Tag: tips atur keuangan

  • Tips Atur Keuangan Agar Renovasi Rumah Nggak Berhenti di Tengah Jalan



    Jakarta

    Saat merenovasi rumah, terkadang bisa saja terhenti di tengah jalan. Ada berbagai hal yang menyebabkan berhentinya proses renovasi, misalnya karena pandemi COVID-19 dan habisnya uang renovasi di tengah jalan.

    Hal itu seperti yang terjadi pada Aden ‘Bajaj’ yang kegiatan renovasinya tak kunjung usai.

    Perencana Keuangan dari Alliance Advisors Group Indonesia, Andy Nugroho mengatakan agar renovasi rumah berjalan lancar, hal pertama yang harus dilakukan adalah membuat estimasi biaya yang mendekati kenyataannya. Jadi, buat estimasi serinci mungkin, kalau perlu minta bantuan mandor atau kontraktor untuk membuatnya.


    “Stick to the plan, artinya ketika kita sudah berkomitmen untuk renovasi ya sudah harus kelar. Kalau kita sudah hitung-hitung budgetnya, misalnya Rp 10 juta, sudah amankan budget itu dalam artian kalau ada kebutuhan yang lain ya jangan ganggu budget ini,” katanya ketika dihubungi detikcom, Senin (14/10/2024).

    Selanjutnya, sediakan emergency fund atau dana tambahan di luar estimasi biaya yang sudah dihitung. Emergency fund itu bisa digunakan untuk pengeluaran-pengeluaran tak terduga saat renovasi rumah.

    “Perlu bikin space lagi, spare lagi yang lebih besar dari yang diestimasi. Misalnya tadi ada Rp 10 juta, dengan mempertimbangkan hal-hal di luar prediksi kita, ya kita tambahin paling tidak 10-25%,” paparnya.

    Sebelumnya, dikutip dari Instagram Rumpi No Secret @rumpi_ttv, Senin (14/10/2024), Aden menuturkan bahwa renovasi rumahnya tersebut sempat terhenti selama 3 tahun karena terjadi Pandemi COVID-19. Ia juga menuturkan, saat ini progres renovasi rumahnya sudah sekitar 50-60% selesai.

    “Sudah 50-60%. (Berapa tahun renovasi berjalan?) sempet terhenti karena memang waktu itu pandemi, 3 tahun itu pandemi kita berhenti, baru mulai lagi 1,5 tahun lah,” kata Aden dalam kesempatan tersebut.

    Saat renovasi rumahnya, Aden juga bercerita ada pengalaman unik. Ia merenovasi rumah dengan uang hasil syuting yang dilakukannya. Namun, setiap ia menggunakan uang hasil syuting untuk renovasi rumah, kegiatan syutingnya justru berhenti.

    “Jadi rumah itu aneh. Bukan aneh, unik lah ya. Jadi kalau kita syuting, dapat duit, kita taruh di rumah itu, syutingnya berhenti. (Syuting) stripping nih, duit kumpul nih, kita bangun, berhenti, syutingannya berhenti. udah abis, shooting lagi, berhenti lagi,” tuturnya.

    Untuk menyelesaikan renovasi rumah, Aden pun mencoba cara lainnya yaitu dengan menggunakan biaya dari hasil usahanya menjual kacamata. Hasilnya, renovasi rumah Aden terus berlanjut dengan uang hasil jualan kacamata, bukan hasil syuting.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Tips Mudah Atur Keuangan Selama Ramadan, Siapa Tahu Butuh


    Jakarta

    Menjaga keuangan tetap sehat perlu dilakukan selama bulan Ramadan. Keuangan yang sehat dapat mencegah kamu dari beban finansial yang memberatkan di kemudian hari.

    Apalagi kebutuhan seseorang cenderung meningkat menjelang hari raya Idulfitri. Oleh karena itu diperlukan kemampuan mengelola uang yang bijak untuk mempersiapkannya.

    Tentu banyak cara bisa dilakukan untuk memastikan pengelolaan uang terjaga sepanjang Ramadan. Mengutip berita detikFinance sebelumnya yang bersumber dari BNI, berikut 4 tips menjalani Ramadan tanpa takut isi dompet terkuras:


    1. Memiliki Rencana Keuangan

    Memiliki rencana keuangan merupakan hal utama yang perlu dilakukan. Cara ini bisa mempermudah seseorang untuk mengatur uang sesuai dengan pos-pos yang telah ditentukan.

    Selain itu, langkah ini juga mempermudah untuk menyusun alokasi pengeluaran selama bulan Ramadan seperti belanja sahur, buka puasa, THR, bersedekah, zakat dan lainnya.

    2. Catat Setiap Pengeluaran

    Mencatat setiap pengeluaran mampu membuat keuangan menjadi lebih sehat sepanjang Ramadan, sebab ketika mencatat setiap pengeluaran, Kamu akan dengan mudah untuk mengetahui secara detail pengeluaran.

    Dengan cara seperti itu, kamu juga bisa lebih mengerem hasrat untuk berbelanja ketika catatan pengeluaran menunjukkan angka yang sudah cukup besar.

    3. Disiplin Pengeluaran

    Sikap disiplin sangat dibutuhkan untuk memastikan agar keuangan tetap sepanjang Ramadan, tanpa memiliki sifat tersebut, keuangan kamu akan terasa lebih boros.

    Pastikan uang yang dikeluarkan sesuai dengan alokasi yang telah ditetapkan, serta usahakan barang yang dibeli harganya di bawah dari alokasi keuangan kamu telah tentukan, sehingga uang lebihnya bisa dimanfaatkan untuk menabung atau beli barang lainnya.

    4. Jangan Sungkan Manfaatkan Promo

    Memanfaatkan promo juga membantu menjaga keuangan tetap sehat. Pasalnya, tak sedikit produsen atau brand yang menghadirkan beragam penawaran menarik dengan harga yang cukup miring.

    (hns/hns)



    Sumber : finance.detik.com