Tag: tni

  • Beasiswa S2 Dalam Negeri Kominfo 2024 Dibuka, Masyarakat Umum Bisa Daftar!



    Jakarta

    Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) kembali buka pendaftaran program beasiswa S2 dalam negeri 2024. Beasiswa yang telah membiayai lebih dari 3 ribu masyarakat ini bisa diikuti oleh PNS, anggota TNI/Polri dan masyarakat umum non-PNS yang bekerja di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).

    Pada tahun 2024 ada 10 kampus top Indonesia yang menjadi mitra Kominfo. Pendaftaran beasiswa dilakukan secara daring pada laman https://beasiswa.kominfo.go.id/, tetapi jadwal pendaftarannya mengikuti jadwal seleksi di setiap mitra perguruan tinggi.

    Untuk kamu yang tidak sabar untuk mendaftar, berikut syarat dan informasi lainnya dikutip dari laman resmi Beasiswa Kominfo.


    Syarat Beasiswa S2 Kominfo Dalam Negeri 2024

    1. Warga Negara Indonesia (WNI)

    2. Aktif bekerja dan memiliki masa kerja minimum 2 tahun pada saat melamar

    3. Tidak ditujukan bagi pelamar yang berprofesi sebagai dosen

    4. Usia maksimal pada saat mendaftar:

    • Maksimal 35 tahun bagi masyarakat umum
    • Maksimal 37 tahun bagi PNS/TNI/Polri

    5. Belum memiliki gelar S2 dan tidak sedang mengikuti program pendidikan S2

    6. Lulusan S1/D4 dengan IPK minimal 3.00 dari skala 4.00

    7. Menyusun Rencana Tugas Akhir yang relevan dengan pengembangan transformasi digital nasional (500-1000 kata)

    8. Menyusun Essay yang berisi Personal statement dan Rencana kontribusi pasca studi khususnya bagi pengembangan transformasi digital nasional (500-1000 kata)

    9. Menyertakan surat rekomendasi dari pimpinan/dosen pembimbing/atau tokoh lain yang memiliki kredibilitas dan diterbitkan paling lama 1 tahun pada bulan yang sama dengan pendaftaran.

    10. Mendapatkan surat izin pimpinan yang berwenang dari tempat bekerja untuk menjalani pendidikan.

    11. Diutamakan bagi yang sudah memiliki LoA dari Perguruan Tinggi mitra Kominfo.

    12. Bagi pendaftaran lulusan perguruan tinggi diharapkan melampirkan dokumen yang telah ditentukan.

    13. Pelamar tetap harus memenuhi persyaratan pendaftaran yang ditetapkan oleh mitra perguruan tinggi yang dipilih.

    Daftar Kampus Beasiswa S2 Dalam Negeri Kominfo 2024

    1. Universitas Airlangga

    • Magister Media dan Komunikasi

    2. Universitas Sumatera Utara

    3. Universitas Andalas

    4. Universitas Hasanuddin

    5. Universitas Sebelas Maret

    6. Institut Teknologi Sepuluh Nopember

    • Magister Teknik Elektro Konsentrasi Telematika (Pengelola TIK)

    7. Universitas Syiah Kuala

    • Magister Kecerdasan Buatan

    8. Universitas Indonesia

    • Magister Ilmu Komunikasi
    • Manajemen Keamanan Jaringan Informasi
    • Magister Teknologi Informasi

    9. Institut Teknologi Bandung

    • Magister Layanan Teknologi Informasi
    • Magister Teknik Elektro Rekayasa
    • Manajemen Keamanan Informasi

    10. Universitas Gadjah Mada

    • Magister Ilmu Komunikasi
    • Magister Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan
    • Magister Teknologi Informasi
    • Master of Arts in Digital Transformation and Competitiveness.

    Awardee nantinya akan mendapat komponen dana pendidikan (UKT dan Tunjangan Buku) dan biaya pendukung (Biaya operasional bulanan, bantuan seminar, biaya pendaftaran) jika dinyatakan sebagai penerima beasiswa.

    Informasi lanjutan bisa dilihat di sini. Selamat mendaftar dan semoga berhasil detikers!

    (det/faz)



    Sumber : www.detik.com

  • Pendaftaran Beasiswa S2 Kominfo x Chevening 2025 Dibuka, Ini Syaratnya



    Jakarta

    Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bersama Chevening membuka beasiswa S2 ke Inggris bagi warga Indonesia. Beasiswa ini memberikan bantuan pendidikan bagi yang tertarik di bidang teknologi informasi dan komunikasi (TIK).

    Beasiswa S2 Kominfo x Chevening ini cocok bagi Aparatur Pemerintah Pusat/anggota TNI/POLRI dan non-PNS dari Kementerian/LPNK/BUMN/Swasta dengan latar belakang pekerjaan bidang TIK.

    Nantinya peserta bisa memilih tiga prodi magister pada tiga perguruan tinggi di Inggris. Cakupan wilayahnya yakni Inggris, Skotlandia, Irlandia Utara, dan Wales.


    Pendaftaran telah dibuka sejak 3 September 2024 dan akan ditutup pada 5 November 2024. Adapun masa perkuliahan dimulai pada September 2025 mendatang.

    Detikers tertarik dengan beasiswa ini? Mengutip laman Beasiswa Kominfo, berikut informasi lengkapnya:

    Komponen Dana Beasiswa S2 Kominfo x Chevening 2025

    • Dana pendidikan
    • Biaya hidup bulanan
    • Arrival allowance
    • Events and engagement travel allowance
    • Homework departure allowance
    • Tiket pesawat PP
    • Biaya visa
    • Biaya asuransi

    Syarat Pendaftaran Beasiswa S2 Kominfo x Chevening 2025

    • Warga Negara Indonesia (WNI)
    • Diutamakan berusia di bawah 40 tahun
    • Berkomitmen kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan pendidikan
    • Memiliki pengalaman kerja minimal 2 tahun, yang dapat berupa pekerjaan full-time, part-time, magang, atau kerja sukarela.
    • Lulusan S1/DIV
    • Belum memiliki gelar Magister/S2 dan tidak sedang mengikuti program pendidikan Magister/S2
    • Memenuhi persyaratan akademik serta bahasa inggris seperti IELTS, TOEFL IBT, dan Pearson PTE Academic.
    • Peserta mendaftar ke 3 program studi yang berbeda pada satu perguruan tinggi, atau mendaftar ke 3 program studi serupa di
      3 perguruan tinggi berbeda. Peserta hanya diperbolehkan mendaftar pada program studi yang terkait dengan bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)
    • Tidak pernah melakukan studi dengan menerima dana dari Pemerintah Inggris
    • Diutamakan bagi yang sudah memiliki Letter of Acceptance (LoA) dari Perguruan Tinggi di Inggris
    • Menyusun esai mengenai rencana studi dan kaitannya dengan bidang pekerjaan atau pengalaman profesional yang relevan dengan pengembangan transformasi digital nasional (500 kata)
    • Menyusun esai yang berisi mengenai career plan dan rencana kontribusi pasca studi khususnya kontribusi bagi pengembangan transformasi digital nasional (500 kata)
    • Menyertakan minimal 2 surat rekomendasi dalam bahasa inggris dari pimpinan/dosen pembimbing/atau tokoh lain yang memiliki kredibilitas
    • Mendapatkan surat izin pimpinan yang berwenang dari tempat bekerja untuk menjalani pendidikan
    • Bagi pendaftar lulusan perguruan tinggi luar negeri pada jenjang pendidikan sebelumnya, melampirkan:
      – Hasil penyetaraan ijazah dari Kemendikbudristek melalui laman https://piln.kemdikbud.go.id/ atau Kemenag melalui laman https://diktis.kemenag.go.id/penyetaraanijazah/
      – Hasil konversi IPK dari Kemendikbudristek melalui laman https://piln.kemdikbud.go.id/ atau Kemenag melalui laman https://diktis.kemenag.go.id/penyetaraanijazah/
      – Tangkapan layar ajuan penyetaraan ijazah dan/atau konversi IPK pada laman Kemendikbudristek atau Kemenag mengenai penyetaraan ijazah dan/atau konversi IPK bagi pendaftar yang penyetaraan ijazah dan/atau konversi IPK-nya belum terbit.
    • Beasiswa ini tidak diperuntukan untuk Pegawai Kementerian Kominfo dan pelamar yang saat ini bekerja atau pernah bekerja dalam 2 tahun terakhir di Kantor Persemakmuran dan Pengembangan Luar Negeri, Kedutaan Besar Inggris, atau departemen terkait di Inggris, termasuk yang memiliki kerabat yang bekerja di sana

    Dokumen Syarat Pendaftaran Beasiswa S2 Kominfo x Chevening 2025

    • Scan KTP
    • Scan paspor hijau bagi masyarakat umum dan Paspor biru bagi PNS (jika telah tersedia)
    • Salinan SK PNS (bagi PNS)
    • Salinan SK Pengangkatan atau Perjanjian Kontrak (bagi Karyawan Swasta) atau portofolio (bagi Wirausaha atau Pendiri startup);
    • Salinan ijazah S1/D4
    • Salinan transkrip akademik S1/D4
    • Scan sertifikat bahasa inggris: IELTS/TOEFL IBT/Pearson PTE Academic
    • Dokumen esai
    • Surat Izin Atasan (bagi PNS/anggota TNI/POLRI sesuai dengan format lampiran III) atau Surat Rekomendasi dari pimpinan, tokoh kredibilitas di bidangnya dan mengenal pelamar dengan baik.

    Cara Daftar Beasiswa S2 Kominfo x Chevening 2025

    1. Pendaftaran beasiswa dilakukan secara paralel melalui laman https://www.chevening.org/scholarship/indonesia/ dan laman https://beasiswa.kominfo.go.id/
    2. Daftar akun dan login pada laman tersebut
    3. Pilih menu dashboard dan isi data pendaftaran dengan benar dan lengkap
    4. Pilih beasiswa kemitraan – luar negeri, klik daftar baru dan pilih beasiswa Kominfo – Chevening
    5. Lanjutkan pendaftaran dan pastikan data pendaftaran sudah benar dan lengkap
    6. Submit aplikasi beasiswa dan tunggu informasi selanjutnya

    Jadwal Pendaftaran Beasiswa S2 Kominfo x Chevening 2025

    • Masa pendaftaran: 1 September – 5 November 2024
    • Seleksi komite independen: November – Januari 2025
    • Pengumuman shortlisted interview: Januari/Februari 2025
    • Seleksi interview: 26 Februari – 25 April 2025
    • Pengumuman beasiswa: Juni 2025
    • Batas waktu offering dan upload Unconditional LoA: Pertengahan Juli 2025
    • Mulai studi di Inggris: September/Oktober 2025

    Demikian informasi soal Beasiswa S2 Kominfo x Chevening 2025. Yuk segera daftarkan dirimu!

    (cyu/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini Kelompok Alumni LPDP yang Boleh Tinggal di Luar Negeri, Kamu Termasuk?



    Jakarta

    Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) Satryo Brodjonegoro mengatakan alumni penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) tidak harus kembali ke Indonesia. Hal ini berbeda dengan aturan yang sudah ada sebelumnya.

    MenurutSatryo, alasan alumniLPDP tak wajib kembali ke Indonesia lantaran Indonesia belum dapat menjamin pekerjaan bagi para alumni.

    “Tidak harus, karena kita juga tidak bisa maksa dia pulang. Karena kita belum punya cukup tempat untuk mereka untuk berkarya,” kata Satryo dalam detikNews dikutip Rabu (6/11/2024).


    “Kasihan dia nanti. Ilmunya tinggi, di sini tidak ada wadahnya. Lebih baik kamu teruskan ke sana saja. Yang penting merah putih,” sambungnya.

    Seperti diketahui, aturan yang masih berlaku mewajibkan alumni LPDP untuk mengabdi di Indonesia selama 2 kali masa studi ditambah 1 tahun (2N+1). Jika tidak kembali, maka pihak LPDP dapat memberikan sanksi berupa pengembalian dana beasiswa sampai pemblokiran dari seluruh program LPDP di masa mendatang.

    Kendati demikian, ada beberapa kondisi di mana alumni diperbolehkan untuk tinggal di luar negeri. Seperti apa? Simak di bawah ini.

    Kelompok Alumni LPDP yang Boleh Tinggal di Luar Negeri

    1. Pekerjaan

    LPDP membolehkan pekerja dari bidang tertentu untuk tinggal di luar negeri selepas studi. Melansir dari Pedoman Umum Calon Penerima Beasiswa, Penerima Beasiswa, dan Alumni LPDP, jenis-jenis pekerjaan tersebut adalah:

    a. PNS/TNI/POLRI yang ditugaskan di luar negeri
    b. Pegawai BUMN yang ditugaskan di luar negeri
    c. Alumni yang ditugaskan oleh lembaga pemerintah ke luar negeri
    d. Lembaga internasional di mana Indonesia menjadi anggota, seperti PBB, World Bank, ADB, IDB, FIFA, IMF, dan sebagainya
    e. Pegawai perusahaan swasta yang merupakan perusahaan yang terafiliasi atau kantornya berada di Indonesia dan mendapat penugasan ke luar negeri dari kantor yang berada di Indonesia
    f. Program pascastudi yang merupakan kesepakatan kerja sama antara LPDP dan mitra.

    2. Dokter

    Alumni Dokter Spesialis yang masuk ke dalam program Pendayagunaan Dokter Spesialis dari Kementerian Kesehatan diwajibkan mengikuti program Pendayagunaan Dokter Spesialis. Dokter yang termasuk dalam kelompok ini diperbolehkan tinggal di luar negeri dengan rekomendasi dari Kementerian Kesehatan.

    3. Ikatan Dinas

    Alumni yang memiliki ikatan kerja atau dinas pada instansi boleh menetap di luar negeri. Ikatan dinas itu dapat berupa tugas belajar dan/atau peraturan perundang-undangan yang berlaku.

    4. Studi Lanjutan

    Izin studi lanjutan hanya dapat diberikan kepada alumni penerima beasiswa LPDP yang telah menyelesaikan studi jenjang magister dan bermaksud untuk melanjutkan studi ke jenjang doktoral.

    5. Post Doctoral

    Alumni penerima Beasiswa LPDP dalam masa pengabdian 2n+1 dapat tinggal di luar negeri dengan melakukan lapor kelulusan melalui aplikasi E-Beasiswa dan mengirimkan dokumen persyaratan melalui bantuan.lpdp.kemenkeu.go.id.

    6. Magang

    Alumni LPDP yang sedang atau akan mengikuti magang di negara tempat melanjutkan studi dapat tinggal di luar negeri. Mereka diwajibkan mengajukan izin melalui bantuan.lpdp.kemenkeu.go.id

    Adapun tenggat waktu memulai magang maksimal adalah 3 bulan dari tanggal kelulusan. Durasi maksimal izin magang pascastudi adalah 2 tahun atau 24 bulan.

    Itu dia kelompok alumni LPDP yang boleh tinggal di luar negeri. Bila kamu ingin menyampaikan aspirasi soal ini silakan sampaikan ke Point of View (POV) detikEdu di sini!

    (nir/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Wacana Awardee LPDP Tak Harus Balik RI, Menko PMK Pertanyakan Return Investasi


    Jakarta

    Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno merespons kabar penerima beasiswa LPDP tak wajib pulang ke Tanah Air usai studi di luar negeri. Ia menilai beasiswa LPDP sebagai bentuk investasi sumber daya manusia dalam negeri yang perlu mendapat return atau imbal balik.

    “Jadi kalau saya kan begini, kita ini kan, pemerintah itu, negara itu kan investasi besar untuk pengembangan SDM. Investasi besar sejak awal ya, mulai dari sekolah dasar, menengah, tinggi, dan lain-lain. Oleh karena itu negara berhak untuk mendapatkan return dari investasi itu,” kata Pratikno, dikutip dari kanal YouTube Antara TV Indonesia, Kamis (7/11/2024).

    “Investasi itu kan dimaksudkan untuk membangun bangsa dan negara, menyejahterakan masyarakat,” ucapnya.


    Sementara itu, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro menyatakan penerima beasiswa LPDP tak wajib pulang ke Tanah Air usai merampungkan pendidikan di luar negeri. Satryo mengatakan para alumni beasiswa LPDP dapat berkontribusi untuk Indonesia kendati tinggal di luar negeri.

    Ia menjelaskan, para penerima beasiswa LPDP bisa tinggal di luar negeri jika mendapat izin dari Indonesia. Contohnya seperti izin tinggal untuk bekerja di lembaga internasional atau menjadi perwakilan RI di lembaga-lembaga berkapasitas internasional.

    “Kalau dia di luar negeri itu berprestasi, membawa nama Indonesia dengan baik, kan juga baik ya, nggak ada masalah,” ucapnya usai rapat kerja dengan Komisi X DPR di Kompleks DPR, Jakarta, Rabu (6/11/2024).

    “Kita beri izin selama dia memang masih membawa manfaatnya untuk Indonesia dalam berbagai cara,” imbuhnya.

    Sedangkan penerima beasiswa LPDP yang wajib pulang ke Tanah Air adalah mereka yang memiliki ikatan dinas. Contohnya seperti pegawai kementerian atau lembaga.

    “Kalau yang berangkat dengan ikatan dinas, departemen misalkan sekolahkan untuk dia belajar di sana, dia harus pulang segera,” ucapnya

    Satryo mengatakan penerima beasiswa LPDP tidak wajib pulang ke Tanah Air juga karena kurangnya lahan pekerjaan yang sesuai bagi mereka di Indonesia. Sebab pemerintah sendiri kekurangan dana untuk mengatasi soal lahan pekerjaan bagi alumni LPDP.

    Aturan Penerima Beasiswa LPDP Wajib Pulang ke Tanah Air

    Dikutip dari laman LPDP Kemenkeu, saat ini program beasiswa LPDP mewajibkan alumni untuk mengabdi di Indonesia dalam kurun waktu 2n+1, yaitu dua kali masa studi + 1 tahun. Mereka yang tidak pulang dalam kurun waktu 90 hari dapat dikenakan sanksi pengembalian dana beasiswa hingga pemblokiran dari program LPDP.

    Aturan di atas dapat dikecualikan untuk:

    • Alumni yang menjadi perwakilan RI di sebagai anggota PBB, World Bank, ADB, IDF, FIFA, IMF, atau lembaga internasional di mana Indonesia menjadi anggotanya.
    • PNS, personel TNI, personel Polri, pegawai swasta, pegawai BUMN yang ditugaskan ke luar negeri
    • Alumni yang ditugaskan lembaga pemerintah untuk ke luar negeri
    • Penerima program pascastudi kerja sama LPDP dan mitra
    • Dokter dengan rekomendasi Kementerian Kesehatan
    • Penerima ikatan dinas yang boleh menetap di luar negeri sesuai peraturan perundang-undangan
    • Penerima izin studi lanjutan
    • Mahasiswa postdoctoral yang dalam masa pengabdian 2n+1 dapat tinggal di luar negeri dengan lapor kelulusan terlebih dahulu lewat aplikasi e-beasiswa dan melengkapi persyaratan via portal bantuan.lpdp.kemenkeu.go.id
    • Peserta magang di luar negeri berdurasi maksimal 2 tahun yang memperoleh izin dan memenuhi ketentuan mulai magang maksimal 3 bulan usai kelulusan; pengajuan izin dilakukan via bantuan.lpdp.kemenkeu.go.id

    Bila detikers ingin menyampaikan aspirasi apakah sebaiknya penerima beasiswa LPDP ini wajib pulang kembali ke tanah air, bisa menyampaikan pendapatnya ke Point of View (POV) detikEdu di sini!

    (twu/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Penerima Beasiswa LPDP Tak Wajib Pulang Sudah Sesuai Perundang-undangan


    Jakarta

    Pengamat pendidikan Doni Koesoema menilai wacana penerima beasiswa LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) tidak wajib pulang ke Tanah Air jika mendapat izin sudah sesuai ketentuan perundang-undangan.

    “Setiap warga negara Indonesia akan berhak memperoleh pekerjaan, untuk mencari kebaikan bagi mereka, dan itu tidak terbatas di Indonesia saja tetapi di seluruh negara,” kata Doni pada detikEdu, Kamis (7/11/2024).

    “(Terutama) mereka bekerja bagi kemanusiaan, bagi peradaban, dan mereka tetap membawa dampak besar bagi bangsa. Jadi sebenarnya nggak ada masalah dengan kebijakan ini,” sambungnya.


    Penerima Beasiswa LPDP yang Tidak Wajib Pulang

    Doni mengatakan, LPDP Kementerian Keuangan selaku pengelola program beasiswa LPDP berhak jika sekiranya berencana memperluas kriteria alumni beasiswa LPDP yang tidak wajib pulang ke Tanah Air.

    Diketahui, berdasarkan aturan LPDP saat ini, kelompok alumni beasiswa LPDP yang tak wajib pulang ke Indonesia antara lain PNS, anggota Polri, personel TNI, pegawai BUMN, hingga pegawai swasta yang ditugaskan di luar negeri. Dokter dengan rekomendasi Kementerian Kesehatan juga dikenakan pengecualian ini.

    Pengecualian yang sama juga berlaku bagi alumni beasiswa LPDP yang menjadi perwakilan RI pada lembaga internasional di mana Indonesia menjadi negara anggota. Contohnya seperti menjadi anggota PBB, IMF, dan IDF.

    Alumni yang hendak lanjut studi, postdoctoral maupun magang di luar negeri juga dapat mengurus izin tidak pulang ke Tanah Air sesuai ketentuan. Bagi pemagang misalnya, magang harus dimulai paling lambat 3 bulan sejak tanggal lulus dan maksimal selama 3 tahun.

    “Misal mereka sudah dapat beasiswa dari kampusnya (di luar negeri) untuk melanjutkan kuliah di sana, masa harus tunggu 5 tahun baru lanjut beasiswanya? Tidak masuk akal,” ucapnya.

    Doni menggarisbawahi, jika nanti ada perubahan atas ketentuan di atas, perlu disepakati sejak awal sebagai komitmen antara pengelola beasiswa dan penerima beasiswa LPDP.

    Mempertanyakan Lahan Pekerjaan

    Ia mengatakan, aturan wajib pulang ke Tanah Air juga tidak masuk akal tanpa alasan yang jelas. Ia menekankan, pulang ke Indonesia seharusnya bersifat sukarela.

    “Dijelaskan, wajib pulang ke Indonesia itu seperti apa. Kalau wajib langsung pulang, nggak ada argumentasinya, artinya dia membatasi hak warga negara untuk mencari yang lebih baik dalam hidupnya. Kalau dia bekerja di sana dengan tetap warga negara Indonesia kan tidak masalah, dan membuat derajat kesejahteraan rakyat itu lebih baik,” ucapnya.

    “Nah kalau dia 2n+1 di sini nggak ada kerjaan, gimana? Ngapain pulang ke Indonesia nganggur?,” sambung Doni.

    Soal Return Investasi Negara

    Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno mengatakan beasiswa LPDP sebagai bentuk investasi sumber daya manusia dalam negeri yang perlu mendapat return atau imbal balik.

    “Jadi kalau saya kan begini, kita ini kan, pemerintah itu, negara itu kan investasi besar untuk pengembangan SDM. Investasi besar sejak awal ya, mulai dari sekolah dasar, menengah, tinggi, dan lain-lain. Oleh karena itu negara berhak untuk mendapatkan return dari investasi itu,” kata Pratikno, dikutip dari kanal YouTube Antara TV Indonesia, Kamis (7/11/2024).

    “Investasi itu kan dimaksudkan untuk membangun bangsa dan negara, menyejahterakan masyarakat,” ucapnya.

    Merespons pernyataan Pratikno, Doni menekankan penerima beasiswa LPDP juga rakyat yang berhak sejahtera.

    “Yang kerja di luar negeri itu rakyat Indonesia. Kecuali mereka kerja di luar negeri malah semakin tertinggal. Jangan berpikiran sempit masalah nasionalisme. Kesejahteraan ini siapa yang diminta sejahtera? Warga negara. Dan mereka ini warga negara,” ucap Doni.

    Prioritas RI: Pendidikan Dasar dan Menengah atau Kuliah?

    Salah satu pro-kontra yang mencuat dari viralnya kabar penerima beasiswa LPDP tak wajib pulang ke Indonesia adalah pendapat warganet soal ketidakrelaannya jika uang pajak dipakai untuk membiayai awardee yang tidak pulang dan mengabdi ke Tanah Air. Beberapa di antaranya juga menyatakan lebih rela jika uang pajak digunakan di bidang pendidikan dasar dan menengah yang masih semrawut.

    Sementara itu, sejumlah warganet lainnya menyatakan beasiswa LPDP terpisah dari kewajiban pemerintah atas pendidikan dasar dan menengah bagi anak-anak RI.

    Soal pro-kontra ini, Doni menilai menilai dana abadi pendidikan yang dikelola LPDP sebagai sumber dana beasiswa LPDP dapat digunakan untuk juga menggratiskan pendidikan tinggi bagi mahasiswa se-Indonesia di dalam negeri.

    Sementara itu, jika pendidikan dasar dan menengah hendak diprioritaskan, ia menegaskan bahwa anggaran pendidikan dasar juga harus diprioritaskan.

    “Faktanya kan tidak. Anggaran pendidikan dasar sangat sedikit jika dibandingkan dengan anggaran pendidikan 20% (APBN) yang tersebar di kementerian/lembaga,” ucapnya.

    Ia meminta peran Presiden Prabowo Subianto untuk urun tangan memprioritaskan soal anggaran pendidikan dasar dan menengah tersebut.

    “Peraturan tentang 20% anggaran itu dipakai untuk apa, termasuk untuk makan siang bergizi, itu yang ngatur kan presiden,” pungkasnya.

    Apa pendapatmu soal wacana penerima beasiswa LPDP tidak wajib pulang ke Tanah Air? Bagikan pandangan kamu di Point of View (PoV) detikEdu, klik di sini!

    (twu/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Beasiswa Prioritas LPDP yang Bisa Dipilih, Pahami Sebelum Daftar!



    Jakarta

    Pendaftaran beasiswa LPDP 2025 tahap 1 akan dibuka pada 17 Januari 2025. Sebelum daftar, detikers harus tahu dulu nih jenis-jenis beasiswa yang tersedia.

    Beasiswa ini disediakan oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan, Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Beasiswa LPDP difokuskan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

    Beasiswa LPDP dibuka setiap tahun untuk studi jenjang magister/S2 dan doktoral/S3. Awardee bisa memilih melanjutkan studi di luar negeri maupun dalam negeri.


    Salah satu hal yang menarik dari beasiswa LPDP dibanding beasiswa lain adalah ragam jenisnya. Salah satunya adalah beasiswa prioritas.

    Apa Itu Beasiswa Prioritas LPDP?

    Pelamar beasiswa prioritas dapat mendaftar pada dua jenis beasiswa sekaligus. Selain mendaftar beasiswa prioritas, pelamar juga bisa mendaftar beasiswa Perguruan Tinggi Utama Dunia (PTUD).

    Ada enam PTUD yang bisa dipilih dalam beasiswa prioritas yakni Nanyang Technology University (NTU), National University of Singapore (NUS), Campus France, University of California Davis (UC Davis), University of New South Wales (UNSW), dan The Orange Knowledge Program (OKP).

    Fasilitas Penerima Beasiswa Prioritas LPDP

    Beberapa keuntungan memperoleh beasiswa prioritas LPDP antara lain:

    • Dana pendidikan untuk kebutuhan pendaftaran
    • Dana SPP (tuition fee)
    • Tunjangan buku
    • Penelitian tesis
    • Seminar internasional
    • Publikasi jurnal internasional
    • Dana transportasi
    • Dana aplikasi visa
    • Asuransi kesehatan
    • Biaya hidup bulanan
    • Dana untuk mengikuti lomba internasional
    • Dana darurat jika dibutuhkan

    Jenis-jenis Beasiswa Prioritas LPDP

    1. Beasiswa Prioritas S2 OKP-Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi-LPDP

    Beasiswa ini adalah hasil kerja sama ketiga lembaga bersama Nuffic Neso Indonesia. Tujuannya untuk mengoptimalkan sumber daya dan berfokus pada bidang yang relevan dan penting bagi pembangunan Indonesia.

    2. Beasiswa Prioritas S2 LPDP-NTU

    Beasiswa ini diberikan bagi masyarakat termasuk PNS dan TNI atau Polri. Namun, beasiswa ini hanya berlaku untuk jenjang S2.

    Lulusan dari NTU pada beasiswa ini nantinya akan bergelar MBA. Selain menempuh pendudukan, para awardee juga akan dididik sebagai calon pemimpin dan profesional.

    3. Beasiswa Prioritas S2 LPDP-NUS Bidang Kewirausahaan

    Beasiswa prioritas LPDP selanjutnya bekerja sama dengan NUS. Sasaran beasiswa ini adalah masyarakat Indonesia kecuali PNS, TNI dan Polri.

    Sebagaimana namanya, beasiswa ini bertujuan mendidik para calon pengusaha yang ingin memiliki usaha baru. Mereka akan dibimbing dan dapat memanfaatkan fasilitas pengembangan bisnis di NUS Enterprise.

    4. Beasiswa Prioritas S2 LPDP-Campus France

    Beasiswa ini disediakan langsung oleh pemerintah Prancis. Pengadaan beasiswa bertujuan untuk membantu meningkatkan pembangunan di Indonesia.

    Para mahasiswa akan diberi pengetahuan oleh kampus. Mereka akan disiapkan juga sebagai calon pemimpin di masa mendatang.

    5. Beasiswa Prioritas S3 LPDP-UNSW

    UNSW bersama LPDP menawarkan beasiswa S3 bagi masyarakat Indonesia. Beasiswa ini bisa dicoba bagi yang tertarik dalam bidang energi terbarukan dan inovasi.

    6. Beasiswa Prioritas S3 LPDP-NTU

    Beasiswa ini ditujukan bagi masyarakat Indonesia yang ingin melanjutkan ke jenjang doktor. Jenis beasiswa ini pun bisa diikuti bagi mahasiswa yang tertarik di bidang STEM maupun non-STEM.

    7. Beasiswa Prioritas S3 LPDP-UC Davis

    Bagi yang berminat melanjutkan pendidikan S3 di bidang pertanian, lingkungan, teknik atau pendidikan maka beasiswa ini dapat menjadi pilihan yang tepat. Durasi pembiayaan beasiswa ini maksimal selama 5 tahun.

    Itulah beberapa jenis beasiswa prioritas LPDP yang bisa dicoba. Semoga informasinya bermanfaat ya.

    (cyu/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Daftar Beasiswa LPDP Kemenkeu RI yang Akan Dibuka 2025, Ada Banyak Pilihan


    Jakarta

    Lembaga Pengelola Dana Pendidikan Kementerian Keuangan (LPDP Kemenkeu) sudah mulai membuka pendaftaran beasiswa sejak 17 Januari 2025 lalu. Saat ini, beasiswa yang dibuka adalah Beasiswa Umum, Afirmasi, dan Targeted yang dibuka hingga 17 Februari 2025.

    LPDP menyebut ada banyak gebrakan baru pada program beasiswa LPDP tahap 1 tahun ini.

    “Ada banyak gebrakan baru lhoo di Program Beasiswa LPDP Tahap 1 tahun ini, termasuk penyesuaian skema seleksi pada Beasiswa Targeted Prioritas yang dapat di-bundling pendaftarannya bersama program Beasiswa Umum/Targeted/Afirmasi untuk tujuan luar negeri,” tulis LPDP RI, dikutip dari Instagram resmi pada Rabu (22/1/2025).


    Program Beasiswa LPDP yang Akan Dibuka pada 2025

    Detikers yang ingin melamar beasiswa LPDP, kalian bisa cek pilihan beasiswa yang akan dibuka pada tahun ini, yaitu:

    1. Program Umum

    • Beasiswa Reguler
    • Beasiswa Perguruan Tinggi Utama Dunia
    • Beasiswa Parsial

    2. Program Afirmasi

    • Beasiswa Prasejahtera
    • Beasiswa Penyandang Disabilitas
    • Beasiswa Daerah Afirmasi
    • Beasiswa Putra Putri Papua

    3. Program Targeted

    • Beasiswa PNS/TNI/Polri
    • Beasiswa Kewirausahaan
    • Beasiswa Pendidikan Kader Ulama
    • Beasiswa Doktor Praktisi
    • Beasiswa Dokter Spesialis dan Subspesialis
    • Beasiswa Doktor Talenta Riset dan Inovasi Nasional

    4. Program Targeted Beasiswa Bundling

    Program ini menawarkan 9 jenis beasiswa kemitraan LPDP dengan program/kampus spesifik pada beragam tema studi prioritas pembangunan. Program Targeted Beasiswa Bundling memiliki skema pendaftaran dengan menggabungkan program beasiswa targeted prioritas bersamaan dengan salah satu program beasiswa lainnya (umum/targeted/afirmasi) untuk tujuan luar negeri.

    Inilah pilihan skema pendaftaran Program Targeted Beasiswa Bundling:

    • LPDP-National University of Singapore (NUS) Program Master in Venture Creation (MSVC) ditambah program Afirmasi/Targeted/Umum tujuan luar negeri
    • LPDP-Nanyang Technological University (NTU) Program MBA ditambah program Afirmasi/Targeted/Umum tujuan luar negeri
    • LPDP-Nanyang Technological University (NTU) Program Doktor ditambah program Afirmasi/Targeted/Umum tujuan luar negeri
    • LPDP-NUS Business School Program Master ditambah program Afirmasi/Targeted/Umum tujuan luar negeri
    • LPDP-University of New South Wales (UNSW) Program Doktor ditambah program Afirmasi/Targeted/Umum tujuan luar negeri
    • LPDP-Campus France Program Master ditambah program Afirmasi/Targeted/Umum tujuan luar negeri
    • LPDP-Tsinghua University Program Master of Finance ditambah program Afirmasi/Targeted/Umum tujuan luar negeri
    • LPDP-University of Science and Technology (UST) Korea Program Master dan Doktor ditambah program Afirmasi/Targeted/Umum tujuan luar negeri
    • LPDP-University of Dundee Program Doktor ditambah program Afirmasi/Targeted/Umum tujuan luar negeri

    5. Program Double/Joint Degree

    • Beasiswa Reguler
    • Beasiswa Parsial
    • Beasiswa Prasejahtera
    • Beasiswa Penyandang Disabilitas
    • Beasiswa Daerah Afirmasi
    • Beasiswa Putra Putri Papua
    • Beasiswa PNS/TNI/Polri.

    (nah/nwy)



    Sumber : www.detik.com

  • Deret Manfaat yang Diterima Awardee LPDP 2025


    Jakarta

    Pendaftaran Beasiswa LPDP 2025 Tahap 1 telah dibuka hingga 17 Februari 2025. Sebelum mendaftar, peminat wajib mengetahui deret manfaat yang diterima awardee LPDP 2025.

    Beasiswa LPDP merupakan beasiswa di bawah naungan LPDP Kementerian Keuangan yang memberikan bantuan dana pendidikan Magister dan Doktoral.

    Peserta yang lolos seleksi, yakni awardee LPDP, akan mendapatkan bantuan pembiayaan secara penuh maupun parsial. Adapun dana bantuan ini mencakup dana pendidikan dan dana pendukung.


    Apa saja manfaat yang diterima awardee LPDP 2025? Berikut daftarnya seperti dilansir dari Pedoman Beasiswa LPDP Perguruan Tinggi Utama Dunia 2025.

    Deret Manfaat yang Diterima Awardee LPDP 2025

    Dana Pendidikan

    Dana Pendaftaran
    Dana SPP/Tuition Fee
    Dana Tunjangan Buku
    Dana Penelitian Tesis/Disertasi
    Dana Seminar Internasional
    Dana Publikasi Jurnal Internasional

    Dana Pendukung

    Dana Transportasi
    Dana Aplikasi Visa
    Dana Asuransi Kesehatan
    Dana Kedatangan
    Dana Hidup Bulanan
    Dana Lomba Internasional
    Dana Tunjangan keluarga (khusus
    Doktor)
    Dana keadaaan darurat (jika diperlukan)

    Daftar Beasiswa LPDP 2025 Tahap 1 yang Dibuka

    Melansir laman resminya, kategori Beasiswa LPDP 2025 Tahap 1 adalah Program Umum, Program Afirmasi, Program Targeted, dan Program Targeted Bundling. Simak rinciannya berikut ini:

    Program Umum

    Beasiswa Reguler
    Beasiswa Perguruan Tinggi Utama Dunia
    Beasiswa Parsial

    Program Afirmasi

    Beasiswa Penyandang Disabilitas
    Beasiswa Putra-putri Papua
    Beasiswa Daerah Afirmasi
    Beasiswa Pra Sejahtera

    Program Targeted

    Beasiswa PNS, TNI, POLRI
    Beasiswa Kewirausahaan
    Beasiswa Pendidikan Kader Ulama
    Beasiswa Dokter Spesialis dan Subspesialis
    Beasiswa Doktor Talenta Riset dan Inovasi Nasional
    Beasiswa Doktor Praktisi

    Program Targeted – Beasiswa Bundling

    Beasiswa Bundling: Prioritas LPDP-NUS Master in Venture Creation (MSVC) dan Non Prioritas
    Beasiswa Bundling: Prioritas LPDP-NTU MBA dan Non Prioritas
    Beasiswa Bundling: Prioritas LPDP-NTU Doktor dan Non Prioritas
    Beasiswa Bundling: Prioritas LPDP-NUS Business School Master dan Non Prioritas
    Beasiswa Bundling: Prioritas LPDP-UNSW Doktor dan Non Prioritas
    Beasiswa Bundling: Prioritas LPDP-France Master dan Non Prioritas
    Beasiswa Bundling: Prioritas LPDP-Tsinghua Master of Finance dan Non Prioritas
    Beasiswa Bundling: Prioritas LPDP-UST Korea Master Doktor dan Non Prioritas
    Beasiswa Bundling: Prioritas LPDP-University of Dundee Doktor dan Non Prioritas

    Cara Daftar Beasiswa LPDP 2025 Tahap 1

    Apabila kamu sudah yakin untuk mengikuti Beasiswa LPDP, detikers bisa mengikuti langkah pendaftaran Beasiswa LPDP 2025 Tahap 1 berikut ini:

    Kunjungi laman beasiswalpdp.kemenkeu.go.id
    Lengkapi semua dokumen yang dipersyaratkan pada aplikasi pendaftaran
    Pastikan melakukan submit aplikasi pendaftaran untuk mendapatkan kode registrasi/pendaftaran.
    Pastikan dokumen-dokumen pendukung seperti Surat Rekomendasi, Surat Keterangan, dan lainnya dalam masa berlaku dan diterbitkan sesuai ketentuan LPDP.

    Jadwal Beasiswa LPDP 2025 Tahap 1

    Melansir dari laman resminya, berikut jadwal Beasiswa LPDP 2025 Tahap 1:

    Pendaftaran Seleksi: 17 Januari – 17 Februari 2025
    Seleksi Administrasi: 18 Februari – 6 Maret 2025
    Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi: 7 Maret 2025
    Pengajuan Sanggah: 8 – 10 Maret 2025
    Pengumuman Hasil Sanggah: 24 Maret 2025
    Seleksi Bakat Skolastik: 14 – 28 April 2025
    Pengumuman Hasil Seleksi Bakat Skolastik: 2 Mei 2025
    Seleksi Substansi: 6 Mei – 5 Juni 2025
    Pengumuman Hasil Seleksi Substansi: 19 Juni 2025
    Periode Perkuliahan paling cepat: Bulan Juli 2025

    Itulah deret manfaat yang diterima awardee LPDP 2025. Bagaimana detikers, tertarik mendaftar?

    (nir/nir)



    Sumber : www.detik.com

  • Apa Itu Beasiswa Perguruan Tinggi Utama Dunia LPDP? Ini Daftar Kampus dan Syarat-syaratnya



    Jakarta

    Pendaftaran Beasiswa Perguruan Tinggi Utama Dunia LPDP 2025 telah dibuka. Apa itu dan apa perbedaanya dengan beasiswa LPDP yang lain?

    Seperti diketahui, Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) merupakan lembaga pemerintah di bawah Kementerian Keuangan yang mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan dana abadi pendidikan. Dalam pelaksanaannya, LPDP meluncurkan beragam beasiswa pendidikan tinggi. Salah satunya adalah Beasiswa Perguruan Tinggi Utama Dunia.

    Beasiswa Perguruan Tinggi Utama Dunia LPDP adalah program beasiswa yang diperuntukkan bagi Warga Negara Indonesia yang telah memperoleh Letter of Admission/Acceptance dari Perguruan Tinggi Utama Dunia untuk menempuh jenjang pendidikan Magister dan Doktor. Perlu diketahui, daftar perguruan tinggi yang termasuk top dunia tergantung pada daftar yang telah dirilis LPDP.


    Daftar Kampus yang Termasuk Perguruan Tinggi Utama Dunia LPDP 2025

    Daftar kampus yang termasuk Perguruan Tinggi Utama Dunia LPDP dibedakan menjadi All Subject dan Specific Subject atau Bidang Tertentu. All Subject berarti pelamar bisa mendaftarkan diri di semua program studi pada universitas terkait, sementara dalam Specific Subject pelamar hanya bisa mengikuti program studi tertentu.

    Melansir dari Buku Panduan Beasiswa Perguruan Tinggi Utama Dunia LPDP, berikut daftar kampusnya:

    All Subject

    Massachusetts Institute of Technology (MIT)
    University of Oxford
    Harvard University
    University of Cambridge
    Stanford University
    California Institute of Technology (Caltech)
    University of California (UCB)
    Imperial College London
    ETH Zurich-Swiss Federal Institute of Technology
    Princeton University
    University of Pennsylvania
    Yale University
    UCL (University College London)
    Peking University
    University of Chicago
    Cornell University
    Tsinghua University
    Johns Hopkins University
    Columbia University
    University of Toronto
    National University of Singapore (NUS)
    University of California, Los Angeles (UCLA)
    The University of Melbourne
    The University of Tokyo
    The University of Edinburgh
    Technical University of Munich
    University of Michigan-Ann Arbor
    Université PSL (Paris Sciences & Lettres)

    Specific Subject

    London School of Economics and Political Science (LSE)
    Prodi: Economics & Econometrics
    Babson College
    Prodi: Entrepreneurship

    Manfaat Beasiswa Perguruan Tinggi Utama Dunia LPDP 2025

    Dana Pendidikan

    Dana Pendaftaran
    Dana SPP/Tuition Fee
    Dana Tunjangan Buku
    Dana Penelitian Tesis/Disertasi
    Dana Seminar Internasional
    Dana Publikasi Jurnal Internasional

    Dana Pendukung

    Dana Transportasi
    Dana Aplikasi Visa
    Dana Asuransi Kesehatan
    Dana Kedatangan
    Dana Hidup Bulanan
    Dana Lomba Internasional
    Dana Tunjangan keluarga (khususDoktor)
    Dana Keadaaan Darurat (jika diperlukan)

    Syarat Beasiswa Perguruan Tinggi Utama Dunia LPDP 2025

    1. Warga Negara Indonesia
    2. Memiliki dokumen LoA Perguruan Tinggi tujuan
    3. Memenuhi ketentuan batas usia pendaftar pada 31 Desember di tahun pendaftaran yaitu:
      a. Pendaftar jenjang pendidikan magister berusia paling tinggi 35 (tiga puluh lima) tahun.
      b. Pendaftar jenjang pendidikan doktor berusia paling tinggi 40 (empat puluh) tahun.
      c. Pendaftar yang berprofesi sebagai dosen tetap yang memiliki Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN) berusia paling tinggi 42 (empat puluh dua) tahun untuk jenjang pendidikan magister dan 47 (empat puluh tujuh) tahun untuk jenjang pendidikan doktor dibuktikan dengan dokumen Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN).
    4. Mengunggah dokumen sertifikat kemampuan Bahasa Inggris yang berlaku paling lambat pada 2 (dua) tahun terakhir, terhitung sampai dengan tanggal pengumuman hasil sanggah pada periode pendaftaran berjalan (24 Maret 2025). Sertifikat diterbitkan oleh ETS (www.ets.org), PTE Academic (www.pearsonpte.com), atau IELTS (www.ielts.org)
    5. Syarat minimal kemampuan bahasa Inggris yaitu
      a. Pendaftar program magister luar negeri, skor minimal kemampuan bahasa InggrisTOEFL iBT® 80; PTE Academic 58; atau IELTS™ 6,5.
      b. Pendaftar program Doktor luar negeri skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL iBT® 94; PTE Academic 65; atau IELTS™ 7,0.
    6. Menyertakan Surat Rekomendasi dari tokoh masyarakat atau akademisi

    Syarat Dokumen Beasiswa Perguruan Tinggi Utama Dunia LPDP 2025

    1. Kartu Tanda Penduduk (KTP)
    2. Scan Ijazah S1/D4/S2 (Asli atau Legalisir) atau SKL (Surat Keterangan Lulus)
    3. Surat pemberhentian sebagai mahasiswa dari Perguruan Tinggi (bagi yang tidak menyelesaikan studi).
    4. Scan Transkrip Nilai S1/D4/S2 (bukan Transkrip Profesi)
    5. Dokumen penyetaraan ijazah dari Kemendiktisaintek/ Kementerian Agama atau tangkapan layar pengajuan penyetaraan ijazah sesuai ketentuan
    6. Sertifikat Bahasa Asing yang dipersyaratkan dan Masih Berlaku (Asli)
    7. Letter of Acceptance (LoA) yang sesuai dengan ketentuan LPDP (jika ada)
    8. Surat rekomendasi dari pimpinan, tokoh atau pakar di bidang keagamaan
    9. Surat pernyataan pada aplikasi pendaftaran saat akan melakukan submit
    10. Surat usulan dari pejabat yang membidangi SDM untuk pendaftar PNS/TNI/POLRI sesuai ketentuan
    11. Dokumen Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN) bagi pendaftar berprofesi dosen tetap
    12. Surat Kesediaan menjadi promotor dan/atau copromotor bagi pendaftar jenjang Doktor (opsional)
    13. Profil diri pada formulir pendaftaran online
    14. Komitmen kembali ke Indonesia, rencana pasca studi, dan rencana kontribusi di Indonesia
    15. Proposal Penelitian (khusus Doktor)
    16. Publikasi ilmiah, prestasi kejuaraan/non kejuaraan, dan pengalaman organisasi

    Cara Mendaftar Beasiswa Perguruan Tinggi Utama Dunia LPDP 2025

    1. Mendaftar secara online pada melalui laman Pendaftaran Beasiswa LPDP https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/
    2. Melengkapi dan mengunggah semua dokumen yang dipersyaratkan
    3. Pastikan melakukan submit aplikasi pendaftaran untuk mendapatkan kode registrasi/pendaftaran

    Jadwal Seleksi Beasiswa Perguruan Tinggi Utama Dunia LPDP 2025

    Pendaftaran Seleksi: 17 Januari – 17 Februari 2025
    Seleksi Administrasi: 18 Februari – 6 Maret 2025
    Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi: 7 Maret 2025
    Pengajuan Sanggah: 8 – 10 Maret 2025
    Pengumuman Hasil Sanggah: 24 Maret 2025
    Seleksi Bakat Skolastik: 14 – 28 April 2025
    Pengumuman Hasil Seleksi Bakat Skolastik: 2 Mei 2025
    Seleksi Substansi: 6 Mei – 5 Juni 2025
    Pengumuman Hasil Seleksi Substansi: 19 Juni 2025
    Periode Perkuliahan paling cepat: Bulan Juli 2025

    Itulah penjelasan mengenai pendaftaran Beasiswa Perguruan Tinggi Utama Dunia LPDP 2025 serta daftar kampusnya. Jangan sampai terlewat, ya!

    (nir/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Program yang Dibuka pada Beasiswa LPDP 2025 Tahap 1, Cek Dulu Sebelum Daftar



    Jakarta

    Pendaftaran Beasiswa LPDP 2025 Tahap 1 telah dibuka hingga 17 Februari mendatang. Sebelum mendaftar, pelamar wajib mengetahui program yang dibuka pada Beasiswa LPDP 2025 Tahap 1.

    Seperti diketahui, Beasiswa LPDP merupakan beasiswa di bawah naungan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan Kementerian Keuangan (LPDP Kemenkeu) yang menawarkan bantuan biaya pendidikan tinggi.

    Beasiswa ini dibuka dua kali dalam setahun dengan program beasiswa yang berbeda-beda. Dengan mengetahui program beasiswa mana yang akan dibuka, detikers bisa lebih siap untuk menyiapkan pendaftaran.


    Kali ini, tahapan Beasiswa LPDP yang dibuka adalah Tahap 1 dengan sejumlah program. Setelah pendaftaran ditutup pada 17 Februari, pendaftar masih harus melalui tahap seleksi administrasi, seleksi bakat skolastik, dan seleksi substansi. Apabila berhasil lolos semua tahap, maka pendaftar berhak menjadi penerima manfaat Beasiswa LPDP 2025.

    Penasaran apa saja program yang dibuka pada Beasiswa LPDP 2025 Tahap 1? Simak di bawah ini.

    Program yang Dibuka pada Beasiswa LPDP 2025 Tahap 1

    Melansir laman resminya, kategori Beasiswa LPDP 2025 Tahap 1 adalah Program Umum, Program Afirmasi, Program Targeted, dan Program Targeted Bundling. Simak rinciannya berikut ini:

    Program Umum

    Beasiswa Reguler
    Beasiswa Perguruan Tinggi Utama Dunia
    Beasiswa Parsial

    Program Afirmasi

    Beasiswa Penyandang Disabilitas
    Beasiswa Putra-putri Papua
    Beasiswa Daerah Afirmasi
    Beasiswa Pra Sejahtera

    Program Targeted

    Beasiswa PNS, TNI, POLRI
    Beasiswa Kewirausahaan
    Beasiswa Pendidikan Kader Ulama
    Beasiswa Dokter Spesialis dan Subspesialis
    Beasiswa Doktor Talenta Riset dan Inovasi Nasional
    Beasiswa Doktor Praktisi

    Program Targeted – Beasiswa Bundling

    Beasiswa Bundling: Prioritas LPDP-NUS Master in Venture Creation (MSVC) dan Non Prioritas
    Beasiswa Bundling: Prioritas LPDP-NTU MBA dan Non Prioritas
    Beasiswa Bundling: Prioritas LPDP-NTU Doktor dan Non Prioritas
    Beasiswa Bundling: Prioritas LPDP-NUS Business School Master dan Non Prioritas
    Beasiswa Bundling: Prioritas LPDP-UNSW Doktor dan Non Prioritas
    Beasiswa Bundling: Prioritas LPDP-France Master dan Non Prioritas
    Beasiswa Bundling: Prioritas LPDP-Tsinghua Master of Finance dan Non Prioritas
    Beasiswa Bundling: Prioritas LPDP-UST Korea Master Doktor dan Non Prioritas
    Beasiswa Bundling: Prioritas LPDP-University of Dundee Doktor dan Non Prioritas

    Cara Daftar Beasiswa LPDP 2025 Tahap 1

    Setelah yakin dengan program beasiswa yang akan diikuti, detikers bisa mengikuti langkah pendaftaran Beasiswa LPDP 2025 Tahap 1 berikut ini:

    1. Kunjungi laman beasiswalpdp.kemenkeu.go.id
    2. Lengkapi semua dokumen yang dipersyaratkan pada aplikasi pendaftaran
    3. Pastikan melakukan submit aplikasi pendaftaran untuk mendapatkan kode registrasi/pendaftaran.
    4. Pastikan dokumen-dokumen pendukung seperti Surat Rekomendasi, Surat Keterangan, dan lainnya dalam masa berlaku dan diterbitkan sesuai ketentuan LPDP.

    Jadwal Beasiswa LPDP 2025 Tahap 1

    Melansir dari laman resminya, berikut jadwal Beasiswa LPDP 2025 Tahap 1:

    Pendaftaran seleksi: 17 Januari-17 Februari 2025
    Seleksi administrasi: 18 Februari-6 Maret 2025
    Pengumuman hasil seleksi administrasi: 7 Maret 2025
    Pengajuan sanggah: 8-10 Maret 2025
    Pengumuman hasil sanggah: 24 Maret 2025
    Seleksi bakat skolastik: 14-28 April 2025
    Pengumuman hasil seleksi bakat skolastik: 2 Mei 2025
    Seleksi substansi: 6 Mei-5 Juni 2025
    Pengumuman hasil seleksi substansi: 19 Juni 2025
    Periode perkuliahan paling cepat: Juli 2025

    Itulah program yang dibuka pada Beasiswa LPDP 2025 Tahap 1. Ada program impianmu, detikers?

    (nir/twu)



    Sumber : www.detik.com