Tag: tempat makan

  • Nasi Dendeng dan Gulai ‘Kalcer’ yang Nyempil di Jaksel


    Jakarta

    Terlepas dari makanan kekinian, ternyata menu rumahan bisa disajikan dengan gaya menarik. Di warung nasi ‘kalcer’ ini ada nasi dendeng hingga gulai yang creamy.

    Di era gempuran berbagai makanan modern, ternyata masakan rumahan yang sedap juga bisa menarik selera. Dengan sentuhan dan cara penyajian yang berbeda.

    Dewasa ini ramai digunakan istilah ‘kalcer’ yang merujuk pada kata culture dalam bahasa Inggris dan budaya dalam bahasa Indonesia. Maksudnya kalcer digunakan untuk menunjukkan tren kekinian yang tengah digandrungi anak muda.


    Tak hanya sekadar pakaian, musik, hobi, atau kafe, ternyata ada tempat makan berupa warung nasi yang dikemas dengan konsep kalcer tersebut. Menu rumahan yang dihidangkan di sini sukses menarik selera

    Menyambangi warung nasi kekinian yang nyempil di Jakarta Selatan ini, detikfood mencicipi beberapa menu andalannya. Tak lupa kami juga menikmati racikan unik minumannya yang memadukan kopi dengan kelapa.

    Detail Informasi
    Nama Tempat Makan Markah Warung
    Alamat Jalan Kemang 1 No.8, Bangka, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan
    Instagram
    @markah.warung
    Jam Operasional Minggu – Kamis : 12:00 – 22:00 WIB
    Jumat – Sabtu : 12:00 – 00:00 WIB
    Estimasi Harga Rp 20.000 – Rp 45.000
    Tipe Kuliner Tradisional, Kafe
    Fasilitas
    • Makkan di Tempat
    • Bawa Pulang
    • Area Merokok
    • Parkir luas,
    • dll
    Markah WarungMemanfaatkan ruangan yang terbatas, Markah Warung berhasil menghadirkan warung nasi bergaya kalcer. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Konsep ‘kalcer’ yang nyaman

    Buka sejak 4 tahun silam, Markah Warung memiliki perpaduan konsep yang unik. Di sini kamu bisa menikmati berbagai menu rumahan yang enak, dengan racikan minuman khas kafe, dan tentunya suasana kalcer dan kekinian.

    Memanfaatkan lahan dan ruangan yang tak terlalu luas, Markah Warung justru menghadirkan definisi nyaman. Pernak-pernik yang menyesuaikan hobi kebanyakan anak muda masa kini hingga sentuhan dan ornamen yang klasik tetapi estetik.

    Markah Warung memiliki dua area makan yang terbagi menjadi indoor dan outdoor. Kursinya tak terlalu banyak, di bagian luarnya hanya untuk sekitar 4-6 orang sementara di bagian dalamnya menampung 12-16 orang dalam satu waktu.

    Pengunjung harus sabar terutama ketika warung sedang ramai dengan antrean pelanggan. Markah Warung juga cocok untuk sekadar menjadi tempat melipir ketika jenuh menghadapi kemacetan di kawasan Kemang, Jakarta Selatan.

    Markah WarungTak hanya warung makan, di dalamnya juga ada kafe dengan racikan kopi yang enak. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Perpaduan warung nasi dan kafe

    Walaupun berkonsep warung nasi tetapi di sini juga ada kafenya, lho! Ide untuk menyatukan kafe dan warung makan menjadi satu ternyata sangat membantu dan mengefisienkan waktu serta keinginan para pelanggan.

    Belum ingin makan berat? Ada racikan kopi dan camilan di kafe. Mulai terasa lapar? Ada berbagai menu nasi dan lauk pauk komplet yang dapat dipesan.

    Tertarik dengan sudut kafenya, kami memesan dua minuman andalan mereka. Ada Kopi Susu Klapa yang dibanderol Rp 20.000 per gelasnya dan Madu Sereh yang segar cukup dibayar senilai Rp 28.000 per gelas.

    Kopi Susu Klapanya memiliki karakter yang unik. Komposisinya berupa krimer, sirup vanila, saus karamel, espresso, cold krim, serta santan yang memberikan sentuhan rasa unik.

    Espresso yang kuat dipadukan dengan gurih legit saus karamel, manisnya sirup vanila, dan susu kelapa yang gurihnya khas. Sehingga ketika disesap rasanya akan silih berganti menyentuh lidah, antara manis dan gurih. Tak lupa tambahan cold krimnya juga memberikan tekstur lembut.

    Untuk minuman Madu Serehnya lebih cocok bagi penikmat non kopi. Racikan teh, jahe, sereh, serta gula cair yang dihidangkan dingin terasa hangat di tenggorokan berkat rasa jahenya yang dominan.

    Rasa minumannya tak terlalu manis, justru hangat segar jahe dengan aroma sereh yang lebih dominan. Tehnya tak terlalu pekat, sepertinya memang sengaja dibuat encer agar tak mengalahkan jahe dan sereh yang ingin ditonjolkan.

    Ada nasi dendeng hingga ayam bumbu hitam nikmat di halaman berikutnya.

    Markah WarungNasi Dendng khas Markah menjadi menu yang nikmat dan tak boleh lupa dipesan. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Nasi dendeng yang mlekoh

    Setelah puas pada sudut kafenya, kami bergeser menu etalase lauk pauk yang seolah sudah memanggil sejak memasuki pintu Markah Warung. Beberapa menu dalam etalase tampak sudah habis pada sekitar pukul 18.00 WIB.

    Beruntungnya kami masih kebagian beberapa lauk andalan mereka. Salah satunya adalah nasi dendeng yang warna merahnya paling mencolok di antara lauk pauk yang lain.

    Seporsi nasi dendeng yang kami pesan berisi nasi putih, dendeng, serundeng, daun singkong, irisan timun, kerupuk udang, serta kuah kaldu rempah. Harga seporsi nasi yang lengkap ini dibanderol Rp 38.000 saja.

    Tekstur dendengnya empuk dan tidak kering dengan rasa pedas cabai merah yang dominan. Tetapi ketika disiram dengan kuah kaldu rempah rasa pedasnya sedikit lebih berkurang tetapi diperkaya dengan rasa gurih lembut dari kaldunya.

    Markah WarungNasi Gulainya disajikan dengan creamy berempah. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Creamy kuah nasi gulai bikin nagih

    Selain nasi dendeng kami juga tertarik melihat wadah berisi bumbu gulai yang pekat warnanya. Seporsi Nasi Gule kami pesan seharga Rp 31.000 dengan isian nasi putih, gulai daging, bumbu hitam, sambal, keripik singkong, serta irisan timun.

    Uniknya nasi gulai yang disajikan berbeda dengan nasi gulai pada umumnya yang viral dan digemari anak muda. Kuah gulainya tak terasa pedas menyengat, konsistensi kuahnya juga creamy dengan rasa gurih rempah.

    Bagi penggemar rasa pedas sebaiknya menambahkan sambal yang telah disiapkan sebagai pendamping. Potongan dagingnya tak terlalu banyak, tetapi teksturnya lembut dan tidak berurat maupun terlalu banyak lemak.

    Markah WarungSebagai lauk tambahan juga bisa memesan ayam goreng bumbu hitam yang nikmat. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Rendang dan ayam goreng bumbu hitam

    Jika ingin mencicipi lauk tambahan lainnya, ada juga menu-menu yang dapat dipesan di sini. Misalnya seperti rendang dan ayam goreng bumbu hitam yang dibanderol mulai dari Rp 20.000an.

    Ayam goreng bumbu hitamnya menggunakan ayam goreng serundeng sebagai bahan utamanya. Ayam yang sudah diungkep digoreng hingga renyah dan diberi taburan serundeng. Rasanya renyah di luar tetapi tetap juicy pada bagian dalam dagingnya.

    Keunikan bumbu hitam di sini terletak pada rasanya. Rupanya bumbu hitam yang digunakan mengacu pada bumbu hitam khas Solo bukan Madura. Sehingga rasanya lebih manis gurih dibandingkan pedas seperti pada nasi bebek atau nasi ayam khas Madura.

    Untuk rendangnya memiliki tekstur yang empuk, bumbu rempah yang berlimpah, dan rasanya mirip seperti rendang rumahan yang dapat ditemui saat acara keluarga. Saking empuknya daging rendang di sini tak butuh tenaga untuk dipotong atau dihancurkan, akan lebih nikmat jika disantap dengan nasi putih hangat.

    Ingin tempat makan atau produk Anda direview oleh detikcom? Kirim email ke foodreview@detik.com.

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Lariis! Warung Tembok Bolong di Belakang Mall Ini Jual 400 Gorengan


    Jakarta

    Di balik mall elit di Jakarta Selatan, ada warung makan yang menawarkan dagangannya hanya lewat tembok bolong. Sehari bisa habiskan 400 buah gorengan.

    Untuk menggaet banyak pembeli, pasti pelaku usaha kuliner berusaha untuk menempatkan warungnya di tempat yang strategis agar mudah dijangkau banyak orang.

    Namun, warung makan ini justru tetap laris manis meski lokasinya nyempil di balik tembok Mall Lippo Kemang, Jakarta Selatan. Tepatnya di area parkir motor mall.


    Sebanyak 7 warung makan bisa ditemui di balik tembok yang menjulang tinggi tersebut. Uniknya lagi, warung tersebut menawarkan dagangannya melalui tembok yang dilubangi.

    1. Cara beli dengan sistem seperti drive thru

    Lariis! Warung Tembok Bolong di Belakang Mall Ini Jual 400 GorenganWarung tembok bolong di belakang Lippo Mall Kemang Foto: detikcom/Riska Fitria

    Jadi, di balik tembok tersebut merupakan pemukiman masyarakat setempat. Mereka mencoba peruntungan dengan membuat warung makan dengan melubangi tembok pembatas.

    Rian, salah satu pemilik warung yang dinamai sebagai ‘warung tembok bolong’ ini mengatakan bahwa ada 7 warung di sepanjang balik tembok. Dirinya sendiri sudah berjualan sejak 2011.

    “Diizinin jualan di sini, temboknya dibolongin, tapi ya gak boleh lebar-lebar, jadi cukup sekotak ini aja nanti pembeli pesen bisa dari luar,” tuturnya.

    2. Menu yang ditawarkan di warung tembok bolong

    Lariis! Warung Tembok Bolong di Belakang Mall Ini Jual 400 GorenganRian, salah satu pemilik warung tembok bolong. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Warung tembok bolong milik Rian tersebut menawarkan beberapa menu. Untuk makanan beratnya ada mie ayam seharga Rp 13.000 dan mie instan seharga Rp 10.000.

    Selain itu, ia juga menawarkan berbagai aneka gorengan yang menjadi favorit pelanggan, lengkap dengan minuman saset. Mulai dari tempe goreng, tahu, risol mayo, ubi, dan pisang tersedia di sini.

    “Gorengan semuanya kita buat sendiri, kecuali risol mayo ini titipan punya orang. Tapi ini juga banyak dicari. Langganan kita mah ya karyawan mall sama sopir ojol,” tuturnya.

    Kisah pemilik warung tembok bolong ada di halaman selanjutnya.

    3. Warungnya tetap laris manis

    Lariis! Warung Tembok Bolong di Belakang Mall Ini Jual 400 GorenganWarung tembok bolong tetap laris manis. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Lebih lanjut, Rian menceritakan bahwa warungnya tetap laris manis meski lokasinya nyempil di balik tembok, dan hanya berjualan di tembok yang dilubangi.

    “Gak ngaruh, kita tetap ada aja yang beli, paling sering oran beli gorengannya nih sama kopi. Sehari itu gorengan kita bisa habis 400-an lebih,” ujar Galuh.

    Gorengan yang dibanderol mulai Rp 2.000 tersebut menjadi jajanan paling disukai karyawan mall dan selalu jadi buruan menjelang jam makan siang,

    4. Ada warteg di balik tembok

    Lariis! Warung Tembok Bolong di Belakang Mall Ini Jual 400 GorenganWarteg di balik tembok Lippo Mall Kemang. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Selain warung tembok bolong milik Rian, ada juga warteg yang bisa di temui di sana. Warteg ini punya ukuran lubang yang lebih besar dibandingkan warung-warung tembok lainnya.

    Untuk jenis lauk yang tersedia merupakan masakan rumahan. Harganya terjangkau, seporsi naik dengan tiga jenis lauk, dan gorengan dibanderol Rp 20.000.

    “Jualan nasi warteg aja, kita udah jadi langganan karyawan mall. Kalau makan siang mereka selalu ke sini. Sopir ojol juga banyak yang mampir,” tutur Galih, pelayan warung.

    Ia membenarkan bahwa meskipun warungnya nyempil, tetapi sama sekali tidak menutup rezeki. Warungnya tetap ramai dan banyak orang yang penasaran.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Uniknya Warung Makan di Dalam Toko Bangunan yang Punya 24 Jenis Lauk


    Jakarta

    Tak hanya cat dan semen, toko bangunan ini juga menawarkan nasi dengan berbagai lauk rumahan. Ada 24 jenis lauk dengan harga mulai Rp 10.000 per porsi.

    Pasti banyak yang tak menyangka di dalam sebuah toko bangunan terdapat warung nasi. Warung tersebut belakangan ini mencuri perhatian karena lokasinya yang anti-mainstream.

    Nama warungnya adalah Warung Nasi Toko Bangunan yang berlokasi di kawasan Alam Sutera, Tangerang Selatan. Meskipun lokasinya ‘nyeleneh’, tapi warung nasi ini selalu ramai.


    Bahkan jenis lauk-pauknya cepat habis dalam waktu singkat. David, selaku pemilik warung nasi dan toko bangunan tersebut menceritakan ide awalnya berawal ingin memudahkan karyawan.

    1. Niat mendirikan warung nasi

    Warung nasi toko bangunanWarung nasi toko bangunan Foto: detikcom/Riska Fitria

    Alam Sutera dikenal dengan kawasan elit. Makanan dengan harga terjangkau sukar dicari. Ini menyulitkan para karyawan yang bekerja di kawasan tersebut.

    Begitu juga yang dialami oleh karyawan toko bangunan milik David. Karenanya, ia memutuskan untuk membuka warung nasi agak karyawannya bisa makan dengan harga murah.

    “Pada awalnya kan saya dan karyawan susah ya untuk cari makan di wilayah ini. Karyawan saya ada 30 orang, akhirnya saya ambil satu juru masak buat bantu masak,” tutur David saat ditemui detikFood (04/12/24).

    2. Menarik perhatian masyarakat lain

    Warung nasi toko bangunanWarung nasi toko bangunan menawarkan 24 jenis lauk Foto: detikcom/Riska Fitria

    David mengatakan bahwa ia menggunakan modal sekitar Rp 400.000-an untuk membuka warung nasi. Awalnya pun hanya menyediakan 4 jenis lauk. Namun, kini terus bertambah.

    Mengingat konsumennya bukan hanya karyawannya sendiri, melainkan masyarakat umum. Kini, David menyediakan sekitar 24 jenis lauk yang berbeda-beda setiap hari.

    “Ada 8 menu yang utama, sisanya kita ganti-ganti menunya biar gak bosan. Di sini mulai Rp 10.000 aja udah bisa makan nasi pakai lauk dan sayur,” tuturnya.

    Menunya ada mulai dari tempe orek, tongkol balado, telur dadar, sayur kailan, sayur cuciwis, mie goreng, ikan goreng, ayam goreng, terong balado, dan cumi asin.

    Kisah pendiri Warung Nasi Toko Bangunan ada di halaman selanjutnya.

    3. Pakai bahan berkualitas

    Warung nasi toko bangunanWarung nasi toko bangunan menggunakan bahan-bahan berkualitas. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Meskipun harganya terjangkau, tetapi David menegaskan bahwa makanan di warungnya dibuat dengan bahan-bahan berkualitas. Ini untuk mendapatkan rasa makanan yang lezat.

    “Walau murah, tapi gak berarti murahan. Buat minyak goreng aja kita pakai yang premium dan nggak pernah dipakai dua kali,” tutur David.

    Terlihat dari jenis lauknya pun segar dan royal bumbu. Seperti ayam balado yang berukuran besar dengan balutan bumbu balado yang royal.

    Dimakan pakai mie goreng yang kenyal dan gurih, lalu dilengkapi dengan nasi, satu gorengan, dan satu butir telur asin harganya hanya Rp 19.000.

    4. Habis dalam waktu cepat

    Warung nasi toko bangunanWarung nasi toko bangunan habis dalam waktu cepat. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Warung Nasi Toko Bangunan buka mulai pukul 06.00 pagi. Namun, setelah jam makan siang sekitar pukul 13.00 lauk-pauknya sudah mulai banyak yang habis.

    Selain lauk-pauk, warung ini juga menawarkan gorengan dan jajanan pasar. Menurut David, gorengan menjadi jajanan paling disukai masyarakat sekitar.

    Mulai dari tahu isi, tempe, hingga bakwan yang dibanderol Rp 5.000 per dua buah. Saking jadi favoritnya, dalam sehari David bisa menjual 1.200 gorengan.

    “Gorengan kita produksi sendiri, kita cuma jual selama 6 jam biasanya itu sudah habis. Jadi bisa jual 1.200 gorengan. Kalau jajanan pasar itu titipan,” tuturnya.

    5. Tujuan sedekah

    Warung nasi toko bangunanWarung nasi toko bangunan Foto: detikcom/Riska Fitria

    Tak semata-mata mencari keuntungan, dengan membuat warung makan ini, David justru bertujuan untuk bersedekah dan memuliakan karyawannya.

    “Awalnya yang saya pikirin itu karyawan aku, gimana mereka bisa gampang cari makan harganya murah. Kalau kita muliakan karyawan pasti mereka setia dan ya ada aja berkahnya,” tutur David.

    Selain itu, David juga memperbolehkan bagi siapapun yang tidak mampu untuk makan gratis di warungnya setiap hari, tanpa syarat apapun.

    “Saya sudah pesan ke karyawan yang jaga warung, kalau ada yang gak bisa bayar, kasih aja jangan ditagih. Karena memang ingin bersedekah aja,” tutupnya.

    (raf/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Ngiler! Ini 7 Iga Bakar Paling Juicy dan Hits di Jakarta


    Jakarta

    Akhir pekan jadi waktu tepat untuk berburu kuliner istimewa di Jakarta. Salah satu menu yang tak pernah gagal menggugah selera adalah iga bakar.

    Dari restoran ternama hingga warung sederhana, ada banyak pilihan tempat makan yang menawarkan olahan iga dengan cita rasa khas. Potongan daging yang empuk, bumbu gurih manis yang meresap, hingga paduan nasi hangat atau sop segar menjadikan iga bakar menu yang cocok dinikmati bersama keluarga maupun kerabat.

    Mulai dari Tebet, Rawamangun, hingga Ciledug, setiap kawasan punya tempat makan iga bakar andalan tersendiri. Dengan harga yang bervariasi, kamu bisa menemukan iga bakar smoky, berempah, hingga yang berpadu sambal pedas.


    Berikut 7 rekomendasi tempat makan iga bakar paling maknyus di Jakarta versi detikFood:

    1. Iga Bakar Andalan

    Baru Buka! Ada Ayam Goreng dan Iga Bakar Viral yang Laris 30 Kg per HariBaru Buka! Ada Ayam Goreng dan Iga Bakar Viral yang Laris 30 Kg per Hari Foto: Tim detikfood

    Rekomendasi kuliner iga bakar enak di Tebet bisa ditemukan di Ayam Goreng dan Iga Bakar Andalan, Jalan Tebet Raya No. 76, Jakarta Selatan. Restoran 24 jam ini menawarkan menu komplet dengan harga ramah kantong, mulai Rp 13.000 – Rp 78.000. Menu andalannya iga bakar smoky yang laris hingga 30 kg per hari.

    Seporsi iga bakar sedang dengan nasi putih Rp 47.000, sementara porsi jumbo lebih mengenyangkan dengan daging tebal dan juicy. Selain itu, ada ayam goreng empuk Rp 27.000 per porsi lengkap dengan sambal merah dan hijau, serta bebek penyet gurih Rp 37.000.

    Jangan lewatkan sate kulit Rp 6.000 per tusuk dan kangkung goreng khasnya. Kombinasi rasa pedas, gurih, dan smoky bikin kuliner ini wajib dicoba.

    2. Iga Bakar Rawamangun

    Iga Bakar Terenak di Rawamangun, Harus Rela Antre Berjam-jam!Iga Bakar Terenak di Rawamangun, Harus Rela Antre Berjam-jam! Foto: detikFood

    Di kawasan Jalan Tawes, Pulo Gadung, Jakarta Timur, ada Iga Bakar Rawamangun yang populer dengan menu iga ukuran jumbo super empuk. Daging iga bakarnya mudah lepas dari tulang. Hal ini menjadi ciri khas dan keunggulan dari iga bakar di kedai yang tak pernah sepi pengunjung ini.

    Sajian ini semakin istimewa karena dipadukan dengan nasi uduk kebuli yang gurih berempah. Perpaduan nasi beraroma rempah dengan iga bakar juicy menciptakan harmoni rasa yang unik.

    Seporsinya dibanderol sekitar Rp 40.000, sudah termasuk sambal kecap dan sambal merah pedas segar. Bagi yang ingin variasi lain, tersedia juga iga bakar dengan kuah sop hangat.

    3. Kedai Lilie Singkawang

    Kedai Lilie Singkawang: Viral Iga Bakar Empuk Juicy yang Sehari Laku 100 KgKedai Lilie Singkawang: Viral Iga Bakar Empuk Juicy yang Sehari Laku 100 Kg Foto: Andi Annisa DR/detikfood

    Berlokasi di belakang Mal Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Kedai Lilie Singkawang sudah lama dikenal sebagai tempat berburu iga bakar lezat. Menu andalannya adalah iga bakar premium dengan harga sekitar Rp 58.000 per porsi. Dalam satu sajian, pengunjung akan mendapatkan 3 potong iga empuk yang juicy.

    Menariknya, jika ada bagian iga terlalu banyak tulang, pihak restoran akan menggantinya dengan tambahan daging. Cita rasa bumbunya begitu kental, meresap hingga ke dalam serat daging.

    Saat dipotong, dagingnya terlihat lembut dengan warna merah muda yang menggoda. Sop iga juga tersedia di sini, menambah pilihan hidangan untuk pengunjung yang ingin variasi rasa lebih segar.

    4. Iga Bakar Gayatri

    Bergeser ke Cipete Utara, Jakarta Selatan, ada Iga Bakar Gayatri yang menawarkan sensasi berbeda. Iga bakar di sini dimasak menggunakan tembikar sesaat sebelum disajikan, menghasilkan aroma khas yang unik.

    Tekstur dagingnya lembut, bisa dipadukan dengan sambal sesuai tingkat kepedasan yang diinginkan. Tambahan bawang goreng melimpah menjadi penyempurna rasa. Harga seporsi iga bakar reguler dibanderol Rp 39.000, sementara ukuran jumbo dihargai Rp 75.000.

    Selain itu, tersedia menu lain seperti soto kuah susu yang cukup populer di kalangan pengunjung. Restoran ini juga memiliki cabang di Bintaro dan Bogor.


    5. Iga Bakar Panglima

    Jualan Sejak 20 Tahun Lalu, Iga Bakar Viral Ini Punya Belasan CabangJualan Sejak 20 Tahun Lalu, Iga Bakar Viral Ini Punya Belasan Cabang Foto: detikFood

    Nama Iga Bakar Panglima belakangan semakin populer karena menyajikan iga bakar dengan porsi melimpah. Berlokasi di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, tempat ini selalu ramai oleh pelanggan yang tergoda aroma daging dibakar langsung di depan restoran.

    Potongan iga yang disajikan berukuran besar dengan tekstur daging yang empuk. Setelah dibakar, iga disiram saus BBQ yang gurih dan sedikit manis, menambah kaya cita rasa. Seporsi iga bakar di sini dihargai sekitar Rp 100.000 berisi tiga potong.

    Meski harganya cukup mahal, kualitas rasa dan besarnya porsi membuat banyak orang rela datang kembali untuk menikmati sajian istimewa ini terutama di tanggal muda setelah gajian.

    6. Iga Bakar IBB

    Meski hanya bermodalkan waurng tenda sederhana, tapi Iga Bakar IBB di kawasan Pulo Gadung, Jakarta Timur ini punya rating yang tinggi di Google Review, dan menu makannannya semua enak. Meski tempatnya sederhana, pilihan bumbunya cukup beragam dan menarik.

    Pengunjung bisa mencicipi iga bakar klasik atau mencoba varian lain seperti iga madu pedas, iga teriyaki, iga lada hitam, hingga iga bumbu desa. Potongan dagingnya memang tidak terlalu besar, tetapi tebal dan tetap juicy saat disantap.

    Harga seporsi iga bakar mulai Rp 30.000. Tempat ini menjadi salah satu alternatif favorit bagi mereka yang mencari kuliner kaki lima dengan rasa memuaskan.

    7. Iga Bakar Caplin

    Iga bakar madu di LumajangIga bakar. Foto: Nurhadi Wicaksono/detikJatim

    Untuk yang berada di kawasan Ciledug, Iga Bakar Caplin bisa menjadi destinasi kuliner favorit. Warung sederhana ini selalu dipadati pengunjung karena menyajikan iga yang tebal, empuk, serta kaya rasa.

    Sebelum dibakar, iga direbus terlebih dahulu dengan berbagai bumbu sehingga menghasilkan rasa gurih yang meresap sempurna.

    Harganya juga sangat ramah di kantong. Seporsi iga bakar lengkap dengan nasi putih hanya dibanderol Rp 30.000-an. Meski murah, cita rasa iga bakarnya tidak kalah dengan restoran besar. Tekstur dagingnya lembut dan pas dipadukan dengan sambal pedas khas warung ini.

    (sob/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Bikin Nasi Cepat Habis! Ini 5 Resto Oseng Pedas Paling Nikmat di Jakarta


    Jakarta

    Bagi pencinta kuliner pedas, tak ada yang lebih memuaskan dari sepiring nasi hangat dengan lauk oseng. Berikut rekomendasinya!

    Jakarta punya banyak pilihan tempat makan siang yang menyajikan sajian tumisan dengan cita rasa khas, pedas, gurih dan penuh aroma rempah.

    Dari warung sederhana hingga kedai modern, semuanya menawarkan sensasi berbeda yang bikin keringat bercucuran tapi bikin nagih. Mulai dari olahan daging super pedas, tumisan bercita rasa Thailand, hingga oseng rumahan dengan harga bersahabat. Semuanya layak masuk daftar kuliner untuk dicoba!


    Yuk, simak 5 rekomendasi restoran oseng spesial di Jakarta versi detikFood.

    1. Oseng-Oseng Mercon

    Resto Oseng Pedas Paling Nikmat di JakartaResto Oseng Pedas Paling Nikmat di Jakarta Foto: Site Culinary/Visual

    Terletak di Jalan R. Mangun Muka Raya, Rawamangun, Jakarta Timur, Oseng-Oseng Mercon jadi kuliner oseng viral yang wajib dicoba pencinta pedas.

    Warung sederhana ini menyajikan berbagai menu oseng menggigit seperti Oseng Mercon Daging, Oseng Otak-Otak, dan Oseng Bakso. Semuanya disajikan dengan nasi hangat dan sambal super pedas yang membakar lidah. Harga menunya cukup bersahabat, mulai Rp 7.000 hingga Rp 47.000 tergantung lauk dan porsi yang dipilih.

    Penggemar pedas sering antre panjang sejak sore demi menikmati cita rasa pedas khasnya. Bahkan Oseng-Oseng Mercon dikenal sebagai pelopor oseng daging wagyu di Jakarta. Bagi yang tak sempat datang langsung, menu ini juga tersedia melalui layanan pesan antar online.

    2. Nasi Mercon Barito

    Rela Nunggu 2 Jam Demi Cicip Nasi Mercon Viral di BaritoRela Nunggu 2 Jam Demi Cicip Nasi Mercon Viral di Barito Foto: Tim detikfood

    Awalnya berjualan di kawasan Barito, kuliner pedas viral Nasi Mercon Barito kini berpindah lokasi ke dalam Blok M Hub, Jakarta Selatan. Suasananya lebih nyaman dan antrean tetap mengular.

    Menu andalannya Nasi Mercon dengan berbagai lauk oseng pedas menggigit. Ada Nasi Ceker Mercon, Nasi Kulit Ceker, Nasi Telur Barendo dengan telur goreng keriting renyah, hingga Nasi Mercon 3 Mix yang bisa dikombinasikan dengan bakso mercon, ikan cakalang, atau kulit ayam krispi.

    Setiap menu dibumbui sambal segar yang pedasnya nendang. Harga mulai Rp15.000 untuk menu sederhana hingga Rp30.000 untuk paket lengkap. Dengan cita rasa pedas membakar dan lauk beragam, Nasi Mercon Barito jadi rekomendasi kuliner oseng spesial yang wajib dicoba di Jakarta.

    3. Oseng Thai

    Oseng Thai: Aroy! Oseng Ayam hingga Pad Krapao Hidden Gem Nyempil di JakartaOseng Thai: Aroy! Oseng Ayam hingga Pad Krapao Hidden Gem Nyempil di Jakarta Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Tersembunyi di Jalan Kemang Selatan I No.20, Jakarta Selatan, Oseng Thai jadi ‘hidden gem’ yang wajib dicoba pencinta kuliner oseng pedas dan cita rasa Thailand. Kedai sederhana ini menyajikan menu tumisan autentik seperti Pad Krapao (nasi dengan daging cincang oseng, cabai, dan daun basil segar) seharga Rp 25.000.

    Kemudian ada menu Oseng Ayam Krispi Basil dengan ayam tepung gurih dan telur setengah matang seharga Rp 25.000, serta Pad Kratiem Goong berisi udang saus tiram dan minyak ikan khas Thailand seharga Rp 33.000.

    Semua menu dimasak dengan bumbu impor langsung dari Thailand. Rasanya gurih, pedas, dan harum khas daun basil.


    4. SengOseng

    sengOseng TebetsengOseng Tebet Foto: Andi Annisa DR/detikfood

    SengOseng hadir dengan konsep sederhana namun menghadirkan cita rasa rumahan yang autentik lewat aneka hidangan osengnya. Area makannya memang terbatas, sehingga pelanggan disarankan memesan online agar lebih nyaman. Menu yang ditawarkan cukup beragam, mulai dari oseng kikil, ayam, hingga tahu, dengan pilihan nasi putih atau nasi gurih.

    Tersedia juga paket hemat berisi lauk lengkap yang cocok disantap berdua. Harga satuan dibanderol mulai Rp 20.000, sedangkan menu paket sekitar Rp 40.000-an untuk dua orang.

    Berlokasi di Jalan Tebet Timur Dalam I, Jakarta Selatan, SengOseng bisa menjadi pilihan makan siang yang pedas dan terjangkau di kawasan Jakarta Selatan.

    5. Omah Oseng

    Resto Oseng Pedas Paling Nikmat di JakartaResto Oseng Pedas Paling Nikmat di Jakarta Foto: Site Culinary/Visual

    Masih di sekitaran Tebet, restoran Omah Oseng jadi rekomendasi kuliner oseng spesial dengan cita rasa rumahan khas Nusantara. Kedai ini terkenal dengan masakan pedas dan kaya rempah yang disajikan dalam porsi mengenyangkan. Menu andalan seperti Nasi Oseng Cumi Hitam dibanderol Rp 28.000, berisi cumi empuk dengan bumbu gurih dan aroma rempah kuat.

    Pilihan menu oseng lainnya ada Nasi Oseng Cumi Asin, Oseng Kikil, Nasi Paru Balado, Nasi Teri Kecombrang, dan Nasi Cakalang Suir. Semuanya memiliki rasa otentik dan harga terjangkau.

    Selain menu oseng, tersedia juga Soto Betawi berkuah kental serta Pisang Goreng Butter seharga Rp 22.000 sebagai hidangan penutup manis yang renyah dan enak.

    (sob/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Bukan Resto Fast Food, Ini 5 Tempat Nongkrong Enak Buka Malam di Jakarta


    Jakarta

    Tak hanya restoran cepat saji atau club, banyak juga tempat makan lain yang cocok jadi tujuan nongkrong malam hari. Pilihannya mulai dari warung bubur hingga dimsum.

    Momen akhir pekan bisa dihabiskan dengan nongkrong santai di malam hari sambil menikmati berbagai macam pilihan makanan enak. Pilihan spot nongkrongnya juga tak melulu harus di restoran cepat saji, club, atau lounge.

    Banyak pilihan tempat lainnya yang tak kalah menarik. Bahkan di tempat-tempat ini kamu bisa merasakan suasana yang lebih nyaman dan lebih puas karena pilihan minuman atau makanannya beragam. Mulai dari camilan ringan, roti bakar, bubur, sampai dimsum. Beberapa tempat juga ada yang buka 24 jam loh!


    Berikut rekomendasi 5 spot nongkrong malam hari di Jakarta!

    1. Boerayam

    Bukan Resto Fast Food, Ini 5 Tempat Nongkrong Enak Buka Malam di JakartaBoerayam merupakan tempat yang buka 24 jam, menawarkan tempat nyaman dan makanan menarik, seperti bubur. Foto: Instagram @boerayam

    Kalau mencari tempat makan bubur ayam di malam hari atau yang buka 24 jam, gerai Boerayam menjadi pilihan tepat.

    Mereka menawarkan menu bubur ayam kuah kuning. Seporsinya terdiri dari bubur, cakwe, ayam, dan kerupuk. Kalau mau sensasinya lebih gurih creamy, bisa tambah telur onsen ya.

    Supaya lebih lengkap bisa pesan aneka sate-satean, mulai dari telur, kulit, ati, ampela, hingga usus.

    Tak sekadar bubur, gerai ini juga punya menu lain, seperti tempe goreng dan kaya toast. Bahkan pilihan minumannya beragam, salah satunya Butterscotch Sea Salt Latte yang creamy dan manis.

    Momen nongkrong di sini semakin seru karena didukung suasana gerainya yang luas, nyaman, dan modern.

    Kalau tertarik bisa mampir langsung ke Boerayam di Jl.Taman Pluit Kencana Dalam No.11.

    2. Warung Jajan Dimas

    Bukan Resto Fast Food, Ini 5 Tempat Nongkrong Enak Buka Malam di JakartaWarung Jajan Dimas juga cocok menjadi tempat nongkrong seru. Foto: Instagram @warungjajandimas

    Kalau mau nongkrong sambil menikmati jajanan kaki lima bisa mampir ke warung satu ini. Uniknya warungnya dibuat lebih modern dan nyaman. Jadi meski jajanannya kaki limaan tetapi disajikan ala restoran dan lebih bersih.

    Untuk pilihan makanannya ada aneka macam Telur Gulung, Indomie, aneka Roti Bakar, sampai Sate Ayam.

    Mereka juga tawarkan jajanan tradisional yang hangat-hangat, seperti Wedang Ronde, Sekoteng, Biji Salak, dan masih banyak lagi.

    Sebagai penghilang dahaga, bisa pesan aneka kopi, susu murni, atau jus yang sehat dan menyegarkan.

    Harganya juga terjangkau, dibanderol mulai dari Rp 15.000 saja!

    Lokasinya bisa ditemukan di Muara Karang, Pluit. Buka Senin-Minggu pukul 11.00-01.00 WIB.

    3. Kedai Sudut Selatan

    Bukan Resto Fast Food, Ini 5 Tempat Nongkrong Enak Buka Malam di JakartaKedai di Jakarta Selatan ini menawarkan tempat nyaman dan makanan serba berbumbu Aceh. Foto: Instagram @kedaisudutselatan

    Di Jakarta Selatan ada juga tempat nongkrong yang buka 24 jam.

    Kedai Sudut Selatan menawarkan tempat kumpul yang cocok untuk santai bersama orang terdekat, nobar, atau sekadar makan-makan. Mereka juga sering menghadirkan penampilan live musik yang membuat suasana nongkrong menjadi semakin asik.

    Pilihan makanan dan minumannya komplet, berbahan dasar bumbu Aceh. Mulai dari aneka Nasi Goreng Aceh, Indomie Aceh, Mie Aceh, sampai Roti Canai.

    Kalau tidak ingin makan yang berbumbu Aceh rempah, mereka juga menyediakan menu lain seperti Ayam Tangkap hingga Ayam Geprek Selatan. Ada juga camilan lainnya, seperti Tempe Goreng, Pisang Goreng, atau Roti Bakar.

    Harga menu-menunya dibanderol mulai dari Rp 15.000 an saja.

    Jika tertarik bisa mampir langsung ke lokasinya di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

    4. Winglok Ahmad Dahlan

    Bukan Resto Fast Food, Ini 5 Tempat Nongkrong Enak Buka Malam di JakartaKalau mencari tempat nongkrong berbeda, bisa mampir ke tempat dimsum satu ini. Foto: Instagram @winglokdimsumofficial

    Kumpul atau nongkrong bareng teman di malam hari juga bisa sambil menikmati dimsum. Hal ini bisa dirasakan kalau kamu datang ke gerai Winglok yang buka 24 jam.

    Mereka spesial menawarkan berbagai pilihan dimsum yang dikukus hingga digoreng. Pilihannya mulai dari aneka siomay, ceker, bakpao dengan aneka macam isian, dan masih banyak lagi.

    Kalau tidak mau dimsum, gerai ini juga punya menu olahan mie dengan beberapa macam topping hingga nasi hainan.

    Harga menunya juga terjangkau, dibanderol mulai dari Rp 18.000 an saja.

    Cabangnya tersebar di beberapa daerah, salah satunya ada di kawasan Ahmad Dahlan, Jakarta Selatan.

    5. Ropang Plus Plus

    Bukan Resto Fast Food, Ini 5 Tempat Nongkrong Enak Buka Malam di JakartaDi Ropang Plus Plus, mereka punya roti panggang aneka varian yang cocok untuk menemani nongkrong. Foto: Instagram @ropangplusplus

    Gerai satu ini sudah terkenal sejak dulu menjadi tempat nongkrong hits di malam hari. Mereka sebenarnya spesial menawarkan camilan roti panggang (ropang). Varian roti panggangnya juga beragam, ada Oreo, Keju, bahkan yang gurih seperti kornet juga ada.

    Selain roti panggang, gerai ini juga punya menu lain. Misalnya sate taichan, nasi lauk ayam telur asin, hingga Indomie telur kornet.

    Hal terpenting yaitu suasana tempatnya nyaman dan luas. Harga menunya juga terjangkau dibanderol mulai dari Rp 15.000 saja.

    Lokasinya bisa ditemukan di Pluit Sakti Raya, No.21 A, Jakarta Utara.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Resto Bakmi Kekinian yang Menunya Sedap, Ada Bakmi Bebek hingga Mala


    Jakarta

    Hidangan mie atau bakmi memang tak pernah bikin bosan. Mumpung baru gajian, waktunya makan bakmi ala resto yang menunya beragam dan enak.

    Tak hanya mie ayam saja yang banyak penggemarnya, jenis bakmi lain juga jadi kuliner hits yang digemari di Jakarta. Terlihat dari banyaknya resto bakmi dengan konsep modern atau kekinian yang berjamuran.

    Meski sekilas menunya hampir sama, tapi setiap resto bakmi memiliki ciri khasnya sendiri. Misalnya menu bakmi dengan topping irisan daging bebek peking yang menggugah selera.


    Ada juga bakmi yang terkenal karena menggunakan ayam oven yang juicy dan gurih, serta bakmi kuah mala. Kisaran harganya variatif tergantung menu yang dipilih.

    Berikut lima rekomendasi tempat makan bakmi enak di resto versi detikFood.

    1. Bakmi Kun

    Bakmi Kun: Mantul! Bakmi Topping Bebek Peking 'Hidden Gem' di Kemang!Bakmi Kun: Mantul! Bakmi Topping Bebek Peking ‘Hidden Gem’ di Kemang! Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Bakmi Kun menjadi salah satu resto bakmi yang populer di Jakarta Selatan, terutama di kawasan Kemang. Letaknya yang tersembunyi di area perumahan justru menambah daya tarik.

    Selain di Kemang, Bakmi Kun kini memiliki sejumlah cabang di Tebet hingga Cibubur. Keunggulan resto ini terletak pada menu Bakmi Bebek Peking yang disajikan dengan irisan bebek empuk, juicy, dan tanpa aroma amis. Seporsi bakmi dibanderol mulai Rp 35.000 untuk ukuran reguler dan Rp 47.000 untuk porsi jumbo.

    Pengunjung juga dapat memilih bakmi karet atau bakmi halus, serta mencoba menu Bakmi Istimewa yang berisi bebek Peking, ayam kampung, dan ayam cincang dengan harga mulai Rp 39.000.

    2. Sedjuk Bakmi

    Sedjuk: Lezatnya Bakmi Ayam Oven dan Es Kopi di 'Gang' SCBDSedjuk: Lezatnya Bakmi Ayam Oven dan Es Kopi di ‘Gang’ SCBD Foto: detikfood

    Sedjuk Bakmi menjadi salah satu tempat makan yang digemari anak muda Jakarta Selatan, terutama karena lokasinya yang tersembunyi di area SCBD. Dengan konsep sederhana dan nyaman, resto ini menawarkan hidangan bakmi dengan karakter yang berbeda dari bakmi pada umumnya.

    Menu yang paling sering dipesan adalah bakmi ayam oven, dengan mie bertekstur lembut gurih dan potongan ayam panggang renyah. Satu porsi bakmi disajikan lengkap dengan dua bakso dan dua pangsit rebus, dibanderol sekitar Rp 40.000.

    Selain bakmi, Sedjuk juga memiliki pilihan menu lain seperti rice bowl se’i sapi sambal kecombrang yang menjadi favorit banyak pengunjung.

    3. Demie Bakmie

    10 Bakmi Enak Kekinian Aneka Topping di Jakarta dan SekitarnyaDemie Bakmie. Foto: Site Culinary/Visual

    Demie Bakmie menawarkan pengalaman menyantap bakmi karet dengan cita rasa yang khas dan berbeda dari resto bakmi lain. Menu bakmi di sini tersedia dalam dua pilihan bumbu, yaitu original dan yamin, dengan harga mulai Rp 30.000 hingga Rp 45.000 per porsi.

    Demie juga menyediakan berbagai topping, seperti ayam rebus, ayam komplit, bakso, suikiaw, hingga pilihan ‘ayam komplit bangeudh’ yang kerap menjadi favorit. Tersedia pula pelengkap seperti pangsit goreng dan bakso goreng yang semakin menambah kenikmatan.

    Resto ini memiliki beberapa cabang di Jakarta Selatan, termasuk Dharmawangsa dan Tebet. Selain hidangannya yang lezat, Demie menawarkan suasana nyaman dengan desain bernuansa biru oriental yang Instagrammable dan menarik bagi pengunjung.

    4. Warung Bakmi Mpek Tjoen

    Mpek TjoenMpek Tjoen Foto: dok.detikFood

    Warung Bakmi Mpek Tjoen di kawasan Panglima Polim, Jakarta Selatan, menjadi salah satu pilihan kuliner kekinian yang menyajikan perpaduan konsep bakmi Tionghoa dan masakan khas Indonesia. Restoran ini identik dengan logo beraksen empat bahasa yaitu Indonesia, Jepang, China, dan Korea yang menunjukkan keragaman inspirasinya.

    Meski namanya warung bakmi, menu yang ditawarkan cukup beragam dan lebih bergaya ke resto modern, mulai dari makanan ringan hingga hidangan utama. Salah satu menu andalan adalah Bakmi Bakso seharga Rp 45.000, dengan mie buatan rumahan yang tersedia dalam ukuran besar, sedang, dan kecil.

    Untuk pelengkap, pengunjung bisa memesan Pangsit Goreng berisi adonan udang dengan ukuran cukup besar, dijual Rp 17.400 per lima buah.

    5. Kedai Mie Tjap 1000 Tahun

    Tjap 1000 Tahun: Sengatan Pedas Enak Mie Ayam Kuah Mala dan Chili OilTjap 1000 Tahun: Sengatan Pedas Enak Mie Ayam Kuah Mala dan Chili Oil Foto: Andi Annisa DR/detikfood

    Kedai Mie Tjap 1000 Tahun Tahun termasuk dalam daftar resto bakmi hits di Jakarta dan dikenal sebagai tempat makan sekaligus tempat nongkrong yang nyaman. Memiliki cabang di Senopati dan SCBD, resto ini menyajikan tujuh varian mie, antara lain Mie Ayam Original, Special, Mie Ayam Rebus, Kombinasi, hingga menu spesial berupa Mie Ayam Chili Oil dan Mie Ayam Kuah Mala.

    Harga menu tergolong terjangkau dengan varian termahal Rp 39.500. Selain bakmi, resto ini juga menawarkan camilan pelengkap seperti cakwe, gohiong, dan kerupuk fossil jumbo yang menjadi favorit banyak pengunjung.

    Suasana modern dan kasual membuat Tjap 1000 Tahun cocok untuk makan siang, bersantai, atau sekadar berkumpul bersama teman.

    (sob/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Jangan Asal Taruh! Ini 3 Lokasi Terbaik untuk Kotak Pasir Kucing


    Jakarta

    Jika kamu punya kucing di rumah, jangan lupa untuk menyediakan kotak pasir atau litter box. Nah, untuk meletakkan kotak pasir ini tidak boleh sembarangan.

    Kotak pasir ini berfungsi sebagai media yang digunakan oleh kucing untuk buang air besar maupun buang air kecil. Dilansir dari The Spruce Pets, disarankan untuk memiliki lebih dari satu kotak pasir untuk satu ekor kucing. Sebab, ada kucing yang tidak mau buang air kecil dan buang air besar di tempat yang sama.

    Nah, ada beberapa lokasi yang cocok untuk meletakkan kotak pasir di rumah. Di mana saja itu? Masih dilansir dari The Spruce Pets, berikut ini informasinya.


    Lokasi yang Sepi

    Kucing menyukai privasi yang terjaga. Maka dari itu, meletakkan kotak pasir di tempat yang sepi bisa menjadi pilihan yang baik.

    Kamu bisa meletakkan kotak pasir di kamar mandi tamu yang jarang dipakai. Jika ingin menaruh kotak pasir di ruang cuci, pastikan kamu menempatkannya jauh dari mesin cuci karena suaranya yang berisik bisa membuat kucing stres.

    Jauh dari Tempat Makan

    Jangan taruh kotak pasir di dekat tempat makan kucing karena alasan kebersihan. Sebaiknya, kamu menyimpan kotak pasir terpisah dari area makan.

    Lokasi Mudah Diakses

    Pastikan lokasi kotak pasir mudah diakses untuk kucing ya detikers. Jangan sampai menaruhnya di tempat yang perlu membuka atau menutup pintu terlebih dahulu.

    Disarankan juga untuk meletakkan kotak pasir di tempat yang tidak perlu naik-turun tangga. Jika meletakkan kotak pasir di lantai atas bisa saja membuat anak kucing atau kucing yang sudah tua enggan menggunakannya di sana. Sebab, harus menaiki tangga terlebih dahulu.

    Itulah beberapa lokasi yang cocok untuk meletakkan kotak pasir. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Catat Ya! Ini 3 Lokasi Terbaik Taruh Kotak Pasir Kucing


    Jakarta

    Menyediakan kotak pasir atau litter box sangat diperlukan bagi kalian yang memelihara kucing. Saat ingin menaruh kotak pasir ini jangan sembarangan ya, karena ada area terbaik untuk meletakkannya.

    Kotak pasir ini berfungsi sebagai media buang air besar maupun kecil oleh kucing. Dikutip dari The Spruce Pets, pemilik kucing disarankan untuk memiliki lebih dari satu kotak pasir. Hal itu karena kadang-kadang kucing tidak mau buang air besar maupun kecil di tempat yang sama.

    Ada beberapa area yang menjadi tempat terbaik meletakkan kotak pasir lho detikers. Di mana saja itu? Berikut ini informasinya.


    Jauh dari Tempat Makan

    Jangan taruh kotak pasir di dekat tempat makan kucing karena alasan kebersihan. Sebaiknya, pemilik kucing menyimpan kotak pasir terpisah dari area makan.

    Lokasi Mudah Diakses

    Pastikan lokasi kotak pasir mudah diakses untuk kucing. Jangan sampai menaruhnya di tempat yang perlu membuka atau menutup pintu terlebih dahulu.

    Disarankan juga untuk meletakkan kotak pasir di tempat yang tidak perlu naik-turun tangga. Jika meletakkan kotak pasir di lantai atas bisa saja membuat anak kucing atau kucing yang sudah tua enggan menggunakannya di sana. Sebab, harus menaiki tangga terlebih dahulu.

    Area yang Sepi

    Kucing menyukai privasi yang terjaga. Maka dari itu, meletakkan kotak pasir di tempat yang sepi bisa menjadi pilihan yang baik.

    Pemilik kucing bisa meletakkan kotak pasir di kamar mandi tamu yang jarang dipakai. Jika ingin menaruh kotak pasir di ruang cuci, pastikan menempatkannya jauh dari mesin cuci karena suaranya yang berisik bisa membuat kucing stres.

    Itulah beberapa lokasi terbaik untuk menaruh kotak pasir kucing.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com