Tag: tips makan sehat saat puasa

  • 5 Minuman Herbal Ini Ampuh Cegah Kembung Usai Buka Puasa


    Jakarta

    Buka puasa dengan minum es dan yang manis memang menyegarkan, tetapi bisa bikin kembung. Sebagai pilihan lebih sehat, kamu bisa mengonsumsi 5 minuman herbal ini.

    Buka puasa adalah waktu yang dinanti-nantikan umat Muslim. Mereka bisa menghilangkan rasa haus dan lapar dengan menikmati berbagai macam hidangan yang diinginkan.

    Saat berbuka, biasanya banyak yang langsung menikmati minuman es atau minuman yang manis-manis. Jenis minuman seperti ini memang menyegarkan dan menghilangkan rasa haus.


    Namun, kamu perlu mempertimbangkannya lagi. Konsumsi makanan dan minuman yang tidak tepat saat puasa bisa menyebabkan kembung. Sebab, saat puasa tubuh mengalami perubahan kondisi karena pola makan dan tidur yang berbeda.

    Oleh karena itu, penting memerhatikan asupan makanan dan minuman saat sahur dan berbuka. Terutama saat berbuka, ketika kamu memiliki hawa nafsu lebih tinggi dalam menikmati makanan.

    Untuk menghindari perut kembung saat berbuka, coba konsumsi ke 5 minuman herbal ini. Melansir Times of India, berikut daftarnya!

    1. Teh peppermint

    anti pikun dengan teh peppermintKandungan mentolnya bisa merelaksasi sistem pencernaan. Foto: GettyImages/Telegrah

    Minum teh peppermint bisa membantu menenangkan perut. Dengan begitu masalah perut kembung dapat teratasi.

    Di dalam teh ini terdapat mentol yang mampu merelaksasikan otot dalam sistem pencernaan. Hal tersebut yang akhirnya mengurangi gas dan rasa perut tidak nyaman.

    Kandungan mentol ini juga memiliki sifat antiseptik dan antibakteri yang dapat menyeimbangi tubuh dengan cara yang diperlukan.

    Minum teh peppermint juga baik dalam melawan penyakit hingga meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

    Teh peppermint bisa dibuat dengan menggunakan daun teh peppermint segar yang direbus selama 5 sampai 7 menit. Nikmati dalam keadaan hangat.

    2. Minuman jahe lemon

    lemon tea on wooden tableJahe lemon sangat pas dinikmati karena bisa meperkuat sistem pencernaan dan meredakan refluks asam. Foto: iStock

    Jahe dan lemon merupakan dua bahan yang terkenal akan khasiatnya.

    Jahe merupakan jenis herbal yang bisa mengatasi masalah pencernaan. Sedangkan, lemon dapat memperkuat sistem pencernaan. Bahkan, kandungan limonenenya dapat meredakan mulas dan refluks asam.

    Oleh karena itu, menggabungkan jahe dan lemon merupakan hal yang tepat. Minuman ini tidak hanya baik untuk jadi obat pencernaan, tetapi juga membantu alkali tubuh mengurangi keasamannya, sekaligus mempromosikan kesehatan secara keseluruhan.

    Minuman ini bisa dibuat dengan mengkombinasikan perasan jeruk lemon, irisan jahe, madu, dan air.

    Rekomendasi minuman herbal untuk buka puasa lain bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Teh chamomile

    Healthy chamomile tea poured into white cup. Teapot and spoon, glass jar of daisy medicinal herbs.Teh chamomile baik untuk menenangkan sistem pencernaan. Foto: iStock

    Teh chamomile terkenal dengan efek yang menenangkan untuk sistem pencernaan. Teh ini juga dapat meredakan peradangan dalam saluran pencernaan, serta mengurangi keasaman dan rasa tidak nyaman terkait perut kembung.

    Teh chamomile juga memiliki senyawa antispasmodik yang dapat meredakan gejala gangguang pencernaan.

    Kamu bisa membuat teh chamomile sendiri, dengan merebus bunga chamomile kering dalam air panas selama 5-10 menit.

    4. Teh cinnamon

    teh herbalMinum teh cinnamon juga baik untuk kontrol lonjakan gula darah. Foto: Getty Images/iStockphoto/margouillatphotos

    Daripada menikmati teh hangat biasa, lebih baik menikmati teh herbal dari kayu manis (cinnamon) ini.

    Kayu manis dikenal dengan sifat anti-inflamasi yang mampu mengontrol lonjakan gula darah. Minum teh kayu manis setelah buka puasa juga mampu menstabilkan kadar gula darah hingga mencegah kembung.

    Kandungan di dalam kayu manis juga dapat membantu metabolisme lemak dalam proses pencernaan.

    5. Teh biji ketumbar

    Minuman ini mungkin terdengar aneh, tetapi kamu bisa mendapatkan khasiat baik dengan mengonsumsinya.

    Biji ketumbar dikenal tinggi antioksidan yang secara tradisional sering dipakai untuk mengatasi masalah pencernaan.

    Dengan merebus biji ketumbar, itu akan menciptakan jamu-jamuan yang dapat mengurangi keasaman dan kembung setelah makan.

    Untuk membuat teh biji ketumbar, kamu hanya perlu merebus biji di dalam air panas. Tunggu sampai mendidih selama 5-10 menit, aduk, dan sajikan. Nikmatilah saat masih hangat.

    (aqr/adr)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Anna Pelzer

  • Ngantuk Setelah Buka Puasa? Ternyata Ini Pemicunya!


    Jakarta

    Waktu berbuka puasa selalu ditunggu umat Muslim. Namun, pernahkah kamu merasakan ngantuk setiap kali selesai berbuka? Ternyata ini pemicunya!

    Menjalani ibadah puasa pasti sedikit banyak mengubah pola makan. Mengingat waktu makan menjadi singkat, hanya bisa makan di waktu berbuka sampai sahur.

    Ketika waktu berbuka puasa tiba, banyak orang yang merasa ngantuk. Alhasil ibadah solat Maghrib, Isya, dan Tarawih pun bisa tertinggal.


    Secara umum, rasa ngantuk usai makan adalah hal yang normal dan tidak menimbulkan kekhawatiran. Namun, kondisi ini bisa mengganggu karena menyebabkan rasa malas.

    Dikutip dari Arabia Weather (22/02/24) ini penyebab rasa kantuk usai buka puasa:

    1. Kebutuhan usus untuk proses pencernaan

    Cara Atasi Ngantuk Usai MakanNgantuk usai makan Foto: Getty Images/iStockphoto/gpointstudio

    Menurut para ahli, ngantuk setelah buka puasa disebabkan oleh kebutuhan usus akan darah dalam jumlah besar untuk membantu proses pencernaan.

    Mengutip Medical News Today, rasa lelah dipicu oleh pelepasan lebih banyak serotonin setelah makan. Serotonin adalah senyawa kimia yang berperan dalam mengatur tidur.

    2. Makanan kaya protein dan karbohidrat

    Mengonsumsi makanan yang tinggi protein juga bisa jadi pemicunya. Makanan tinggi protein umumnya mengandung banyak Asam amino triptofan sehingga membantu memproduksi triptofan.

    Sementara itu, karbohidrat berperan membantu tubuh menyerap triptofan tersebut. Oleh karenanya, mengonsumsi makanan yang kaya protein dan karbohidrat bisa bikin ngantuk.

    3. Tanda penyakit

    penelitian ngantuk sesudah makanNgantuk setelah makan bisa jadi tanda penyakit. Foto: Getty Images

    Dikutip dari Healthline, dalam beberapa kasus, rasa lelah setelah dan mengantuk setelah makan secara terus menerus merupakan tanda adanya masalah kesehatan.

    Misalnya adanya penyakit diabetes, alergi terdapat beberapa komponen makanan, tiroid, hingga anemia yang bisa berisiko bagi kesehatan.

    4. Tips buka puasa

    Untuk menghindari rasa ngantuk setelah sarapan pagi dan sekaligus bisa meningkatkan energi dan vitalitas tubuh ada beberapa tips yang bisa diikuti.

    Untuk pola makan, sebaiknya hindari asupan gula berlebih yang meningkatkan insulin dalam darah. Pilihlah makanan sehat untuk mengurangi rasa ngantuk.

    Disarankan untuk berbuka puasa dengan kurma dan air putih, lalu solat Maghrib. Baru kemudian dilanjut dengan makan malam. Kamu bisa mengawalinya dengan sup.

    Selain itu, tambah asupan vitamin dan serat dengan mengonsumsi sayuran dan buah. Kamu juga bisa mengimbangi pola makan dengan berolahraga.

    (raf/odi)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Anna Pelzer

  • 5 Cara Mudah Agar Berat Badan Cepat Turun dari Ahli Gizi


    Jakarta

    Menjalani diet ketat tetap bisa menyenangkan dengan beberapa cara mudah ini. Salah satunya dari kebiasaan sarapan hingga minum jus buah.

    Menurunkan berat badan tetap bisa dilakukan dengan santai dan tanpa menyiksa. Kebisaan kecil ini bisa diterapkan agar berat badan lebih cepat turun.

    Susah-susah gampang, menurunkan berat badan bisa dilakukan dengan berbagai cara dan metode diet yang tak terhitung jumlahnya. Agar berat badan lebih cepat turun, tapi tidak terasa tersiksa hingga kelaparan, diet bisa diimbangi dengan mengubah kebiasaan makan sehari-hari.


    Menurut ahli gizi Kathleen M. Zelman, ia menjelaskan ada beberapa tips mudah agar diet bisa dilakukan tanpa menyiksa. Bahkan jika diterapkan secara rutin, bisa membantu penurunan berat badan lebih cepat.

    Dilansir dari WebMD dan berbagai sumber (28/03), berikut lima kebiasaan diet tanpa nyiksa yang bisa ditiru agar berat badan cepat turun.

    1. Trik Makan Sayur

    5 Fakta Diet Dopamin, Diet yang Bikin Langsing dan BahagiaMakan sayur. Foto: Getty Images/iStockphoto/Happycity21

    Agar tubuh tetap sehat meski tengah diet, konsumsi sayur dan buah yang bernutrisi tentu memegang peranan penting. Banyak sayur yang mengandung kalori rendah tapi kandungan vitamin dan nutrisinya tetap sehat.

    Kalau belum terbiasa makan sayuran, coba letakan sayur di bagian tengah piring. Sementara lauk lainnya bisa ditaruh di pinggir piring, sesuai saran dari ahli gizi Barbara Rolls.

    “Bisa juga memulai makan sayur lebih dulu atau sup dengan kuah kaldu yang bening. Tentunya diet akan menjadi lebih sehat dengan vitamin dan mineral. Serta membuat perut lebih kenyang lama,” ungkap Barbara.

    2. Minuman Segar Alami

    ilustrasi jus buah nagailustrasi jus buah. Foto: Getty Images/tashka2000

    Meski tidak makan gorengan atau karbohidrat, tapi jika kebiasaan mengkonsumsi minuman manis masih dilakukan, proses penurunan berat badan juga akan melambat.

    Hal ini disebabkan kalori dalam minuman manis atau minuman kemasan biaanya jauh lebih tinggi, dibandingkan makanan yang digoreng. Jadi jika ingin berat badan cepat turun, hindari minuman manis.

    Ganti minuman dengan perbanyak konsumsi air putih agar tubuh tetap terhidrasi. Kemudian bisa juga buat jus dari buah dan sayur sendiri, tanpa campuran gula dan pemanis lainnya.

    3. Wajib Tetap Makan

    Diet Lebih Efektif dengan Pola Makan Tepat, Ini Rahasianya!Diet Lebih Efektif dengan Pola Makan Tepat, Ini Rahasianya! Foto: Getty Images/iStockphoto/Daria Kulkova

    Karena sedang diet bukan berarti tidak makan sama sekali. Menurut ahli Gizi Brian Wansink, saat diet justru penting untuk makan namun yang perlu diperhatikan adalah porsi dari setiap makanan yang disantap.

    Biasakan makan dengan porsi yang lebih sedikit dari sebelumnya. Agar tidak repot, bisa pilih makan di piring yang lebih kecil atau mangkuk yang lebih kecil, agar porsi makanan yang disantap lebih terkontrol dan tidak berlebihan.

    4. Jangan Lewatkan Sarapan

    Menu sarapan sehatMenu sarapan sehat Foto: Getty Images/iStockphoto

    Sederhana tapi sering dianggap sepele. Kebiasaan sarapan di pagi hari saat diet, ternyata berpengaruh pada proses penurunan berat badan.

    “Banyak orang berpikir bahwa melewatkan sarapan merupakan cara terbaik untuk memangkas kalori. Padahal mereka akan makan lebih banyak sepanjang hari, karena rasa lapar,” jelas ahli gizi Elizabeth Ward.

    Elizabeth juga menunjukkan bahwa ada banyak penelitian yang menyimpulkan bahwa orang yang rajin sarapan, memiliki kadar BMI atau masa indeks tubuh yang lebih rendah. Dibandingkan mereka yang sering melewatkan makan pagi.

    5. Jam Terakhir Makan

    Benarkah Makan di Atas Pukul 7 Malam Bikin Gemuk? Ini PenjelasannyaMakan malam. Foto: Ilustrasi iStock

    Saran dari ahli gizi Elaine Magee, agar berat badan cepat turun dan program diet tidak terbayang-bayang dengan makanan enak yang justru bikin orang merasa tersiksa. Sebaiknya tentukan kapan waktu terakhir kita makan.

    “Ketika sudah mengatur kapan waktu terakhir kita boleh makan. Hal ini akan menghindari kita dari kebiasaan ngemil di malam hari,” jelasnya.

    Untuk makanan penutup setelah makan malam, Elaine menyarankan untuk mencari alternatif yang lebih sehat. Seperti secangkir teh hangat, atau yogurt dingin yang menyegarkan. Jangan lupa gosok gigi untuk menghilangkan keinginan ngemil dan makan di tengah malam.

    (sob/odi)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Anna Pelzer

  • Hati-hati! Kurang Minum Air Putih Selama Puasa Picu 7 Hal Ini


    Jakarta

    Memenuhi kebutuhan air putih harian penting dilakukan agar terhindar dari masalah kesehatan, termasuk ketika berpuasa. Jika kurang minum air putih, waspadai 7 hal ini yang bisa terjadi.

    Air putih memiliki peran besar untuk kesehatan karena membuat fungsi-fungsi tubuh berjalan normal. Air putih mampu melindungi kesehatan otak hingga bantu tubuh mengeluarkan kotoran lewat urin.

    Karenanya kebutuhan minum air putih setiap hari tidak boleh disepelekan. Anjuran yang umum adalah 8 gelas per hari, meski jumlah ini relatif pada beberapa orang karena ada yang disarankan hingga 15 gelas per hari, bergantung pada kondisi tubuh.


    Selama puasa, kebutuhan air putih harian bisa dipenuhi saat sahur dan buka puasa. Jangan sampai kamu merasakan efek samping dari kurang konsumsi air putih.

    Mengutip Eat This, Not That (8/5), ahli gizi Melissa Rifkin mengungkap sejumlah hal yang bakal terjadi jika tubuh kalau kamu kurang minum air putih. Berikut daftarnya:

    1. Lebih cepat lapar

    Jika kamu cepat lapar selama puasa, bisa jadi karena kurang minum air putih atau kurang asupan cairan. Pasalnya, ketika dehidrasi, tubuh memberi tanda lapar untuk mengonsumsi makanan berpati atau makanan gurih yang bisa menahan air di dalam tubuh.

    Usahakan minum air putih yang cukup saat buka puasa hingga waktu sahur tiba. Tak perlu sekaligus banyak, kamu bisa mengonsumsinya dibagi dalam beberapa waktu.

    2. Berisiko sakit kepala

    Tidak ada satupun orang yang mau mengalami sakit kepala mengganggu, apalagi di tengah aktivitas. Hal ini bisa dicegah dengan menghidrasi tubuh. Coba cukupi kebutuhan minum air putih selama puasa untuk menghindari pusing akibat dehidrasi.

    3. Alami sembelit

    Apakah Kopi Bisa Mengatasi Sembelit? Berikut FaktanyaFoto: Getty Images/iStockphoto/yipengge

    Efek kurang minum air putih dan kurang cairan juga terlihat pada sistem pencernaan. Besar kemungkinan kamu sembelit karena kurang cairan bakal memperlambat proses ekskresi lewat Buang Air Besar (BAB).

    Jikapun ada keinginan BAB, maka kotoran yang keluar bisa jadi keras sehingga menimbulkan rasa tak nyaman. Kunci menghindari hal ini, mencukupi kebutuhan minum air putih harian selama puasa.

    4. Mudah lelah

    Jangan sepelekan kondisi mudah lelah, tidak berenergi, atau tidak bersemangat sepanjang hari. Ini bisa jadi tanda kalau tubuh kurang cairan.

    Alih-alih selalu mengandalkan asupan minuman manis saat sahur dan buka puasa, coba minum air putih untuk mengatasinya. Cairan ini lebih bagus karena tidak bersifat diuretik (menyebabkan sering buang air kecil) seperti minuman berkafein.

    Selengkapnya di halaman selanjutnya.

    5. Risiko ‘heatstroke’ semakin besar

    heatstrokeFoto: Thinkstock

    Heatstroke atau serangan panas terjadi akibat cuaca panas yang membuat tubuh tidak dapat mengontrol suhu badan. Suhu badan meningkat dengan cepat hingga 41° C dalam 10 sampai 15 menit dan tubuh sudah tidak dapat mengeluarkan keringat.

    Kondisi ini membahayakan tubuh dan bisa dicegah dengan rajin minum air putih. Jika sudah dalam tahap yang amat berbahaya, segera ke dokter karena heatstroke tak bisa disepelekan.

    6. Metabolisme tubuh melambat

    Mencukupi kebutuhan air putih punya banyak manfaat, termasuk membantu usaha penurunan berat badan. Jika kondisi ini tidak tercapai, metabolisme tubuh bakal melambat yang berarti tujuan diet bakal lebih sulit tercapai.

    Peneliti mengungkap dengan menambah asupan air putih 1,5 liter per hari bisa membantu seseorang membakar total 17.400 kalori sepanjang tahun. Hal ini sangat membantu mereka yang sedang berdiet.

    7. Sulit fokus

    Hal lain yang bakal terjadi saat kamu kurang minum air putih adalah sulit fokus. Hal ini lantaran otak manusia 80% terdiri dari air. Dehidrasi bakal mempengaruhi daya ingat dan rentang fokus seseorang, menurut penelitian.

    Faktanya, tingkat dehidrasi yang lebih parah menunjukkan gejala neurologis yang lebih serius, seperti kebingungan dan delirium.

    Artikel ini sudah tayang di detikfood dengan judul “7 Hal yang Terjadi pada Tubuh Kalau Kurang Minum Air Putih”

    (adr/odi)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Anna Pelzer

  • 4 Tips Makan Sahur untuk Penderita GERD agar Puasa Lancar


    Jakarta

    Penderita GERD perlu memperhatikan asupan makanan sehari-hari, termasuk saat sahur dan buka puasa. Coba tiru 4 tips makan sahur dari dokter ini agar puasa lancar dan penyakit tidak kambuh.

    Asupan sahur penting diperhatikan oleh penderita gastroesophageal reflux disease (GERD). Jika salah mengonsumsi makanan, bukan tidak mungkin gejala GERD muncul hingga menyebabkan ketidaknyamanan.

    Dokter spesialis penyakit dalam konsultan gastroenterologi dan hepatologi Ari Fachrial Syam menyebut, santap sahur fungsinya mirip dengan sarapan. Oleh karena itu, Anda dilarang melewatkan santap sahur selama berpuasa.


    “Sahur itu sangat penting. Jangan karena malas bangun, terus Anda sengaja melewatkan sahur. Jangan sampai begitu,” kata Ari dalam webinar yang digelar FK UI terkait GERD saat puasa Ramadhan, Jumat (31/3).

    Orang dengan GERD juga tak boleh sembarangan memilih menu sahur. Jika salah langkah, penyakitnya bisa kambuh.

    “Jadi tidak boleh asal sahur saja, misal makanan sahurnya tidak dijaga, jadi sama saja. Sahur atau tidak sahur kalau salah langkah, ya, GERD kambuh juga,” kata dia.

    Lantas, bagaimana tips menjalani sahur bagi penderita GERD agar tidak kambuh?

    1. Hindari makanan berlemak

    Makanan berlemak seperti gorengan atau sesuatu berkuah santan memang enak. Tapi, jenis makanan ini harus dihindari saat sahur sebab bisa meningkatkan asam lambung beberapa jam setelah dikonsumsi.

    2. Jangan makan makanan asam

    kombinasi yogurt yang pas di lidah.Makanan asam seperti yogurt sebaiknya dihindari penderita GERD. Foto: Getty Images/iStockphoto/

    Makanan yang mengandung asam juga tidak dianjurkan dikonsumsi saat sahur. Misalnya, perasan jeruk lemon untuk diminum hingga yogurt.

    3. Minum air putih hangat dulu

    Sebelum makan sahur, sebaiknya minum air putih hangat satu gelas terlebih dahulu. Hal ini untuk menetralisir organ tubuh di bagian perut setelah bangun tidur sebelum makan sahur.

    4. Pilih makanan yang direbus

    David Beckham Ungkap Victoria Beckham Hanya Makan Ikan Panggang dan Sayur Rebus Selama 25 Tahun.Konsumsi makanan yang direbus dan dibakar lebih dianjurkan. Foto: iStock

    Alih-alih mengonsumsi makanan berlemak, Ari menyarankan agar Anda memilih makanan yang lebih sehat saat sahur.

    Makanan-makanan tersebut misalnya, sayuran rebus, protein rendah lemak yang dikukus atau dibakar, kemudian makanan yang tidak pedas dan asam.

    “Tidak disarankan juga makanan yang digoreng. Tapi tetap makannya harus seimbang, antara nutrisi dan gizi semua harus terpenuhi,” kata dia menambahkan.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “4 Hal yang Harus Diperhatikan ‘Sobat GERD’ saat Sahur”

    (adr/adr)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Anna Pelzer