Tag: tempus public foundation

  • 8 Beasiswa ke Luar Negeri yang Tak Wajib Pulang, Ada Korea hingga Negara di Eropa



    Jakarta

    Beasiswa LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) Kementerian Keuangan merupakan salah satu beasiswa yang sangat diminati di Indonesia. Beasiswa ini menawarkan kesempatan bagi para penerima untuk menempuh pendidikan S2 dan S3 secara gratis, baik di dalam maupun luar negeri.

    Hanya saja dalam persyaratannya, LPDP mewajibkan adanya kontribusi alumni atau kegiatan pengabdian yang dilaksanakan oleh alumni setelah lulus studi.

    Alumni yang telah menyelesaikan studi wajib berkontribusi dan berada secara fisik di Indonesia, sekurang-kurangnya dua kali masa studi ditambah satu tahun (2n+1) secara berturut-turut.


    Namun baru-baru ini, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Prof. Satryo Soemantri Brodjonegoro memberikan pernyataan bahwa alumni beasiswa LPDP tidak wajib kembali ke Indonesia.

    Sebenarnya kamu yang punya impian melanjutkan studi ke luar negeri tapi khawatir dengan syarat harus kembali ke Indonesia setelah lulus tak perlu bergantung pada beasiswa LPDP.

    Nyatanya, ada banyak beasiswa yang tidak mengharuskan penerimanya untuk kembali ke tanah air setelah menyelesaikan studi. Beasiswa apa saja yang memberikan kebebasan ini? Simak informasi lengkapnya di artikel ini!

    9 Beasiswa Tak Wajib Pulang ke Indonesia

    1. Türkiye Burslari Scholarship

    Beasiswa Türkiye Burslari adalah beasiswa yang ditawarkan oleh presidency for Turks Abroad and related Communities (YTB) untuk program pendidikan mulai dari S1, S2, S3, penelitian hingga kursus bahasa Turki.

    Beasiswa ini mencakup biaya pendidikan, biaya hidup, serta penempatan di universitas Turki. Beasiswa ini bekerja sama dengan berbagai institusi, seperti YÖK hingga Kementerian Luar Negeri Turki dan telah memberangkatkan ribuan mahasiswa dari 178 negara di seluruh dunia.

    Link laman Beasiswa Türkiye Burslari di sini.

    2. Global Korean Scholarship (GKS)

    Global Korean Scholarship (GKS) yang sebelumnya dikenal dengan nama Korea Global Scholarship (KGSP) adalah beasiswa penuh yang diberikan oleh NIIED (National Institute for International Education) yang merupakan sebuah lembaga di bawah Kementerian Pendidikan Korea Selatan.

    Beasiswa ini diberikan oleh pemerintah Korea Selatan kepada mahasiswa internasional yang ingin melanjutkan pendidikan di Korea, mulai dari program D2 (Associate Degree), S1, S2, hingga S3.

    Syarat Pendaftaran GKS

    • Pelamar harus memiliki kesehatan yang memadai, baik mental maupun fisik, untuk tinggal di negara asing untuk waktu yang lama.
    • Berusia di bawah 25 tahun pada tanggal masuk (untuk jenjang S1).
    • Pelamar harus berusia dibawah 40 tahun pada saat masuk untuk jenjang S2 dan S3.
    • Pelamar harus telah menyelesaikan atau dijadwalkan untuk menyelesaikan pendidikan formal pada tingkat dasar, menengah, atas (S1) pada tanggal kedatangan.
    • Pelamar memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) di atas 80% dari institusi pendidikan terakhir.
    • Telah memiliki gelar Sarjana atau Magister pada tanggal kedatangan (S2 dan S3)
    • Pelamar yang sebelumnya pernah mengikuti program sarjana, magister, atau program doktor di Korea tidak dapat mendaftar untuk program ini. Namun, mantan sarjana KGSP atau saat ini yang memiliki nilai keseluruhan 90% atau lebih dan telah mencapai TOPIK level 5 atau lebih tinggi dapat mendaftar kembali ke program ini sekali melalui jalur kedutaan atau universitas.

    3. Ministry of Education (MoE) Taiwan

    Ministry of Education (MoE) Taiwan adalah program beasiswa dari Pemerintah Republik China (ROC) Taiwan yang tersedia selama 4 tahun untuk program sarjana, 2 tahun untuk program magister, dan 4 tahun untuk program doktor. Jika ingin mengajukan beasiswa ini, pelamar harus mengirimkan aplikasi ke misi luar negeri Republik of China (ROC) dan mendaftar secara terpisah ke universitas atau perguruan tinggi di Taiwan.

    4. SISGP Swedia

    Swedia Institute Scholarship for Global Professionals (SISGP) adalah program beasiswa penuh yang disediakan oleh pemerintah Swedia bagi mahasiswa internasional yang memiliki minat untuk melanjutkan pendidikan Magister (S2) di universitas-universitas terkemuka di Swedia.

    Syarat Pendaftaran:

    • Warga Negara Indonesia (WNI)
    • Sudah mendaftar dan sudah diterima di salah satu universitas
    • Bukti pengalaman kerja minimal 3.000 jam dari maksimal tiga organisasi/perusahaan
    • CV maksimal 3 halaman
    • Surat referensi sesuai format SI dari dua orang berbeda, salah satunya harus dari atasan tempat bekerja
    • Salinan paspor
    • Motivation letter (diisi di formulir aplikasi)

    5. MEXT Scholarship

    MEXT Scholarship atau Monbukagakusho adalah program beasiswa yang disediakan oleh pemerintah Jepang untuk mendukung mahasiswa internasional yang ingin melanjutkan studi di universitas-universitas di Jepang. Beasiswa ini diberikan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Olahraga, Seni, dan Teknologi (Monbukagakusho).

    Syarat Pendaftaran

    • Maksimal berusia 34 tahun pada tanggal 1 April 2025 (lahir pada atau setelah 2 April 1990)
    • lulusan D4/ S1/ S2
    • Memilih bidang studi yang sama dengan jenjang pendidikan sebelumnya
    • IPK akhir jenjang pendidikan sebelumnya minimal 3.2
    • Memiliki salah satu sertifikat kemampuan bahasa Inggris atau bahasa Jepang dengan skor minimal;
    • Sehat secara jasmani dan rohani
    • Bersedia belajar bahasa Jepang bagi yang belum menguasai bahasa Jepang
    • Selain itu, pelamar juga diwajibkan memenuhi persyaratan akademik yang tercantum dalam dokumen resmi.

    Informasi selengkapnya di sini.

    6. Stipendium Hungariucum Scholarship

    Beasiswa Stipendium Hungaricum adalah program beasiswa yang disediakan oleh Pemerintah Hungaria bagi mahasiswa internasional berprestasi untuk melanjutkan studi di Hungaria. Program yang dimulai pada tahun 2013 ini diawasi oleh Kementerian Luar Negeri dan perdagangan yang dikelola oleh Tempus Public Foundation.

    Saat ini, beasiswa Stipendium Hungaricum telah bekerjasama dengan lebih dari 90 negara di lima benua, termasuk Indonesia. Setiap tahun, Pemerintah Hungaria menawarkan sekitar 800 beasiswa penuh untuk berbagai jenjang pendidikan. Mulai dari S1, S2, S3, hingga kuliah paruh waktu.

    7. Erasmus Mundus Scholarship

    Beasiswa Erasmus Mundus yang dikenal juga dengan Erasmus+, adalah program pendanaan dari uni Eropa yang mendukung kegiatan pendidikan, pelatihan, kepemudaan, dan olahraga di institusi pendidikan Eropa.

    Program ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa internasional, termasuk Indonesia, untuk melanjutkan studi pascasarjana di berbagai universitas di Eropa. Indonesia sendiri masuk dalam sepuluh besar negara penerima beasiswa ini.

    8. MFA Scholarship

    Ministry of Foreign Affairs Scholarships for non-EU citizens adalah program beasiswa pemerintah Rumania yang ditawarkan oleh Kementerian Luar Negeri kepada warga negara non-Uni Eropa yang memiliki prestasi akademik.

    Beasiswa ini terbuka untuk program studi di berbagai bidang, kecuali kedokteran, kedokteran gigi, dan farmasi.

    (pal/pal)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Ada Beasiswa S1-S3 di Hungaria Deadline 20 Februari, Cus Daftar!



    Jakarta

    Tempus Public Foundation membuka beasiswa bernama Bilateral State Scholarships Tahun Ajaran 2025-2026. Beasiswa ini dibuka untuk jenjang S1, S2, S3 dan program non-gelar.

    Penerima akan mendapat bantuan pendidikan dan tunjangan selama studi. Adapun pendaftaran dibuka secara gratis melalui https://scholarship.hu.

    Jenis Beasiswa yang Dibuka

    Ada empat jenis beasiswa yang bisa detikers ikuti, yakni:


    • Studi semester/parsial sarjana, magister, atau doktoral (3-10 bulan)
    • Studi sarjana, magister, atau doktoral penuh (masing-masing 36/24/36 bulan)
    • Kunjungan studi jangka pendek atau panjang (3 hari – 6 bulan)
    • Kursus musim panas (2-4 minggu)

    Cakupan Beasiswa Bilateral State Scholarships

    Pelamar yang diterima berhak mengikuti studi tanpa dipungut biaya apapun. Tunjangan bagi penerima beasiswa mencakup akomodasi, dan lain-lain, tergantung pada jenis beasiswa.

    Tunjangan dibayarkan oleh lembaga penerima, Tempus Public Foundation, atau oleh negara pengirim, juga tergantung pada jenis beasiswa.

    Deadline Pendaftaran Bilateral State Scholarships

    Studi semester/parsial sarjana, magister, atau doktoral (3-10 bulan): 20 February 2025

    Studi sarjana, magister, atau doktoral penuh (masing-masing 36/24/36 bulan): 20 February 2025

    Kunjungan studi jangka pendek atau panjang (3 hari – 6 bulan): 20 Februari 2025

    Kursus musim panas (2-4 minggu): 28 Maret 2024

    Syarat Dokumen Bilateral State Scholarships

    1. Formulir Pendaftaran
    2. Salinan Paspor dan Kartu Identitas
    3. Motivation Letter
    4. Salinan Transkrip Akademik
    5. Sertifikat Kemahiran Bahasa
    6. Surat Penerimaan dari Universitas Terkait
    7. Rencana Karier
    8. Surat Rekomendasi

    Informasi lebih lanjut mengenai Bilateral State Scholarships dapat detikers cek di laman https://studyinhungary.hu/study-in-hungary/menu/scholarships/bilateral-state-scholarships.html atau https://tka.hu/international-programmes/4127/bilateral-state-scholarships. Tertarik mendaftar, detikers?

    (nir/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa S1-S3 2026 di Hongaria, Ada Asrama dan Bantuan Biaya Hidup


    Jakarta

    Pemerintah Hongaria membuka pendaftaran beasiswa Stipendium Hungaricum untuk program jenjang S1-S3 dan nongelar. Lamaran diterima paling lambat pada 15 Januari 2026 pukul 14.00 waktu Eropa Tengah.

    Direktur Sumber Daya, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Sri Suning Kusumawardani menjelaskan, pelamar tidak perlu surat rekomendasi dari Ditjen Dikti Kemdiktisaintek. Pelamar juga tidak perlu menyampaikan lamaran ke ditjen sebagai institusi sending partner.

    “Kami akan mengacu ke portal pendaftaran,” tulis Suning dalam Surat No : 3915/B4/DT.04.02/2025 perihal Tawaran Beasiswa Stipendium Hungaricum Scholarship Programme Tahun 2026/2027.


    Beasiswa Stipendium Hungaricum 2026

    Berikut komponen beasiswa ke Hongaria 2026 dalam Stipendium Hungaricum Scholarship:

    • Pembebasan biaya studi
    • Bantuan uang saku per bulan:
      • 43.700 forint Hongaria (110 euro) atau sekitar Rp 2,1 juta untuk mahasiswa S1, S2, dan nongelar
      • 140.000 forint Hongaria (355 euro) atau sekitar Rp 6,9 per bulan untuk mahasiswa doktoral semester 1-4 (fase 1), kemudian 180.000 forint (460 euro) atau Rp 8,9 juta per bulan pada semester 5-8
    • Asrama gratis, atau bantuan biaya tempat tinggal 40.000 forint Hongaria (Rp 1,9 juta) per bulan
    • Asuransi kesehatan senilai 65.000 forint Hongaria (Rp 3,2 juta) per tahun

    Sebagai catatan, bantuan biaya tempat tinggal dan bantuan biaya hidup bisa jadi tidak memenuhi kebutuhan penuh per bulan di kota besar seperti ibu kota Hongaria, Budapest. Cek kalkululator biaya hidup di Hongaria dengan klik DI SINI.

    Jenjang Pendidikan Tinggi

    Sejumlah jenjang pendidikan menyediakan program pertukaran dan program kuliah penuh waktu. Simak rinciannya di bawah ini berdasarkan panduan resminya.

    1. Program Bachelor

    • Durasi: 2-4 tahun penuh waktu, atau 1-2 semester paruh waktu (pertukaran)
    • Gelar: BA atau BSc, atau sertifikat pertukaran

    2. Program Master

    • Durasi: 1-2 tahun penuh waktu, atau 1-2 semester paruh waktu (pertukaran)
    • Gelar: MA atau MSc, atau sertifikat pertukaran

    3. Program One-Tier Master

    Program ini menggabungkan jenjang bachelor (S1) dan master (S2). Contoh bidang studi one-tier master sedikit mirip dengan prodi yang dilengkapi program pendidikan profesi di tanah air, seperti kedokteran umum, farmasi, kedokteran gigi, arsitektur, hukum, bedah kedokteran hewan, teknik kehutanan, dan lain-lain.

    • Durasi: 5-6 tahun penuh waktu, atau 1-2 semester paruh waktu (pertukaran)
    • Gelar: MA atau MSc, atau sertifikat pertukaran

    4. Kelas persiapan dalam bahasa Hongaria

    • Durasi: 1 tahun
    • Gelar: tidak ada, peserta yang lolos kelas diberikan sertifikat pertukaran

    5. Training Spesialis Pascasarjana

    Program ini menyediakan pendidikan untuk memenuhi kualifikasi yang dibutuhkan setelah program bachelor maupun master. Jika mendaftar program ini, penerima beasiswa tidak mendapat kelas persiapan.

    • Durasi: 1-2 tahun penuh waktu, atau 1-2 semester paruh waktu (pertukaran)
    • Gelar: tidak ada, peserta yang lolos kelas diberikan sertifikat pertukaran

    6. Doktor

    Program doktoral di Hongaria terdiri dari 8 semester yang terbagi atas 2 fase. Fase pertama (4 semester awal) meliputi pelatihan profesional dan riset, yang diakhiri dengan ujian atau evaluasi progres riset dan studi.

    Jika lulus fase pertama, penerima beasiswa akan lanjut fase 4 semester kedua yang meliputi riset dan disertasi.

    • Durasi: 2+2 tahun penuh waktu, atau 1-2 semester paruh waktu (pertukaran)
    • Gelar: gelar doktoral, atau sertifikat pertukaran

    Syarat Beasiswa Kuliah ke Hongaria Stipendium Hungaricum

    • Warga negara mitra, termasuk Indonesia
    • Berusia minimal 18 tahun per 31 Agustus 2026, kecuali mendaftar ke program studi Dance
    • Tidak sedang mendaftar ke jenjang doktoral yang ditawarkan pada beasiswa pada periode pendaftaran yang sama
    • Jika pernah mendapat beasiswa ini, maka tidak bisa mendaftar lagi pada jenjang yang sama atau lebih rendah
    • Penerima beasiswa jenjang sarjana boleh mendaftar ke program pertukaran jenjang master jika sedang studi master di Indonesia
    • Penerima beasiswa Stipendium Hungaricum 2023/2024 hingga 2025/2026 yang tidak datang ke Hongaria, tidak memulai studi, dan tidak memberitahukan Tempus Public Foundation hingga 15 Oktober tidak dapat mendaftar kembali beasiswa 2026/2027.

    Informasi beasiswa Stipendium Hungaricum 2026 selengkapnya bisa dicek dengan klik link berikut:

    (twu/pal)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)



    Sumber : www.detik.com