat rebusan serai. Di antaranya dapat meredakan batuk hingga membuat pikiran menjadi rileks.


    Manfaat Rebusan Serah

    Berikut ini 12 manfaat rebusan serai untuk kesehatan tubuh:

    1. Bantu Meredakan Batuk

    Dilansir dari Netmeds, air rebusan serai bermanfaat untuk meredakan batuk, sakit tenggorokan, dan flu biasa, karena memiliki geraniol dan citronellol yang merupakan senyawa antiseptik. Cukup rebus beberapa helai serai untuk mendapatkan minuman berkhasiat.

    2. Sebagai Antioksidan

    Penelitian tahun 2005 dalam Journal of Agriculture and Food Chemistry, yang dikutip dari buku Rempah-Rempah (Bumbu Dapur, Kaya Manfaat) oleh Inti Aisyah (Aisyah Putri), menunjukan serai mengandung beberapa antioksidan yang bisa membantu membersihkan radikal bebas dalam tubuh.

    Beberapa antioksidan tersebut antara lain asam klorogenat, isoorientin, dan swertia japonica. Senyawa ini memiliki manfaat untuk membantu mencegah disfungsi sel-sel di dalam arteri koroner.

    3. Membantu Menangani Infeksi Mulut dan Gigi Berlubang

    Sifat antimikroba pada rebusan serai dapat membantu tubuh mengatasi infeksi mulut dan gigi berlubang. Penelitian in vitro tahun 2012 yang diterbitkan National Institutes of Health menunjukkan, minyak atsiri serai dapat mengatasi bakteri Streptococcus mutans yang menyebabkan kerusakan gigi.

    4. Meredakan Kram Akibat Haid

    Manfaat rebusan sereh juga bisa dirasakan wanita yang merasakan kram akibat haid, perut kembung, dan hot flashes (kondisi merasakan sensasi panas). Secara teori, serai mengandung antiradang yang bisa bermanfaat menenangkan perut.

    5. Memperbaiki Saluran Pencernaan

    Teh serai dapat bermanfaat untuk memperbaiki saluran pencernaan, sehingga mengatasi masalah pencernaan. Studi pada hewan pengerat tahun 2012 yang diterbitkan National Institutes of Health menjelaskan, serai efektif mengatasi tukak lambung dan melindungi lapisan lambung dari kerusakan akibat aspirin dan etanol.

    6. Mengontrol Kolesterol

    Penelitian tahun 2011 oleh Gagan Shah, dkk, menunjukkan ekstrak minyak serai bermanfaat membantu menurunkan kolesterol pada hewan, bergantung pada dosisnya.

    Ada kemungkinan air rebusan serai juga memiliki manfaat serupa. Namun masih dibutuhkan lebih banyak penelitian mengenai hal ini.

    Teh serai bermanfaat untuk membantu menurunkan berat badan, karena kandungannya baik untuk metabolisme tubuh. Rebusan serai ini berperan sebagai teh detoks. Namun kebanyakan penelitian yang ada bukan riset ilmiah.

    8. Berpeluang Sebagai Diuretik

    Serai juga kemungkinan bisa berperan sebagai diuretik, yaitu obat untuk membuang kelebihan garam dan air dari dalam tubuh lewat urine. Efeknya, kita akan buang air kecil lebih sering.

    9. Anti-inflamasi

    Peradangan bisa mempengaruhi banyak masalah, termasuk stroke dan penyakit jantung. Berdasarkan Pusat Kanker Memorial Sloan Kettering, kandungan sitral dan geraniol bermanfaat sebagai anti-inflamasi untuk membantu menghentikan pelepasan tanda peradangan tertentu di tubuh.

    10. Meringankan Tekanan Darah Sistolik Tinggi

    Dalam studi observasional tahun 2012 oleh Naveed Ullah, dkk, dijelaskan kandungan serai bisa meringankan tekanan darah sistolik yang tinggi. Sebanyak 72 responden pria dalam riset yang diberi teh serai mengalami penurunan tekanan darah sistolik secara moderat. Para responden juga mengalami sedikit peningkatan tekanan darah diastolik.

    11. Membantu Mengurangi Risiko Kanker

    Kandungan citral di dalam serai diyakini memiliki kemampuan antikanker atau mencegah tumbuhnya beberapa jenis sel kanker. Beberapa ahli memberikan air rebusan serai sebagai terapi tambahan selama kemoterapi dan radiasi.

    12. Membuat Rileks

    Teh panas diketahui bisa membuat rileks, tetapi teh serai bisa membuat rileks disertai dengan kecemasan. Aroma serai membuat pikiran tenang, sehingga bisa membantu tidur nyenyak dan mengatasi insomnia.

    Kebanyakan minum rebusan serai mungkin bisa menyebabkan efek samping ringan, seperti sering buang air kecil, alergi, hingga pusing. Jika ada reaksi yang buruk dan merugikan jangan ragu segera konsultasi ke dokter.

    (row/row)



    Sumber : food.detik.com