Tag: Tezos

  • Tiga Altcoin Platform Smart Contract yang akan Moncer di 2022

    Decentralized Finance (DeFi) mendapat lampu sorot yang besar sepanjang tahun 2021. Di samping NFT yang juga tak kalah meriahnya di sepanjang tahun ini. Tapi, jangan lupakan platform smart contract, di mana kedua ekosistem tersebut akan berjalan jika ada blockchain layer-1 yang menawarkan layanan smart contract.

    Hingga saat ini, Ethereum masih menjadi blockchain layer-1 yang banyak digunakan dalam ekosistem crypto. Meski, belakangan ini banyak yang mengeluhkan tentang biaya gas yang terlampau tinggi. Di samping, saat ini banyak platform layer-1 yang menawarkan biaya gas lebih rendah seperti Avalanche, Binance Smart Chain, dan lainnya.

    Persaingan platform kontrak pintar di tahun 2022 nampaknya akan semakin ketat. Sejumlah jaringan saat ini tengah berbenah dan terus upgrade teknologi mereka untuk bersaing menjadi platform yang menguasai ekosistem crypto.

    Berikut beberapa protokol layer-one berperforma baik di Q4 2021 dan bagaimana potensi mereka di tahun 2022:

    Baca jugaDua Alasan Solana akan Menjadi Aset Paling Diperhitungkan di 2022

    Algorand

    Algorand (ALGO) adalah jaringan blockchain layer-one proof-of-stake (PoS) murni yang dirancang secara mandiri namun sangat scalable. Jaringan ini mampu menangani beban transaksi yang berat dengan biaya minimal.

    Di Q4, developer meluncurkan Algorand Virtual Machine yang memungkinkan aplikasi terdesentralisasi (DApps). Pengembangan ini secara langsung akan mendukung proyek DeFi dan NFT dalam jaringan Algorand.

    Potensi Algorand ini pun terlihat dari sejumlah stable coin yang telah diluncurkan dalam jaringan tersebut seperti Theter (USDT) dan USD Coin (USDC). Sehingga, platform DeFi jaringan ini  akan relatif lebih mudah dalam meningkatkan likuiditas.

    Selain itu, peluncuran 150 juta ALGO Viridis Fund oleh Algorand Foundation juga dirancang untuk mempercepat pengembangan ekosistem DeFi di jaringan.

    Proyek ini juga didukung oleh sejumlah investor institusional. Borderless Capital telah menyuntikan dana $500 juta untuk membantu mengembangkan DApps di Algorand. Selain itu, Hivemind Capital Partners juga memilih protokol tersebut sebagai mitra teknologi pertamanya.

    Elrond (EGLD)

    Elrond (EGLD) adalah platform blockchain untuk aplikasi terdistribusi yang bertujuan menjadi ekosistem teknologi untuk “internet baru”.

    Berdasarkan website resmi proyek, Elrond menggunakan teknologi sharding untuk memungkinkan pemrosesan 15.000 transaksi per detik (TPS) dengan biaya transaksi rata-rata $0,001.

    Reli harga akhir tahun yang terlihat pada token EGLD asli protokol terjadi setelah peluncuran program insentif likuiditas $1,29 miliar oleh pertukaran desentralisasi Maiar (DEX) yang berbasis di Elrond.

    Sebelum peluncuran program likuiditas, harga EGLD meningkat berkat peningkatan penggunaannya sebagai bentuk pembayaran digital, termasuk kemitraan dengan festival musik Rumania Untold , yang mengumumkan bahwa tiket untuk festival tahun 2021 dapat dibeli menggunakan EGLD.

    Baca jugaHydra Bakal Bawa Cardano Naik Dua Kali Lipat?

    Tezos (XTZ)

    Tezos ( XTZ ) adalah blockchain proof-of-stake fleksibel yang dirancang untuk berkembang dari waktu ke waktu tanpa perlu menjalani hard fork. Di Q4, entitas keuangan tradisional seperti Arab Bank Swiss bermitra dengan protokol untuk meluncurkan layanan staking, trading, dan kustodian untuk token native jaringan ini, XTZ.

    Pada 7 Desember, proyek tersebut menjadi berita utama setelah memperluas ekosistem NFT dengan bermitra dengan Ubisoft, sebuah perusahaan game besar. Platform Ubisoft Quartz menggunakan blockchain Tezos , dan para pemain Ghost Recon: Breakpoint akan dapat membeli dan memperdagangkan NFT khusus game di pasar.

    Pada 15 Desember, Rarible, pasar NFT yang populer, juga mengumumkan integrasi blockchain Tezos ke dalam ekosistemnya. Ini berarti pengguna Rarible dapat membeli, menjual, dan memperdagangkan NFT Tezos di lingkungan yang jauh lebih murah daripada pasar berbasis Eter Rarible.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Apa itu Tezos? Pelajari Panduan Cara Jual Beli Di Marketplace NFT Disini

    Tezos, salah satu blockchain yang juga memprakarsai banyak marketplace NFT yang ada, hadir menjawab masalah umum blockchain yang tidak ramah lingkungan dengan CleanNFT. Ketertarikan pada dampak ekologis NFT telah memperkuat keunggulan relevan yang dimiliki Tezos dibanding jaringan lain, yaitu konsumsi energi yang jauh lebih rendah dan jejak ekologis yang lebih kecil.

    Jaringan open-source Tezos adalah blockchain Proof of Stake yang mengonsumsi lebih dari dua juta kali lebih sedikit energi dibanding jaringan Proof of Work lain, seperti Bitcoin atau Ethereum. Rendahnya jejak karbon, berarti Anda dapat mengutamakan inovasi tanpa mengorbankan sustainability.

    Properti yang up-to-date memungkinkan jaringannya tetap mampu mengikuti tren yang terus tumbuh dalam ekosistem blockchain, seperti optimasi gas dan NFT. Hal ini tentunya dilakukan untuk meminimalisir kemacetan yang disebabkan oleh kepadatan NFT yang ada di blockchain.

    Sebelum membahas mengenai penerapan CleanNFT, kenalan dulu yuk dengan Tezos!

    Kenalan dengan Tezos

    apa itu tezos

    Source: https://tezos.com/build-play-collect/

    Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, Tezos merupakan blockchain yang menggunakan teknologi open-source, di mana tujuannya adalah untuk mengeksekusi transaksi yang terjadi secara peer-to-peer dan juga untuk menerbitkan smart contracts yang salah satunya digunakan dalam dunia kripto. Sudah banyak marketplace NFT yang bergerak di atas blockchain Tezos, di antaranya adalah hic et nunc dan objkt.com. 

    Sistem blockchain ini didirikan sepasang suami istri, Kathleen dan Arthur Breitman di tahun 2014 ketika industri kripto dan bitcoin sudah mulai dikenal oleh khalayak ramai. Sistem ini dirancang dengan alasan agar bisa mendukung jaringan yang lebih luas. 

    Hal ini yang membuat Tezos berbeda dengan blockchain lainnya, yakni penerapan desentralisasi yang menyeluruh. Tiap pengguna sistem blockchain ini bisa berpartisipasi dalam pengembangan yang dilakukan dalam jaringan blockchain, melalui sebuah tahap yang disebut “Baking”. Tahap ini mengharuskan para penggunanya untuk melakukan staking token, yaitu XTZ sebanyak 8000 keping.

    Mengutip CoinMarketCap, harga XTZ saat ini tercatat berada di angka 3.15 USD per kepingnya dengan volume perdagangan sebanyak 93,942,251 USD per tanggal 21 April 2022.

    Lalu, apa itu mekanisme CleanNFT yang diterapkan dalam blockchain Tezos?

    Apa itu CleanNFT Tezos?

    CleanNFT adalah upaya yang digalakkan oleh Tezos melalui NFT, dalam mengurangi konsumsi energi dan membuat praktik blockchain lebih ramah lingkungan. Dengan CleanNFT, energi yang digunakan validator berada di kisaran 60MWh di setiap tahunnya.

    Hal inilah yang membedakan blockchain Tezos dengan blockchain lain, di mana pada Ethereum penggunaan energi tahunannya diperkirakan sekitar 26TWh. Jumlah ini setara dengan konsumsi energi tahunan Ekuador dengan penduduk 17 juta orang.

    Selain itu, biaya bahan bakar yang rendah memberikan pengalaman pengguna yang mulus dan bebas kemacetan. Hal ini memungkinkan siapa saja untuk meng-host, mencetak dan memperdagangkan NFT dengan hambatan minim.

    Berbeda dengan blockchain Ethereum yang banyak terjadi kemacetan akibat padatnya pasar NFT dalam beberapa waktu belakangan, aksesibilitas, dan biaya di blockchain Ethereum dan jaringan lain yang berkaitan. Hal tersebut sangatlah berpengaruh terhadap aplikasi, sampai-sampai merusak reputasi ekosistem secara keseluruhan.

    Beberapa contoh proyek NFT yang telah menerapkan CleanNFT antara lain adalah Ziggurats oleh Mike Shinoda pada Desember 2021 lalu, McLaren pada bulan Januari 2022, hingga yang paling terbaru adalah NFT kepunyaan Papa John’s Pizza yang diluncurkan pada Maret 2022 kemarin. 

    nft giveaway dari papa john's

    Source: https://www.nfthotbag-papajohns.com/index.html

    Tingginya Peminat Tezos Seiring Diperkenalkannya CleanNFT

    ilustrasi nft marketplace

    Sosialisasi CleanNFT Tezos nampaknya membuahkan hasil. Sebab, tujuh dari sepuluh tempat jual-beli NFT di blockchain mengalami peningkatan dalam hal pengguna aktif. Tingginya peminat Tezos seiring diperkenalkannya CleanNFT tidak terlepas dari menariknya mekanisme yang ditawarkan, yakni pencetakan NFT yang ramah lingkungan serta biaya gas yang murah. 

    Mendukung pernyataan tersebut, terbukti dengan adanya dua marketplace NFT Tezos terkemuka, yaitu hic et nunc dan Kalamint, mengalami peningkatan cukup besar, kurang lebih hingga 380%, baik dalam dompet aktif yang terhubung dengan mereka maupun volume transaksi.

    Selain itu, terjadi pula kenaikan paling signifikan yang dialami oleh marketplace FX Hash, dengan dompet aktif mengalami pertumbuhan lebih dari 14% mendekati angka 5.000.

    Marketplace NFT Tezos lainnya, yaitu objkt.com pun berhasil menarik volume perdagangan terbanyak, lebih dari 10.000 dompet aktif yang menyelesaikan lebih dari 93.000 transaksi dengan volume 3,3 juta USD.

    Apa Saja Kelebihan CleanNFT?

    ilustrasi token nft

    Berikut tiga kelebihan CleanNFT pada marketplace NFT Tezos:

    1. Ramah lingkungan

    Ramah lingkungan adalah kelebihan utama CleanNFT pada marketplace NFT Tezos. Sementara seluruh transaksi Ethereum butuh energi yang hampir sama dengan yang digunakan dua rumah tangga Amerika per hari, Tezos menggunakan mekanisme Proof of Stake sehingga bisa menghemat penggunaan energi. CleanNFT pada marketplace NFT Tezos paham bahwa sangat penting untuk menghindari bertambahnya emisi karbon demi menjaga lingkungan.

    1. Murah

    CleanNFT pada marketplace NFT Tezos juga bisa dibilang murah. Sebab, biaya transaksi atau gas fee sekitar 0,0004 XTZ (sekitar 0,0023 USD). Dengan begitu, NFT dengan nilai berapa pun, tidak peduli besar atau kecil, sangat mungkin ditransaksikan dengan mudah dan murah. Kelebihan ini tentu sangat membantu bagi pemula yang NFT-nya mungkin hanya bernilai beberapa Dollar.

    Baca juga: Ketahui Alasan Kenapa Gas Fee Mahal dan Cara Kerjanya

    1. Dukungan komunitas yang kuat

    CleanNFT pada marketplace NFT Tezos juga memiliki dukungan komunitas kuat, seperti grup Hic Et Nunc Reddit dan Discord dengan 680 redditor dan saluran Discord dan channel Kalamint di Telegram. Dengan memiliki komunitas, khususnya di sekitar NFT, yang ramai dan ramah. Anda bahkan bisa mengajukan pertanyaan di Twitter dan mendapatkan jawabannya segera. Dengan begitu, Anda akan menjadi lebih paham mengenai Tezos dan NFT yang ada di platform

    Jadi, CleanNFT adalah istilah yang digunakan oleh komunitas seniman dari seluruh dunia untuk menggambarkan NFT dari platform yang menawarkan mekanisme Proof of Stake, yang telah diterapkan sebagai platform yang dirancang berkembang melalui mekanisme tata kelola on-chain. Anda tertarik juga terjun ke dunia NFT? Untuk Anda para kreator NFT, jangan lupa tawarkan karya-karya Anda di TokoMall sebagai Official Partner. Gabung juga Komunitas TokoMall di Discord dan Telegram!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Google Cloud dan Tezos Bermitra Kembangkan Teknologi Web3

    Google Cloud telah bermitra dengan Tezos Foundation untuk mengembangkan aplikasi web3 dan menyediakan layanan baru bagi pelanggannya. Pengumuman kerja sama ini juga mendorong harga aset kripto Tezos (XTZ) melonjak.

    Dalam pengumuman kolaborasi terbaru, disebutkan Google Cloud akan menjadi validator di jaringan blockchain Tezos. Kemudian, Tezos akan membantu pelanggan korporat Google Cloud menerapkan node Tezos untuk mendukung inovasi web3 di blockchain-nya.

    Program baru Tezos ini bertujuan untuk menyediakan kebutuhan pelanggan Google Cloud yang ingin membangun aplikasi Web3 dengan penerapan node dan pengindeks yang mudah di jaringan blockchain mereka, serta memudahkan perusahaan dan pengembang untuk menghosting dan menerapkan node.

    “Tezos sebagai sebuah ekosistem telah membangun reputasi dalam orientasi institusional dan B2B,” kata Mason Edwards, Chief Commercial Officer Tezos Foundation dikutip TechCrunch. “Ini akan memungkinkan kami untuk bergabung dengan institusi dan bahkan lebih masif ke dalam ruang ini. Ini akan menjadi bahan bakar semangat mendukung inovasi web3.”

    Kemitraan Strategis

    Google diketahui menginvestasikan US$ 1,5 miliar ke perusahaan di industri blockchain. Foto: Getty Images.
    Google diketahui menginvestasikan US$ 1,5 miliar ke perusahaan di industri blockchain. Foto: Getty Images.

    Baca juga: Risalah The Fed Bikin Market Kripto Tertahan, Kinerja Bitcoin Tak Optimal

    Tezos juga melihat kemitraan ini sebagai “sinyal yang sangat kuat” bagi komunitas pengembang untuk memiliki platform infrastruktur besar seperti Google Cloud, tambah Edwards.

    “Pengembang dan perusahaan Web3 mencari alat dan infrastruktur pengembang yang disempurnakan yang dapat membantu mempercepat jadwal produk mereka,” kata James Tromans, direktur teknik untuk web3 Google Cloud. “Pengembang mengetahui nilai teknologi hebat, dan kami melihat peluang untuk memberikan penawaran berbeda yang dibangun di atas fondasi yang juga mendukung banyak produk dan layanan yang ingin dibangun oleh pengembang blockchain.”

    Salah satu contoh bagaimana Google Cloud mencoba mengatasinya adalah melalui Blockchain Node Engine di Ethereum, layanan node khusus yang memanfaatkan Google Cloud untuk pengembangan aplikasi berbasis blockchain, ungkap Tromans.

    “Lebih banyak perusahaan, baik besar maupun kecil, juga ingin berpartisipasi secara on-chain,” kata Tromans. “Mereka menginginkan kemampuan membaca dan menulis on-chain untuk menerapkan aplikasi berbasis blockchain.”

    Perkembangan Tezos

    logo tezos
    Ilustrasi aset kripto Tezos. Sumber: Shutterstock.

    Baca juga: Fresh Graduate Harus Tahu Skill Paling Dibutuhkan di Industri Blockchain

    Tezos adalah blockchain proof-of-stake open source yang memiliki lebih dari 2,3 juta akun yang didanai di 158,6 juta total transaksi, menurut situs webnya. Itu juga bermitra dan membangun dengan merek dan perusahaan besar seperti Manchester United, McLaren dan Société Générale, antara lain.

    Bulan lalu, Tezos bermitra dengan California DMV untuk membantu agensi mendigitalkan judul mobil dan menempatkan transfer judul pada blockchain pribadi yang dibangun Tezos untuk merampingkan operasi.

    “Lembaga memperhatikan dan menyadari ini akan menjadi ruang untuk disrupsi; apakah Anda seorang pengecer yang peduli dengan program loyalitas atau keterlibatan konsumen atau institusi besar, blockchain akan mengganggu sebagian industri Anda, ”kata Edwards.

    Menyusul pengumuman kemitraan dengan Google Cloud, XTZ, token asli Tezos, melonjak 14% dari US$ 1,19 menjadi US$ 1,36 dalam hitungan jam. Pada saat penulisan, XTZ diperdagangkan pada US$ 1,43 dengan kapitalisasi pasar US$ 1,1 miliar.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 5 Rekomendasi Tezos Wallet – Tokocrypto News

    Tezos wallet merupakan sebuah dompet kripto yang khusus digunakan untuk menyimpan mata uang kripto native Tezos, XTZ. Nah, Tezos sendiri merupakan sebuah ekosistem blockchain yang unik karena menawarkan para pengembangnya untuk merancang smart contract. Itu artinya, Anda sebagai pemilik koin memiliki andil langsung dalam masa depan Tezos. Hal semacam ini tidak berlaku di ekosistem mata uang kripto lain seperti Ethereum.

    Pilihan dompet digital tezos pun ada bermacam-macam jenisnya, sebab kini pengembang dompet kripto pun makin banyak jumlahnya. Untuk meminimalisir potensi kerugian, pastikan Tezos wallet Anda memiliki track record yang baik. Selain itu, dompet juga harus mudah digunakan agar transaksi tidak terhambat. 

    Baca juga: Pahami Apa itu Ronin Wallet dan Cara Pakainya Di Sini!

    Apa Itu Tezos Wallet?

    Tezos wallet merupakan suatu teknologi yang digunakan untuk menyimpan aset kripto dari ekosistem Tezos. Nah, Tezos sendiri adalah sebuah platform dengan format open-source untuk pengelolaan aset dan pengembangan aplikasi. Di Tezos, para investor yang membeli token dapat mengatur peningkatan pada protokol inti mereka. Inilah yang kemudian membuat Tezos menarik karena kapabilitas ini tidak ditawarkan oleh platform lain di blockchain.

    Tezos wallet digunakan untuk menyimpan dan melakukan transaksi yang menggunakan aset kripto native dari Tezos (XTZ). Tanpa menggunakan wallet, Anda akan kesulitan bertransaksi di platform Tezos atau platform lain yang menggunakan Tezos. 

    Dompet Apa Saja yang Bisa Digunakan Tezos?

    Secara garis besar, dompet kripto Tezos hadir dalam dua format: software dan hardware. Dompet kripto dalam format software atau perangkat lunak dapat diakses secara online melalui website atau aplikasi (biasanya melalui smartphone). Sedangkan hardware dipilih karena menawarkan tingkat keamanan tinggi. Alasannya karena hardware wallet tidak terhubung dengan jaringan internet sehingga terhindar dari risiko serangan keamanan siber.

    Nah, pertanyaan selanjutnya bagaimana saya bisa mendapatkan Tezos wallet?

    Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, untuk dompet berjenis software Anda bisa mengaksesnya melalui website (contoh: Kukai, Temple, Spire) dan mengunduhnya secara gratis. Namun untuk dompet yang berjenis hardware Anda perlu membelinya melalui e-commerce. Untuk lebih jelasnya, yuk, baca terus penjelasannya!

    Manakah Tezos Wallet yang Terbaik?

    Sejatinya memilih Tezos wallet terbaik untuk diri sendiri adalah dengan melihat kebutuhannya. Dompet digital berjenis software cocok bagi Anda yang punya mobilitas tinggi, sehingga tak perlu takut suatu hari akan tertinggal wallet Anda. Namun, bagi mereka yang menomorsatukan keamanan, maka jenis hardware sangat cocok buat mereka. Terlebih jika Anda memang mencari dompet yang bisa dipakai untuk jangka panjang. 

    Tezos Wallet Format Software

    Ada beberapa opsi software wallet untuk menyimpan aset Tezos Anda, di antaranya:

    Kukai 

    kukai wallet

    Source by Kukai2

    Kukai merupakan sebuah software wallet yang dapat diakses melalui web. Dompet kripto yang satu ini sangat populer di kalangan investor Tezos karena memang sudah ada sejak awal token XTZ diluncurkan. Selain itu, dompet ini juga terus dikembangkan untuk bisa memenuhi kebutuhan para pemilik aset Tezos. Paling baru ada Kukai 2.0 yang diklaim lebih aman dari versi pendahulunya.

    Temple 

    temple wallet

    Source by Temple Wallet

    Selain Kukai, ada juga Temple untuk dompet Tezos dalam format web. Temple memang dikhususkan untuk menampung aset Tezos sehingga mudah diintegrasikan dan dijalankan. Selain itu, fitur keamanan yang ditawarkan pun cukup lengkap, misalnya plain private keys hingga keystore files.

    Trust Wallet 

    trust wallet

    Source by Trust Wallet

    Terakhir ada Trust Wallet. Bisa dibilang, inilah dompet kripto paling populer. Trust Wallet memiliki banyak pengguna karena dompet ini menerima berbagai macam aset kripto, tidak hanya terbatas pada satu jenis aset saja. Selain itu, Trust Wallet juga bisa diunduh di perangkat iOS maupun Android.

    Tezos Wallet Format Hardware

    Ada dua hardware wallet yang bisa digunakan untuk menyimpan aset Tezos Anda, yaitu:

    Ledger

    ledger wallet untuk tezos

    Ledger menawarkan perangkat keras yang dilengkapi dengan keamanan tingkat tinggi untuk menyimpan aset kripto. Dompet kripto ini tidak hanya dibekali dengan keamanan berformat digital melalui aplikasi, tapi juga perlindungan fisik seperti kode.

    Trezór

    trezor wallet untuk tezos

    Alternatif lain untuk dompet digital tezos berformat hardware yaitu Trezór. Sama seperti Ledger, dompet ini juga menawarkan perlindungan offline yang diklaim lebih aman dibanding software wallet. Meski disebut memberikan perlindungan offline, sebenarnya perangkat ini juga bisa dihubungkan dengan internet, menyesuaikan kebutuhan Anda.

    Sudah menentukan mana Tezos wallet pilihan Anda? Atau justru sekarang Anda belum memulai untuk melakukan investasi aset kripto? Tidak ada salahnya memang untuk selalu berhati-hati saat berinvestasi. Anda bisa mendapatkan informasi terbaru dan terlengkap mengenai dunia kripto, blockchain, dan tentunya NFT (non-fungible token) di Tokonews.

    Tertarik koleksi NFT atau bahkan memamerkan karya Anda di marketplace NFT? Yuk daftarkan diri Anda di TokoMall! Oh iya, jangan lupa gabung komunitasnya juga tuk dapatkan informasi terbaru NFT di Discord dan Telegram!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Keluar dari Koreksi, Reli Harga Tezos Naik 50%

    Tezos (XTZ) berhasil keluar dari koreksi harga dan alami reli 50% dalam waktu singkat. Faktor utama dari pemulihan harga tersebut adalah kemitraan jaringan dengan platform NFT terbaru bernama Ubisoft.

    Menurut data yang dilansir oleh TradingView, setelah mencapai titik terendah di harga $3,23 pada 3 Desember. Harga XTZ naik 50% dan berhasil keluar dari koreksi serta mencapai intraday high dengan harga $5,45.

    Grafik pergerakan harga Tezos

    Pada saat penulisan, Tezos kembali naik dan diperdagangkan dengan harga $5,58.

    Sementara itu, ada faktor pendukung lain yang menunjang pemulihan harga Tezos selain kemitrannya. Dan berikut adalah penjelasannya:

    Baca jugaMarket Volatil! Data Tunjukan Crypto Berkinerja Terbaik dan Terburuk

    Kemitraan Jaringan dengan Platform Ubisoft

    Upgrade terbaru untuk Tezos, yang benar-benar membuat harganya naik secara signifikan adalah pengumuman kemitraan jaringan dengan video game maker, Ubisoft.

    Perusahaan game tersebut akan meluncurkan Ubisoft Quartz, sebuah platform yang memberi kesempatan pengguna untuk mendapatkan NFT yang disebut ‘Digits’.

    Game berbasis blockchain tersebut telah muncul sebagai salah satu sektor paling banyak dibicarakan dari ekosistem cryptocurrency pada paruh kedua tahun 2021.

    Kemitraannya dengan salah satu video game maker terbesar di dunia. Akan sangat menguntungkan jaringan dan memungkinkan Tezos menghasilkan bullish dalam jangka.

    Beta untuk Ubisoft Quartz dijadwalkan akan diluncurkan pada 9 Desember mendatang dan akan terbuka untuk pemain Tom Clancy’s Ghost Recon: Breakpoint. 

    Sementara itu, untuk players yang memenuhi kriteria dapat mengklaim tiga item kosmetik NFT sekaligus secara gratis. Namun, penawaran ini hanya berlaku untuk users baru platform.

    Baca jugaMetaverse Sudah Eksis, Kripto Jadikan Lebih Baik

    Fokus Protokol yang Baik

    Alasan lain mengapa jaringan Tezos dapat bertumbuh dengan pesat adalah karena fokus protokolnya yang baik. Yaitu untuk menciptakan jaringan blockchain yang ramah lingkungan serta berkelanjutan.

    Tezos menggunakan mekanisme konsensus proof-of-stake yang dikenal menawarkan alternatif hemat energi.

    Menurut sebuah laporan yang dirilis oleh proyek tersebut, total jejak karbon tahunan dari blockchain Tezos setara dengan jejak energi rata-rata dari 17 warga dunia.

    Pengurangan energi yang dibutuhkan untuk mengoperasikan jaringan Tezos, yang telah menjadi tujuan proyek selama beberapa waktu, telah menghasilkan 70% peningkatan efisiensi energi per transaksi untuk jaringan pada tahun 2021.

    Kebutuhan listrik per transaksi Tezos di tahun ini juga telah berkurang 30% dari yang sebelumnya.

    Volume Transaksi dan Pendapatan Meningkat

    Dalam waktu singkat, jaringan Tezos telah melihat peningkatan volume transaksi serta pendapatan protokol yang meningkat dengan baik.

    Volume transaksi harian XTZ vs. total pendapatan

    Seperti yang terlihat pada grafik di atas, volume transaksi dalam Tezos melonjak ke rekor tertinggi $369 juta pada 3 Desember, yang bisa menjadi petunjuk bahwabeberapa investor telah mengetahui berita Ubisoft sejak saat itu.

    Data VORTECS™ dari Cointelegraph Markets Pro juga mulai mendeteksi prospek bullish untuk XTZ sejak 5 Desember, sebelum kenaikan harga baru-baru ini.

    Sementara itu, skor VORTECS™ sendiri merupakan perbandingan algoritmik dari kondisi pasar historis yang diperoleh dari kombinasi titik data termasuk sentimen pasar, volume perdagangan, pergerakan harga terkini, serta aktivitas Twitter.

    Data VORTECS™ Tezos

    Seperti yang terlihat pada grafik di atas, Skor VORTECS™ untuk XTZ mulai meningkat pada 4 Desember dan mencapai tertingginya pada 5 Desember, sekitar 21 jam sebelum harga naik 49% selama dua hari berikutnya.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Memahami Masa Depan Web3: Rangkuman AMA Tokocrypto x Tezos

    Tokocrypto mengadakan sesi AMA (Ask Me Anything) di Telegram yang menampilkan Athalia Neysa, Tezos Indonesian Market Lead, sebagai narasumber pada Kamis, 1 Februari 2024. AMA ini berfokus pada pengenalan dan diskusi mendalam tentang ekosistem Tezos, termasuk inisiatif dan peluang yang tersedia bagi komunitas Web3 di Indonesia. Berikut adalah rangkuman dari AMA tersebut:

    Pengenalan Tezos dan TZ APAC

    Athalia Neysa memulai dengan menjelaskan perannya di TZ APAC sejak tahun 2023, yang bertujuan mendukung startup, creator, dan proyek Web3 di Indonesia yang berbasis di Tezos. TZ APAC, sebagai bagian dari ekosistem Tezos di Asia Pasifik, berfokus pada pemberian dukungan maksimal kepada founder dan proyek Web3, menginisiasi kolaborasi penting di Indonesia sejak tahun 2023. Ini termasuk kolaborasi dengan Gaspack untuk strategi Web3 Susu Ultra Milk dan partisipasi dalam program NFT Lab Bentara Budaya Kompas Gramedia.

    Inisiatif dan Kolaborasi

    Dalam AMA, Athalia menyampaikan beberapa kolaborasi dan inisiatif TZ APAC di Indonesia dan regional. Di Indonesia, TZ APAC berkolaborasi dengan Gaspack dan Bentara Budaya Kompas Gramedia. Secara regional, ada peluncuran game Coin Blast di Tezos dan kerjasama dengan platform seperti Objkt.com dan fxhash untuk memajukan ekosistem NFT. Selain itu, program accelerator TZ APAC, Fortify Labs, mendukung startup Web3 di Asia Pasifik dengan fokus pada pengembangan MVP dan strategi go-to-market.

    logo tezos
    Ilustrasi aset kripto Tezos. Sumber: Shutterstock.

    Baca juga: Apa Itu Tezos (XTZ)?

    Q&A Session dengan Komunitas

    AMA ini juga mencakup sesi tanya jawab di mana Athalia menjawab pertanyaan dari komunitas tentang program accelerator Web3 TZ APAC, dukungan untuk startup yang membangun di ekosistem Tezos, dan peluang bagi developer Web3 Indonesia. Kriteria untuk bergabung dengan program accelerator meliputi fokus pada startup yang sudah melampaui fase ideasi dan siap membangun MVP mereka.

    Dukungan untuk Startup Web3

    Athalia menekankan pentingnya dukungan lengkap dari TZ APAC, termasuk pengembangan bisnis, pemasaran, dan mentorship, bagi startup yang membangun proyek Web3 di Tezos. TZ APAC menawarkan program yang dirancang untuk memberikan dampak besar, memberikan perhatian penuh pada setiap startup yang terlibat.

    Kesempatan bagi Developer Web3 Indonesia

    AMA ini juga menyoroti peluang bagi developer Web3 Indonesia untuk mengembangkan ide mereka dengan teknologi blockchain Tezos, termasuk peluncuran rollup yang kompatibel dengan EVM, Etherlink, yang memungkinkan penggunaan bahasa pemrograman Solidity dan integrasi dengan dompet Ethereum seperti MetaMask.

    Kesimpulan

    AMA Tokocrypto dengan Athalia Neysa memberikan wawasan mendalam tentang ekosistem Tezos, inisiatif TZ APAC di Indonesia dan Asia Pasifik, serta peluang yang tersedia bagi komunitas Web3. Dengan fokus pada dukungan untuk startup dan developer, Tezos menunjukkan komitmennya untuk memajukan inovasi dan kolaborasi dalam ekosistem blockchain.

    Silakan ikuti Tokocrypto di Telegram untuk berita tentang jadwal AMA selanjutnya.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Volume Tezos Terbang 164,16% Berkat DeFi dan Upgrade

    Volume perdagangan harian Tezos (XTZ) mencatat lonjakan tajam sebesar 164,16% dalam 24 jam terakhir, mencapai $197,91 juta. Kenaikan signifikan ini turut mendorong harga XTZ naik 3,49% menjadi $0,7575. Peningkatan volume ini dikaitkan dengan berbagai pengembangan strategis di ekosistem Tezos, termasuk suntikan likuiditas ke protokol DeFi dan peluncuran fitur-fitur baru yang mendorong partisipasi pasar.

    Dilaporkan AInvest, Tezos saat ini memiliki kapitalisasi pasar sekitar $796,52 juta dan menempati posisi ke-94 dalam peringkat kripto global. Dari total pasokan sebesar 1,07 miliar XTZ, sebanyak 1,05 miliar XTZ telah beredar. Valuasi terdilusi penuh (FDV) proyek ini diperkirakan mencapai $811,76 juta.

    Pergerakan harga Tezos (XTZ/USDT) pada Minggu, 20 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Tezos (XTZ/USDT) pada Minggu, 20 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Memahami Masa Depan Web3: Rangkuman AMA Tokocrypto x Tezos

    Analisis Teknikal XTZ

    Secara teknikal, XTZ saat ini diperdagangkan tepat di bawah level resistensi kunci $0,76, setelah sebelumnya menguat dari zona permintaan $0,72–$0,74. Jika mampu menembus dan bertahan di atas level ini, XTZ berpotensi menguji resistensi berikutnya di kisaran $0,79. Sementara itu, level support tetap berada di area $0,71.

    Katalis utama lonjakan ini berasal dari injeksi likuiditas lebih dari $30 juta ke dalam protokol DeFi berbasis Tezos. Dana tersebut berasal dari pembaruan pada kumpulan pinjaman serta kampanye pencetakan NFT yang sukses, sehingga meningkatkan volume perdagangan baik di bursa terpusat (CEX) maupun terdesentralisasi (DEX). Salah satu kontributor utama adalah peningkatan versi dari mekanisme Liquidity Baking, yang kini memungkinkan pasangan perdagangan XTZ/token yang lebih dalam di platform DEX seperti Quipuswap dan Plenty.

    Tak hanya itu, Tezos Foundation juga memperkenalkan program staking dan tata kelola baru yang ditujukan untuk investor institusional seperti hedge fund dan kustodian aset digital. Inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi validator dan memperkuat aspek desentralisasi jaringan.

    Sebagai bagian dari strategi ekspansi ekosistem, Tezos saat ini tengah menguji coba jembatan multi-rantai (multi-chain bridge) yang menghubungkan protokol ini ke Cosmos IBC dan parachain Polkadot. Jembatan ini akan memungkinkan transfer aset dan interaksi kontrak pintar lintas jaringan, dengan peluncuran mainnet dijadwalkan pada kuartal ketiga 2025.

    Upgrade Jaringan Tezos

    Lebih lanjut, standar smart rollup terbaru yang diterapkan di jaringan Tezos berhasil meningkatkan kapasitas transaksi sebesar 30–40%. Hal ini membuka peluang lebih luas bagi pengembangan aplikasi DeFi dan game dengan biaya gas yang rendah namun tetap menawarkan logika kontrak yang kompleks.

    Kombinasi antara peningkatan likuiditas, strategi institusional, dan kemajuan teknologi menjadikan Tezos sebagai salah satu proyek blockchain yang tengah mendapat perhatian investor dan pengembang. Dengan fondasi yang semakin kuat dan prospek pertumbuhan yang menjanjikan, Tezos berpotensi memperkuat posisinya di pasar kripto global dalam waktu dekat.

    Baca juga: Apa Itu Tezos (XTZ)?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com