Tag: the future

  • Harus Jujur, Personal, dan Bikin ‘Malu’



    Jakarta

    Menulis esai beasiswa sering kali menjadi tantangan besar bagi calon mahasiswa. Penulis sekaligus aktivis muda pendidikan, Abigail Limuria, menyampaikan kunci membuat esai yang baik bukan sekadar kalimat indah, tapi juga kejujuran dan sisi personal penulis.

    “Esai yang bagus itu tuh adalah esai yang menurut aku ya, yang merupakan teman-teman hampir malu tulisnya. Karena itu personal, dan benar-benar menggambarkan seseorang kayak apa sih,” ujar Abigail dalam acara The Future Festival yang diselenggarakan LPDP di Pullman Central Park, Jakarta, Minggu (28/9/2025).

    Menurutnya, pendaftar harus bisa menempatkan diri sebagai reviewer. Dengan begitu, pelamar bisa menilai apakah esai yang ditulis memberi kesan kuat bagi pembacanya.


    “Nah itu tuh harus bisa taruh di posisi reviewer-nya juga gitu ya. Tapi lagi-lagi aku juga saranin, dalam menulis esai coba refleksi yang banyak, apa sih kehidupan teman-teman tuh yang masa-masa paling challenging untuk teman-teman. Atau misalnya pencapaian yang paling mengembangkan,” sarannya.

    Belajar dari Kegagalan dan Penolakan

    Abigail juga menekankan pentingnya menerima kegagalan dalam proses seleksi beasiswa atau masuk kampus. Rasa sakit akibat ditolak menurutnya justru bisa menjadi ‘otot mental’ yang melatih keberanian.

    “Semakin sering kita gagal, semakin kita terbiasa bangkit lagi. Justru kalau kita nggak pernah gagal, bisa jadi kita kurang berani mencoba hal-hal menantang,” jelas penulis buku Makanya, Mikir! itu.

    Bagi Abigail, kegagalan bisa dilihat sebagai “badge of honor”. Artinya, kegagalan adalah tanda keberanian seseorang melangkah keluar dari zona nyaman.

    Turunkan Ego, Siap Bertumbuh

    Di akhir sesi, Abigail menekankan pentingnya menurunkan ego saat menghadapi kegagalan melamar beasiswa. Ego yang terlalu tinggi menurutnya hanya bisa membuat penolakan terasa lebih menyakitkan.

    “Walaupun tentu keliru, pasti masih sakit, pasti menakutkan, pasti memalukan kadang-kadang. Tapi nggak lama ya, ini dari pengalaman aku juga, semakin ego aku tinggi, semakin ditolak dan gagal itu rasanya sakit,” kata Abigail.

    Abigail menegaskan, berpikir kritis, reflektif, dan jujur pada diri sendiri adalah bekal utama bagi pelajar. Prinsip itu juga yang mendukung penulisan esai beasiswa menjadi lebih berbobot

    “Jadi ketika kita menerima informasi, kita tidak langsung melakukan apa-apa, tapi kita bisa olah. Jadi kita ada pertanyaan yang selanjutnya tidak terlalu menarik. Dan di atasnya itu lagi adalah berpikir secara kreatif,” tutupnya.

    (cyu/faz)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kimberly farmer
  • Maybank Marathon 2025 Umumkan Para Juara, Total Hadiah Rp 2,7 Miliar


    Jakarta

    Maybank Indonesia resmi menutup rangkaian Maybank Marathon 2025 dengan mengumumkan para juara di Bali United Training Center, Gianyar, Bali, Minggu (24/8). Ajang lari bertaraf internasional ini menjadi seri pertama Elite Label Road Race World Athletics yang digelar di Indonesia.

    Mengusung tema ‘Pace the Future’, Maybank Marathon edisi ke-14 tahun ini diikuti 13.600 pelari dari 52 negara. Mereka turun di berbagai kategori mulai dari Marathon, Half Marathon, 10K, hingga Wheelchair. Suasana pagi di Gianyar pun seketika berubah menjadi perayaan akbar olahraga lari, yang kerap dijuluki sebagai ‘lebarannya para pelari’.

    Presiden Direktur Maybank Indonesia, Steffano Ridwan, menyampaikan rasa syukur atas lancarnya penyelenggaraan serta kebanggaannya terhadap para peserta.


    “Maybank Indonesia dengan bangga mengumumkan para juara dari berbagai latar belakang yang telah menaklukkan lintasan dengan dedikasi dan semangat tinggi. Prestasi mereka adalah bukti semangat kompetisi dan sportivitas tidak mengenal batas,” ujar Steffano, dalam keterangan tertulis, Minggu (24/8/2025).

    Maybank Foto: Dok. Maybank

    Steffano juga menyoroti kesuksesan Maybank Marathon tidak hanya diukur dari meningkatnya jumlah peserta, tetapi lebih jauh pada kualitas penyelenggaraan lomba yang diberikan kepada setiap pelari. Menurut Steffano, tahun ini menjadi momentum penting bagi Maybank Indonesia, dengan jumlah peserta mencapai lebih dari 13.500 orang.

    “Namun, kami percaya keberhasilan sebuah ajang seperti ini tidak hanya terletak pada angka, tetapi pada bagaimana kami menjaga keamanan, kenyamanan, dan kualitas lomba bagi seluruh peserta,” jelas Steffano.

    Maybank Foto: Dok. Maybank

    Dengan total hadiah lebih dari Rp 2,7 miliar, panitia menganugerahkan penghargaan kepada para juara dari berbagai kategori. Berikut adalah para pemenang utama:

    • Marathon Open Male: Evans Nyakamba Mayaka dari Kenya, nomor dada 03, waktu tempuh 02:17:01
    • Marathon Open Female: Medanit Feyera Gurmesa dari Ethiopia, nomor dada 10399, waktu tempuh 02:40:03
    • Marathon National Male: Robi Syianturi, nomor dada 22127, waktu tempuh 02:29:18
    • Marathon National Female: Odekta Naibaho, nomor dada 22077, waktu tempuh 02:47:28.

    Setiap pemenang utama Marathon Open Male dan Female menerima hadiah uang tunai masing masing senilai Rp 250.000.000. Sedangkan untuk pemenang utama Marathon National Male dan Female menerima hadiah uang tunai masing-masing senilai Rp 100.000.000.

    Steffano juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung jalannya acara. Mewakili Maybank Indonesia dan seluruh panitia, ia menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada para peserta yang telah berlari dengan tertib, serta kepada tim pengamanan, tim medis, pacers, marshalls, pecalang, sponsor, dan warga Gianyar yang telah turut menyemarakkan suasana di sepanjang rute.

    “Sinergi ini menjadi fondasi utama kesuksesan kami,” tutur Steffano.

    Menutup sesi konferensi pers, Project Director Maybank Marathon Widya Permana menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi lintas elemen yang menjadikan Maybank Marathon sebagai ajang bertaraf internasional.

    “Maybank Marathon tidak akan pernah sampai di titik ini tanpa kekuatan kolaborasi. Dari peserta, panitia, relawan, hingga seluruh elemen masyarakat-semuanya memiliki peran penting dalam mewujudkan acara ini,” ungkap Widya.

    Widya juga mengajak para pelari untuk kembali bersiap menyambut Maybank Marathon 2026. Bagi yang belum mendapatkan kesempatan tahun ini, kata Widya, masih ada waktu untuk berlatih dan bersiap menuju Maybank Marathon 2026.

    “Sampai jumpa di garis start tahun depan!,” kata Widya.

    Maybank
    Maybank
    Maybank

    (akn/ega)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh