Tag: teman mudik 2024

  • Lakukan 5 Hal Ini untuk Menyambut Tamu yang akan Menginap saat Lebaran


    Jakarta

    Lebaran merupakan momen yang tepat untuk berkumpul bersama keluarga tercinta. Banyak orang bahkan kembali ke kampung halaman untuk bertemu kerabat yang sudah lama tak dijumpai.

    Apabila kamu bakal kedatangan tamu yang akan menginap di rumah, ada baiknya mempersiapkan beberapa hal di seputar rumah. Selain menyediakan tempat menginap yang nyaman bagi tamu, hal ini bisa menjadi menunjukkan kamu menyambut kedatangan mereka dengan baik.

    Melansir dari C’s home & office management, berikut ini beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk menyambut tamu yang akan menginap saat Lebaran.


    1. Bersihkan Rumah

    Hal terpenting dalam mempersiapkan rumah untuk menyambut kedatangan tamu adalah membersihkan dan merapikan rumah. Langkah ini termasuk membuang sampah, mencuci piring, menyapu dan mengepel lantai, serta membersihkan debu di sekitar rumah. Selain itu, kamu juga bisa mengatur ulang furnitur untuk menciptakan lebih banyak ruang gerak bagi para tamu.

    2. Sediakan Bantal dan Kasur

    Tergantung pada jumlah tamu yang akan menginap, kamu perlu menyediakan bantal, selimut, dan kasur yang cukup untuk mereka tidur. Atur di mana para tamu akan tidur sebelum mereka datang supaya tidak pusing pada hari H.

    3. Siapkan Kebutuhan Kamar Mandi

    Tentunya para tamu akan menggunakan kamar mandi untuk mandi maupun buang air. Jadi pastikan sudah menyediakan tisu, sabun, dan handuk untuk mereka gunakan. Sebagai tambahan, sebaiknya menyediakan sikat gigi barangkali mereka tidak membawa dari rumah.

    4. Pastikan Persediaan Makanan & Alat Makan

    Lalu, pastikan persediaan makanan dan alat makan memadai untuk para tamu. Sebaiknya menyimpan makanan dan camilan lebih agar sewaktu-waktu tidak sampai kehabisan makanan. Jangan lupa juga bahan masakan dan minuman esensial seperti minyak goreng, garam, gula, kopi, dan teh.

    5. Tur Keliling Rumah

    Ketika tamu sudah sampai di rumah, sempatkan untuk mengajak mereka berkeliling rumah. Hal ini penting agar mereka tahu letak ruangan maupun barang sekaligus mengajarkan mereka cara menggunakan peralatan di sekitar rumah.

    Demikian beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk menyambut kerabat yang akan menginap di rumah saat Lebaran. Semoga membantu!

    Ikuti berita-berita terkini arus mudik dan arus balik di BRI Teman Mudik.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Rumah Bebas Debu Selama Ditinggal Mudik


    Jakarta

    Saat pergi mudik, rumah akan ditinggal selama beberapa hari. Masalah yang sering muncul adalah masalah debu yang menumpuk di rumah. Debu bisa mengganggu kenyamanan dan kebersihan rumah, dan bisa menjadi pekerjaan rumah yang melelahkan untuk dibersihkan setelah pulang dari mudik. Oleh karena itu penting untuk menjaga rumah supaya bebas agar kita bisa menikmati liburan tanpa khawatir kembali ke rumah yang berdebu.

    Bagaimana caranya? Ada beberapa tips sederhana yang bisa membantu menjaga rumah tetap bebas debu selama kita pergi mudik. Melansir dari laman Apartment Therapy, simak tipsnya di bawah ini.

    Kemasi Kertas dan Kain

    Bereskan pakaian kotor dan pakaian yang berserakan karena kain adalah salah satu tempat menumpuknya debu. Lebih baik untuk menyimpan pakaian yang tidak terpakai di dalam kotak penyimpanan. Selain itu, pastikan untuk merapikan kertas sebelum berangkat. Majalah, koran, dan kotak kardus sering menjadi sumber debu, jadi lebih baik untuk menyimpannya di luar ruangan jika memungkinkan.


    Bersihkan Rumah Menggunakan Vacuum Cleaner

    Membersihkan rumah dengan vacuum cleaner adalah hal yang wajib dilakukan sebelum pergi mudik. Vacuum cleaner memiliki kemampuan untuk membersihkan debu dengan lebih efektif dibandingkan dengan sapu. Jadi, agar rumah tidak terlalu berdebu saat ditinggal, pastikan untuk membersihkan setiap sudutnya menggunakan vacuum cleaner.

    Gunakan Alat Pembersih Udara (Air purifier)

    Menggunakan air purifier akan sangat membantu kamu untuk mendapatkan rumah yang bebas debu saat ditinggal mudik. Mesin berguna untuk mengumpulkan dan memerangkap debu yang ada di udara. Pastikan untuk menggunakan air purifier yang sudah menggunakan filter HEPA dan letakkan di dekat pintu atau jendela untuk hasil yang maksimal.

    Lapisi Perabotan di Rumah dengan Koran atau Plastik

    Melapisi barang-barang di rumah dengan koran atau plastik adalah cara sederhana namun efektif untuk melindungi mereka dari debu dan kotoran. Koran atau plastik bertindak sebagai penghalang yang mencegah debu menempel langsung pada permukaan barang, sehingga memudahkan dalam membersihkannya nanti. Barang-barang yang penting untuk ditutupi adalah kasur, sofa, dan bagian atas lemari atau meja. Setelah kembali ke rumah, kamu hanya cukup membuang atau membereskan koran dan plastik tersebut tanpa harus membersihkan perabotan rumah satu-persatu.

    Ikuti berita-berita terkini arus mudik dan arus balik di BRI Teman Mudik.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini Hal yang Harus Dilakukan di Rumah Usai Mudik Lebaran


    Jakarta

    Bagi kamu yang menghabiskan waktu Lebaran di luar kota, tentunya meninggalkan rumah dalam waktu yang lama. Rumah yang ditinggalkan dalam waktu lama tentu akan kotor.

    Setelah kembali liburan, tentunya harus mulai membersihkan rumah agar nyaman dipakai. Nah, berikut ini adalah hal-hal yang harus kamu lakukan setelah mudik Lebaran di kampung halaman.

    Dilansir dari Apartment Therapy, berikut ini hal-hal yang harus kamu lakukan setelah pulang ke rumah usai mudik Lebaran, yaitu:
    – Kosongkan koper dan pisahkan pakaian kotor


    – Taruh peralatan mandi kembali di kamar mandi

    – Simpan koper

    – Cuci, keringkan, dan simpan baju kotor usai mudik Lebaran

    – Beli makanan atau bahan belanja secara online agar lebih mudah

    Selain itu, ada beberapa bagian rumah yang bisa kamu bersihkan terlebih dahulu. Dilansir dari HN Magazine, berikut ini bagian-bagian rumah yang harus diperiksa setelah pulang mudik.

    1. Dapur

    Kamu harus membersihkan dapur terlebih dahulu karena bagian ini digunakan untuk mempersiapkan makanan. Kamu bisa membuang sisa makanan yang ada agar tidak mengundang serangga maupun tikus.

    2. Kulkas

    Periksa makanan basi yang ada di kulkas dan buang jika ada. Pastikan bahan makanan di kulkas tidak berjamur atau berlendir dan masih layak untuk dimakan.

    Bersihkan rak-rak yang ada di kulkas dengan sabun dan air atau pembersih khusus. Setelah itu, bilas dengan air bersih sebelum dikeringkan.

    3. Ruang Keluarga

    Selanjutnya adalah ruang keluarga. Bersihkan semua permukaan dari debu yang menumpuk, baik di perabotan rumah, lantai, maupun meja.

    Jika rumah kamu menggunakan karpet, sebaiknya segera sedot debu pada karpet dengan vacuum cleaner. Lalu, bersihkan jendela dan gorden.

    4. Cek Alat Elektronik

    Pastikan alat elektronik seperti TV, komputer, charger handphone, maupun remote kontrol masih berfungsi dengan baik. Jika baterai yang digunakan habis, segera ganti dengan yang baru agar tidak menimbulkan masalah nantinya.

    Setelah mengecek itu semua, kamu bisa mulai mengecek kamar tidur. Kamu bisa mengganti seprai dengan yang baru karena sudah lama tidak ditempati.

    Lalu, kamu juga bisa mengecek bagian kamar mandi. Kamu bisa membersihkannya juga sembari mengisi peralatan mandi yang sudah habis.

    Ikuti berita-berita terkini arus mudik dan arus balik di BRI Teman Mudik.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Mau Dekorasi Ruang Tamu? Singkirkan Dulu 4 Barang Mengganggu Ini!


    Jakarta

    Ruang tamu adalah ruangan pertama yang akan dilihat oleh tamu. Seperti namanya, ruangan ini digunakan untuk menerima tamu, maka sebisa mungkin harus selalu rapih dan bersih.

    Barang-barang yang biasanya diletakkan di ruang tamu adalah meja, kursi, dan mungkin ditambahkan karpet agar lebih hangat. Pencahayaan yang baik juga dibutuhkan agar saat mengobrol lebih nyaman.

    Selain ketiga benda tadi, kamu bebas untuk menambahkan interior lain seperti jam, lukisan, foto keluarga, atau hiasan kecil di meja. Melansir dari Homes and Gardens, Sabtu (6/3/2024), ternyata ada beberapa benda yang tidak perlu diletakkan di ruang tamu karena mengganggu, diantaranya sebagai berikut.


    1. Bantal

    Bantal sebenarnya adalah bagian dari kursi di ruang tamu, tetapi jika terlalu banyak hingga menutupi tempat duduk justru akan mengganggu.

    Terlalu banyak bantal di rumah juga menambah debu di ruang tamu. Apalagi bagi kamu yang jarang menjemur atau membersihkan debu di rumah. Debu yang terlalu lama didiamkan juga bisa menciptakan bau apek. Maka dari itu, di ruang tamu tidak perlu banyak bantal dan kamu perlu sering membersihkannya.

    2. Alat Elektronik

    Biasanya pemasangan alat elektronik seperti televisi, speaker, komputer, dan lainnya di ruang tamu dikarenakan rumah tidak terlalu luas. Alhasil ruang tamu juga berfungsi sebagai ruang keluarga.

    Alasan televisi, komputer, speaker, dan lainnya sebaiknya tidak diletakkan di ruang tamu adalah mudah berdebu. Bahkan jika warna benda tersebut gelap, debu tetap akan terlihat. Selain itu, keberadaan alat elektronik di ruang tamu juga membuat fokus tamu terpecah, apalagi jika televisi sedang dihidupkan.

    Memindahkan alat elektronik dari ruang tamu juga membuat ruangan jadi lebih luas dan tampilannya jadi lebih rapih dan nyaman.

    3. Sepatu

    Ada beberapa orang memiliki kebiasaan menyimpan sepatu di dalam rumah atau di dekat pintu karena takut dirusak tikus atau hilang. Daripada diletakkan di dekat pintu dan ruang tamu, kamu bisa membuat penyimpanan sepatu tertutup di dekat pintu masuk. Namun kamu perlu menggeser ruang tamu agar akses masuk tidak sempit. Adanya sepatu di dalam rumah akan menambah debu, mengganggu estetik, dan tidak rapih.

    4. Barang Pribadi

    Ruang tamu sebaiknya diisi dengan barang-barang yang berguna. Jika kamu senang bekerja, belajar, atau bermain di ruang tamu, langsung rapihkan barang ke tempatnya. Jangan tinggalkan barang pribadi di bawah meja atau di samping sofa ruang tamu. Barang seperti buku, majalah, koran juga sebaiknya tidak disimpan di ruang tamu.

    Benda tersebut hanya menambah debu di ruang tamu dan bisa menarik perhatian tamu untuk memegang, mengambil atau melihat barang tersebut.

    Ikuti berita-berita terkini arus mudik dan arus balik di BRI Teman Mudik temanmudik.detik.com

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Intip 5 Tutorial Hijab Simple Cocok untuk Mudik, Pakainya Satset Tetap Rapi

    Jakarta

    Saat mudik tentunya kamu ingin memakai hijab yang nyaman selama di perjalanan. Berikut ini tutorial hijab yang bisa kamu pakai saat mudik.

    Kamu bisa menggunakan hijab instan bahan jersey dan rayon yang adem saat mudik. Selain itu hijab instan tidak membutuhkan menggunakan jarum pentul dan peniti.


    Wolipop sudah merangkum tutorial hijab yang simple untuk mudik. Berikut tutorial hijab simple yang cocok untuk mudik Lebaran:

    1. Tutorial hijab kasual

    Tutorial hijab cocok untuk mudik gampang digunakan dan tetap rapi.Tutorial hijab cocok untuk mudik gampang digunakan dan tetap rapi. Foto: Dok. Instagram @yeppushop.

    Buat kamu yang tak ingin repot, bisa pakai hijab segi empat instan. Tak usah menggunakan jarum pentul atau peniti, hijab sudah tegak dan langsung rapi. Caranya langsung pakai dan ikat kedua ujung hijab seperti ini.

    2. Tutorial hijab syari

    Tutorial hijab cocok untuk mudik gampang digunakan dan tetap rapi.Tutorial hijab cocok untuk mudik gampang digunakan dan tetap rapi. Foto: Dok. Instagram @yeppushop.

    Selanjutnya kamu bisa pakai gaya hijab syari dengan menggunakan hijab pashmina instan untuk mudik. Langkah pertama bentuk hijab sesuai dengan bentuk wajah, sematkan jarum pentul atau peniti di bawah dagu.

    Sampirkan ujung hijab sebelah kanan ke belakang pundak, tarik sisi hijab sebelah kiri dan bentuk menutupi dada. Sematkan bros kesayangan kamu atau jarum pentul ukuran kecil.

    3. Tutorial hijab ikat

    Tutorial hijab cocok untuk mudik gampang digunakan dan tetap rapi.Tutorial hijab cocok untuk mudik gampang digunakan dan tetap rapi. Foto: Dok. Instagram @yeppushop.

    Karakter hijab instan bahan rayon menyerap keringat dan gampang dibentuk. Hijab jenis ini cocok untuk perjalanan mudik.

    Tali yang terdapat pada hijab bisa kamu sembunyikan ke dalam hijab dan diikat belakang kepala. Kemudian kedua ujung hijab diikat rapi ke belakang.

    4. Tutorial hijab meleyot kekinian

    Tutorial hijab cocok untuk mudik gampang digunakan dan tetap rapi.Tutorial hijab cocok untuk mudik gampang digunakan dan tetap rapi. Foto: Dok. Instagram @yeppushop.

    Hijab model meleyot atau tidak tegak sempurna di dahi juga bisa kamu pakai saat mudik. Sebaiknya kamu memakai inner hijab atau ninja agar bagian rambut dan leher tak terlihat. Selanjutnya kamu bisa langsung menyampirkan kedua ujung hijab ke belakang.

    5. Tutorial hijab dua layer

    Tutorial hijab cocok untuk mudik gampang digunakan dan tetap rapi.Tutorial hijab cocok untuk mudik gampang digunakan dan tetap rapi. Foto: Dok. Instagram @yeppushop.

    Kamu ingin hijabmu selalu terlihat rapi saat mudik? Bisa pakai hijab instan double layer ini. Bentuk hijab layer pertama hingga rapi dan ikat tali ke belakang. Kemudian pakai hijab layer kedua.

    Kamu bisa membentuk sampir ke belakang dan hijab syari yang bisa membuat kamu nyaman selama mudik.

    Ikuti berita-berita terkini arus mudik dan arus balik di BRI Teman Mudik.

    (gaf/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Masjid Unik di Probolinggo, Berbentuk Kubah tapi Tanpa Tembok



    Probolinggo

    Di Probolinggo, ada sebuah masjid unik. Masjid ini berbentuk kubah, tapi tidak memiliki tembok. Inilah Masjid Al-Ikhlas alias Masjid Kurung.

    Bagi pengguna jalan yang melintas di jalur pantura Probolinggo-Situbondo, tepatnya di Kecamatan Pajarakan, pasti sudah tidak asing lagi dengan masjid ini.

    Masjid ini unik, berbeda dengan masjid lainnya. Masjid itu bernama Masjid Al-Ikhlas atau orang-orang mengenalnya sebagai Masjid Kurung.


    Itu lantaran bentuknya menyerupai kurungan atau kubah sangkar tanpa adanya dinding di pinggirannya. Masjid kurung ini dibangun tahun 1979 oleh Pabrik Gula (PG) Pajarakan.

    Saat itu, masjid ini dijadikan tempat ibadah untuk para pekerjanya. Sebelum dibangun masjid, mulanya tempat tersebut musala lalu dikembangkan dan dibangun menjadi masjid.

    “Sebelum dibangun jadi masjid, awalnya hanya musala kecil dan memang digunakan untuk ibadah bagi warga yang bekerja di PG Pajarakan. Karena itu kurang lebih pada tahun 1979 oleh pihak pabrik dibangun menjadi masjid,” kata Takmir Masjid Kurung, Suyono, Sabtu (16/3) akhir pekan lalu.

    Masjid Kurung Prajarakan ProbolinggoMasjid Kurung Prajarakan Probolinggo Foto: M Rofiq

    Pembuatan masjid kurung tanpa dinding ini, lanjut Suyono, diinisiasi pimpinan PG Pajarakan kala itu bernama Ir Djoko Suandono. Seluruh konstruksi bangunannya mengadopsi dari bangunan Masjid Agung Kabupaten Jember.

    “Hanya saja perbedaannya kalau Masjid Agung di Jember itu menyerupai kura-kura, kalau Masjid Al-Ikhlas di sini atau Masjid Kurung ini menyerupai batok atau kurungan,” jelas Suyono.

    Sejak awal dibangun, hingga saat ini, bentuk konstruksi masjid berkapasitas 400 orang ini tidak pernah diubah sedikitpun.

    Hanya saja, pengurus atau pengelola masjid biasanya sebatas mengganti atau memperbarui cat hingga melakukan penambahan pagar di sekeliling masjid.

    “Perlengkapan yang ada di dalam masjid juga tidak berubah mulai dulu. Seperti mimbar, lampu gantung di tengah-tengah dan lain-lainnya. Jadi mulai awal dibangun sampai sekarang, perawatannya lebih fokus perbaruan cat atau pergantiannya saja,” ungkapnya.

    Sementara itu, selama bulan Ramadan, masjid tersebut tetap beroperasi seperti biasa. Salah satu aktivitasnya yaitu membagikan takjil, tarawih dan tadarus.

    “Untuk kegiatan keagamaan sama seperti masjid yang lain, untuk bulan Ramadan kali ini selain untuk berjamaah ada agenda buka puasa bersama, bagi-bagi takjil, salat tarawih dan tadarus,” tandasnya.

    ——

    Artikel ini telah naik di detikJatim.

    (wsw/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Cara Hitung Estimasi BBM untuk Perjalanan Mudik Lebaran



    Jakarta

    Banyak hal yang perlu dipersiapkan sebelum melakukan mudik Lebaran 2024. Salah satunya adalah menghitung estimasi bahan bakar minyak (BBM) yang akan digunakan sepanjang perjalanan.

    Lantas untuk menghitung estimasi bahan bakar yang akan habis sepanjang perjalanan adalah dengan mengetahui terlebih dahulu konsumsi BBM rata-rata kendaraan kita.

    Dilansir dari laman Astra Daihatsu, ada dua cara untuk mengetahui konsumsi BBM rata-rata kendaraan, yakni dengan metode full to full dan pengukuran melalui MID.


    Cara menghitung konsumsi BBM rata-rata dengan metode full to full adalah dengan mengisi tangki BBM hingga penuh, lalu berkendara dengan mencatat total jarak tempuh, dan terakhir mengisi kembali tangkinya hingga penuh.

    Setelah mengetahui jarak tempuh dan jumlah bensin yang harus diisi untuk memenuhi tangki BBM-nya, kita tinggal membagi jarak tempuh dengan jumlah liter BBM-nya. Lalu hasil konsumsi bahan bakar rata-ratanya akan didapat dengan angka km/liter.

    Sebagai ilustrasi, sebelum berkendara tangki BBM kita isi penuh. Lalu kendaraan tersebut kita bawa sejauh 100 km. Selanjutnya kita mengisi ulang tangki BBM hingga penuh dan dibutuhkan bahan bakar sebanyak 8 liter. Maka konsumsi BBM rata-rata kendaraan kita adalah 12,5 km per liter.

    Cara lain untuk mengetahui konsumsi BBM rata-rata kendaraan kita adalah dari informasi yang tersedia di layar instrumen kluster. Namun tak semua kendaraan punya fasilitas yang dapat menampilkan informasi ini.

    Konsumsi BBM Mitsubishi Triton UltimateIlustrasi data konsumsi bbm rata-rata di panel kluster Foto: Muhammad Hafizh Gemilang / detikOto

    Umumnya konsumsi BBM rata-rata di kendaraan kita hadir dengan satuan km per liter. Tapi tak sedikit kendaraan yang juga dapat menampilkan data ini dengan satuan liter per 100 km.

    “Cara menghitung konsumsi BBM ini melibatkan jarak tempuh. Jadi, komputer juga bakal melakukan pembaruan dengan interval waktu yang lebih lama. Salah satu tips menghitung konsumsi BBM menggunakan MID adalah dengan melakukan jarak tempuh yang agak jauh, misalnya 100 km,” tulis Astra Daihatsu.

    Nah! Setelah mengetahui berapa konsumsi BBM rata-rata kendaraan, maka mudah bagi kita untuk menghitung estimasi BBM yang akan digunakan untuk perjalanan mudik Lebaran 2024. Caranya tinggal mengkali mengalikan antara jarak tempuh yang akan dituju dengan konsumsi BBM rata-ratanya.

    Contoh kita akan melakukan perjalan dari Jakarta menuju Semarang dengan jarak tempuh sekitar 450 km. Maka jika mobil kita konsumsi BBM rata-ratanya di angka 12,5 km per liter, estimasi BBM yang dibutuhkan untuk perjalanan ini adalah sekitar 36 liter.

    Lantas jika dikonversi ke harga BBM, contoh kita akan menggunakan bensin Pertamax yang harga per liternya Rp 12.950, maka kita harus menyiapkan anggaran minimal Rp 466.200 untuk bensin perjalanan mudik dari Jakarta ke Semarang.

    Perlu diingat juga, banyak faktor yang dapat membuat penggunaan BBM kendaraan kita jadi lebih boros. Faktor tersebut umumnya datang dari kondisi lalu lintas, tekanan angin ban, hingga muatan yang dibawa selama perjalanan. Sehingga penting untuk mempersiapkan anggaran lebih untuk kondisi tertentu.

    ====

    Ikuti berita-berita terkini arus mudik dan arus balik di BRI Teman Mudik pada tautan ini.

    (mhg/din)



    Sumber : oto.detik.com

  • Balik Mudik Jangan Sampai Jadi Petaka, Ini Tanda-tanda Ban Mobil Mau Pecah



    Jakarta

    Perjalanan jauh untuk mudik dan balik membutuhkan persiapan matang. Jangan sampai, perjalanan silaturahmi ke kampung halaman dan balik ke daerah asal justru menimbulkan petaka.

    Salah satu penyebab kecelakaan yang paling berbahaya dan sering terjadi adalah pecah ban. Nah, ban yang sudah mau pecah biasanya memberikan tanda-tanda yang harusnya disadari pengendara. Demikian dikutip dari situs resmi Hyundai.

    Setidaknya ada beberapa tanda yang bisa kita ketahuisaat kondisi ban mobil tidak lagi sehat dan harus diganti segera.


    Empat tanda ban mobil mau pecah

    1. Visual

    Ban yang hendak pecah biasanya ban yang kondisinya sudah kurang layak dan memberikan tampilan visual tertentu. Ban yang sudah tidak layak misalnya sudah retak-retak, botak, hingga benang terlihat keluar.

    2. Bunyi

    Ban yang sudah tidak layak dan sudah mau pecah sering kali menghasilkan bunyi. Hal ini karena ban sudah mulai tidak memiliki integritas dan melepas beberapa lapisan satu per satu. Biasanya akan ada bunyi seperti “dug dug dug” yang intervalnya menyesuaikan dengan kecepatan mobil.

    3. Tidak Stabil

    Ketika ban mau pecah, biasanya ban mulai tidak stabil. Ketidakstabilan ini akan berdampak pada pengendalian mobil yang membuat mobil tidak stabil. Bila mobil tidak stabil, terasa seperti mengayun atau bergoyang dengan bunyi ban tadi, sebaiknya segera kurangi kecepatan.

    4. Ban Berasap

    Ketika ban sudah benar-benar mau pecah, sering kali mengeluarkan asap karena mulai ada bagian yang tersangkut dan tergesek dengan jalan. Jika sudah ada asap dari ban, maka siapkan diri untuk mengendalikan mobil.

    “Harap diingat, hal utama pemicu pecah ban adalah keteledoran, baik dalam perawatan ban maupun dalam mengangkut beban pada mobil,” sebut Hyundai.

    Maka dari itu, pemilik kendaraan harus peka terhadap kendaraannya dan rutin melakukan perawatan berkala.

    ====

    Ikuti berita-berita terkini arus mudik dan arus balik di BRI Teman Mudik pada tautan ini.

    (rgr/din)



    Sumber : oto.detik.com

  • Cara Pakai Google Maps Offline Untuk Mudik Lebaran 2024


    Jakarta

    Dengan kemajuan teknologi, mudik jadi dimudahkan berkat keberadaan Google Maps. Namun, apa jadinya jika tiba-tiba hilang sinyal saat melalui suatu daerah dan tidak bisa menggunakan Google Maps lagi.

    Sebenarnya, Google Maps bisa dipakai secara offline lho detikers. Pemudik bisa memanfaatkan aplikasi navigasi buatan Google tersebut tanpa harus terkoneksi internet dengan pakai fitur online yang tersedia di Google Maps.


    Berikut ini adalah cara menggunakan fitur offline Google Maps seperti yang dirangkum detikINET:

    • Buka Google Maps, klik foto profil atau inisial nama, di bagian paling kanan dari kolom pencarian
    • Setelah itu, pilih offline maps dan pilih lokasi yang ingin detikers unduh. Semakin besar area yang dipilih, semakin banyak data yang diperlukan untuk diunduh
    • Google Maps akan mengunduh peta sesuai area yang dipilih. Gunakan WiFi untuk menghemat data saat mengunduh.

    Setelah mengunduh area pada Google Maps yang akan dituju mudik, petunjuk arah tetap berjalan dapat diakses saat offline.

    Sebagai informasi, Google Maps offline ini tidak ada fitur penunjuk arah untuk angkutan umum, bersepeda, atau berjalan kaki dan informasi seperti kondisi lalu lintas, rute alternatif, atau panduan jalur tidak akan tersedia.

    Jika Anda merasa data yang disimpan oleh Google Maps Offline sudah tidak diperlukan setelah kegiatan mudik selesai, detikers dapat menghapusnya dengan mengikuti langkah-langkah berikut.

    • Buka Google Maps, klik foto akun profil atau inisial nama di kolom search paling kanan
    • Pilih menu offline maps
    • Ketuk peta yang ingin dihapus.

    Nah, itu dia cara menggunakan Google Maps secara offline. Selamat mudik, hati-hati di jalan dan semoga sampai tujuan ya detikers.

    Ikuti berita-berita terkini arus mudik dan arus balik di BRI Teman Mudik.

    *Artikel ini ditulis oleh Mohammad Frizki Pratama, peserta Program Magang Bersertifikat Kampus Merdeka di detikcom.

    (agt/agt)



    Sumber : inet.detik.com

  • Cara Cek CCTV Jalan Tol Mudik Lebaran 2024 Pakai Aplikasi Travoy

    Jakarta

    Memperkirakan kemacetan selama mudik Lebaran tahun 2024 dapat diatasi dengan memanfaatkan teknologi. Oleh karena itu, memantau CCTV online dapat memberikan informasi penting untuk mendeteksi potensi kemacetan di jalan, terutama di jalan tol.

    Para pemudik dapat mengakses CCTV online jalan tol melalui aplikasi Travoy. Travoy (Travel With Comfort and Joy) adalah sebuah aplikasi yang menyediakan informasi beragam fitur menarik, dirancang sebagai asisten digital untuk membantu pengguna jalan tol. Aplikasi Travoy ini merupakan aplikasi resmi dari PT Jasa Marga.

    Cara Memakai Aplikasi Travoy

    Dengan adanya aplikasi ini, pemudik dapat mengakses CCTV online untuk semua ruas tol di Indonesia, membantu mereka memantau dan menghindari kemacetan saat perjalanan pulang ke kampung halaman. Berikut langkah-langkah untuk memakai aplikasi Travoy:


    1. Mulai dengan membuka aplikasi Travoy pada perangkat ponsel.
    2. Jika belum memiliki aplikasi Travoy, unduh dari Google Play Store atau App Store. Setelah diinstal, Anda dapat login atau melanjutkan tanpa masuk.
    3. Ketuk opsi Menu CCTV di dalam aplikasi.
    4. Aplikasi Travoy akan menampilkan lokasi CCTV terdekat.
    5. Pilih ruas jalan tol yang akan dipantau.
    6. Kemudian, Anda dapat memilih segmen tertentu untuk melihat detail rute, atau melihat secara keseluruhan.
    7. Tampilan CCTV langsung akan tersedia, memungkinkan Anda melihat kondisi lalu lintas secara real-time.

    Travoy juga menyediakan informasi tentang tarif tol, lokasi rest area, peristiwa lalu lintas seperti perbaikan jalan, saldo e-money, daftar SPBU terdekat, layanan derek online, nomor darurat, dan lain-lain. Namun, meskipun memiliki banyak keunggulan, Travoy tidak menyediakan layanan CCTV online untuk jalan non-tol, dan kemungkinan aplikasi akan berjalan lambat saat banyak pengguna mengaksesnya.

    Selain Travoy, pemantauan CCTV online juga bisa dilakukan melalui situs resmi Bina Marga Kementerian PUPR dan Badan Pengatur Jalan Tol. Berikut adalah langkah-langkahnya:

    Cara Mengakses CCTV Online Melalui Bina Marga Kementerian PUPR

    1. Buka situs CCTV Bina Marga di https://binamarga.pu.go.id/contents/cctv_mudik#cctv
    2. Pilih opsi CCTV Tol.
    3. Pilih ruas jalan tol yang diminati dan klik “Lihat CCTV.”
    4. Anda dapat mulai memantau ruas jalan tol melalui CCTV online yang tersedia.

    Cara Mengakses CCTV Online Melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT):

    1. Buka situs CCTV BPJT di https://bpjt.pu.go.id/cctv/cctv_inframe
    2. Pilih ruas jalan tol yang diinginkan.
    3. Anda dapat mulai memantau ruas jalan tol melalui CCTV online yang tersedia.

    Dengan memanfaatkan akses CCTV online yang diberikan oleh pemerintah, pemudik dapat menghindari kemacetan dan mencapai tujuan mereka dengan aman. Selamat mudik detikers, semoga sampai tujuan dengan selamat!

    *Artikel ini ditulis oleh Fadhila Khairina Fachri, peserta Program Magang Bersertifikat Kampus Merdeka di detikcom.

    (fay/fay)



    Sumber : inet.detik.com