Tag: Tips Investasi Pemula

  • Berikut Tips Investasi Kripto untuk Pemula Agar Gak FOMO!

    Kepopuleran aset kripto di Indonesia membuat potensi lonjakan harga aset kripto menjadi lebih signifikan. Hal tersebut membuat munculnya banyak investor musiman yang berharap mendapatkan keuntungan dalam waktu singkat. Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini akan membahas tentang tips investasi untuk pemula.

    Yuk, simak artikel ini untuk mengetahui informasi lengkapnya!

    Tips Investasi Aset Kripto bagi Investor Pemula

    Harga aset kripto yang memiliki volatilitas tinggi membuat sebagian orang dapat meraup keuntungan dalam waktu yang singkat. Akan tetapi, hal yang perlu diketahui bahwa kemudahan dalam mendapatkan keuntungan dengan waktu singkat juga sebanding dengan besarnya risiko yang akan didapatkan.

    Berikut tips investasi yang dapat digunakan bagi pemula untuk memulai investasi aset kripto, yaitu

    • Gunakan Uang Dingin untuk Investasi

    Saat memutuskan untuk berinvestasi pada aset kripto, diharuskan bagi Anda untuk menggunakan uang dingin, agar apabila terjadi suatu risiko seperti aset yang Anda beli mengalami penurunan harga. 

    Tentunya, kehidupan Anda tidak akan terganggu karena pada dasarnya, uang yang Anda gunakan memang uang yang dialokasikan untuk investasi. Jadi, uang tersebut tidak akan dipakai dalam jangka waktu dekat atau untuk keperluan harian.

    • Tetap Mengontrol Diri, Jangan FOMO

    Tidak jarang, banyak orang yang membeli aset kripto akan tetapi orang tersebut hanya sedikit mengerti atau bahkan sama sekali tidak tahu tentang aset kripto. Hal tersebut sebagian besar terjadi karena FOMO, takut ketinggalan atau kehilangan peluang keuntungan ketika harga aset kripto mengalami kenaikan.

    Ketika seorang investor mengalami FOMO, tentunya akan menimbulkan konsekuensi yang serius bagi dirinya sendiri. Khususnya kemampuan investor tersebut dalam mengambil keputusan yang objektif, agar dapat meminimalisir risiko yang lebih besar saat melakukan trading.

    Bagi pemula, sangat penting untuk mempelajari aset kripto sebelum memulai investasi pada aset kripto. Belajar mengenai analisis teknikal. Analisis teknik sangat membantu seseorang dalam mengumpulkan beberapa informasi yang berguna dalam memprediksi harga aset kripto serta dalam mengambil keputusan yang tepat.

    Tidak adanya otoritas atau aturan dari lembaga lain, harga aset kripto sangat tergantung oleh penggunanya, baik penjual maupun pembeli. Oleh sebab itu, analisis teknis yang tepat sangat diperlukan untuk mendapatkan keuntungan melalui trading aset kripto.

    • Pandai Memanfaatkan Promo

    Pemula juga harus pintar dan jeli dalam memanfaatkan promo yang terdapat di exchanger pilihan. Saat ini Tokocrypto sedang mengadakan promo 0% fee maker untuk seluruh nasabahnya yang telah menyelesaikan verifikasi KYC Level 1. Promo ini dimulai pada 15 Juni 2021 pukul 09.00 WIB hingga 30 Juni 2021 pukul 18.59 WIB.

    Istilah “maker” merujuk pada seseorang yang melakukan pesanan (pembelian) yang masuk ke buku pesanan, setiap perdagangan berikutnya yang berasal dari pesanan tersebut akan masuk ke dalam kategori “maker”. Pesanan tersebut akan menambah volume pada buku pesanan yang membantu untuk “membuat pasar”.

    Promo ini berlaku untuk perdagangan dengan pairing BIDR. Pairing BIDR yang tersedia diantaranya, yaitu BNB/BIDR, BTC/BIDR, BUSD/BIDR, DOGE/BIDR, DOT/BIDR, ETH/BIDR, MATIC/BIDR, SXP/BIDR, TKO/BIDR, USDT/BIDR, dan ZIL/BIDR .

    Harga Aset Kripto Turun? Jangan Panik!

    Ketika harga aset kripto mengalami penurunan akan membuat trader panik khususnya bagi trader pemula, cobalah untuk menenangkan diri dan tidak perlu terlalu panik. Penurunan harga aset kripto merupakan hal yang umum terjadi, mengingat kondisi pasar yang memang volatil. 

    Oleh sebab itu, pemula diharuskan untuk memiliki pemahaman fundamental serta yakin akan potensinya di masa depan terhadap koin yang dipilih sebelum memulai untuk investasi aset kripto

    Analisis fundamental sangat diperlukan untuk evaluasi faktor yang dianggap dapat mempengaruhi nilai aset kripto. Hal tersebut dilakukan agar dapat memahami nilai sebenarnya dari sebuah aset.

    Bagi Anda, trader pemula yang masih kebingungan dalam menentukan platform atau exchanger untuk memulai investasi aset kripto. Anda dapat memilih Tokocrypto sebagai sarana berinvestasi. Tokocrypto telah terdaftar secara resmi di BAPPEBTI dan Tersertifikasi ISO 270001. Yuk, mulai investasi dan nikmati trading dengan promo 0% Fee Maker di Tokocrypto!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 6 Cara Main Crypto untuk Pemula, Ternyata Segampang Ini

    Bagaimana sih cara main crypto untuk pemula agar cuan? Sebelum menjawab pertanyaan ini sebaiknya Anda punya mindset yang tepat dulu agar Anda tidak terperosok dalam kegagalan. Mungkin Anda sering dengar bahwa aset kripto menawarkan potensi cuan tinggi, dibanding instrumen lainnya, seperti saham dan reksadana. Apakah benar begitu?

    Mari kita bahas sebentar saja.

    Apa itu aset kripto?

    Aset Kripto adalah aset digital atau virtual yang dirancang untuk bekerja sebagai media pertukaran. Tidak seperti mata uang tradisional, kripto beroperasi secara independen didasarkan pada teknologi blockchain terdesentralisasi.

    Bagaimana perlakuan aset kripto di Indonesia?

    Di Indonesia, kripto dikategorikan sebagai komoditas dan boleh diperdagangkan secara legal di bawah regulasi Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan sejak tahun 2019.

    Karena hanya dianggap sebagai komoditas, aset kripto tidak dapat digunakan untuk alat pembayaran di Indonesia.

    Jadi untuk mendapat keuntungan dari aset kripto Anda harus membeli aset kripto saat harga murah dan menjual aset kripto saat harga tinggi. Konsepnya mirip dengan investasi saham atau reksadana.

    Berikut adalah cara main crypto untuk pemula yang ingin dapat penghasilan tambahan dari crypto.

    Cara Main Crypto untuk Pemula

    1. Pelajari Dasar-dasar Kripto

    Sebelum berinvestasi dalam aset kripto, penting untuk memahami dasar-dasar teknologi blockchain.

    Kripto merupakan representasi digital alat tukar, atau aset penyimpan nilai di dalam jaringan blockchain.

    Aset kripto juga bersifat terdesentralisasi seperti blockchain, sehingga proses transaksi lebih cepat, murah dan transaparan.

    Dengan melakukan riset, bisa memilih aset kripto yang sesuai dengan kebutuhan dan profil investasi kamu.

    Ada banyak kripto yang tersedia di pasar, seperti Bitcoin, Ethereum, Ripple, dan Litecoin. Teliti dan analisis setiap teknologi kripto, tren pasar, dan kasus penggunaan sebelum mengambil keputusan.

    Ilustrasi aset kripto. Sumber: Shutterstocks.
    Ilustrasi aset kripto. Sumber: Shutterstocks.

    Baca juga: Ketahui Perbedaan Trading Binary dan Trading Aset Kripto

    2. Pahami Risiko Investasi Kripto

    Investasi kripto sangat spekulatif dan membawa risiko yang signifikan. Penting untuk menginvestasikan hanya apa yang kamu mampu untuk kehilangan, dan hindari menginvestasikan semua tabungan dalam satu mata uang kripto.

    Sebelum berinvestasi dalam instrumen apa pun, penting untuk meneliti dan memahami produknya, termasuk dalam kripto. Ketahui kasus penggunaan potensial dan tren pasar. Informasi ini dapat ditemukan di situs resmi, whitepaper, dan sumber berita industri terkemuka.

    Pasar kripto sangat fluktuatif, jadi penting untuk melacak investasi secara teratur. Gunakan alat seperti pelacak harga dan chart untuk memantau kinerja investasi kamu. Selain itu, waspadai penipuan dan aktivitas penipuan di industri ini, seperti penipuan phishing, skema pump-and-dump, dan lainnya.

    Baca: Penipuan Kripto yang Sering Terjadi dan Cara Menghindarinya

    3. Pahami Fundamental dan Teknikal Analisis

    Belajar soal kripto harus pahami analisis fundamental dan teknikal yang jad dua pendekatan berbeda untuk menganalisis pasar kripto, masing-masing dengan kekuatan dan kelemahannya sendiri.

    Analisis fundamental adalah metode untuk mengevaluasi nilai intrinsik suatu aset dengan memeriksa faktor ekonomi dan keuangan yang mendasarinya, seperti tren pasar, teknologi, tingkat adopsi, dan regulasi.

    Di pasar kripto, analisis fundamental melibatkan analisis whitepaper proyek, tim pengembangan, kemitraan, dan kasus penggunaan potensial untuk menentukan potensi jangka panjangnya. Tujuan dari analisis fundamental adalah untuk mengidentifikasi aset undervalued yang memiliki potensi kuat untuk pertumbuhan di masa depan.

    Ilustrasi market kripto Bitcoin.
    Ilustrasi market kripto Bitcoin. Sumber: Shutterstock.

    Baca juga: Anak Bisa Belajar Tentang Manajemen Keuangan dengan Kripto

    Di sisi lain, analisis teknikal adalah metode mengevaluasi pergerakan harga aset dengan menganalisis grafik dan pola. Analis teknis percaya bahwa pergerakan harga mengikuti pola dan data harga historis dapat digunakan untuk memprediksi pergerakan harga di masa depan.

    Analisis teknis melibatkan analisis grafik, indikator, dan tren untuk mengidentifikasi pola harga dan membuat keputusan perdagangan. Analis teknis menggunakan berbagai alat seperti rata-rata bergerak, level support dan resistance, dan garis tren untuk menganalisis pergerakan harga.

    Baca: Cara Mudah Trading Crypto untuk Pemula

    4. Bangun Mental Kuat

    Memiliki perspektif jangka panjang. Pasar kripto sangat fluktuatif, dan harga dapat berfluktuasi secara signifikan dalam jangka pendek. Oleh karena itu, sangat penting untuk memiliki perspektif jangka panjang dan tidak terlalu terjebak dalam fluktuasi jangka pendek.

    Kendalikan emosi dan hindari membuat keputusan investasi impulsif berdasarkan emosi. Tetap berpegang pada strategi investasi kamu dan hindari terpengaruh oleh hype atau ketakutan pasar.

    Tetap up-to-date dengan tren pasar, berita, dan perkembangan dalam industri kripto dengan mengikuti pakar industri terkemuka dan outlet berita. Pengetahuan ini dapat membantu kamu membuat keputusan investasi yang tepat.

    5. Investasi Secara Bertahap

    Mulailah investasi dari nominal yang kecil dan lakukan secara bertahap. Pasar kripto bisa sangat fluktuatif, jadi sebaiknya mulai dengan investasi kecil dan tingkatkan secara bertahap saat kamu sudah memiliki ilmu investasi yang cukup dan mental yang kuat untuk menghadapi pasar kripto yang fluktuasi.

    Kamu dapat memegang kripto untuk investasi jangka panjang atau memperdagangkannya dalam jangka pendek untuk potensi keuntungan. Trading membutuhkan lebih banyak pengetahuan dan pengalaman, jadi disarankan untuk memulai dengan strategi investasi jangka panjang.

    Diversifikasikan portofolio kamu. Disarankan untuk berinvestasi dalam banyak jenis kripto untuk menyebarkan risiko dan meningkatkan potensi pengembalian. Strategi ini memastikan bahwa jika satu investasi berkinerja buruk, investasi lain dapat mengimbangi kerugiannya.

    Ilustrasi Tokocrypto
    Ilustrasi Tokocrypto. Foto: Tokocrypto.

    Baca juga: Cara Menghasilkan Passive Income dari Aset Kripto untuk Pemula.

    6. Pilih Platform Investasi Kripto

    Pilih platform investasi kripto yang memiliki reputasi baik dan terdaftar resmi di Bappebti, seperti Tokocrypto. Sebelum mendaftar Anda bisa kenalan dulu dengan Tokocrypto.

    Gunakan platform investasi terkemuka yang memiliki reputasi baik dan menyediakan fitur keamanan yang memadai untuk melindungi investasi kamu. Tokocrypto juga memiliki fitur-fitur menarik yang dapat membantu tradingmu.

    Teliti sejarah perusahaan, reputasi, dan langkah-langkah keamanan sebelum membuat keputusan.

    Tokocrypto juga sudah mengantongi sertifikasi ISO 27001:2013 (Information Security Management System) dan ISO 27017:2013 (Information Security Management System for Cloud Provider).

    Sertifikasi ini penting untuk menyediakan teknologi dan layanan perdagangan aset kripto di Indonesia yang selaras dengan aspek kerahasiaan, integritas dan ketersediaan informasi yang dikelola.

    Kesimpulannya, investasi kripto bisa menjadi pilihan investasi yang menguntungkan, tetapi membutuhkan penelitian yang signifikan, kesabaran, dan disiplin untuk menavigasi pasar dengan sukses.

    Demikianlah artikel tentang cara main crypto untuk pemula. Kami berharap para pemula dapat belajar tentang investasi kripto dan mulai berinvestasi dengan percaya diri.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 8 Cara Mudah Cuan dari Kripto 

    “Banyak jalan menuju Roma”

    Pepatah yang bijak itu punya arti yang sangat dalam. Kita diharuskan tidak mudah putus asa dalam mengupayakan sesuatu, dalam menggapai impian. Hal itu juga berlaku dalam mendulang cuan dari aset kripto.

    Dunia aset kripto kini sudah lebih maju dibandingkan dengan beberapa tahun lalu. Nyatanya untuk mendapatkan keuntungan dari kripto, kini ada banyak cara. Sekarang tidak hanya melulu bicara soal mining atau menambang, investasi hingga trading.

    Pemilik kripto dapat menumbuhkan asetnya dan mendapatkan keuntungan dengan beberapa cara. Metode ini bisa dipakai sebagai passive income dan sumber pendapatan alternatif yang sangat berguna. Penasaran bagaimana cara mudah dapat cuan dari kripto? Simak daftarnya berikut ini.

    1. Investasi

    Cara paling umum dan bisa menjadi pondasi adalah investasi. Berinvestasi adalah strategi jangka panjang untuk membeli aset kripto. Perlu diingat kripto sangat fluktuatif dalam jangka pendek tetapi memiliki potensi pertumbuhan jangka panjang yang luar biasa.

    Strategi investasi mengharuskan kamu untuk mengidentifikasi aset yang lebih stabil untuk jangka panjang. Maka dari itu dituntut untuk mempelajari analisis fundamental dan teknikal.

    2. Trading

    Berbeda dengan investasi, trading merupakan meraih keuntungan dari aset kripto yang mengeksploitasi peluang jangka pendek. Seperti yang diketahui, pasar kripto tidak stabil. Ini berarti harga aset dapat naik dan turun secara dramatis dalam jangka pendek. 

    Untuk menjadi trader yang sukses, kamu harus memiliki keterampilan analisis dan teknis yang tepat. kamu harus menganalisis grafik pasar tentang kinerja aset yang terdaftar, sehingga dapat membuat prediksi yang akurat tentang kenaikan dan penurunan harga. 

    Saat trading, kamu dapat mengambil posisi panjang atau pendek, tergantung pada apakah mengharapkan harga aset naik atau turun. Ini berarti dapat menghasilkan keuntungan terlepas dari apakah pasar kripto sedang bullish atau bearish.

    Baca juga: 4 Cara Menghasilkan Uang Lewat NFT!

    Ilustrasi penambang kripto

    Ilustrasi penambang kripto.

    3. Mining

    Mining atau penambangan adalah cara menghasilkan uang dari aset kripto yang tertua untuk mendapatkan penghasilan pasif. Mining masih merupakan komponen penting dari mekanisme Proof of Work. Di sinilah nilai aset kripto dihasilkan.

    Pada dasarnya mining berarti menggunakan daya komputasi untuk mengamankan jaringan, sehingga dapat menerima hadiah. Perlu dicatat bahwa menyiapkan dan memelihara peralatan mining, seperti rig GPU dan lainnya memerlukan investasi awal yang sangat besar, serta beberapa tenaga ahli yang kompeten. 

    Staking adalah cara untuk memvalidasi transaksi kripto yang terjadi di atas sistem blockchain. Staking bisa menjadi cara terbaik untuk meningkatkan kepemilikan aset kripto dengan sedikit usaha.

    Crypto staking menggunakan sistem algoritma konsensus Proof-of-Stake yang berlaku di dalam sistem Ethereum 2.0. Oleh karenanya, seseorang dapat menambang atau memvalidasi transaksi aset kripto di blockchain sesuai dengan jumlah koin yang ia “kunci”. 

    Artinya, semakin banyak koin yang dimiliki, maka mereka punya daya tawar (stake) yang tinggi dalam melakukan hal tersebut. Nah, di situlah sumber cuan yang didapatkan para stakers. Saat ini, banyak platform desentralisasi yang menawarkan jasa staking kepada para penggunanya.

    5. Lending

    Lending atau pinjaman adalah cara yang sepenuhnya pasif untuk mendapatkan bunga dalam kepemilikan aset kripto. Ada banyak platform pinjaman peer-to-peer (P2P) yang memungkinkan kamu untuk mengunci dana dalam jangka waktu tertentu untuk kemudian mengumpulkan pembayaran bunga sebagai bentuk kompensasi. 

    Tingkat bunga dapat diperbaiki (ditetapkan oleh platform) atau ditentukan oleh kamu berdasarkan tingkat pasar saat ini. Metode ini sangat ideal untuk pemegang aset kripto jangka panjang yang ingin meningkatkan kepemilikan mereka dengan sedikit usaha yang diperlukan.

    Baca juga: Market Kripto Membaik, tapi Belum Masuk Fase Bullish

    Ilustrasi sukses investasi aset kripto.

    Ilustrasi sukses investasi aset kripto.

    6. Affiliate 

    Beberapa exchange atau pedagang aset kripto akan memberi kamu imbalan karena mendapatkan lebih banyak pengguna ke platform mereka. Biasanya exchange akan memberikan diskon lain yang ditawarkan kepada pengguna baru yang kamu ajak bergabung.

    Jika kamu memiliki follower media sosial yang lebih besar, program afiliasi dapat menjadi cara terbaik untuk mendapatkan penghasilan sampingan. Namun, untuk menghindari penyebaran informasi yang kurang akurat dan tawaran investasi yang abal-abal, selalu ada baiknya melakukan riset tentang layanan sebelumnya.

    Airdrop adalah distribusi atau pemberian aset kripto secara cuma-cuma. Dalam prosesnya, aset kripto yang dibagikan akan dikirimkan secara langsung ke wallet penerima.

    kegiatan airdrop biasanya menjadi salah satu aktivitas promosi dalam marketing yang dilakukan untuk meningkatkan awareness masyarakat terhadap produk aset kripto baru. Dapat pula dimanfaatkan untuk meningkatkan volume trading di platform exchange.

    Forks juga bisa jadi cara untuk mendapatkan peningkatan aset kripto. Forks sendiri adalah perubahan atau peningkatan dalam protokol yang membuat koin baru. Jika kamu memegang koin di rantai asli, biasanya akan mendapatkan token gratis di jaringan baru. Ini berarti bisa dapat koin gratis karena kamu berada di tempat yang tepat pada waktu yang tepat.

    Baca juga: Panduan untuk Pemula yang Ingin Terjun ke Dunia NFT

    Ilustrasi program hodl TKO di aplikasi Nanovest.

    Ilustrasi program hodl TKO di aplikasi Nanovest.

    8. Hodl

    Hodl adalah kepanjangan dari Hold On for Dear Life dan mengacu pada istilah yang berasal dari kesalahan ejaan “hold” atau “tahan”. Hodl merupakan strategi beli dan tahan dalam konteks perdagangan aset kripto.

    Hodl kini juga menjadi salah satu strategi investasi aset kripto untuk mendulang cuan. Hodl bisa mengurangi potensi FOMO (Fear of missing out), FUD (Fear, uncertainty, and doubt) dan emosi psikologis penyebab nilai aset kripto turun. Hodl bisa digunakan untuk investasi jangka panjang untuk melihat potensi pertumbuhan dari aset kripto.

    Bagi kamu yang ingin mencoba strategi hodl dalam investasi aset kripto, bisa ikut program partnership antara Nanovest dan Tokocrypto. Kamu harus membeli dan meng-hodl token TKO di aplikasi Nanovest dan akan mendapatkan token Nanobyte senilai $ 100-$ 500.

    Peserta yang ikut program ini harus memiliki minimal 100 TKO Token di aplikasi Nanovest per 21 Februari 2022 pukul 15.00 WIB. Snapshot data akan dilakukan pada pukul 15.00 WIB. Semakin banyak TKO Token yang dimiliki di Nanovest pada saat snapshot, semakin besar pula slot Public Sale NBT yang bisa didapatkan (maksimal slot tetap 500 USDT).

    Untuk detail persyaratan dan cara daftarnya bisa simak di link berikut ini.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 5 Altcoin Terbaik dengan Utilitas Nyata Berdasarkan Pendapatan Jaringan

    Bayangkan kamu ingin menginvestasikan uang yang kamu miliki ke sebuah perusahaan di dunia nyata. Tentu kamu akan memilih perusahaan yang punya manfaat nyata, pelanggan aktif, dan pendapatan stabil, bukan? Nah, prinsip yang sama berlaku di dunia kripto.

    Aset kripto khususnya altcoin, bukan hanya koin dengan tujuan spekulatif, melainkan sebuah perusahaan dengan produk dan utilitas nyata—tapi tidak semua altcoin memiliki utilitas nyata banyak diantaranya hanya naik karena hype, sehingga kamu harus lebih teliti dalam membeli.

    Artikel ini akan membahas 5 altcoin terbaik dengan utilitas nyata berdasarkan pendapatan jaringan, agar kamu terhindar dari koin yang sekadar hype tanpa manfaat nyata.

    Apa Itu Altcoin dengan Utilitas Nyata?

    Altcoin dengan utilitas nyata adalah kripto selain Bitcoin yang memiliki fungsi spesifik dan relevan dalam ekosistem blockchain atau dunia nyata—bukan hanya sekadar alat spekulasi, tetapi dirancang untuk menyelesaikan masalah, mendukung aplikasi, atau memperkuat infrastruktur digital.

    Utilitas nyata ini seperti:

    • Sebagai alat untuk biaya transaksi jaringan, seperti Ethereum, Solana, dan BNB.
    • Menjadi infrastruktur aplikasi DeFi atau Web3, seperti Chainlink, Uniswap, dan Jupiter.
    • Memfasilitasi pembayaran lintas negara, seperti XRP, Tron, dan Monero.

    Altcoin semacam ini lebih berpotensi bertahan lama karena memiliki kegunaan nyata, bukan hanya didorong oleh spekulasi harga—sehingga akan sangat cocok untuk kamu yang ingin melakukan investasi secara berkala dengan metode Dollar Cost Averaging (DCA) di aplikasi Tokocrypto. Simak 5 altcoin terbaik dengan utilitas nyata tersebut di bawah ini.

    Baca juga: Altcoin Terbaik untuk Strategi DCA (Dollar Cost Averaging)

    5 Altcoin Terbaik dengan Utilitas Nyata Berdasarkan Pendapatan Jaringan

    Berikut lima altcoin terbaik dengan utilitas nyata, dipilih berdasarkan pendapatan harian tertinggi yang mereka hasilkan dari aktivitas jaringan dan penggunaan riil di ekosistem Web3 dan DeFi dalam satu tahun terakhir.

    Tron (TRX)

    Tron (TRX) ada pada urutan pertama dengan pendapatan jaringan terbesar di ketegori Blockchain Layer-1 dalam satu tahun terakhir. Sumber data: Token Terminal.

    Tron (TRX) dipakai luas untuk mengirim stablecoin, terutama USDT, karena biaya transaksi rendah dan kecepatan tinggi. Banyak orang memakai Tron untuk remitansi internasional dan pembayaran lintas negara.

    Siapa pun bisa mengirim USDT berbasis Tron (TRC-20) dari satu wallet ke wallet lain hanya dengan biaya beberapa sen—jauh lebih murah dibanding jaringan Ethereum.

    Berdasarkan data Token Terminal, Tron menghasilkan $3.6 miliar revenue dalam 365 hari terakhir, mendominasi 74,5% market share blockchain L1. Angka ini jauh di atas Ethereum ($742 juta) dan Solana ($391 juta).

    Baca juga: Tron (TRX): Raja Transaksi Altcoin yang Makin Tak Terbendung

    Ethena (ENA)

    Ethena (ENA) ada pada urutan ke empat menurut pendapatan jaringannya dalam satu tahun terakhir di ketegori Penerbit Stablecoin. Sumber data: Token Terminal.

    Ethena (ENA) meluncurkan USDe, stablecoin berbasis yield yang nilainya stabil terhadap dolar dan bisa menghasilkan imbal hasil. Pengguna bisa mendapatkan USDe dengan menyetorkan kripto (misalnya ETH atau USDT) ke protokol Ethena. Stablecoin ini lalu bisa dipakai untuk trading, disimpan, atau dimasukkan ke DeFi untuk memperoleh yield tambahan.

    Secara data, Ethena masuk top-4 penerbit stablecoin dengan pendapatan jaringan tertinggi yakni sebesar $141 juta dalam setahun terakhir—mencerminkan tingginya adopsi stablecoin Ethena di berbagai protokol. Posisi ini menjadikannya salah satu proyek stablecoin dengan model yield-bearing yang menarik, memberikan alternatif bagi investor di luar stablecoin konvensional.

    AAVE (AAVE)

    AAVE (AAVE) ada pada urutan pertama dengan pendapatan jaringan terbesar di ketegori Lending dalam satu tahun terakhir. Sumber data: Token Terminal.

    AAVE adalah protokol pinjam-meminjam kripto tanpa bank dimana pengguna bisa meminjam aset kripto dengan jaminan (collateral), atau sebaliknya, meminjamkan aset untuk dapat bunga. Yang menarik, semuanya transparan lewat smart contract.

    AAVE meraup $112 juta revenue dari bunga pinjaman dan biaya protokol dalam 365 hari terakhir, setara 68,7% pangsa pasar lending. Besarnya pendapatan ini membuktikan utilitas DeFi yang nyata: menyediakan likuiditas tanpa bank.

    Baca juga: Apa itu Alt Season Index dan Bagaimana Cara Membacanya?

    Arbitrum (ARB)

    Arbitrum (ARB) ada pada urutan ke dua menurut pendapatan jaringannya dalam satu tahun terakhir di ketegori Blockchain Layer-2. Sumber data: Token Terminal.

    Arbitrum (ARB) adalah blockchain layer-2 yang digunakan untuk menjalankan aplikasi Ethereum dengan biaya lebih rendah. Banyak dApp DeFi dan NFT yang menggunakan Arbitrum sebagai solusi dari gas fee Ethereum yang terbilang mahal.

    Arbitrum mencatat $19,8 juta revenue setahun terakhir, dalam kategori Layer-2 Arbitrum berada di posisi kedua setelah Base ($76 juta) yang belum memiliki token sendiri. Meski lebih kecil, angka ini membuktikan banyak aplikasi DeFi dan NFT yang  aktif di jaringan Arbitrum berkat biaya transaksi rendah dan kecepatan yang tinggi.

    Aethir (ATH)

    Aethir (ATH) ada pada urutan ke tujuh menurut pendapatan jaringannya dalam satu tahun terakhir di ketegori Infrastruktur Jaringan Web3. Sumber data: Token Terminal.

    Sebagai jaringan desentralisasi GPU cloud, Aethir (ATH) menyediakan infrastruktur penting untuk AI, gaming, dan aplikasi Web3 sehingga developer memiliki opsi murah selain menggunakan AWS atau Google Cloud.

    Dari data Token Terminal, Aethir masuk top-10 proyek infrastruktur dengan pendapatan $55,6 juta dalam 365 hari, menempati 6% market share. Revenue tinggi menegaskan utilitas nyata ATH sebagai salah satu infrastruktur web3 yang patut di lirik.

    Baca juga: Altcoin Terbaik Saat Bitcoin Turun: Diversifikasi Saat Pasar Lesu

    Di Mana Bisa Beli Altcoin Terbaik dengan Utilitas Nyata?

    Semua altcoin yang disebutkan di atas—mulai dari Tron (TRX), Ethena (ENA), AAVE (AAVE), Aribitrum (ARB), hingga Aethir (ATH) dapat kamu beli di Tokocrypto dengan aman dan mudah mulai dari deposit Rp50.000.

    Bagi investor pemula maupun berpengalaman, Tokocrypto menawarkan fitur DCA (Dollar-Cost Averaging) yang memungkinkan kamu membeli aset kripto secara rutin dengan nominal yang sama di waktu tertentu, tanpa perlu khawatir soal fluktuasi harga harian.

    Berikut  langkah-langkah untuk melakukan pembelian dengan DCA di Tokocrypto:

    1. Masuk ke menu “DCA”
    2. Pilih token/koin yang ingin dibeli secara berkala, lalu tekan “Pratinjau Paket”.
    3. Isi nominal jumlah mata uang yang diinginkan untuk membeli token/koin. Minimal pembelian Rp 20.000.
    4. Atur pembelian berkala harian, Mingguan dan pilihan lainnya. Jika sudah selesai, tekan “Berikutnya”.
    5. Setelah sudah dipastikan benar, tekan “Checklist” pada bagian persetujuan dan pilih “Berikutnya” untuk menyimpan pembelian berkala kamu.

    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

    Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 5 Cara Analisa Harga Ethereum Tanpa Harus Melihat Chart

    Banyak pemula mungkin masih bingung dalam memantau grafik harga harian (chart) untuk memahami pergerakan harga Ethereum—seperti; apakah sekarang yang tepat untuk beli, hold, atau jual.

    Tapi tidak usah khawatir, dengan lima cara di bawah ini kamu dapat memahami apakah harga Ethereum sekarang layak untuk dibeli atau tidak, tanpa harus melihat dan menganalisis grafik harga harian Ethereum.

    Simak lima cara beserta situs yang bisa kamu gunakan di bawah ini.

    Fear and Greed Index

    Gambar indikator fear and greed index.

    Fear and Greed Index adalah indikator sederhana yang mengukur sentimen pasar secara keseluruhan.

    Fear (ketakutan) → Menunjukkan banyak investor merasa panik, sehingga harga cenderung rendah. Ini bisa menjadi peluang beli.

    Greed (keserakahan) → Menandakan banyak investor terlalu optimis, sehingga harga bisa berada di puncaknya dan rawan koreksi.

    Indeks ini dikalkulasi berdasarkan volatilitas pasar, volume perdagangan, media sosial, dan tren pencarian di internet.

    Dengan melihat Fear and Greed Index, kamu bisa menghindari keputusan emosional seperti FOMO (takut ketinggalan) atau panik saat harga turun—jika dilihat dari kolerasi harga pada gambar di atas, kamu dapat mempertimbangkan strategi seperti; membeli saat index menunjukkan extreme fear dan menjual saat extreme greed.

    Saat melakukan pembelian jangan lupa gunakan strategi Dollar Cost Averaging (DCA) dan hindari pembelian langsung dalam satu transaksi, untuk mendapatkan harga Ethereum terbaik, kamu bisa manfaatkan biaya trading 0% dengan menggunakan fitur Beli/Jual di aplikasi Tokocrypto.

    Klik gambar untuk mulai investasi dengan 0% biaya trading dan deposit mulai dari Rp50.000!

    Akses data fear and greed index terkini melalui situs seperti CFGI Ethereum Fear and Greed Index atau CoinMarketCap untuk index pasar kripto secara umum.

    Skala Harga Ethereum dalam Rainbow Logarithmic

    Gambar harga Ethereum dalam Rainbow Logarithmic hari ini.

    Salah satu cara sederhana namun informatif untuk memahami harga Ethereum adalah dengan menggunakan Rainbow Logarithmic Chart. Bagi investor jangka panjang, indikator ini bisa menjadi panduan visual yang mudah dimengerti untuk melihat nilai harga Ethereum sekarang dibanding tren historisnya—serta membantu melihat tren jangka panjang secara lebih jelas tanpa terlalu fokus pada fluktuasi harian.

    Indikator ini menampilkan harga Ethereum dalam skala logaritmik dengan warna-warna “pelangi”  pada grafik yang memberi indikasi apakah ETH berada di zona undervalued (harga murah), fair value (harga wajar), atau overvalued (harga mahal).

    Analisanya cukup mudah; warna oranye-merah mengindikasikan harga overlalued dan warna biru-hijau mengindikasikan harga undervalued.

    Untuk mengaksesnya kamu bisa menggunakan situs seperti Ethereum Rainbow Chart dari Blockchain Center.

    Baca juga: Harga ETH Hari Ini Menurut Logarithmic Regression Bands

    Aktivitas ETF Ethereum

    Gambar aliran modal pasar ETF Ethereum.

    Dengan disetujuinya ETF Ethereum di pasar Amerika, banyak institusi besar bisa mulai masuk dalam investasi Ethereum. Dana besar yang mengalir ke ETF sering menjadi sinyal positif bagi harga ETH karena permintaan naik secara signifikan—saat pasar koreksi namun aliran modal ETF tinggi misalnya; bisa berarti institusi besar sedang melakukan akumulasi. 

    Sebaliknya, jika banyak investor menarik dana dari ETF Ethereum saat harga bullish, ini berarti tanda jika institusi besar sedang melakukan distribusi atau tanda melemahnya sentimen pasar.

    Data mengenai arus masuk dan keluar modal ETF Ethereum dapat dipantau melalui laporan resmi dari penyedia ETF atau situs analisis pasar kripto seperti Dune atau CoinGlass.

    Baca juga: Apa Itu ETF Ethereum? atau lihat harga Ethereum terbaru hari ini dalam kurs rupiah di sini.

    Sentimen Pasar dari Media Sosial dan Komunitas

    Gambar kesepuruhan sentimen pasar Ethereum hari ini (pojok kanan atas).

    Sentimen pasar sangat berpengaruh pada harga Ethereum. Banyak investor kripto yang mengambil keputusan berdasarkan tren pembicaraan di media sosial seperti X (Twitter), Reddit, atau YouTube.

    Jika semakin banyak influencer dan komunitas membicarakan Ethereum secara positif, minat beli bisa meningkat sehingga harga terdorong naik. Sebaliknya, jika ada banyak berita negatif, sentimen pasar bisa menjadi bearish.

    Beberapa situs seperti Santiment dan LunarCrush dapat kamu gunakan sebagai indikator sentimen yang bisa membantu memahami suasana hati pasar.

    Baca juga: Cara Analisis Fundamental Crypto untuk Pemula

    Analisis On‑Chain Metrics

    Gambar on-chain data Ethereum hari ini.

    Analisis on‑chain melihat aktivitas dan tren langsung dari blockchain Ethereum itu sendiri, seperti: berapa banyak ETH yang staking, pendapatan dari gas fee, berapa ETH yang dibakar setiap harinya, hingga akumulasi pemegang ETH baru.

    Dengan memantaui metriks yang ada di dalam jaringan Ethereum ini kamu bisa mengetahui bagaimana keadaan kesehatan jaringan, sehingga kamu bisa menentukan seberapa besar nilai intrinsik dari Ethereum itu sendiri.

    Untuk mengatahui soal metriks on-chain ini bisa mengakses langsung situs seperti TheBlock atau ultrasound.money untuk mengetahui perihal suplai yang bertambah setiap harinya, gas fee, dan laju ETH yang dibakar.

    Baca juga: Tips Deteksi Pergerakan Whale Lewat Volume dan Aktivitas Dompet

    Kesimpulan

    Kelima pendekatan ini dapat memberikan memberikan cara baru untuk memahami pergerakan harga Ethereum. Masing‑masing melengkapi satu sama lain:

    • Gunakan Fear and Greed Index untuk memahami sentimen pasar.
    • Cek Rainbow Chart untuk tahu ETH murah atau mahal.
    • Pantau aliran dana ETF sebagai sinyal akumulasi atau distribusi institusi.
    • Ikuti tren sosial media dan pencarian untuk deteksi hype atau penurunan minat.
    • Gunakan on-chain metrics seperti volume transaksi, jumlah wallet aktif, dan aktivitas smart contract untuk melihat kesehatan jaringan.

    Cara-cara ini akan lebih baik jika kamu gabungkan dengan analisa teknikal, sehingga kamu bisa membuat keputusan trading atau investasi ETH yang terukur dan berbasis data.

    Mau dapatkan sinyal analisa harga langsung setiap harinya? Yuk gabung komunitas Tokocrypto dan dapatkan sinyal trading harian sekaligus dikusi dengan ribuan trader lainnya!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

    Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Apa yang Terjadi pada Harga Ethereum Setelah The Merge?

    Ethereum sempat membuat heboh dunia kripto lewat upgrade besar-besaran bernama The Merge, yang resmi terjadi pada 15 September 2022. Pasalnya upgrade ini menghilangkan fitur mining yang menjadi salah satu elemen penting desentralisasi dan menggantinya dengan fitur staking yang ramah lingkungan dan hemat energi.

    Lalu, apa yang terjadi pada harga Ethereum setelah The Merge? Simak penjelasannya di bawah yuk!

    Baca juga: Apa Itu ETH (Ether)? Panduan Lengkap untuk Pemula

    Apa Itu The Merge?

    Sebelum membahas harga, mari kita ulas terlebih dahulu mengenai The Merge.

    The Merge adalah transisi Ethereum dari mekanisme konsensus Proof of Work (PoW) ke Proof of Stake (PoS) dengan tujuan membuat Ethereum lebih scalable dan ramah lingkungan.

    Transisi dari Proof of Work (PoW) yang menggunakan metode mining berbasis energi tinggi untuk memvalidasi transaksi ke Proof of Stake (PoS) di mana blok divalidasi oleh validator yang melakukan staking ETH, bukan oleh miner— membuat Ethereum jadi lebih ramah lingkungan karena konsumsi listriknya turun drastis. Bahkan dari laman resminya, Ethereum mengklaim bahwa mereka berhasil menurunkan konsumsi energi sekitar 99,95%. 

    Pelajari lebih lengkap mengenai The Merge: The Merge Ethereum: Semua yang Harus Anda Ketahui

    Tingkat Inflasi Ethereum Setelah The Merge

    Salah satu dampak The Merge yang berpengaruh pada kelangsungan harga Ethereum ke depannya adalah perubahan tingkat inflasi. 

    Sebelum transisi ke Proof of Stake, jaringan Ethereum setiap harinya mencetak 13.000 ETH/hari dan dalam setiap tahunnya mencetak sekitar 4.6 juta ETH baru, untuk diberikan sebagai imbalan kepada para penambang yang mengamankan jaringan. Hal ini berarti inflasi ETH mencapai angka lebih dari 3% per tahun.

    Setelah The Merge, imbalan yang diberikan kepada para validator menurun drastis menjadi hanya 2.700 ETH/hari atau ±985.500 ETH baru yang dicetak setiap tahunnya— dengan catatan data ini dapat berubah sesuai jumlah ETH yang di-staking dan burn.

    Perbandingan suplai yang dicetak setelah The Merge dan jika masih menggunakan PoW.

    Menurut data yang dikutip dari Ultrasound Money, jika dibandingkan melalui simulasi, terlihat perbedaan jauh, antara jika ETH masih menggunakan PoW dan sesudah The Merge. Bahkan persentase ETH baru yang dicetak setiap tahunnya di bawah BTC dan sempat mengalami deflationary atau lebih banyak suplai yang dibakar daripada dicetak.

    Baca juga: Cara Cek Harga Ethereum dalam Rupiah dan Cara Beli Modal Rp100.000

    Perubahan Harga Ethereum Setelah The Merge

    Grafik pergerakan harga Ethereum setelah The Merge.

    Tepat di minggu perilisan update The Merge, harga Ethereum justru mengalami koreksi -24%. Dari level sekitar $1,766, ETH turun ke kisaran $1,325 di minggu yang sama— sebelum akhirnya, bottoming di level harga $1,070 setelah mengalami penurunan sekitar -39%.

    Dalam jangka panjang, Ethereum akhirnya bisa kembali reli dengan kenaikan lebih dari +270%.

    Lihat harga Ethereum paling update dalam kurs rupiah di sini 👉Harga ETH Terbaru Hari ini

    Faktor Penyebab Penurunan Ethereum dalam Jangka Pendek Setelah The Merge

    1. Sell The News: Banyak trader sudah membeli ETH sebelum The Merge dengan ekspektasi naik, lalu menjual setelah event selesai.
    2. Pasar Kripto Bearish: Sentimen global di akhir 2022 masih didominasi ketidakpastian ekonomi dan penurunan pasar kripto secara keseluruhan, diperparah oleh keruntuhan FTX.
    3. Profit Taking Whale: Pemegang besar (whale) memanfaatkan hype untuk mencairkan profit.

    Faktor Penyebab Kenaikan Ethereum dalam Jangka Panjang Setelah The Merge

    1. Ramah Lingkungan: Konsumsi energi turun drastis (>99.9%), menarik minat investor institusional, terbukti dengan disetujuinya ETF Ethereum.
    2. Potensi Deflasi: Penerbitan ETH baru turun ~90% dan adanya mekanisme pembakaran (burn) berpotensi membuat suplai deflasi di masa depan.
    3. Staking: Sebagian besar suplai ETH (hampir 30%) terkunci dalam staking, mengurangi jumlah yang beredar di pasar.
    4. Pertumbuhan Layer 2: Adopsi solusi skalabilitas (Layer 2) seperti Base, Arbitrum, dan Optimism dapat meningkatkan utilitas dan permintaan jangka panjang untuk ETH.

    Baca juga: Harga ETH Hari Ini Menurut Logarithmic Regression Bands: Apa Artinya?

    Bagaimana Potensi Ethereum ke Depannya?

    Ethereum masih menjadi aset kripto terbesar setelah Bitcoin, meskipun terus ditempel oleh Solana yang dianggap lebih efisien dan cepat— Ethereum menolak untuk kalah, dengan upgrade yang membuat Ethereum tetap relevan, seperti The Merge dan beberapa major upgrade ke depan lainnya. Disamping itu, ekosistem yang luas seperti ekosistem Layer 2: Base, Optimism, Arbitrum, dan zkSync juga sangat membantu mendongkrak skalabilitas tanpa harus keluar dari ekosistem ETH.

    Di sisi investor, mengikuti Bitcoin, adopsi institusional Ethereum semakin marak dilakukan. Sebut saja mulai dari ETF, Staking ETF, adopsi BlackRock’s BUIDL fund, dan berbagai adopsi lain yang dilakukan oleh institusi besar juga membuat kepercayaan investor terhadap Ethereum semakin tinggi.

    Untuk kamu yang masih awam dalam dunia kripto, Ethereum bisa menjadi opsi menarik untuk aset selain Bitcoin. Karena tingginya adopsi serta ekosistemnya yang luas dibandingkan dengan altcoin lain.

    Kamu bisa membeli Ethereum dengan deposit mulai dari Rp20.000 tanpa dikenakan biaya trading kalau kamu menggunakan fitur Beli/Jual dari Tokocrypto lho! Klik di sini untuk coba fiturnya.

    Baca juga: Cara Mudah Implementasi AI Trading dengan ChatGPT dan Incite AI untuk Pemula atau gabung Telegram Official Tokocrypto untuk diskusi analisa sinyal harian bersama trader lain.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

    Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com