Tag: tisu

  • Ini Akibatnya Kalau Sering Buang Tisu ke Toilet


    Jakarta

    Kebanyakan orang tentu nggak asing sama larangan buang tisu ke dalam lubang toilet. Peringatan ini sering kali dipajang di WC umum.

    Bukan hanya di WC umum, tisu memang tidak dianjurkan buat dibuang ke toilet manapun, termasuk di rumah sendiri. Soalnya, kebiasaan itu bisa memicu masalah yang merepotkan penghuni rumah.

    Tisu merupakan benda yang tak dapat larut di air. Jika disiram ke dalam toilet, tisu tersebut hanya tenggelam dan tidak hancur.


    Kalau kebiasaan ini terus dilakukan, tisu bakal menumpuk sehingga kloset menjadi mampet. Berikut ini akibatnya kalau membuang tisu ke toilet, dikutip dari Scott English Plumbing.

    Efek Fatberg

    Membuang tisu ke dalam toilet memicu efek fatberg. Kondisi tersebut berupa tisu basah yang bercampur dengan kotoran, lalu terperangkap di dalam pipa. Alhasil tisu bisa menumpuk di dalamnya.

    Jika sudah seperti itu, saluran pembuangan toilet akan tersumbat. Pertanda saluran pembuangan sudah mampet antara lain kotoran sulit turun dan muncul bau tak sedap dari area kamar mandi dan pipa pembuangan yang terhubung ke septic tank.

    Kerusakan Sistem Saluran Pembuangan

    Saluran toilet yang tersumbat tisu, kalau tidak segera diperbaiki bakal semakin parah dan pipa pembuangan pun dapat rusak. Hal ini dikarenakan tidak ada ruang buat air dan kotoran lewat. Penumpukan benda di dalam pipa memicu tekanan dan berisiko menimbulkan kebocoran pipa.

    Itulah risiko membuang tisu ke toilet. Biar kejadian itu tidak dialami di rumah, pastikan untuk membuang tisu ke tempat sampah ya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Hati-hati! Buang Tisu ke Kloset Bisa Picu Masalah pada Septic Tank


    Jakarta

    Banyak masyarakat yang terbiasa membuang tisu ke dalam kloset. Padahal, di dalam kamar mandi sudah disediakan tempat sampah untuk membuang tisu bekas pakai.

    Banyak orang yang menilai jika tisu, terutama tisu toilet, mudah hancur jika terkena air. Hal tersebut yang menjadi alasan banyak orang memilih membuang tisu secara langsung ke dalam toilet.

    Dilansir situs Better Homes & Gardens, memang ada beberapa jenis tisu yang dinilai cepat terurai saat terkena air, yakni tisu toilet daur ulang, tisu dari bambu, tisu satu lapis (1 ply), dan tisu dua lapis (2 ply) yang lembut.


    Meski keempat jenis tisu tersebut dapat dengan mudah hancur ketika terkena air, tapi bukan berarti bisa dibuang langsung ke dalam kloset. Selain kloset jadi terlihat kotor, kebiasaan buruk ini bisa menimbulkan masalah di septic tank.

    Sebagai informasi, air limbah dari dalam rumah akan dibuang ke septic tank. Di dasar septic tank terdapat lapisan lumpur yang mengendap, sedangkan limbah yang lebih ringan akan membentuk lapisan buih yang mengapung di permukaan.

    Lalu, ada bakteri baik di dalam septic tank yang dapat mengurai limbah organik. Sedangkan limbah cair akan mengalir keluar ke saluran pembuangan.

    Bahaya Membuang Tisu ke Kloset

    Tisu toilet yang dibuang ke dalam kloset, terutama jenis tisu yang lapisannya tebal, tidak akan mudah terurai dengan cepat. Hal ini dapat meningkatkan risiko penyumbatan di saluran pembuangan dan memenuhi kapasitas septic tank.

    Selain itu, tisu yang memiliki bahan kimia tambahan seperti aroma wangi, juga dapat membahayakan sistem pembuangan di septic tank. Zat kimia tambahan ini dapat mengurangi efisiensi bakteri dengan cara membunuh bakteri baik yang berfungsi penting untuk mengurai limbah organik.

    Akibat kebiasaan membuang tisu ke dalam kloset bisa mengganggu fungsi septic tank untuk menampung limbah. Hal ini dapat memicu masalah yang lebih parah di kemudian hari, seperti penyumbatan pipa pembuangan dan potensi terjadinya penumpukan limbah.

    Kapasitas septic tank juga akan berkurang karena terlalu banyak dipenuhi sampah tisu. Jika septic tank di rumah tak pernah disedot dan terus dipenuhi sampah, maka bisa saja memicu ledakan septic tank di kemudian hari.

    Itulah alasan jangan membuang tisu ke dalam kloset karena mengganggu fungsi septic tank. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Syarat Airbag Mengembang dan Kondisi yang Bikin Tidak Keluar



    Jakarta

    Airbag menjadi peranti penting untuk mobil-mobil masa kini. Sistem airbag dapat melindungi penghuni mobil dari cedera serius atau bahkan fatalitas ketika terjadi kecelakaan.

    Namun, tidak setiap tabrakan airbag mengembang. Ada kalanya airbag tidak keluar lantaran beberapa syarat tidak terpenuhi.

    Dikutip dari siaran pers Auto2000, penggunaan seat belt menjadi upaya yang efektif ketika terjadi kecelakaan dan airbag mengembang. Sayangnya, masalah utama pengguna mobil di Indonesia adalah masih menganggap seat belt mengganggu kenyamanan. Padahal, seat belt menjaga tubuh supaya tidak terpental saat kecelakaan. Risikonya dapat menghantam kabin atau terlempar keluar mobil yang berpotensi cedera serius.


    Jika airbag keluar pun, ketika tidak memakai seat belt wajah akan mengenai airbag. Perlu diketahui, saat terjadi kecelakaan airbag keluar dengan sangat kencang. Akibatnya, jika tertampar airbag maka akan kesulitan bernapas. Efek tumbukan antara kepala dan airbag cukup besar tergantung kuatnya tabrakan, risiko minimal adalah cidera leher.

    Airbag akan bekerja jika ECU airbag mengirimkan perintah yang dipicu oleh sensor yang diletakkan di beberapa titik terutama di bagian depan mobil. Sensor yang menerima gaya dalam jumlah besaran tertentu akan memberitahukan ECU bahwa mobil menerima tabrakan besar.

    Perintah dikirimkan ke Initiator yang akan membakar Propellant Gain & Enhancer sehingga menghasilkan gas yang akan mengembangkan airbag untuk melindungi penghuni kabin mobil. Proses dari benturan hingga airbag mengembang terjadi sangat cepat, tidak lebih dari 0,2 detik.

    Airbag tidak mengembang begitu saja. Airbag akan mengembang jika tingkat benturan di atas ambang yang ditentukan, biasanya pada kecepatan kendaraan sekitar 20-30 km/jam ketika menabrak frontal penghalang diam yang tidak bergerak seperti tembok.

    Airbag juga bisa mengembang saat mobil membentur sebuah obyek atau penghalang yang dapat bergerak jika tertabrak, seperti menabrak bagian belakang mobil lain di kecepatan 30 km/jam lebih.Termasuk benturan keras pada bagian samping dan bawah mobil, tergantung jenis airbag dan sensor yang dipasang.

    Namun, ada kondisi yang membuat airbag tidak keluar. Salah satunya karena sensor tidak terpicu, airbag berisiko tidak terkembang meski mengalami tabrakan yang keras, seperti tabrakan dari samping untuk mobil yang belum memiliki side airbag dan curtain airbag. Atau bila mobil terguling tanpa didahului tumbukan dari depan atau samping mobil.

    Airbag juga berisiko tidak akan mengembang bila terkena impak tabrakan dari belakang atau kendaraan menabrak obyek yang lebih tinggi seperti bagian belakang truk. Airbag berpotensi pula tidak bisa menunaikan tugasnya kalau tabrakan menyudut atau menabrak tiang tepat di tengah.

    Pemilik mobil dilarang meletakkan benda apa pun di setir, apalagi mengganti setir dengan yang bukan standar. Jangan merekatkan stiker atau apa pun yang dapat mengganggu fungsi airbag di kemudi. Termasuk memasang aksesori yang dapat mengganggu ketika airbag mengembang.

    Ada kasus airbag penumpang tidak bisa keluar karena ada yang memberi perekat pada titik keluarnya airbag di dasbor. Atau meletakkan barang di atasnya seperti kotak tisu, botol parfum mobil, atau boneka pajangan. Benda tersebut terlempar ke arah penumpang dan mengakibatkan cedera serius. Hati-hati pula saat mengganti panel interior atau jok mobil dengan bahan berbeda karena dapat menghalangi side airbag dan curtain airbag keluar.

    Di dasbor ada indikator airbag. Jika lampu indikator airbag menyala setelah mesin hidup, segera periksa ke bengkel resmi.

    (rgr/dry)



    Sumber : oto.detik.com

  • 7 Cara Mengatasi HP Kemasukan Air Sendiri di Rumah, Mudah!

    Jakarta

    HP kemasukan air? Jangan terlalu panik. Ada banyak langkah yang bisa dilakukan ketika HP kemasukan air.

    Dengan penanganan yang cepat dan tepat, HP kamu masih punya peluang lebih besar untuk bisa selamat dan berfungsi normal. Selain itu, kamu juga bisa mengenali tanda-tanda yang menunjukkan bahwa komponen internal ponsel telah rusak karena air.

    Cara Mengatasi HP Kemasukan Air

    Dilansir laman Pandas Security, berikut adalah hal yang harus dilakukan jika air masuk ke ponsel:


    1. Selamatkan HP dari Air

    Hal pertama ketika HP terkena air adalah menyelamatkannya. Karena semakin lama terkena air, maka semakin besar kemungkinan HP akan terisi air. Hal ini akan memperkecil kemungkinannya untuk diselamatkan.

    2. Matikan HP

    Ketika HP kemasukan air dalam posisi menyala, segeralah untuk mematikannya. Langkah ini bertujuan untuk memutus sumber daya dan menghentikan aliran listrik di perangkat.

    Dengan begitu, kita bisa mengurangi kemungkinan terjadinya korsleting, dan mencegah kerusakan lebih lanjut.

    3. Lepas Bagian HP

    Bongkar bagian atau komponen HP yang bisa dilepas. Misalnya, casing HP, kartu SIM, dan baterai.

    Cara ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kerusakan, dan mempersiapkannya untuk pengeringan secara terpisah.

    Sementara bagi pengguna iPhone, melepas baterai memerlukan pembongkaran menyeluruh. Lebih baik hal ini dilakukan oleh profesional.

    4. Bersihkan Sisa Air

    Setelah komponen HP dibongkar, pakailah kain kering atau tisu untuk mengeringkan air yang tersisa pada bagian-bagiannya. Pastikan kamu mengelap dengan lembut, jangan menggosoknya.

    Kamu bisa menepuk-nepuk dengan perlahan. Cara ini dilakukan untuk menghindari kerusakan lebih lanjut.

    5. Menyerap Kelembapan

    Setelah mengeringkan permukaan HP, langkah selanjutnya adalah menyerap sisa air (yang mungkin masuk ke bagian dalam HP).

    Banyak orang menaruh HP di dalam kantung beras mentah, namun cara mengatasi HP masuk air dengan beras sebenarnya bukan cara terbaik untuk mengeluarkan air dari HP.

    Alternatifnya, kamu bisa pertimbangkan untuk meletakkan komponen HP ke dalam wadah tertutup dengan bungkusan gel silika (bungkusan kecil yang sering ditemukan dalam kotak sepatu baru atau botol pil). Bungkusan gel silika lebih baik daripada beras, karena dirancang khusus untuk menyerap kelembapan.

    Kamu bisa menggunakan metode beras, meletakkan komponen HP di dekat kipas angin atau ventilasi AC, untuk mengeringkan HP dari air.

    Jika memungkinkan, hindari penggunaan pengering rambut. Karena cara ini bisa risiko signifikan mendorong air lebih dalam ke celah-celah ponsel, bahkan bisa menyebar ke area yang sebelumnya kering.

    6. Tunggu Sampai Benar-benar Kering

    Biarkan komponen HP dalam metode pengeringan selama 24 sampai 48 jam. Jangka waktu ini akan memastikan sebagian besar air menguap.

    Hal ini bermanfaat dalam mengurangi risiko korsleting dan kerusakan. Waktu pengeringan yang tepat untuk HP juga bergantung pada beberapa variabel, seperti teknik pengeringan yang dipilih dan tingkat paparan air.

    Jika mengeringkan HP dengan gel silika, waktu pengeringan yang umum adalah 24 jam. Sementara, jika mengeringkan HP yang masuk air dengan menggunakan beras atau kipas angin sebaiknya 48 jam.

    Kalau HP terkena air sebentar, mungkin akan lebih cepat kering. Namun, dalam kasus HP terendam seluruhnya waktu pengeringan yang diperlukan lebih lama.

    7. Mencoba Menyalakan Kembali HP

    Setelah melakukan pengeringan awal, kamu bisa nyalakan HP. Ini dilakukan menguji untuk mengetahui apakah HP masih berfungsi.

    Jika HP dinyalakan secara normal, layar sentuh berfungsi, dan audio jernih, kemungkinan HP kamu aman.

    Jika mengalami layar terdistorsi, suara tak jernih, atau tidak bisa menyala, sebaiknya cari bantuan profesional untuk memperbaikinya, sehingga tidak memperparah kerusakan.

    Dampak HP yang Terkena Air

    Kita bisa mengetahui potensi kerusakan HP akibat terkena air. Salah satunya, HP kemasukan air bisa merusak LCD dan mengganggu layar sentuh sehingga menyebabkan layar tidak responsif.

    Berikut adalah akibat jika HP kemasukan air:

    • Layarnya berkabut, ada pengembunan di lensa kamera atau di bawah layar. Hal ini mengindikasikan adanya air yang masuk ke dalam perangkat.
      Ada tindakan tak terduga, seperti aplikasi terbuka dan tertutup sendiri (karena air yang
    • mempengaruhi sirkuit internal).
    • Kinerja HP jadi lemot.
    • Layar sentuhan yang tidak responsif.
    • Baterai jadi cepat terkuras.
    • Daya yang tidak konsisten.
    • Suara teredam dan kualitas audio menurun, karena air yang mempengaruhi speaker atau mikrofon.
    • Masalah pengisian daya karena mengganggu port pengisian daya.
    • Adanya korosi, seperti muncul bintik-bintik hijau atau putih pada komponen internal akibat paparan air.
    • Ada perubahan warna pada motherboard atau bagian internal lainnya.

    (khq/fds)



    Sumber : inet.detik.com