Tag: THETA

  • 5 Crypto Potensi Profit Saat Pasar Volatil Pekan Ini!

    Beberapa hari ke depan, nampaknya pasar keuangan, termasuk crypto, akan diisi oleh volatilitas yang cukup tinggi.

    Semua disebabkan saat ini adalah akhir Bulan Maret dan akhir kuartal pertama perekonomian 2021.

    Umumnya akhir bulan dan akhir kuartal, membawa volatilitas akibat beberapa publikasi data dan pernyataan mengenai perekonomian.

    Oleh karena itu, dapat dilihat bahwa beberapa mata uang crypto besar mulai mengalami koreksi akibat adanya kewaspadaan dari mayoritas investor.

    Baca Juga: Menilik Masa Depan NFT (Non-Fungible Token)

    5 Crypto Potensial Pekan Ini

    Namun dalam volatilitas ini tetap terdapat lima mata uang crypto yang berpotensi untuk naik walau dalam masa volatilitas ini.

    1. Uniswap (UNI)

    Mata uang crypto yang pertama adalah Uniswap (UNI) yang baru saja resmi mengadopsi Non-Fungible Token (NFT).

    Saat ini NFT sudah bisa diperdagangkan pada Uniswap, salah satu bursa terdesentralisasi (DeX) terbesar di Sektor Decentralized Finance (DeFi) yang bergerak pada jaringan Ethereum.

    Kabar ini membawa sentimen positif untuk Uniswap yang kemungkinan akan tetap mengalami apresiasi walau pasar volatil pada pekan ini.

    Namun, satu hal yang menjadi penghambat adalah saingannya yaitu 1Inch, yang nampaknya mulai membalap Uniswap sebagai DeX terbesar di Sektor DeFi.

    Namun dominasi UNI masih terus berlanjut akibat 1INCH sendiri yang tokennya mulai bergerak turun setelah naik cukup tinggi.

    Baca juga: Mengenal UniLayer Platform Trading Desentralisasi di Uniswap

    Sisi teknikal mendukung apresiasi UNI akibat pergerakannya yang baru saja keluar dari pola segitiga simetris untuk berpotensi bergerak lebih tinggi.

    prediksi uni
    Grafik Harian UNIUSD

    Saat ini batas bawah UNI berada pada $31,8 yang jika ditembus dapat membawa koreksi terburuk hingga $30 setelah melewati $30,7.

    Jika batas tersebut dilewati maka kemungkinan apresiasi hilang, namun kemungkinannya masih sangat kecil.

    Tujuan apresiasi pekan ini kemungkinan dapat mencapai $36,5 hingga $38 namun akan dipenuhi oleh volatilitas.

    2. Theta (THETA)

    Theta (THETA) menjadi mata uang crypto kedua yang diprediksi akan mengalami apresiasi akibat dari sisi teknikalnya.

    Namun, secara fundamental, saat ini belum ada sentimen positif baru setelah Theta mendapatkan paten resmi dari Amerika untuk platform pembayaran terdesentralisasi.

    Paten ini menambah beberapa paten yang sebelumnya Theta sudah dapatkan, yang membuat blockchainnya sangat resmi dan aman.

    Dari sisi teknikal, THETA masih terlihat sangat positif akibat masih dalam pergerakan apresiasinya sejak beberapa pekan yang lalu.

    prediksi theta
    Grafik Harian THETAUSD

    Saat ini kemungkinan besar akan terjadi koreksi kecil menuju batas bawah pada $9 yang jika ditembus dapat membawa harga ke $8,5 hingga $8.

    Namun, jika dari $9 berhasil naik kembali, kemungkinan besar pekan ini target berada di $10,5 hingga $11.

    3. Tron (TRX)

    Tron (TRX) menjadi crypto berikutnya yang diprediksi akan naik pada pekan ini. Hal ini juga disebabkan oleh sisi teknikal yang mendukung apresiasi dari Tron.

    Secara fundamental, saat ini Tron menjadi semakin tenar akibat rendahnya biaya transaksi pada jaringannya.

    Baca juga: TRON Jadi Platform Blockchain Terbesar

    Selain itu, kemungkinan besar akibat hal ini ketertarikannya menjadi meningkat, bahkan Tron menjadi salah satu dari tiga crypto utama di India.

    Total dana yang terkunci di Tron juga telah naik 70% sejak berdiri, bahkan mencapai $80 Miliar atau Rp153,08 Triliun.

    Secara teknikal, TRX diprediksi masih akan bergerak naik akibat pergerakannya yang masih positif hingga saat ini.

    prediksi trx
    Grafik Harian TRXUSD

    Batas bawah apresiasi berada di $0,061 yang jika ditembus dapat membawa harga untuk turun ke $0,058 hingga $0,055.

    Jika koreksi terjadi namun hanya mencapai $0,061 kemungkinan apresiasi masih akan kuat untuk pekan ini menuju ke $0,065 hingga $0,070.

    4. Tezos (XTZ)

    Tezos (XTZ) menjadi crypto yang diprediksi akan naik juga karena sisi teknikalnya. Namun, secara fundamental, ketertarikan terhadap Tezos masih terus meningkat.

    Nampaknya saat ini adopsi terhadap Tezos akan semakin kuat menuju kepada Sektor permainan atau gaming.

    Satu hari yang lalu, terdapat satu regu pemain game online bernama InterPop yang mulai mengadopsi Tezos sebagai jaringan untuk interaksi dengan para penggemarnya.

    Hal ini menunjukkan adanya peningkatan dalam adopsi terhadap Tezos, yang kemungkinan besar dapat menjadi sentimen positif ke depannya.

    Secara teknikal, saat ini Tezos masih terlihat bergerak naik akibat baru saja keluar dari pola segitiga simetris yang kemungkinan akan mendorong apresiasi.

    prediksi tezos
    Grafik Harian XTZUSDT

    Saat ini XTZ sedang bergerak naik dari batas bawah pada $4,1 yang jika kembali turun kemungkinan akan menuju ke $3,9 hingga $3,6, menghilangkan potensi apresiasi.

    Namun, jika apresiasi saat ini kuat, kemungkinan besar pekan ini target berikutnya berada pada $4,6 hingga $5.

    5. Harmony (ONE)

    Harmony (ONE) menjadi salah satu crypto yang diprediksi akan terus naik akibat fenomena di sekitarnya.

    Beberapa hari yang lalu, token ini baru saja naik bersama beberapa token lainnya seperti BTT, HNT, dan VTHO.

    Namun, ONE menjadi salah satu yang diprediksi akan terus naik akibat fenomena di sekitarnya, salah satunya berasal dari Stocktwist.com.

    Situs tersebut telah meletakkan ONE sebagai 10 crypto terbesar yang memiliki potensi apresiasi akibat fenomena di sekitarnya.

    Selain itu, dorongan datang setelah sesi diskusi (AMA) dengan pendiri ONE yang mengatakan bahwa blockchain proof of stake ONE sangat ramah lingkungan.

    Baca juga: Harmony Token Aktifkan Desentralisasi dalam Skala Besar

    Akibatnya, pekan lalu, ONE naik sekitar 350%, dan diprediksi bahwa apresiasi ini masih akan terus berlanjut ke depannya.

    Secara teknikal, kemungkinan besar koreksi akan terjadi sebelum naik kembali akibat telah kuatnya apresiasi pekan lalu.

    prediksi harmony
    Grafik Harian ONEUSD

    Tujuan koreksi kemungkinan besar berada di $0,16 yang jika ditembus, dapat membawa koreksi ke $0,15 hingga $0,13.

    Namun jika dari $0,16 harga kembali bergerak naik, menembus batas atas pada $0,17, kemungkinan besar target berikutnya berada pada $0,20 pada pekan ini.

    *Disclaimer

    Seluruh pernyataan dalam artikel ini adalah pandangan dan analisis penulis pribadi dan bukan saran resmi untuk investasi atau trading. Kerugian dan keuntungan yang didapat dari analisis ini bukan tanggung jawab Coinvestasi dan merupakan tanggung jawab investor atau trader masing-masing.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 5 Kripto Metaverse Terbesar Saat Ini

    Jika menilik perjalanan kripto selama beberapa tahun terakhir, Anda akan melihat perkembangannya yang begitu pesat. Mulai dari kemunculan Bitcoin (BTC) sebagai mata uang kripto pertama, investasi token yang tidak bisa dipertukarkan bernama NFT, hingga pembangunan dunia virtual Metaverse.

    Meski sempat mendatangkan banyak keraguan, nyatanya Metaverse semakin populer saat ini. Berbagai brand ternama mulai mengucurkan dana pada beberapa platform Metaverse, membuat produk digital NFT, hingga membeli lahan virtual di berbagai platform Metaverse. Jika Anda juga tertarik untuk mengetahui lebih dalam soal Metaverse atau berinvestasi pada salah satu platform, simak informasi lima kripto Metaverse terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar berikut ini.

    Baca jugaApa Saja Tren NFT 2022?

    Decentraland (MANA)

    Platform Metaverse yang memiliki jumlah kapitalisasi pasar terbesar saat ini adalah Decentraland (MANA), yakni mencapai $5,123,130,400. Dengan jumlah kapitalisasi pasar tersebut, Decentraland (MANA) mengungguli pesaingnya, yakni Axie Infinity dan The Sandbox.

    Permainan yang membangun dunia virtual dengan menggabungkan elemen realitas virtual dan teknologi Blockchain ini terus mengalami peningkatan sepanjang 2021. Pada awal 2021, Anda hanya perlu mengeluarkan US$0,08 untuk membeli satu MANA. Namun, performanya terus meningkat sepanjang tahun 2021 hingga mencapai rekor tertingginya, yakni US$5,41 pada November. Hingga saat ini, harga MANA kembali mengalami fluktuasi dan menyentuh angka $2,80.

    Di dalam Decentraland, Anda bisa melakukan berbagai kegiatan sebagaimana kegiatan Anda di dunia nyata, seperti berbelanja, bermain, bertemu dengan teman, hingga membeli tanah virtual. Barang dan tanah virtual yang Anda miliki dalam permainan ini berbentuk NFT yang dinamakan LAND. Untuk membelinya, Anda perlu memiliki MANA, yaitu token asli dari Decentraland.

    Axie Infinity (AXS)

    Posisi kedua ditempati oleh Axie Infinity (AXS). Jauh sebelum Facebook mengumumkan perubahan namanya menjadi Meta dan memfokuskan visi-misi perusahaan untuk menjadi perusahaan berbasis Metaverse, Axie Infinity (AXS) sudah hadir membawa inovasi dan perubahan.

    Meski kapitalisasi pasar Axie Infinity (AXS) berada di bawah Decentraland (MANA), yakni senilai $4,258,828,717, harga Axie Infinity (AXS) berada jauh di atas Decentraland (MANA). Untuk membeli satu token AXS, Anda perlu mengeluarkan uang sekitar US$69,67. Harga tersebut meningkat sangat jauh jika dibandingkan dengan awal tahun 2021 di mana AXS dibanderol dengan harga US$0,5. Bahkan pada awal November tahun lalu, AXS mencapai rekor tertingginya, yaitu US$160,36.

    The Sandbox (SAND)

    Setelah Decentraland (MANA) dan Axie Infinity (AXS), posisi ketiga ditempati oleh The Sandbox (SAND), sebuah Metaverse dengan tampilan yang akan mengingatkan Anda pada game Minecraft. The Sandbox sukses bertengger di urutan ketiga dengan kapitalisasi pasar sebesar $4,094,107,911, sedikit di bawah Axie Infinity (AXS).

    Pada awal Januari 2022, SAND dibanderol dengan harga US$4,45. Namun, jika Anda menilik setahun ke belakang, SAND meningkat hingga 1.120% dalam enam bulan terakhir, lebih tinggi dari MANA yang naik sebanyak 323% dan AXS yang meningkat 24%. The Sandbox sempat mencapai harga tertingginya pada November 2021, yaitu US$8,4, lalu kembali turun dan menutup tahun di harga US$5,8.

    Baca jugaNFT untuk Sektor Musik, Apa Saja Manfaatnya?

    The Sandbox sendiri adalah sebuah permainan yang dirilis pada 2011. Sama seperti Decentraland, di dalam permainan ini Anda juga bisa melakukan berbagai aktivitas, termasuk jual-beli tanah.

    Theta Network (THETA)

    Theta Network (THETA) berada di posisi keempat dengan jumlah kapitalisasi pasar sebesar $3,982,376,251 dan harga THETA US$3,99. Theta Network merupakan sebuah platform video streaming yang beroperasi di atas jaringan Blockchain. Theta Network beroperasi sebagai jaringan terdesentralisasi di mana pengguna dapat berbagi bandwidth dan sumber daya komputasi secara peer-to-peer.

    Diawali dengan harga US$1,8 pada Januari 2021, THETA sempat melonjak tinggi hingga mencapai harga US$14,28 pada April 2021. Namun, harganya kembali turun dan cenderung stabil hingga sisa tahun 2021.

    Enjin Coin (ENJ)

    Posisi terakhir ditempati oleh Enjin Coin (ENJ), sebuah perusahaan yang menyediakan ekosistem produk game berbasis Blockchain yang saling terhubung. Dengan kapitalisasi pasar sebesar $1,895,897,042, Enjin Coin (ENJ) berhasil mengalahkan salah satu saingannya, SushiSwap.

    Diawali dengan harga US$0,16 pada Januari 2021, ENJ mengalami fluktuasi harga yang cukup signifikan. ENJ sempat mencetak rekor tertinggi pada 2021 dengan menyentuh harga US$4,68 di bulan November.

    Itu dia lima kripto Metaverse dengan kapitalisasi pasar terbesar. Hingga saat ini, Metaverse masih terus mengalami perkembangan dan akan terus tumbuh selama beberapa tahun ke depan. Dengan kemajuan teknologi, tidak menutup kemungkinan perkembangan tersebut akan lebih cepat dari yang diprediksi.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 8 Proyek Crypto yang Menarik untuk Diamati di Tahun 2022

    Tahun 2021 akan segera berakhir dalam beberapa hari, menunggu waktu untuk menyambut tahun 2022 yang dipenuhi berbagai proyek crypto potensial untuk berkembang berdasarkan apa yang mereka sajikan untuk industri.

    Tentu saja, prospek harganya pun terlihat kian menarik karena proyek-proyek ini masih menjadi salah satu yang terbaik di bidangnya, sehingga investor wajib mengamatinya dengan seksama.

    1.Polygon (MATIC)

    Menjadi blockchain skalabilitas layer-2 untuk Ethereum, Polygon menghadirkan biaya yang lebih rendah dan kegunaan yang lebih luas. Tentu saja, MATIC memiliki masa depan cerah mengingat Ethereum masih memiliki biaya yang cukup mencekik leher, terutama untuk transaksi bernilai kecil.

    Baca jugaSenator Lummis akan Memperkenalkan RUU Kripto Baru Tahun Depan

    2.Solana (SOL)

    Menjadi pesaing kuat Ethereum dan Cardano sebagai blockchain, Solana memiliki kuantitas dan kecepatan transaksi per detik yang mengagumkan. Dengan dukungan konsensus Proof-of-Stake (PoS) dan Proof-of-History (PoH), Solana telah jauh lebih maju untuk memproses dApps, DeFi dan bahkan NFT.

    3.Chainlink (LINK)

    Menghubungkan data dunia nyata dan blockchain (kontrak pintar) adalah kelebihan yang ditawarkan Chainlink.

    Ini memungkinkan penggunaan di sisi bisnis yang akan menjadi terobosan dan sekaligus inovasi di berbagai bidang. Chainlink memegang masa depan cerah dari sini karena blockchain kian populer.

    4.Vechain (VET)

    Memberikan identitas digital pada semua barang di rantai pasokan pada proyek blockchain membuat nama Vechain sangat dekat dengan adopsi kuat di sistem-sistem bisnis besar dan ritel.

    Ini akan memberikan penggunaan nyata yang signifikan seiring peningkatan kesadaran akan teknologi blockchain.

    5.Polkadot (DOT)

    Membentuk multichain yang saling terhubung menjadikan Polkadot salah satu pemain yang sangat diperhitungan di tahun 2022. Pembaruan demi pembaruan telah hadir dari Polkadot yang siap memecahkan berbagai masalah umum pada blockchain tunggal, salah satunya seperti Ethereum.

    Baca jugaNike Masuki Metaverse, Luncurkan Sepatu Kets Virtual

    6.Theta Network (THETA)

    Era desentralisasi membawa Theta Network untuk mencoba bersaing dengan Youtube untuk urusan live streaming dan berbagi video.

    Mengingat semakin ramainya sosial media berbasis video (pendek dan panjang), Theta digadang akan mampu merebut porsi pasar yang cukup besar karena ini lebih terdesentralisasi.

    7.Stellar (XLM)

    Memungkinkan peredaran uang secara bebas dengan integrasi sistem keuangan , Stellar akan memberikan banyak sekali manfaat bagi jutaan orang untuk mendapatkan akses layanan keuangan berbiaya rendah. Ini adalah proyek jangka panjang yang sangat potensial.

    8.Cardano (ADA)

    Menjadi pesaing kuat Ethereum, Cardano hadir dengan kemampuan skalabilitas yang apik dan telah berjalan di konsensus yang lebih ramah lingkungan, Proof-of-Stake (PoS), dibandingkan Ethereum (setidaknya saat ini) dan Bitcoin di konsensus Proof-of-Work (PoW) yang masih dilanda masalah emisi karbon.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 5 Crypto Potensial Bulan September dengan Potensi Positif Jangka Panjang

    Bulan September merupakan bulan yang terkenal mengalami konsolidasi atau pergerakan sideways untuk pasar crypto.

    Umumnya pergerakan ini terjadi akibat Bulan Agustus, terutama dalam fase bull run, harga mayoritas crypto mengalami peningkatan cukup signifikan.

    Oleh karena itu, September umumnya membawa konsolidasi akibat adanya penyesuaian untuk kemudian membuka jalan untuk naik lebih tinggi.

    Namun dalam fase konsolidasi ini terdapat beberapa crypto yang berpotensi memiliki sentimen positif dan dapat membawa harganya naik.

    Kenaikan harga ini kemungkinan besar juga akan terjadi dalam jangka panjang melihat sentimen positif yang akan dibawakannya.

    Dalam artikel ini, akan diberikan analisis lima crypto potensial yang berpotensi naik di Bulan September dan seterusnya akibat kabar positif.

    Cardano (ADA)

    Pertama adalah Cardano yang dikabarkan akan memiliki kemungkinan dua sentimen positif pada September 2021 ini.

    Kabar yang paling signifikan nampaknya adalah Alonzo Hard Fork yang merupakan pembaruan jaringan terhadap Blockchain Cardano.

    Dikabarkan Alonzo Hard Fork ini akan membawa Smart Contracts baru yang intinya akan berguna untuk membuat lebih banyak proyek pada Blockchain Cardano.

    Jika berhasil membawa lebih banyak proyek baru, kemungkinan besar volume transaksi pada Blockchain Cardano akan naik.

    Sehingga jika mengalami kenaikan volume transaksi kemungkinan besar akan terjadi peningkatan kebutuhan terhadap ADA sehingga dapat mendorong harganya naik.

    Selain Alonzo Hard Fork, akan ada dua acara yang dapat memperkenalkan Cardano kepada lebih banyak investor.

    Acara tersebut adalah Cardano Summit 2021 pada 25 dan 26 September 2021. Acara ini adalah acara konferensi untuk memperkenalkan ekosistem dan teknologi Blockchain Cardano.

    Dengan dua kabar ini, kemungkinan besar ADA dapat mengalami dorongan positif yang cukup signifikan, di September maupun dalam jangka panjang.

    Dari sisi teknikal saat ini ADA terlihat akan koreksi melihat pergerakannya yang telah naik cukup signifikan dalam beberapa hari terakhir.

    Grafik Harian ADAUSD

    Kemungkinan jika terus koreksi, batas bawah berikutnya berada pada $2.4 atau Rp34.464 hingga $2.17 atau Rp31.162.

    Jika ditembus pergerakan dapat membawa ADA menuju $1.9 atau Rp27.284 hingga $1.67 atau Rp23.981.

    Jika batas bawah saat ini pada $2.7 atau Rp38.772 masih terus terjaga, tujuan berikutnya, jika berhasil menembus $3 atau Rp43.080 adalah pada $4.8 atau Rp68.928 hingga $5 atau Rp71.800 yang berada pada titik 161,8% Fibonacci Extension.

    Baca Juga: Marvel Kembali Rilis Aset NFT Edisi Khusus!

    Theta Network (THETA)

    Berikutnya adalah THETA crypto yang dikabarkan juga akan melakukan beberapa pembaruan terhadap blockchainnya.

    Dikabarkan akan ada tiga pembaruan untuk jaringannya dimana pembaruan ini akan terjadi pada Theta Edge Node atau aplikasi utama penggerak jaringan.

    Nantinya akan ada pembaruan terhadap kegunaan baru yaitu kegunaan untuk membuat Blockchain memiliki fitur Machine Learning dan Artificial Intelligence.

    Selain itu, nantinya juga jaringan Theta akan diperbarui untuk dapat mewadahi beberapa hal baru seperti game dan juga pembaruan perangkat lunak lainnya.

    Kabar signifikan lainnya adalah peluncuran pembaruan aplikasi streaming yang digunakan oleh THETA.

    Tujuannya adalah meningkatkan kualitas video dan juga penyimpanan video yang lebih efisien pada Blockchain THETA.

    Semuanya dijadwalkan terjadi pada akhir kuartal ketiga 2021, yang berarti berada di sekitar akhir September 2021 ini.

    Dari sisi teknikal, saat ini THETA sedang bergerak turun namun relatif masih dalam pergerakan konsolidasi yang cukup besar.

    Grafik Harian THETAUSD

    Selama $6.38 atau Rp91.617 hingga $5.72 atau Rp82.139 masih dapat terjaga, THETA dapat naik menuju $7.88 atau Rp113.159 hingga $8.8 atau Rp126.368.

    Apa bila bergerak turun, kemungkinan besar tujuan selanjutnya berada pada batas bawah sejak Januari 2021 kembali yaitu di $4.36 atau Rp62.609 hingga $3.72 atau Rp53.419.

    Baca Juga: Bawa Cuan, Ini Dia Game NFT Terbaik yang Bisa Dimainkan!

    Terra (LUNA)

    Ketiga adalah Terra yang merupakan salah satu blockchain dengan ketenaran yang sedang meningkat dalam beberapa pekan terakhir.

    Dikabarkan bahwa pada September ini akan ada pembaruan pada Blockchain Terra yang dapat meningkatkan kualitasnya.

    Pembaruan ini bernama Colombus-5 dimana akan ada beberapa teknologi baru yang akan membuat jaringan Terra lebih lancar.

    Mengingat Terra memiliki stablecoins sendiri bernama UST, dalam pembaruan ini akan ada mekanisme perubahan terhadap UST yang nilainya didasari oleh LUNA.

    Colombus-5 untuk Terra dianggap sebagai London Hard Fork untuk Ethereum, karena akan membawa perubahan besar.

    Dengan pembaruan ini nantinya investor dapat menghilangkan atau burn LUNA untuk menerbitkan UST, sehingga dapat membuat LUNA lebih langka.

    Selain itu akan diimplementasikan teknologi IBC atau Inter-Blockchain Communication yang intinya adalah fitur Cross Chain.

    Dalam pembaruan ini juga akan muncul proyek baru bernama Ozone yang merupakan proyek Decentralized Finance terkait Asuransi.

    Berikutnya juga akan ada proyek baru bernama Wormhole untuk menyambungkan Terra dengan Solana.

    Dari sisi teknikal, saat ini LUNA masih bergerak koreksi setelah naik secara signifikan. Dengan kabar ini, kemungkinan harganya dapat naik lebih tinggi.

    Grafik Harian LUNAUSD

    Kemungkinan besar selama batas bawah pada $30.65 atau Rp440.134 hingga $27.2 atau Rp390.592 masih dapat terjaga, LUNA masih dapat naik menuju $34 atau Rp488.240 hingga $37.8 atau Rp542.808.

    Jika terus naik tujuan selanjutnya terlihat berada pada titik 161,8% Fibonacci Extension yaitu pada harga $61.35 atau Rp880.986.

    Hedera Hashgraph (HBAR)

    Keempat adalah HBAR yang merupakan salah satu blockchain yang masih terus aktif sejak beberapa bulan terakhir untuk meningkatkan kualitasnya.

    Pada Bulan September 2021 ini dikabarkan bahwa HBAR memiliki dua sentimen positif yaitu peluncuran dan peningkatan kualitas jaringan utama barunya.

    Dikabarkan bahwa pada 2 September 2021, HBAR akan meluncurkan jaringan utama barunya yaitu Mainnet V0.17.3 yang akan diperbarui.

    Selain itu nantinya di September ini, di sekitar 30 September 2021, akan ada pembaruan yang fokus kepada Non Fungible Token.

    Pembaruan ini akan dilakukan melalui HTS atau Hedera Token Service yang nantinya akan membuat penerbitan NFT lebih murah dan efisien dibanding blockchain lain.

    Kabar ini adalah kelanjutan dari banyaknya pembaruan terhadap jaringan HBAR dalam beberapa pekan terakhir.

    Sehingga kemungkinan besar kabar ini dapat meneruskan sentimen positif terhadap HBAR dalam bulan ini dan juga dalam jangka panjang.

    Dari sisi teknikal, saat ini HBAR terlihat masih kuat berada pada zona batas atasnya dan jika masih bertahan, dapat terus naik.

    Grafik Harian HBARUSD

    Batas bawah saat ini berada pada $0.249 atau Rp3.576 yang jika ditembus kemungkinan dapat menuju $0.214 atau Rp3.973 hingga $0.188 atau Rp2.700.

    Namun jika kembali naik, tujuan berikutnya berada pada $0.318 atau Rp 4.567 hingga $0.343 atau Rp4.926 jika berhasil menembus $0.275 atau Rp3.949.

    Reef Finance (REEF)

    Terakhir adalah Reef Finance, yang merupakan salah satu proyek yang fokus kepada sektor DeFi atau Decentralized Finance.

    Setelah redup beberapa pekan terakhir akibat belum adanya publikasi pembaruan atau adopsi lanjutan, saat ini REEF mulai aktif kembali.

    REEF merupakan salah satu proyek dengan kabar terbanyak di September 2021 dimana ia memiliki tiga kabar positif.

    Ketiga kabar ini sayangnya belum memiliki tanggal yang jelas namun semua diprediksi akan terjadi pada 30 September 2021.

    Pertama adalah peluncuran aplikasi Smart Phone “Init” yang nantinya akan mempermudah transaksi dengan Reef Finance untuk perdagangan crypto dan mencari keuntungan pasif.

    Kedua adalah peluncuran kartu debit resmi dari Reef Finance yang membuat investor dapat menggunakan crypto untuk membayar apa pun.

    Sistemnya kemungkinan besar akan dipublikasi mendekati peluncuran, namun kemungkinan REEF akan mengubah crypto kepada fiat secara otomatis untuk digunakan.

    Ketiga adalah peluncuran reksadana NFT yang sekarang dijuluki sebagai NFT Basket. Nantinya investor dapat mengumpulkan dana bersama dan kemudian membeli suatu NFT.

    Sehingga nantinya akan ada pembagian kepemilikan NFT tersebut sehingga bersifat seperti reksadana berbasis NFT.

    Dari sisi teknikal, saat ini REEF masih terlihat bergerak naik namun masih dalam pergerakan konsolidasi, sehingga belum ada pergerakan jelas.

    Grafik Harian REEFUSD

    Kemungkinan besar jika berhasil menembus $0.027 atau Rp388 harganya dapat terus naik lebih tinggi menuju $0.031 atau Rp445 hingga $0.040 atau Rp575.

    Apa bila kembali turun, batas bawahnya saat ini berada pada $0.022 atau Rp316 hingga $0.019 atau Rp273 yang jika ditembus dapat terus bergerak turun.

    *Disclaimer

    Artikel ini merupakan pandangan pribadi penulis dan bukan saran atau ajakan untuk investasi atau trading. Risiko ditanggung masing-masing.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Peluncuran Mainnet 3.0 Diundur, Theta Koreksi dari Harga Tertinggi

    Theta Labs menyatakan mereka mengundurkan peluncuran Mainnet 3.0 akibat adanya keperluan untuk uji coba dan evaluasi lebih lanjut.

    Dikabarkan bahwa penundaan ini akan terjadi hingga Bulan Juni 2021, dan nampaknya membawa sentimen negatif untuk THETA.

    Walaupun begitu, THETA masih memiliki kemungkinan untuk naik jika dilihat dari sisi teknikal pergerakan harganya.

    Theta Labs Menunda Mainnet 3.0

    Dalam pengumuman dari Theta Labs, perusahaan mengumumkan bahwa saat ini Mainnet 3.0 masih dalam proses pengembangan.

    Pengembangan yang dimaksud adalah adopsi untuk Non-Fungible Tokens (NFT) yang akan dapat diperdagangkan dalam Theta Mainnet 3.0.

    Saat ini tim developer juga sedang memastikan jaringan tersebut berjalan lancar saat ditingkatkan untuk 100.000 Elite Edge Nodes. Theta menyatakan,

    “Kami masih melakukan uji coba dan evaluasi. Semua dilakukan untuk memastikan Theta Mainnet 3.0 berjalan secara lancar setelah diterbitkan.”

    Dikabarkan bahwa penerbitan Mainnet 3.0 ini akan ditunda hingga 21 April 2021 hingga 30 Juni 2021.

    Saat ini fokus utamanya masih tertuju pada adopsi NFT akibat fenomena yang naik di sekitarnya.

    Baca juga: Influencer Crypto Ini Menyatakan 3 NFT Utama untuk Menjadi Miliarder

    Theta berencana untuk menjadi tempat penyimpanan terdesentralisasi untuk NFT.

    Hal tersebut dilakukan dengan meluncurkan fitur cross-chain atau pertukaran dan perdagangan antar blockchain untuk menurunkan biaya.

    Sehingga, nantinya blockchain Theta akan terbuka kepada beberapa blockchain Ethereum, Binance Smart Chain, dan beberapa blockchain lainnya.

    Tahun lalu, Theta mengumumkan adanya penundaan peluncuran Mainnet 2.0 dari Maret 2020 menjadi Mei 2020.

    Alasannya juga sama seperti saat ini, yaitu untuk uji coba dan evaluasi seperti jaringan.

    Theta menerbitkan sesuai janji, dimana Mainnet 2.0 diterbitkan pada 27 Mei 2020, sehingga kemungkinan saat ini juga akan tepat waktu di Juni 2021.

    Memiliki Potensi Apresiasi Walau Terkoreksi

    Sayangnya, setelah kabar penundaan ini, THETA mengalami koreksi sejak 24 Maret 2021 hingga 25 Maret 2021, dari harga tertingginya.

    Koreksi tersebut terjadi sekitar 22%, namun jika melihat dari sisi teknikal, saat ini THETA memiliki kesempatan untuk naik kembali.

    Walau ada sentimen negatif , nampaknya koreksi terjadi akibat pengambilan keuntungan dari pihak yang sudah untung saat apresiasi.

    Sehingga dari sisi teknikal, nampaknya pergerakan tersebut hanya retest atau menguji kembali zona apresiasi.

    prediksi theta
    Grafik 4 Jam THETAUSD

    Hal tersebut terjadi akibat sebelumnya THETA mengalami breakout atau keluar dari zona apresiasi.

    Baca Juga: Purwarupa Dolar Digital Digelar Juli 2021

    Umumnya setelah mengalami breakout, suatu aset akan bergerak untuk turun kembali yang dinamakan retest sebelum kembali naik.

    Hal tersebut adalah yang terjadi pada THETA, sehingga, selama batas pengaman pada $11 tidak dilewati, apresiasi masih sangat mungkin terjadi.

    Saat ini batas atas apresiasi berada di $12, yang jika ditembus dapat membawa apresiasi THETA kembali ke $14, harga tertinggi sebelumnya.

    Dalam jangka menengah, jika $14 berhasil dilewati, kemungkinan besar target berikutnya berada pada $23.

    Tujuan jangka menengah tersebut berada di daerah 161,8% Fibonacci Extension.

    Namun nampaknya apresiasi akan dipenuhi volatilitas, hal tersebut disebabkan bayaknya sentimen perekonomian dan juga internal dari crypto itu sendiri.

    *Disclaimer

    Seluruh pernyataan dalam artikel ini adalah pandangan dan analisis penulis pribadi dan bukan saran resmi untuk investasi atau trading. Kerugian dan keuntungan yang didapat dari analisis ini bukan tanggung jawab Coinvestasi dan merupakan tanggung jawab investor atau trader masing-masing.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 5 Crypto dengan Kabar Potensial Saat Transisi Bulan Juni ke Bulan Juli

    Pada awal pekan ini nampaknya mayoritas crypto berusaha untuk bergerak naik, membuka harapan baru untuk awal Juli 2021.

    Dengan mulai bergerak naiknya Bitcoin (BTC) kemungkinan besar mayoritas Altcoins akan mencoba mengikuti pergerakan tersebut.

    Dalam artikel ini akan dituliskan lima crypto dengan kabar potensial yang kemungkinan dapat membawanya bergerak naik bersama dengan Bitcoin pada pekan ini.

    1. Cardano (ADA)

    Pertama adalah Cardano (ADA) yang pekan ini memiliki beberapa kabar positif yang dapat membawa harganya untuk naik.

    Pada pekan ini, Cardano nampaknya akan kembali menjalankan proyek Afrikanya dengan kemungkinan publikasi kelanjutan pada acara Africa Blockchain Week.

    Kemungkinan besar dalam acara tersebut, Cardano akan memberikan paparan mengenai rencana lanjutannya dalam membangun ekosistem keuangan terdesentralisasi di Afrika.

    Selain kabar tersebut, terdapat kabar positif bahwa saat ini Cardano telah mencapai lebih dari 650.000 alamat dompet staking.

    Dengan semakin bertambahnya pihak yang melakukan staking, kemungkinan besar jumlah ADA yang beredar akan semakin langka.

    Jika permintaannya terus naik, kemungkinan besar harganya akan terus naik, terutama mengingat Cardano juga menggunakan sistem mekanisme Proof of Stake.

    Dari sisi teknikal, saat ini ADA baru saja keluar dari pola segitiga simetris dan kemungkinan dapat membuka jalan untuk harganya bergerak naik lebih tinggi.

    Grafik 4 Jam ADAUSD

    Kemungkinan besar saat ini ADA akan bergerak turun untuk menguji kembali batas sebelumnya pada sekitar $1.3 atau Rp18.796.

    Jika berhasil naik kemungkinan besar target selanjutnya beradap pada $1.4 atau Rp20.242 hingga $1.6 atau Rp23.134.

    Namun, jika gagal menjaga batas pengaman pada $1.3 atau Rp18.796, kemungkinan besar ADA akan kembali turun menuju $1.2 atau Rp17.350.

    2. Pancakeswap (CAKE)

    Berikutnya adalah CAKE yang dikabarkan akan melakukan pembaruan sistem yang cukup signifikan pada pekan ini.

    Terdapat kabar bahwa pekan ini akan terjadi migrasi versi Pancakeswap secara resmi dari versi 1 (V1) ke versi 2 (V2) yang membuat tidak lagi didukungnya versi sebelumnya.

    Selain itu saat ini juga terdapat beberapa kabar adopsi dan pembaruan sistem yang akan didatangkan bersama banyaknya crypto baru yang masuk ke ekosistem Pancakeswap.

    Oleh karena itu, kemungkinan besar akan ada beberapa sentimen positif pada pekan ini yang dapat membuat ketertarikan terhadap CAKE meningkat bersama harganya.

    Dari sisi teknikal, saat ini pergerakan CAKE hampir mirip dengan pergerakan ADA karena mayoritas crypto sedang bergerak selaras.

    Grafik 4 Jam CAKEUSD

    Kemungkinan besar setelah koreksi menuju batas bawah pada $12.7 atau Rp183.627, jika kembali naik,tujuan berikutnya berada pada $13.6 atau Rp196.640 hingga $16 atau Rp231.341.

    Namun, jika batas bawah tersebut gagal untuk dijaga dan CAKE terus bergerak turun, kemungkinan besar harganya akan turun menuju $12 atau Rp173.506 hingga $11 atau Rp159.047.

    3. Theta Network (THETA)

    THETA juga menjadi salah satu crypto yang berpotensi mengalami apresiasi akibat adanya kabar pembaruan jaringan pada akhir Juni 2021.

    Dikabarkan bahwa Theta Network akan resmi migrasi ke versi 3.0 yang juga akan memulai proses staking untuk validator, mengingat konsensusnya menggunakan mekanisme Proof of Stake.

    Saat ini Bursa Non Fungible Token atau NFT dari THETA yaitu ThetaDrop juga telah mulai beroperasi yang dapat membuat aktivitas transaksi pada Blockchain Theta lebih ramai.

    Oleh karena itu, melihat adanya pembaruan jaringan ini dan ekosistemnya yang terus berkembang, kemungkinan besar THETA akan mendapatkan sentimen positif.

    Baca Juga: Mengenal TFUEL, Komponen Penting Di Theta Network

    Sentimen positif ini juga dapat dirasakan oleh Theta Fuel (TFUEL) yang merupakan crypto utama selain THETA, pada ekosistem Theta Network.

    Dari sisi teknikal, dapat dilihat bahwa pergerakannya juga masih terlihat sama dengan crypto yang sebelumnya di analisis.

    Grafik 4 Jam THETAUSD

    Kemungkinan besar, jika batas bawah pada $6.7 atau Rp96.874 terus terjaga, THETA dapat terus naik menuju $7.3 atau Rp105.549 hingga $8.7 atau Rp125.791.

    Namun, jika batas bawah tersebut berhasil di lewati, kemungkinan besar THETA akan terus turun menuju $6.18 atau Rp89.355.

    4. Solana (SOL)

    Solana menjadi salah satu crypto yang masih terlihat terus bergerak kuat walau terdapat koreksi pasar yang cukup signifikan beberapa hari terakhir.

    Walaupun begitu, pergerakannya masih tetap mencerminkan mayoritas pergerakan crypto di pasar saat ini.

    Tapi kemungkinan besar akan ada kabar baik yang dapat mendorong harganya untuk naik lebih tinggi dalam pekan ini.

    Kabar tersebut adalah kabar mengenai ekosistemnya yang terus berkembang dalam kecepatan yang di atas rata-rata.

    Perkembangan ekosistem ini membuat Solana menjadi salah satu blockchain dengan ekosistem terlengkap mulai dari proyek tersentralisasi hingga terdesentralisasi.

    Selain itu, Solana juga baru saja menjalankan kerja sama bersama dengan salah satu perusahaan pengelola aset digital.

    Kerja sama tersebut bertujuan untuk menerbitkan saham yang telah ditokenisasi dengan sistem free floating atau terbuka untuk diperdagangkan oleh siapa pun.

    Oleh karena kabar tersebut, kemungkinan besar Solana dapat naik bersama dengan mayoritas crypto yang sedang berusaha naik.

    Dari sisi teknikal saat ini Solana sedang berusaha keluar dari zona segitiga simetris sama seperti beberapa crypto sebelumnya.

    Grafik 4 Jam SOLUSD

    Saat ini kemungkinan besar jika batas bawah pada $31 atau Rp448.224  terus terjaga, harga dapat terus naik menuju $32.9 atau Rp475.696 hingga $37.5 atau Rp542.206.

    Tapi jika batas bawah berhasil dilewati, kemungkinan besar tujuan berikutnya akan berada pada $28.8 atau Rp416.414 hingga $26.7 atau Rp386.051.

    Baca Juga: Tertarik Investasi? Inilah Rekomendasi Aset Coin Kripto di 2021!

    5. Polygon (MATIC)

    Terakhir adalah MATIC yang pekan ini akan mendapat beberapa crypto baru dalam ekosistemnya yang kemungkinan dapat mendorong harganya naik.

    Semakin banyak crypto yang masuk ke dalam ekosistemnya, berarto semakin besar volume transaksi yang terjadi pada ekosistemnya.

    Beberapa crypto yang dikabarkan akan mulai masuk ke ekosistem MATIC pada pekan ini adalah Auto (AUTO), Xend Finance (XEND), Vox Finance (VOX), dan PhoenixDAO (PHNX).

    Selain itu, saat ini Polygon sedang dalam proses untuk meningkatkan efisiensi dalam solusi lapisan keduanya untuk beberapa blockchain termasuk Ethereum.

    Dengan beberapa kabar ini, terutama peningkatan efisiensi pada solusi lapisan kedua, kemungkinan besar MATIC akan kembali mendapat ketertarikan yang naik.

    Dari sisi teknikal, saat ini MATIC baru saja keluar dari zona descending triangle yang kemungkinan dapat memulai apresiasi baru.

    Grafik 4 Jam MATICUSD

    Jika batas bawah pada $1.07 atau Rp15.470 terus terjaga, kemungkinan besar MATIC dapat terus naik menuju $1.12 atau Rp16.193 hingga $1.21 atau Rp17.495.

    Namun, jika gagal menjaga batas bawahnya saat ini, kemungkinan besar MATIC dapat terus turun menuju $1 atau Rp14.458.

    *Disclaimer

    Perlu diingat bahwa artikel ini hanya merupakan pandangan pribadi penulis dan bukan ajakan atau saran untuk investasi atau trading. Risiko ditanggung masing-masing.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com