Tag: tenant kuliner

  • 5 Tenant Kuliner di TikTok Food Fest 2025 yang Siap Ngenyangin Perut


    Jakarta

    Akhir pekan ini kamu bisa jajan puas di TikTok Food Fest 2025. Ada 60 tenant kuliner yang menawarkan menu edisi terbatas kolaborasi bareng TikToker.

    TikTok Food Fest 2025 hadir pada 11-12 Oktober di Hutan Kota Gelora Bung Karno, Jakarta. Festival kuliner ini menghadirkan 60 tenant yang siap memanjakan lidah pengunjung.

    Mengusung tema ‘Citarasa Nusantara’, acara ini menampilkan beragam sajian khas dari berbagai daerah di Indonesia. Pengunjung dapat menikmati kuliner otentik dalam suasana yang interaktif dan kekinian.


    Selain mencicipi makanan, festival ini juga menjadi ajang bagi UMKM dan merek lokal untuk memperkenalkan produk mereka. TikTok berperan sebagai jembatan antara kreator, pelaku usaha, dan komunitas pencinta kuliner.

    Dengan konsep yang menggabungkan pengalaman online dan offline, TikTok Food Fest 2025 menawarkan lebih dari sekadar festival kuliner. Acara ini menjadi destinasi wajib bagi para foodies dan pecinta kuliner Indonesia.

    Berikut ini rekomendasi tenant kuliner menarik di TikTok Food Fest 2025:

    1. Sumatera Rasa x @mursid241

    TikTok Food Fest 2025.Seporsi nasi dengan lauk komplet di tenant Sumatera Rasa x Mursid. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Katering bernama Sumatera Rasa hadir di TikTok Food Fest 2025 berkolaborasi dengan kreator TikTok @mursid142. Ada beberapa menu spesial yang ditawarkan khusus di acara ini.

    Salah satunya pake nasi dengan lauk komplet seharga Rp 50.000. Seporsinya dilengkapi dengan cumi, rendang, dendeng, urat, paru, lidah, daun singkong, lengkap dengan sambal.

    Rasanya gurih dan kaya akan rempah. Cuminya berukuran besar. Teksturnya empuk dan padat, karena diisi dengan tahu.

    2. Es Podeng Mang Apay

    TikTok Food Fest 2025.Es Podeng Mang Apay Foto: detikcom/Riska Fitria

    Dengan cuaca yang curah dan agak terik, kamu juga bisa menikmati es doger di gerai bernama Es Podeng Mang Apoy. Segelasnya es gorengnya dibanderol seharga Rp 16.000.

    Es dogernya disajikan dengan berbagai isian mulai dari mutiara, alpukat, roti, tape uli, dan kacang. Rasanya ada manis, asam segar dengan sensasi menyegarkan.

    3. Soughdara

    TikTok Food Fest 2025Soughdara. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Pencinta dessert kekinian jangan lewatkan gerai Soughdara di TikTok Food Fest 2025. Gerai ini menawarkan donat gaya bombolini dengan berbagai varian.

    Ada paket premium berisi 3 donat seharga Rp 85.000. Kamu bisa memilih varian antara, pistachio, strawberry, matcha, dan tiramisu. Teksturnya lembut dan toppingnya royal.

    4. Cirjak

    TikTok Food Fest 2025.Cirjak di TikTok Food Fest 2025. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Tenant Cirjak jadi pilihan tepat untuk melepas dahaga. Berbagai racikan minuman segar tersedia di sini. Salah satu yang menarik adalah es kelapa jeruk seharga Rp 30.000.

    Air kelapanya segar, manis, dicampur dengan perasa jeruk yang menambah sensasi segar. Lebih spesial lagi ditambah dengan daging kelapa yang lembut dan manis.

    5. Dendeng Mamaku

    TikTok Food Fest 2025.TikTok Food Fest 2025 ada tenant Dendeng Mamaku. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Dendeng Mamaku menjadi tenant yang sayang dilewatkan. Merek dendeng kemasan ini hadir dengan berkolaborasi dengan food vlogger Sania Jeny Versari @versansss.

    Khusus festival kuliner kali ini, tenant tersebut mengeluarkan menu spesial, mie goreng dendeng lambok harga Rp 35.00.

    Mienya menggunakan tipe mie pipih dan tipis. Bumbunya kaya akan rempah dan disajikan dengan dendeng yang empuk.

    (raf/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Odeon Chinatown Sukabumi, Spot Wisata Kuliner Halal Bergaya Pecinan



    Jakarta

    Sukabumi tak hanya memiliki destinasi wisata alam. Kini, ada juga destinasi wisata kuliner tematik bergaya pecinan.

    Adalah Odeon Chinatown Soekaboemi yang berlokasi di Ruko Danalaga Square, Jalan Pajagalan, Kelurahan Nyomplong, Kecamatan Warudoyong. Berkunjung ke sana traveler akan disuguhi pengalaman kuliner dengan nuansa khas kampung China.

    Nuansa pecinan langsung terasa melalui ornamen khas seperti lampion dan dekorasi bernuansa Tionghoa. Suasana itu diperkuat dengan tampilan setiap gerai makanan dan minuman yang dihias dengan pernak-pernik oriental, menciptakan atmosfer yang berbeda dari tempat kuliner lainnya di Sukabumi.


    Beragam pilihan kuliner tersedia di Odeon Chinatown, mulai dari makanan khas oriental seperti dimsum, kopi tiam, dan kimbab, hingga hidangan lokal dari berbagai daerah. Konsep tematik ini tidak hanya menghadirkan suasana unik, tetapi juga menawarkan menu yang terjangkau.

    “Harga makanan di sini rata-rata mulai dari Rp15.000 hingga Rp25.000, sehingga ramah di kantong,” ujar Direktur PT Putra Sakti Sukamulya, Budiyanto Hukin Pramono, Sabtu (21/12/2024).

    Odeon Chinatown Soekaboemi.Odeon Chinatown Soekaboemi. (Siti Fatimah/detikJabar)

    Sebanyak 28 tenant kuliner di Odeon Chinatown Soekaboemi telah tersertifikasi halal. Mayoritas tenant berasal dari UMKM lokal yang kini memiliki tempat usaha permanen.

    “Sebagian besar tenant adalah UMKM yang berkembang dari awalnya hanya berjualan di pinggir jalan. Dengan adanya tempat ini, mereka bisa naik kelas dan memperluas bisnisnya,” ujarnya.

    Selain kuliner, fasilitas penunjang di Odeon Chinatown turut menjadi nilai tambah. Tersedia area parkir luas, toilet yang bersih, dan panggung untuk berbagai acara seperti live music atau senam jantung sehat.

    “Kami juga membuka ruang bagi seniman lokal untuk tampil di panggung, sehingga mereka punya kesempatan menunjukkan karya mereka,” tambahnya.

    Odeon Chinatown Soekaboemi.Odeon Chinatown Soekaboemi. (Siti Fatimah/detikJabar)

    Penjabat Wali Kota Sukabumi, Kusmana Hartadji, mengapresiasi kehadiran Odeon Chinatown Soekaboemi sebagai salah satu ikon wisata kuliner di kota ini. Ia menyebutkan bahwa tempat ini tidak hanya meningkatkan kunjungan wisata, tetapi juga mendukung perekonomian lokal melalui penyerapan tenaga kerja dan peningkatan pendapatan UMKM.

    “Kami berharap tempat ini menjadi daya tarik baru yang mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Sukabumi. Dengan 28 tenant yang aktif, peluang ekonomi bagi masyarakat semakin terbuka,” ungkap Kusmana.

    Pemkot Sukabumi juga berkomitmen memberikan pendampingan kepada pelaku usaha kuliner agar mereka dapat terus berkembang. “Kami akan melakukan pelatihan dan promosi secara teknis untuk mendukung keberlanjutan usaha para tenant di sini. Kolaborasi dengan stakeholder juga sangat penting,” jelasnya.

    Salah satu pengunjung, Annisa (19), warga Cisaat, mengaku terkesan dengan suasana tempat ini. “Awalnya tahu dari Instagram. Pas datang, suasananya nyaman dan teduh. Dekorasi Chinese-nya jadi nilai tambah,” ujar Annisa.

    ____________

    Baca artikel selengkapnya di detikJabar

    (wkn/wkn)



    Sumber : travel.detik.com