Tag: tim

  • OJK Kejar Mantan Bos Investree Adrian Gunadi Bawa Pulang ke RI


    Jakarta

    Otoritas Jasa Keuangan (OJK) buka suara soal perkembangan terkini kasus Investree. Izin usaha Investree sudah dicabut OJK dan mantan CEO Investree Adrian Asharyanto Gunadi kabur ke luar negeri.

    Kepala Eksekutif Pengawasan Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman, pihaknya siap menggandeng aparat penegak hukum untuk membawa Adrian pulang ke Indonesia.

    “OJK bekerja sama dengan Aparat Penegak Hukum dalam melakukan proses penegakan hukum terhadap Sdr. Adrian Gunadi terkait dengan dugaan tindak pidana sektor jasa keuangan, termasuk antara lain mengupayakan untuk mengembalikan Sdr. Adrian Gunadi ke dalam negeri sesuai ketentuan perundang-undangan,” jelas Agusman dalam keterangannya, Rabu (6/11/2024).


    Menurutnya, sesuai POJK Nomor 10/POJK.05/2022 tentang Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi (LPPBTI) (POJK 10/2022), Investree wajib menyelenggarakan RUPS untuk memutuskan pembubaran dan membentuk Tim Likuidasi paling lama 30 hari kalender sejak tanggal dicabutnya izin usaha.

    Ia menambahkan, setelah pencabutan izin usaha PT Investree Radhika Jaya, penagihan kepada penerima dana atau borrower akan tetap dilakukan. Borrower tetap berkewajiban untuk melakukan pelunasan seluruh kewajibannya kepada Pemberi Dana atau Lender.

    “Proses penyelesaian kewajiban tersebut dilakukan melalui Tim Likuidasi,” tuturnya.

    Ia menyatakan dalam rangka menciptakan industri LPBBTI yang sehat, berintegritas, inklusif, tangguh dan resiliens, OJK telah dan akan terus melakukan langkah-langkah penguatan pengawasan (supervisory enhancement) terhadap industri Penyelenggara LPBBTI.

    Lalu menyusun perubahan POJK 10/2022, serta melakukan upaya pengembangan dan penguatan industri LPBBTI sebagaimana tertuang dalam Roadmap Pengembangan dan Penguatan Industri LPBBTI periode 2023 – 2028.

    Saksikan juga video: OJK Blokir 6.000 Akun yang Terlibat Judi Online

    [Gambas:Video 20detik]

    (ily/hns)



    Sumber : finance.detik.com

  • Membangun Talenta Unggul Ala Bank Berbasis Teknologi


    Jakarta

    Di tengah cepatnya digitalisasi yang mengubah wajah perbankan, PT Bank Jago Tbk memilih fokus pada pengembangan manusia sebagai kunci keberlanjutan, bukan hanya pengayaan teknologi semata. Talenta dan budaya kerja (people & culture) menjadi kekuatan bank berbasis teknologi ini dalam menghadapi perubahan dan membangun masa depan.

    “People and Culture itu yang kita kelola orangnya. Sambil mengelola people, kita (juga) membangun budaya kerjanya,” ujar Head of People & Culture Bank Jago Pratomo Soedarsono atau biasa dipanggil Tommy, Senin (6/10/2025).

    Pernyataan Tommy itu mencerminkan bagaimana pendekatan terhadap SDM kini tidak lagi statis. Menurutnya, peran divisi SDM di era digital telah bergeser, dari yang sebelumnya sekadar administrasi menjadi pengembang budaya kerja yang hidup.


    “Kita nggak melihat human itu hanya sebagai resources, dan kemudian kita atur dalam kebijakan-kebijakan. Tapi kita fokus pada intinya. Kita kembangkan itu (people), kita lihat sebagai talent, kemudian dalam mengembangkannya, kita membangun budayanya supaya kita bekerja itu dengan tujuan dari organisasi,” ungkapnya.

    Di tengah dinamika tim multigenerasi, pendekatan inklusif juga menjadi bagian penting dalam membangun budaya kerja yang solid. Tommy menambahkan, perbedaan antar-generasi di lingkungan kerja tak seharusnya menjadi hambatan.

    “Saya ga mau melabel Gen Z begini atau begitu, kita lihat aja tujuannya apa. kalo dalam bank jago kita punya purpose dan values. purpose nya ‘Semua Jadi Lebih Jago’. Jadi kita lebih jago membantu kehidupan nasabah dengan kontribusi nyata,” imbuhnya.

    Sebagai landasan dalam membentuk budaya kerja yang relevan dan berdaya saing, Pratomo juga menjabarkan empat nilai utama yang menjadi fondasi di Bank Jago. Di dalamnya mencakup Life-Centricity, Fearless Creativity, Empowered Agility, serta Purposeful Growth.

    “Life-Centricity, kita melihat semua stakeholders itu dari kebutuhannya sehari-hari. Kemudian Fearless Creativity, kreatif tapi harus fearless (berani). Selanjutnya, Empowered Agility semua itu diberikan keleluasan kewenangan untuk beradaptasi dengan lincah. Terakhir, Purposeful Growth, dengan melakukan semua itu kita semua tumbuh bersama dengan tujuan yang sama” jelasnya.

    Untuk mendukung pengembangan talenta secara berkelanjutan, Bank Jago tak hanya membangun budaya kerja, tapi juga menyediakan akses belajar yang relevan. Bank Jago juga menyiapkan ekosistem pembelajaran digital lewat Jago Digital Academy, platform e-learning yang mendukung pengembangan talenta di tengah tantangan digitalisasi.

    Langkah ini menjadi wujud nyata komitmen Bank Jago dalam membangun SDM yang adaptif, inklusif, dan siap bersaing di era bank digital-bukan hanya untuk hari ini, tapi juga untuk masa depan.

    (ega/ega)



    Sumber : finance.detik.com

  • Perlukah Cabut Kulkas Saat Ditinggal Mudik?



    Jakarta

    Meninggalkan rumah saat mudik menjadi hal kekhawatiran tersendiri. Apalagi, banyak peralatan elektronik yang berisiko ditinggal tanpa pengawasan dalam jangka panjang, seperti kulkas. Kalau kamu, termasuk tim matikan atau tetap nyalakan kulkas saat mudik?

    Kulkas memang salah satu peralatan elektronik di rumah yang membutuhkan daya listrik besar dibanding barang lainnya. Sehingga, kondisi kulkas harus diperhatikan sebagai upaya mencegah kerusakan.

    Melansir dari situs Southern Living, sebelum pergi mudik, sebaiknya catat dan perhatikan makanan apa saja yang masih ada di dalam kulkas. Jika sudah tidak dimakan, maka lebih baik buang. Jika masih bisa dimakan, maka simpan dengan baik. Hal ini dapat menjaga kulkas agar bebas bakteri selama ditinggal.


    Selain itu, perhatikan suhu kulkas. Idealnya ada di 35 hingga 40 derajat Fahrenheit. Upayakan jangan melebihi dan kurang daripada derajat tersebut.

    Bisa juga kamu tambahkan soda kue untuk menghilangkan bau di dalam kulkas. Letakkan sekotak soda kue di bagian belakang rak kulkas agar membantu mencegah bau tidak sedap saat kamu kembali ke rumah.

    Kemudian, kamu perlu pertimbangkan. Apakah kamu akan mudik selama satu minggu atau satu bulan?

    Jika mudik kurang dari seminggu, maka:

    • Biarkan kulkas menyala dan simpan pada suhu yang ditentukan.
    • Matikan pembuat es jika tidak digunakan.
    • Buang makanan yang sudah tidak dimakan.
    • Bersihkan kulkas.

    Jika mudik lebih dari seminggu, maka:

    • Pertimbangkan untuk mencabut kabel kulkas.
    • Matikan pembuat es.
    • Kosongkan kulkas.
    • Biarkan pintu kulkas sedikit terbuka untuk mencegah tumbuhnya jamur dan lumut.

    Jadi, pertimbangkan berapa lama kamu akan mudik baru sebaiknya tentukan apakah kulkas dicabut atau tidak. Namun, yang pasti, untuk kulkas yang ada freezernya lebih baik dimatikan bagian freezernya. Sebab, freezer atau pembuat es dapat menghemat listrik, mencegah kerusakan seperti saluran tersumbat akibat gumpalan es, dan menghindari kebocoran air.

    Itulah penjelasan tentang apakah sebaiknya kulkas dimatikan atau tidak selama ditinggal mudik. Semoga membantu!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Servis Padel yang Benar: Panduan untuk Pemula

    Jakarta

    Padel merupakan olahraga yang cukup diminati di Indonesia. Olahraga ini banyak digandrungi karena teknik bermainnya yang tidak terlalu rumit dan dapat dipelajari dengan mudah.

    Meskipun terlihat mudah, padel tetap memiliki teknik dan aturan dasar tersendiri, terutama pada saat servis. Servis padel yang benar menjadi salah satu langkah untuk menyusun strategi dalam mengalahkan lawan.

    Bagi pemula, perlu mengetahui cara servis padel yang benar agar tidak terjadi kekeliruan dan pertandingan tetap dapat berjalan dengan efektif.


    Lebih lanjut, berikut detikSport telah merangkum ulasan terkait panduan dan cara servis padel yang benar bagi pemula.

    Servis Padel Dilakukan secara Underhand

    Tidak sama dengan tenis, servis dalam padel dilakukan secara underhand, yaitu dengan memukul bola dari bawah pinggang. Sebelumnya, bola harus dipantulkan terlebih dahulu ke lantai sebelum dipukul. Setelah itu, diarahkan secara diagonal ke area lawan.

    Dalam melakukan servis ini, pastikan detikers tetap menggunakan power yang ringan tapi tetap mengedepankan akurasi. Selain itu, jangan terlalu tinggi ketika bola dipantulkan. Apabila bola menyentuh net tapi masuk ke area yang pas, servis dianggap sah.

    Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Servis Padel

    Selain teknik melakukan servis, ada beberapa hal yang perlu detikers perhatikan, mulai dari posisi hingga sistem penskoran. Berikut beberapa poinnya:

    Posisi pemain

    Padel terdiri dari dua tim dengan masing-masing dua pemain yang harus bisa menjaga komunikasi. Saat servis, salah satu pemain berada di area servis dan pemain lain berada di sisi lainnya. Setelah itu, pemain dapat bergerak dengan bebas namun tetap menjaga komunikasi agar tidak bertabrakan.

    Sistem Skor

    Sistem penskoran dalam padel sama seperti tenis, yaitu menggunakan sistem 15, 30, 40 dan game. Tim harus memperoleh minimal 6 game untuk memenangkan satu set. Jika imbang, maka akan dilakukan tie-break.

    Aturan Bola dalam Permainan

    Memukul bola dalam padel dianggap sah jika memantul sekali di lantai atau ke dinding dan dapat dipukul kembali. Jika bola memantul lebih dari sekali, maka poin jadi milik lawan.

    Aturan Net

    Bola yang dipukul tidak boleh mengenai pemain atau pasangan sebelum melewati net menuju area lawan. Pemain juga tidak boleh bersentuhan dengan net, baik itu tubuh, pakaian, ataupun raket.

    Servis Ulang (Let)

    Apabila bola servis mengenai net tapi tetap masuk ke kotak servis, maka servis dianggap let atau harus diulang. Namun, jika bola keluar area atau mengenai dinding sebelum jatuh di kotak servis, maka servis sah.

    Kesalahan (Fault) dalam Padel

    Fault terjadi jika pemain melakukan servis ke luar area, gagal memukul bola, atau bola mengenai dinding tanpa memantul ke area lawan terlebih dahulu. Jika terjadi secara berturut-turut, maka poin diberikan kepada lawan.

    Demikianlah ulasan mengenai cara servis padel yang benar. Hal ini perlu diperhatikan agar permainan padel dapat berlangsung dengan efektif dan sportif. Semoga membantu ya, detikers!

    Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.

    (krs/krs)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • Olahraga Hits yang Lagi Naik Daun di Indonesia

    Jakarta

    Belakangan ini, padel menjadi olahraga hits yang tengah naik daun di Indonesia. Berbagai kalangan menyukai olahraga ini, mulai dari remaja, karyawan, hingga publik figur.

    Ketenaran padel sudah naik semenjak banyak para selebriti dan influencer menyenangi olahraga ini dan membagikannya di media sosial. Hingga kini, olahraga hits tersebut masih digemari masyarakat dengan banyaknya komunitas dan lapangan padel yang berdiri di berbagai daerah. Namun, tahukah detikers, apa sebenarnya olahraga padel?

    Berdasarkan sejarahnya, olahraga ini sudah populer di kalangan masyarakat Meksiko pada tahun 1980-1990.


    Padel sering dinilai mirip dengan olahraga lainnya seperti tenis dan squash. Meskipun begitu, olahraga yang tengah booming ini ternyata memiliki kekhasannya sendiri, terutama pada alat dan perlengkapan yang digunakan.

    Apa Itu Olahraga Padel?

    Padel adalah sejenis olahraga raket yang berupa gabungan antara tenis dan squash. Olahraga ini biasanya dimainkan secara doubles atau dua pasangan dengan lokasi bermain berupa lapangan tertutup yang ukurannya lebih kecil dari lapangan tenis.

    Mengutip dari Lawn Tennis Association (LTA), persamaan antara tenis dan padel hanya pada penilaiannya saja, sisanya banyak terdapat perbedaan. Lapangan padel dirancang untuk 4 pemain dengan ukuran sekitar 25% lebih kecil dari lapangan tenis.

    Tempo permainan olahraga ini juga disesuaikan dengan ukuran lapangannya yang lebih kecil. Oleh karenanya, padel akan sulit jika dimainkan secara tunggal.

    Sejarah Singkat Terbentuknya Olahraga Padel

    Mengutip dari detikEdu. Olahraga padel pertama kali ditemukan di Meksiko dengan seorang penggemar tenis bernama Enrique Corcuera pada 1969.

    Pada masa itu, Enrique bersama istrinya tidak mempunyai lahan yang cukup luas untuk membangun lapangan. Oleh karenanya, ia mulai merancang lapangan tenis versi kecil dengan ukuran 20 x 10 meter di belakang rumahnya, di Puerto de Acapulco, Guerrero, Meksiko.

    Lapangan yang dibuat Enrique ini kini dianggap sebagai lapangan padel pertama. Olahraga tersebut pun dinamai “paddle Corcuera” yang dalam bahasa Spanyol berarti dayung atau raket Corcuera.

    Pada awal 1970-an, olahraga padel sudah tersebar di beberapa negara seperti Spanyol, Argentina, Uruguay, Prancis, Kanada, dan Amerika Serikat. Olahraga ini dipopulerkan oleh Pangeran Alfonso dari Hohenlohe-Langenburg, Spanyol yang menghabiskan waktu liburannya bermain padel bersama Enrique.

    Pada 1998, terbentuklah asosiasi padel nasional pertama bernama “Asociación Padel Argentino” yang kemudian mengadakan kompetisi pada Januari 1998 di Mar del Plata, Buenos Aires.

    Selang beberapa tahun kemudian, asosiasi internasional padel didirikan dengan nama International Pdel Federation (IPF) di Madrid, 21 Juli 1991.

    Pada tahun 2000-an, kejuaraan padel mulai digelar di berbagai negara dengan kelompok umur yang berbeda-beda. Hingga kini, padel sudah dimainkan oleh puluhan juta orang dari ratusan negara di seluruh dunia.

    Aturan Cara Bermain Padel

    Sebelum detikers mulai bermain padel, perlu dipahami terlebih dahulu aturan sistem permainan padel, berikut beberapa hal yang perlu diketahui.

    • Jumlah pemain pada olahraga padel terdiri dari dua tim dengan masing-masing diisi oleh dua orang.
    • Lapangan padel berukuran 20 x 10 meter.
    • Permainan diawali dengan memukul bola ke area servis lawan melewati net dan memantul sebelum mengenai dinding.
    • Jika bola mengenai dinding tanpa memantul terlebih dahulu, maka pihak lawan mendapatkan poin.
    • Sistem penilaian padel menggunakan skema 15-30-40.
    • Apabila terjadi deuce, setiap tim perlu merebut dua poin untuk menang.

    Demikianlah ulasan lengkap mengenai olahraga padel, mulai dari sejarah hingga aturan bermainnya. Semoga membantu detikers yang mulai menekuni olahraga hits ini, ya!

    Sejumlah warga tengah berolahraga Padel di Padel Arena Jakarta, Rabu (3/7/2025). Olahraga padel tengah populer di kalangan masyarakat, khususnya di Jakarta. Padel kini masuk dalam kategori jasa kesenian dan hiburan, dikenai pajak 10 persen.Olahraga padel yang lagi naik daun di Indonesia. Foto: Grandyos Zafna/detikcom

    Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.

    (krs/krs)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • Adu Hebat Komunitas Padel Indonesia dan Malaysia


    Jakarta

    Olahraga padel lagi booming di tanah air. Sampai-sampai ada adu hebat antara komunitas padel Indonesia dan Malaysia bernama Padelink.

    Turnamen tersebut digelar di Lapangan Mr Padel, Cipete, Jakarta Selatan, Minggu (19/10/2025). Sebanyak 20 komunitas padel dari Indonesia dan Malaysia berpartisipasi dalam program Citylink Sport Tourism yang menggandeng Traveloka.

    Padelink mempertandingkan empat kategori, yakni Men’s Bronze, Women’s Lower Bronze, Mix Lower Bronze, dan All Stars Fun Match. Kategori All Stars Fun match akan diikuti sejumlah artis dan musisi ternama Tanah Air. Diantaranya Atta Halilintar, Ade Govinda, Thoriq Halilintar, Mikha Hernan, hingga Ben Sihombing.


    Project Director Padelink Zeyhan Fitra Fadillah mengaku ini menjadi event pertama Padelink dan bakal menjadi agenda rutin untuk komunitas padel di Indonesia. Dia menyebut Padelink bukan sekadar “sport fun” tetapi juga memasukkan unsur kompetitifnya di setiap turnamen.

    Itulah mengapa event Padelink mengumpulkan komunitas-komunitas padel di seluruh Indonesia, bahkan negara tetangga.

    “Padelink sendiri sesuai namanya kita nge-link-in semua komunitas untuk bergabung disini. Jadi ada unsur comunity gatheringnya,” tutur Zehan dalam rilis kepada detikSport.

    Selain 19 komunitas padel dari wilayah Jabodetabek, Padelink juga diikuti komunitas padel dari Malaysia, Records Padel. Bahkan, komunitas padel yang diisi putra Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Audy Pratama Subagdja, juga berpartisipasi di event ini.

    Para komunitas mengirim jagoan-jagoan mereka untuk berpartisipasi di turnamen yang merebutkan hadiah uang tunai dan tiket gratis kemana saja dari Citylink dan Traveloka.

    “Kedepannya, Insya Allah kalau berjalan lancar dan mereka happy, kita akan rutin, agenda 4 bulan sekali, bisa tahunan, atau bisa kita jadikan liga (padel),” ujar Zeyhan yang juga CEO Terus Group ini.

    Audy Pratama yang tergabung dalam komunitas Padel ISS mengaku turnamen Padelink seru karena mengumpulkan komunitas padel di seluruh Indonesia. Menurutnya, event ini bukan sekadar olahraga, tapi juga berjejaring, membangun relasi dan bertemu banyak teman baru dari komunitas padel lain.

    “Sudah banyak sekali (komunitas padel), saya juga aktif di komunitas-komunitas, ada Disco, ada Tuespac (Tuesday Padel Club), yang selalu main di hari Selasa, ada GI-Jo, jadi disini, khususnya di Jakarta, komunitas ini benar-benar nge-gather mengumpulkan orang-orang padel, jadi Jakarta keren banget,” ujar Audy.

    Audy mengaku Padelink menjadi turnamen padel ke-12 yang diikutinya. Menurutnya, olahraga padel bukan sekadar sport fun, tetapi juga olahraga kompetitif. Terlebih, saat Indonesia sudah memiliki Tim Nasional Padel. Timnas Padel saat ini tengah bertanding dalam debutnya di World Asia Cup 2015 di Qatar.

    “Harapannya padel maju terus, harus konsisten, karena bagaimanapun olahraga itu salah satu pemersatu bangsa dengan negara lain,” tegas Audy.

    Sementara, Direktur Operasional Citylink Arry Kalzaman Sudarmadji mengakui Padelink menjadi turnamen olahraga yang sedang naik daun dan digemari masyarakat di Indonesia saat ini. Arry menyebut event ini menjadi penghubung antarkomunitas untuk berkumpul dan mempererat hubungan sesama pecinta dan pemain padel.

    “Saya harap dengan kegiatan ini kita bisa berinteraksi dengan lebih hangat mempererat hubungan dan menumbuhkan hubungan yang lebih positif. Semoga menjadi ajang yang menyenangkan, sehat dan merawat hubungan diantara kita semua,” ujar Arry.

    (mrp/raw)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • Jalan Para Pemain Amatir Menuju Kancah Profesional


    Jakarta

    Liga Padel, kompetisi amatir pertama terstruktur untuk olahraga padel yang dimulai bulan Oktober, diharapkan bisa melahirkan atlet-atlet profesional untuk mengharumkan nama Indonesia di level internasional.

    Padel dikenal sebagai olahraga ganda dengan format best of three sets, memadukan keseruan, strategi, dan kompetisi yang membuatnya cepat menjamur. Berangkat dari hal tersebut, Liga Padel hadir untuk menjawab kebutuhan pemain amatir yang ingin mencicipi pengalaman bertanding layaknya profesional, sekaligus membangun komunitas padel yang kukuh di Indonesia.

    Musim perdana akan dimulai pada Oktober 2025, bertempat di berbagai klub Padel di Jakarta. Pertandingan dihelat pada akhir pekan untuk memudahkan peserta, dengan sistem kompetisi berjenjang, mulai dari fase grup, Play-Ins, hingga Playoff dan Final.


    Format ini memastikan setiap pasangan mendapat banyak kesempatan bertanding dan menjaga persaingan tetap tumbuh hingga akhir.

    Liga Padel juga menerapkan sistem pasangan tetap yang berlaku untuk satu musim penuh, sehingga setiap pemain bisa membangun chemistry dan sinergi jangka panjang dengan pasangannya.

    Pada musim berikutnya, pasangan diperbolehkan berganti sesuai pilihan pemain. Setiap performa pertandingan akan tercatat dalam sistem peringkat berbasis ELO yang bersifat personal, bukan tim.

    Liga Padel menawarkan total hadiah Rp 120 juta, dalam dua divisi yakni Bronze dan Silver untuk kategori putra serta putri. Namun hadiah bukan tujuan utama kompetisi ini, melainkan untuk membentuk ekosistem olahraga yang inklusif, sehat, dan menyenangkan.

    Penggunaan teknologi di Liga Padel ini dimulai dari proses pendaftaran, jadwal pertandingan, hingga pencatatan skor dilakukan melalui sistem digital yang membuat peserta fokus ke permainan, sementara penyelenggaraan berjalan rapi dan transparan.

    Hal ini juga ditunjang dengan kolaborasi bersama Bank BRI sebagai Official Bank Partner yang turut menghadirkan kemudahan dan keamanan transaksi keuangan peserta Liga melalui BRImo.

    Nantinya Liga Padel ini diharapkan bisa menelurkan atlet-atlet padel profesional yang bisa mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.

    “Liga Padel bukan hanya kompetisi, tapi juga wadah pembinaan. Dari sini kita bisa melihat siapa saja yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan lebih jauh, baik melalui klub maupun jalur pembinaan resmi. Padel Indonesia butuh liga seperti ini untuk memastikan masa depan atlet profesional kita,” ujar Ketua Pengurus Besar Padel Indonesia (PBPI) Jakarta, Gino Korompis, dalam rilis kepada detikSport.

    Gino juga menambahkan bahwa padel memiliki daya tarik unik untuk anak muda, komunitas urban, hingga keluarga yang ingin berolahraga bersama. Inilah yang bikin pertumbuhannya bisa pesat di Indonesia.

    “Padel ini olahraga yang inklusif dan menyenangkan, bisa dimainkan siapa saja. Dengan adanya liga seperti ini, kami berharap semakin banyak orang yang tertarik, ikut serta, dan akhirnya membangun ekosistem yang kuat dari akar rumput hingga tingkat profesional,” sambungnya.

    Ketua Pelaksana Liga Padel Daniel Van Leeuwen menyampaikan bahwa liga ini juga lahir dari semangat komunitas untuk menghadirkan wadah kompetitif yang profesional sekaligus ramah bagi pemain dari berbagai level. Selain itu, Liga Padel ingin memberikan pengalaman baru bagi para pemain amatir untuk meningkatkan level mereka.

    “Kami ingin memastikan setiap pemain padel di Indonesia, baik yang baru mulai maupun yang sudah berpengalaman, bisa merasakan atmosfer kompetisi dengan standar internasional. Lebih dari sekadar pertandingan, LIGA PADEL adalah ruang untuk bertemu, berjejaring, dan bertumbuh bersama melalui olahraga ini,” ungkap Daniel.

    “Terima kasih Liga Padel karena sudah melibatkan kami. Saya lihat padel sangat berkembang di Indonesia. Jadi kami ingin mendukung perkembangan padel juga,” timpal Dhananjaya Kuckreja dari Metro Tennis sebagai salah satu peserta.

    Bagi pemain amatir yang ingin bergabung, pendaftaran untuk musim perdana bisa dilihat di akun media sosial Liga Padel.

    (mrp/raw)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • Tour de Banyuwangi Ijen Serasa Tour de France


    Jakarta

    Pebalap asal Italia, Nicolo Pettiti tampak bahagia usai menyelesaikan etape kedua Tour de Banyuwangi Ijen (TdBI). Bukan hanya karena menyabet salah satu jersey dalam adu cepat dari Alaspurwo ke Banyuwangi itu. Namun, karena gegap gempita penonton sepanjang jalan yang membentang sejauh 158,8 KM.

    “Aku tak berbohong, rasanya seperti berada dalam perlombaan di tur dunia. Serasa Tour de France,” ungkap pebalap kelahiran Italia, 10 Agustus 2002 itu seperti dalam keterangan tertulis, Rabu (30/7/2025).

    “Semua orang dijalan bersorak kepada kami. Sungguh luar biasa, membuat balapan semakin seru,” kesan peraih polkadot jersey sebagai raja tanjakan (King Of Mountain/ KOM) di etape kedua itu.


    Tour de Banyuwangi Ijen yang digelar kali kesepuluh ini, memang kerap meninggalkan kesan yang mendalam bagi para pebalap mancanegara. Mulai dari tanjakan ekstrimnya yang tergolong hors categorie, manajemen pelaksanaannya, hingga antusiasme warga menjadi catatan positif bagi para pembalap.

    Kesan positif tersebut, lantas membuat para pebalap tak segan untuk merekomendasikan kepada para koleganya untuk turut serta. Seperti yang diakui oleh pebalap yang tergabung dalam tim Victoria Sports Pro Cycling (Filipina), Jeroen Meijers.

    “Rekan saya Edgar Nieto sudah mengikuti balapan ini sepuluh kali dan selalu mengatakan bahwa penyelenggaraannya sangat baik. Tidak ada mobil di jalanan, jadi sangat aman. Ini adalah salah satu balapan favorit di Asia,” ungkap peraih Individual General classification (Yellow Jersey) dan Best Sprinter (Green Jersey) di etape kedua itu.

    Meski baru pertama kali turun di TdBI, langsung membuat Meijers terkesan. Mulai dari rutenya yang menantang hingga pemandangan alam yang mengesankan. “Secara umum, balapan di Banyuwangi lebih menantang dan atmosfernya benar-benar luar biasa,” terangnya.

    Pujian dari pebalap kelahiran Belanda, 12 Januari 1993 itu, tentu saja bukan isapan jempol belaka. Pengalamannya sejak 2010 sebagai pebalap profesional menjadi garansi penilaiannya. Selama itu, ia telah mengikuti balapan di berbagai belahan dunia.

    Perlu diketahui, pada tahun ini, Jeroen Meijers telah merampungkan sejumlah tur di Asia dan Eropa. Di antaranya adalah Tour of Sharjah (UEA), Tour de Taiwan, Tour of Estonia, Tour of Lithuania, Sibiu Cycling Tour (Rumania) dan The Road Race Tokyo Tama (Jepang).

    Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyampaikan jika pengalaman positif para pebalap mancanegara itu, berkat antusiasme warga Banyuwangi. Daerah di ujung timur Jawa ini, tak hanya dianugerahi bentang alamnya yang indah, namun juga masyarakatnya yang kreatif dan kaya budaya.

    “Potensi Banyuwangi yang luar biasa ini, patut diketahui oleh warga dunia. Terimakasih kepada seluruh masyarakat Banyuwangi yang telah menjadi tuan rumah yang menyenangkan bagi semua,” pungkas Ipuk.

    (akd/ega)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • Apa Itu Pilates yang Masuk Porsi Latihan Cristiano Ronaldo?

    Jakarta

    Pilates merupakan bagian dari porsi latihan pesepakbola Cristiano Ronaldo. Pilates penting pula bagi rider-rider MotoGP. Apa itu Pilates? Apa saja manfaatnya? Yuk Simak.

    Cristiano Ronaldo, Emiliano Martinez, dan Pilates

    Lahir di Portugal 5 Februari 1985, usia Cristiano Ronaldo saat ini sudah genap 40 tahun. Bagi pesepakbola, terbilang jarang yang masih aktif seperti CR7 di usianya tersebut.

    Namun, sejauh ini Ronaldo bukan cuma masih aktif bermain di level klub bersama Al Nassr dan di Timnas Portugal, tapi juga masih terus mengukir beragam pencapaian.


    Salah satu kunci dari panjangnya karier Cristiano Ronaldo itu adalah kerja kerasnya dalam menjaga fisik. Ia bukan cuma dikenal sebagai salah satu pemain yang rutin datang duluan di sesi latihan tim, tapi juga punya porsi ekstra.

    Dalam beragam postingan di media sosialnya, Ronaldo acapkali memamerkan latihan-latihan ekstra yang ia lakukan secara khusus pada saat jeda kompetisi.

    Semasa Ronaldo membela Juventus, Joaquin Maroto dari AS pernah menyebut bahwa Cristiano Ronaldo memiliki program latihan sendiri dalam sepekan. Di antaranya lima sesi nge-gym, renang, dan pilates.

    Olahraga gym dan renang boleh jadi lebih familiar. Tapi pilates?

    Eits, jangan salah. Bukan cuma Cristiano Ronaldo pesepakbola yang rutin melakukan pilates. Simak penuturan Emiliano Martinez, kiper Timnas Argentina yang kini main di Aston Villa.

    “Saya menjalankan rutinitas yang sama: Saya memastikan saya melakukan pilates dan yoga dua hari sebelumnya, saya berdoa sebelum pertandingan dan mengadakan pertemuan dengan psikolog,” ujar Martinez medio 2024 lalu.

    Ucapan itu dilontarkan pesepakbola 32 tahun tersebut ketika ditanya soal rutinitas yang dilakukannya sehingga bisa tetap tenang dan siap-siaga di bawah mistar tawang, khususnya jika laga harus dituntaskan lewat adu penalti.

    Pilates di MotoGP

    Bukan cuma di dunia sepakbola, pilates juga penting bagi para rider MotoGP. VR46 Master Camp, dalam sebuah aktivitas di tahun 2017, diketahui menjadikan pilates sebagai salah satu menu latihan.

    Faktanya, situs resmi MotoGP menyebut bahwa Pilates memang menjadi salah satu aspek penting dalam proses recovery penangkal cedera bagi para rider.

    “Recovery penting untuk menjaga kondisi, kembali bugar usai cedera, dan juga mencegah potensi cedera,” demikian situs MotoGP, dilanjutkan poin demi poin pendukung recovery termasuk, “latihan Yoga dan Pilates.”

    Apa itu Pilates?

    Pada dasarnya pilates adalah metode olahraga untuk melatih fisik, berfokus pada rehabilitasi, dan penguatan tubuh.

    Pilates didasarkan pada enam prinsip utama: Centering, Control, Arus, Nafas, Precision, dan Konsentrasi. Prinsip-prinsip ini menekankan pentingnya kualitas latihan daripada kuantitas, sehingga setiap gerakan dilakukan dengan tepat dan efektif.

    Latihan pilates dilakukan agar tercipta harmonisasi tubuh dan pikiran. Termasuk di dalamnya adalah teknik pernapasan, latihan keseimbangan, latihan mengontrol gerakan dan kekuatan otot, postur tubuh, dan pemusatan konsentrasi.

    Dengan ciri utama penggunaan gerakan ringan dan berulang, pilates relatif tidak membebani atau mencederai persendian. Gerakan juga dilakukan di lantai, bertumpu pada satu kaki pada satu waktu, tanpa tekanan besar pada otot dan sendi.

    Manfaat Pilates

    Bagi atlet, salah satu manfaat pilates adalah usaha meningkatkan keseimbangan tubuh secara keseluruhan. Teknik pernapasan pilates juga bisa mendukung kebugaran selama kompetisi.

    Selain itu, gerakan-gerakan dalam pilates yang melibatkan peregangan otot-otot tubuh dan persendian juga diyakini membantu meningkatkan fleksibilitas, memungkinkan tubuh bergerak lebih bebas, dan mengurangi risiko cedera.

    Bagi pesepakbola seperti Cristiano Ronaldo, yang sudah tidak lagi muda, pilates memberikan manfaat-manfaat semacam itu. Apalagi Ronaldo juga dikenal terbilang jarang cedera panjang.

    Latihan pilates yang melibatkan pengaturan napas dan konsentrasi, juga bisa mengasah fokus. Hal ini pula yang disebut Emiliano Martinez ikut membantunya saat mengawal gawang di pertandingan sepakbola.

    (krs/raw)



    Sumber : sport.detik.com

  • Liga Padel 2025 Digelar, Wadah Atlet untuk Naik Level


    Jakarta

    Liga Padel 2025 yang akan berlangsung mulai 20 Juli menjadi wadah Pengurus Besar Padel Indonesia (PB PI) DKI Jakarta untuk menjaring atlet-atlet muda bertalenta sekaligus meningkatkan level mereka.

    Demikian disampaikan Sekjen Pengurus Besar Padel Indonesia (PB PI) DKI Jakarta Steven Walangitan, saat hadir dalam peluncuran Padel League 2025 di kawasan Senayan, Jakarta pada Rabu (17/7/2025).

    Padel League 2025 dijadwalkan berlangsung setiap hari Minggu di berbagai venue padel terkemuka di Jakarta (Smash Padel, Republic Padel, dan lainnya) secara bergiliran mulai 20 Juli sampai 16 November mendatang.


    “Ini turnamen yang bagus karena fokus peserta itu bronze level. Sebab, sekarang itu rasio antara pemain pro atau amatir, atau level tinggi sangat sedikit. Jadi kami lebih banyak pemain-pemain yang baru atau masih di level-level beginner, sehingga kita perlu meningkatkan level yang lebih tinggi,” kata Steven.

    “Nah dengan adanya turnamen ini, kesempatan untuk para pemain baru, supaya lebih cepat naik dan supaya kita bisa lebih dapat pemain yang levelnya tinggi.”

    “Dan ya hampir setiap weekend ada turnamen macam-macam tapi yang seperti ini dengan level bronze saja yang dimainkan, baru sekarang lah, atau jumlah yang seperti ini sangat sedikit. Jadi kami antusias dengan adanya Liga Padel ini,” ujarnya.

    Steven juga menilai turnamen ini penting mengingat cabang olahraga padel sedang diupayakan bertanding di Olimpiade 2032.

    “Untuk multievent yang terdekat baru Pekan Olahraga Nasional (PON), level nasional. Tapi dengan rencana padel itu (bisa) masuk di Olimpiade, tentu itu menentukan padel masuk di (multievent) SEA Games nantinya,” kata Steven.

    Liga Padel 2025 diikuti 32 komunitas dan akan mempertandingkan 5 partai, yaitu 3 ganda putra, 1 ganda putri, dan 1 ganda campuran untuk setiap pertandingan antar komunitas. Adapun formatnya, 32 komunitas akan dibagi dalam dua grup terdiri dari 16 komunitas.

    Delapan tim terbaik setiap grup akan lolos ke fase knockout. Mereka bersaing menuju gelar juara dengan sistem gugur. Puncak penentuan gelar juara akan terjadi pada 15-16 November 2025 dengan tajuk BRImo SIP Padel Festival 2025.

    “Liga ini berfokus pada komunitas, kompetisi, dan koneksi. Kami percaya setiap komunitas layak tampil dan unjuk gigi di panggung besar,” kata Project Manager SIP Sports Club, Adit Dwi.

    (mcy/adp)



    Sumber : sport.detik.com