Tag: tips diet

  • 9 Makanan Rendah Kalori Tapi Super Bergizi, Cocok Buat Diet Sehat


    Jakarta

    Makanan rendah kalori perlu dikonsumsi saat diet agar berat badan cepat turun. Berikut daftar 9 makanan rendah kalori yang bisa kamu masukkan dalam menu diet harian.

    Saat diet, asupan kalori perlu dibatasi. Salah satu caranya dengan memilih makanan rendah kalori. Sayangnya, tak semua jenis makanan mengandung kalori rendah.

    Alih-alih bingung menentukannya, berikut 9 makanan rendah kalori yang bisa kamu dapatkan dengan mudah untuk dukung diet sehat seperti dikutip dari Healthline:


    1. Apel

    Buah yang satu ini kaya akan vitamin C, potassium, dan senyawa antioksidan seperti flavonoid quercetin. Di dalam 109 gram sepotong apel hanya mengandung 62 kalori saja. Jumlah tersebut sudah cukup untuk menyumbang sekitar 3 gram serat dari makanan.

    2. Brokoli

    Brokoli termasuk jenis sayuran yang rendah kalori. Dari hasil sebuah penelitian, di dalam 155 gram brokoli hanya mengandung 54 kalori saja. Brokoli dikenal dengan manfaat meningkatkan kekebalan tubuh, menjaga kesehatan tulang, melancarkan pencernaan, hingga mencegah penyakit jantung. Ini berkat kandungan vitamin C, vitamin K, serat, dan antioksidan.

    3. Wortel

    Wortel dikenal kaya akan vitamin A yang baik untuk kesehatan mata. Tapi tak hanya itu, ternyata wortel juga termasuk jenis sayur yang rendah kalori.

    Di dalam 122 gram sepotong wortel hanya mengandung 50 kalori. Selain rendah kalori, wortel juga mengandung senyawa karotenoid, termasuk letin dan beta karoten, yang membantu menambah kekebalan tubuh.

    4. Bayam

    Sayuran hijau ini ternyata memiliki jumlah kalori yang rendah. Pada sayur bayam yang masih mentah hanya mengandung 7 kalori saja. Sementara bayam yang telah diolah menjadi sayur bening, jumlahnya sekitar 23 kalori.

    5. Seledri

    Pada umumnya, masyarakat Indonesia menggunakan seledri ketika memasak sayur sop. Tak hanya menambah cita rasa masakan, seledri juga mengandung jumlah kalori yang sedikit. Perlu diketahui, di dalam 120 gram seledri hanya mengandung 17 kalori saja.

    6. Timun

    Timun adalah salah satu jenis sayuran favorit banyak orang. Agar lebih nikmat, timun biasanya diolah menjadi acar atau dicampur ke dalam salad sayur.

    Selain menyegarkan dan bantu menghidrasi tubuh, jumlah kalori yang dimiliki oleh timun juga sangat rendah. Di dalam 52 gram timun hanya mengandung 8 kalori saja.

    7. Pepaya

    Pepaya merupakan salah satu jenis buah yang mengandung vitamin A, vitamin C, folat, dan potasium yang baik untuk tubuh. Namun tak hanya itu, jumlah kalori di dalam pepaya juga cukup rendah. Di dalam 157 gram pepaya berukuran kecil memiliki sekitar 68 kalori.

    8. Semangka

    Semangka termasuk jenis buah yang memiliki jumlah kalori rendah. Di dalam 152 gram sepotong semangka terdapat 46 kalori yang baik untuk kesehatan tubuh dan mendukung program diet. Selain itu, semangka mengandung A, C, dan B6, serta mineral seperti kalium dan magnesium.

    9. Stroberi

    Buah berwarna merah yang rasanya cenderung manis asam ini ternyata punya jumlah kalori yang sedikit. Menurut berbagai penelitian, rata-rata jumlah kalori di dalam stroberi adalah 33 kalori. Namun jumlah kalori tersebut bisa berbeda tergantung dari jenis dan rasa stroberi yang lebih manis.

    (adr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 3 Rahasia Bayam Ampuh Turunkan Berat Badan, Konsumsi Rutin Yuk!


    Jakarta

    Saat diet, bahan makanan yang tepat nutrisinya perlu dikonsumsi. Untuk sayuran, coba konsumsi bayam yang bisa bantu menurunkan berat badan lebih cepat karena kandungan nutrisi ini.

    Bayam biasa diolah menjadi sayur atau dijadikan campuran makanan. Selain tinggi serat, bayam juga memiliki nutrisi yang berkhasiat untuk melunturkan lemak perut. Jadi kalau punya perut buncit, cobalah sering menyantap bayam.

    Dilansir dari Eat This, Not That! (25/4/2022) timbunan lemak di perut bukanlah kondisi yang bisa dibiarkan begitu saja. Selain mengganggu penampilan, perut buncit juga mengganggu kesehatan. Dibutuhkan perubahan gaya hidup dan kebiasaan makan untuk membuat perut langsing.


    Salah satu caranya dengan mengasup lebih banyak makanan yang mengandung serat dan protein. Batasi juga konsumsi lemak dan gula tambahan serta menyempatkan diri untuk berolahraga. Kamu bisa memulainya dengan makan banyak bayam, sayuran ini mengandung serat yang efektif membantu menurunkan berat badan.

    Hal ini diungkapkan Courtney D’Angelo, MS, RD, penulis di Go Wellness. Bayam efektif untuk menurunkan berat badan dan juga mengusir lemak berlebih di dalam perut.

    “Bayam sarat dengan nutrisi, yang membuatnya sangat bergizi dan sehat untuk tubuh,” kata D’Angelo. “Bayam kaya akan vitamin, mineral, dan antioksidan yang semuanya terbukti ampuh menyusutkan lemak perut,” ujar D’Angelo.

    Berikut 3 rahasia bayam yang membuatnya ampuh turunkan berat badan:

    1. Nutrisi bayam

    Bayam dikenal sebagai sayuran yang tinggi serat. Bayam cocok dikonsumsi anak-anak maupun orang dewasa. Kandungan serat pada bayam pun mampu mengurangi timbunan lemak dalam perut. Selain serat, bayam pun mengandung berbagai nutrisi lainnya untuk kesehatan.

    Di dalam bayam terdapat Vitamin A, vitamin B kompleks, vitamin C, dan Vitamin E. Ada juga kandungan Magnesium, Zat besi, Asam folat, Kalsium hingga Kalium. Bayam juga memiliki rasa yang enak sehingga cocok dicampur dalam berbagai makanan.

    Ketika seseorang mengonsumsi serat dalam jumlah cukup, maka sistem pencernaan pun akan lancar dan terhindar dari sembelit. Semakin lancar sistem pencernaan maka perut akan tampak jauh lebih langsing dan rata.

    2. Kehebatan serat pada bayam

    Menurut D’Angelo, salah satu hal yang menjadikan bayam sebagai sayuran terbaik untuk menurunkan berat badan dan menjaga kesehatan adalah karena kandungan seratnya yang tinggi. Jadi tak heran kalau bayam sering jadi pilihan makanan diet.

    “Bayam adalah sayuran rendah kalori, tetapi juga sangat tinggi serat. Makan yang mengandung serat membantu merasa kenyang dan mencegah makan secara berlebihan,” kata D’Angelo. “Serat juga membantu pencernaan dan penyerapan makanan, yang akan membantu menjaga metabolisme tetap terkendali.”

    3. Bayam sumber protein nabati

    Selain kandungan seratnya yang tinggi, bayam juga kaya akan protein. Untuk mendapatkan manfaat maksimal dari bayam, disarankan untuk mengonsumsinya dalam keadaan matang. Kandungan protein pada bayam matang akan lebih tinggi dibandingkan ketika makan bayam dalam keadaan mentah.

    Satu cangkir bayam matang atau setara 150 gram bayam mengandung 5 gram protein, sementara satu mangkuk bayam mentah hanya mengandung 1 gram protein. Tentu saja jumlah ini sangat berbeda jauh. Merebus bayam dan menyantap langsung juga bisa jadi pilihan tepat.

    “Bayam juga mengandung protein, yang membantu Anda mengurangi lemak berlebih dalam perut, membentuk otot, dan membuat perut merasa kenyang,” kata D’Angelo. Memenuhi kebutuhan protein harian juga berperan maksimal untuk mengecilkan lingkar perut.

    4. Cara mengolah bayam

    Agar manfaat bayam dapat diperoleh secara maksimal, pastikan kamu mengolah bayam dengan benar. Meskipun terlihat sederhana,ada beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika hendak memasak bayam.

    Pertama yang harus kamu lakukan adalah memilih bayam yang masih segar. Lihat bagian daunnya yang masih utuh dan bertekstur kokoh. Hindari membeli bayam yang sudah layu karena kandungan nutrisinya jelas sudah tidak lagi maksimal.

    Cuci bersih bayam lalu sayuran ini bisa langsung diolah menjadi masakan enak. Konsumsi bayam maksimal 5 jam setelah matang dan hindari memanaskan bayam karena kandungan zat besi dalam bayam telah berubah menjadi racun bagi tubuh.

    (adr/adr)



    Sumber : food.detik.com