Tag: Test

  • Harga Test (TST) Naik Drastis 132%, Calon Bintang Baru Altcoin Season?

    Pasar kripto kembali diwarnai pergerakan spektakuler. Kali ini, sorotan tertuju pada Test (TST), sebuah token yang berhasil mencatatkan lonjakan harga lebih dari 132% dalam 24 jam terakhir, membawa harganya ke level $0.063499 per TST.

    Dengan kapitalisasi pasar sebesar $60.07 juta dan volume perdagangan harian mencapai $294.66 juta, TST berhasil masuk ke radar para trader meskipun berada di peringkat ke-533 secara global.

    Fenomena ini menunjukkan bahwa TST mulai mendapatkan perhatian besar dari pasar, terutama karena pergerakan harganya yang sangat agresif dibandingkan aset kripto lain yang cenderung stagnan.

    Baca Juga: Harga Test (TST) Naik Drastis 132%, Calon Bintang Baru Altcoin Season?

    Posisi Pasar TST Saat Ini

    Saat ini, TST memiliki sirkulasi pasokan 946.04 juta token, dengan kapitalisasi pasar yang relatif kecil dibandingkan aset papan atas seperti Bitcoin atau Ethereum.

    Meski begitu, lonjakan harga dalam kurun waktu singkat membuat TST menjadi salah satu token dengan performa terbaik minggu ini.

    Dalam 7 hari terakhir, TST mencatat kenaikan lebih dari 148%, dan jika dilihat lebih jauh, harga token ini sudah naik lebih dari 100% dalam 30 hari terakhir.

    Tren ini memperlihatkan bahwa TST tidak hanya mencatat lonjakan sesaat, melainkan memiliki momentum pertumbuhan yang cukup stabil dalam jangka menengah.

    Faktor yang Mendorong Lonjakan Harga TST

    Ada beberapa faktor yang diyakini menjadi pemicu kenaikan harga TST:

    1. Lonjakan Permintaan Pasar
      Volume perdagangan TST yang menembus hampir $300 juta dalam 24 jam menunjukkan adanya peningkatan aktivitas beli yang signifikan. Minat trader terhadap token ini tampaknya melonjak drastis, mungkin dipicu oleh spekulasi jangka pendek.
    2. Momentum Altcoin Season
      Pasar altcoin sedang memasuki fase bullish, di mana banyak token dengan kapitalisasi menengah dan kecil mencatat kenaikan yang lebih besar dibandingkan aset utama. TST tampaknya menjadi salah satu penerima manfaat dari fenomena ini.
    3. Spekulasi Komunitas
      Meski belum memiliki rekam jejak panjang, TST tampaknya mendapat dukungan komunitas yang cukup kuat di media sosial dan forum kripto. Dorongan komunitas kerap menjadi faktor penting dalam menciptakan reli harga secara mendadak.
    4. Likuiditas yang Meningkat
      Ketersediaan TST di beberapa bursa besar membuat investor lebih mudah untuk mengakses dan memperdagangkannya, sehingga likuiditas pun meningkat.

    Tantangan yang Perlu Diperhatikan

    Meskipun kenaikan harga TST terlihat menjanjikan, ada beberapa hal yang patut diwaspadai:

    • Volatilitas Tinggi: Dalam 1 jam terakhir, TST sudah turun sekitar 7.71%, yang menunjukkan adanya aksi ambil untung oleh trader jangka pendek.
    • Fundamental Belum Teruji: Berbeda dengan proyek kripto mapan, TST masih tergolong baru sehingga belum memiliki utilitas atau adopsi jelas yang mendukung kenaikan harga jangka panjang.
    • Risiko Koreksi: Setelah lonjakan tajam, biasanya pasar akan mengalami fase koreksi untuk menyeimbangkan harga.
    Pergerakan harga Test (TST/USDT) pada Rabu, 17 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Test (TST/USDT) pada Rabu, 17 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Prediksi Harga TST ke Depan

    Jika momentum bullish terus berlanjut, TST berpotensi menguji level psikologis berikutnya di kisaran $0.08 – $0.10 dalam beberapa minggu ke depan.

    Namun, apabila tekanan jual meningkat, harga TST bisa kembali terkoreksi ke area $0.04 – $0.05 sebagai support terdekat.

    Bagi investor jangka panjang, TST masih tergolong high-risk, high-reward asset. Artinya, potensi keuntungan besar sebanding dengan risiko koreksi tajam yang mungkin terjadi sewaktu-waktu.

    Baca Juga: Altcoin Season Mulai Panas? Indeks Melonjak ke 71, Mirip 2017!

    Lonjakan harga TST hingga 132% dalam 24 jam menjadikannya bintang baru di pasar altcoin.

    Dengan kapitalisasi pasar yang relatif kecil namun volume perdagangan besar, TST menunjukkan potensi sebagai aset spekulatif yang mampu memberikan keuntungan cepat bagi para trader.

    Namun, investor perlu berhati-hati mengingat volatilitas ekstrem yang dimiliki token ini. Jika momentum komunitas dan altcoin season terus mendukung, TST bisa menjadi salah satu token kejutan tahun ini.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 3 Cara Cek Layar Xiaomi Pakai Kode Rahasia dan Aplikasi

    Jakarta

    Kita sebaiknya mengecek kondisi layar HP secara berkala. Hal ini berguna untuk mengetahui apakah layar HP detikers masih berfungsi normal atau ada bagian layar yang sudah rusak.

    Buat pengguna smartphone Xiaomi, simak 3 cara cek layar Xiaomi berikut ini untuk mengetahui kondisinya. Caranya bisa menggunakan aplikasi maupun tanpa aplikasi.

    Cara Mudah Cek Layar Xiaomi

    Cara cek layar Xiaomi tanpa aplikasi adalah memakai kode rahasia maupun fitur rahasia. Cara lainnya adalah menggunakan aplikasi di Google Play Store. Berikut beberapa caranya:


    1. Pakai Kode Rahasia

    Xiaomi memberikan fitur cek layar tanpa aplikasi, namun caranya mungkin tak banyak diketahui. Dilansir dari Technastic, Kalian cukup memasukkan kode rahasia untuk masuk ke menu tes hardware.

    Di dalam menu tersebut terdapat beberapa jenis tes, meliputi sensor cahaya, sensor magnetik, sensor jarak, touchscreen, hingga baterai. Nama menu mungkin berbeda berdasarkan tipe HP. Cara ini sudah dicoba oleh tim detikinet. Langkahnya adalah sebagai berikut:

    • Masuk ke papan tombol panggilan seperti ketika kita ingin menelepon
    • Masukkan kode *#*#64663#*#*
    • Kamu akan masuk ke menu diagnostik hardware dan pemeriksaan kualitas. Pilih beberapa menu terkait layar, seperti menu Color dan Touchscreen Panel.
    • Ikuti petunjuk tes. Jika berhasil, maka menu yang berkaitan akan ditandai ‘pass’, tetapi jika gagal akan ditandai ‘fail’.

    2. Pakai Fitur Rahasia

    Berdasarkan laman Deccan Chronicle, pengguna Xiaomi juga bisa masuk ke menu tes hardware seperti cara di atas, namun menggunakan jalan rahasia melalui menu ‘Settings’. Langkahnya adalah sebagai berikut:

    • Masuk ke ‘Settings’, kemudian ketuk ‘About phone’
    • Cari tulisan ‘Kernel version’, lalu ketuk beberapa kali sampai masuk ke menu ‘CIT’.
    • Kamu akan masuk ke menu diagnostik hardware dan pemeriksaan kualitas. Pilih beberapa menu terkait layar, seperti menu Color dan Touchscreen Panel.
    • Ikuti petunjuk tes. Jika berhasil, maka menu yang berkaitan akan ditandai ‘pass’, tetapi jika gagal akan ditandai ‘fail’.

    3. Pakai Aplikasi

    Ada banyak aplikasi untuk cek layar Xiaomi yang dapat diunduh di Play Store, di antaranya Display Tester, Dead Pixels Test and Fix, atau Touch Screen Test.

    Caranya kurang lebih sama. Setelah berhasil mengunduh aplikasi, jalankan aplikasi. Ada beberapa menu tes yang bisa dipilih, misalnya untuk tes warna, tes fungsi touchscreen, hingga untuk melihat adanya dead pixel.

    Biasanya detikers diminta menyentuh layar untuk mengecek seluruh bagian, apakah ada yang rusak ataukah seluruhnya normal.

    Demikian tadi 3 cara cek layar Xiaomi pakai kode atau fitur rahasia bawaan smartphone, maupun menggunakan aplikasi. Selamat mencoba!.

    (bai/row)



    Sumber : inet.detik.com