Tag: tekanan darah

  • 9 Manfaat Bawang Putih Bagi Kesehatan, Bantu Turunkan Kolesterol Hingga Detoks


    Jakarta

    Bawang putih merupakan salah satu bumbu dapur yang biasa digunakan dalam berbagai masakan di seluruh dunia. Tapi tahukah detikers, ternyata bawang putih punya banyak manfaat lho bagi kesehatan?

    Sejumlah penelitian dan studi menunjukkan bahwa bawang putih terbukti memiliki efek yang berkhasiat bagi kesehatan. Manfaat bawang putih ini tentunya tidak lepas dari beragam senyawa dan nutrisi yang dikandungnya.

    Penasaran dengan khasiat bawang putih? Cari tahu berbagai manfaatnya pada uraian berikut.


    Kandungan Bawang Putih

    Dilansir laman Healthline, bawang putih disebutkan punya kalori yang rendah, tinggi vitamin C dan B6, serta mangan. Bawang ini juga menjadi sumber yang baik bagi nutrisi seperti selenium dan serat.

    Untuk satu siung bawang putih berukuran 3 gr diperkirakan mengandung 4,5 kalori, 0,2 gr protein, dan 1 gr karbohidrat. Tak hanya itu, bawang putih mengandung pula sejumlah kecil nutrisi lainnya.

    Manfaat Bawang Putih

    Bawang putih dikatakan punya segudang manfaat bagi kesehatan, berikut beberapa di antaranya:

    1. Menurunkan Tekanan Darah

    Penyakit kardiovaskular seperti serangan jantung dan stroke menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebabkan lebih banyak angka kematian dibanding masalah kesehatan lain. Adapun tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah faktor pemicunya.

    Studi meta-analisis tahun 2020 menunjukkan bahwa suplemen bawang putih bisa menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Ini dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit kardiovaskular sebesar 16-40%.

    Tinjauan di tahun 2019 juga mencatat bahwa senyawa allicin yang dikandung bawang ini dapat membatasi produksi hormon yang meningkatkan tekanan darah yaitu angiotensin II. Tak hanya itu, pembuluh darah dapat pula mengendur dengan mengkonsumsi bawang putih sehingga darah mampu mengalir lebih mudah.

    2. Sebagai Obat Berbagai Penyakit

    Sejak peradaban kuno, bawang putih telah dimanfaatkan orang banyak untuk kesehatan dengan manfaatnya sebagai obat bermacam-macam penyakit. Ada bukti yang mencatat bahwa bawang putih digunakan sebagai obat oleh orang Mesir, Yunani, Cina, hingga India.

    Sebagian besar manfaat bawang putih untuk obat bagi kesehatan dihasilkan dari pembentukan senyawa sulfur ketika memotong, menghancurkan, dan mengunyahnya. Senyawa yang paling dikenal, yaitu allicin, diallyl disulfida, dan s-allyl sistein.

    Ketika sejumlah senyawa ini masuk ke dalam tubuh, kemudian ia akan menyebar ke seluruh tubuh dan memberikan efek kesehatan yang baik.

    3. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

    Hasil dari penelitian di tahun 2016 menunjukkan bahwa ekstrak bawang putih yang sudah tua (AGE) bisa bantu menaikkan sistem imun tubuh.

    Ini dibuktikan oleh orang yang mengkonsumsi suplemen AGE selama 3 bulan saat musim pilek dan flu sedang melanda, dan ditemukan bahwa mereka tidak mengalami gejala yang begitu parah.

    Selain meningkatkan imun, penelitian lain mengungkap kalau senyawa dalam bawang putih mungkin bersifat antivirus.

    4. Bantu Cegah Penurunan Kognitif

    Proses penurunan kognitif dan penuaan dapat disebabkan oleh kerusakan oksidatif akibat radikal bebas. Disebutkan bahwa bawang putih mengandung antioksidan yang dukung perlindungan tubuh terhadap kerusakan oksidatif ini.

    Hasil penelitian menemukan bahwa antioksidan dalam bawang putih secara signifikan dapat mengurangi stres oksidatif dan menurunkan risiko penyakit terkait, seperti Alzheimer dan demensia.

    Penelitian lain pada hewan juga menunjukkan senyawa allicin bisa bantu melindungi dari penurunan kognitif. Penelitian pada manusia diperlukan untuk memahami lebih lanjut perihal satu ini.

    5. Menurunkan Kadar Kolesterol Jahat

    Penelitian di tahun 2018 menunjukkan bawang putih bisa menurunkan kadar kolesterol total dan kolesterol jahat (LDL) dalam tubuh. Selain itu, suplemen bawang putih yang dikonsumsi selama lebih dari 2 bulan juga dapat menurunkan LDL hingga 10% menurut penelitian di tahun 2016. Adapun bawang ini tidak memberikan efek pada kadar kolesterol baik (HDL).

    6. Bantu Detoks Tubuh

    Senyawa sulfur dalam bawang putih seperti allicin disebut bisa mengurangi kadar timbal dalam darah dan melindungi organ-organ vital dari kerusakan akibat toksisitas logam berat.

    Studi tahun 2022 melibatkan karyawan di pabrik baterai mobil yang terpapar timbal berlebih. Hasilnya menemukan bahwa bawang putih mengurangi kadar timbal dalam darah sebesar 19%. Beberapa gejala terkait termasuk sakit kepala dan tekanan darah tinggi juga dapat dikurangi dengan konsumsi bawang putih.

    7. Meningkatkan Performa Atletik

    Peradaban kuno memanfaatkan bawang putih untuk mengurangi kelelahan dan meningkatkan performa tubuh para atlet. Penelitian pada hewan benar menunjukkan bawang ini bisa bantu menaikkan kinerja tubuh. Meski begitu, hanya ada sedikit penelitian yang terbukti pada manusia.

    Sebuah penelitian mencatat bahwa bawang putih tidak meningkatkan performa atlet pesepeda. Namun, bawang ini mungkin bisa mengurangi stres oksidatif yang berhubungan dengan olahraga dan kerusakan otot.

    8. Menjaga Kesehatan Tulang

    Hasil uji klinis pada 2017 menemukan bawang putih dapat menurunkan tingkat stres oksidatif yang menyebabkan osteoporosis. Tak hanya itu, studi di tahun 2018 juga menunjukkan bahwa konsumsi suplemen bawang putih selama 12 minggu dapat bantu mengurangi rasa sakit di osteoartritis lutut dan obesitas pada wanita.

    9. Dorong Hidup Lebih Lama

    Mengingat khasiatnya yang dapat menurunkan tekanan darah, kolesterol jahat, hingga meningkatkan sistem imun tubuh, bawang putih bisa dibilang mampu dorong hidup lebih lama.

    Sebuah penelitian tahun 2019 di Cina menjelaskan bahwa orang tua dewasa yang mengkonsumsi bawang putih setidaknya setiap minggu dapat hidup lebih alam dibandingkan mereka yang sama sekali tidak konsumsi bawang ini dalam kurun waktu seminggu.

    Selain itu, telah dipaparkan bahwa bawang putih juga bisa menurunkan risiko terkena penyakit yang jadi penyebab umum kematian, seperti serangan jantung dan stroke. Demikian bawang putih memungkinkan untuk dorong hidup menjadi lebih lama.

    Itu dia beberapa manfaat bawang putih bagi kesehatan. So, apakah detikers suka mengkonsumsi bawang putih baik mentah, matang, atau yang dicampur dalam masakan?

    (fds/fds)



    Sumber : food.detik.com

  • Nggak Cuma Cantik, 7 Tanaman Ini Gampang Dirawat di Dalam Rumah


    Jakarta

    Bagi kamu yang sedang senang-senangnya bercocok tanam di rumah. Kamu bisa lho meletakkan tanaman di dalam rumah, tidak terbatas di halaman saja.

    Biasanya tanaman yang diletakkan di dalam rumah adalah tanaman hias yang dapat tumbuh tanpa sering terpapar sinar matahari, tanpa perlu sering disiram, atau bahkan tanpa perlu media tanah.

    Namun sebelum masuk ke daftar tanaman hias yang cocok, kamu perlu tahu dulu manfaat meletakkan tanaman hias di dalam rumah, selain mempercantik rumah menurut Forest Nation.


    Penyaring dan Pembersih Udara

    Tanaman hias memiliki kemampuan dalam membersihkan dan menyaring udara yang berada di dalam rumah. Hal ini tentu bisa mencegah risiko berbahaya dari polusi udara, di dalam rumah sekalipun, bagi kesehatan.

    Meningkatkan Kadar Oksigen

    Seperti yang kita tahu, tanaman dapat menyerap karbondioksida (CO2) yang dikeluarkan oleh manusia. Kemudian, tanaman akan mengeluarkan oksigen yang baik untuk manusia. Dengan demikian, keberadaan tanaman baik untuk kesehatan paru-paru.

    Mengurangi Stres

    Ternyata cara mengurangi stres itu beragam dan tidak harus mengeluarkan uang banyak. Cukup dengan meletakkan tanaman hias di dalam rumah, tingkat stres dapat berkurang. Hal ini bukan hanya omongan belaka, dalam sebuah studi tahun 2015 menunjukkan bahwa orang dewasa muda yang berinteraksi dengan tanaman dalam ruangan bisa mengurangi tingkat stres fisiologis dan psikologis mereka.

    Mempercepat Pasien Pulih

    Dalam sebuah studi tahun 2009 menemukan bahwa pasien yang melihat tanaman hias selama masa pemulihan dapat lebih cepat sehat. Tanaman dikaitkan dengan penurunan tekanan darah, serta pengurangan tingkat rasa sakit, kecemasan, dan kelelahan. Para peneliti mengatakan bahwa tanaman hias bisa menjadi alat terapi yang efektif dan meningkatkan lingkungan penyembuhan bagi pasien.

    Jenis Tanaman Hias Indoor

    Melansir dari Good Housekeeping, Senin (7/10/2024), berikut beberapa tanaman yang cocok ditanam di dalam rumah.

    1. Lidah Buaya

    Aloe Vera plantAloe Vera plant Foto: Getty Images/iStockphoto/bymuratdeniz

    Lidah buaya biasa digunakan untuk berbagai produk kecantikan dan kesehatan. Tanaman yang juga termasuk salah satu jenis sukulen ini sendiri sudah tenar sebagai superfood yang kaya akan mineral dan vitamin. Tumbuhan serba guna ini bisa lho diletakkan di dalam rumah.

    Tanaman ini dapat menghancurkan senyawa benzena yang berbahaya bagi kesehatan. Senyawa benzena itu biasanya timbul dari di cat dinding rumah. Senyawa ini tidak hanya muncul setelah mengecat rumah, tetapi dapat muncul bertahun-tahun meskipun frekuensinya tidak sebanyak saat setelah cat diaplikasikan ke dinding.

    Senyawa benzena ini bisa memicu kanker dan alergi. Maka dari itu, kamu bisa meletakkan tanaman lidah buaya ini di atas meja kerja atau meja belajar agar dapat terlindungi.

    2. Lidah Mertua

    Lidah Mertua.Lidah Mertua. Foto: NurPhoto/Getty Images

    Sama-sama berbentuk panjang dan tanpa daun yang rontok, tanaman lidah mertua juga kaya manfaat. Mulai dari menghilangkan benzena, formaldehida, toluena, dan trikloroetilen pada udara dalam ruangan. Perawatannya termasuk mudah. Lidah mertua mengeluarkan oksigen saat malam, jadi tanaman ini cocok untuk kamar tidur. Tanaman ini memiliki kekurangan, yaitu beracun bagi anjing dan kucing.

    3. Anggrek

    Ilustrasi tanaman hias anggrek Foto: Getty Images/iStockphoto/BakiBG

    Jika kamu mencari tanaman dengan tampilan indah, coba letakkan anggrek. Tanaman satu ini bisa diletakkan di dalam ruangan dan tidak perlu terlalu sering disiram, cukup seminggu sekali. Namun, jangan lupa tempatkan di lokasi yang terkena banyak cahaya terang.

    4. Spider Plant

    cat playing in spider plantIlustrasi spider plant Foto: Getty Images/iStockphoto/kodachrome25

    Meskipun namanya laba-laba, tanaman satu ini tidak menyeramkan atau berbentuk aneh. Daunnya memanjang dan menyebar sehingga terlihat subur.Tanaman penyaring udara ini adalah termasuk tanaman yang sangat mudah beradaptasi, mereka bisa tumbuh di berbagai lingkungan di kantor atau rumah.

    Akarnya yang tebal dapat menyimpan kelembaban ekstra dan makanan ketika diperlukan, mereka juga bisa hidup dengan sinar matahari tidak langsung atau pun sedang. Ini yang menjadi alasan kenapa tanaman ini aman untuk hewan peliharaan karena bisa menyaring xilena dan formaldehida.

    5. Tanaman Hias Philodendron

    Philodendron xanaduPhilodendron xanadu Foto: Getty Images/iStockphoto/Jummie

    Tanaman hias Philodendron bisa memberikan kesan elegan pada ruangan dengan detail yang memesona. Daunnya berbentuk hati dengan helaian yang terpisah berwarna hijau memikat. Philodendron bisa tumbuh dalam kondisi intensitas cahaya yang rendah.

    Keuntungan lainnya, kamu tidak perlu repot saat merawatnya. Tanaman ini cocoknya diletakkan di sudut interior dan jauh dari jangkauan anak-anak. Sebab, Philodendron mengandung kristal kalsium oksalat yang cukup berisiko bagi kesehatan jika terkonsumsi. Meski begitu, tanaman dalam ruangan ini tetap mampu memurnikan udara di dalam rumahmu.

    6. Krisan

    flower of chrysanthemum and woman hand with copyspaceflower of chrysanthemum and woman hand with copyspace Foto: Getty Images/iStockphoto/penyushkin

    Bunga yang biasa ditemukan di pemakaman ini memiliki banyak warna. Meskipun identik dengan duka, tetapi wujud bunga krisan sangat cantik dan cocok untuk dekorasi rumah. Agar tampilannya lebih menarik, kamu bisa memilih warna-warna yang cerah.

    Bunga krisan atau chrysanthemum ini sangat efektif menyingkirkan benzena dan amonia. Bunga ini mekarnya berlangsung sekitar enam minggu. Namun, kamu perlu berhati-hati saat mencium bunga ini atau berada di dekatnya karena dapat menyebabkan iritasi bagi kamu yang punya alergi pada bunga aster, bunga matahari, dan bunga ragweed.

    7. Tanaman Pachira (Money Plant)

    Pohon uang Foto: Getty Images/iStockphoto/OlgaMiltsova

    Money Plant adalah salah satu bunga yang kerap dibawa oleh orang China sebagai ucapan selamat atas rumah baru seseorang. Tanaman ini dipercaya dalam Feng Shui dapat mendatangkan kebaikan dan rezeki. Selain kepercayaan tersebut, tanaman ini bisa memproduksi oksigen pada malam hari sehingga bisa membuat rumah lebih sejuk dan segar.

    Dari segi perawatan, tanaman pachira cukup disiran setiap minggu. Tanaman ini biasanya akan tumbuh agak miring dengan warna daun yang hijau terang. Kamu bisa meletakkannya dalam beragam bentuk vas, seperti botol kecil, mason jar, bahkan botol bekas.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Hindari 5 Warna Ini untuk Kamar Tidur, Simak Alasannya!


    Jakarta

    Memilih warna dinding sebaiknya tidak sembarangan. Secara psikologis, setiap warna memiliki jenis energi berbeda yang akan memberikan dampak berbeda pula kepada penghuni rumah.

    Termasuk pada kamar tidur yang digunakan untuk beristirahat dengan nyaman. Warna yang dipilih sebaiknya jangan bernuansa terlalu ceria atau sedih. Sehingga, penghuni kamar bisa cepat tidur dengan nyenyak dan memperoleh energi.

    Warna yang Dihindari untuk Kamar Tidur

    Dikutip dari situs Homes & Gardens dan Real Simple, berikut 5 warna cat yang sebaiknya dihindari untuk kamar tidur.


    1. Merah

    Konsultan Psikolog dan Kesejahteraan, Lee Chambers mengatakan cat warna merah adalah ide buruk untuk dinding kamar tidur. Warna merah akan meningkatkan energi, interaksi sosial, dan bahkan dapat meningkatkan tekanan darah kita.

    Meski warna merah berdampak positif saat bangun pagi, tetapi mungkin berdampak sulit tidur nyenyak di malam hari. Karena warna ini, tubuh dan pikiran bisa berpacu dan terstimulasi.

    2. Oranye

    Selain merah, warna-warna hangat seperti oranye juga membuat dinding kamar tidur menjadi mencolok. Warna seperti ini rasanya kurang menenangkan untuk beristirahat.

    “Saya lebih suka kamar tidur yang saya desain menjadi ruang yang menenangkan, damai, dan tenteram daripada yang berani,” kata Annie Delaporte seorang desainer interior.

    Warna merah dan oranye sebaiknya digunakan di tempat lain, seperti ruang kerja, dapur, dan ruang cuci. Warna hangat ini memicu munculnya energi sehingga cocok digunakan di tempat kerja.

    3. Kuning Cerah

    Desainer interior, Emma Beryl, menyebut kuning cerah juga sebaiknya dihindari untuk kamar tidur. Warna ini dianggap berefek negatif, yaitu bisa mengganggu kualitas tidur, karena kuning cerah membuat otak berpikir seolah hari masih siang.

    “Kuning cerah meniru matahari dan orang-orang telah menemukan bahwa semakin sulit tidur di malam hari di ruangan berwarna kuning cerah,” jelas Beryl.

    Pecinta warna kuning cerah bisa menggunakannya di kamar mandi atau ruang makan. Namun detikers bisa menyesuaikan dengan dekorasi dan gaya ruang tersebut.

    4. Abu-abu

    Abu-abu memang bukan warna cerah, tetapi tetap dianggap kurang cocok untuk kamar tidur. Karen Haller, pakar psikologi warna dan desain perilaku, serta penulis buku The Little Book of Color, menilai abu-abu hanya memiliki efek menenangkan yang bertahan sebentar.

    Warna abu-abu justru lebih banyak menguras energi daripada efek menenangkannya. Energi kamu mungkin akan terkuras saat bangun di pagi hari.

    5. Hitam

    Yang terakhir adalah warna hitam pekat. Bukannya mendatangkan ketenangan, warna hitam di kamar tidur justru bisa memicu stres. Jika memang suka warna hitam, pilih yang lebih ringan dan padukan dengan warna putih untuk menciptakan kontras di kamar tidur.

    Warna yang Cocok untuk Kamar Tidur

    Wooden cabinet with plants and a king size bed in a blue bedroom interiorKamar tidur biru. Foto: Getty Images/iStockphoto/KatarzynaBialasiewicz

    Lantas warna apa yang paling cocok untuk kamar tidur? Jika kamu suka warna netral, putih dan krem bisa menjadi pilihan.

    Desainer interior, Linette Dai, menilai warna putih adalah warna cat yang paling cocok untuk dinding kamar tidur. Menurutnya, yang terpenting adalah intensitas dan tingkat kecerahan warna yang bisa mendatangkan ketenangan dan kenyamanan di kamar tidur.

    Sementara menurut Lee Chambers, konsensus umum di antara para psikolog menyebut biru sebagai salah satu warna kamar tidur terbaik. Warna ini dapat meningkatkan relaksasi dan kualitas tidur. Sebaiknya jangan memilih warna biru yang terlalu dingin atau gelap.

    Terlepas dari pertimbangan-pertimbangan di atas, pemilihan warna pada akhirnya merupakan selera masing-masing. Efeknya pun bisa berbeda-beda antara satu orang dengan yang lain. Jadi, kalau detikers pilih warna apa untuk kamar tidur?

    (bai/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Awas! 3 Minuman Ini Menyegarkan, Tapi Bisa Merusak Ginjal kalau Berlebihan


    Jakarta

    Cuaca panas ekstrem yang melanda beberapa wilayah Indonesia akhir-akhir ini membuat banyak orang jadi lebih sering mencari minuman segar. Suhu yang bisa menembus 35 derajat Celcius bikin tubuh cepat haus dan kehilangan cairan. Tak heran, minuman dingin seperti minuman bersoda, kopi susu kekinian, hingga jus buah kemasan jadi pilihan instan untuk menghilangkan dahaga.

    Namun, di balik sensasi segarnya, tidak semua minuman baik untuk dikonsumsi terlalu sering, apalagi saat cuaca panas. Di saat tubuh kekurangan cairan, ginjal harus bekerja lebih keras untuk menyaring sisa metabolisme dan menjaga keseimbangan elektrolit. Jika kondisi ini diperparah dengan asupan minuman tinggi gula, kafein, atau zat aditif, beban ginjal bisa meningkat dan dalam jangka panjang memicu gangguan fungsi.

    Beberapa jenis minuman bahkan diam-diam bisa mempercepat kerusakan ginjal bila diminum berlebihan. Yuk, kenali jenis-jenis minuman yang sebaiknya dibatasi agar ginjal tetap sehat, terutama di tengah cuaca panas seperti sekarang.


    1. Minuman Bersoda

    Segelas soda memang terasa menyegarkan, apalagi saat cuaca panas yang terjadi belakangan ini. Namun dibalik rasanya yang manis dan segar, soda termasuk salah satu minuman yang paling berisiko bagi ginjal. Kandungan gula dan asam fosfat yang tinggi di dalamnya dapat memicu resistensi insulin dan meningkatkan kadar asam urat yang bisa menjadi batu ginjal. Dua hal ini yang berperan besar dalam penurunan fungsi ginjal.

    Penelitian di Clinical Journal of the American Society of Nephrology tahun 2019 menemukan bahwa konsumsi rutin minuman tinggi gula meningkatkan risiko penyakit ginjal kronis. Jenis minuman bersoda berwarna gelap juga mengandung asam fosfat yang dapat mengganggu keseimbangan mineral tubuh dan menyebabkan batu ginjal.

    Untuk alternatif yang lebih aman, coba pilih infused water dengan potongan lemon atau mentimun. Sensasi segarnya tetap ada, tanpa tambahan gula dan fosfat.

    2. Minuman Energi dan Minuman Berkafein

    Minuman energi sering dijadikan pilihan bagi yang sedang butuh dorongan tenaga instan. Tapi terlalu sering mengonsumsinya bisa membuat organ ginjal kelelahan. Kombinasi gula, kafein, dan zat aditif di dalamnya meningkatkan risiko dehidrasi dan gangguan elektrolit.

    Kafein sendiri bersifat diuretik, sehingga membuat tubuh lebih sering buang air kecil. Jika cairan yang keluar tidak diganti dengan konsumsi cukup air putih, ginjal menjadi kekurangan cairan dan kesulitan membuang racun dengan optimal. Kondisi ini bisa memicu batu ginjal dalam jangka panjang.

    Kopi juga aman dikonsumsi asal dalam batas wajar. Dua gelas per hari masih dianggap normal, tetapi jika sudah lebih dari lima, efek kafein dapat meningkatkan tekanan darah dan membebani aliran darah menuju ginjal.

    3. Jus Buah Kemasan/Minuman Rasa Buah

    Jus buah memang menyehatkan, tapi tidak semua jus dibuat sama. Banyak produk kemasan yang ternyata mengandung lebih banyak gula daripada sari buah. Satu kemasan jus bisa mengandung hingga 30 gram gula tambahan, jumlah yang cukup untuk menaikkan kadar gula darah secara cepat dan membebani ginjal.

    Beberapa jenis jus seperti cranberry dan grapefruit juga tinggi oksalat, senyawa yang dapat memicu pembentukan batu ginjal. Sebuah penelitian yang dipublikasikan di Jurnal Nutrients tahun 2020 mencatat bahwa asupan tinggi oksalat tanpa cukup cairan bisa menggandakan risiko mengidap batu ginjal.

    Pilih jus segar tanpa gula tambahan atau, lebih baik lagi, konsumsi buah utuh agar seratnya membantu menstabilkan kadar gula darah.

    Tips Menjaga Ginjal

    Menjaga ginjal tetap sehat sebenarnya tidak rumit. Kuncinya ada pada keseimbangan asupan cairan dan kebiasaan minum yang bijak. Berikut beberapa hal sederhana yang bisa diterapkan setiap hari:

    1. Utamakan air putih

    Air putih tetap menjadi pilihan terbaik untuk menjaga ginjal bekerja optimal. Idealnya 6-8 gelas per hari, tapi kebutuhan ini bisa berbeda tergantung aktivitas dan kondisi tubuh. Saat cuaca panas atau banyak berkeringat, tubuh butuh lebih banyak cairan. Air membantu ginjal mengencerkan urine dan mencegah penumpukan mineral yang bisa membentuk batu ginjal.

    2. Batasi minuman manis dan tinggi kafein

    Minuman tinggi gula dan kafein memang memberi sensasi boost energi sesaat, tapi jika berlebihan, justru membuat ginjal bekerja lebih keras. Kelebihan gula bisa mempercepat resistensi insulin, sementara kafein yang terlalu tinggi dapat meningkatkan tekanan darah. Batasi konsumsi maksimal dua gelas kopi per hari, dan hindari menambahkan gula atau krimer berlebihan.

    3. Perhatikan warna urine

    Cara sederhana untuk menilai apakah tubuh cukup cairan adalah dengan memperhatikan warna urine. Jika berwarna bening atau kuning muda, artinya hidrasi cukup. Tapi kalau warnanya pekat dan berbau tajam, itu tanda tubuh kekurangan cairan.

    4. Pilih minuman alami untuk variasi

    Sesekali boleh menikmati teh herbal tanpa gula, air kelapa segar, atau infused water. Teh herbal mengandung antioksidan yang baik untuk tubuh, sedangkan air kelapa membantu menggantikan elektrolit alami tanpa adanya bahan kimia.

    5. Hindari kebiasaan menahan haus

    Beberapa orang menunda minum karena sibuk atau malas ke toilet. Padahal, menahan haus membuat konsentrasi zat sisa hasil metabolisme tubuh dalam darah meningkat dan ginjal harus bekerja ekstra keras untuk membuangnya. Biasakan juga minum sedikit demi sedikit sepanjang hari, bukan sekaligus dalam jumlah banyak.

    6. Waspadai obat dan suplemen tertentu

    Beberapa suplemen atau obat herbal bisa meningkatkan beban ginjal jika dikonsumsi tanpa pengawasan dokter, terutama yang mengandung protein tinggi atau zat kimia sintetis. Selalu baca label dan konsultasikan dulu sebelum dikonsumsi secara rutin.

    Dengan langkah sederhana ini, ginjal bisa tetap bekerja optimal tanpa harus dibebani oleh kebiasaan minum yang salah.

    (mal/up)



    Sumber : health.detik.com

  • 9 Buah dan Sayur Ini Bisa Bantu Menangkal Hipertensi

    Jakarta

    Hipertensi alias tekanan darah tinggi sering disebut sebagai silent killer. Pasalnya, kondisi ini seringkali tidak menunjukkan gejala yang jelas, sehingga banyak orang baru menyadari tekanan darahnya tinggi setelah muncul komplikasi serius, seperti stroke, serangan jantung, bahkan gagal ginjal. Data Survei Kesehatan Indonesia, prevalensi hipertensi di Indonesia mencapai lebih dari 30,8 persen pada orang dewasa pada 2023.

    Ternyata ada cara sederhana namun efektif untuk mencegah sekaligus membantu mengontrol hipertensi yaitu dengan memperbanyak konsumsi buah dan sayur. Beberapa buah dan sayur yang mudah didapatkan, serta memiliki kandungan kalium, serat, hingga antioksidan di dalamnya terbukti berperan menurunkan tekanan darah.


    Mengapa Buah dan Sayur Bisa Bantu Turunkan Hipertensi?

    Menurut World Health Organization (WHO), konsumsi tinggi buah dan sayur dapat mengurangi risiko hipertensi dan penyakit kardiovaskular. Kalium yang terkandung di banyak buah dan sayur bekerja menyeimbangkan kadar natrium dalam tubuh. Semakin tinggi asupan kalium, maka efek natrium terhadap peningkatan tekanan darah dapat ditekan.

    Selain itu, serat pada buah dan sayur membantu menjaga kesehatan pembuluh darah, sementara antioksidan seperti vitamin C dan flavonoid melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas. Studi dalam Jurnal Medical Science (2022) juga menunjukkan bahwa konsumsi buah dan sayur secara rutin dapat menurunkan tekanan darah sistolik maupun diastolik pada pengidap hipertensi ringan hingga sedang.

    Sayur dan Buah yang Baik untuk Tekanan Darah

    Beberapa jenis sayur dan buah berikut ini memiliki manfaat bagi kesehatan, khususnya dalam mengontrol tekanan darah.

    Timun

    Timun adalah buah yang mudah dijumpai dan murah. Kandungan air dan mineralnya yang tinggi dapat mendukung hidrasi tubuh serta keseimbangan elektrolit di dalam tubuh. Dikutip Jurnal Nutrients (2020), konsumsi sayur kaya air, termasuk timun, berhubungan dengan kontrol tekanan darah yang lebih baik.

    Pisang

    Pisang merupakan sumber kalium yang sangat baik. Kalium membantu mengurangi efek natrium dalam tubuh, sehingga tekanan darah bisa lebih terkendali. Sebuah studi dalam Journal of Clinical Hypertension (2017) menyebutkan bahwa peningkatan asupan kalium 1,64 gram per hari berhubungan dengan penurunan risiko hipertensi sebesar 21 persen.

    Alpukat

    Tidak hanya tinggi kalium, tetapi juga mengandung lemak tak jenuh tunggal yang baik untuk kesehatan jantung. Kombinasi ini membuat alpukat berkontribusi pada penurunan tekanan darah dan profil lipid yang lebih sehat. Pernyataan ini terbukti dalam penelitian pada Jurnal Food Science & Nutrition tahun 2025.

    Semangka

    Semangka kaya akan L-citrulline, asam amino yang diubah menjadi arginin di dalam tubuh, berfungsi melebarkan pembuluh darah. Studi dari American Journal of Herbal Medicine (2023) menemukan konsumsi ekstrak semangka dapat menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi ringan.

    Jeruk

    Kandungan vitamin C, flavonoid, dan antioksidan pada jeruk ternyata berperan dalam meningkatkan elastisitas pembuluh darah. Penelitian dalam American Journal of Clinical Nutrition yang berjudul Flavonoids and Blood Pressure (2012) menunjukkan bahwa flavonoid sitrus dapat menurunkan tekanan darah sistolik secara signifikan.

    Buah beri (blueberry, strawberry)

    Tinggi flavonoid, khususnya antosianin. Penelitian Jurnal Hypertension pada tahun 2016 menunjukkan konsumsi blueberry dan strawberry berhubungan dengan penurunan risiko hipertensi sebesar 8 persen.

    Bayam

    Bayam kaya kalium, magnesium, dan nitrat alami. Kombinasi ini efektif membantu pembuluh darah tetap rileks. Studi dalam Clinical Nutrition Research (2015) menemukan konsumsi jus bayam dalam jangka pendek dapat menurunkan tekanan darah sistolik.

    Brokoli

    Brokoli mengandung sulforaphane, vitamin C, dan serat. Senyawa bioaktif ini membantu memperbaiki fungsi endotel pembuluh darah. Menurut Nutrients Journal (2018), diet kaya cruciferous vegetables seperti brokoli berhubungan dengan risiko penyakit kardiovaskular yang lebih rendah.

    Tomat

    Sumber likopen yang terbukti memberi efek protektif terhadap pembuluh darah. Sebuah meta-analisis di Critical Reviews in Food Science and Nutrition (2017) menyebutkan suplementasi likopen dari tomat dapat menurunkan tekanan darah sistolik rata-rata 4,95 mmHg.

    Tips Konsumsi Harian

    Kemenkes RI menganjurkan konsumsi minimal 5 porsi buah dan sayur per hari, setara sekitar 400-500 gram. Caranya bisa dengan membagi dalam beberapa waktu makan:

    • Sertakan sayur dan buah setiap kali makan utama.
    • Konsumsi buah sebagai camilan sehat, bukan makanan manis olahan.
    • Variasikan buah dan sayur untuk mendapatkan berbagai zat gizi.

    Selain itu, pola makan sehat untuk hipertensi sebaiknya dibarengi dengan mengurangi gula, garam, dan lemak (GGL), serta rutin melakukan aktivitas fisik setiap hari.

    Kesimpulan

    Buah dan sayur bukan sekadar pelengkap, melainkan kunci penting dalam mengontrol tekanan darah. Dengan rutin mengonsumsi pisang, bayam, dan pilihan lain yang kaya kalium, serat, serta antioksidan, risiko hipertensi dapat ditekan. Jadi, pastikan isi setengah piring setiap kali makan dengan sayur dan tambahkan buah segar sebagai penutup.

    (mal/up)



    Sumber : health.detik.com

  • Terbukti Lewat Studi, Ini 5 Teh yang Ampuh Enyahkan Perut Buncit

    Jakarta

    Teh merupakan salah satu minuman yang populer di dunia karena memiliki beragam manfaat kesehatan. Salah satu manfaat yang bisa diperoleh saat seseorang rutin mengonsumsi teh adalah dapat membantu menurunkan berat badan.

    Dikutip dari Everyday Health, penulis buku “365 Snacks for Every Day of the Year” Sarah Koszyk, RDN mengatakan mengonsumsi teh dapat menghemat beberapa ratus kalori daripada seseorang mengonsumsi minuman berkalori tinggi lain.

    “Teh mengandung katekin, yang dapat meningkatkan metabolisme dengan merangsang tubuh untuk memecah lemak lebih cepat dan membakar lebih banyak kalori,” kata Koszyk.


    Katekin merupakan jenis senyawa tanaman dengan sifat antioksidan yang kuat. Menurut penelitian teh sangat kaya akan empat katekin yakni epicatechin (EC), epigallocatechin (EGC), epicatechin gallate (ECG), and epigallocatechin gallate (EGCG).

    Berikut adalah beberapa jenis teh yang mampu membantu menurunkan berat badan.

    1. Teh Hijau

    Teh hijau merupakan jenis teh yang ringan dan pahit. Menurut beberapa penelitian, teh jenis ini memiliki potensi untuk mendukung berat badan.

    Misalnya, satu penelitian menemukan bahwa mereka yang minum dua cangkir teh hijau per hari selama lebih dari sepuluh tahun memiliki persentase lemak tubuh yang lebih rendah dan pinggang yang lebih kecil daripada mereka yang tidak minum teh hijau secara teratur.

    2. Teh Hitam

    Teh hitam merupakan sumber theaflavin yang lebih baik. Polifenol ini terbentuk saat daun teh hitam dioksidasi. Menurut tinjauan penelitian, polifenol ini dapat memberikan manfaat penurunan berat badan.

    Misalnya, satu penelitian menemukan bahwa pria dan wanita yang minum tiga cangkir teh hitam bubuk per hari mengalami kenaikan berat badan yang lebih sedikit dan lingkar pinggang yang lebih ramping setelah tiga bulan dibandingkan dengan mereka yang tidak minum teh hitam.

    3. Teh Oolong

    Teh oolong mengandung campuran polifenol yang terkandung di teh hijau dan teh hitam yakni katekin (teh hijau) dan theaflavin (teh hitam). Seperti jenis teh lainnya, teh oolong juga mengandung kafein dan dapat meningkatkan penurunan berat badan.

    4. Teh Putih

    Teh putih adalah teh yang paling sedikit diolah dari semua jenis teh, sehingga membuatnya terasa ringan dan lembut. Pengolahan yang minimal juga berarti teh putih mengandung antioksidan anti-inflamasi dan EGCG pembakar lemak dalam jumlah tinggi, menjadikannya minuman yang bermanfaat untuk menurunkan berat badan.

    5. Teh Hibiscus

    Teh ini berasal dari bunga kembang sepatu. Rasanya asam manis mirip seperti cranberry. Teh ini mengandung katekin seperti EGCG dan telah terbukti membantu menurunkan tekanan darah dan kolesterol.

    Dalam sebuah penelitian, orang dewasa yang kelebihan berat badan atau obesitas dan mengonsumsi ekstrak kembang sepatu selama 12 minggu mengalami penurunan berat badan, indeks massa tubuh, lemak tubuh, dan rasio pinggul-pinggang.

    (dpy/kna)



    Sumber : health.detik.com

  • 5 Menu Sarapan yang Berkhasiat Menurunkan Tekanan Darah Tinggi


    Jakarta

    Tekanan darah tinggi berbahaya karena menjadi penyebab utama serangan jantung dan stroke. Namun, kamu bisa mencegahnya dengan mengonsumsi 5 menu sarapan berikut.

    Hipertensi merupakan kondisi ketika seseorang memiliki tekanan darah pada nilai 140/90 mmHg atau lebih tinggi. Umumnya, hipertensi tidak menunjukkan gejala atau keluhan tertentu, tetapi bisa membahayakan. Oleh karena itu, penyakit ini disebut ‘The silent killer’

    Namun, bagi sebagian orang, hipertensi menunjukkan gejala seperti sakit kepala, pusing, jantung berdebar, gelisah, hingga penglihatan kabur.


    Kondisi kesehatan ini perlu diperhatikan. Penyebab utamanya karena pola makan, terutama makanan yang mengandung banyak garam. Karenanya, penting untuk menjaga pola makan, terutama dengan memfokuskan diri pada makanan tertentu yang dapat membantu menurunkannya.

    Untuk membantu menurunkan tekanan darah di pagi hari, coba konsumsi 5 menu sarapan ini. Berikut daftarnya, seperti dilansir dari getsurrey.co.uk (17/11/2024).

    1. Alpukat

    Alpukatasam lemak esensial dan vitamin E di dalamnya bisa menurunkan tekanan darah. Foto: Getty Images/ASMR

    Menjadi pilihan sarapan populer, alpukat juga baik untuk mengatasi masalah tekanan darah tinggi.

    Di dalamnya terkandung lemak tak jenuh tunggal, asam lemak esensial, vitamin E yang berkontribusi dalam menurunkan tekanan darah tinggi.

    Menurut studi tahun 2022 yang diterbitkan oleh British Journal of nutrition, konsumsi lima atau lebih porsi alpukat dalam seminggu mampu mengurangi tekanan darah sebanyak 17 persen.

    2. Teh hijau

    teh hijauTeh hijau mengandung sejumlah manfaat termasuk menurunkan tekanan darah. Foto: Getty Images/kuppa_rock

    Teh hijau juga terkenal dengan segudang manfaat sehatnya, termasuk membantu menurunkan tekanan darah.

    Melalui ulasan komprehensif yang hadir dalam The Nutrition, Metabolism, and Cardiovascular Diseases menunjukkan bahwa konsumsi lima hingga enam gelas teh hijau sehari-hari dapat mengakibatkan penurunan tekanan darah sistolik, kolesterol total, dan kolesterol lipoprotein densitas rendah (kolesterol jahat).

    3. Apel

    Menurut sebuah penelitian di Australia, makan apel dapat membantu menurunkan tekanan darah. Namun, para ahli di klinik Cleveland menekankan pentingnya memakan kulit apel sekaligus untuk mendapat semua manfaat kesehatan.

    Para ahli dalam penelitian tersebut menyatakan bahwa antioksidan di dalam kulit apel dapat memperlancar aliran darah. Kandungan serat di dalamnya juga berperan baik.

    Menu sarapan lain yang baik untuk turunkan tekanan darah tinggi ada di halaman selanjutnya!

    4. Pisang

    kreasi wine pisang yang unikBisa juga sarapan buah pisang yang mengandung potassium. Foto: BBC/Anne Okumu / iStock

    Pisang juga bisa dinikmati sehari-hari, terutama saat sarapan. Sebab, di dalamnya terkandung potasium tinggi yang baik dikonsumsi oleh penderita hipertensi.

    Dalam satu buah pisang berukuran sedang juga disebut mengandung 422 miligram potasium. Kandungan potasium mampu mengurangi efek sodium dan ketegangan di dinding pembuluh darah yang membantu menstabilkan tekanan darah.

    Kandungan kalium di dalamnya juga bisa membantu sekresi natrium dan air dalam darah. Pasalnya, kelebihan natrium dalam tubuh dapat memicu peningkatan volume tekanan darah. Kadar natrium yang terjaga dapat menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi.

    5. Brokoli

    brokoliKonsumsi brokoli baik untuk penderita hipertensi. Foto: Getty Images/iStockphoto/eyewave

    Brokoli juga menjadi salah satu sayuran yang baik dikonsumsi penderita hipertensi.

    Menurut studi dari jurnal BMC Medicine (2024), sayuran ini mengandung glukosinolat yang dapat mengurangi tekanan darah. Kandungan antioksidan berupa flavonoid di dalamnya juga dapat meningkatkan fungsi pembuluh darah dan mengoptimalkan kadar oksida nitrat di dalam tubuh.

    Kandungan mineral, seperti kalium, kalsium, dan magnesium di dalamnya juga dapat meminimalkan kerusakan pada arteri. Brokoli dapat diolah sebagai tumisan hingga sekadar direbus untuk pilihan sarapan bernutrisi.

    (aqr/adr)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Dan Gold

  • Ini 6 Sayuran Penurun Tekanan Darah Tinggi yang Bagus Dikonsumsi Rutin


    Jakarta

    Kondisi tekanan darah tinggi atau hipertensi tak boleh disepelekan. Penderitanya perlu memperhatikan pola makan. Coba konsumsi rutin sayuran yang bermanfaat sebagai penurun tekanan darah tinggi ini.

    Selain membatasi konsumsi garam, penderita tekanan darah tinggi perlu menerapkan pola makan sehat secara keseluruhan. Penyakit ini tak boleh dianggap enteng.

    Penyakit darah tinggi alias hipertensi mempertinggi risiko penyakit jantung, stroke, dan penyakit ginjal. Penting untuk menjaga kestabilan tekanan darah lewat pengobatan, perubahan pola makan, dan modifikasi gaya hidup.


    Riset menunjukkan bahwa makanan tertentu termasuk sayuran dapat menurunkan tekanan darah secara alami. Sebaiknya Anda memasukkan beberapa jenis sayuran berikut ke dalam diet harian guna menurunkan tekanan darah.

    1. Bit

    Red Beetroot with herbage green leaves on wooden backgroundIlustrasi buah bit. Foto: iStock

    Bit berasal dari keluarga Amaranthaceae-Chenopodiaceae sehingga masih satu keluarga dengan lobak dan sayuran berakar lain. Warnanya merah segar dan bisa diolah sebagai jus atau campuran salad.

    Melansir dari Medical News Today, tinjauan sistematis pada 2022 menemukan, nitrat pada jus bit mampu menurunkan tekanan darah sistolik pada orang dengan hipertensi.

    2. Labu siam

    Labu siam juga jadi salah satu sayur penurun darah tinggi. Riset yang diterbitkan Atlantis Press pada 2020 menemukan, konsumsi labu siam dapat menurunkan tekanan darah sistolik hingga 30 mmHg dan diastolik 10 mmHg pada lansia.

    Labu siam juga dapat menurunkan tekanan darah tinggi pada ibu usai melahirkan.

    3. Basil

    Daun basil kerap digunakan untuk menambah citarasa dan aroma pada makanan. Menurut riset, daun sweet basil mengandung eugenol tinggi sehingga membawa sejumlah manfaat kesehatan, termasuk menurunkan tekanan darah.

    Eugenol bertindak sebagai penghambat saluran kalsium alami. Saat pergerakan kalsium ke jantung dan sel arteri dicegah, pembuluh darah jadi rileks dan tekanan darah menurun.

    4. Seledri

    Tingkatkan Gairah Seksual, Konsumsi Seledri Secara RutinSeledr. Foto: Getty Images/iStockphoto/Napadon Srisawang

    Seledri banyak digunakan sebagai campuran masakan berkuah berkat aromanya yang khas. Rupanya, sayur satu ini dapat membantu menurunkan tekanan darah terutama bagian bijinya.

    Menurut salah satu penelitian, ekstrak biji seledri dapat menurunkan tekanan darah pada tikus. Studi melihat ada penurunan tekanan darah pada tikus yang hipertensi.

    Makanan untuk menurunkan tekanan darah ada di halaman berikutnya.

    5. Bayam

    BayamBayam Foto: Getty Images/PoppyB

    Sayuran hijau wajib masuk dalam diet harian sebab mampu menjaga kestabilan tekanan darah. Riset pada 2021 menyarankan konsumsi setidaknya 75 gram (g) sayuran hijau setiap hari untuk menurunkan tekanan darah dan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.

    Contoh sayuran hijau di antaranya bayam, kale, kubis, collard green, mustard green, juga Swiss chard.

    6. Parsley

    Parsley termasuk sayur penurun darah tinggi. Meski populer digunakan dalam masakan Amerika, Eropa, dan Timur Tengah, tak ada salahnya memasukkan sayur ini ke dalam menu harian.

    Parsley mengandung beberapa antioksidan, termasuk vitamin C dan karotenoid. Sejumlah riset telah membuktikan karotenoid mampu mengurangi tekanan darah dan kadar kolesterol darah. Keduanya jadi faktor risiko penyakit jantung.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “6 Sayur Penurun Darah Tinggi, Konsumsi Rutin dan Rasakan Manfaatnya”

    (raf/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Suka Makan Pedas? Ternyata Ini Dampaknya untuk Jantung


    Jakarta

    Sensasi pedas diklaim bikin makanan terasa makin lezat dan menggugah selera. Selain itu makanan pedas juga ternyata bagus untuk kesehatan jantung.

    Makanan pedas kembali menjadi sorotan setelah sebuah penelitian terbaru dari Provinsi Sichuan, China, menemukan kaitan antara konsumsi cabai dengan kesehatan jantung.

    Analisis terhadap 54.859 orang dewasa menunjukkanpartisipanyang rutin mengonsumsi makanan pedas 6-7 kali seminggu memiliki risiko lebih rendah terkena penyakit jantung iskemik yang disebabkan aliran darah ke jantung berkurang akibat penyumbatan. Begitu pula dengan resiko penyakit serebrovaskular hingga stroke iskemik yang berkurang dari konsumsi cabai.


    Dilansir dari Earth (11/09/2025), kandungan utama dalam cabai, yaitu capsaicin, menjadi sumber khasiatnya. Senyawa tersebut tidak hanya memberi sensasi pedas di lidah, tetapi juga merangsang produksi alami nitrogen monoksida di dalam tubuh.

    Beberapa cabai merah besar digenggam dua tanganBeberapa cabai merah besar digenggam dua tangan Foto: pvproductions/Freepik

    Nitrogen monoksida (nitric oxide) membantu merelaksasi pembuluh darah, melancarkan aliran darah, serta menurunkan tekanan darah. Dalam jangka panjang, hal ini mendukung kesehatan dinding arteri, menjaga kelenturannya, dan meringankan beban kerja jantung.

    Penelitian ini memperkuat temuan sebelumnya. Studi di China tahun 2004-2013 menemukan bahwa konsumsi cabai enam hingga tujuh kali per minggu menurunkan risiko kematian sebesar 14%.

    Sementara itu, riset di Italia mengungkap bahwa orang yang makan cabai lebih dari empat kali seminggu memiliki angka kematian akibat penyakit kardiovaskular yang lebih rendah, bahkan ketika pola makan mereka tidak mengikuti diet Mediterania.

    Meski demikian, para peneliti menekankan bahwa konsumsi cabai bukanlah obat mujarab untuk mencegah penyakit jantung. Hasil ini bersifat observasional, sehingga tidak bisa memastikan hubungan sebab-akibat secara mutlak. Namun, konsistensi temuan di berbagai negara menunjukkan adanya manfaat nyata dari cabai yang layak dipertimbangkan.

    Makanan pedasMakanan pedas Foto: Getty Images/iStockphoto/Nungning20

    Dalam praktik sehari-hari, efek positif tersebut lebih terlihat pada konsumsi cabai dengan tingkat kepedasan ringan hingga sedang, bukan pada pola pedas ekstrem.

    Penggunaan cabai sebagai bumbu dalam masakan rumahan dinilai cukup untuk memberi manfaat tanpa menimbulkan risiko, selama dikonsumsi sesuai toleransi tubuh dan tentunya tidak berlebihan.

    Para ahli menilai langkah berikutnya adalah meneliti lebih jauh bagaimana capsaicin mempengaruhi tekanan darah, kolesterol, serta fungsi pembuluh darah manusia dalam jangka panjang.

    Jika tubuh Anda nyaman dan terbiasa dengan makanan pedas, menjadikannya bagian dari pola makan teratur tampaknya bisa memberikan keuntungan bagi kesehatan jantung dan otak.

    (sob/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 4 Alasan Ilmiah di Balik Hubungan Seks Terasa Nikmat

    Jakarta

    Setiap orang merasakan kenikmatan yang berbeda saat berhubungan seks. Bagi sebagian orang, seks dan kenikmatan bersifat sangat fisik, dan orgasme adalah kenikmatan tertinggi.

    Orgasme juga dapat berbeda setiap kali berhubungan seks. Sebagian orang dapat meningkat perlahan dan menjadi lebih intens, sementara yang lain lebih singkat, cepat, dan tetap penuh kenikmatan.

    Lantas, apa yang membuat hubungan seksual terasa nikmat?


    Baik pria maupun wanita dapat merasakan kenikmatan yang luar biasa saat berhubungan seks. Penis dan vagina masing-masing memiliki jaringan yang kaya dengan ujung saraf, yang menjadi bengkak karena darah dan sangat sensitif selama gairah dan orgasme.

    Namun, wanita lebih mungkin mengalami masalah mencapai orgasme karena berbagai alasan.

    Meskipun seks melibatkan organ vital, kenikmatan yang sebenarnya berasal dari zat kimia otak dan indra yang meningkat. Berbagai tahap seks menyebabkan perubahan fisik yang mengaktifkan zat kimia otak dan menyebabkan sensasi yang intens.

    Dikutip dari Medicinenet, baik pria maupun wanita mengalami beberapa fase. Tetapi, memang tidak selalu dengan urutan yang sama.

    1. Fase desire atau hasrat

    Tahap pertama seks dan kenikmatan adalah hasrat, yang juga dikenal sebagai libido. Ini adalah dorongan dan naluri alami untuk berhubungan seks, yang dapat dipengaruhi oleh suasana hati, pikiran, dan hormon.

    Tubuh Anda berubah secara fisik, yang meliputi:

    • Puting payudara mengeras
    • Aliran darah ke vagina meningkat
    • Ereksi
    • Detak jantung lebih cepat
    • Pernapasan lebih cepat

    2. Fase Arousal atau gairah

    Selama fase ini, perubahan fisik menjadi lebih intens saat merasa bergairah. Sensitivitas indra yang ada di tubuh meningkat, dan otot-otot menegang seirama saat berusaha mencapai orgasme.

    Seseorang mungkin mengalami hal berikut:

    • Detak jantung semakin cepat.
    • Tekanan darah meningkat.
    • Pernapasan menjadi lebih intens.
    • Aliran darah ke vagina semakin meningkat.
    • Klitoris menjadi sangat sensitif.
    • Testis tertarik ke dalam skrotum.
    • Kejang otot mulai terjadi di wajah, kaki, dan tangan.
    • Kelenjar mengeluarkan cairan untuk mempermudah seks.

    3. Fase orgasme

    Orgasme adalah puncak dari siklus seks. Itu terjadi saat otot-otot rileks setelah serangkaian kontraksi.

    Biasanya hanya berlangsung beberapa detik, tetapi bisa lebih lama bagi sebagian orang dan merupakan periode kenikmatan yang paling intens. Pada fase ini, seseorang akan merasakan:

    • Kontraksi otot di vagina.
    • Kontraksi otot di pangkal penis.
    • Detak jantung dan pernapasan cepat.
    • Pelepasan ketegangan seksual yang tiba-tiba dan intens.
    • Rasa bergairah atau ruam di kulit.
    • Perasaan euforia.

    4. Fase Resolusi

    Selama fase ini, tubuh mulai kembali normal. Endorfin membanjiri darah, dan orang tersebut mulai merasa senang, hangat, dan terkadang mengantuk.

    Beberapa wanita masih sensitif dalam fase ini dan dapat dirangsang untuk mencapai lebih banyak orgasme dan kenikmatan. Tetapi, para pria biasanya membutuhkan waktu.

    Tidak semua orang mencapai orgasme setiap saat, dan orgasme bukan hanya sekedar rasa kenikmatan fisik. Saat otak melepaskan endorfin, seseorang mendapatkan sensasi alami yang memicu kondisi mental yang membahagiakan.

    (sao/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy