Tag: tni au

  • Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap 2 Tahun 2025 Dibuka, Cek Infonya Di Sini!


    Jakarta

    Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) kembali membuka pendaftaran untuk tahap 2 tahun anggaran 2025. Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi LPDP pada tautan https://lpdp.kemenkeu.go.id/ hingga 31 Juli 2025 mendatang.

    Seperti yang diketahui, LPDP adalah program beasiswa yang diselenggarakan oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI. Penerima beasiswa nantinya akan mendapat pendanaan untuk melanjutkan pendidikan tinggi jenjang magister atau doktoral di kampus dalam dan luar negeri.

    Terdapat tiga kelompok besar yang dibuka pada pendaftaran beasiswa LPDP tahap 2 tahun 2025. Ketiganya adalah Beasiswa Umum, Afirmasi, dan Targeted.


    Masing-masing kelompok memuat berbagai jalur beasiswa yang telah dirancang secara inklusif. Sehingga, penerimaan bisa disesuaikan dengan profil anak bangsa secara maksimal.

    Lalu apa saja yang harus diketahui untuk mendaftar beasiswa LPDP tahap 2 tahun 2025? Dikutip dari laman resmi LPDP, berikut informasinya.

    Proses pendaftaran dan pengumuman LPDP dilaksanakan secara terpadu melalui laman resmi mereka. Adapun linknya adalah:

    https://lpdp.kemenkeu.go.id/

    Pada laman tersebut, detikers bisa menemukan seluruh informasi tentang pendaftaran berdasarkan jalur yang diikuti, tips-tips, hingga kisah sukses para awardee.

    Program LPDP yang Dibuka pada Tahap 2 Tahun 2025

    Program Umum

    • Beasiswa Reguler
    • Beasiswa Perguruan Tinggi Utama Dunia
    • Beasiswa Parsial

    Program Afirmasi

    • Beasiswa Penyandang Disabilitas
    • Beasiswa Putra-putri Papua
    • Beasiswa Daerah Afirmasi
    • Beasiswa Prasejahtera

    Program Targeted

    • Beasiswa PNS, TNI, Polri
    • Beasiswa Kewirausahaan
    • Beasiswa Pendidikan Kader Ulama
    • Beasiswa Dokter Spesialis dan Subspesialis
    • Beasiswa Doktor Talenta Riset dan Inovasi Nasional

    Syarat Daftar LPDP Tahap 2 Tahun 2025

    Setiap jalur seleksi akan memiliki syarat pendaftaran yang berbeda-beda. Namun, syarat umum yang harus dipenuhi adalah:

    Syarat Umum

    1. Warga Negara Indonesia (WNI)

    2. Telah menyelesaikan studi D4/S1 untuk program magister dan S2 untuk jenjang doktor.

    3. Pendaftar yang menyelesaikan studi D4/S1 langsung doktor diperbolehkan mendaftar dengan ketentuan tambahan.

    4. Pendaftar yang telah menyelesaikan S2/S3 tidak diizinkan mendaftar di jenjang yang sama.

    5. Pendaftar jenjang S3 diutamakan bagi yang melampirkan surat ketentuan tambahan.

    6. Pendaftar jenjang S3 yang merupakan lulusan dokter spesialis atau subspesialis dapat menggunakan transkrip nilainya untuk memenuhi syarat IPK.

    7. Bagi pendaftar lulusan kampus luar negeri pada jenjang pendidikan sebelumnya wajib melampirkan penyetaraan ijazah dan hasil konversi IPK dari Kemdiktisaintek.

    8. Mahasiswa on going bisa mendaftar dengan ketentuan tambahan.

    9. Mahasiswa dokter spesialis/subspesialis yang tengah berkuliah bisa mendaftar program S2/S3 dengan ketentuan tambahan.

    10. Pendaftar yang pernah menempuh studi S2/S3 tapi tidak selesai diperbolehkan mendaftar dengan bukti surat pemberhentian/sejenisnya.

    11. Melampirkan surat rekomendasi yang diterbitkan paling lama 1 tahun di bulan yang sama dengan waktu pendaftaran.

    12. Pendaftar PNS wajib melampirkan surat usulan atau rekomendasi dari pejabat sekurang-kurangnya setingkat eselon II.

    13. Lulusan sekolah kedinasan bisa mendaftar asal belum diangkat menjadi CPNS dan mendapatkan izin.

    14. Pendaftar prajurit TNI wajib melampirkan usulan atau surat rekomendasi yang ditandatangani pejabat pada MABES TNI/TNI AD/TNI AL/TNI AU.

    15. Pendaftar berstatus POLRI wajib melampirkan surat usulan atau surat rekomendasi yang ditandatangani pejabat pada MABES POLRI.

    16. Memilih perguruan tinggi tujuan dan program studi sesuai dengan ketentuan LPDP.

    17. Beasiswa LPDP hanya diperuntukkan bagi kelas reguler/kelas yang ditetapkan oleh LPDP.

    18. Menyetujui surat pernyataan yang telah disediakan.

    19. Menulis profil diri termasuk riwayat pendidikan yang tidak diselesaikan pada aplikasi pendaftaran.

    20. Menulis komitmen kembali ke Indonesia, rencana pasca studi, dan rencana kontribusi di Indonesia.

    21. Menulis proposal penelitian untuk pendaftar S3.

    22. Jika memiliki publikasi ilmiah, prestasi, dan pengalaman organisasi maka harus dilengkapi pada aplikasi pendaftaran.

    Komponen Dana LPDP Tahap 2 Tahun 2025

    1. Dana Pendidikan

    • Biaya pendaftaran
    • Uang kuliah
    • Tunjangan buku
    • Penelitian tesis/disertasi
    • Seminar internasional
    • Publikasi jurnal internasional

    2. Dana Pendukung

    • Transportasi
    • Aplikasi visa
    • Asuransi kesehatan
    • Kedatangan
    • Biaya hidup bulanan
    • Lomba internasional
    • Tunjangan keluarga (khusus doktor)
    • Keadaan darurat (jika diperlukan)

    Jadwal Seleksi LPDP Tahap 2 Tahun 2025

    • Pendaftaran seleksi: 30 Juni – 31 Juli 2025
    • Seleksi administrasi: 1 Agustus – 21 Agustus 2025
    • Pengumuman hasil seleksi administrasi: 22 Agustus 2025
    • Pengajuan sanggah: 23 – 25 Agustus 2025
    • Pengumuman hasil sanggah: 8 September 2025
    • Seleksi bakat skolastik: 15 – 25 September 2025
    • Pengumuman hasil seleksi bakat skolastik: 2 Oktober 2025
    • Seleksi substansi: 7 Oktober – 19 November 2025
    • Pengumuman hasil seleksi substansi: 27 November 2025
    • Periode perkuliahan dimulai: Paling cepat Bulan Januari 2026

    Informasi lain bisa dilihat dengan mengunjungi laman resmi LPDP pada tautan https://lpdp.kemenkeu.go.id/. Selamat mendaftar detikers!

    (det/nah)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / jess bailey
  • Beasiswa LPDP Tahap 1 Tahun 2025 Dibuka Mulai 17 Januari, Siap-siap!


    Jakarta – Beasiswa LPDP Kementerian Keuangan tahap 1 2025 akan dibuka mulai Jumat, 17 Januari. Periode seleksinya berlangsung pada Januari hingga Juni 2025.

    Program beasiswa yang dibuka di antaranya beasiswa umum, afirmasi, dan targeted. Pada saat ini, informasi lengkap mengenai pendaftaran LPDP tahap 1 2025 masih belum diperlihatkan dalam situs resmi LPDP, tetapi detikers yang ingin mendaftar bisa melihat informasi tahun lalu sebagai referensi.

    Jenis-jenis Beasiswa LPDP

    1. Program Beasiswa Umum

    • Beasiswa Reguler
    • Beasiswa Perguruan Tinggi Utama Dunia
    • Beasiswa Parsial

    2. Program Afirmasi

    • Beasiswa Penyandang Disabilitas
    • Beasiswa Putra-putri papua
    • Beasiswa Daerah Afirmasi
    • Beasiswa Prasejahtera

    3. Program Targeted

    • Beasiswa PNS, TNI, POLRI
    • Beasiswa Kewirausahaan
    • Beasiswa Pendidikan Kader Ulama
    • Beasiswa Dokter Spesialis dan Subspesialis
    • Beasiswa prioritas kerja sama LPDP dengan institusi luar negeri.

    Syarat Daftar Beasiswa LPDP 2024

    • Warga Negara Indonesia
    • Lulus D4/S1 dan ingin mengambil beasiswa master, S2 untuk doktor, atau D4/S1 langsung doktor
    • Pendaftar D4/S1 langsung doktor wajib mempunyai LoA unconditional dari kampus tujuan.
    • Pendaftar yang sudah lulus S2 tidak diizinkan mendaftar beasiswa S2, demikian juga pada pendaftar lulusan S3.
    • Pendaftar beasiswa doktor yang merupakan lulusan dokter spesialis/subspesialis dapat menggunakan transkrip nilai sebagai syarat bukti IPK.
    • Lulusan luar negeri wajib melampirkan hasil penyetaraan ijazah, hasil konversi IPK, tangkapan layar pengajuan penyetaraan ijazah dan/atau konversi IPK dan/atau konversi IPK untuk pendaftar yang penyetaraan ijazah dan/atau konversi IPK-nya belum terbit.
    • Memilih kampus dan prodi tujuan sesuai ketentuan LPDP
    • Menulis profil diri
    • Menyetujui surat pernyataan yang telah disediakan
    • Menulis komitmen kembali ke Indonesia (berdasarkan pendaftaran beasiswa LPDP 2024), rencana pascastudi, dan rencana kontribusi di Indonesia
    • Menulis proposal penelitian untuk pendaftar program doktor
    • Apabila memiliki publikasi ilmiah, prestasi kejuaraan/nonkejuaraan, pengalaman organisasi, maka perlu dituliskan saat daftar.
    • Pendaftar yang pernah menempuh studi, tetapi tidak menyelesaikannya, boleh mendaftar pada jenjang studi yang sama.
    • Melampirkan surat rekomendasi sesuai syarat program, yang diterbitkan maksimal 1 tahun pada bulan yang sama dengan waktu pendaftaran.
    • Pendaftar PNS dan CPNS wajib melampirkan surat usulan minimal dari pejabat setingkat eselon II yang membidangi pembinaan/pengembangan SDM di kementerian/lembaga/pemda.
    • Pendaftar TNI wajib melampirkan surat usulan/rekomendasi minimal dari pejabat yang membidangi pembinaan SDM di Mabes TNI/TNI AD/TNI AL/TNI AU.
    • Pendaftar berstatus Polri wajib melampirkan surat usulan minimal dari pejabat yang membidangi pembinaan SDM di Mabes Polri.
    • Pendaftar yang tengah menempuh studi bisa mendaftar dengan ketentuan yakni mendaftar di prodi dan/atau perguruan tinggi tujuan yang berbeda, membuat, dan menandatangani surat pengunduran diri yang diajukan ke kampus atas prodi yang sedang ditempuh dan menyampaikan ke LPDP maksimal 2 pekan setelah pengumuman kelulusan seleksi substansi, kemudian wajib menyerahkan surat pemberhentian resmi dari prodi/kampus. Pendaftar yang memperoleh gelar sebelum seleksi substansi, maka LPDP dapat membatalkan statusnya sebagai penerima beasiswa.
    • Beasiswa tidak ditujukan untuk kelas eksekutif, kelas khusus, karyawan, jarak jauh, yang diselenggarakan bukan di kampus induk, kelas internasional untuk pendaftar tujuan studi dalam negeri, kelas yang diselenggarakan di lebih dari satu negara perguruan tinggi, kelas lain yang tidak memenuhi ketentuan LPDP.

    Cara Daftar Beasiswa LPDP

    • Mendaftar melalui link https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/
    • Lengkapi dan unggah semua dokumen syarat pada aplikasi pendaftaran
    • Pastikan melakukan submit di aplikasi pendaftaran agar dapat memperoleh kode registrasi/pendaftaran.
    • Pastikan berbagai dokumen pendukung seperti surat rekomendasi, surat keterangan, atau yang sejenisnya masih berlaku dan diterbitkan sesuai ketentuan LPDP.

    Itulah informasi sementara mengenai beasiswa LPDP tahap 1 2025. Persiapkan diri kalian dan semoga berhasil!

    (nah/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Link Pendaftaran Beasiswa LPDP 2025, Dibuka Hari Ini



    Jakarta

    Pendaftaran Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) 2025 Tahap 1 dibuka hari ini Jumat (17/1). Cek link pendaftaran Beasiswa LPDP 2024 di bawah ini.

    Beasiswa LPDP merupakan beasiswa di bawah naungan LPDP Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk melanjutkan pendidikan tinggi baik di dalam maupun luar negeri. Manfaat yang diberikan meliputi biaya pendidikan, kebutuhan bulanan, transportasi, asuransi, dan lain sebagainya.

    Pendaftaran Beasiswa LPDP 2025 tidak dipungut biaya apapun alias gratis. Namun, pelamar wajib melalui sejumlah tahap seleksi.


    Tertarik mendaftar Beasiswa LPDP 2025? Cek link pendaftarannya berikut ini.

    Link dan Cara Pendaftaran Beasiswa LPDP 2025

    Pendaftaran beasiswa LPDP 2025 dilakukan secara online melalui laman resmi beasiswa LPDP. Adapun link beasiswa LPDP adalah:

    https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/

    Cara mendaftar Beasiswa LPDP 2025 adalah sebagai berikut:

    1. Masuk ke laman pendaftaran https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/
    2. Jika belum punya akun, klik ‘daftar di sini’
    3. Isi formulir daftar akun yang mencakup informasi akun dan informasi pribadi
    4. Masukkan kode verifikasi, kemudian klik ‘buat akun’
    5. Setelahnya, masuk lagi ke laman pendaftaran
    6. Masuk dengan email atau WhatsApp yang sudah didaftarkan
    7. Begitu masuk, laman akan meminta sejumlah informasi, dokumen, dan berkas
    8. Lengkapi dokumen yang diminta kemudian unggah ke laman LPDP
    9. Klik ‘beasiswa’ lalu klik ‘status’ di bagian atas laman
    10. Pilih ‘daftar beasiswa’, kemudian pilih jenis beasiswa lalu klik ‘daftar’
    11. Selanjutnya, validasi foto dengan cara klik centang di bagian bawah laman, kemudian pilih ‘daftar beasiswa’
    12. Setelahnya, lengkapi seluruh informasi dan kelengkapan administrasi yang diminta laman
    13. Pastikan setelahnya klik ‘submit’ pada pendaftaran untuk mendapatkan kode registrasi
    14. Pastikan dokumen-dokumen pendukung seperti Surat Rekomendasi, Surat Keterangan, atau yang sejenis masih dalam masa berlaku dan diterbitkan sesuai ketentuan LPDP.

    Syarat Beasiswa LPDP 2025

    1. Warga Negara Indonesia
    2. Telah menyelesaikan studi: program diploma empat (D4) atau sarjana (S1) untuk beasiswa magister; program magister (S2) untuk beasiswa doktor, atau diploma empat (D4)/sarjana (S1) bagi program langsung doktor.
    3. Bagi pendaftar jenjang doktor pada semua program Beasiswa LPDP yang merupakan lulusan dokter spesialis atau dokter subspesialis dapat menggunakan transkrip nilai dokter spesialis atau dokter subspesialis sebagai bukti pemenuhan syarat Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) pada masing-masing program.
    4. Bagi pendaftar yang menyelesaikan studi dan mendapat gelar sebelum pengumuman seleksi substansi, maka LPDP dapat membatalkan statusnya sebagai Calon Penerima Beasiswa.
    5. Pendaftar yang pernah menempuh studi namun tidak menyelesaikan studi pada program magister ataupun doktor baik di perguruan tinggi dalam negeri maupun perguruan tinggi di luar negeri dapat mendaftar Beasiswa LPDP di jenjang studi yang sama dan dibuktikan dengan surat pemberhentian/sejenisnya sebagai mahasiswa dari perguruan tinggi tersebut.
    6. Melampirkan surat rekomendasi sesuai dengan persyaratan masing-masing program yang diterbitkan paling lama 1 tahun di bulan yang sama dengan waktu pendaftaran beasiswa.
    7. Bagi pendaftar berstatus PNS dan CPNS di semua program beasiswa LPDP wajib melampirkan surat usulan atau surat rekomendasi yang ditujukan kepada LPDP sekurang-kurangnya dari pejabat setingkat eselon II yang membidangi pembinaan/ pengembangan SDM pada Kementerian/ Lembaga atau Pemerintah Daerah tempat pendaftar bekerja dengan ketentuan:
    8. Mengusulkan atau merekomendasikan pendaftar untuk mengikuti program Beasiswa LPDP; dan
    9. Mencantumkan Nama Lengkap serta Nomor Induk Pegawai (NIP) pendaftar
    10. Bagi pendaftar berstatus prajurit TNI di semua program beasiswa LPDP wajib melampirkan surat usulan atau surat rekomendasi yang ditujukan kepada LPDP sekurang-kurangnya pejabat yang membidangi pembinaan SDM pada Mabes TNI/TNI AD/TNI AL/TNI AU untuk mengikuti program beasiswa LPDP.
    11. Bagi pendaftar berstatus anggota POLRI di semua program beasiswa LPDP wajib melampirkan surat usulan atau surat rekomendasi yang ditujukan kepada LPDP sekurang-kurangnya pejabat yang membidangi pembinaan SDM pada Mabes Polri untuk mengikuti program beasiswa
    12. Memilih perguruan tinggi tujuan dan program studi sesuai dengan ketentuan
    13. Menyetujui surat pernyataan yang telah disediakan pada aplikasi pendaftaran beasiswa LPDP (poin-poin terlampir).
    14. Menulis profil diri termasuk riwayat pendidikan yang tidak diselesaikan (tidak lulus) pada aplikasi pendaftaran.
    15. Menulis komitmen kembali ke Indonesia, rencana pascastudi, dan rencana kontribusi di Indonesia.
    16. Menulis proposal penelitian bagi pendaftar program pendidikan doktor.
    17. Jika pendaftar memiliki publikasi ilmiah, prestasi kejuaraan/nonkejuaraan, dan pengalaman organisasi maka pendaftar mengisi riwayat publikasi ilmiah, prestasi kejuaraan/non kejuaraan, dan pengalaman organisasi pada aplikasi pendaftaran.

    Jadwal Pendaftaran Beasiswa LPDP 2025

    Pendaftaran Beasiswa LPDP biasanya dibuka dalam dua tahap setiap tahunnya. Umumnya, tahap pertama dimulai di bulan Januari, sementara tahap kedua pada pertengahan tahun.

    Pendaftaran Beasiswa LPDP 2025 telah dibuka pada Jumat, 17 Januari 2025. Kemudian tahap kedua akan dilaksanakan setelah pengumuman hasil seleksi LPDP tahap 1 diumumkan. Jika merujuk pada jadwal tahun lalu, tahap kedua ini akan dibuka pada pertengahan bulan Juni.

    (nir/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Ada Beasiswa LPDP S2-S3 ke University of Dundee Skotlandia, Cek Bidang Studi yang Dibuka!


    Jakarta

    Beasiswa kemitraan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dan University of Dundee Skotlandia 2025 buka pendaftaran. Seleksi dilakukan melalui laman https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/ hingga 5 Mei 2025.

    Bantuan pendidikan secara penuh ini diberikan untuk program master (S2) dan doktor (S3). Awardee beasiswa nantinya akan mendapat dana pendidikan yang mencakup biaya kuliah hingga publikasi jurnal internasional, serta dana pendukung, termasuk biaya hidup bulanan.

    Ketika mendaftar, awardee juga diharuskan membuat komitmen untuk kembali ke Indonesia. Berminat untuk mendaftar?


    Dikutip dari laman resmi LPDP, Rabu (16/4/2025), berikut informasi pendaftaran Beasiswa LPDP-University of Dundee Skotlandia yang perlu kamu ketahui.

    Syarat Beasiswa LPDP-University of Dundee Skotlandia 2025

    1. Warga Negara Indonesia (WNI) termasuk CPNS/PNS/TNI/Polri
    2. Beasiswa hanya untuk program S2 dan S3 di University of Dundee Skotlandia
    3. Pendaftar wajib melakukan seleksi di University of Dundee, dibuktikan dengan dokumen bukti pendaftaran
    4. Telah menyelesaikan studi:
      • Program D4 atau S1 untuk beasiswa master
      • Program S2, dokter spesialis, atau dokter subspesialis untuk beasiswa doktor
    5. Pendaftar yang sudah menyelesaikan S2 tidak diizinkan mendaftar pada program magister dan pendaftar yang telah menyelesaikan studi S3 tidak diizinkan mendaftar pada program doktor
    6. Pendaftar S3 diwajibkan melampirkan surat kesediaan menjadi promotor dan/atau co-promotor jika pendaftar telah mendapatkan persetujuan promotor dan/atau co-promotor
    7. Bagi pendaftaran lulusan perguruan tinggi luar negeri pada jenjang pendidikan sebelumnya wajib melampirkan hasil penyetaraan ijazah dan hasil konversi IPK dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi
    8. Pendaftar yang sedang menempuh studi diperbolehkan mendaftar dengan ketentuan tambahan
    9. Pendaftar yang pernah menempuh studi tapi tidak selesai dapat mendaftar dengan bukti surat pemberhentian/sejenisnya sebagai mahasiswa dari perguruan tinggi tersebut
    10. Melampirkan surat rekomendasi yang diterbitkan paling lama 1 tahun di bulan yang sama dengan waktu pendaftaran
    11. Pendaftar CPNS/PNS wajib melampirkan surat rekomendasi sekurang-kurangnya ditandatangani oleh pejabat setingkat eselon II yang membidangi pembinaan/pengembangan SDM
    12. Lulusan sekolah kedinasan yang belum diangkat CPNS diperbolehkan mendaftar
    13. Pendaftar PNS dengan jabatan fungsional sebagai peneliti/perekayasa/medis/paramedis/pendidik harus mengunggah Surat Keputusan (SK) Jabatan Terakhir atau SK Kenaikan Pangkat Terakhir atau sejenisnya
    14. Bagi pendaftar berstatus TNI wajib melampirkan surat usulan yang ditujukan kepada LPDP, sekurang-kurangnya ditandatangani oleh pejabat yang membidangi pembinaan SDM pada Mabes TNI/TNI AD/TNI AL/TNI AU
    15. Pendaftar berstatus anggota Polri wajib melampirkan surat usulan yang ditandatangani oleh pejabat yang membidangan pembinaan SDM pada Mabes Polri
    16. Memilih perguruan tinggi tujuan dan prodi sesuai ketentuan LPDP
    17. Diperuntukkan bagi kelas reguler
    18. Memenuhi batas usia pendaftar pada 31 Desember di tahun pendaftaran yakni:
      • Pendaftar dari masyarakat umum paling tinggi berusia 35 tahun untuk jenjang S2 dan paling tinggi 40 tahun untuk jenjang S3
      • Pendaftar CPNS/PNS berusia paling tinggi 37 tahun untuk S2 dan 42 tahun untuk S3
      • Pendaftar PNS jabatan fungsional peneliti/perekayasa/medis/paramedis berusia paling tinggi 42 tahun untuk S2 dan 47 tahun untuk S3
      • Pendaftar dosen tetap yang memiliki Nomor Induk Dosen Nasional berusia paling tinggi 42 tahun untuk S2 dan 48 tahun untuk S3
      • Pendaftar prajurit TNI/Polri berusia paling rendah 40 tahun untuk S2 dan 45 tahun untuk S3
    19. Mengunggah dokumen Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dengan ketentuan:
      • Pendaftar jenjang S2 wajib memiliki IPK sekurang-kurangnya 3,00 pada skala 4,00
      • Pendaftar jenjang S3 wajib memiliki IPK sekurang-kurangnya 3,25 pada skala 4,00
      • Khusus pendaftar jenjang S3 dari program S2 tanpa IPK wajib melampirkan surat keterangan dari perguruan tinggi asal
      • Bagi pendaftar lulusan dokter spesialis atau dokter subspesialis dapat menggunakan transkrip nilai dokter sebagai bukti pemenuhan syarat IPK
    20. Mengunggah dokumen sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku paling lambat 2 tahun terakhir
    21. Menyetujui surat pernyataan yang telah disediakan pada aplikasi pendaftaran LPDP
    22. Menulis profil diri termasuk riwayat pendidikan yang tidak diselesaikan pada aplikasi pendaftaran
    23. Menulis komitmen kembali ke Indonesia, rencana pascastudi, dan rencana kontribusi di Indonesia
    24. Menulis proposal penelitian bagi pendaftar S3
    25. Jika pendaftar memiliki publikasi ilmiah, prestasi kejuaraan/non kejuaraan, dan pengalaman organisasi maka diminta untuk diisi pada aplikasi pendaftaran.

    Prodi Beasiswa LPDP-University of Dundee Skotlandia 2025

    1. S2 Life Science: Biomedical and Molecular Sciences with Entrepreneurship

    Mahasiswa S2 Biomedical and Molecular Sciences with Entrepreneurship atau Ilmu Biomedis dan Molekuler dengan Kewirausahaan akan mempelajari dasar-dasar pengetahuan dan keterampilan bidang medis serta kewirausahaan.

    Lulusannya diharapkan bisa menjadi sosok yang ahli dalam bidang bioteknologi dan farmasi dengan kemampuan wirausaha.

    2. S2 Energy, Petroleum, Mineral Law and Policy

    Studi S2 pada bidang Kebijakan Energi, Perminyakan dan Mineral akan mempelajari hukum dalam sengketa energi internasional, bisnis dan manajemen sumber daya alam, studi energi internasional, hingga masalah keberlanjutan.

    3. S3 Energy, Petroleum, Mineral Law and Policy

    Sama seperti S2, program S3 juga memuat berbagai hal tentang bidang kebijakan energi, perminyakan, dan mineral. Gelar yang akan didapatkan adalah PhD.

    Cara Daftar Beasiswa LPDP-University of Dundee Skotlandia 2025

    1. Mendaftar pada University of Dundee

    • Pendaftar diharuskan melakukan seleksi di University of Dundee pada program S2 dan S3 yang akan dituju
    • Program studi yang dipilih harus sesuai dengan daftar sebagaimana terlampir
    • Pihak University of Dundee akan memberikan LoA bagi yang memenuhi syarat

    2. Mendaftar Seleksi Beasiswa LPDP

    • Mendaftar secara daring pada situs Pendaftaran Beasiswa LPDP pada tautan https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/
    • Melengkapi dan mengunggah semua dokumen yang dipersyaratkan pada aplikasi pendaftaran
    • Mengunggah bukti sedang atau telah melakukan proses pendaftaran pada University of Dundee yang mencantumkan identitas pendaftar
    • Pastikan melakukan submit tepat waktu pada aplikasi pendaftaran untuk mendapatkan kode registrasi

    Jadwal Beasiswa LPDP-University of Dundee Skotlandia 2025

    • Pendaftaran: hingga 5 Mei 2025
    • Seleksi administrasi: 6-15 Mei 2025
    • Pengumuman hasil seleksi administrasi sementara: 16 Mei 2025
    • Pengajuan sanggah: 17-19 Mei 2025
    • Pengumuman hasil sanggah dan hasil seleksi administrasi final: 27 Mei 2025
    • Seleksi substansi: 3-6 Juni 2025
    • Pengumuman hasil seleksi substansi: 19 Juni 2025
    • Periode perkuliahan: September 2025

    Demikianlah informasi tentag pendaftaran Beasiswa LPDP-University of Dundee Skotlandia 2025. Cek informasi lebih lengkap tentang beasiswa ini melalui tautan KLIK DI SINI.

    Tunggu apalagi, yuk segera penuhi syarat dan lakukan pendaftaran di laman LPDP. Semoga berhasil detikers!

    (det/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Syarat, Jadwal Pendaftaran, dan Cara Lolos


    Jakarta

    Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) menjadi salah satu bantuan pendidikan tinggi bergengsi dari pemerintah Indonesia. Bantuan ini meliputi biaya pendidikan, biaya hidup, dan transportasi, aplikasi visa, asuransi kesehatan, dan lainnya untuk kampus dalam dan luar negeri.

    Setiap tahunnya, LPDP membuka 2 tahap pendaftaran. Untuk LPDP 2025 sendiri, kedua tahap pendaftaran sudah rampung dilaksanakan.

    LPDP tahap 1 membuka pendaftaran pada Januari lalu, sedangkan tahap 2 dimulai Juni-Juli lalu. Saat ini, seleksi LPDP tahap 2 tahun 2025 masih berlangsung dan segera memasuki tes Seleksi Bakat Skolastik.


    Meskipun pendaftaran LPDP 2025 pada dua tahap tersebut telah selesai, detikers tetap bisa mempersiapkan diri untuk seleksi tahun mendatang, mengingat beasiswa ini dibuka setiap tahun. Dirangkum dari laman resmi LPDP dan arsip detikEdu, Jumat (12/9/2025), berikut penjelasannya.

    Syarat Pendaftaran LPDP 2025

    Pada dasarnya, LPDP memiliki berbagai program beasiswa di mana setiap program memiliki syarat pendaftaran yang berbeda-beda. Namun, ada syarat umum yang harus dipenuhi seluruh pendaftar LPDP, yaitu:

    1. Warga Negara Indonesia (WNI)

    2. Telah menyelesaikan studi D4/S1 untuk program magister dan S2 untuk jenjang doktor

    3. Pendaftar yang menyelesaikan studi D4/S1 langsung doktor diperbolehkan mendaftar dengan ketentuan tambahan.

    4. Pendaftar yang telah menyelesaikan S2/S3 tidak diizinkan mendaftar di jenjang yang sama.

    5. Pendaftar jenjang S3 diutamakan bagi yang melampirkan surat ketentuan tambahan.

    6. Pendaftar jenjang S3 yang merupakan lulusan dokter spesialis atau subspesialis dapat menggunakan transkrip nilainya untuk memenuhi syarat IPK.

    7. Bagi pendaftar lulusan kampus luar negeri pada jenjang pendidikan sebelumnya wajib melampirkan penyetaraan ijazah dan hasil konversi IPK dari Kemdiktisaintek.

    8. Mahasiswa on going bisa mendaftar dengan ketentuan tambahan.

    9. Mahasiswa dokter spesialis/subspesialis yang tengah berkuliah bisa mendaftar program S2/S3 dengan ketentuan tambahan.

    10. Pendaftar yang pernah menempuh studi S2/S3, tapi tidak selesai diperbolehkan mendaftar dengan bukti surat pemberhentian/sejenisnya.

    11. Melampirkan surat rekomendasi yang diterbitkan paling lama 1 tahun di bulan yang sama dengan waktu pendaftaran.

    12. Pendaftar PNS wajib melampirkan surat usulan atau rekomendasi dari pejabat sekurang-kurangnya setingkat eselon II.

    13. Lulusan sekolah kedinasan bisa mendaftar, asal belum diangkat menjadi CPNS dan mendapatkan izin.

    14. Pendaftar prajurit TNI wajib melampirkan usulan atau surat rekomendasi yang ditandatangani pejabat pada MABES TNI/TNI AD/TNI AL/TNI AU.

    15. Pendaftar berstatus POLRI wajib melampirkan surat usulan atau surat rekomendasi yang ditandatangani pejabat pada MABES POLRI.

    16. Memilih perguruan tinggi tujuan dan program studi sesuai dengan ketentuan LPDP

    17. Beasiswa LPDP hanya diperuntukkan bagi kelas reguler/kelas yang ditetapkan oleh LPDP.

    18. Menyetujui surat pernyataan yang telah disediakan

    19. Menulis profil diri termasuk riwayat pendidikan yang tidak diselesaikan pada aplikasi pendaftaran

    20. Menulis komitmen kembali ke Indonesia, rencana pasca studi, dan rencana kontribusi di Indonesia

    21. Menulis Proposal Penelitian untuk pendaftar S3

    22. Jika memiliki publikasi ilmiah, prestasi, dan pengalaman organisasi maka harus dilengkapi pada aplikasi pendaftaran.

    Jadwal Pendaftaran LPDP 2025

    Seperti yang disebutkan sebelumnya, LPDP 2025 dibuka dalam dua tahap. Jadwal dari kedua tahap tersebut yakni:

    Tahap 1

    • Pendaftaran: 17 Januari 2025
    • Seleksi administrasi: 18 Februari 2025
    • Pengumuman hasil seleksi administrasi: 7 Maret 2025
    • Pengajuan sanggah: 8 Maret 2025
    • Pengumuman hasil sanggah: 24 Maret 2025
    • Seleksi bakat skolastik: 14 April 2025
    • Pengumuman hasil seleksi bakat skolastik: 2 Mei 2025
    • Seleksi substansi: 6 Mei 2025
    • Pengumuman hasil seleksi substansi: 19 Juni 2025

    Tahap 2

    • Pendaftaran seleksi: 30 Juni – 31 Juli 2025
    • Seleksi administrasi: 1 Agustus – 21 Agustus 2025
    • Pengumuman hasil seleksi administrasi: 22 Agustus 2025
    • Pengajuan sanggah: 23 – 25 Agustus 2025
    • Pengumuman hasil sanggah: 8 September 2025
    • Seleksi bakat skolastik: 15 – 25 September 2025
    • Pengumuman hasil seleksi bakat skolastik: 2 Oktober 2025
    • Seleksi substansi: 7 Oktober – 19 November 2025
    • Pengumuman hasil seleksi substansi: 27 November 2025
    • Periode perkuliahan dimulai: Paling cepat Bulan Januari 2026

    Cara Lolos Beasiswa Bergengsi LPDP 2025

    Tips untuk lolos beasiswa LPDP biasanya diberikan para awardee. Salah satunya disampaikan oleh Muhammad Arif Raihannur, awardee LPDP yang berhasil menerima tiga letter of acceptance (LoA) dari kampus tersohor dunia.

    Ketiganya yaitu, University of Manchester, University of New South Wales (UNSW) Sydney, dan The University of Auckland. Tips yang diberikan Raihan yakni:

    1. Harus mengerti esai yang dibuat dan belajar wawancara secara mendalam

    2. Percaya diri dan jangan takut untuk mengakui kegagalan yang pernah terjadi di masa lalu

    3. Mengetahui isu terkini di Indonesia akan sangat membantu saat proses wawancara dan penulisan esai

    4. Mematangkan tujuan setelah lulus bahkan dari sebelum mendaftar

    Selain Raihan, ada tips lain yang diberikan oleh awardee LPDP sekaligus alumnus Universitas Airlangga, Umar Syaroni. Menurutnya ada tiga tips utama untuk lolos program LPDP terutama studi S3 di luar negeri, yaitu:

    1. Perencanaan Matang

    Berdasarkan pengalaman Umar, ia memerlukan waktu minimal enam bulan untuk mempersiapkan berbagai berkas pendaftaran beasiswa LPDP.

    Berbagai berkas yang dibutuhkan itu seperti tes bahasa Inggris, transkrip ijazah, surat rekomendasi, commitment essay, proposal penelitian studi S2 dan surat lainnya. Berkas-berkas tersebut wajib diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris oleh penerjemah tersumpah.

    2. Surat Rekomendasi

    Surat rekomendasi merupakan salah satu berkas yang disyaratkan dalam pendaftaran beasiswa LPDP. Menurut Umar, mintalah surat rekomendasi dari seseorang yang mengenal kita dari segi pribadi maupun profesional.

    Dari pengalamannya, ia meminta surat rekomendasi dari tiga sosok akademisi yang dekat dengannya. Dari dosen, dosen pembimbing hingga dosen pembimbing akademik.

    3. Promotor

    Promotor adalah dosen di perguruan tinggi yang memiliki kepakaran dengan topik penelitian yang akan diajukan. Kesesuaian pakar dengan topik penelitian ini akan mendukung detikers untuk bisa lolos LPDP dengan mudah.

    Promotor juga akan mendampingi proses riset selama menjalani pendidikan di kampus tujuan. Untuk itu, hal ini juga harus diperhatikan.

    Umar menyebutkan, cara paling mudah untuk mencari promotor adalah melalui Google Scholar. Pertama, cari penelitian yang mirip dengan tema yang akan dilakukan.

    Selanjutnya, lihat dosen serta kepakaran beliau. Lalu kirimkan CV, proposal penelitian dan motivation letter via email dan tunggu balasannya.

    Itulah berbagai serba-serbi pendaftaran LPDP 2025. Semoga bermanfaat untuk menyiapkan pendaftaran di 2026 ya detikers!

    (det/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Viral Bule Ditolak Masuk Museum Dirgantara Mandala di Yogya, Kok Bisa?



    Jakarta

    Curhatan seorang turis asing bernama Nathan Britt ramai ditanggapi warganet karena ditolak masuk Museum Dirgantara Mandala di Yogyakarta. Dia mempertanyakan alasan dan ketiadaan solusi bagi dirinya yang sangat menyukai pesawat terbang.

    “Ditolak masuk di museum Angkatan Udara Yogyakarta, Indonesia,” tulis Nathan di laman di laman Facebook The International Aviation Museum Guide, sebuah grup yang berisi pengalaman pecinta aviasi dari seluruh dunia.


    Nathan mengatakan ingin melihat koleksi 51 pesawat Jepang dari era Perang Dunia II. Menurutnya, koleksi tersebut hanya ada di Museum Dirgantara Mandala. Dia mencoba memperoleh izin masuk museum namun usahanya tidak membuahkan hasil.

    Kendati begitu, Nathan tetap merasa bersyukur karena istrinya yang orang Indonesia bisa masuk museum. Nathan melijat koleksi pesawat Jepang lewat foto yang diambil istrinya. Secara umum, Warga Negara Asing (WNA) ternyata dilarang masuk museum di kawasan pangkalan TNI AU ini.

    Menanggapi curhatan tersebut, TNI AU atas nama Letkol Pnb Kamto Adi melalui media sosial X (dulu Twitter) menjelaskan kondisi Nathan. TNI AU memahami kekecewaan Nathan karena tidak bisa mengunjungi koleksi bersejarah, sekaligus berterima kasih atas pengalaman yang dibagikan.

    Dalam penjelasannya, TNI AU mengatakan museum berada di kompleks Angkatan Udara yang masih aktif. Akses bagi WNA tidak bisa diberikan sembarangan sesuai aturan keamanan militer yang berlaku. Penerapan izin akses tidak bertujuan menerapkan diskriminasi bagi WNA. Langkah tersebut semata untuk menjaga keamanan fasilitas.

    TNI AU berharap, selanjutnya Nathan bisa menghubungi administrasi museum atau Kantor Informasi Publik Angkatan Udara Indonesia untuk memastikan prosedur yang sesuai. Sayangnya, TNI AU tidak menyertakan prosedur yang dimaksud sehingga masih jadi hal yang membingungkan bagi turis asing.

    Dalam ulasan google review, Museum Dirgantara Mandala banjir bintang satu akibat perlakuannya pada turis asing. Mereka kecewa karena tidak bisa masuk dan tak ada solusi bagi yang benar-benar ingin mengakses koleksi pesawat di Museum Dirgantara Mandala.

    (row/row)



    Sumber : travel.detik.com

  • Peringati HUT ke-80, Indonesia Kirim Bantuan ke Gaza Lewat Udara



    Jakarta

    Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia ke-80 pada 17 Agustus 2025, Satgas TNI Garuda Merah Putih-II menjalankan misi kemanusiaan dengan mengirimkan bantuan ke Jalur Gaza, Palestina. Misi ini menunjukkan komitmen Indonesia untuk mendukung rakyat Palestina melalui aksi nyata solidaritas kemanusiaan.

    Sebagaimana dilaporkan oleh Puspen TNI dan laman resmi TNI AU, bantuan seberat 17,8 ton diterbangkan menggunakan dua unit pesawat C-130J Super Hercules dari Skadron Udara 31 TNI Angkatan Udara, masing-masing bernomor registrasi A-1339 dan A-1344. Sebanyak 66 personel dilibatkan dalam misi ini di bawah komando Kolonel Pnb Puguh Yulianto selaku Komandan Wing I Lanud Halim Perdanakusuma sekaligus Mission Commander.

    Setibanya di Pangkalan Udara King Abdullah II, Amman, Yordania, Satgas GMP-II bergabung dengan operasi multinasional Solidarity Path Operation-2 (SPO-2) yang dipimpin oleh Royal Jordanian Air Force dan didukung oleh 12 negara peserta. Di lokasi, tim melaksanakan persiapan lanjutan serta pengemasan bantuan sebelum proses dropping dilakukan ke wilayah sasaran di Gaza.


    Adapun jenis bantuan yang dikirim meliputi makanan pokok, makanan siap konsumsi, perlengkapan medis, selimut, serta kebutuhan anak-anak. Pemilihan jumlah 17,8 ton sendiri bersifat simbolis yang merepresentasikan tanggal bersejarah 17 Agustus 1945, hari Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.

    “Momentum Hari Kemerdekaan tidak hanya kita rayakan dengan upacara, tetapi juga dengan aksi nyata kemanusiaan. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita di Gaza,” ungkap Kolonel Pnb Puguh Yulianto sebagaimana dilansir dari detikNews.

    Lebih jauh, ia menjelaskan bahwa keikutsertaan TNI dalam operasi SPO-2 menunjukkan komitmen Indonesia terhadap solidaritas global, khususnya untuk rakyat Palestina. Ia menekankan bahwa metode airdrop menjadi solusi efektif untuk menjangkau wilayah-wilayah yang sulit diakses melalui darat, sekaligus memperlihatkan peran aktif TNI dalam misi-misi kemanusiaan internasional.

    Distribusi ini merupakan bagian awal dari rencana pengiriman bantuan total sekitar 800 ton ke Gaza, hasil kolaborasi antara Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Kementerian Pertahanan RI (Kemenhan), dan Kementerian Luar Negeri RI (Kemenlu). Di dalamnya termasuk 1.000 dus makanan instan yang disiapkan oleh Kemenhan.

    Mengutip laman resmi Baznas, pengiriman bantuan ke Palestina akan berlangsung dalam beberapa tahap, dimulai pada 1 Agustus hingga 24 Agustus 2025.

    Adapun bantuan yang disalurkan pada 17 Agustus 2025 merupakan tahap ke-II. Sebelumnya telah dilakukan prosesi pembukaan misi dan penyaluran tahap I pada 12 Agustus 2025 lalu.

    TNI memanfaatkan momen pembukaan blokade yang dilakukan Israel untuk mengirimkan bantuan semaksimal mungkin sebelum jalur distribusi kembali ditutup.

    Penyaluran bantuan yang bertepatan dengan peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia, menjadi simbol kebersamaan dan kepedulian bangsa terhadap Palestina.

    (inf/lus)



    Sumber : www.detik.com