Tag: Tips & Tricks

  • 6 Cara Main Crypto untuk Pemula, Ternyata Segampang Ini

    Bagaimana sih cara main crypto untuk pemula agar cuan? Sebelum menjawab pertanyaan ini sebaiknya Anda punya mindset yang tepat dulu agar Anda tidak terperosok dalam kegagalan. Mungkin Anda sering dengar bahwa aset kripto menawarkan potensi cuan tinggi, dibanding instrumen lainnya, seperti saham dan reksadana. Apakah benar begitu?

    Mari kita bahas sebentar saja.

    Apa itu aset kripto?

    Aset Kripto adalah aset digital atau virtual yang dirancang untuk bekerja sebagai media pertukaran. Tidak seperti mata uang tradisional, kripto beroperasi secara independen didasarkan pada teknologi blockchain terdesentralisasi.

    Bagaimana perlakuan aset kripto di Indonesia?

    Di Indonesia, kripto dikategorikan sebagai komoditas dan boleh diperdagangkan secara legal di bawah regulasi Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan sejak tahun 2019.

    Karena hanya dianggap sebagai komoditas, aset kripto tidak dapat digunakan untuk alat pembayaran di Indonesia.

    Jadi untuk mendapat keuntungan dari aset kripto Anda harus membeli aset kripto saat harga murah dan menjual aset kripto saat harga tinggi. Konsepnya mirip dengan investasi saham atau reksadana.

    Berikut adalah cara main crypto untuk pemula yang ingin dapat penghasilan tambahan dari crypto.

    Cara Main Crypto untuk Pemula

    1. Pelajari Dasar-dasar Kripto

    Sebelum berinvestasi dalam aset kripto, penting untuk memahami dasar-dasar teknologi blockchain.

    Kripto merupakan representasi digital alat tukar, atau aset penyimpan nilai di dalam jaringan blockchain.

    Aset kripto juga bersifat terdesentralisasi seperti blockchain, sehingga proses transaksi lebih cepat, murah dan transaparan.

    Dengan melakukan riset, bisa memilih aset kripto yang sesuai dengan kebutuhan dan profil investasi kamu.

    Ada banyak kripto yang tersedia di pasar, seperti Bitcoin, Ethereum, Ripple, dan Litecoin. Teliti dan analisis setiap teknologi kripto, tren pasar, dan kasus penggunaan sebelum mengambil keputusan.

    Ilustrasi aset kripto. Sumber: Shutterstocks.
    Ilustrasi aset kripto. Sumber: Shutterstocks.

    Baca juga: Ketahui Perbedaan Trading Binary dan Trading Aset Kripto

    2. Pahami Risiko Investasi Kripto

    Investasi kripto sangat spekulatif dan membawa risiko yang signifikan. Penting untuk menginvestasikan hanya apa yang kamu mampu untuk kehilangan, dan hindari menginvestasikan semua tabungan dalam satu mata uang kripto.

    Sebelum berinvestasi dalam instrumen apa pun, penting untuk meneliti dan memahami produknya, termasuk dalam kripto. Ketahui kasus penggunaan potensial dan tren pasar. Informasi ini dapat ditemukan di situs resmi, whitepaper, dan sumber berita industri terkemuka.

    Pasar kripto sangat fluktuatif, jadi penting untuk melacak investasi secara teratur. Gunakan alat seperti pelacak harga dan chart untuk memantau kinerja investasi kamu. Selain itu, waspadai penipuan dan aktivitas penipuan di industri ini, seperti penipuan phishing, skema pump-and-dump, dan lainnya.

    Baca: Penipuan Kripto yang Sering Terjadi dan Cara Menghindarinya

    3. Pahami Fundamental dan Teknikal Analisis

    Belajar soal kripto harus pahami analisis fundamental dan teknikal yang jad dua pendekatan berbeda untuk menganalisis pasar kripto, masing-masing dengan kekuatan dan kelemahannya sendiri.

    Analisis fundamental adalah metode untuk mengevaluasi nilai intrinsik suatu aset dengan memeriksa faktor ekonomi dan keuangan yang mendasarinya, seperti tren pasar, teknologi, tingkat adopsi, dan regulasi.

    Di pasar kripto, analisis fundamental melibatkan analisis whitepaper proyek, tim pengembangan, kemitraan, dan kasus penggunaan potensial untuk menentukan potensi jangka panjangnya. Tujuan dari analisis fundamental adalah untuk mengidentifikasi aset undervalued yang memiliki potensi kuat untuk pertumbuhan di masa depan.

    Ilustrasi market kripto Bitcoin.
    Ilustrasi market kripto Bitcoin. Sumber: Shutterstock.

    Baca juga: Anak Bisa Belajar Tentang Manajemen Keuangan dengan Kripto

    Di sisi lain, analisis teknikal adalah metode mengevaluasi pergerakan harga aset dengan menganalisis grafik dan pola. Analis teknis percaya bahwa pergerakan harga mengikuti pola dan data harga historis dapat digunakan untuk memprediksi pergerakan harga di masa depan.

    Analisis teknis melibatkan analisis grafik, indikator, dan tren untuk mengidentifikasi pola harga dan membuat keputusan perdagangan. Analis teknis menggunakan berbagai alat seperti rata-rata bergerak, level support dan resistance, dan garis tren untuk menganalisis pergerakan harga.

    Baca: Cara Mudah Trading Crypto untuk Pemula

    4. Bangun Mental Kuat

    Memiliki perspektif jangka panjang. Pasar kripto sangat fluktuatif, dan harga dapat berfluktuasi secara signifikan dalam jangka pendek. Oleh karena itu, sangat penting untuk memiliki perspektif jangka panjang dan tidak terlalu terjebak dalam fluktuasi jangka pendek.

    Kendalikan emosi dan hindari membuat keputusan investasi impulsif berdasarkan emosi. Tetap berpegang pada strategi investasi kamu dan hindari terpengaruh oleh hype atau ketakutan pasar.

    Tetap up-to-date dengan tren pasar, berita, dan perkembangan dalam industri kripto dengan mengikuti pakar industri terkemuka dan outlet berita. Pengetahuan ini dapat membantu kamu membuat keputusan investasi yang tepat.

    5. Investasi Secara Bertahap

    Mulailah investasi dari nominal yang kecil dan lakukan secara bertahap. Pasar kripto bisa sangat fluktuatif, jadi sebaiknya mulai dengan investasi kecil dan tingkatkan secara bertahap saat kamu sudah memiliki ilmu investasi yang cukup dan mental yang kuat untuk menghadapi pasar kripto yang fluktuasi.

    Kamu dapat memegang kripto untuk investasi jangka panjang atau memperdagangkannya dalam jangka pendek untuk potensi keuntungan. Trading membutuhkan lebih banyak pengetahuan dan pengalaman, jadi disarankan untuk memulai dengan strategi investasi jangka panjang.

    Diversifikasikan portofolio kamu. Disarankan untuk berinvestasi dalam banyak jenis kripto untuk menyebarkan risiko dan meningkatkan potensi pengembalian. Strategi ini memastikan bahwa jika satu investasi berkinerja buruk, investasi lain dapat mengimbangi kerugiannya.

    Ilustrasi Tokocrypto
    Ilustrasi Tokocrypto. Foto: Tokocrypto.

    Baca juga: Cara Menghasilkan Passive Income dari Aset Kripto untuk Pemula.

    6. Pilih Platform Investasi Kripto

    Pilih platform investasi kripto yang memiliki reputasi baik dan terdaftar resmi di Bappebti, seperti Tokocrypto. Sebelum mendaftar Anda bisa kenalan dulu dengan Tokocrypto.

    Gunakan platform investasi terkemuka yang memiliki reputasi baik dan menyediakan fitur keamanan yang memadai untuk melindungi investasi kamu. Tokocrypto juga memiliki fitur-fitur menarik yang dapat membantu tradingmu.

    Teliti sejarah perusahaan, reputasi, dan langkah-langkah keamanan sebelum membuat keputusan.

    Tokocrypto juga sudah mengantongi sertifikasi ISO 27001:2013 (Information Security Management System) dan ISO 27017:2013 (Information Security Management System for Cloud Provider).

    Sertifikasi ini penting untuk menyediakan teknologi dan layanan perdagangan aset kripto di Indonesia yang selaras dengan aspek kerahasiaan, integritas dan ketersediaan informasi yang dikelola.

    Kesimpulannya, investasi kripto bisa menjadi pilihan investasi yang menguntungkan, tetapi membutuhkan penelitian yang signifikan, kesabaran, dan disiplin untuk menavigasi pasar dengan sukses.

    Demikianlah artikel tentang cara main crypto untuk pemula. Kami berharap para pemula dapat belajar tentang investasi kripto dan mulai berinvestasi dengan percaya diri.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Panduan Baca dan Cara Pakai TradingView untuk Pemula

    Jika Anda ingin menguasai cara pakai TradingView, baca terus artikel ini. Platform ini adalah salah satu yang paling populer untuk pemetaan dan analisis aset kripto serta aset keuangan lainnya.

    TradingView juga terintegrasi dengan antarmuka perdagangan Tokocrypto, memudahkan pengguna untuk mengakses alat pemetaan saat mereka melakukan transaksi.

    Dengan fitur-fitur pemetaan yang kuat, TradingView memungkinkan pengguna untuk menganalisis pasar dengan lebih efektif.

    Selain itu, platform ini juga memungkinkan pengguna untuk berbagi strategi perdagangan mereka dan melakukan streaming langsung tentang analisis mereka. Jadi, jika Anda ingin memaksimalkan pengalaman Anda dalam perdagangan dan analisis, TradingView adalah pilihan yang tepat.

    Terutama bagi para pemula, TradingView menawarkan pilihan gratis yang cukup kaya fitur. Fitur dasarnya sudah memadai bagi banyak trader.

    Namun, penting untuk tetap berhati-hati saat menjelajahi ide dan streaming dari pengguna lain. Penting untuk menyaring informasi yang benar-benar bermanfaat bagi strategi perdagangan Anda dan tidak hanya mengikuti orang lain begitu saja.

    Pendahuluan

    Alat pemetaan yang kuat adalah suatu keharusan bagi para trader yang tertarik pada analisis teknis. TradingView adalah salah satu platform yang sangat populer di kalangan trader amatir dan berpengalaman.

    Platform ini menawarkan berbagai alat pemetaan dan perdagangan, serta memiliki opsi keanggotaan gratis yang berlimpah. TradingView memungkinkan pengguna untuk mengakses alat pemetaan yang canggih tanpa harus berlangganan layanan yang mahal seperti Bloomberg.

    Jika Anda telah melakukan perdagangan di Tokocrypto, Anda mungkin sudah melihat adanya alat TradingView di bursa tersebut. Namun, alat ini dapat terlihat menakutkan jika Anda tidak memahaminya sepenuhnya.

    Ada banyak fitur yang bisa dijelajahi, tetapi dari mana Anda sebaiknya memulai cara pakai TradingView? Mari kita jelajahi panduan pemulannya.

    Apa itu TradingView?

    TradingView adalah platform yang memungkinkan pengguna untuk menyesuaikan indikator teknis, membuat grafik, dan menganalisis aset keuangan. Cara pakai TradingView pun tergolong mudah. Ada berbagai indikator yang mencakup pola, garis, dan bentuk yang digunakan oleh jutaan trader setiap hari.

    TradingView adalah platform berbasis browser, sehingga Anda tidak perlu mengunduh klien terpisah. Jika Anda lebih suka menggunakan perangkat seluler, TradingView juga tersedia dalam bentuk aplikasi untuk iOS dan Android.

    TradingView awalnya diluncurkan di Westerville, Ohio pada tahun 2011 dan telah mengumpulkan basis pengguna yang besar, dengan delapan juta akun dibuat hanya pada tahun 2020.

    Apa yang Dapat Dilakukan oleh TradingView?

    Pengguna dapat memetakan dan menganalisis berbagai saham, komoditas, dan kripto seperti Bitcoin dengan menggunakan akun gratis atau premium. Setelah menciptakan strategi dan template, pengguna dapat membagikan temuan mereka dengan komunitas. Dengan cara ini, Anda dapat memperbaiki keterampilan trading Anda melalui umpan balik dari anggota TradingView lainnya.

    TradingView di Tokocrypto

    Tokocrypto memiliki alat TradingView yang terintegrasi di antarmuka bursanya sendiri, sehingga memungkinkan pengguna untuk membuat grafik dan melakukan perdagangan dalam satu tempat.

    Alat yang terlihat di sisi kiri hanyalah beberapa pilihan dari berbagai fitur yang tersedia, dan memberikan pengalaman yang mirip dengan situs web TradingView itu sendiri.

    Ilustrasi TradingView di platform Tokocrypto.

    Apakah TradingView Mahal?

    Seperti yang sudah disebutkan, TradingView dapat digunakan secara gratis oleh siapa pun. Namun, ada juga opsi langganan premium yang meningkatkan jumlah indikator dan grafik yang dapat dilihat secara bersamaan.

    Bagi pemula, menggunakan akun gratis dengan satu grafik dan tiga indikator sudah cukup baik. Anda mungkin juga akan melihat beberapa iklan, tetapi tidak akan mengganggu pengalaman Anda secara signifikan. Untuk detail lebih lanjut tentang perbedaan paket yang ditawarkan, Anda dapat melihat informasinya di bawah ini:

    Daftar harga langganan TradingView.

    Jejaring Sosial TradingView

    TradingView memiliki fitur yang mirip dengan Instagram, yang memungkinkan pengguna untuk membagikan dan menampilkan strategi perdagangan mereka.

    Halaman “Ideas” dan “Streams” pada situs web ini memberikan kesempatan bagi Anda untuk mendapatkan tips atau umpan balik dari pengguna lain.

    Jika Anda mengunjungi halaman “Ideas”, Anda akan menemukan grafik, video, dan komentar dari pengguna lain. Anggota komunitas juga dapat terlibat dalam diskusi dan obrolan.

    Namun, perlu diingat bahwa setiap pengguna dapat membuat dan membagikan ide mereka sendiri, jadi selalu berhati-hati dan ingatlah bahwa setiap trader memiliki gaya dan strategi yang berbeda. Jadi, jangan menganggapnya sebagai nasihat keuangan.

    Ilustrasi share TradingView di media sosial

    Seperti menonton streaming Twitch dari gamer favorit Anda, fitur “Streaming” di TradingView memungkinkan Anda untuk melihat trader lain membuat grafik secara langsung.

    Ini adalah fitur tambahan yang menyenangkan, meskipun masih dalam tahap beta dan belum memiliki banyak konten yang tersedia.

    Memahami Antarmuka TradingView

    Jika Anda baru menggunakan alat pemetaan sebelumnya, Anda mungkin akan merasa sedikit bingung saat pertama kali menggunakan TradingView. Untuk membantu memahami antarmukanya, mari kita jelaskan sedikit secara rinci.

    Ilustrasi pakai TradingView.

    Bilah Alat 1

    Bilah Alat ini berisi berbagai alat pemetaan dan penggambaran yang dapat digunakan langsung di area grafik. Ada banyak pilihan yang dapat dieksplorasi, mulai dari garis sederhana hingga posisi long/short.

    Anda juga dapat mengklik kanan pada setiap alat untuk melihat opsi tambahan. Beberapa opsi lebih lanjut cenderung lebih maju dibandingkan yang lain, tetapi dalam jajaran defaultnya sudah mencakup dasar-dasar yang cukup untuk memulai.

    Bilah Alat 2

    Di sini, Anda akan menemukan opsi untuk mengubah tampilan grafik. Anda dapat memilih antara candlestick, line chart, area chart, dan lainnya. Ada juga bilah pencarian di sebelah kiri untuk mengubah aset yang ditampilkan.

    Alat lain yang perlu diperhatikan adalah tombol “Indicators & Strategies” (Indikator & Strategi) yang memungkinkan Anda menyisipkan analisis pola yang sudah ada, seperti moving average.

    Bilah Alat 3

    TradingView tidak menyediakan layanan broker, tetapi Anda dapat melakukan perdagangan di dalam platform menggunakan tab “Trading Panel” (Panel Perdagangan).

    Anda akan menemukan daftar mitra yang dapat dipilih untuk melakukan perdagangan jika Anda sudah memiliki akun terdaftar dengan mitra tersebut. Anda juga dapat menguji strategi Anda menggunakan fitur “Strategy Tester” (Penguji Strategi).

    Bilah Alat 4

    Bagian ini umumnya berisi berita dan elemen sosial TradingView. Anda dapat menyesuaikan daftar pantauan Anda, mengirim pesan pribadi ke pengguna lain, menjelajahi “Ideas” (Ide) dan “Streams” (Streaming), serta mengakses kalender yang dipersonalisasi. J

    ika Anda perlu menemukan data, daftar, atau informasi lainnya, ini adalah area yang tepat untuk dikunjungi.

    Area Grafik

    Saat Anda mengubah aset yang ditampilkan, menggunakan alat apa pun, atau menambahkan indikator, Anda akan melihat hasilnya ditampilkan di area grafik utama.

    Anda juga dapat menyesuaikan hampir semua yang terlihat di sana, dan ini akan dijelaskan lebih lanjut di bagian selanjutnya.

    Mempersonalisasi Grafik TradingView

    Setiap orang memiliki preferensi tata letak grafik mereka sendiri. Mempersonalisasi warna, garis, dan sumbu membantu Anda membaca dan memahami grafik dengan cepat.

    Semua pilihan yang Anda butuhkan dapat ditemukan dengan mengklik kanan pada area grafik dan memilih “Settings…” (Pengaturan…).

    Anda juga dapat mengatur ulang grafik Anda ke tampilan default dan mengatur peringatan harga melalui opsi “Settings…” (Pengaturan…).

    Ilustrasi pakai TradingView.

    Setelah memilih “Settings…” (Pengaturan…), Anda akan masuk ke jendela “Chart Settings” (Pengaturan Grafik) di mana Anda dapat mengeksplorasi berbagai opsi. Mari kita bahas secara singkat dasar-dasarnya.

    Ilustrasi pakai TradingView.
    1. “Symbol” (Simbol) memungkinkan Anda mengubah tampilan grafik candlestick. Setiap bagian dari pola candlestick dapat diberi warna sesuai keinginan Anda.
    1. “Status Line” (Garis Status) berisi opsi untuk mengubah informasi yang ditampilkan di sisi kiri grafik, seperti data OHLC (Open, High, Low, Close) dan tombol buy/sell. Kotak merah menunjukkan harga ask terendah (38,345.96) dan kotak biru menunjukkan bid tertinggi (38,345.97). Di antara keduanya, ada spread bid-ask (0.01).
    1. “Scales” (Skala) memberikan pilihan untuk mengubah pelacak yang ditampilkan di sisi kanan sumbu. Misalnya, Anda dapat menambahkan harga tertinggi dan terendah hari ini atau hitungan mundur hingga penutupan.
    Ilustrasi pakai TradingView.
    1. “Appearance” (Tampilan) memungkinkan Anda mengubah garis grid, warna latar belakang, sumbu, dan fitur estetika lainnya.
    1. “Trading” (Perdagangan) memungkinkan Anda untuk menyesuaikan elemen visual jika Anda telah masuk ke akun broker.
    1. “Events” (Acara) memberikan pilihan untuk menampilkan dividen, pemecahan saham, dan acara lainnya di grafik.

    Selain mempersonalisasi tampilan grafik, Anda mungkin ingin mengubah interval candlestick atau simbol lainnya. Untuk melakukannya, arahkan ke bilah atas dan klik tombol paling kiri. Anda akan menemukan daftar interval yang berbeda, mulai dari detik hingga bulan. Anda juga dapat memfavoritkan beberapa interval agar mereka muncul di bilah atas dengan mudah.

    Ilustrasi pakai TradingView.

    Setelah Anda mulai mempersonalisasi grafik, Anda tidak perlu menyimpan perubahan secara manual. TradingView menyimpan semua pengeditan secara real-time, sehingga Anda dapat keluar dan kembali nanti tanpa kehilangan pengaturan yang sudah dilakukan.

    Menggambar Garis Tren dan Mengenal TradingView

    Bagi mereka yang baru mengenal dunia perdagangan dan analisis teknis, garis tren adalah salah satu alat yang paling mudah digunakan.

    Garis tren adalah pola diagram yang umum digunakan oleh pedagang harian dan pedagang swing untuk memodelkan aksi harga.

    Jika Anda ingin mempelajari cara pakai TradingView dan menggambar garis tren, berikut adalah panduan langkah demi langkah.

    1. Langkah pertama adalah memilih alat garis dari bilah alat di sisi kiri layar saat Anda menggunakan TradingView. Pastikan juga untuk mengaktifkan alat magnet. 
    Ilustrasi pakai TradingView.
    1. Fitur ini akan membantu garis Anda melekat pada titik OHLC (Open, High, Low, Close) terdekat, meningkatkan akurasi.
    Ilustrasi pakai TradingView.
    1. Untuk menggambar garis tren menurun, mulailah dengan menandai titik tinggi lokal (titik 1) sebelum penurunan harga yang disebut swing high. Klik pada tempat di diagram di mana Anda ingin memulai garis dan coba sertakan sebanyak mungkin titik high. Klik sekali lagi untuk menyelesaikan garis tren.
    Ilustrasi pakai TradingView.

    Titik 1, 2, dan 3 pada diagram menandakan titik-titik resistance. Penting untuk memiliki setidaknya tiga titik yang menguji garis tren Anda, karena dua titik saja dapat dianggap sebagai kebetulan.

    Ketika harga menembus garis tren (titik 4), hal ini menunjukkan terjadinya penerobosan dari tren. Dalam situasi ini, disarankan untuk menggambar garis tren baru.

    Setelah Anda menentukan tren menurun, salah satu strategi yang mungkin adalah menjual saat harga mencapai dan menguji garis tren.

    Jika Anda ingin menggambar garis tren untuk tren meningkat, pastikan untuk memulainya dengan harga rendah sehingga garis berada di bawah candlestick.

    Menggambar Pitchfork

    Selain garis tren, ada pula alat yang lebih canggih dalam TradingView yang disebut pitchfork. Pitchfork adalah sebuah diagram tingkat lanjut yang dikembangkan oleh Alan Andrew, seorang investor dan pengajar terkenal di abad ke-20.

    Alat ini memberikan wawasan yang lebih dalam daripada garis tren sederhana. Berikut adalah langkah-langkah untuk menggambar pitchfork:

    1. Pilih alat pitchfork dari bilah alat di bawah alat garis.
    Ilustrasi pakai TradingView.
    1. Anda akan menggunakan tiga titik untuk menggambar pitchfork, yaitu titik awal dan akhir tren yang ingin Anda analisis.
    1. Contohnya, Anda dapat memulai dengan titik 1 yang merupakan swing low dari tren menurun. Kemudian, pilih titik 2 yang merupakan swing high dari tren meningkat, dan diikuti dengan titik 3 yang merupakan swing low dari tren menurun berikutnya.
    Ilustrasi pakai TradingView.
    1. Titik-titik tersebut membentuk bentuk pitchfork dengan garis atas yang terus berlanjut dari titik 2, menunjukkan tingkat resistance, dan garis bawah yang berlanjut dari titik 3, menunjukkan tingkat support. Garis median di antara kedua garis tersebut memberikan perkiraan arah harga.
    1. Seperti halnya garis tren, dalam penggunaan pitchfork, garis support menunjukkan area potensial untuk membeli, sedangkan garis resistance menunjukkan area potensial untuk menjual. Anda juga dapat menggunakan garis tren sebagai stop-loss order untuk manajemen risiko. Harap diingat bahwa pitchfork tidak selalu berfungsi dengan sempurna, sama seperti indikator lainnya. Oleh karena itu, pertimbangkan untuk menggabungkannya dengan alat dan strategi lain untuk mengurangi risiko.

    Pro dan kontra TradingView

    TradingView memiliki sejumlah kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan. Cara pakai TradingView pun tergolong mudah. Berikut adalah beberapa pro dan kontra yang perlu diperhatikan:

    Pro

    • TradingView menggunakan pemetaan HTML5, sehingga dapat diakses melalui perangkat apa pun yang memiliki browser internet tanpa perlu menginstal perangkat lunak tambahan.
    • Keanggotaan gratis memungkinkan siapa saja untuk mengakses sebagian besar fitur yang tersedia.
    • Sistem peringatan sisi server memungkinkan Anda melacak peringatan secara real-time tanpa harus membuka TradingView.
    • TradingView kompatibel dengan Tokocrypto, memungkinkan Anda melakukan perdagangan kripto melalui UI Tokocrypto sambil menggunakan fitur pemetaan TradingView.
    • Pengguna tingkat lanjut dapat membuat indikator kustom dengan menggunakan Pine Script, bahasa pemrograman TradingView yang mudah digunakan.
    • TradingView menyediakan berbagai aset untuk dipetakan, termasuk ekuitas, sekuritas, komoditas, dan valuta asing.

    Kontra

    • Kualitas konten komunitas TradingView bervariasi, dengan banyaknya spekulasi dan komentar yang kurang membantu untuk pengguna baru.
    • Dukungan pelanggan TradingView diketahui memiliki beberapa masalah, dengan hanya pelanggan berbayar yang mendapatkan akses ke layanan dukungan.
    • Integrasi dengan pialang masih terbatas pada beberapa platform.
    • Harga saham di TradingView tidak langsung berasal dari pasar saham terkait, dan data real-time dari bursa tertentu biasanya memerlukan biaya tambahan.

    Secara keseluruhan, TradingView adalah pilihan yang baik bagi mereka yang mencari solusi gratis dengan berbagai alat pemetaan yang signifikan. Cara pakai TradingView pun tergolong mudah, meskipun aspek sosialnya memiliki kekurangan, alat pemetaan dan fitur pengujian balik yang disediakan.

    TradingView bisa menjadi tempat yang bagus untuk mengembangkan strategi perdagangan. Dengan akun gratis, Anda dapat menjelajahi analisis teknis dalam berbagai bentuk.

    Jika kamu ingin mengetahui lebih dalam mengenai aset kripto atau cryptocurrency, bisa baca artikel “Belajar Crypto untuk Pemula Mulai Dari Sini.”

    Sumber: Binance Academy Indonesia



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • SMS Vs Google Authenticator, Lebih Aman Mana Lindungi Akun Kripto?

    Short Message Service (SMS) kini tidak hanya sekadar menjadi platform berkirim pesan, tetapi juga berfungsi sebagai autentikasi akun digital. Sayangnya, SMS dinilai tidak terlalu aman, jika dibandingkan aplikasi Google Authenticator untuk pengamanan akun, khususnya yang berkaitan dengan wallet kripto.

    Sejatinya, menggunakan beberapa bentuk otentikasi dua faktor atau 2FA, selalu merupakan ide yang baik untuk memberikan tingkat perlindungan tambahan terhadap akses tidak sah ke berbagai akun digital, termasuk kripto.

    Teks SMS adalah salah satu pilihan populer, yang meskipun mudah digunakan, bukanlah pilihan yang paling aman. Aplikasi autentikasi, seperti Google Authenticator adalah pendekatan lain untuk 2FA dan telah terbukti lebih aman, lebih andal, dan juga lebih cepat.

    Ilustrasi keamanan 2FA. Foto: Pixabay.
    Ilustrasi keamanan 2FA. Foto: Pixabay.

    Baca juga: Bahaya! Ini Alasan Kenapa Autentikasi SMS Bisa Bikin Akun Kripto Bobol

    Autentikasi SMS Kurang Aman

    Menggunakan pesan teks SMS untuk mengambil kode login akun kripto adalah kurang aman dibandingkan menggunakan aplikasi authentikator. SMS telah menarik perhatian para peretas.

    Hacker telah merespons dengan menemukan berbagai cara untuk menumbangkan sistem keamanannya. Akibatnya, otentikasi berbasis teks SMS saat ini kurang efektif dibandingkan dulu.

    Alasan utama mengapa ini kurang aman adalah karena lebih mudah bagi peretas untuk mendapatkan akses ke pesan teks daripada mendapatkan akses fisik ke telepon. Ada metode bagi peretas untuk mengalihkan pesan SMS, atau meretas ke operator telepon dan mengakses pesan teks.

    Menggunakan pesan SMS sebagai 2FA masih lebih baik daripada tidak menggunakan sama sekali, namun, perlu diingat bahwa ini tidak 100% aman mengingat kurangnya keamanan di sekitar pesan teks. Dengan aplikasi otentikasi, kode dibuat dan disimpan sementara di ponsel (atau perangkat lain) dan kedaluwarsa dalam jangka waktu tertentu.

    Google Authenticator Lebih Aman

    Menggunakan aplikasi autentikator, termasuk Google Authenticator untuk menghasilkan kode login 2FA akun kripto Anda lebih aman daripada pesan SMS. Alasan utamanya adalah, lebih sulit bagi hacker untuk mendapatkan akses fisik ke ponsel Anda dan membuat kode tanpa disadari.

    Google Authenticator bekerja dengan cara yang mirip dengan teks SMS. Pengguna mendapatkan kode di perangkat mereka dan menggunakannya bersama dengan nama pengguna dan kata sandi untuk masuk ke akun mereka.

    Ilustrasi aplikasi Google Authenticator. Foto: Shutterstock.
    Ilustrasi aplikasi Google Authenticator. Foto: Shutterstock.

    Baca juga: Manfaat Keamanan 2FA Lindungi Akun dan Transaksi Aset Kripto

    Perbedaannya adalah aplikasi terikat langsung ke perangkat fisik. Karena kode tidak dikirimkan melalui jaringan seluler, hacker tidak dapat mencegat kode dengan cara itu. Hasilnya adalah bahkan jika mereka mengubah rute nomor Anda, mereka tetap tidak akan menerima kode.

    Manfaat utama lainnya dari aplikasi autentikator adalah kodenya kedaluwarsa dengan cepat. Kode baru biasanya dibuat setiap 30 detik. Server disinkronkan dengan aplikasi dan perangkat Anda untuk memberikan keamanan yang optimal.

    Semua akun digital harus beralih ke aplikasi autentikator untuk 2FA untuk mengamankan data mereka dengan lebih baik. Ini adalah lapisan tambahan yang sangat efektif yang harus ditambahkan ke rencana pengelolaan keamanan data Anda.

    Perlu diingat, ponsel atau perangkat tempat Anda menginstal aplikasi autentikator harus dilindungi dengan kata sandi yang aman.

    Tinggalkan SMS, Ganti Google Authenticator Amankan Akun Tokocrypto

    Sebagai pedagang aset kripto terkemuka di Indonesia, Tokocrypto selalu melakukan improvisasi keamanan untuk tingkatnya kenyamanan pengguna. Dalam platformnya, Tokocrypto menyediakan SMS dan Google Authenticator untuk verifikasi login akun.

    Melihat risiko peretasan yang semakin tinggi, diimbau pengguna Tokocrypto untuk beralih menggunakan aplikasi Google Authenticator sebagai sistem keamanan 2FA-nya. Autentikasi SMS memiliki persoalan kerentanan peretasan akun. Hacker masih bisa menebak kode OTP atau membajak kartu SIM untuk mendapatkan akses.

    Untuk cara mengaktifkan 2FA Google Authenticator di aplikasi Tokocrypto bisa simak selengkapnya video di bawah ini.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Strategi Investor Kripto dalam Hadapi Gejolak Market

    Situasi kritis sedang membayangi market kripto dalam beberapa bulan terakhir. Banyak faktor yang menyebabkan sejumlah aset kripto turun harga, mulai dari inflasi tinggi, suku bunga acuan meroket diperburuk isu resesi dan depresi ekonomi yang berpotensi menerjang sejumlah negara, seperti Amerika Serikat.

    Kondisi tersebut menjadikan pergerakan market kripto lesu. Beberapa investor terlihat mengambil langkah “main aman” dalam menghadapi situasi terkini. Alhasil volume perdagangan kripto stagnan dan pergerakan market sideways.

    VP Marketing Tokocrypto, Adytia Raflein, melihat hal tersebut tentu sangat berpengaruh pada investor retail dan pemula. Sebab dengan pergerakan nilai aset yang tidak terlalu signifikan, tentu pengambilan keputusan investasi di momen saat ini menjadi sangat krusial.

    VP Marketing Tokocrypto, Adytia Raflein. Foto: Tokocrypto.

    Adytia memberikan beberapa merekomendasikan langkah strategis bagi investor pemula yang baru memasuki dunia investasi agar siap menghadapi gejolak kritis di market kripto yang diperkirakan akan terjadi dalam waktu dekat.

    “Bagi investor retail dan pemula, hal utama yang harus dilakukan tentu adalah jangan berinvestasi dalam kripto, jika tidak dapat menerima perubahan pasar yang tajam, yang terkadang bisa naik-turun lebih dari 15% dalam periode 24 jam. Selain itu, investor harus mengambil keputusan berdasarkan apa yang diyakini dengan hasil riset,” katanya.

    Baca juga: 6 Tips Tetap Profit saat Bear Market Kripto

    Atur Portofolio Investasi

    Adytia merekomendasikan untuk berinvestasi tidak lebih dari 5% dari portofolio di kripto. Ia juga menghimbau bagi para investor agar memastikan diri telah memiliki cukup uang tunai. Hal tersebut merujuk pada upaya pemenuhan kebutuhan diri dan rutinitas kehidupan.

    Situasi terkini dan beberapa waktu ke depan merupakan momen strategis untuk berinvestasi. Jika investor dapat menerima risikonya, bear market sekarang bisa menjadi saat yang tepat untuk masuk ke pasar kripto, karena harga lebih rendah daripada tahun-tahun sebelumnya. Tidak ada yang namanya waktu yang “sempurna” untuk memasuki pasar, jadi ingatlah bahwa fluktuasi harga akan terus terjadi dan bersiaplah untuk harga kripto yang turun lebih jauh.

    Ilustrasi investasi aset kripto
    Ilustrasi investasi aset kripto.

    “Hal penting lainnya adalah apabila investor memiliki dana lebih, saat ini merupakan waktu yang tidak terlalu buruk untuk berinvestasi. Mereka memilih cepat-cepat melakukan buy the dip mumpung mendapatkan harga ‘diskon’. Setelah market kembali bergerak naik sedikit, mereka merealisasikan cuannya mumpung kripto menghijau,” jelasnya.

    Baca juga: Atur Strategi Investasi saat Market Aset Kripto Bearish

    Fokus ke Fundamental Aset Kripto

    Bagi investor retail dan pemula rekomendasi utamanya tentu perlu fokus pada beberapa project kripto dan aset big cap yang diketahui dengan jelas memiliki potensi jangka panjang, agar dapat bertahan di situasi tren penurunan berikutnya.

    Secara keseluruhan pertumbuhan market masih menunggu kelonggaran suku bunga acuan The Fed dan inflasi yang menurun serta faktor makroekonomi lainnya. Selain itu, peran investor institusi yang tetap percaya dan mengakumulasi kripto sebagai dana cadang bisa membuat market kripto bergerak tumbuh.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Strategi Menghadapi Bear Market Agar Tetap Cuan

    Pasar kripto sedang mengalami fase yang sulit. Untuk itu perlu adanya strategi untuk menghadapi bear market di saat terjadinya penurunan nilai Bitcoin dan altcoin yang populer. Harga Bitcoin telah turun 70% dari harga tertinggi sepanjang masa di $ 69.044 menjadi sekitar $ 20.348 pada saat artikel ini ditulis.

    Begitu juga dengan nasib aset kripto lainnya, seperti harga Ethereum yang turun lebih dari 75%, Tron turun 76% dan SOL dan AVAX yang keduanya turun hingga 88%. Sementara itu, nilai kapitalisasi market kripto sempat anjok $ 1 triliun. Untuk menghadapi bear market diperlukan strategi yang kuat untuk melewati fase sulit ini.

    VP Marketing Tokocrypto, Adytia Raflein, mengatakan industri aset kripto global kini memasuki kontraksi yang mereka labeli dengan istilah “crypto winter.” Kekacauan makroekonomi dan geopolitik saat ini sebagai katalis untuk masalah tersebut.

    “Sentimen pasar kripto global kini memasuki masa yang tertekan ditandai dengan ketakutan yang ekstrem, dan gejolak ekonomi global baru-baru ini menambah perubahan secara menyeluruh di industri. Investor harus melakukan penyesuaian dengan kondisi market untuk tetap mendapatkan profit dalam jangka pendek maupun panjang,” kata Adytia.

    Di tengah kondisi suku bunga yang tinggi, banyak investor yang ragu untuk masuk ke investasi aset berisiko seperti kripto. Bahkan tidak sedikit investor yang menjual aset kripto mereka dengan kerugian. Jadi apa tindakan terbaik yang harus diambil oleh investor kripto? 

    Strategi Menghadapi Bear Market menurut vp marketing tokocrypto adytia raflein
    VP Marketing Tokocrypto, Adytia Raflein. Foto: Tokocrypto.

    Baca juga: Cara Cuan Ketika Market Bearish!

    Strategi Tepat Investasi Kripto di Tengah Tren Bear Market

    Menurut Adytia, hal yang paling penting untuk dipahami adalah bahwa apa yang disebut “crypto winter” bukanlah akhir dari segalanya. Kabar baiknya adalah, setidaknya secara historis, musim dingin kripto selalu diikuti oleh kenaikan kuat yang membuat Bitcoin dan berbagai proyek altcoin mencapai titik tertinggi baru sepanjang masa.

    Strategi Menghadapi Bear Market

    1. Tetap Tenang

    Bagi investor, strategi terbaik  yang harus dilakuka untuk menghadapi bear market adalah mencoba dan menilai situasi secara objektif. Terlalu mudah untuk membuat keputusan berdasarkan emosi ketika nilai portofolio hancur sangat tidak bijak. Mengelola emosi selama bear market terjadi tidaklah mudah. Oleh karena itu, harus tetap tenang dan mengingat kembali tujuan investasi di kripto sejak awal,” jelasnya.

    2. Gunakan Strategi Dollar Cost Averaging dan Buy Dip

    Strategi untuk menghadapi bear market selanjutnya adalah dengan mengamati pergerakan aset kripto cenderung sulit diprediksi. Banyak investor setuju bahwa jalan terbaik ke depan adalah dengan mengadopsi strategi Dollar Cost Averaging (DCA) dan Buy The Dip di mana membeli sejumlah aset kripto di saat pasar mengalami koreksi bearish yang signifikan.

    Ilustrasi market aset kripto.
    Ilustrasi market aset kripto.

    “Strategi ini sendiri dapat menjadi peluang yang menguntungkan, ketika market kembali bull run. Sampai saat ini, DCA telah terbukti bisa meningkatkan nilai investasi dalam perdagangan kripto, jika melihat historis sacara market bearish beberapa waktu lalu,” ucap Adytia.

    Baca juga: Tips Cuan Investasi Kripto Kala Market Bearish dan Kekhawatiran Stablecoin

    3. Manfaatkan Waktu untuk Riset

    Lebih lanjut, strategi short selling saat harga aset kripto turun bisa diterapkan. Short positioning ini akan menguntungkan saat nilai aset tertentu mengalami penurunan. “Namun, perlu diingat pelajari dahulu teknis short selling, karena dibutuhkan prediksi yang tepat atas pergerakan harga kripto.”

    Saat bear market dan aktivitas transaksi menurun, investor bisa memanfaatkan waktu tersebut untuk melakukan riset. Pelajari kembali berbagai jenis aset kripto yang saat ini tersedia di market atau mencari lebih banyak strategi investasi untuk mengurangi risiko kerugian di masa mendatang.

    “Jadi, pastikan investor lakukan analisis mengapa harga turun, dan gali lebih dalam alasannya. Dan tidak lupa untuk melakukan diversifikasi investasi di berbagai aset kripto, jangan fokus pada jenis-jenis kripto tertentu saja,” pungkas Adytia.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 6 Tips Tetap Profit saat Bear Market Kripto

    Investor kripto kini tengah dihadapkan dengan bear market. Indikasi besarnya harga Bitcoin telah turun 70% dari pencapaian All Time High (ATH) US$ 68.789 di November 2021.

    Tidak hanya itu, market cap kripto secara keseluruhan kembali di bawah US$ 1 triliun untuk pertama kalinya sejak Januari tahun 2021 lalu di tengah kondisi bear market. Melihat kondisi market bearish ini, investor bisa mengikuti beberapa tips di bawah ini agar tetap profit atau untung.

    Berikut 5 tips tetap profit saat bear market untuk investor kripto:

    1. Lakukan Strategi Buy the Dip dan Dollar Cost Averaging

    Market aset kripto memang terkenal sangat fluktuatif, tetapi itu tidak berarti investor harus diam saja melihat portofolio anjlok di saat bear market. Sudah saatnya menerapkan strategi Buy the Dip yang mengacu pada praktik membeli sejumlah kripto setiap kali ada koreksi bearish yang signifikan di pasar.

    “Idenya adalah, jika harga kripto yang dibeli sebelumnya kembali ke level tertinggi, investor akan mendapatkan keuntungan yang bagus. Meskipun membeli kripto di saat harga turun dapat dilakukan dalam satu perdagangan, strategi yang paling direkomendasikan adalah menerapkan Dollar Cost Averaging (DCA),” kata VP Marketing Tokocrypto, Adytia Raflein.

    VP Marketing Tokocrypto, Adytia Raflein. Foto: Tokocrypto.

    DCA ini melibatkan pembelian kripto menjadi bagian-bagian yang lebih kecil dan melakukan beberapa perdagangan dari waktu ke waktu. Misalnya, kamu punya cadangan dana sebesar Rp 1 juta. Strategi DCA yang baik adalah memecah jumlah tersebut menjadi lima tahap senilai Rp 200 ribu atau bahkan 10 tahap sebesar Rp 100 ribu dan menempatkan perdagangan menggunakan jumlah yang lebih kecil tersebut.

    Biasanya lebih baik membeli kripto dengan nominal kecil dan menunggu untuk melihat apakah aset jatuh harga lebih lanjut. Jika ya, belilah sedikit lagi, dan seterusnya. Melakukan hal ini biasanya akan mendapatkan hasil yang jauh lebih baik daripada kamu telah menginvestasikan semua modal dalam satu perdagangan.

    Baca juga: Tokocrypto Bebaskan Biaya Trading Bitcoin untuk Stimulus Market Kripto

    2. Kelola Risiko Lebih Ketat

    Mungkin bagi sebagian orang investasi aset kripto punya tujuan yang berbeda-beda. Jadi jangan sampai melakukan kesalahan yang sama seperti orang lain dengan faktor risiko yang berbeda tingkatannya.

    Jadi, tetapkan batas berapa banyak kamu berinvestasi dalam aset kripto tertentu dan jangan tergoda untuk berinvestasi dengan lebih banyak uang daripada yang bisa ditanggung, jika mengalami kerugian.

    “Investasi kripto adalah instrumen berisiko tinggi, terlebih saat bear market seperti ini, investor dituntut untuk lebih ketat dalam mengelola risiko dan dana yang bisa diinvestasikan. Pastikan pengelolaan finasial berjalan baik,” saran Adytia.

    Ilustrasi perempuan semakin tertarik investasi aset kripto.
    Ilustrasi perempuan semakin tertarik investasi aset kripto.

    3. Gunakan Indikator untuk Temukan Titik Masuk Terbaik

    Untuk investor yang memiliki pemahaman dasar atau lebih tinggi tentang analisis teknis, yaitu praktik memprediksi pergerakan harga aset berdasarkan tren, indikator dan pola grafik dimungkinkan untuk menggunakan indikator tertentu untuk mengukur kapan aset telah mencapai titik terendah atau bottom.

    Tentu saja, tidak ada indikator yang benar secara mutlak, tetapi sering kali dapat memberi sinyal yang kuat saat harus membeli di saat harga kripto mengalami penurunan. Salah satu, metode yang populer adalah dengan menggunakan indikator Relative Strength Index (RSI), yang bisa menandakan di mana titik oversold dan overbought kripto untuk sinyal bullish dan bearish.

    4. Diversifikasi Portofolio Kripto

    Investor juga wajib melakukan diversifikasi aset kripto yang dimiliki. Mungkin saat bear market ini, altcoin lebih menguntungkan dibanding Bitcoin. Jadi mengakumulasi dan trading altcoin cenderung lebih untung, karena ada banyak sentimen yang menggerakannya.

    Tidak ada gunanya berinvestasi terlalu banyak dalam satu aset kripto tunggal. Seperti halnya saham, sebarkan dana di antara berbagai aset kripto. Ini berarti investor tidak mengambil risiko yang tinggi, jika salah satu dari mereka jatuh nilainya terutama karena harga pasar dari investasi ini sangat fluktuatif.

    Baca juga: Tokocrypto Market Signal 7 Juli 2022: Kripto Bergerak Hijau

    5. Tetap Tenang dan Jangan panik

    Ini mungkin tampak sederhana, tapi sulit dilakukan. Mengelola emosi selama bear market tidak semudah kedengarannya. Faktanya, ini sering digambarkan sebagai hal yang paling sulit untuk dikuasai ketika mempelajari cara berinvestasi kripto secara profesional.

    Ilustrasi sukses investasi aset kripto.
    Ilustrasi sukses investasi aset kripto.

    Langkah penting adalah menyadari bahwa ketakutan dan keserakahan adalah motivator yang kuat dan sering kali dapat menyebabkan pengambilan keputusan cepat yang berakhir dengan kehilangan keuntungan. Memiliki rencana konkret, sebelum melakukan investasi dapat menghasilkan keuntungan.

    Pergerakan market kripto sangat fluktuatif, sehingga investor mungkin frustasi, jika melewatkan kesempatan untuk membeli di saat harga penurunan kali ini. Pastikan untuk memilih strategi berinvestasi dengan tepat, kemudian menyimpan sejumlah modal sebagai cadangan untuk tetap tenang saat bear market yang berkepanjangan.

    6. Ikut Promo dari Tokocrypto

    Untuk tetap untung saat bear market, Tokocrypto membebaskan biaya trading Bitcoin dengan pairing fiat untuk seluruh penggunanya. Benefit ini bisa didapatkan langsung dengan mudah.

    Program Zero-Fee Bitcoin Trading ini bisa digunakan untuk seluruh pengguna Tokocrypto. Promo ini berlaku untuk perdagangan dengan pairing BTC yang dapat nikmati mulai 8 Juli 2022.

    Ilustrasi program program Zero-Fee Bitcoin Trading di Tokocrypto
    Ilustrasi program program Zero-Fee Bitcoin Trading di Tokocrypto.

    Ada 6 spot trading pairs yang dibebaskan untuk biayanya mulai dari BTC/BIDR, BTC/BUSD, BTC/DAI, BTC/TUSD, BTC/USDC dan BTC/USDT. Syarat untuk mendapatkan gratis trading fee Bitcoin, pengguna Tokocrypto harus menyelesaikan verifikasi KYC (Know Your Costumer) Level 1.

    Tidak hanya itu, Tokocrypto juga meluncurkan fitur baru, yaitu TKO Trading Fee, di mana pengguna bisa membayar biaya trading menggunakan TKO dan mendapatkan diskon sebesar 25%. Hadirnya fitur TKO Trading Fee yang memberikan keuntungan untuk para holders TKO.

    Dengan fitur TKO Trading Fee, pengguna Tokocrypto tidak akan dipusingkan lagi dengan biaya trading fee, sehingga bisa dapat keuntungan yang maksimal. Diskon trading fee ini bisa digunakan semua pengguna dengan berbagai pilihan aset kripto.

    Untuk mengetahui informasi lebih lengkap terkait program Zero-Fee Bitcoin Trading bisa simak di link ini dan TKO Trading Fee di link ini.

    Baca juga: Bitcoin Turun Lagi, Justru Berpotensi Naik Drastis



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Hashing Adalah Istilah dalam Mining Aset Kripto

    Saat terjun dalam dunia kripto, ada beragam istilah yang perlu Anda ketahui selaku investor aset kripto. Salah satu istilah yang perlu Anda pahami adalah hash atau hashing. Hashing adalah istilah yang digunakan untuk proses penambangan (mining) atau pembuatan aset kripto.

    Cara ini dilakukan agar dapat menciptakan ekosistem transaksi yang aman dan tidak mudah diubah dalam jangka waktu permanen. Lantas, apa itu hashing, apa saja komponen, jenis-jenis, dan penggunaannya? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini!

    Apa Itu Hashing?

    Sebelum beranjak pada pengertian hashing, pahami dahulu apa yang disebut sebagai hash. Hash adalah kode yang dipakai untuk mewakili sebuah pesan, kata, atau data. Kode ini mempunyai dua karakteristik. Pertama, sebuah kode input akan selalu menghasilkan output yang sama. Kedua, sebuah kode hash tidak bisa digunakan untuk mengembalikan output menjadi input.

    Apa Bedanya Hashing dan Encryption?

    Hash sering kali disamakan dengan enkripsi. Padahal, keduanya memiliki arti dan fungsi yang berbeda. Lain halnya dari hash yang hanya dapat bekerja satu arah, enkripsi dapat melakukan fungsinya secara dua arah. Itulah yang menjadi perbedaan mendasar antara enkripsi dan hash.

    Di sisi lain, hashing adalah proses memasukkan rumus matematika sebagai input agar dapat menghasilkan satu output yang sama untuk setiap input tersebut. Rumus matematika yang digunakan dalam proses hashing ini kemudian disebut sebagai hash function. Hashing dilakukan untuk mencegah duplikasi dan peretasan terhadap data dalam database.

    Baca juga: Berikut Jenis Asic Miner yang Bisa Dipakai Untuk Mining Aset Kripto!

    Komponen pada Proses Hashing

    ilustrasi hashing

    Untuk melakukan proses hashing, ada beberapa komponen yang harus dimiliki. Tiga komponen tersebut di antaranya data masukan, hash function, dan digest yang akan diuraikan dalam penjelasan berikut ini.

    1. Data masukan

    Komponen pertama yang wajib ada saat akan melakukan proses hashing adalah data masukan atau input. Ada beragam data yang bisa menjadi input, seperti video, teks, password, file, dan sebagainya. Apa pun jenis datanya, yang terpenting itu adalah data biner.

    1. Hash function

    Setelah mempunyai data masukan, diperlukan adanya hash function yang akan mengubah data-data inputan tersebut menjadi output yang sama untuk satu input data. Hash function dalam proses hashing ini terbagi dalam beberapa jenis. Akan tetapi, semuanya akan menghasilkan output yang sama untuk satu input yang sama pula.

    1. Hash values atau digest

    Terakhir, dalam melakukan proses hashing yang disertai dengan data masukan dan hash function, ada yang disebut sebagai hash values atau digest. Ini juga dikatakan sebagai hasil akhir (output) data setelah diinput dan diproses menggunakan fungsi hash (hash function).

    Jenis-jenis Hash Function dan Penggunaannya

    Ada beragam jenis hash function untuk melakukan proses hashing. Beberapa fungsi hash yang paling banyak digunakan adalah MD, RIPEMD, dan SHA. Seperti apa ketiga hash function tersebut? Berikut penjelasan lengkapnya!

    1. MD

    Hash function pertama yang paling banyak digunakan adalah MD. Fungsi ini pertama kali digunakan pada 1990 setelah diciptakan oleh Ronald Rivest. Fungsi hash MD kemudian terus mengalami perbaikan hingga terbagi lagi dalam beberapa fungsi, seperti MD4 dan MD5.

    1. RIPEMD

    Hash function RIPEMD diciptakan oleh Hans Dobbertin dan memiliki algoritma sepanjang 160 bit. Fungsi ini dapat mengatasi transaksi Bitcoin yang tertunda. Meski demikian, performanya tak lebih dari SHA, apalagi SHA-256.

    1. SHA

    SHA atau Secure Hashing Algorithm adalah fungsi yang dikembangkan oleh Badan Keamanan Nasional untuk proses tanda tangan digital dengan kecepatan awal 160 bit. Kemampuan ini terus ditingkatkan hingga terbagi dalam beberapa jenis fungsi, salah satunya SHA dengan kekuatan 256 bit.

    Hashing adalah proses yang terdapat dalam kehidupan sehari-hari, khususnya pada dunia kripto saat melakukan mining (penambangan). Proses ini dilakukan untuk mencegah adanya transaksi yang tertunda. 

    Untuk mengetahui berbagai istilah lain yang terdapat dalam dunia kripto, Anda bisa mengikutinya di website, Instagram, dan Twitter Tokocrypto. Mari bergabung juga dalam komunitas Discord Tokocrypto. Jangan lupa juga untuk mulai berinvestasi dan trading kripto melalui Tokocrypto!





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • FUD adalah Taktik Psikologi dalam Dunia Kripto, Hati Hati!

    Di kehidupan sehari-hari, Anda tentu telah sering mendengar istilah FOMO atau Fear of Missing Out. Istilah ini dipakai untuk merepresentasikan seseorang yang memiliki rasa takut, gelisah, atau tak ingin ketinggalan tren yang sedang terjadi. Pada akhirnya, orang yang disebut FOMO akan mengikuti tren tersebut meski belum tentu pas untuknya.

    Baca juga: Ketahui Pengertian FOMO Adalah di Dunia NFT Selengkapnya di Sini

    Selain FOMO, ada juga istilah FUD yang kerap digunakan dalam pasar perdagangan, khususnya kripto. Lantas, apa itu FUD dan adakah cara agar terhindar dari FUD ini? Simak penjelasan berikut!

    Apa Itu FUD?

    Seperti yang telah dijelaskan secara singkat di atas, Fear, Uncertainty, and Doubt atau yang kemudian disingkat menjadi FUD adalah singkatan dari Fear, Uncertainty, and Doubt yang berarti ketakutan, ketidakpastian, dan kekhawatiran terutama yang terjadi dalam pasar perdagangan

    FUD menggambarkan situasi dan kondisi ketika pasar sedang tidak stabil hingga membuat para investor mengalami rasa takut dan ragu. Istilah ini juga kerap diplesetkan menjadi Facts U Dislike. FUD sering menjadi taktik untuk memainkan psikologi seseorang yang bermain dalam pasar perdagangan.

    Jika dalam kehidupan sehari-hari saja FUD banyak ditemui, apalagi dalam kripto yang dipenuhi dengan ketidakpastian. Pasalnya, harga aset kripto cenderung fluktuatif atau bisa berubah sewaktu-waktu. Inilah yang kemudian dimanfaatkan oleh para investor untuk mengeruk keuntungan sebanyak-banyaknya, salah satunya dengan cara menyebarkan ketakutan. 

    Jika ketakutan sudah tersebar, maka akan banyak investor yang menjual aset kriptonya dan dimanfaatkan para penyebar FUD tersebut untuk membeli aset kripto di harga yang amat rendah.

    Jadi, tidak sedikit dari para investor yang saling menyerang agar dapat memengaruhi harga aset kripto masing-masing dari mereka. Namun, tidak sedikit pula pemain berpengalaman yang telah mengerti tentang strategi ini. Sehingga, pada akhirnya, mereka akan terus mengunci aset yang anjlok sampai harganya kembali stabil. Apakah Anda salah satunya?

    4 Fenomena FUD dalam Dunia Crypto

    bentuk koin bitcoin

    Fenomena FUD dalam dunia kripto benar-benar pernah terjadi, terutama di tengah kondisi ekonomi yang begitu fluktuatif saat ini. Berikut ini sejumlah hal yang turut memperkuat fenomena FUD dalam dunia kripto, yaitu:

    Libra (Facebook)

    Sejak masa peluncurannya ke publik, terdapat beberapa fenomena FUD dalam kripto. 

    Salah satu yang menjadi pemula dari seluruh fenomena FUD dalam kripto adalah ketika Facebook yang digawangi oleh Mark Zuckerberg bersiap untuk merilis aset kripto pertamanya, yakni Libra. 

    Kehadiran Libra tentu menjadi angin segar. Akan tetapi, tidak sedikit dari para investor yang meragukan privasi yang ditawarkan oleh aset kripto Libra.

    Pelarangan Jual-Beli Bitcoin di Tiongkok

    Melansir SoFi Learn, Pemerintah Tiongkok hampir setiap tahun selalu melayangkan pelarangan jaul-beli Bitcoin di seluruh Tiongkok setiap kali terjadi suatu penurunan atau tragedi yang menimpa pasar aset kripto. Meski terkesan sebagai aturan yang diturunkan secara permanen, nyatanya pelarangan ini hanya bersifat sementara hingga isu mengenai pasar kripto reda dengan sendirinya. 

    Pelarangan ini dilakukan secara masif melalui media massa kepada individu atau komunitas kripto yang ada di Tiongkok. membuat harga Bitcoin menjadi anjlok dan dipertanyakan kredibilitasnya.

    Pernyataan Donald Trump

    Selain Facebook dan negara Tiongkok yang sukses mengguncang dunia kripto, Donald Trump juga turut berperan membuat FUD dalam kripto lewat cuitannya di Twitter. 

    Pada saat itu, Trump menyatakan bahwa dirinya bukan penggemar dari Bitcoin maupun aset kripto lainnya. Pernyataan negatif Trump tersebut dinyatakan tepat ketika harga Bitcoin sedang bullish.

    Perilisan BAKKT

    BAKKT adalah platform perdagangan aset kripto dari NASDAQ yang diluncurkan setelah melihat arus pengguna kripto meningkat. Akan tetapi, pada hari perilisannya, harga Bitcoin justru anjlok hingga menyentuh 2.000 USD. Hal ini menunjukkan bahwa baik situasi FOMO maupun FUD bisa terjadi dalam waktu yang amat berdekatan.

    3 Tips Terhindar dari FUD Crypto

    Tidak ada yang suka berada dalam ketidakpastian hingga merasakan takut dan khawatir berlebihan. Untuk itu, Anda perlu tahu bagaimana cara dan tips terhindar dari FUD, khususnya saat sedang bermain dalam instrumen investasi kripto. Berikut adalah beberapa tips yang bisa Anda terapkan, yaitu:

    1. Perdalam pengetahuan dan tingkatkan percaya diri

    Tips pertama agar bisa terhindari dari FUD saat berinvestasi kripto adalah dengan memperdalam pengetahuan seputar aset kripto. Pastikan sebelum melakukan pembelian, Anda sudah tahu karakteristiknya, sehingga siap menghadapi risiko yang mungkin terjadi. Selain itu, tingkatkan rasa percaya diri dengan bekal pengetahuan tersebut. Saat rasa percaya diri Anda tinggi, Anda tidak akan mudah dipengaruhi oleh asumsi-asumsi negatif dari pihak lain.

    1. Gunakan logika Anda

    Dalam mengambil keputusan, Anda tentu perlu berpikir mendalam dengan logika. Biasanya, keputusan yang diambil secara terburu-buru menggunakan perasaan disebabkan oleh rasa FOMO atau takut ketinggalan tren. Pada akhirnya, FOMO akan mengarahkan Anda pada FUD. Jadi, jangan sampai terlalu banyak menggunakan perasaan saat akan mengambil keputusan dalam investasi kripto.

    1. Siapkan dana darurat

    Tips terakhir agar terhindar dari FUD adalah dengan menyiapkan dana darurat. Artinya, Anda harus menyiapkan uang cadangan sebagai antisipasi bila terjadi kerugian saat berinvestasi kripto. Jika Anda memiliki dana darurat untuk menghadapi kerugian yang mungkin terjadi, Anda akan lebih tenang dan tidak mengambil keputusan tanpa melakukan analisis terlebih dahulu.

    Pada akhirnya, sebelum mulai berinvestasi kripto, Anda harus memiliki bekal pengetahuan yang cukup tentang karakteristik aset kripto serta risiko yang mungkin terjadi seperti FUD.Tentu masih banyak sejumlah hal lain yang memengaruhi ketidakpastian dalam dunia kripto. Untuk memperoleh informasi lengkap seputar kripto, bergabunglah di komunitas Discord Tokocyrpto dan website Tokonews. Untuk mulai berinvestasi aset kripto, daftar dan selesaikan KYC Anda di Tokocrypto sekarang!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Webinar PPKM: Pelajari Potensi cuan Kripto dengan Maksimal

    Hasil cuan dari investasi aset kripto memang menggiurkan. Namun, jangan sampai salah langkah. Bagi kamu yang ingin memulai investasi, yuk! Nonton webinar “PPKM: Pelajari Potensi Cuan Kripto dengan Maksimal” yang dihadirkan Tokocrypto bersama kumparan ini.

    Dalam webinar ini Dennis Adishwara yang akan berbagi informasi mengenai cara memulai investasi aset kripto dengan aman agar menghasilkan cuan. Aktor film Ada Apa dengan Cinta ini, juga membagikan kisahnya tentang naik-turun berinvestasi aset kripto.

    Masyarakat yang ingin memulai investasi aset kripto bisa menggunakan platform Tokocrypto. Di sana bisa memulainya dengan mulai dari Rp50 ribu saja. Trading fee yang dikenakan oleh platform tepercaya ini yaitu 0,1 persen dengan biaya tarikan dana yang tidak lebih dari Rp5.500 dan proses deposit yang dapat dilakukan melalui banyak e-wallet atau melalui sejumlah mitra bank.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 3 Kesalahan Fatal Harus Dihindari Saat Trading Altcoin di Pasar Bullish

    Trading altcoin di pasar bullish dapat menjadi pengalaman yang menguntungkan, tetapi juga penuh risiko. Untuk menghindari jebakan umum yang sering dilakukan oleh pedagang dan investor kripto, ada beberapa kesalahan fatal yang perlu dihindari. Dalam artikel ini, kami akan mengidentifikasi kesalahan-kesalahan tersebut dan memberikan solusi untuk menghindarinya.

    Tidak Memiliki Rencana Trading yang Jelas

    Salah satu kesalahan paling umum yang sering dilakukan oleh pedagang adalah tidak memiliki rencana trading yang jelas. Terjun ke pasar tanpa strategi yang terdefinisi dengan baik adalah seperti berlayar tanpa peta di lautan yang gelap. Dalam pasar altcoin yang volatil, rencana trading yang baik dapat menjadi penentu kesuksesan atau kegagalan.

    Solusi: Sebelum memulai trading, penting untuk mengembangkan rencana trading yang mencakup tujuan investasi, strategi masuk dan keluar posisi, manajemen risiko, dan rencana darurat. Dengan memiliki rencana yang jelas, Anda dapat membuat keputusan yang lebih terukur dan mengurangi risiko kesalahan impulsif.

    Tidak Memperhatikan Analisis Fundamental

    Ilustrasi trading kripto. Sumber: Tokocrypto.
    Ilustrasi trading kripto. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: 3 Kripto Teratas yang Harus Diperhatikan di Bulan Maret

    Ketika pasar sedang naik, mudah bagi pedagang untuk terjebak dalam euforia pasar dan mengabaikan analisis fundamental. Terlalu bergantung pada tren harga semata tanpa mempertimbangkan faktor-faktor fundamental dapat mengakibatkan keputusan yang tidak rasional dan berisiko.

    Solusi: Selalu lakukan analisis fundamental terhadap altcoin yang ingin Anda perdagangkan. Tinjau proyek, tim pengembang, kasus penggunaan, dan faktor-faktor lain yang mungkin memengaruhi nilai jangka panjang altcoin tersebut. Dengan pemahaman yang lebih mendalam tentang aset Anda, Anda dapat membuat keputusan trading yang lebih terinformasi.

    Overtrading dan Overleveraging

    Di tengah lonjakan harga altcoin, godaan untuk overtrading dan overleveraging seringkali sulit untuk dihindari. Terlalu sering melakukan trading atau menggunakan leverage yang berlebihan dapat menyebabkan kelelahan mental, kesalahan strategi, dan risiko kehilangan modal yang besar.

    Solusi: Tetapkan batasan untuk frekuensi trading dan leverage yang akan Anda gunakan. Disiplin dalam mengikuti batasan ini dapat membantu Anda menghindari kesalahan-kesalahan yang disebabkan oleh overtrading dan overleveraging. Selain itu, selalu lakukan manajemen risiko dengan baik dan jangan pernah mengambil risiko yang melebihi toleransi Anda.

    Dalam kesimpulan, trading altcoin di pasar bullish dapat memberikan peluang besar, tetapi juga mengandung risiko tinggi. Dengan menghindari kesalahan-kesalahan fatal yang disebutkan di atas dan menerapkan solusi yang tepat, Anda dapat meningkatkan peluang kesuksesan dalam trading kripto.


    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



    Sumber : news.tokocrypto.com