Tag: tips trading

  • Berikut Tips Investasi Kripto untuk Pemula Agar Gak FOMO!

    Kepopuleran aset kripto di Indonesia membuat potensi lonjakan harga aset kripto menjadi lebih signifikan. Hal tersebut membuat munculnya banyak investor musiman yang berharap mendapatkan keuntungan dalam waktu singkat. Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini akan membahas tentang tips investasi untuk pemula.

    Yuk, simak artikel ini untuk mengetahui informasi lengkapnya!

    Tips Investasi Aset Kripto bagi Investor Pemula

    Harga aset kripto yang memiliki volatilitas tinggi membuat sebagian orang dapat meraup keuntungan dalam waktu yang singkat. Akan tetapi, hal yang perlu diketahui bahwa kemudahan dalam mendapatkan keuntungan dengan waktu singkat juga sebanding dengan besarnya risiko yang akan didapatkan.

    Berikut tips investasi yang dapat digunakan bagi pemula untuk memulai investasi aset kripto, yaitu

    • Gunakan Uang Dingin untuk Investasi

    Saat memutuskan untuk berinvestasi pada aset kripto, diharuskan bagi Anda untuk menggunakan uang dingin, agar apabila terjadi suatu risiko seperti aset yang Anda beli mengalami penurunan harga. 

    Tentunya, kehidupan Anda tidak akan terganggu karena pada dasarnya, uang yang Anda gunakan memang uang yang dialokasikan untuk investasi. Jadi, uang tersebut tidak akan dipakai dalam jangka waktu dekat atau untuk keperluan harian.

    • Tetap Mengontrol Diri, Jangan FOMO

    Tidak jarang, banyak orang yang membeli aset kripto akan tetapi orang tersebut hanya sedikit mengerti atau bahkan sama sekali tidak tahu tentang aset kripto. Hal tersebut sebagian besar terjadi karena FOMO, takut ketinggalan atau kehilangan peluang keuntungan ketika harga aset kripto mengalami kenaikan.

    Ketika seorang investor mengalami FOMO, tentunya akan menimbulkan konsekuensi yang serius bagi dirinya sendiri. Khususnya kemampuan investor tersebut dalam mengambil keputusan yang objektif, agar dapat meminimalisir risiko yang lebih besar saat melakukan trading.

    Bagi pemula, sangat penting untuk mempelajari aset kripto sebelum memulai investasi pada aset kripto. Belajar mengenai analisis teknikal. Analisis teknik sangat membantu seseorang dalam mengumpulkan beberapa informasi yang berguna dalam memprediksi harga aset kripto serta dalam mengambil keputusan yang tepat.

    Tidak adanya otoritas atau aturan dari lembaga lain, harga aset kripto sangat tergantung oleh penggunanya, baik penjual maupun pembeli. Oleh sebab itu, analisis teknis yang tepat sangat diperlukan untuk mendapatkan keuntungan melalui trading aset kripto.

    • Pandai Memanfaatkan Promo

    Pemula juga harus pintar dan jeli dalam memanfaatkan promo yang terdapat di exchanger pilihan. Saat ini Tokocrypto sedang mengadakan promo 0% fee maker untuk seluruh nasabahnya yang telah menyelesaikan verifikasi KYC Level 1. Promo ini dimulai pada 15 Juni 2021 pukul 09.00 WIB hingga 30 Juni 2021 pukul 18.59 WIB.

    Istilah “maker” merujuk pada seseorang yang melakukan pesanan (pembelian) yang masuk ke buku pesanan, setiap perdagangan berikutnya yang berasal dari pesanan tersebut akan masuk ke dalam kategori “maker”. Pesanan tersebut akan menambah volume pada buku pesanan yang membantu untuk “membuat pasar”.

    Promo ini berlaku untuk perdagangan dengan pairing BIDR. Pairing BIDR yang tersedia diantaranya, yaitu BNB/BIDR, BTC/BIDR, BUSD/BIDR, DOGE/BIDR, DOT/BIDR, ETH/BIDR, MATIC/BIDR, SXP/BIDR, TKO/BIDR, USDT/BIDR, dan ZIL/BIDR .

    Harga Aset Kripto Turun? Jangan Panik!

    Ketika harga aset kripto mengalami penurunan akan membuat trader panik khususnya bagi trader pemula, cobalah untuk menenangkan diri dan tidak perlu terlalu panik. Penurunan harga aset kripto merupakan hal yang umum terjadi, mengingat kondisi pasar yang memang volatil. 

    Oleh sebab itu, pemula diharuskan untuk memiliki pemahaman fundamental serta yakin akan potensinya di masa depan terhadap koin yang dipilih sebelum memulai untuk investasi aset kripto

    Analisis fundamental sangat diperlukan untuk evaluasi faktor yang dianggap dapat mempengaruhi nilai aset kripto. Hal tersebut dilakukan agar dapat memahami nilai sebenarnya dari sebuah aset.

    Bagi Anda, trader pemula yang masih kebingungan dalam menentukan platform atau exchanger untuk memulai investasi aset kripto. Anda dapat memilih Tokocrypto sebagai sarana berinvestasi. Tokocrypto telah terdaftar secara resmi di BAPPEBTI dan Tersertifikasi ISO 270001. Yuk, mulai investasi dan nikmati trading dengan promo 0% Fee Maker di Tokocrypto!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Simak Tips Trading Crypto Berikut Agar Makin Cuan

    Salah satu tips trading crypto agar Anda bisa mendapatkan keuntungan tambahan adalah dengan mengikuti acara yang sedang diselenggarakan oleh Tokocrypto. Melalui acara tersebut, Anda berkesempatan untuk memperoleh keuntungan tambahan aset kripto. Yuk, simak selengkapnya!

    Keuntungan Tambahan dari Trading Kripto

    Melakukan deposit BIDR dan membeli aset kripto pilihan dengan BIDR yang telah dideposit, merupakan hal yang pertama dilakukan bagi seorang trader yang ingin memulai trading kripto. 

    Umumnya keuntungan yang didapat oleh  seorang trader dari aktivitas trading, ketika menjual aset kripto disaat aset kripto mengalami tren kenaikan harga. Namun, trader juga bisa mendapat keuntungan tambahan berupa aset TKO. Bagaimana caranya? bisa saja jika trader mengikuti dan menyelesaikan daily task yang diadakan oleh Tokocrypto.

    Saat ini Tokocrypto sedang menyelenggarakan program Daily Task dengan hadiah giveaway TKO. Bagi trader yang melakukan pembelian aset kripto TKO dengan nominal berapapun untuk trading serta menukarkan BIDR dengan koin pilihan berkesempatan untuk mendapatkan hadiah TKO. Tentunya, keuntungan tambahan yang didapat dapat dijadikan modal dalam kegiatan trading.

    Syarat dan Ketentuan Daily Task Tokocrypto

    Tentunya terdapat syarat dan ketentuan yang berlaku dalam menyelesaikan daily task yang diadakan oleh Tokocrypto. Berikut syarat dan ketentuan yang perlu Anda perhatikan saat menyelesaikan daily task:

    1. Misi harian hanya diperuntukan untuk pengguna yang telah menyelesaikan KYC tingkat 1
    2. Semua misi harian akan terulang pada jam 00:00 waktu JKT (Waktu Indonesia bagian Barat)
    3. Setiap pengguna hanya dapat menyelesaikan sebanyak 4 (empat) daily task, masing-masing satu kali di setiap harinya.
    4. Ketika misi baru ditambahkan, misi lama akan secara otomatis menjadi kadaluarsa (tidak berlaku lagi).
    5. Hadiah akan Anda dapatkan setelah misi terselesaikan.
    6. Hadiah akan otomatis masuk pada halaman ‘Riwayat Distribusi’ setelah Anda melakukan klaim hadiah.
    7. Apabila Anda tidak melakukan klaim hadiah, hadiah akan otomatis hangus pada keesokan harinya.
    8. Setiap harinya terdapat 800 TKO yang dapat diperebutkan oleh seluruh nasabah Tokocrypto.

    Tips Saat Melakukan Daily Task

    Untuk menyelesaikan daily task dari Tokocrypto, tentunya diperlukan strategi agar Anda dapat dengan mudah menyelesaikan dan memperoleh keuntungan. Berikut tips yang dapat Anda gunakan saat melakukan daily task:

    • Mengalihkan Dana “latte factor” dengan Menyetor BIDR

    Bagi Anda yang belum mengetahui, latte factor sendiri adalah berbagai pengeluaran kecil yang rutin dilakukan tanpa Anda sadari, contohnya seperti berbelanja cemilan, membeli air mineral kemasan, biaya saat melakukan transfer antar bank, hingga biaya top-up uang elektronik. 

    Tentunya, pengeluaran kecil sehari-hari ini tidak begitu penting, akan tetapi sudah menjadi kebiasaan sehingga cukup sulit dihilangkan. Namun, Anda bisa mengalokasikan latte factor tersebut untuk melakukan setoran BIDR melalui akun Bank Anda, alih-alih dana Anda berkurang justru Anda memperoleh hadiah berupa tambahan aset kripto TKO.

    • Menukarkan BIDR ke TKO, BNB, dan DOGE

    Disarankan untuk Anda melakukan penukaran BIDR ke salah satu koin (TKO, BNB, DOGE) di setiap harinya untuk memperoleh hadiah. Anda bisa membuat catatan/note pada ponsel Anda, agar Anda tidak melewatkan penukaran BIDR.

    • Mengajak Teman Setiap Harinya

    Anda dapat mengajak 2 (dua) hingga 3 (tiga) teman Anda untuk mendaftarkan akun Tokocrypto menggunakan kode referral Anda. Setelah teman Anda menyelesaikan proses pendaftaran menggunakan kode refferal Anda, Anda akan diberikan hadiah berupa aset TKO.

    Keuntungan yang didapat setelah melakukan deposit dan trading TKO merupakan salah satu tips trading crypto untuk memperoleh keuntungan lebih dari kegiatan trading. Ayo, mulai trading TKO untuk menyelesaikan daily task dari Tokocrypto dan menangkan 800 TKO di setiap harinya!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Begini 6 Cara Trading yang Simple tapi Untung Terus

    Di era modern dengan tingkat perkembangan teknologinya yang semakin maju, ada banyak kegiatan untuk mendapatkan penghasilan. Salah satu kegiatan yang dapat dilakukan untuk mendapatkan penghasilan adalah dengan melakukan trading. Untuk pemula, kita perlu belajar cara trading yang simple tapi menguntungkan.

    Banyak orang memasuki dunia trading dengan harapan bisa menghasilkan banyak uang dengan cepat. Namun, kenyataannya tidak selalu demikian. Seringkali, orang yang mencoba menghasilkan uang melalui trading akhirnya kehilangan uang.

    Ini karena mereka tidak memiliki rencana atau strategi yang solid. Mereka juga tidak tahu bagaimana mengelola uang mereka dengan benar.

    Belajar trading bisa sangat membingungkan karena ada banyak hal yang perlu dipelajari. Oleh karena itu, agar memulai dengan benar kita perlu melihat terlebih dahulu cara trading yang simpel tapi menguntungkan.

    Simak penjelasannya di bawah ini.

    1. Pilih Instrumen investasi

    Memilih instrumen investasi membutuhkan strategi. Ada beberapa pilihan, selain forex untuk anda yang ingin melakukan trading yang cepat, ada juga instrumen investasi berupa saham atau aset kripto. Perkembangan teknologi dan volatilitas harga yang tinggi membuat aset kripto menjadi pilihan banyak trader.

    2. Menyusun Trading Plan

    Sebelum anda memulai trading ada baiknya anda menyusun trading plan. Dengan menyusun strategi anda dapat menentukan target keuntungan yang ingin anda raih beserta faktor resikonya. Selain itu, anda juga perlu menyesuaikan modal yang anda miliki. Setelah hal-hal tersebut terjawab, anda bisa memulainya dengan terlebih dahulu menggunakan demo trading. Setelah anda yakin dengan strateginya, anda bisa menerapkanya pada akun riil.

    3. Mulai Transaksi Dari Volume Transaksi Kecil

    Anda sebaiknya memulai transaksi dari volume yang kecil untuk membiasakan diri anda beradaptasi pada situasi pasar. Jangan terlalu bernafsu untuk melakukan transaksi dengan volume yang besar untuk anda para pemula.

    4. Disiplin Waktu

    Anda sebagai trader harus memiliki disiplin waktu yang baik. Anda harus tahu kapan waktu untuk pasar dan kapan anda keluar dari pasar tersebut. Hal tersebut untuk mengetahui kapan pasar bersahabat dengan strategi trading anda atau tidak.

    5. Kontrol Emosi

    Selain disiplin waktu, anda juga perlu untuk mengontrol emosi anda ketika trading. Anda perlu mengontrol emosi rasa takut anda dan mengontrol emosi greedy (rakus) ketika sedang trading, fokus pada tujuan dan strategi anda. Banyak dari trader yang menyepelekan faktor ini, padahal faktor ini adalah salah satu peran untuk mencapai target keuntungan anda.

    6.Perhatikan Manajemen Resiko

    Manajemen risiko sangat penting dalam melakukan trading. Anda perlu menentukan pada poin berapa anda menentukan untuk cut loss (berhenti karena pasar turun) dan kapan untuk memulainya kembali.

    Setelah anda mengetahui hal-hal apa saja yang perlu disiapkan untuk memulai trading yang menghasilkan profit. Anda sudah bisa memulai untuk melakukan trading pada instrumen investasi pilihan anda. Saat ini, komoditi cryptocurrency atau aset kripto menjadi salah satu instrumen investasi pilihan untuk anda, karena nilainya yang terus naik. Sehingga anda dapat menggunakan strategi diatas untuk cara trading anda yang simple tapi untung.

    Selain 6 hal di atas, cara yang satu ini mungkin perlu ada ketahui lagi yaitu, Lending Crypto. Sesuai namanya, lending crypto berarti meminjamkan aset crypto ke platform tertentu.

    Apa yang membedakan lending crypto ini dengan lending tradisional? Point utama yang membedakan adalah proses lending aset crypto ini dilakukan di atas sistem DeFi (Decentralized Finance). DeFi merupakan sistem finansial yang bersifat terbuka, transparan, fleksibel dan tersedia bagi siapa saja tanpa perlu adanya perantara.

    Dengan dihilangkannya perantara di dalam transaksi, maka biaya yang harus dibayarkan akan menjadi lebih rendah karena semua fungsi dilakukan dengan smart contract di public blockchain, maka protokol DeFi bisa menjalankan fungsinya dengan otonom dan tidak ada pekerjaan back-end yang dilakukan oleh manusia.

    Project-project DeFi yang terkenal seperti Compound, MakerDAO, dan Uniswap. Sedangkan DeFi lokal dari Indonesia yang ada saat ini sangat terbatas, salah satunya ada Token TKO, yang menjadi project aset kripto lokal pertama di Indonesia yang mempunyai model token hybrid (gabungan antara CeFi & DeFi).

    Token TKO merupakan token DeFi yang dibangun di atas Binance Smart Chain (BSC) yang merupakan salah satu blockchain dengan tingkat keamanan yang baik dan segera miliki TKO di sini!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tips Investasi Aset Kripto yang Aman Bagi Pemula

    Investasi aset kripto telah booming di Indonesia. Tercatat dari data Bappebti hingga akhir tahun 2022, jumlah investor aset kripto di dalam negeri mencapai 16,7 juta, naik dibandingkan tahun 2021 yang hanya 11,2 juta.

    Peningkatan jumlah investor ini juga membuat masyarakat Indonesia yang belum melirik aset kripto sebagai salah satu portofolio investasinya menjadi tertarik. Namun di sisi lain, investasi atau trading kripto perlu strategi yang cermat untuk bisa mendapat keuntungan. Ingat konsep “high risk, high return.”

    Untuk menjadi investor atau trading yang cermat perlu memperbanyak informasi dan riset agar tidak mudah terkena FOMO (fear of missing out) sehingga membuat keputusan yang salah. Inilah fungsi dari edukasi dan literasi yang digalakan dalam program Bulan Literasi Kripto yang diinisiasi oleh Kemendag, Bappebti, dan ASPAKRINDO.

    Salah satu konten edukasi yang menarik adalah tips investasi atau trading yang baik untuk para pemula. Untuk itu diartikel ini akan membahas beberapa kiat khusus bagi kamu yang ingin memulai investasi atau trading kripto.

    1. Perbanyak Riset atau DYOR

    Sebelum memulai investasi atau trading, ada baiknya kamu memperkaya ilmu dengan informasi yang akurat mengenai aset kripto. Riset adalah langkah awal yang baik untuk memasuki pasar dalam kondisi apa pun.

    Ilustrasi investasi aset kripto.
    Ilustrasi investasi aset kripto. Sumber: Shutterstock.

    Baca juga: 5 Strategi Untung Investasi Kripto saat Sideways Market

    Terlebih kondisi market yang sedang bearish ini, kamu bisa memanfaatkan waktu tersebut untuk melakukan riset. Pelajari kembali berbagai jenis aset kripto yang saat ini tersedia di market atau mencari lebih banyak strategi investasi untuk mengurangi risiko kerugian di masa mendatang.

    Pastikan kamu lakukan analisis mengapa harga turun, dan gali lebih dalam alasannya. Dan tidak lupa untuk melakukan diversifikasi investasi di berbagai aset kripto, jangan fokus pada jenis-jenis kripto tertentu saja.

    2. Rencanakan Trading atau Investasi dengan Matang

    Setelah melakukan riset, kamu bisa membuat perencanaan yang matang terkait tujuan dan stratgei investasi atau trading kripto. Tentukan tujuan investasi, seperti untuk dana pendidikan atau pensiun.

    Kamu bisa mengambil keputusan jual atau beli setelah memiliki rencana yang baik. Jika kamu benar-benar percaya pada perencanaan dan strategi yang dibuat dan telah melakukan riset, tidak perlu khawatir dengan kondisi market.

    Kesalahan umum yang dilakukan pemula adalah panik menjual hanya untuk membeli kembali dengan harga lebih tinggi. Hal tersebut terjadi karena belum memiliki rencana yang baik.

    3. Jangan Gunakan Dana dari Tabungan Utama

    Pastikan kamu memakai dana untuk investasi atau trading tidak menggunakan uang tabungan atau kebutuhan utama. Hal ini akan meningkatkan risiko, apabila terjadi kerugian dan berdampak pada cash flow keuangan kamu.

    Ilustrasi investasi aset kripto.
    Ilustrasi investasi aset kripto. Sumber: Shutterstock.

    Baca juga: Atur Strategi Investasi saat Market Aset Kripto Bearish

    Mungkin bagi sebagian orang investasi aset kripto punya tujuan yang berbeda-beda. Jadi jangan sampai melakukan kesalahan yang sama seperti orang lain dengan faktor risiko yang berbeda tingkatannya.

    Jadi, tetapkan batas berapa banyak kamu berinvestasi dalam aset kripto tertentu dan jangan tergoda untuk berinvestasi dengan lebih banyak uang daripada yang bisa ditanggung, jika mengalami kerugian. Pastikan pengelolaan finasial berjalan baik.

    4. Pilih Koin/token yang Terdaftar di Bappebti

    Bagi investor pemula rekomendasi utamanya tentu perlu fokus pada beberapa project kripto dan aset big cap yang diketahui dengan jelas memiliki potensi jangka panjang, agar dapat bertahan di situasi tren market yang turun atau bearish.

    Investasi atau trading kripto yang aman tentu memilih aset yang terdaftar resmi di Bappebti. Ada 383 jenis aset kripto yang legal. Kemungkinan daftar akan terus bertambah seiring waktu.

    Ini merupakan bentuk peningkatan keamanan investor kripto di Indonesia. Bappbeti terus berinovasi mengikuti perkembangan perdagangan pasar kripto yang terus tumbuh dan memberikan keamanan lebih tinggi kepada investor.

    5. Beli dan Jual Aset Kripto Disaat yang Tepat

    Untuk investor yang memiliki pemahaman dasar atau lebih tinggi tentang analisis teknis, yaitu praktik memprediksi pergerakan harga aset berdasarkan tren, indikator dan pola grafik dimungkinkan untuk menggunakan indikator tertentu untuk mengukur kapan aset telah mencapai titik terendah atau bottom.

    Ilustrasi investasi aset kripto.
    Ilustrasi investasi aset kripto. Sumber: Shutterstock.

    Baca juga: Manfaat Keamanan 2FA Lindungi Akun dan Transaksi Aset Kripto

    Tentu saja, tidak ada indikator yang benar secara mutlak, tetapi sering kali dapat memberi sinyal yang kuat saat harus membeli di saat harga kripto mengalami penurunan. Salah satu, metode yang populer adalah dengan menggunakan indikator Relative Strength Index (RSI), yang bisa menandakan di mana titik oversold dan overbought kripto untuk sinyal bullish dan bearish.

    Apabila kamu kurang memiliki ilmu mengenai analisis teknikal, bisa menggunakan strategi Dollar Cost Averaging (DCA), ini melibatkan pembelian kripto menjadi bagian-bagian yang lebih kecil dan melakukan beberapa perdagangan dari waktu ke waktu.

    6. Pilih Exchange Terpercaya dan Aman

    Satu hal yang paling penting adalah kamu harus memiliki platform investasi atau trading aset kripto yang terpercaya, seperti Tokocrypto. Alasannya, Tokocrypto sudah teregulasi oleh Bappebti dan selalu patuh serta mengikuti ketentuan yang berlaku di Indonesia.

    Di samping itu, Tokocrypto juga sudah mengantongi sertifikasi ISO 27001:2013 (Information Security Management System) dan ISO 27017:2013 (Information Security Management System for Cloud Provider). Sertifikasi ini penting untuk menyediakan teknologi dan layanan perdagangan aset kripto di Indonesia yang selaras dengan aspek kerahasiaan, integritas dan ketersediaan informasi yang dikelola.

    Tokocrypto juga sudah menerapkan sistem keamanan 2FA (Two-Factor Authentication) untuk bertransaksi. Penggunaan fitur 2FA dari Google Authenticator untuk mengamankan akun merupakan hal yang wajib dilakukan oleh pengguna agar keamanan akun dan aset kripto bisa lebih terjaga.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Hashing Adalah Istilah dalam Mining Aset Kripto

    Saat terjun dalam dunia kripto, ada beragam istilah yang perlu Anda ketahui selaku investor aset kripto. Salah satu istilah yang perlu Anda pahami adalah hash atau hashing. Hashing adalah istilah yang digunakan untuk proses penambangan (mining) atau pembuatan aset kripto.

    Cara ini dilakukan agar dapat menciptakan ekosistem transaksi yang aman dan tidak mudah diubah dalam jangka waktu permanen. Lantas, apa itu hashing, apa saja komponen, jenis-jenis, dan penggunaannya? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini!

    Apa Itu Hashing?

    Sebelum beranjak pada pengertian hashing, pahami dahulu apa yang disebut sebagai hash. Hash adalah kode yang dipakai untuk mewakili sebuah pesan, kata, atau data. Kode ini mempunyai dua karakteristik. Pertama, sebuah kode input akan selalu menghasilkan output yang sama. Kedua, sebuah kode hash tidak bisa digunakan untuk mengembalikan output menjadi input.

    Apa Bedanya Hashing dan Encryption?

    Hash sering kali disamakan dengan enkripsi. Padahal, keduanya memiliki arti dan fungsi yang berbeda. Lain halnya dari hash yang hanya dapat bekerja satu arah, enkripsi dapat melakukan fungsinya secara dua arah. Itulah yang menjadi perbedaan mendasar antara enkripsi dan hash.

    Di sisi lain, hashing adalah proses memasukkan rumus matematika sebagai input agar dapat menghasilkan satu output yang sama untuk setiap input tersebut. Rumus matematika yang digunakan dalam proses hashing ini kemudian disebut sebagai hash function. Hashing dilakukan untuk mencegah duplikasi dan peretasan terhadap data dalam database.

    Baca juga: Berikut Jenis Asic Miner yang Bisa Dipakai Untuk Mining Aset Kripto!

    Komponen pada Proses Hashing

    ilustrasi hashing

    Untuk melakukan proses hashing, ada beberapa komponen yang harus dimiliki. Tiga komponen tersebut di antaranya data masukan, hash function, dan digest yang akan diuraikan dalam penjelasan berikut ini.

    1. Data masukan

    Komponen pertama yang wajib ada saat akan melakukan proses hashing adalah data masukan atau input. Ada beragam data yang bisa menjadi input, seperti video, teks, password, file, dan sebagainya. Apa pun jenis datanya, yang terpenting itu adalah data biner.

    1. Hash function

    Setelah mempunyai data masukan, diperlukan adanya hash function yang akan mengubah data-data inputan tersebut menjadi output yang sama untuk satu input data. Hash function dalam proses hashing ini terbagi dalam beberapa jenis. Akan tetapi, semuanya akan menghasilkan output yang sama untuk satu input yang sama pula.

    1. Hash values atau digest

    Terakhir, dalam melakukan proses hashing yang disertai dengan data masukan dan hash function, ada yang disebut sebagai hash values atau digest. Ini juga dikatakan sebagai hasil akhir (output) data setelah diinput dan diproses menggunakan fungsi hash (hash function).

    Jenis-jenis Hash Function dan Penggunaannya

    Ada beragam jenis hash function untuk melakukan proses hashing. Beberapa fungsi hash yang paling banyak digunakan adalah MD, RIPEMD, dan SHA. Seperti apa ketiga hash function tersebut? Berikut penjelasan lengkapnya!

    1. MD

    Hash function pertama yang paling banyak digunakan adalah MD. Fungsi ini pertama kali digunakan pada 1990 setelah diciptakan oleh Ronald Rivest. Fungsi hash MD kemudian terus mengalami perbaikan hingga terbagi lagi dalam beberapa fungsi, seperti MD4 dan MD5.

    1. RIPEMD

    Hash function RIPEMD diciptakan oleh Hans Dobbertin dan memiliki algoritma sepanjang 160 bit. Fungsi ini dapat mengatasi transaksi Bitcoin yang tertunda. Meski demikian, performanya tak lebih dari SHA, apalagi SHA-256.

    1. SHA

    SHA atau Secure Hashing Algorithm adalah fungsi yang dikembangkan oleh Badan Keamanan Nasional untuk proses tanda tangan digital dengan kecepatan awal 160 bit. Kemampuan ini terus ditingkatkan hingga terbagi dalam beberapa jenis fungsi, salah satunya SHA dengan kekuatan 256 bit.

    Hashing adalah proses yang terdapat dalam kehidupan sehari-hari, khususnya pada dunia kripto saat melakukan mining (penambangan). Proses ini dilakukan untuk mencegah adanya transaksi yang tertunda. 

    Untuk mengetahui berbagai istilah lain yang terdapat dalam dunia kripto, Anda bisa mengikutinya di website, Instagram, dan Twitter Tokocrypto. Mari bergabung juga dalam komunitas Discord Tokocrypto. Jangan lupa juga untuk mulai berinvestasi dan trading kripto melalui Tokocrypto!





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tips Swing Trading untuk Pemula dengan Modal Kecil

    Akvitas trading sering dianggap harus memiliki modal yang besar, padahal kamu bisa melakukannya hanya dengan modal awal Rp20.000 jika menggunakan aplikasi Tokocrypto lho!

    Artikel ini akan membahas mengenai pengertian, hingga tips untuk swing trading bagi pemula dengan modal kecil.

    Apa Itu Swing Trading?

    Swing trading adalah strategi perdagangan yang memanfaatkan fluktuasi harga dalam jangka waktu pendek. Biasanya, seorang swing trader akan menahan posisi selama beberapa hari hingga beberapa minggu.

    Tujuan utama dari swing trading adalah menangkap “ayunan harga” atau price swing, yaitu momentum saat harga naik atau turun secara signifikan.

    Baca juga: Apa itu Swing Trading dan Bagaimana Cara Swing Trading Crypto?

    Apakah Swing Trading Cocok untuk Modal Kecil?

    Swing trading sangat cocok bagi trader pemula dengan modal kecil karena beberapa alasan. Pertama, strategi ini memungkinkan trader untuk tidak harus berada di depan layar setiap saat, sehingga bisa dilakukan paruh waktu sambil bekerja atau belajar. Dengan memilih posisi yang kuat secara teknikal, trader bisa membiarkan asetnya tumbuh selama beberapa hari.

    Kedua, swing trading memberikan potensi keuntungan dalam waktu yang relatif singkat dibanding jika hanya melakukan investasi atau holding, bahkan dengan modal kecil. Jika dilakukan dengan konsisten, akumulasi profit kecil secara konsisten bisa memberikan dampak besar dalam pertumbuhan akun.

    Ketiga, strategi ini menekan biaya transaksi karena tidak perlu melakukan banyak entry dan exit seperti scalping atau day trading. Supaya biaya seperti perdagangan tidak menggerus modal, kamu bisa menggunakan bursa seperti Tokocrypto yang punya potongan biaya perdagangan rendah hingga gratis biaya transaksi dengan fitur beli/jual instan.

    Baca juga: Masuk ke Pasar Crypto Ternyata Bisa Tanpa Modal! Ini Caranya

    Berapa Modal Minium untuk Swing Trading?

    Tidak ada angka pasti untuk modal minimum swing trading, namun banyak orang yang menyarankan untuk mulai dari $100 sampai $1000 dan hanya menggunakan uang “dingin”. Sebenarnya, semakin besar semakin besar juga posisi yang kamu ambil, yang berarti potensi profit dan loss lebih tinggi per pergerakan harga.

    Biasanya swing trader direkomendasikan untuk mengambil risiko tidak lebih dari 1-2% dari total modal per transaksi, sebagai salah satu bentuk manajemen risiko. 

    Itu artinya, jika kamu memiliki $500, maka risiko per posisi sebaiknya hanya $5–$10. Jangan lupa juga gunakan stop loss untuk membatasi kerugian dan pastikan setiap posisi memiliki rasio risk-to-reward yang seimbang atau idealnya lebih dari 1:2.

    Sebagai permulaan dan dalam rangka belajar, bahkan kamu bisa melakukan swing trading dengan modal awal minimal Rp20.000 melalui aplikasi Tokocrypto lho! Klik di sini untuk lihat detail lengkapnya!

    Strategi Swing Trading untuk Akun Kecil

    Pertama, pilih setup dengan potensi high-reward. Ini bisa berupa pola teknikal seperti double bottom, breakout resistance, atau continuation pattern seperti bull flag dan bull pennant.

    Gunakan juga indikator teknikal yang sudah terbukti seperti RSI (Relative Strength Index) untuk mendeteksi overbought dan oversold, serta MACD untuk melihat momentum dan potensi pembalikan arah. 

    Pastikan untuk memiliki rencana trading yang mencakup target profit dan level stop loss sebelum membuka posisi. Jangan terpancing untuk memperbesar posisi hanya karena perasaan atau intuisi sesaat.

    Baca juga: 4 Indikator Swing Trading Terbaik dan Mudah Digunakan Pemula 

    Tips Swing Trading untuk Pemula dengan Modal Kecil

    Mengelola modal kecil berarti kamu harus memastikan setiap rupiah bekerja secara maksimal.

    Pertama, hindari membiarkan dana menganggur terlalu lama. Selama kondisi pasar mendukung, upayakan agar modal kamu berada dalam posisi aktif.

    Kedua, selalu patuhi manajemen risiko. Jangan pernah tergoda untuk membuka posisi besar dengan harapan keuntungan cepat. Ingat: satu kesalahan bisa saja membuat seluruh keuntungan dari beberapa transaksi yang berhasil hilang.

    Ketiga, hindari FOMO (fear of missing out). Trader modal kecil harus lebih sabar dalam menunggu peluang yang benar-benar valid. Jangan masuk pasar hanya karena “takut ketinggalan”. Disiplin menunggu sinyal dan setup berkualitas akan lebih menguntungkan dalam jangka panjang.

    Untuk memperkuat validasi analisis yang kamu lakukan, kamu bisa bergabung dengan komunitas Tokocrypto di Telegram dan membuka diskusi mengenai setup yang kamu miliki bersama ribuan trader lainnya. Gabung di sini: https://t.me/TokocryptoOfficial

    Kesalahan Umum yang Sering Terjadi

    Beberapa kesalahan paling umum di kalangan trader bermodal kecil adalah tidak menggunakan stop loss, membuka terlalu banyak posisi sekaligus, dan mengejar profit tanpa strategi exit yang jelas.

    Emosi juga menjadi musuh utama—trading berdasarkan rasa takut atau serakah sering kali menyebabkan keputusan impulsif. Untuk mengatasinya, selalu patuhi setup trading yang telah dibuat, dan gunakan pendekatan berbasis data, bukan perasaan.

    Baca juga: 3 Kesalahan Fatal Harus Dihindari Saat Trading Altcoin di Pasar Bullish

    Kesimpulan

    Meskipun modal kecil bukanlah kondisi ideal untuk swing trading, bukan berarti pemula harus berkecil hati. Dengan strategi yang disiplin dan fokus pada eksekusi yang tepat, modal yang dimiliki dapat berkembang dan ber-compounding

    Kunci utamanya adalah konsistensi dalam memilih trade yang sesuai dengan analisis, menjaga risk-reward ratio yang positif, serta menghindari keputusan impulsif yang dapat menggerus modal.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

    Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.

    Sumber:

    VectorVest. 2025. “Swing Trading With A Small Account: Best Practices”.



    Sumber : news.tokocrypto.com