Tag: Tips Investasi

  • Tips Aman Investasi Aset Kripto yang Bisa Kamu Ikuti

    Aset kripto saat ini dikenal sebagai salah satu instrumen investasi yang menarik minat masyarakat. Di Indonesia, cryptocurrency atau mata uang digital ini tidak bisa digunakan untuk pembayaran di dunia nyata, tapi boleh diperdagangkan sebagai aset komoditi.

    Investasi aset kripto memiliki nilai yang fluktuatif dan tingkat risiko yang tinggi. Harga kripto bisa naik dan turun dalam waktu sekejap. Untuk itu, penting untuk memiliki strategi agar bisa berinvestasi aset kripto dengan aman. Apa saja tipsnya? Temukan jawabannya di bawah ini.

    Tips Investasi Aset Kripto yang Aman dan Profit

    Pada dasarnya semua instrumen investasi memiliki risiko, tidak terkecuali kripto. Risiko ini dapat dihindari dengan melakukan beberapa tips berikut:

    Mencari Platform Exchange Kripto Terbaik

    Ilustrasi platform exchange aset kripto, Tokocrypto.

    Ilustrasi platform exchange aset kripto, Tokocrypto.

    Sebelum kamu memutuskan akan berinvestasi kripto, hal paling mendasar yang perlu dilakukan adalah dengan memilih platform investasi terbaik. Saat ini setidaknya terdapat sekitar 11 exchange resmi yang terdaftar di Bappebti Kementerian Perdagangan, termasuk Tokocrypto.

    Pastikan kamu memilihnya dengan selektif. Baca-baca review dari platform tersebut dan yakinkan bahwa benar-benar aman. Agar lebih akurat, kamu juga bisa meminta rekomendasi platform investasi kripto pada investor yang telah senior.

    Pasalnya jika salah memilih platform yang tepat, dana investasi kripto bisa hilang begitu saja. Platform investasi terbaik akan memiliki keamanan yang baik. Sehingga keamanan aset bisa dipastikan aman dan tidak akan bisa dibobol hacker.

    Pelajari Teknik Aset Kripto yang Tepat

    Ilustrasi investasi aset kripto.

    Ilustrasi investasi aset kripto.

    Sebelum kamu akan membeli kripto, pastikan mempelajari fundamental, teknikal analisis dan pemberitaan terkait aset kripto. Para investor bisa menganalisa untuk memprediksi pergerakan aset kripto.

    Aset kripto adalah instrumen investasi baru yang valuenya masih dapat terpengaruh oleh pemberitaan yang dikaitkan dengan aset kripto tersebut.

    Baca Juga: Tokocrypto Market Signal 2 Februari 2022: Apa Saja Kripto yang Bullish Minggu Ini?

    Jangan Simpan Semua Aset Dalam Satu Wadah

    Ilustrasi rugi di investasi aset kripto.

    Ilustrasi rugi di investasi aset kripto.

    Prinsip penting yang harus kamu pegang pada saat berinvestasi kripto adalah jangan sekali-kali menyimpan semua aset dalam satu wadah. Sebaiknya lakukan diversifikasi investasi dan pembelian secara bertahap.

    Hal ini perlu dilakukan agar jika sewaktu-waktu jenis investasi tersebut mengalami penurunan yang merosot, kamu masih memiliki peluang mendapatkan keuntungan dari investasi yang lainnya.

    Siapkan Mental

    Ilustrasi tips investasi aset kripto yang aman dan cuan.

    Ilustrasi tips investasi aset kripto yang aman dan cuan.

    Poin terakhir ini tidak kalah penting untuk dilakukan. Menjadi seorang investor kripto, kamu harus memiliki mental yang kuat untuk menghadapi kejamnya fluktuatif yang akan melihat harga kripto yang naik turun seperti roller coaster

    Jika tidak memiliki mental yang cukup, kamu bisa panik dan gegabah. Hal ini tentu saja tidak baik. Kamu harus tetap tenang ketika melihat turun naiknya harga kripto yang drastis, agar bisa mempertimbangkan langkah apa yang harus diambil.

    Jangan terburu-buru menjual atau membeli aset kripto, pastikan menganalisisnya dengan baik, karena salah sedikit saja bisa rugi banyak. Tapi jika tetap tenang dan mengambil langkah yang tepat, keuntungan yang akan didapatkan juga lebih banyak.

    Investasi aset kripto sebenarnya gampang-gampang sulit, karena bergantung pada fluktuasi harga kripto yang bisa naik turun kapan saja. Namun, kamu bisa terus berlatih dan membiasakan diri dengan fluktuasi tersebut, sehingga bisa membuat strategi sendiri untuk mendapat profit.

    Baca Juga: Cara Kerja DeFi yang Jadi Revolusi Layanan Keuangan Dunia



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Berikut Tips Investasi Kripto untuk Pemula Agar Gak FOMO!

    Kepopuleran aset kripto di Indonesia membuat potensi lonjakan harga aset kripto menjadi lebih signifikan. Hal tersebut membuat munculnya banyak investor musiman yang berharap mendapatkan keuntungan dalam waktu singkat. Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini akan membahas tentang tips investasi untuk pemula.

    Yuk, simak artikel ini untuk mengetahui informasi lengkapnya!

    Tips Investasi Aset Kripto bagi Investor Pemula

    Harga aset kripto yang memiliki volatilitas tinggi membuat sebagian orang dapat meraup keuntungan dalam waktu yang singkat. Akan tetapi, hal yang perlu diketahui bahwa kemudahan dalam mendapatkan keuntungan dengan waktu singkat juga sebanding dengan besarnya risiko yang akan didapatkan.

    Berikut tips investasi yang dapat digunakan bagi pemula untuk memulai investasi aset kripto, yaitu

    • Gunakan Uang Dingin untuk Investasi

    Saat memutuskan untuk berinvestasi pada aset kripto, diharuskan bagi Anda untuk menggunakan uang dingin, agar apabila terjadi suatu risiko seperti aset yang Anda beli mengalami penurunan harga. 

    Tentunya, kehidupan Anda tidak akan terganggu karena pada dasarnya, uang yang Anda gunakan memang uang yang dialokasikan untuk investasi. Jadi, uang tersebut tidak akan dipakai dalam jangka waktu dekat atau untuk keperluan harian.

    • Tetap Mengontrol Diri, Jangan FOMO

    Tidak jarang, banyak orang yang membeli aset kripto akan tetapi orang tersebut hanya sedikit mengerti atau bahkan sama sekali tidak tahu tentang aset kripto. Hal tersebut sebagian besar terjadi karena FOMO, takut ketinggalan atau kehilangan peluang keuntungan ketika harga aset kripto mengalami kenaikan.

    Ketika seorang investor mengalami FOMO, tentunya akan menimbulkan konsekuensi yang serius bagi dirinya sendiri. Khususnya kemampuan investor tersebut dalam mengambil keputusan yang objektif, agar dapat meminimalisir risiko yang lebih besar saat melakukan trading.

    Bagi pemula, sangat penting untuk mempelajari aset kripto sebelum memulai investasi pada aset kripto. Belajar mengenai analisis teknikal. Analisis teknik sangat membantu seseorang dalam mengumpulkan beberapa informasi yang berguna dalam memprediksi harga aset kripto serta dalam mengambil keputusan yang tepat.

    Tidak adanya otoritas atau aturan dari lembaga lain, harga aset kripto sangat tergantung oleh penggunanya, baik penjual maupun pembeli. Oleh sebab itu, analisis teknis yang tepat sangat diperlukan untuk mendapatkan keuntungan melalui trading aset kripto.

    • Pandai Memanfaatkan Promo

    Pemula juga harus pintar dan jeli dalam memanfaatkan promo yang terdapat di exchanger pilihan. Saat ini Tokocrypto sedang mengadakan promo 0% fee maker untuk seluruh nasabahnya yang telah menyelesaikan verifikasi KYC Level 1. Promo ini dimulai pada 15 Juni 2021 pukul 09.00 WIB hingga 30 Juni 2021 pukul 18.59 WIB.

    Istilah “maker” merujuk pada seseorang yang melakukan pesanan (pembelian) yang masuk ke buku pesanan, setiap perdagangan berikutnya yang berasal dari pesanan tersebut akan masuk ke dalam kategori “maker”. Pesanan tersebut akan menambah volume pada buku pesanan yang membantu untuk “membuat pasar”.

    Promo ini berlaku untuk perdagangan dengan pairing BIDR. Pairing BIDR yang tersedia diantaranya, yaitu BNB/BIDR, BTC/BIDR, BUSD/BIDR, DOGE/BIDR, DOT/BIDR, ETH/BIDR, MATIC/BIDR, SXP/BIDR, TKO/BIDR, USDT/BIDR, dan ZIL/BIDR .

    Harga Aset Kripto Turun? Jangan Panik!

    Ketika harga aset kripto mengalami penurunan akan membuat trader panik khususnya bagi trader pemula, cobalah untuk menenangkan diri dan tidak perlu terlalu panik. Penurunan harga aset kripto merupakan hal yang umum terjadi, mengingat kondisi pasar yang memang volatil. 

    Oleh sebab itu, pemula diharuskan untuk memiliki pemahaman fundamental serta yakin akan potensinya di masa depan terhadap koin yang dipilih sebelum memulai untuk investasi aset kripto

    Analisis fundamental sangat diperlukan untuk evaluasi faktor yang dianggap dapat mempengaruhi nilai aset kripto. Hal tersebut dilakukan agar dapat memahami nilai sebenarnya dari sebuah aset.

    Bagi Anda, trader pemula yang masih kebingungan dalam menentukan platform atau exchanger untuk memulai investasi aset kripto. Anda dapat memilih Tokocrypto sebagai sarana berinvestasi. Tokocrypto telah terdaftar secara resmi di BAPPEBTI dan Tersertifikasi ISO 270001. Yuk, mulai investasi dan nikmati trading dengan promo 0% Fee Maker di Tokocrypto!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 6 Tips Mengatur Uang THR untuk Investasi Aset Kripto Bagi Pemula

    Tunjangan Hari Raya (THR) bisa menjadi salah satu momen terbaik untuk memulai investasi aset kripto. Pasalnya bagi sebagain orang, THR adalah salah satu momen yang ditunggu-tunggu, karena biasanya mendapatkan dana tamabahan yang jumlahnya cukup besar dan bisa digunakan untuk berbagai keperluan.

    THR merupakan salah satu bentuk bonus atau insentif yang biasanya diberikan oleh perusahaan atau pemerintah kepada karyawan atau pegawai menjelang hari raya. Sebagai penerima THR, tentunya kita ingin menggunakan uang tersebut dengan bijak, terutama jika berencana untuk berinvestasi di aset kripto yang dikenal memiliki tingkat risiko yang tinggi.

    Investasi kripto menjadi pilihan yang menarik karena potensi keuntungan yang tinggi. Namun, perlu diingat bahwa investasi ini juga memiliki risiko yang cukup besar. Kripto seperti Bitcoin, Ethereum, dan Ripple telah menjadi tren di dunia keuangan. Semakin banyak orang tertarik untuk mencoba peruntungan dalam investasi ini.

    Salah satu waktu yang tepat untuk memulai investasi kripto adalah saat mendapatkan uang THR. Berikut ini adalah beberapa tips untuk mengatur uang THR agar dapat digunakan dengan bijak untuk investasi aset kripto.

    1. Pahami Dasar-dasar Aset Kripto

    Sebelum memulai investasi, penting bagi pemula untuk memahami dasar-dasar aset kripto. Pelajari bagaimana teknologi blockchain bekerja, serta konsep dasar asetkripto seperti kapitalisasi pasar, volatilitas, dan likuiditas. Dengan pengetahuan dasar yang cukup, kamu akan lebih siap untuk menghadapi tantangan dalam berinvestasi kripto.

    Ilustrasi Tunjangan Hari Raya (THR). Foto: Shutterstock.
    Ilustrasi Tunjangan Hari Raya (THR). Foto: Shutterstock.

    Baca juga: Market Watch: Mengapa Bitcoin dan Kripto Lain Naik Hari Ini (11/4)?

    2. Tentukan Tujuan Investasi

    Sebelum memutuskan untuk menginvestasikan uang THR kamu ke dalam aset kripto, tentukan terlebih dahulu tujuan investasi Anda. Apakah ingin investasi jangka pendek, jangka menengah, atau jangka panjang? Tujuan yang jelas akan membantu kamu dalam menentukan strategi investasi yang sesuai.

    3. Alokasikan sebagian THR untuk investasi

    Jangan gunakan seluruh uang THR untuk investasi kripto. Alokasikan sebagian saja, misalnya 30% atau 50% dari total uang THR yang diterima. Sisanya, gunakan untuk keperluan lain yang lebih penting atau tabungan.

    4. Diversifikasi Portofolio

    Salah satu kunci sukses dalam berinvestasi adalah diversifikasi portofolio. Jangan hanya fokus pada satu jenis aset kripto saja. Sebaiknya, investasikan uang THR kamu ke dalam beberapa jenis kripto untuk mengurangi risiko. Dengan melakukan diversifikasi portofolio, kamu akan lebih siap menghadapi fluktuasi pasar dan melindungi nilai investasi.

    Ilustrasi investasi aset kripto. Sumber: Shutterstock.
    Ilustrasi investasi aset kripto. Sumber: Shutterstock.

    Baca juga: Kenal Kripto Arbitrum (ARB) & SPACE ID (ID) yang Listing di Tokocrypto

    5. Jangan Terbawa Emosi

    Dalam dunia investasi, terutama aset kripto, volatilitas harga sangat tinggi. Oleh karena itu, jangan terbawa emosi saat harga kripto mengalami penurunan atau kenaikan drastis. Tetap tenang, evaluasi situasi, dan jangan membuat keputusan berdasarkan emosi semata.

    6. Gunakan Platform Investasi yang Tepat

    Pemilihan platform investasi yang tepat sangat penting dalam berinvestasi aset kripto. Pastikan kamu memilih platform yang aman, terpercaya, dan memiliki reputasi baik. Selain itu, perhatikan juga biaya transaksi yang dikenakan oleh platform tersebut. Tokocrypto menjadi platform terpopuler yang bisa kamu pertimbangkan untuk berinvestasi aset kripto.

    Tokocrypto juga sudah mengantongi sertifikasi ISO 27001:2013 (Information Security Management System) dan ISO 27017:2013 (Information Security Management System for Cloud Provider). Sertifikasi ini penting untuk menyediakan teknologi dan layanan perdagangan aset kripto di Indonesia yang selaras dengan aspek kerahasiaan, integritas dan ketersediaan informasi yang dikelola.

    Selamat mencoba dan semoga sukses!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tips Investasi Aset Kripto yang Aman Bagi Pemula

    Investasi aset kripto telah booming di Indonesia. Tercatat dari data Bappebti hingga akhir tahun 2022, jumlah investor aset kripto di dalam negeri mencapai 16,7 juta, naik dibandingkan tahun 2021 yang hanya 11,2 juta.

    Peningkatan jumlah investor ini juga membuat masyarakat Indonesia yang belum melirik aset kripto sebagai salah satu portofolio investasinya menjadi tertarik. Namun di sisi lain, investasi atau trading kripto perlu strategi yang cermat untuk bisa mendapat keuntungan. Ingat konsep “high risk, high return.”

    Untuk menjadi investor atau trading yang cermat perlu memperbanyak informasi dan riset agar tidak mudah terkena FOMO (fear of missing out) sehingga membuat keputusan yang salah. Inilah fungsi dari edukasi dan literasi yang digalakan dalam program Bulan Literasi Kripto yang diinisiasi oleh Kemendag, Bappebti, dan ASPAKRINDO.

    Salah satu konten edukasi yang menarik adalah tips investasi atau trading yang baik untuk para pemula. Untuk itu diartikel ini akan membahas beberapa kiat khusus bagi kamu yang ingin memulai investasi atau trading kripto.

    1. Perbanyak Riset atau DYOR

    Sebelum memulai investasi atau trading, ada baiknya kamu memperkaya ilmu dengan informasi yang akurat mengenai aset kripto. Riset adalah langkah awal yang baik untuk memasuki pasar dalam kondisi apa pun.

    Ilustrasi investasi aset kripto.
    Ilustrasi investasi aset kripto. Sumber: Shutterstock.

    Baca juga: 5 Strategi Untung Investasi Kripto saat Sideways Market

    Terlebih kondisi market yang sedang bearish ini, kamu bisa memanfaatkan waktu tersebut untuk melakukan riset. Pelajari kembali berbagai jenis aset kripto yang saat ini tersedia di market atau mencari lebih banyak strategi investasi untuk mengurangi risiko kerugian di masa mendatang.

    Pastikan kamu lakukan analisis mengapa harga turun, dan gali lebih dalam alasannya. Dan tidak lupa untuk melakukan diversifikasi investasi di berbagai aset kripto, jangan fokus pada jenis-jenis kripto tertentu saja.

    2. Rencanakan Trading atau Investasi dengan Matang

    Setelah melakukan riset, kamu bisa membuat perencanaan yang matang terkait tujuan dan stratgei investasi atau trading kripto. Tentukan tujuan investasi, seperti untuk dana pendidikan atau pensiun.

    Kamu bisa mengambil keputusan jual atau beli setelah memiliki rencana yang baik. Jika kamu benar-benar percaya pada perencanaan dan strategi yang dibuat dan telah melakukan riset, tidak perlu khawatir dengan kondisi market.

    Kesalahan umum yang dilakukan pemula adalah panik menjual hanya untuk membeli kembali dengan harga lebih tinggi. Hal tersebut terjadi karena belum memiliki rencana yang baik.

    3. Jangan Gunakan Dana dari Tabungan Utama

    Pastikan kamu memakai dana untuk investasi atau trading tidak menggunakan uang tabungan atau kebutuhan utama. Hal ini akan meningkatkan risiko, apabila terjadi kerugian dan berdampak pada cash flow keuangan kamu.

    Ilustrasi investasi aset kripto.
    Ilustrasi investasi aset kripto. Sumber: Shutterstock.

    Baca juga: Atur Strategi Investasi saat Market Aset Kripto Bearish

    Mungkin bagi sebagian orang investasi aset kripto punya tujuan yang berbeda-beda. Jadi jangan sampai melakukan kesalahan yang sama seperti orang lain dengan faktor risiko yang berbeda tingkatannya.

    Jadi, tetapkan batas berapa banyak kamu berinvestasi dalam aset kripto tertentu dan jangan tergoda untuk berinvestasi dengan lebih banyak uang daripada yang bisa ditanggung, jika mengalami kerugian. Pastikan pengelolaan finasial berjalan baik.

    4. Pilih Koin/token yang Terdaftar di Bappebti

    Bagi investor pemula rekomendasi utamanya tentu perlu fokus pada beberapa project kripto dan aset big cap yang diketahui dengan jelas memiliki potensi jangka panjang, agar dapat bertahan di situasi tren market yang turun atau bearish.

    Investasi atau trading kripto yang aman tentu memilih aset yang terdaftar resmi di Bappebti. Ada 383 jenis aset kripto yang legal. Kemungkinan daftar akan terus bertambah seiring waktu.

    Ini merupakan bentuk peningkatan keamanan investor kripto di Indonesia. Bappbeti terus berinovasi mengikuti perkembangan perdagangan pasar kripto yang terus tumbuh dan memberikan keamanan lebih tinggi kepada investor.

    5. Beli dan Jual Aset Kripto Disaat yang Tepat

    Untuk investor yang memiliki pemahaman dasar atau lebih tinggi tentang analisis teknis, yaitu praktik memprediksi pergerakan harga aset berdasarkan tren, indikator dan pola grafik dimungkinkan untuk menggunakan indikator tertentu untuk mengukur kapan aset telah mencapai titik terendah atau bottom.

    Ilustrasi investasi aset kripto.
    Ilustrasi investasi aset kripto. Sumber: Shutterstock.

    Baca juga: Manfaat Keamanan 2FA Lindungi Akun dan Transaksi Aset Kripto

    Tentu saja, tidak ada indikator yang benar secara mutlak, tetapi sering kali dapat memberi sinyal yang kuat saat harus membeli di saat harga kripto mengalami penurunan. Salah satu, metode yang populer adalah dengan menggunakan indikator Relative Strength Index (RSI), yang bisa menandakan di mana titik oversold dan overbought kripto untuk sinyal bullish dan bearish.

    Apabila kamu kurang memiliki ilmu mengenai analisis teknikal, bisa menggunakan strategi Dollar Cost Averaging (DCA), ini melibatkan pembelian kripto menjadi bagian-bagian yang lebih kecil dan melakukan beberapa perdagangan dari waktu ke waktu.

    6. Pilih Exchange Terpercaya dan Aman

    Satu hal yang paling penting adalah kamu harus memiliki platform investasi atau trading aset kripto yang terpercaya, seperti Tokocrypto. Alasannya, Tokocrypto sudah teregulasi oleh Bappebti dan selalu patuh serta mengikuti ketentuan yang berlaku di Indonesia.

    Di samping itu, Tokocrypto juga sudah mengantongi sertifikasi ISO 27001:2013 (Information Security Management System) dan ISO 27017:2013 (Information Security Management System for Cloud Provider). Sertifikasi ini penting untuk menyediakan teknologi dan layanan perdagangan aset kripto di Indonesia yang selaras dengan aspek kerahasiaan, integritas dan ketersediaan informasi yang dikelola.

    Tokocrypto juga sudah menerapkan sistem keamanan 2FA (Two-Factor Authentication) untuk bertransaksi. Penggunaan fitur 2FA dari Google Authenticator untuk mengamankan akun merupakan hal yang wajib dilakukan oleh pengguna agar keamanan akun dan aset kripto bisa lebih terjaga.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Strategi Investor Kripto dalam Hadapi Gejolak Market

    Situasi kritis sedang membayangi market kripto dalam beberapa bulan terakhir. Banyak faktor yang menyebabkan sejumlah aset kripto turun harga, mulai dari inflasi tinggi, suku bunga acuan meroket diperburuk isu resesi dan depresi ekonomi yang berpotensi menerjang sejumlah negara, seperti Amerika Serikat.

    Kondisi tersebut menjadikan pergerakan market kripto lesu. Beberapa investor terlihat mengambil langkah “main aman” dalam menghadapi situasi terkini. Alhasil volume perdagangan kripto stagnan dan pergerakan market sideways.

    VP Marketing Tokocrypto, Adytia Raflein, melihat hal tersebut tentu sangat berpengaruh pada investor retail dan pemula. Sebab dengan pergerakan nilai aset yang tidak terlalu signifikan, tentu pengambilan keputusan investasi di momen saat ini menjadi sangat krusial.

    VP Marketing Tokocrypto, Adytia Raflein. Foto: Tokocrypto.

    Adytia memberikan beberapa merekomendasikan langkah strategis bagi investor pemula yang baru memasuki dunia investasi agar siap menghadapi gejolak kritis di market kripto yang diperkirakan akan terjadi dalam waktu dekat.

    “Bagi investor retail dan pemula, hal utama yang harus dilakukan tentu adalah jangan berinvestasi dalam kripto, jika tidak dapat menerima perubahan pasar yang tajam, yang terkadang bisa naik-turun lebih dari 15% dalam periode 24 jam. Selain itu, investor harus mengambil keputusan berdasarkan apa yang diyakini dengan hasil riset,” katanya.

    Baca juga: 6 Tips Tetap Profit saat Bear Market Kripto

    Atur Portofolio Investasi

    Adytia merekomendasikan untuk berinvestasi tidak lebih dari 5% dari portofolio di kripto. Ia juga menghimbau bagi para investor agar memastikan diri telah memiliki cukup uang tunai. Hal tersebut merujuk pada upaya pemenuhan kebutuhan diri dan rutinitas kehidupan.

    Situasi terkini dan beberapa waktu ke depan merupakan momen strategis untuk berinvestasi. Jika investor dapat menerima risikonya, bear market sekarang bisa menjadi saat yang tepat untuk masuk ke pasar kripto, karena harga lebih rendah daripada tahun-tahun sebelumnya. Tidak ada yang namanya waktu yang “sempurna” untuk memasuki pasar, jadi ingatlah bahwa fluktuasi harga akan terus terjadi dan bersiaplah untuk harga kripto yang turun lebih jauh.

    Ilustrasi investasi aset kripto
    Ilustrasi investasi aset kripto.

    “Hal penting lainnya adalah apabila investor memiliki dana lebih, saat ini merupakan waktu yang tidak terlalu buruk untuk berinvestasi. Mereka memilih cepat-cepat melakukan buy the dip mumpung mendapatkan harga ‘diskon’. Setelah market kembali bergerak naik sedikit, mereka merealisasikan cuannya mumpung kripto menghijau,” jelasnya.

    Baca juga: Atur Strategi Investasi saat Market Aset Kripto Bearish

    Fokus ke Fundamental Aset Kripto

    Bagi investor retail dan pemula rekomendasi utamanya tentu perlu fokus pada beberapa project kripto dan aset big cap yang diketahui dengan jelas memiliki potensi jangka panjang, agar dapat bertahan di situasi tren penurunan berikutnya.

    Secara keseluruhan pertumbuhan market masih menunggu kelonggaran suku bunga acuan The Fed dan inflasi yang menurun serta faktor makroekonomi lainnya. Selain itu, peran investor institusi yang tetap percaya dan mengakumulasi kripto sebagai dana cadang bisa membuat market kripto bergerak tumbuh.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tips Investasi Kripto di Market Bearish Agar Tetap Cuan

    Sepanjang awal Mei 2022, market aset kripto terus tertekan dan cenderung bearish. Di tengah kondisi market tersebut, terjadi drama stablecoin TerraUSD (UST) yang menambah panik investor akan masa depan investasi kripto ke depan. Simak terus aritkel ini untuk tips investasi kripto agar tetap cuan!

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, mengatakan ada beberapa tips investasi kripto yang bisa dilakukan oleh investor ketika kondisi market sedang bearish. Kondisi market kripto yang naik-turun menjadi siklus yang biasa dan juga terjadi pada instrumen investasi lainnya.

    “Penting bagi investor untuk tidak panik dan tetap berkepala dingin. Kondisi market yang bearish masih bersifat sementara. Market kini sudah mulai stabil dan nilai pasar pun akan kembali menguat,” kata Afid.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono
    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono. Foto: Tokocrypto.

    Baca juga: Yuk, Ketahui Aset Underlying Adalah Aset yang Seperti Apa di Sini

    Terkait kekhawatiran investor terhadap stablecoin yang dianggap sudah terlalu volatil untuk saat ini sebagai salah portofolio investasi, Afid yakin hal itu juga akan bersifat sementara dan berdampak dalam jangka pendek. 

    Stablecoin memang sentimennya lagi negatif. Namun, stablecoin sendiri ini masih jadi inovasi terkuat di dunia kripto. Stablecoin bisa menjadi media investasi yang baru bagi pasar. Stablecoin yang memiliki underlying aset mata uang fiat, seperti rupiah dan dolar AS menjadi pembeda dari aset kripto lain, dari segi nilai praktis dan kegunaannya,” ungkapnya.

    Di tengah situasi yang fluktuatif ini, apa yang bisa dilakukan oleh investor untuk menghadapi market bearish?

    5 Tips Investasi Kripto agar Tetap Cuan

    Pahami risiko yang sebelum berinvestasi

    Penting untuk memahami apa yang investor hadapi sebelum berinvestasi dalam aset kripto. Pertama, sifat kriptografi blockchain harus dipahami oleh setiap investor. Investor harus memahami bagaimana transaksi dicatat dalam database terdistribusi, dan bagaimana blockchain yang berbeda mendukung koin kripto yang berbeda. 

    “Misalnya, dalam kasus crash UST baru-baru ini, stablecoin seharusnya tetap stabil, bahkan jika pasar kripto berfluktuasi. Jangan kaget jika Anda melihat nilai kripto naik atau turun dengan selisih yang signifikan, karena market ini masih baru dengan segala inovasinya,” kata Afid. 

    Ilustrasi candlesticks di investasi aset kripto.
    Ilustrasi candlesticks di investasi aset kripto.

    Baca juga: Atur Strategi Investasi saat Market Aset Kripto Bearish

    Fokus pada Jangka Panjang

    Sulit untuk memprediksi kondisi pasar ketika dalam kondisi market bearish. Sebaiknya jangan berinvestasi ketika hanya ingin fokus untuk menjadi kaya dalam waktu cepat. Fokuslah pada pendekatan jangka panjang untuk berinvestasi dan asumsikan bahwa setiap aset yang dibeli saat ini akan terus dipegang selama beberapa tahun kedepan. 

    Lakukan strategi buy the dip ketika harga sedang turun

    Hal yang paling sering dilakukan dalam perdagangan aset kripto adalah mengambil keuntungan dari harga rendah sebagai titik masuk yang baik di market bearish. Harapannya adalah investor tetap dapat bisa mendapatkan keuntungan ketika harga kembali pulih. Namun, tetap pelajari teknikal analisis masing-masing aset kripto yang dipilih.

    “Bagi yang baru ingin memulai investasi di aset kripto, kondisi market bearish ini dapat dijadikan sebagai titik awal memulai investasi karena aset kripto cenderung berada di harga yang lebih rendah dari biasanya,” ungkap Afid. 

    hasil konservi bitcon dalam bentuk rupiah
    Ilustrasi investasi aset kripto.

    Baca juga: Cara Cuan Ketika Market Bearish!

    Lakukan diversifikasi portofolio

    Memakai istilah menempatkan semua telur dalam satu keranjang, bukanlah strategi yang tepat di dunia kripto. Lebih baik adalah membagi pendapatan yang dapat diinvestasikan menjadi aset yang berbeda. 

    Gunakan dana yang investor mampu. Jika membeli kripto apa pun, mulailah dalam jumlah kecil. Investasikan hanya uang yang tidak akan mengubah atau membahayakan gaya hidup dengan cara apa pun.

    Berinvestasi di stablecoin

    Walau masih diterpa sentimen negatif UST, stablecoin masih menjadi portofolio yang tergolong aman saat kondisi pasar bearish. Sebelum memilih investasi di stablecoin, lakukan riset terlebih dahulu, karena ada banyak jenis dengan dukungan aset yang berbeda, ada yang didukung uang fiat, aset kripto dan komoditi, seperti emas. Semuanya ada keuntungan dan kekurangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Strategi Menghadapi Bear Market Agar Tetap Cuan

    Pasar kripto sedang mengalami fase yang sulit. Untuk itu perlu adanya strategi untuk menghadapi bear market di saat terjadinya penurunan nilai Bitcoin dan altcoin yang populer. Harga Bitcoin telah turun 70% dari harga tertinggi sepanjang masa di $ 69.044 menjadi sekitar $ 20.348 pada saat artikel ini ditulis.

    Begitu juga dengan nasib aset kripto lainnya, seperti harga Ethereum yang turun lebih dari 75%, Tron turun 76% dan SOL dan AVAX yang keduanya turun hingga 88%. Sementara itu, nilai kapitalisasi market kripto sempat anjok $ 1 triliun. Untuk menghadapi bear market diperlukan strategi yang kuat untuk melewati fase sulit ini.

    VP Marketing Tokocrypto, Adytia Raflein, mengatakan industri aset kripto global kini memasuki kontraksi yang mereka labeli dengan istilah “crypto winter.” Kekacauan makroekonomi dan geopolitik saat ini sebagai katalis untuk masalah tersebut.

    “Sentimen pasar kripto global kini memasuki masa yang tertekan ditandai dengan ketakutan yang ekstrem, dan gejolak ekonomi global baru-baru ini menambah perubahan secara menyeluruh di industri. Investor harus melakukan penyesuaian dengan kondisi market untuk tetap mendapatkan profit dalam jangka pendek maupun panjang,” kata Adytia.

    Di tengah kondisi suku bunga yang tinggi, banyak investor yang ragu untuk masuk ke investasi aset berisiko seperti kripto. Bahkan tidak sedikit investor yang menjual aset kripto mereka dengan kerugian. Jadi apa tindakan terbaik yang harus diambil oleh investor kripto? 

    Strategi Menghadapi Bear Market menurut vp marketing tokocrypto adytia raflein
    VP Marketing Tokocrypto, Adytia Raflein. Foto: Tokocrypto.

    Baca juga: Cara Cuan Ketika Market Bearish!

    Strategi Tepat Investasi Kripto di Tengah Tren Bear Market

    Menurut Adytia, hal yang paling penting untuk dipahami adalah bahwa apa yang disebut “crypto winter” bukanlah akhir dari segalanya. Kabar baiknya adalah, setidaknya secara historis, musim dingin kripto selalu diikuti oleh kenaikan kuat yang membuat Bitcoin dan berbagai proyek altcoin mencapai titik tertinggi baru sepanjang masa.

    Strategi Menghadapi Bear Market

    1. Tetap Tenang

    Bagi investor, strategi terbaik  yang harus dilakuka untuk menghadapi bear market adalah mencoba dan menilai situasi secara objektif. Terlalu mudah untuk membuat keputusan berdasarkan emosi ketika nilai portofolio hancur sangat tidak bijak. Mengelola emosi selama bear market terjadi tidaklah mudah. Oleh karena itu, harus tetap tenang dan mengingat kembali tujuan investasi di kripto sejak awal,” jelasnya.

    2. Gunakan Strategi Dollar Cost Averaging dan Buy Dip

    Strategi untuk menghadapi bear market selanjutnya adalah dengan mengamati pergerakan aset kripto cenderung sulit diprediksi. Banyak investor setuju bahwa jalan terbaik ke depan adalah dengan mengadopsi strategi Dollar Cost Averaging (DCA) dan Buy The Dip di mana membeli sejumlah aset kripto di saat pasar mengalami koreksi bearish yang signifikan.

    Ilustrasi market aset kripto.
    Ilustrasi market aset kripto.

    “Strategi ini sendiri dapat menjadi peluang yang menguntungkan, ketika market kembali bull run. Sampai saat ini, DCA telah terbukti bisa meningkatkan nilai investasi dalam perdagangan kripto, jika melihat historis sacara market bearish beberapa waktu lalu,” ucap Adytia.

    Baca juga: Tips Cuan Investasi Kripto Kala Market Bearish dan Kekhawatiran Stablecoin

    3. Manfaatkan Waktu untuk Riset

    Lebih lanjut, strategi short selling saat harga aset kripto turun bisa diterapkan. Short positioning ini akan menguntungkan saat nilai aset tertentu mengalami penurunan. “Namun, perlu diingat pelajari dahulu teknis short selling, karena dibutuhkan prediksi yang tepat atas pergerakan harga kripto.”

    Saat bear market dan aktivitas transaksi menurun, investor bisa memanfaatkan waktu tersebut untuk melakukan riset. Pelajari kembali berbagai jenis aset kripto yang saat ini tersedia di market atau mencari lebih banyak strategi investasi untuk mengurangi risiko kerugian di masa mendatang.

    “Jadi, pastikan investor lakukan analisis mengapa harga turun, dan gali lebih dalam alasannya. Dan tidak lupa untuk melakukan diversifikasi investasi di berbagai aset kripto, jangan fokus pada jenis-jenis kripto tertentu saja,” pungkas Adytia.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 6 Tips Tetap Profit saat Bear Market Kripto

    Investor kripto kini tengah dihadapkan dengan bear market. Indikasi besarnya harga Bitcoin telah turun 70% dari pencapaian All Time High (ATH) US$ 68.789 di November 2021.

    Tidak hanya itu, market cap kripto secara keseluruhan kembali di bawah US$ 1 triliun untuk pertama kalinya sejak Januari tahun 2021 lalu di tengah kondisi bear market. Melihat kondisi market bearish ini, investor bisa mengikuti beberapa tips di bawah ini agar tetap profit atau untung.

    Berikut 5 tips tetap profit saat bear market untuk investor kripto:

    1. Lakukan Strategi Buy the Dip dan Dollar Cost Averaging

    Market aset kripto memang terkenal sangat fluktuatif, tetapi itu tidak berarti investor harus diam saja melihat portofolio anjlok di saat bear market. Sudah saatnya menerapkan strategi Buy the Dip yang mengacu pada praktik membeli sejumlah kripto setiap kali ada koreksi bearish yang signifikan di pasar.

    “Idenya adalah, jika harga kripto yang dibeli sebelumnya kembali ke level tertinggi, investor akan mendapatkan keuntungan yang bagus. Meskipun membeli kripto di saat harga turun dapat dilakukan dalam satu perdagangan, strategi yang paling direkomendasikan adalah menerapkan Dollar Cost Averaging (DCA),” kata VP Marketing Tokocrypto, Adytia Raflein.

    VP Marketing Tokocrypto, Adytia Raflein. Foto: Tokocrypto.

    DCA ini melibatkan pembelian kripto menjadi bagian-bagian yang lebih kecil dan melakukan beberapa perdagangan dari waktu ke waktu. Misalnya, kamu punya cadangan dana sebesar Rp 1 juta. Strategi DCA yang baik adalah memecah jumlah tersebut menjadi lima tahap senilai Rp 200 ribu atau bahkan 10 tahap sebesar Rp 100 ribu dan menempatkan perdagangan menggunakan jumlah yang lebih kecil tersebut.

    Biasanya lebih baik membeli kripto dengan nominal kecil dan menunggu untuk melihat apakah aset jatuh harga lebih lanjut. Jika ya, belilah sedikit lagi, dan seterusnya. Melakukan hal ini biasanya akan mendapatkan hasil yang jauh lebih baik daripada kamu telah menginvestasikan semua modal dalam satu perdagangan.

    Baca juga: Tokocrypto Bebaskan Biaya Trading Bitcoin untuk Stimulus Market Kripto

    2. Kelola Risiko Lebih Ketat

    Mungkin bagi sebagian orang investasi aset kripto punya tujuan yang berbeda-beda. Jadi jangan sampai melakukan kesalahan yang sama seperti orang lain dengan faktor risiko yang berbeda tingkatannya.

    Jadi, tetapkan batas berapa banyak kamu berinvestasi dalam aset kripto tertentu dan jangan tergoda untuk berinvestasi dengan lebih banyak uang daripada yang bisa ditanggung, jika mengalami kerugian.

    “Investasi kripto adalah instrumen berisiko tinggi, terlebih saat bear market seperti ini, investor dituntut untuk lebih ketat dalam mengelola risiko dan dana yang bisa diinvestasikan. Pastikan pengelolaan finasial berjalan baik,” saran Adytia.

    Ilustrasi perempuan semakin tertarik investasi aset kripto.
    Ilustrasi perempuan semakin tertarik investasi aset kripto.

    3. Gunakan Indikator untuk Temukan Titik Masuk Terbaik

    Untuk investor yang memiliki pemahaman dasar atau lebih tinggi tentang analisis teknis, yaitu praktik memprediksi pergerakan harga aset berdasarkan tren, indikator dan pola grafik dimungkinkan untuk menggunakan indikator tertentu untuk mengukur kapan aset telah mencapai titik terendah atau bottom.

    Tentu saja, tidak ada indikator yang benar secara mutlak, tetapi sering kali dapat memberi sinyal yang kuat saat harus membeli di saat harga kripto mengalami penurunan. Salah satu, metode yang populer adalah dengan menggunakan indikator Relative Strength Index (RSI), yang bisa menandakan di mana titik oversold dan overbought kripto untuk sinyal bullish dan bearish.

    4. Diversifikasi Portofolio Kripto

    Investor juga wajib melakukan diversifikasi aset kripto yang dimiliki. Mungkin saat bear market ini, altcoin lebih menguntungkan dibanding Bitcoin. Jadi mengakumulasi dan trading altcoin cenderung lebih untung, karena ada banyak sentimen yang menggerakannya.

    Tidak ada gunanya berinvestasi terlalu banyak dalam satu aset kripto tunggal. Seperti halnya saham, sebarkan dana di antara berbagai aset kripto. Ini berarti investor tidak mengambil risiko yang tinggi, jika salah satu dari mereka jatuh nilainya terutama karena harga pasar dari investasi ini sangat fluktuatif.

    Baca juga: Tokocrypto Market Signal 7 Juli 2022: Kripto Bergerak Hijau

    5. Tetap Tenang dan Jangan panik

    Ini mungkin tampak sederhana, tapi sulit dilakukan. Mengelola emosi selama bear market tidak semudah kedengarannya. Faktanya, ini sering digambarkan sebagai hal yang paling sulit untuk dikuasai ketika mempelajari cara berinvestasi kripto secara profesional.

    Ilustrasi sukses investasi aset kripto.
    Ilustrasi sukses investasi aset kripto.

    Langkah penting adalah menyadari bahwa ketakutan dan keserakahan adalah motivator yang kuat dan sering kali dapat menyebabkan pengambilan keputusan cepat yang berakhir dengan kehilangan keuntungan. Memiliki rencana konkret, sebelum melakukan investasi dapat menghasilkan keuntungan.

    Pergerakan market kripto sangat fluktuatif, sehingga investor mungkin frustasi, jika melewatkan kesempatan untuk membeli di saat harga penurunan kali ini. Pastikan untuk memilih strategi berinvestasi dengan tepat, kemudian menyimpan sejumlah modal sebagai cadangan untuk tetap tenang saat bear market yang berkepanjangan.

    6. Ikut Promo dari Tokocrypto

    Untuk tetap untung saat bear market, Tokocrypto membebaskan biaya trading Bitcoin dengan pairing fiat untuk seluruh penggunanya. Benefit ini bisa didapatkan langsung dengan mudah.

    Program Zero-Fee Bitcoin Trading ini bisa digunakan untuk seluruh pengguna Tokocrypto. Promo ini berlaku untuk perdagangan dengan pairing BTC yang dapat nikmati mulai 8 Juli 2022.

    Ilustrasi program program Zero-Fee Bitcoin Trading di Tokocrypto
    Ilustrasi program program Zero-Fee Bitcoin Trading di Tokocrypto.

    Ada 6 spot trading pairs yang dibebaskan untuk biayanya mulai dari BTC/BIDR, BTC/BUSD, BTC/DAI, BTC/TUSD, BTC/USDC dan BTC/USDT. Syarat untuk mendapatkan gratis trading fee Bitcoin, pengguna Tokocrypto harus menyelesaikan verifikasi KYC (Know Your Costumer) Level 1.

    Tidak hanya itu, Tokocrypto juga meluncurkan fitur baru, yaitu TKO Trading Fee, di mana pengguna bisa membayar biaya trading menggunakan TKO dan mendapatkan diskon sebesar 25%. Hadirnya fitur TKO Trading Fee yang memberikan keuntungan untuk para holders TKO.

    Dengan fitur TKO Trading Fee, pengguna Tokocrypto tidak akan dipusingkan lagi dengan biaya trading fee, sehingga bisa dapat keuntungan yang maksimal. Diskon trading fee ini bisa digunakan semua pengguna dengan berbagai pilihan aset kripto.

    Untuk mengetahui informasi lebih lengkap terkait program Zero-Fee Bitcoin Trading bisa simak di link ini dan TKO Trading Fee di link ini.

    Baca juga: Bitcoin Turun Lagi, Justru Berpotensi Naik Drastis



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tips Kelola Gaji untuk Investasi Aset Kripto Biar Cuan

    Jelang akhir bulan, kebanyakan orang mengalami kesulitan mengatur finansial saat menerima gaji. Mereka terkadang dihadapkan pada tuntutan memenuhi kebutuhan harian atau investasi. Alhasil seringkali investasi dinomorduakan karena dianggap tidak penting dan tak cocok untuk pekerja bergaji upah minimum regional (UMR).

    Melihat kondisi seperti itu, Tokocrypto menggelar promo #SiapLebihCuan bareng GoPay yang dapat membantu masyarakat untuk tetap bisa memenuhi kebutuhan harian dan berinvestasi secara bersamaan. Aset kripto kini jadi alternatif paling menarik sebagai pilihan investasi. 

    “Salah satu alasannya dengan modal yang relatif kecil, kita sudah bisa investasi di aset kripto. Profit bisa cukup baik dalam jangka panjang, sehingga menjanjikan untuk masa depan. Investasi kripto sendiri mudah diakses dan sudah legal serta resmi di Indonesia,” kata VP Marketing Tokocrypto, Aditya Raflein.

    Tidak ada kata terlambat untuk memulai investasi aset kripto. Menurut Raflein, industri aset kripto masih baru dan akan terus tumbuh di Indonesia. “Memerlukan waktu yang panjang untuk adopsi massal. Keuntungan menjadi yang awal adalah, peluang untuk memperoleh profit masih cukup besar.”

    hasil konservi bitcon dalam bentuk rupiah

    Ilustrasi tips investasi aset kripto saat gajian.

    Oleh karena itu sebelum terjun berinvestasi aset kripto, terlebih saat momen gajian, calon investor harus menyiapkan hal-hal berikut ini terlebih dahulu. 

    1. Tentukan tujuan investasi

    Tujuan keuangan setiap orang tidak pernah sama dengan lainnya. Perlu dipertimbangkan target keuangan sejak dini agar pengelolaannya dapat dilakukan dengan baik. Seperti menentukan target dalam kurun waktu tertentu untuk menyiapkan dana pendidikan, pensiun atau lainnya.

    Calon investor juga harus tentukan terlebih dahulu skala prioritas dari target investasi yang sudah dibuat. Tujuannya adalah memudahkan membagi pengelolaan keuangan dan menghindari sifat serakah yang bisa akibatkan kerugian.

    Baca juga: Begini Cara Investasi Bitcoin dan Konversi ke Rupiah

    2. Kelola pengeluaran yang optimal 

    Setelah mantap untuk berinvestasi, calon investor juga perlu mengelola keuangan agar pengeluaran bisa lebih ditekan. Tahan berbagai godaan untuk berbelanja kebutuhan yang tak begitu penting dan mendesak. Dengan begitu, dana yang bisa digunakan untuk berinvestasi menjadi lebih banyak.

    Soal tata kelola keuangan, bisa membagi besaran gaji yang diterima sesuai kebutuhan. Contoh membagi penerimaan gaji ke dalam beberapa pos, 50% kebutuhan hidup, 20% hiburan, 30% tabungan dan investasi. Sesuaikanlah dengan kemampuan finansial masing-masing.

    tampilan chart aset kripto

    Ilustrasi tips investasi saat gajian.

    3. Belajar tentang investasi aset kripto

    Investasi aset kripto itu memiliki risiko yang tinggi, namun bisa memberi imbal hasil yang tinggi pula (high risk, high return). Apa pun jenis asetnya, diharapkan memiliki pengetahuan mengenai aset tersebut, baik secara fundamental maupun analisis.

    Pelajari terlebih dahulu risiko-risiko yang mungkin terjadi dalam investasi aset kripto, sehingga memiliki wawasan atau edukasi yang mumpuni juga jadi lebih matang ketika bertransaksi. Jangan mudah tergiur dengan tawaran dari suatu investasi yang menguntungkan dengan imbal hasil tinggi. Pahami aset kripto yang dipilih, pastikan punya pertimbangan yang matang dalam membuat keputusan jual-beli aset.

    “Lakukan analisa fundamental dengan mempelajari aset sebelum berinvestasi, serta melakukan analisa teknikal untuk menentukan waktu yang tepat dalam membeli, menjual atau take profit aset. Pastikan selalu riset dan buat keputusan yang matang,” kata Raflein.

    Baca juga: 8 Cara Mudah Cuan dari Kripto 

    4. Siapkan perencanaan investasi

    Setelah tahu apa tujuan dan paham mengenai investasi aset kripto, bisa buat perencanaan agar tidak memberatkan keuangan dan pemenuhan kebutuhan lainnya. Alokasi dana investasi bisa ditentukan sesuai kemampuan dan profil risiko. Penting untuk menggunakan uang ‘dingin’, bukan untuk keperluan sehari-hari atau lainnya. Jadikan investasi masuk dalam pengeluaran rutin dan harus dilakukan displin.

    Investor saat menerima gaji bisa siapkan dana tidak terlalu besar untuk membeli aset kripto. Ada strategi DCA (dollar cost average), di mana membeli aset sedikit demi sedikit secara rutin. Strategi ini cocok untuk investasi jangka panjang. Nanti tanpa disadari, setelah kurung waktu tertentu, nilai aset sudah lebih tinggi.

    Ilustrasi sukses investasi aset kripto.

    Ilustrasi sukses investasi aset kripto.

    5. Manfaatkan promo

    Untuk memperbesar keuntungan, investor bisa memanfaatkan program promo yang memberikan potongan harga atau cashback saat ingin menginvestasikan dananya. Seperti program yang digelar oleh Tokocrpto #SiapLebihCuan bareng GoPay.

    Pengguna setia dan baru GoPay bisa mendapatkan banyak cashback hingga Rp 80.000 yang akan dibagikan selama periode 25 Februari sampai 2 Maret 2022. Tidak hanya itu, investor juga bisa mendapatkan gratis ekstra 2 token TKO bagi pengguna baru Tokocrypto yang menyelesaikan KYC (Know Your Costumer).

    “Program #SiapLebihCuan bareng GoPay ini bisa dimanfaatkan baik oleh pengguna Tokocrypto yang baru ingin atau sudah berinvestasi aset kripto. Kami terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang terbaik dan mengapresi kepada payment partner atas terjalinnya kerja sama selama ini untuk mendukung ekosistem keuangan yang inklusif dan bermanfaat bagi pengguna,” kata Raflien. 

    Baca juga: Tips Cari Cuan Investasi Aset Kripto di Kala Market Anjlok

    Untuk informasi lengkap mengenai program #SiapLebihCuan bareng GoPay bisa kunjungi link ini atau akses situs www.tokocrypto.com.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 3 Tips Investasi di Australia dari Raja Properti Sydney Berdarah RI


    Jakarta

    Melakukan investasi dan bisnis bisa menjadi ladang cuan, apalagi kalau dilakukan di luar negeri. Namun, untuk bisa meraup keuntungan dengan berbisnis di luar negeri tidak semudah membalikkan telapak tangan.

    Pebisnis properti sekaligus bos One Global Capital, Iwan Sunito, membagikan tips untuk investasi dan bisnis di Australia. Ia sudah berkecimpung di bisnis properti Australia selama hampir 30 tahun.

    Setelah empat dekade bermukim di Sydney, Iwan mengakui bahwa Australia memberikan peluang besar bagi mereka yang berani mengambilnya.


    Setelah mempertimbangkan berbagai pilihan investasi di Asia Pasifik seperti Vietnam hingga Malaysia, dia meyakini Australia adalah pilihan terbaik dari segi stabilitas, keamanan, aksesibilitas, serta potensi ekonomi jangka panjang.

    Nah, berikut ini beberapa tips untuk calon investor dan pebisnis di Australia dari Iwan Sunito dalam keterangan yang diterima oleh detikcom.

    1. Temukan Bisnis yang Ingin Dikembangkan

    Calon investor bisa memilih berinvestasi pada bidang yang membuatnya antusias dan ingin memperdalam pengetahuan. Seperti mahasiswa yang bekerja untuk meningkatkan keterampilan hingga akhirnya mampu membuka bisnis sendiri. Mulailah dari bisnis kecil dan bertumbuhlah perlahan.

    2. Cari dan Investasikan pada Bisnis yang Memiliki Skala dan Keahlian

    Ikuti tren investasi yang terbukti berhasil, seperti investor Jepang yang fokus mencari bisnis yang sudah memiliki skala, keahlian khusus, serta catatan keberhasilan yang terbukti. Jangan coba sendirian karena kompetitor lokal pasti jauh lebih unggul dalam pemahaman pasar lokal yang diperoleh selama puluhan tahun.

    3. Temukan Mitra Bisnis yang Bisa Dipercaya

    Kepercayaan yang kuat hanya bisa dibangun melalui rekam jejak mitra yang transparan selama 10 atau bahkan 20 tahun. Iwan mengaku pernah terburu-buru memasuki joint venture tanpa pengecekan latar belakang yang memadai. Walaupun akhirnya tidak mengalami kerugian finansial, pengalaman tersebut sangat menegangkan karena mitra lokal yang ternyata suka menggunakan jalur hukum untuk mengunci dan menekan mitra bisnisnya.

    Itulah beberapa tips untuk calon investor dan pebisnis yang ingin melebarkan sayapnya di Australia.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com