Tag: tempat makan ndeso di kota

  • Ada Liwetan Sedap di Resto Suasana Kampung yang Asri


    Jakarta

    Omah Badok merupakan salah satu restoran dengan konsep pedesaan asri di Bintaro. Di sini ada puluhan makanan tradisional yang sedap.

    Bagi yang masih mencari tempat buka puasa bareng keluarga hingga teman-teman, salah satu resto anyar di Bintaro ini bisa jadi pilihan. Namanya Omah Badok, restoran ini lokasinya cukup tersembunyi karena berada di dalam area pemukiman padat penduduk.

    Akan tetapi suasana yang ditawarkan di restoran ini sangat sejuk dan asri, karena restoran dikelilingi pepohonan rindang serta konsep tempat makan menggunakan saung dengan kolam ikan yang mengingatkan dengan suasana di kampung halaman.


    Untuk makanan, Omah Badok menawarkan puluhan menu makanan dari Nusantara seperti seafood segar yang dimasak dengan berbagai bumbu dan rempah. Kemudian ada juga masakan daerah dari Sumatera Barat, Jawa Barat, Jawa Tengah dan masih banyak lagi dengan harga terjangkau.

    Intip beberapa menu lauk liwetan dari Gurame Omah Badok, Krecek Semarang, Ayam Goreng Serundeng hingga takjil seperti Talam Ubi hingga Singkong Pelangi.

    Detail Informasi Omah Badok
    Nama Tempat Makan Omah Badok
    Alamat JL. Pengairan, Parigi. Bintaro.
    No Telp [0812-9552-3355
    Jam Operasional

    Pagi: 10.00 – 15.00
    Sore: 17.00 – 21.00 (Selama Ramadan)

    Estimasi Harga Rp 50.000 – 150.000
    Tipe Kuliner Makanan Indonesia.
    Fasilitas

    1. Suasana Kampung yang Asri

    Omah Badok : Ada Liwetan Sedap di Resto Suasana Kampung yang AsriOmah Badok : Ada Liwetan Sedap di Resto Suasana Kampung yang Asri Foto: detikFood

    Meski terhitung sebagai restoran yang baru di kawasan Bintaro, tapi Omah Badok ini sudah ramai pengunjung bahkan banyak orang yang datang dari luar kota untuk bisa makan di sini. Layaknya restoran dengan konsep keluarga, restoran ini menawarkan sejumlah fasilitas yang cocok jadi tempat buka puasa bersama.

    Misalnya ruang makan dengan konsep saung, pendopo, VIP yang mampu menampung hingga 250 orang. Begitu juga dengan makanannya yang sudah siap saji namun tetap hangat karena ditaruh di atas api kecil. Pengunjung bisa langsung melihat proses masak di area dapur dengan konsep saung yang terbuka.

    Meski pengunjungnya ramai tapi tak perlu khawatir, karena semua makanan dan minuman disajikan dengan cepat sehingga tak perlu menunggu lama.

    2. Nasi Liwet dan Gurame Omah Badok

    Omah Badok : Ada Liwetan Sedap di Resto Suasana Kampung yang AsriOmah Badok : Ada Liwetan Sedap di Resto Suasana Kampung yang Asri Foto: detikFood

    Omah Badok menawarkan lebih dari 30 makanan dan minuman, menu utamanya yang paling sering dipesan ada Nasi Liwet Panci (Rp 40.000) bisa untuk 3-4 orang, disajikan dengan teri Medan dan petai goreng yang harum.

    Kemudian lauknya disarankan coba Gurame Omah Badok (Rp 56.000), ikan gurame digoreng garing kemudian disiram dengan sambal rawit hijau dan merah yang sekilas mirip seperti sambal pecak. Tekstur daging ikannya sangat lembut tapi tak mudah hancur karena ikannya masih segar.

    Omah Badok : Ada Liwetan Sedap di Resto Suasana Kampung yang AsriOmah Badok : Ada Liwetan Sedap di Resto Suasana Kampung yang Asri Foto: detikFood

    Pedas gurih dari sambal Omah Badok berpadu sempurna dengan sedikit minyak tumisan dari sambalnya yang sedap. Semakin menggugah selera jika dipadukan dengan nasi liwetnya yang pulen, gurih dan asin dari taburan teri Medannya yang royal.

    3. Menu Tradisional untuk Berbuka Puasa

    Omah Badok : Ada Liwetan Sedap di Resto Suasana Kampung yang AsriOmah Badok : Ada Liwetan Sedap di Resto Suasana Kampung yang Asri Foto: detikFood

    Selain Gurame Omah Badok, rasanya tak lengkap buka puasa di resto ini tanpa memesan lauk lainnya yang jadi andalan. Seperti Krecek Semarang (Rp 18.000), Dendeng Balado (Rp 23.000) hingga menu Ayam Goreng Kremes (Rp 28.000).

    Omah Badok : Ada Liwetan Sedap di Resto Suasana Kampung yang AsriOmah Badok : Ada Liwetan Sedap di Resto Suasana Kampung yang Asri Foto: detikFood

    Setiap menu makanan di sini disajikan dengan porsi yang royal dan cukup untuk menu makan tengah. Tentunya menu-menu ini memiliki ciri khas. Seperti Krecek Semarang, kombinasi krecek dengan tahu kulit serta kuahnya yang bersantan cocok dimakan bersama ikan gurame.

    Omah Badok : Ada Liwetan Sedap di Resto Suasana Kampung yang AsriOmah Badok : Ada Liwetan Sedap di Resto Suasana Kampung yang Asri Foto: detikFood

    Begitu juga lauk lainnya seperti Dendeng Balado Minang, dagingnya empuk dan bumbu baladonya pedas kuat menyerap hingga ke serat daging. Sementara untuk penggemar ayam goreng, ayam serundeng di sini sangat gurih karena menggunakan serundeng kelapa yang garing harum.

    Omah Badok : Ada Liwetan Sedap di Resto Suasana Kampung yang AsriOmah Badok : Ada Liwetan Sedap di Resto Suasana Kampung yang Asri Foto: detikFood

    Menu pelengkap lainnya sepert Telur Barendo (Rp 12.000) hingga sayur Kailan Kribo (Rp 18.000) ternyata cocok jadi menu liwetan yang enak di Omah Badok.

    4. Gorengan dan Kue Manis

    Omah Badok : Ada Liwetan Sedap di Resto Suasana Kampung yang AsriOmah Badok : Ada Liwetan Sedap di Resto Suasana Kampung yang Asri Foto: detikFood

    Tak hanya fokus menyajikan makanan khas Nusantara saja, Omah Badok juga memiliki kue dan jajanan pasar homemade yang dibuat secara fresh setiap harinya. Begitu juga dengan gorengannya seperti Bakwan Jagung (Rp 12.000/ 2 pcs), yang paling cepat habis setiap harinya.

    Bakwan jagungnya dominan lebih banyak butiran jagung ketimbang tepung terigu, jadi rasa manis dan gurihnya terasa kuat. Untuk takjil berbuka puasa di sini ada Talam Ubi (Rp 6.500) dan Singkong Pelangi (Rp 6.500) yang tak kalah menarik untuk dicoba.

    Omah Badok : Ada Liwetan Sedap di Resto Suasana Kampung yang AsriOmah Badok : Ada Liwetan Sedap di Resto Suasana Kampung yang Asri Foto: detikFood

    Selama bulan Ramadan, Omah Badok buka dari jam 10.00 – 15.00 untuk waktu pagi. Kemudian jam buka sore dari 17.00 – 21.00. Kalau ingin buka puasa di sini jangan lupa untuk reservasi tempat lebih dulu agar tidak perlu mengantre lama ya.

    (sob/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Suguhan Pecak Nila hingga Bubur Manis di Joglo Asri Penuh Pepohonan


    Jakarta

    Di kawasan Cibubur-Bekasi, ada resto tradisional asri yang tawarkan beragam kegiatan seru buat anak. Suguhan menunya juga spesial, dari pecak nila sampai bubur manis.

    Beragam konsep tempat makan ‘ndeso’ di pinggiran kota Jakarta bisa ditemui. Jika ingin santap di tempat luas yang ramah keluarga, terutama anak, kamu bisa menyambangi Makan Bawah Pohon.

    Lokasinya di Jalan Raya Kalimanggis Nomor 90, Jati Karya, Bekasi. Namun, akses ke Makan Bawah Pohon juga tak jauh dari Cibubur, tepatnya di belakang Plaza Cibubur. Karenanya beberapa pengunjung juga menyebut Makan Bawah Pohon sebagai kuliner Cibubur.


    Masuk ke sini, pengunjung serasa mendatangi rumah kakek-nenek nuansa Jawa yang asri dipenuhi pohon dan tanaman. Area parkirnya luas, pun untuk bersantapnya terdiri dari beberapa bagian.

    Joglo dengan nuansa vintage

    Makan Bawah PohonSalah satu spot bersantap di Makan Bawah Pohon yang memiliki kesan vintage. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

    Bangunan utama Makan Bawah Pohon layaknya joglo dengan langit-langit tinggi. Kesan vintage dan ‘jadul’ diperkuat dengan lampu temaram bercahaya kuning sampai kursi dan meja kayu panjang.

    Ubin tegelnya pun terkesan jadul dengan motif bunga dan mirip batik. Pengunjung bisa bebas ingin duduk menghadap mana. Jika ingin menyegarkan pandangan mata, maka bisa pilih pemandangan menghadap ke sawah.

    Uniknya, Makan Bawah Pohon juga menyandingkan joglo vintage dengan tempat ngopi kekinian di sisi kirinya. Nuansanya lebih terang serba putih dan mengusung tema tropis.

    Tempat ngopi ini menjual aneka racikan kekinian racikan barista. Pemandangannya juga tak kalah asri karena berdekatan dengan galeri tanaman.

    Makan Bawah Pohon memang menawarkan aneka tanaman hias, berikut perlengkapan berkebun. Jenisnya kaktus hingga sansevieria dengan harga termurah mulai dari Rp 30 ribuan per pot kecil.

    Lalu ada juga area santap di sisi kanan joglo yang nuansanya Jawa klasik. Ini tercermin dari dinding bata merah yang diberi ornamen lukisan jadul sampai rantang warna-warni ikonik.

    Aktivitas berkuda hingga berkebun untuk anak

    Makan Bawah PohonMakan Bawah Pohon termasuk ramah anak karena ada beragam kegiatan yang ditawarkan. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

    Makan Bawah Pohon termasuk restoran ramah anak karena ada segudang aktivitas yang ditawarkan. Salah satu yang jadi favorit, mengendarai kuda poni. Harganya juga terjangkau sekitar Rp 30 ribuan.

    Lalu ada Paket Berkebun Anak yang sesuai dengan konsep Makan Bawah Pohon sebagai galeri tanaman. Dengan Rp 35 ribu, anak sudah dapat polybag/pot kecil dan bibit tanaman.

    Tak ketinggalan area playground anak yang cukup luas. Di atas hamparan rumput sintetis, anak bisa main jungkat-jungkit, ayunan, dan perosotan.

    Beragam sajian makanan enak di Makan Bawah Pohon ada di halaman selanjutnya.

    Makan Bubur Manis di warung

    Makan Bawah PohonSeporsi bubur manis dibanderol Rp 20 ribu. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

    Terpisah sedikit dari bangunan joglo utama, ada bangunan warung kecil serba kayu yang menarik disinggahi. Sebab di sini ditawarkan aneka jajanan manis.

    Pengunjung pun bisa ‘nongkrong’ di warung mungil ini. Selain ketan susu, mereka menawarkan Bubur Manis seharga Rp 20 ribu seporsi.

    Dalam mangkuk diisi bubur sumsum, pacar cina, biji salak, kuah santan, dan gula merah. Isiannya royal dengan tampilan warna yang cantik.

    Yang terpenting, rasanya juga enak. Legit manisnya kuah bubur manis terasa, tapi tak terlalu ‘giung’. Ditambah isian biji salak yang empuk kenyal, makin juara!

    Suguhan pecak ikan hingga ayam bacem

    Makan Bawah PohonPecak ikan hingga ayam bacem yang sedap di Makan Bawah Pohon. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

    Jika lapar tak perlu khawatir karena Makan Bawah Pohon menyediakan banyak makanan utama. Salah satu yang jadi andalan Pecak Ikan Goreng (Rp 43 ribu).

    Pecak ikan dibuat dari ikan nila ukuran sedang yang digoreng kering. Lalu disiram kuah pecak bening, diberi topping irisan daun bawang, dan irisan jeruk limau untuk diperas sendiri.

    Pecaknya tipe kuah bening dengan gerusan cabe merah yang royal. Rasanya asam segar dengan jejak kencur dan jahe yang kuat. Menyeruput kuahnya yang berempah bisa bikin hangat tenggorokan!

    Makan Bawah Pohon juga punya olahan ayam favorit. Namanya Ayam Bacem Pejantan (Rp 38 ribu). Dibuat dari potongan ayam pejantan yang gurih lalu dibumbui bacem khas Jawa.

    Ayam bacem ini teksturnya mirip ayam bakar, tapi tidak terlalu basah. Rasa bacemnya manis gurih dan meresap sampai ke serat-serat daging. Dicocol ke sambal merah, makin enak rasanya.

    Menu lain yang bisa dicoba adalah olahan sayur lodeh kampung, burung puyuh goreng, mangut pari asap, sampai rawon timuran.

    Jika sudah puas makan utama, jangan lupa pesan Wasgitel di sini. Racikan teh yang wangi, panas, sepet, legi, lan (dan) kentel (kental) ini diracik dari berbagai teh tubruk yang dijadikan satu.

    Bisa pesan versi panas atau dingin. Rasa tehnya yang pekat diiringi aromanya yang wangi membuat pengalaman menyesap Wasgitel di sini makin nikmat. Ada juga yang ditambahkan sereh (Rp 15 ribu) sehingga lebih wangi!

    (adr/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Sedapnya Pecak Gurame dan Ayam Goreng Betawi


    Jakarta

    Belakangan tempat makan ala kampung atau tradisional banyak bermunculan. Salah satunya RM Bale Betawi yang lokasinya ‘ngumpet’ di kawasan Graha Raya Bintaro.

    Tempat makan ala tradisional masih diminati hingga sekarang, bahkan banyak bermunculan yang baru. Konsep ini banyak disukai karena menghadirkan suasana yang nyaman dan cocok untuk keluarga.

    Salah satu tempat makan dengan konsep tradisional ada di Graha Raya Bintaro. Lokasinya tersembunyi di dalam sebuah gang dan pemukiman warga. Tempat makan itu adalah RM Bale Betawi.


    Hadirkan Suasana Kampung

    RM Bale Betawi di Grahaya Raya Bintaro, Tangerang SelatanRM Bale Betawi di Grahaya Raya Bintaro, Tangerang Selatan Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    RM Bale Betawi mengusung konsep rumah makan sederhana dengan tempat makan lesehan atau menggunakan saung dan bale. Tempat ini memang menggambarkan suasana kampung.

    Jika baru sampai di depan gang memang tampak tidak meyakinkan, tapi ketika masuk ke dalamnya sangat luas. Sangat menginjakkan kaki ke dalam rumah makan, kami benar-benar dimanjakan dengan suasana kampung yang tampak asri yang membuat penat hilang seketika.

    Kamu bisa langsung memilih area duduk yang diinginkan. Terdapat area meja di bagian tengah, ada juga area lesehan di bawah pohon ataupun di bale atau saung yang sederhana.

    Masakan Rumahan Betawi Ada di Sini

    RM Bale Betawi di Grahaya Raya Bintaro, Tangerang SelatanRM Bale Betawi di Grahaya Raya Bintaro, Tangerang Selatan Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Sesuai namanya, rumah makan ini menawarkan makanan khas Betawi. Pilihan menunya juga lebih ke masakan rumahan yang dapat diterima semua kalangan.

    Sudah pasti ada menu pecak ikan, RM Bale Betawi menawarkan 2 jenis ikan air tawar, yaitu nila dan gurame. Menu pecak ikan ini ditawarkan dalam porsian ataupun menu paket yang bisa dinikmati 2-3 orang.

    Selain menu pecak ikan, ada juga ayam kampung goreng, aneka tumis sayuran, sayur lodeh, sayur asem, hingga aneka gorengan. Semuanya disajikan setelah saat ada pesanan, jadi rasanya masih segar dan hangat.

    Detail Informasi (RM Bale Betawi)
    Nama Tempat Makan RM Bale Betawi
    Alamat Jalan Graha Raya Bintaro, Parigi, Tangerang Selatan
    No Telp 0857-1856-5773
    Jam Operasional 09.00 – 17.00 WIB (akhir pekan lebih pagi)
    Estimasi Harga RP 5.000 – Rp 95.000
    Tipe Kuliner Kuliner Betawi
    Fasilitas
    • Parkiran mobil dan motor
    • Musholla
    • Toilet
    • Harga terjangkau

    Pecak Gurame dan Ayam Kampung Goreng yang Lezat

    RM Bale Betawi di Grahaya Raya Bintaro, Tangerang SelatanRM Bale Betawi di Grahaya Raya Bintaro, Tangerang Selatan Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Dua menu andalan dari RM Bale Betawi kami cicipi, yaitu pecak gurame dan ayam kampung goreng. Untuk menu pecak, kami memesan paketan yang termasuk nasi, tempe goreng, sambal, dan bakwan udang.

    Menu paket Pecak Gurame ini dibanderol harga Rp 95.000. Harganya terbilang terjangkau dengan porsi yang besar.

    Ikan gurame utuh digoreng kering dan ukurannya cukup besar. Setelah digoreng diberikan kuah pecak yang asam, pedas, wanginya segar. Bumbu cabe, bawang merah yang digerus kasar menambah renyah sajian ini.

    Aroma wangi temu kunci sangat kuat tercium. Jenis pecak ini biasanya bumbu dan rempah digerus kasar. Saat akan disajikan dilarutkan dengan air hangat lalu dikucuri jeruk limau.

    Pecak gurame ini terasa lebih enak juga karena daging ikannya tebal dan teksturnya lembut. Apalagi tak ada aroma tanah yang menempel pada ikan gurame itu.

    RM Bale Betawi di Grahaya Raya Bintaro, Tangerang SelatanRM Bale Betawi di Grahaya Raya Bintaro, Tangerang Selatan Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Ayam Kampung Goreng (Rp 27.000 per potong) juga terasa lezat. Ayam kampung ini diungkep dengan bumbu kuning selama beberapa jam, sehingga membuat tekstur dagingnya tak alot.

    Warna kuningnya juga pekat, masih menempel ketika ayam digoreng. Ditambah lagi ayam kampung goreng ini disajikan bersaam serundeng. Serundengnya terbuat dari lengkuas serut yang menambahkan aroma berempah harum dan rasa gurih nendang.

    Kedua menu ini pas sekali dinikmati bersama nasi yang masih hangat. Lebih lengkap kalau dinikmati bersama sambalnya yang pedas segar.

    RM Bale Betawi di Grahaya Raya Bintaro, Tangerang SelatanRM Bale Betawi di Grahaya Raya Bintaro, Tangerang Selatan Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

    Kamu juga bisa menikmati dua menu ini dengan tambahan lauk lain. Di antaranya ada tumis genjer, bakwan udang, dan bakwan jagung. Bakwan udangnya sangat kami rekomendasikan, karena dengan harga Rp 6.000 dengan isian udang yang padat.

    Camilan Singkong Goreng Bersama Es Solihul

    Kalau tak ingin menyantap makanan berat, di sini juga ada beragam camilan dan minuman. Kami memesan singkong goreng seharga Rp 10.000 per 3 buah.

    Singkong gorengnya terasa gurih dengan sentuhan aroma bawang putih. Nampaknya sudah direndam air bawang putih terlebih dahulu. Tekstur singkong ini juga sangat empuk.

    Kamu juga patut mencoba es solihul. Racikan es ini terbuat dari air jahe yang ditambahkan gula merah. Kemudian disajikan bersama es batu.

    Meski rasanya berempah, tapi ada sentuhan manisnya yang nikmat. Ditambah dingin segar karena adanya es batu.

    Kalau penasaran dengan RM Bale Betawi, rumah makan ini cocok dikunjungi untuk melepas penat akhir pekan. Cocok juga untuk makan bersama keluarga.

    RM Bale Betawi

    Jalan Graha Raya Bintaro, Parigi, Tangerang Selatan
    Jam operasional: 09.00 – 17.00 WIB (akhir pekan lebih pagi)
    No. Telp: 0857-1856-5773

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Spesial! Ayam Ingkung Kuah Santan di Resto Ndeso


    Jakarta

    Kenikmatan ayam ingkung khas Jawa hadir di restoran ini. Dimasak dengan teknik slow cooking, menciptakan tekstur lembut dengan rasa gurih berempah yang menggugah selera!

    Kebanyakan restoran Jawa di Jakarta dan sekitarnya hanya menawarkan menu-menu umum, seperti gudeg, nasi gandul, nasi krawu, atau bakmi Jawa. Namun, tidak dengan restoran ini yang menawarkan ayam ingkung.

    Ayam ingkung merupakan sajian ayam khas Jawa yang dimasak dengan rempah spesial.


    Kandang IngkungKandang Ingkung restoran Jawa di Bekasi yang punya menu spesial Ayam Ingkung. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Memiliki arti ‘mengayomi’, diambil dari kata ‘jinakung’ dan ‘manekung’ yang dalam bahasa Jawa kuno berarti memanjatkan doa. Oleh karena itu, hidangan ini umumya disajikan dalam acara tasyakuran hingga pesta pernikahan.

    Namun, tidak sebatas di acara tertentu saja, tetapi menu ini juga bisa dinikmati oleh masyarakat umum. Kamu bisa merasakan kenikmatan olahan ayam ini di restoran Kandang Ingkung Resto & Kopi yang ada di Mutiara Gading City, Bekasi.

    Restoran Jawa ini bisa jadi pilihan jika ingin menikmati masakan khas Jawa dengan pengalaman bersantap di alam terbuka.

    Sejumlah olahan ayam ingkung tersedia di tempat ini, hingga menu masakan Jawa tradisional lainnya, seperti garang asem bambu dan batok ayam petai Cina.

    Detail Informasi (Nama Tempat Makan)
    Nama Tempat Makan Kandang Ingkung Resto & Kopi Jogja Cabang MGC Bekasi
    Alamat Jl. Mutiara Gading City, Kedungjaya, Kec. Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat 14560
    No Telp 0812-3222-1566
    Jam Operasional Setiap hari pukul 10.00 – 20.00 WIB
    Estimasi Harga Rp 9.000 – Rp 171.000
    Tipe Kuliner Makanan tradisional Jawa
    Fasilitas
    • Tempat parkir luas
    • Area makan indoor dan outdoor
    • Musholla
    • Toilet

    1. Restoran ‘hidden gem’ suasana pedesaan

    Kandang Ingkung: Spesial! Ayam Ingkung Kuah Santan di Resto NdesoBegini suasana Kandang Ingkung yang punya konsep ala pedessaan. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Awal mulanya Kandang Ingkung Resto & Kopi hanya ada di Jogja. Seiring berjalannya waktu, mereka melebarkan sayap ke sekitar Jakarta, termasuk Bekasi.

    Kandang Ingkung hadir menawarkan konsep restoran tradisional Jawa dengan suasana tenang ala pedesaan.

    Memang ada di dalam perumahan bergengsi Mutiara Gading City, tetapi letaknya cukup tersembunyi. Pengunjung harus melewati jalan kecil dengan suasana seperti di tengah hutan untuk menemukan restoran ini.

    Meskipun perjalan cukup panjang, tetapi dijamin tidak akan menyesal. Pengunjung bakal disambut suasana restoran yang asri dan tenang karena berada jauh dari pusat keramaian.

    Kandang Ingkung: Spesial! Ayam Ingkung Kuah Santan di Resto NdesoArea lesehan di dalam resto Kandang Ingkung. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Restorannya juga dibangun dalam satu kawasan luas dengan beberapa pilihan area makan. Bisa makan di area indoor bangunan rumah Joglo atau menikmati suasana asri di area saung dan lesehan.

    Sejumlah ornamen khas Jawa hadir mendukung konsep restoran ini. Mulai dari bangunan joglo dengan limasan kayu yang khas sampai gerobak andong.

    Area dapur khusus menggoreng dan garang asem bambu dibiarkan terbuka (open kitchen), sehingga pengunjung bisa melihat langsung proses pembuatan makanan tersebut.

    2. Spesial ayam ingkung dan masakan Jawa lain

    Kandang IngkungHidangan ayam ingkung dan menu Jawa lainnya bisa ditemui di tempat inii. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Ayam ingkung tersedia dalam pilihan yang digoreng atau dimasak dengan kuah santan kental.

    Teknik masak ‘slow cook’ membuat ayam diungkep bumbu khas selama kurang lebih 4-6 jam. Menciptakan tekstur ayam lembut dengan bumbu meresap sampai ke dalam.

    Selain ayam ingkung original dan goreng, restoran ini juga menawarkan menu Ingkung Ayam Bakar Oseng Sereh, Ingkung Ayam Bakar Kraton, Batok Ayam Petai Cina, sampai Garang Asem Bambu.

    Gorengan juga tersedia, seperti Tempe Mendoan, Bakwan Jagung, Singkong Keju, Tahu Goreng, sampai Pisang Goreng Kepok Kuning.

    Harga menu makanannya dibanderol mulai dari Rp 9 ribu sampai Rp 171 ribu untuk ayam ingkung spesial paket 4 orang.

    Kenikmatan ayam ingkung hingga garang asem bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Sedapnya ayam ingkung yang gurih berempah

    Kandang Ingkung: Spesial! Ayam Ingkung Kuah Santan di Resto NdesoBegini tampilan ayam ingkung yang ditawarkan restoran tersebut. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Jika pesan ayam ingkung di sini, bisa pilih ayam utuh yang dapat dinikmati untuk empat orang atau per potong. Boleh juga pilih ayam ingkung original dengan kuah santan kental atau ayam ingkung goreng.

    Kedua pilihan paket ini sama-sama dilengkapi nasi (bisa pilih nasi putih atau nasi gurih), oseng sayur jantung pisang, oseng daun pepaya, mentimun, sambal, hingga peyek bayam.

    DetikFood mencoba dua potong ayam ingkung original dan goreng (Rp 45.000), dilengkapi nasi gurih. Komposisi lauk di dalam satu porsinya sama, hanya olahan ayamnya yang berbeda.

    Wah! Tampilan menunya amat menggugah selera. Disajikan di tampah bambu bulat beralaskan daun pisang, dengan setiap komponen tersusun rapi mengelilingi tampah.

    Kedua potongan ayam yang disajikan adalah bagian paha. Meskipun menggunakan ayam kampung, tetapi proses masak yang lama membuat tekstur daging ayamnya sangat lembut. Sampai-sampai bisa dinikmati hanya dengan sendok garpu, tanpa perlu bantuan tangan langsung. Daging ayamnya juga tebal dan banyak.

    Ayam ingkung original disajikan dengan siraman kuah santan kental yang melimpah. Bumbunya menyerap sampai ke dalam dengan rasa gurih berempah yang didominasi rasa rempah kemiri dan ketumbar. Adapun sedikit sentuhan rasa pedas di akhir. Menurut kami, rasa bumbunya juga agak mirip bumbu botok.

    Rasanya semakin nikmat jika makannya dibarengi nasi gurih, oseng sayurannya, dan sambal korek yang cukup pedas. Perpaduan ini menciptakan citarasa gurih, pedas, dan manis yang seimbang. Jangan lupakan peyek bayamnya supaya ada tambahan tekstur renyah.

    Kandang IngkungKalau ini tampilan ayam ingkung goreng yang ditawarkan Kandang Ingkung. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Kalau tidak begitu suka bumbu bersantan, bisa pesan ayam ingkung goreng. Bagian luar ayamnya memang terlihat kering, tetapi ternyata bagian dalamnya masih sangat lembut dan juicy.

    Bumbu ayam gorengnya punya sentuhan rasa rempah lengkuas dan ketumbar yang ringan. Didominasi rasa gurih, tetapi ada sedikit sentuhan manis di akhir. Sangat cocok dinikmati dengan sambal korek bawangnya yang pedas.

    Untuk hidangan ayam goreng, sebenarnya disajikan juga bumbu santan ingkungnya secara terpisah. Namun, menurut kami rasanya agak kurang cocok jika dipadukan dengan ayam goreng ini.

    Nasi gurih yang ada sentuhan aroma daun pisang juga menjadi pilihan pas karena menambah citarasa hidangan ini.

    4. Garang asem bambu layak dicoba

    Kandang Ingkung: Spesial! Ayam Ingkung Kuah Santan di Resto NdesoJangn lewatkan hidangan garang asem yang tidak kalah enak. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Jangan lewatkan garang asem bambu yang tidak kalah enak. Disajikan dalam satu ruas bambu dengan panjang sekitar 50-60 cm.

    Proses masak garang asem juga masih tradisional. Bambu yang dibakar dengan kayu ini menciptakan aroma dan rasa asap sedap yang menyerap ke dalam ayam.

    Garang asem terdiri dari 6-8 potongan kecil ayam, dilengkapi belimbing wuluh dan tomat merah utuh, potongan lengkuas, disiram kuah garang asem yang bening.

    Seperti ayam ingkungnya, ayam di dalam garang asem ini juga punya tekstur daging empuk. Kuahnya lebih didominasi rasa asam kuat karena belimbing wuluh dan tomat merah yang melimpah. Meskipun asamnya kuat, tetapi tetap sedap dan menyegarkan. Adapun sedikut sentuhan rasa pedas ringan yang tercap di ujung lidah.

    Dengan harga Rp 102.000, garang asem ini punya porsi besar, bisa dinikmati 3-4 orang.

    5. Tempe mendoan hingga es dawet segar

    Kandang IngkungKalau mau gorengan, bisa memesan tempe mendoan ini. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Tempe mendoan dan pisang yang digoreng dadakan juga bisa dicoba. Dalam satu porsi (Rp 17.500), ada empat potong tempe mendoan dan pisang goreng.

    Tempe mendoan dilengkapi sambal kecap. Tempenya agak hambar, tetapi bisa diakali dengan dicocol ke sambal kecapnya yang memberikan sentuhan rasa pedas, manis, gurih yang nikmat.

    Kandang Ingkung: Spesial! Ayam Ingkung Kuah Santan di Resto NdesoAdapun menu es dawet yang manis menyegarkan. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Tipe pisang gorengnya juga bukan yang digoreng renyah sampai garing, tetapi adonannya agak basah. Rasanya manis, dengan sentuhan sedikit asam dari pisangnya.

    Sebagai penghilang dahaga, bisa menikmati segelas Es Dawet Pelangi (Rp 17.000) dengan rasa manis yang cukup kuat dari gula merahnya. Dawetnya punya tekstur kenyal lembut dan mudah dikunyah.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Menikmati Gule Entok hingga Lodeh Terong di Bawah Rindangnya Pohon Bambu


    Jakarta

    Di Ciangsana, Kabupaten Bogor ada tempat makan konsep kampung dan ‘ndeso’ yang tengah viral. Latarnya pohon bambu asri dengan suguhan menu Jawa-Sunda prasmanan yang sedap.

    Tempat makan ‘ndeso’ banyak berdiri di pinggiran Jakarta, termasuk di kawasan Ciangsana yang masuk Kabupaten Bogor. Meski begitu, tempat ini juga berada di dekat Cibubur. Lokasinya mudah dijangkau dari Tol Cimanggis-Cibitung.

    Namanya Tanabambu yang menghadirkan konsep perkampungan zaman dulu (jadul) dengan latar pepohonan bambu yang asri dan rindang. Pohon bambunya bukan baru ditanam atau dihadirkan, melainkan memang sudah ada sebelum tempat makan ini didirikan.


    Kesan ‘ndeso’ pun langsung terasa begitu memasuki Tanabambu. Bangunannya dihiasi pagar-pagar bambu yang digantungi padi-padi kering.

    Begitu masuk, juga langsung terlihat area luas yang dipenuhi beberapa rumah joglo tua. Tiap joglo ini difungsikan jadi ruang bersantap dan area menyajikan makanan.

    Detail Informasi (Nama Tempat Makan)
    Nama Tempat Makan Tanabambu
    Alamat Jalan Letda Nasir Nomor 36A, Nagrak, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor
    Instagram
    tanabambu
    Jam Operasional 09.00-20.00
    Estimasi Harga mulai dari Rp 7.000
    Tipe Kuliner masakan Jawa-Sunda prasmanan
    Fasilitas
    • area makan di tempat
    • area parkir luas

    Di atas lahan pohon bambu 4.000 m2

    TanabambuTanabambu berdiri di atas lahan pohon bambu seluas 4.000 meter persegi. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

    Tanabambu didirikan pada 14 Desember 2024 dan baru akan grand opening akhir Januari 2025. Meski baru, tempat makan ini terbilang sudah viral di media sosial berkat konsep perkampungan yang ditawarkan.

    Tanabambu betul-betul berdiri di atas lahan pepohonan bambu. Luasnya mencapai 4.000 meter persegi. Kemudian pemiliknya mengisi dengan rumah-rumah joglo yang didatangkan dari Sragen, Jawa Tengah.

    Area bersantapnya berupa kursi kayu dan bale bambu yang menguatkan kesan ‘ndeso’. Ditambah lagi para pegawai memakai baju dan kain tradisional Jawa.

    Kepada detikfood (8/1/2025), Aniss selaku Operational Manager Tanabambu mengatakan berdirinya Tanabambu dilatari asal-usul sang pemilik. Ia berasal dari daerah pegunungan Sindoro, Gunung Sumbing di Wonosobo.

    “Jadi memang temanya itu kayak kembali ke desa. Jadi untuk membangkitkan memori masa lalunya pemilik kami bahwa waktu kecilnya, daerahnya itu dekat dengan alam, masih dekat dengan sesama manusia,” ujar Aniss.

    60 masakan Sunda-Jawa prasmanan

    TanabambuMasakan Sunda-Jawa prasmanan jadi primadona di Tanabambu. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

    Mengenai menunya, Tanabambu hadirkan menu tradisional khas Sunda dan Jawa. Total keseluruhan ada 50-60 menu. Aniss menyebut pemilihan menu Sunda lantaran pemiliknya juga besar di Jawa Barat.

    “Jadi menu-menunya itu adalah dari keluarga yang memang jadi favorit,” kata Aniss. Semuanya dimasak fresh di dapur yang diberi nama Pawon Bu War, kemudian disajikan di Parasmanan Bude Suprap yang lokasinya berdekatan.

    Sistem bersantap di sini prasmanan. Jadi pengunjung bisa ambil piring kaleng sendiri, taruh nasi sesuai porsi, hingga pilih dan ambil lauk sendiri.

    Lauk ditempatkan di baskom-baskom lurik yang disusun di area tengah. Ada juga yang masih ditaruh di atas wajan yang dimasak pakai tungku kayu bakar.

    Harga menunya terjangkau, mulai dari Rp 7 ribu per porsi sampai yang termahal Rp 40 ribu. Menu ini terdiri dari olahan sayuran, ayam, telur, ikan asin, sampai entok.

    Uniknya, Tanabambu juga punya pelengkap sambal selain sambal bawang dan terasi yang populer . “Kita ada pencok kacang panjang, pencok leunca, sama renceuh tomat. Itu bukan sambal yang cabai saja, tapi ada isiannya. Pakai nasi hangat saja sudah enak,” tutur Aniss.

    Baca halaman selanjutnya untuk tahu menu andalan di Tanabambu.

    Gule entok dan lodeh terong jadi andalan

    TanabambuGule entok (depan) dibanderol Rp 40 ribu seporsi. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

    detikfood mencicipi gule entok yang jadi andalan. Entok sering kali disamakan dengan bebek, tapi sebenarnya agak berbeda. Entok tubuhnya lebih besar dan paruhnya memanjang.

    Entok dimasak bumbu gule, dengan paduan santan dan rempah yang menghasilkan warna oranye kemerahan. Potongan entoknya besar-besar, terdiri dari bagian paha, dada, sayap, dan potongan lain.

    Slurpp! Kuah gule entok terasa gurih berempah dengan paduan santan yang tak terlalu pekat. Sensasi menyantapnya jadi ringan dan tak bikin ‘eneg’, meski diseruput beberapa kali.

    Gule entok diracik dari paduan banyak rempah dan bumbu, mulai dari kunyit, kemiri, jahe, bawang, dan cabai. Paduan antar rempah ini terasa pas hingga tak menghasilkan jejak rasa sebuah rempah yang terlalu dominan.

    TanabambuLodeh terong dihangatkan di tungku kayu. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

    Ada juga lodeh terong yang jadi andalan Tanabambu. Lodehnya memakai santan cair dengan isian hanya potongan terong ungu saja.

    Terong dimasak bersama kuah lodeh sampai teksturnya empuk dan lembut. Cita rasanya gurih tak terlalu pekat di mulut.

    Kunci kelezatan 2 masakan ini ada pada santan yang berasal dari kelapa perahan sendiri. Tanabambu tidak menggunakan santan instan.

    Semur jengkol hingga telur dadar crispy jadi pelengkap

    TanabambuTelur dadar crispy jadi andalan. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

    Tanabambu menyediakan banyak pilihan menu pelengkap. Jangan sampai melewatkan semur jengkolnya yang empuk, pulen, dan rasanya manis berempah.

    Bumbu semurnya cokelat pekat khas semur Betawi. Tercium aroma jengkol yang amat kuat dari sajian ini, tapi setelah dimakan rupanya jengkol tidak meninggalkan aftertaste tidak enak di mulut.

    Ada juga telur dadar crispy yang digoreng dadakan di sini. Digoreng dengan minyak panas sehingga telur mengembang dan kering. Telur hanya diberi bumbu minimalis lada, garam, dan sedikit daun bawang.

    Pelengkap lainnya yang tak kalah nikmat adalah pepes jamur atau tahu, ikan asin kapas balado, sampai cumi asin cabai hijau yang pedas segar.

    Gorengan dan es cendol untuk penutup

    TanabambuWarung Mas Yadi sediakan gorengan dan es cendol. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

    Puas santap makanan utama, kamu bisa jajan gorengan di Tanabambu. Gorengan ini dibuat fresh di joglo yang diberi nama Warung Mas Yadi.

    Ada pisang kepok, nangka, tempe, tahu, hingga tape. Harganya Rp 3 ribu per buah. Jika ingin yang benar-benar panas, kamu bisa minta pegawai menggoreng yang baru.

    Sebagai minumannya, ada Es Cendol Original (Rp 15 ribu) dan Es Cendol Durian (Rp 25 ribu). Es cendol di sini homemade dibuat oleh pegawai yang diajarkan langsung oleh pembuat cendol asal Banjarnegara.

    Kuah santan dan gulanya terasa manis ringan. Disusul buliran cendol yang teksturnya empuk, tapi tak terlalu kenyal. Ukurannya kecil-kecil sehingga enak juga diseruput langsung.

    Tanabambu buka setiap hari dari pukul 9 pagi hingga 8 malam. Areanya yang luas dan konsepnya yang unik membuat tempat ini cocok disambangi bersama rombongan keluarga maupun teman.

    Ingin tempat makan dan produk Anda direview oleh Detikfood? Kirim email ke foodreview@detik.com

    (adr/odi)



    Sumber : food.detik.com