Tag: telur

  • Nggak Perlu Racun, 5 Bahan Dapur Ini Bisa Jadi Jebakan Tikus


    Jakarta

    Tikus adalah salah satu hewan pengerat yang keberadaannya mengganggu di rumah. Tikus kerap mencuri makanan, mangacak-ngacak tempat sampah, hingga menggigit barang-barang di rumah.

    Tidak hanya itu, tikus juga kerap buang kotoran sembarangan. Jika kamu pernah perhatikan di sudut rumah ada benda berwarna coklat kecil-kecil, itu adalah kotoran tikus. Lalu, saat mereka buang air, baunya pun cukup menyengat.

    Keberadaannya yang tidak menguntungkan membuat mereka berupaya untuk mencegah hewan ini masuk ke rumah. Ada beberapa cara mencegah tikus datang ke rumah. Dilansir detikFood, berikut cara mencegah tikus masuk ke rumah cukup dengan bahan-bahan yang ada di dapur.


    Cara Mengusir Tikus

    1. Teh Celup Bekas

    Kantong Teh Celup Awalnya Dipakai Untuk Sampel Teh, Ini Fakta MenariknyaKantong Teh Celup Awalnya Dipakai Untuk Sampel Teh, Ini Fakta Menariknya Foto: Getty Images/iStockphoto/Mukhina1

    Teh celup bukan hanya berguna untuk membantu menghidangkan minuman dengan praktis, tetapi teh celup ini juga memiliki fungsi lainnya. Salah satunya adalah mengusir tikus. Kamu bisa menggunakan teh celup bekas, kemudian meletakkan di spot yang kerap dilewati tikus. Namun, kamu perlu memakai beberapa kantong teh celup agar lebih efektif.

    Alasan teh celup efektif karena menguarkan bau yang tidak disukai oleh tikus. Mengutip dari Pest Pointers, sebuah jurnal penelitian kimia dan farmasi menemukan jika teh terutama teh hitam memiliki kandungan tanin sebesar 11%-15%. Zat inilah yang menimbulkan aroma yang tidak disukai oleh tikus.

    2. Bubuk Kopi

    bubuk kopibubuk kopi Foto: Getty Images/oxana pospelova

    Bagi pecinta kopi, saatnya membuat jebakan tikus dengan stock kopi yang ada di rumah. Tikus tidak menyukai bau dari kopi karena terlalu tajam. Cara membuat jebakan adalah dengan menaburkan kopi di spot yang kerap dilewati tikus. Lakukan secara sering sampai tikus tidak lagi muncul di rumah.

    3. Merica Bubuk

    Coarse ground black pepper on a wooden spoon and spilled on an old, weathered wood surface.Coarse ground black pepper on a wooden spoon and spilled on an old, weathered wood surface. Foto: iStock

    Bahan di dapur yang memiliki bau yang kuat adalah merica bubuk. Kamu bisa menggunakan bahan ini sebagai benteng agar tikus tidak kembali ke rumah. Aroma dari merica bubuk sendiri adalah pedas, kamu juga pasti pernah merasakan saat memakan masakan yang dipakaikan dengan ini. Cara memakainya juga sama seperti bahan lain yakni cukup menaburkan bubuk merica di sudut-sudut rumah terutama di bagian dapur dan area yang bisa dijangkau tikus.

    Selain merica bubuk, kamu juga bisa menggunakan bubuk lada hitam. Taburi hanya secukupnya saja, karena jika terlalu banyak juga akan membuat lantai kotor saat terinjak.

    Jika tikus menemukan bubuk merica di banyak tempat, mereka pasti ogah berlama-lama di rumah. Setelah tikus kabur, jangan lupa membersihkan setiap sudut rumah yang ditaburi merica. Jangan lagi memakai merica bubuk yang telah disebar untuk makanan atau hidangan apa pun.

    4. Bawang Putih

    Bawang putihBawang putih Foto: Pixabay/stevepb

    Sudah bukan rahasia lagi jika bawang putih memiliki aroma yang kuat. Aroma ini juga tidak disukai oleh tikus. Cara mencegah tikus masuk ke rumah dengan bawang putih adalah dengan memasukkan irisan bawang putih ke dalam kain kasa. Letakkan bungkusan ini di area yang sering dijangkau tikus. Diamkan bungkusan bawang putih ini selama beberapa hari dan tikus tak akan berani datang lagi.

    5. Kulit Telur

    kulit telurkulit telur Foto: Getty Images

    Bahan satu ini cukup mudah dan ramah lingkungan karena cangkang telur yang sudah tidak terpakai bisa menjadi jebakan bagi tikus.

    Ambil beberapa kulit telur, tumbuk sampai halus. Kamu juga bisa menggunakan blender untuk membuat kulit telur halus menjadi bubuk. Keringkan kulit telur ini dengan cara dijemur di bawah sinar matahari.

    Taburkan bubuk kulit telur ini di sudut rumah. Bukan hanya tikus yang kabur tapi juga semut dan kecoa juga tak suka kulit telur. Bubuk kulit telur ini juga bisa dimanfaatkan sebagai pupuk organik.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Tempat yang Disukai Lalat untuk Bertelur


    Jakarta

    Lalat menjadi salah satu serangga yang sering berkeliaran di rumah. Lalat dikenal kotor, mengganggu, dan tidak baik untuk kesehatan. Lalat tidak memiliki sarang, tetapi lalat bisa bertelur di tumpukan area sekitar rumah.

    Lalat bereproduksi dengan sangat cepat, sehingga bukan hal aneh jika populasinya tumbuh dengan cepat setelah melihat lalat berada di rumah. Lalat biasanya bertelur di area yang mendukung keturunannya dengan persediaan makanan.

    Melansir Pest Pointers, berikut beberapa tempat yang diyakini menjadi tempat bertelurnya lalat di rumah.


    Sisa-sisa Makanan di Rumah

    Salah satu tempat yang paling sering dihinggapi lalat untuk bertelur adalah pada sisa makanan. Makanan yang ditaruh di luar dalam waktu yang lama, atau bahkan sisa-sisa kecil yang jatuh bisa menjadi tempat berkembang biak lalat.

    Saat lalat menemukan tempat berkembang biaknya, lalat akan memahami bahwa sisa makanan dapat mendukung keturunan barunya. Jika kamu membiarkan makanan di luar dalam waktu yang lama, hal ini akan memperbanyak lalat untuk menjadi tempat bertelur.

    Selain memastikan makanan tidak tertinggal dalam waktu lama, membersihkan sisa-sisa dan membuangnya dapat membantu mengurangi jumlah lalat di rumah.

    Dapur

    Mirip dengan makanan yang berserakan, tumpahan di dapur juga dapat memungkinkan lalat untuk berkembang biak. Kekacauan seperti tumpahan makanan yang tidak dibersihkan, atau bahan-bahan sisa yang menjadi tempat untuk bertelurnya lalat.

    Tumpahan yang berminyak, berlemak, atau membusuk akan menarik banyak lalat, karena zat-zat ini padat nutrisi dan kalori bagi keturunannya. Zat ini juga mengandung banyak protein, sehingga mendukung pertumbuhan dan reproduksi lalat baru.

    Kompos Dalam Ruangan

    Kompos menjadi tempat yang bagus untuk lalat bertelur. Kompos merupakan bahan yang sangat mirip dengan tempat lalat bertelur di alam. Di alam liar, lalat biasanya berkembang biak di bahan organik yang membusuk.

    Selain menjadi sumber makanan yang penting, kompos juga menarik bagi lalat karena panas yang dihasilkan. Panas ini optimal untuk mendukung perkembangan telur dan lalat muda yang sensitif terhadap suhu.

    Kotoran Hewan Peliharaan

    Tempat lain yang disukai oleh lalat adalah kotoran hewan peliharaan. Terkadang hewan peliharaan kamu meninggalkan kotoran di halaman atau bahkan di dalam rumah tanpa kamu sadari.

    Mirip dengan kompos, kotoran hewan peliharaan segar memiliki jumlah panas dan nutrisi yang tepat untuk mendukung telur lalat.

    Untuk mengatasinya, kamu dapat lebih waspada tentang di mana hewan peliharaan kamu buang air. Jika tidak sengaja buang air di dalam rumah, bersihkan secara menyeluruh dengan beberapa jenis semprotan disinfektan.

    Itulah beberapa area yang bisa menjadi tempat perkembangbiakan lalat di rumah. Hati-hati ya detikers!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Jurus Jitu Usir Tokek dari Rumah Pakai Bahan Dapur



    Jakarta

    Tokek adalah sejenis kadal mirip cicak tapi tubuhnya besar dan biasanya bercorak. Reptil satu ini kerap bersembunyi di rumah dan mengeluarkan suara berisik khas yang terkadang mengganggu.

    Selain berisik, hewan ini suka membuang kotoran di sembarang tempat. Belum lagi, sebagian orang ada yang takut melihat wujud tokek. Tokek ini juga bisa saja menggigit ketika merasa terancam.

    Jika ada tokek di rumah, kamu bisa coba mengusirnya dengan bahan-bahan di dapur lho. Yuk, simak caranya berikut ini seperti yang dikutip dari Cleanipedia.


    Cara Usir Tokek di Rumah

    Inilah cara mengusir tokek dari rumah dengan bahan dapur.

    1. Bawang Putih dan Bawang Merah

    Bawang merah dan bawang putih memiliki aroma yang kurang disukai hewan ini. Kamu cukup iris tipis bawang. Irisan bawang tersebut memberikan rangsangan yang mampu mengusir tokek.

    Potong bawang menjadi dua lalu tinggalkan di tempat persembunyian tokek dan cicak yang kamu tahu. Tokek biasanya suka tempat yang lumayan hangat dan sepi seperti di pintu masuk dari luar rumah.

    2. Cangkang Telur

    Jika kamu punya sisa cangkang telur jangan dibuang sebab cangkang telur bisa untuk menakut-nakuti tokek. Karena jika hewan ini melihat cangkang telur mereka akan berpikir itu merupakan seekor ‘predator’.

    Sisakan dua bagian cangkang telur di area sekitar rumah seperti di pintu masuk luar atau di dapur. Jangan hancurkan cangkang telur cukup biarkan terbelah menjadi dua.

    Taruh sepasang dua bagian di setiap pintu masuk sudah cukup, dijamin tokek akan kabur. Agar cangkang telur tetap segar, ganti setiap tiga minggu hingga satu bulan.

    3. Ampas Kopi

    Jangan buang ampasnya jika selesai menyeduh kopi sebab kamu bisa letakkan di sebuah wadah dan keringkan dengan menjemurnya di terik matahari selama beberapa jam.

    Ampas kopi yang sudah kering bisa jadi senjata ampuh untuk mengusir tokek karena bau kopi sanggup membuat tokek ngeri dan tidak bakal mendekat.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Mengatasi Air Sumur Bau, Terbukti Efektif


    Jakarta

    Air sumur masih digunakan sebagian besar masyarakat untuk memenuhi kebutuhan air harian, mulai dari minum, mandi, hingga masak. Namun tak jarang air sumur di rumah berbau tak sedap, bahkan tidak jernih atau berwarna.

    Padahal ciri-ciri air layak konsumsi antara lain tidak beraroma bau, tak memiliki rasa maupun warna. Air yang tidak memenuhi kriteria di atas kemungkinan sudah tercemar dan tidak patut dikonsumsi karena dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan.

    Lantas, apa penyebab air sumur bau dan bagaimana cara mengatasinya?


    Penyebab Air Sumur Bau

    Dilansir MN Department of Health, sejumlah penyebab air sumur di rumah bau, yaitu:

    1. Gas Hidrogen Sulfida

    Gas hidrogen sulfida (H2S) mampu membuat air berbau seperti telur busuk. Gas ini dapat muncul di sumur mana saja karena terjadi secara alamiah dari hasil pembusukan dan reaksi kimia dengan tanah dan bebatuan.

    Polusi yang terjadi juga bisa membuat air sumur tercemar dan mengeluarkan bau. Gas H2S dapat berbahaya jika kadarnya tinggi. Sehingga penting untuk mensterilkan air dari gas.

    2. Bakteri Sulfur

    Bakteri sulfur juga bisa memproduksi gas H2S. Meski tergolong tak berbahaya, bakteri sulfur bantu merangsang pertumbuhan bakteri lain seperti bakteri besi. Lendir yang dihasilkan bakteri mampu menyumbat sistem perpipaan sumur.

    Cara Mengatasi Air Sumur yang Bau

    Apabila air sumur berbau tak sedap juga ditemukan lendir berwarna putih, abu-abu, atau kehitaman serta noda hitam dan korosi pada sistem perpipaan dan komponen logam mesin air, bisa jadi air sumur telah terkontaminasi gas hidrogen sulfida dan bakteri sulfur.

    Jika demikian, sejumlah cara berikut dapat dilakukan untuk mengatasi air sumur yang bau:

    1. Gunakan Kaporit

    Kaporit biasa digunakan sebagai zat disinfektan air. Senyawa kimia ini ampuh untuk menjernihkan juga menghilangkan bau pada air.

    Namun air yang diberi kaporit tidak dapat langsung dikonsumsi. Mesti tunggu beberapa hari sampai baunya menghilang dan barulah air bisa digunakan kembali.

    2. Bersihkan Dinding Sumur

    Bau yang muncul mungkin diakibatkan oleh bakteri yang menempel di dinding sumur. Untuk menghilangkannya, cairan klorin yang dapat dipakai.

    3. Gali Sumur Lebih Dalam

    Air sumur yang bau dan keruh bisa disebabkan oleh sumur yang kurang dalam. Karena ini, sumur dapat digali lebih dalam lagi supaya air kotor tidak masuk ke dalamnya. Dinding sumur juga bisa dilapisi dengan tembok beton agar lebih tinggi dan tak mudah bocor sehingga air kotor tak mengkontaminasi air di dalamnya.

    4. Disinfeksi Sumur

    Jika air sumur masih bau, larutan klorin tingkat kuat bisa digunakan untuk disinfeksi sumur lebih lanjut. Disarankan memanggil jasa profesional apabila tidak mampu melakukan disinfeksi sumur mandiri untuk pengerjaan yang lebih efisien.

    5. Bor Sumur Baru

    Apabila sumber bau berasal dari air tanahnya, mengebor sumur baru di lokasi berbeda menjadi cara terakhir yang dapat dilakukan. Bisa juga pertimbangkan untuk berlangganan air ke perusahaan pengolahan dan penyediaan air bersih.

    (azn/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Hati-Hati, Shower Bau Telur Busuk Bisa Jadi Tanda Masalah Ini



    Jakarta

    Kamar mandi merupakan tempat yang rawan muncul bau-bau tidak sedap. Penyebabnya karena lembap atau sisa kotoran. Termasuk shower juga bisa berbau seperti telur busuk lho.

    Kondisi seperti itu bisa mengganggu ketenangan kamu saat menggunakan kamar mandi. Jika menghadapi kondisi seperti itu, segera atasi sampai akar masalahnya ya.

    Namun, kenapa air shower bisa bau telur busuk? Yuk, simak penjelasannya berikut ini yang dikutip dari Bell Bros.


    Penyebab Air Shower Berbau Telur Busuk

    Meski baunya seperti telur busuk, bukan berarti ada unsur telur di dalam air ya. Bau tersebut ternyata muncul dari bakteri pemakan sulfat.

    Tenang saja, bakteri ini secara umum tidak berbahaya kok. Akan tetapi, menimbulkan bau tidak sedap di kamar mandi.

    Bakteri tersebut tinggal di tempat-tempat tanpa udara dan menghasilkan gas hidrogen sulfida dari mengonsumsi mineral sulfat. Nah, gas hidrogen sulfida ini yang beraroma seperti telur busuk.

    Kalau air shower kamu beraroma telur busuk, kemungkinan ada kandungan mineral sulfat di dalam air. Kemudian, bakteri tengah memakan mineral tersebut.

    Sumber Masalah

    Saat menghadapi kondisi ini, kamu harus mengidentifikasi dulu sumber masalahnya. Berikut dua sumber masalah yang bisa sebabkan air bau telur busuk.

    1. Bakteri Bersarang di Mesin Pemanas Air

    Jika bau telur busuk muncul setiap kamu mandi air hangat, kemungkinan besar masalahnya ada pada mesin pemanas air atau water heater. Bau tersebut disebabkan oleh bakteri pereduksi sulfat yang tumbuh di dalam water heater. Segera atasi dengan memanggil ahlinya untuk membersihkan mesin.

    2. Bakteri Tumbuh di Sumber Air

    Kalau bau busuk masih timbul saat menggunakan air dingin, ada potensi bakteri pemakan sulfat tumbuh di sumber air. Bagi kamu pengguna air sumur, bisa memanggil profesional untuk mengatasinya. Sementara pengguna air dari perusahaan air mungkin bisa mempertimbangkan memasang sistem filter air di rumah.

    Itulah penyebab air shower berbau seperti telur busuk. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Mudah Bersihkan Wastafel yang Sudah Bau Telur Busuk



    Jakarta

    Terkadang muncul bau busuk dari wastafel. Kondisi ini sebenarnya wajar terjadi karena fungsinya sebagai tempat untuk membersihkan sisa-sisa kotoran peralatan dapur dan alat makan.

    Adakalanya wastafel bisa muncul bau tak sedap seperti telur busuk. Kondisi ini mungkin terjadi karena sisa makanan menempel di dalam saluran air dan mendekap hingga busuk lama kelamaan.

    Jika sudah mengeluarkan bau tentu sangat mengganggu aktivitas sehari-hari di rumah. sebagian orang merasa sulit menangani hal ini jika sudah menyangkut dengan pipa air, bahkan kemungkinan pada akhirnya akan memanggil tukang.


    Namun, sebenarnya Kamu bisa mengatasi bau busuk ini hanya dengan memanfaatkan bahan-bahan di dapur lho, yaitu dengan salah satu solusi berikut :

    Untuk membersihkannya, dikutip dari The Washington Post, pertama-tama potong lemon dan masukkan ke dalam wastafel bersamaan dengan beberapa sendok makan garam dan beberapa es batu.

    Kemudian nyalakan air untuk menghancurkan lemon dan es hingga halus.

    Fungsi lemon dapat menghilangkan bau busuk tersebut sedangkan es dan garam akan membersihkan sisa-sisa buih di dalamnya. Semoga bermanfaat!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Bahan yang Bisa Usir Cicak dari Rumah



    Jakarta

    Cicak memang bukanlah hewan pengganggu yang berada di rumah. Tapi, terkadang kehadiran cicak juga suka mengjengkelkan.

    Kotoran dan telur cicak yang berserakan kerap mengganggu pemandangan dan kebersihan di rumah. Belum lagi bangkai cicak yang sudah mati juga menimbulkan bau dan bakteri.

    Cicak pun kerap tiba-tiba jatuh dari tembok atau langit-langit dan mengenai makanan atau minuman.


    Sehingga, ada orang yang tak suka dengan keberadaan binatang melata ini. Lalu bagaimana cara mengusir cicak agak tak banyak berkeliaran di rumah.

    Sebetulnya, mengusir cicak bisa dilakukan lewat cara yang mudah, bahkan hanya dengan menggunakan bahan-bahan yang ada di rumah.

    Ini cara mengusir cicak di rumah

    Bawang Merah dan Bawang Putih

    Letakkan bawang merah dan bawang putih di sekitar rumah untuk mencegah cicak memasuki area dalam rumah. Kamu bisa menaruh bawang merah dan bawang putih dalam botol berisi air dan menyemprotkan air tersebut ke sudut-sudut dan sekitar titik masuk rumah.

    Bau bawang merah dan bawang putih yang kuat tidak menarik bagi cicak, sehingga cicak akan menghindari tempat-tempat yang berbau menyengat ini.

    Kamper

    Kamper memiliki bau yang kuat untuk mengusir berbagai jenis hama, termasuk cicak. Letakkan kamper di area yang sering didatangi cicak, seperti di bawah lemari dapur dan kamar mandi.

    Namun, kamu harus memperhatikan sekitar. Hal ini dikarenakan kamper mengandung bahan kimia beracun, sehingga berbahaya bagi anak-anak dan hewan peliharaan.

    Tanaman

    Beberapa tanaman memiliki bau yang tidak sedap bagi cicak, seperti peppermint, ekaliptus, atau serai. Tanamlah di kebun sebagai cara yang mudah dan praktis untuk mengusir cicak dari halaman rumah kamu.

    Ampas Kopi

    “Ampas kopi merupakan obat rumahan yang ampuh untuk mengusir cicak dari rumah, karena baunya yang kuat dan teksturnya yang kasar tidak disukai cicak,” kata Dr. Kathryn Dench, kepala penasihat ilmiah untuk Paw Origins.

    Taburkan bubuk kopi di sekitar pondasi rumah dan di dekat titik masuk untuk mencegah cicak masuk ke dalam rumah kamu.

    Merica

    Lada bersifat mengganggu bagi cicak. Jadi menyemprotkan semprotan merica di area dalam rumah atau di sekitar bagian luar merupakan cara yang bagus untuk mengusir cicak dari rumah.

    Kamu dapat membuat semprotan merica sendiri dengan mencampur air dan cabai rawit atau bubuk cabai. Semprotkan campuran di sudut-sudut kosong dekat titik masuk dan sudut tersembunyi lainnya.

    “Bau yang menyengat akan membuat cicak berpikir dua kali sebelum melintasi pintu masuk yang disemprot merica,” kata Wilson.

    Kucing Peliharaan

    Kucing tidak hanya suka mengejar tikus, kucing juga suka mengejar dan menangkap reptil kecil seperti cicak. Sehingga cicak yang tersisa akan ketakutan.

    “Meskipun kucing kamu bukan pemburu alami, seringkali cicak akan sangat takut hingga tidak mendirikan tempat di rumah kamu saat mereka dikejar-kejar oleh kucing yang ingin tahu,” kata Brett Bennett, direktur operasional untuk PURCOR Pest Solution.

    Itulah beberapa cara untuk mengusir cicak dari rumah. Semoga bermanfaat!

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Cacing yang Sering Muncul di Kamar Mandi dan Penyebabnya


    Jakarta

    Sebagian orang akan panik ketika melihat cacing tiba-tiba muncul dari lantai kamar mandi. Cacing ini bisa muncul di sela-sela lantai, nat atau dari lubang pembuangan air.

    Ternyata, cacing yang muncul di kamar mandi ada beberapa macam. Mereka pun muncul bukan tanpa sebab. Sistem pembuangan limbah adalah salah satu tempat berkembang biak hewan melata ini.

    Oleh karena itu, penting bagi kita untuk tetap menjaga kebersihan kamar mandi agar cacing tak lagi muncul. Misalnya, membersihkan lantai dengan cairan karbol atau pembersih yang tepat secara rutin.


    Tidak meninggalkan sampah dan tidak membuang sisa sampah atau apapun lewat saluran pembuangan air.

    Selengkapnya, ini 4 jenis cacing yang kerap muncul di kamar mandi dan penyebabnya:

    Jenis cacing yang muncul di kamar mandi dan sebabnya

    1. Cacing Darah

    Cacing darah biasanya juga dikenal dengan nama cacing selokan. Cacing ini mengandung zat besi dan porfirin dalam tubuhnya sehingga warnanya terlihat merah tak begitu mencolok. Cacing darah sering muncul terbawa air yang terkontaminasi atau air kotor dari selokan.

    Bila cacing ini muncul, berarti kamar mandi tak bersih, pasokan air kurang, dan ada penumpukan di saluran pembuangan limbah.

    2. Cacing Rambut Kuda

    Cacing ini awalnya berbentuk telur yang muncul dari perut serangga seperti jangkrik atau kecoa. Bila kita melihat kecoa di dalam kamar mandi dan membunuhnya, maka organ dalam yang terburai dari tubuh kecoa itu akan memunculkan cacing rambut kuda.

    Cacing rambut kuda ini banyak dianggap sebagai parasit manusia yang bisa menimbulkan penyakit.

    3. Cacing Tanah

    Cacing ini yang sering ditemui di kamar mandi. Cacing tanah biasanya muncul dari sela-sela lantai atau nat. Cacing tanah bisa muncul di kamar mandi karena lantai keramik pecah atau tidak tertutup sempurna sehingga ada celah baginya untuk keluar.

    4. Larva Lalat

    Lalat saluran pembuangan paling banyak ditemukan di kamar mandi, namun kebanyakan orang tidak dapat mengenalinya. Cacing ini memiliki saluran pernapasan berwarna gelap yang mencolok dan garis gelap di bagian punggung.

    Meskipun cacing ini tidak berbahaya bagi manusia, keberadaanya di sekitar kita tentu meresahkan. Kehadiran cacing ini merupakan indikasi adanya serangga lalat di saluran air kamu.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Waspada! Ini 4 Tempat di Rumah yang Jadi Sarang Lalat Bertelur



    Jakarta

    Lalat merupakan hama yang bisa muncul di rumah. Hewan ini dianggap hama karena bisa mengganggu kesehatan orang. Apalagi hewan ini mudah bertelur.

    Lalat bisa bertelur di berbagai tempat di area rumah. Hal itu yang membuat populasi lalat bisa tumbuh dengan cepat di sekitar rumah.

    Lalat biasanya bertelur di area yang mendukung keturunannya dengan persediaan makanan. Melansir Pest Pointers, berikut beberapa tempat yang diyakini menjadi tempat bertelurnya lalat di rumah.


    Sisa-sisa Makanan di Rumah

    Salah satu tempat yang paling sering dihinggapi lalat untuk bertelur adalah pada sisa makanan. Makanan yang ditaruh diluar dalam waktu yang lama, atau bahkan sisa-sisa kecil yang jatuh.

    Saat lalat menemukan tempat berkembang biaknya, lalat akan memahami bahwa sisa makanan dapat mendukung keturunan barunya. Jika kamu membiarkan makanan di luar dalam waktu yang lama, hal ini akan memperbanyak lalat untuk menjadi tempat bertelur.

    Selain memastikan makanan tidak tertinggal dalam waktu lama, membersihkan sisa-sisa dan membuangnya dapat membantu mengurangi jumlah lalat di rumah.

    Dapur

    Mirip dengan makanan yang berserakan, tumpahan di dapur juga dapat memungkinkan lalat untuk berkembang biak. Kekacauan seperti tumpahan makanan yang tidak dibersihkan, atau bahan-bahan sisa yang menjadi tempat untuk bertelurnya lalat.

    Tumpahan yang berminyak, berlemak, atau membusuk akan menarik banyak lalat, karena zat-zat ini padat nutrisi dan kalori bagi keturunannya. Zat ini juga mengandung banyak protein, sehingga mendukung pertumbuhan dan reproduksi lalat baru.

    Kompos Dalam Ruangan

    Kompos menjadi tempat yang bagus untuk lalat bertelur. Kompos merupakan bahan yang sangat mirip dengan tempat lalat bertelur di alam. Di alam liar, lalat biasanya berkembang biak di bahan organik yang membusuk.

    Selain menjadi sumber makanan yang penting, kompos juga menarik bagi lalat karena panas yang dihasilkan. Panas ini optimal untuk mendukung perkembangan telur dan lalat muda yang sensitif terhadap suhu.

    Kotoran Hewan Peliharaan

    Tempat lain yang disukai oleh lalat adalah kotoran hewan peliharaan. Terkadang hewan peliharaan kamu meninggalkan kotoran di halaman atau bahkan di dalam rumah tanpa kamu sadari.

    Mirip dengan kompos, kotoran hewan peliharaan segar memiliki jumlah panas dan nutrisi yang tepat untuk mendukung telur lalat.

    Untuk mengatasinya, kamu dapat lebih waspada tentang di mana hewan peliharaan kamu buang air. Jika tidak sengaja buang air di dalam rumah, bersihkan secara menyeluruh dengan beberapa jenis semprotan disinfektan.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Cara Ampuh Membasmi Cacing di Kamar Mandi dan Saluran Air


    Jakarta

    Cacing bisa muncul di kamar mandi karena faktor tertentu. Misalnya, karena kelembapan tinggi maupun saluran air yang kotor.

    Kehadiran cacing di kamar mandi bagi sebagian orang akan mengganggu kebersihan, sehingga menimbulkan rasa tidak nyaman. Untuk itu, ketahui apa saja cara untuk mengatasi cacing di kamar mandi di bawah ini.

    Tips Menghilangkan Cacing di Kamar Mandi

    Dikutip dari laman Discover Hubpages, berikut adalah cara untuk membasmi cacing di kamar mandi:


    1. Pakai Boraks atau Pemutih ke Saluran Air

    Biasanya cacing akan bertelur di permukaan dekat saluran pembuangan. Kamu bisa membersihkan permukaan saluran air tersebut dengan pemutih.

    Pasalnya, zat kimia akan membunuh telur dan juga cacing-cacing yang bersembunyi di nat.

    2. Gunakan Baking Soda dan Cuka Putih ke Saluran Air

    Zat kimia dalam baking soda maupun cuka putih akan menghancurkan bahan organik. Hal ini akan sehingga memudahkan pembersihan saluran air, sekaligus membunuh cacing.

    3. Tuangkan Air Panas ke Saluran Pembuangan

    Air panas akan memecah bahan organik yang menempel di permukaan saluran pembuangan, termasuk cacing. Ini tentu akan menghambat perkembangan cacing dan bisa membunuh cacing secara langsung.

    4. Bersihkan Filter Pembuangan

    Filter saluran pembuangan menjadi salah satu area yang sering dihidupi cacing. Filter ini adalah tempat berkembang biaknya lalat dewasa, makannya kita harus membersihkannya secara teratur.

    Bersihkan dan buanglah benda-benda seperti kotoran, debu, dan rambut dari filter ini.

    5. Pakai Minyak Mineral untuk Mencegah Infestasi

    Minyak mineral bekerja dengan baik untuk saluran pembuangan. Minyak ini akan melapisi permukaan saluran pembuangan untuk mengusir lalat dewasa, maupun cacing yang bertelur di permukaannya.

    6. Bunuh Cacing dengan Insektisida

    Sejumlah insektisida mampu membunuh organisme, termasuk cacing. Namun, disarankan pakai insektisida alami dan organik.

    Untuk membasmi cacing di kamar mandi secara efektif dengan insektisida, kamu hanya perlu mengoleskannya di dalam saluran pembuangan dan di sekitar filter.

    7.Pakai Pembersih Bio-Enzimatik

    Pembersih ini akan memudahkan pembersihan saluran air. Ia akan membuat kotoran lebih mudah dibuang dan cacing pun hilang.

    Penyebab Kamar Mandi Ada Cacingnya

    Dari catatan detikProperti, berikut adalah beberapa alasan mengapa ada cacing di lantai kamar mandi:

    • Sumber air yang kemungkinan menjadi tempat pertumbuhan organisme.
    • Kondisi drainase, yang bisa menjadi jalur cacing masuk lewat saluran pembuangan.
    • Permukaan kamar mandi yang ada paparan permukaan tanahnya, sehingga cacing bisa menyusup ke celah-celah ubin.
    • Kondisi kamar mandi yang lembap dan basah, karena kondisi ini akan memungkinkan menjadi tempat cacing hidup hingga berkembangbiak.

    Penting dicatat, agar tidak ada cacing di kamar mandi pastikan kamar mandi bersih, tidak lembap, tidak ada i wastafel atau bak mandi yang retak, dan pastikan saluran pembuangan dan semua sudut bersih.

    (khq/fds)



    Sumber : www.detik.com