Tag: token

  • Canary Capital Ajukan ETF, Harga Token SUI Naik 8%

    Canary Capital telah secara resmi mengajukan dokumen ke Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) untuk meluncurkan dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) berbasis SUI seperti dikabarkan oleh Coinpedia pada Selasa (18/3).

    Langkah ini mengikuti pengumuman dari World Liberty Financial (WLFI), perusahaan crypto yang didukung oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan putra-putranya, yang menambahkan aset Sui ke dalam cadangan token mereka.

    Akibat perkembangan ini, harga token SUI langsung melonjak hingga 8%, mencapai $2,4.

    Proses Pengajuan ETF SUI oleh Canary Capital

    Canary Capital telah mengambil langkah besar dengan mengajukan formulir S-1 ke SEC untuk ETF SUI.

    Sebelumnya, perusahaan ini telah mendaftarkan trust hukum di Delaware pada 7 Maret, yang biasanya dilakukan sebelum pengajuan resmi ke SEC.

    Selanjutnya, Canary Capital harus mengajukan formulir 19b-4 melalui bursa yang dipilih untuk mencatatkan ETF ini.

    Sementara itu, minat terhadap SUI semakin meningkat setelah kemitraan WLFI dengan blockchain Sui, yang bertujuan mengembangkan produk baru dan menambahkan aset Sui ke dalam dana Macro Strategy mereka.

    Pergerakan harga SUI (SUI/USDT) pada Selasa, 18 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga SUI (SUI/USDT) pada Selasa, 18 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Popularitas SUI di Pasar Crypto

    Tim Sui menyambut baik pengajuan ETF ini, menyebutnya sebagai langkah besar untuk membawa token SUI ke audiens yang lebih luas.

    Saat ini, ekosistem Sui menunjukkan perkembangan pesat dengan lebih dari $70 miliar volume perdagangan di bursa desentralisasi (DEX) serta memiliki 67 juta akun aktif.

    Investor institusional juga mulai menunjukkan ketertarikan terhadap SUI, menjadikannya sebagai pemain serius dalam industri kripto.

    Canary Capital dan Pengajuan ETF Crypto Lainnya

    Selain SUI, Canary Capital juga aktif mengajukan ETF untuk beberapa cryptocurrency lainnya.

    Perusahaan ini telah mengajukan ETF untuk token AXL yang mendukung jaringan Axelar. Selain itu, Canary Capital juga mengajukan ETF untuk Dogecoin (DOGE), Solana (SOL), dan XRP, memperluas portofolio investasi crypto mereka.

    Saat ini, harga SUI berada di angka $2,34. Meskipun telah meningkat 50% dalam satu tahun terakhir, token ini mengalami penurunan sekitar 31% dalam satu bulan terakhir.

    Namun, dengan meningkatnya minat institusional dan langkah strategis seperti pengajuan ETF, SUI berpotensi untuk mengalami kenaikan lebih lanjut dalam waktu dekat.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga HYPE Melonjak Dekati ATH Usai Listing Binance US

    Hyperliquid (HYPE) kembali menjadi sorotan setelah pengumuman listing di Binance US memicu lonjakan harga sebesar 15%, mencapai $37,50.

    Kenaikan harga Hyperliquid menempatkan HYPE hanya sekitar 6% dari rekor tertinggi sepanjang masa sebesar $39,93 yang dicapai pada 26 Mei 2025.

    Dominasi di Pasar Derivatif Terdesentralisasi

    Hyperliquid telah mencatatkan volume perdagangan bulanan tertinggi sepanjang masa pada Mei 2025, mencapai $244 miliar.

    Platform ini menguasai 74,97% dari total volume di semua platform derivatif terdesentralisasi, menegaskan dominasinya di sektor DeFi.

    Dengan arsitektur Layer-1 yang menggunakan konsensus HyperBFT, Hyperliquid menawarkan eksekusi order dengan latensi rendah dan kontrol penuh atas aset, menjadikannya pilihan menarik bagi investor ritel dan institusional.

    Baca Juga: Dampak Posisi Short Rp 5,9 Triliun di Hyperliquid terhadap Bitcoin

    Model Token Deflasi dan Insentif Staking

    Token HYPE memiliki pasokan maksimum sebesar 1 miliar, dengan model deflasi yang mengurangi sirkulasi tahunan sebesar 26%.

    Lebih dari $1 miliar dalam token HYPE telah di-stake, dan 40 juta token terkunci, mencerminkan kepercayaan komunitas terhadap proyek ini.

    Staking HYPE juga memberikan insentif berupa diskon biaya perdagangan. Misalnya, staking lebih dari 10 HYPE dapat memberikan diskon 5%, sementara staking lebih dari 10.000 HYPE dapat mengurangi biaya hingga 20%.

    Pergerakan harga Hyperliquid (HYPE/USDT) pada Kamis, 5 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Hyperliquid (HYPE/USDT) pada Kamis, 5 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Analisis Teknikal dan Prospek Harga

    Secara teknikal, HYPE menunjukkan momentum bullish yang kuat.

    Indikator RSI mendekati zona overbought, dan pola “cup-and-handle” pada grafik 12 jam mengindikasikan potensi breakout ke atas.

    Target harga jangka pendek diperkirakan antara $40 hingga $45, dengan potensi kenaikan hingga 63% dari level saat ini.

    Baca Juga: Riset Kripto 26-30 Mei 2025: Sektor AI Memes Memiliki Potensi?

    Hyperliquid (HYPE) menunjukkan pertumbuhan yang signifikan didorong oleh listing di Binance US, dominasi di pasar derivatif terdesentralisasi, dan model token deflasi yang kuat.

    Dengan fundamental yang solid dan momentum pasar yang positif, HYPE berpotensi mencapai rekor tertinggi baru dalam waktu dekat.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Shiba Inu (SHIB) Tingkatkan Laju Pembakaran Token hingga 2.408%

    Dalam 24 jam terakhir, ekosistem Shiba Inu (SHIB) mengalami lonjakan signifikan dalam aktivitas pembakaran token, dengan lebih dari 39,5 juta SHIB dihapus dari peredaran.

    Hal ini menandai peningkatan laju pembakaran sebesar 2.408%, menurut data dari Shibburn.

    Apa Itu Pembakaran Token?

    Pembakaran token adalah proses mengirimkan koin ke dompet yang tidak dapat diakses, secara permanen menghapusnya dari sirkulasi.

    Langkah ini bertujuan untuk mengurangi pasokan total, yang secara teoritis dapat meningkatkan nilai token yang tersisa.

    Baca Juga: Whale Shiba Inu Amankan 34 Triliun Token, Sinyal ATH Baru?

    Analisis Pasar

    Analis kripto Javon Marks mencatat bahwa pola “Inverse Head & Shoulders” sedang terbentuk pada grafik jangka panjang SHIB, yang merupakan struktur pembalikan bullish klasik.

    Jika pola ini terkonfirmasi, SHIB berpotensi mengalami kenaikan hingga 503%, dengan target harga awal sebesar $0,000081.

    Meskipun demikian, harga SHIB saat ini berada di sekitar $0,00001316, mencerminkan peningkatan 3,1% dalam 24 jam terakhir, namun masih turun 9,2% dibandingkan minggu sebelumnya.

    Pergerakan harga Shiba Inu (SHIB/USDT) pada Rabu, 4 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Shiba Inu (SHIB/USDT) pada Rabu, 4 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Lonjakan laju pembakaran ini juga didukung oleh aktivitas besar dari pemegang besar (whales), yang menunjukkan komitmen untuk mengurangi pasokan sirkulasi dan memperkuat proposisi nilai token.

    Selain itu, peluncuran Shibarium DAO telah menambah momentum pada ekosistem SHIB, dengan peningkatan transaksi dan keterlibatan komunitas yang lebih besar.

    Baca Juga: Harga Shiba Inu Diprediksi ‘Gila-gilaan’ Tembus $0,001

    Namun, penting untuk dicatat bahwa meskipun pembakaran token dapat mengurangi pasokan, faktor lain seperti sentimen pasar, adopsi teknologi, dan kondisi makroekonomi juga memainkan peran penting dalam menentukan harga.

    Investor dan pengamat pasar akan terus memantau perkembangan ini untuk melihat apakah lonjakan laju pembakaran dan pola teknikal yang terbentuk akan mengarah pada kenaikan harga SHIB dalam waktu dekat.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Analisis dan Prospek ke Depan

    Binance Coin (BNB), aset kripto yang dikeluarkan oleh pertukaran terbesar di dunia, Binance, menunjukkan sinyal kuat untuk melanjutkan rally-nya.

    Berdasarkan analisis teknis terbaru, harga BNB berada di ambang breakout menuju level $670, didorong oleh sentimen pasar yang positif dan faktor fundamental yang kuat.

    Lantas, apa saja faktor-faktor pendorong kenaikan BNB serta potensi target harga selanjutnya?

    Baca Juga: Simulasi Keuntungan Nabung Rutin Koin BNB Rp2jt/Bulan

    Pemahami Pergerakan Harga BNB

    BNB telah menunjukkan kinerja yang mengesankan dalam beberapa bulan terakhir.

    Setelah berhasil mempertahankan level support di sekitar $500, harga mulai bergerak naik dengan volume perdagangan yang meningkat.

    Analis memprediksi bahwa jika harga BNB berhasil menembus resistance di $635, peluang untuk mencapai $670 bahkan lebih tinggi akan semakin besar.

    Beberapa faktor yang mendorong kenaikan ini antara lain:

    1. Peningkatan Aktivitas di Jaringan BNB Chain – BNB Chain, blockchain yang mendukung ekosistem Binance, terus mengalami pertumbuhan dalam hal jumlah transaksi dan proyek DeFi yang dibangun di atasnya.
    2. Pembakaran Token Rutin – Binance secara berkala melakukan pembakaran (burn) token BNB untuk mengurangi pasokan, yang dapat memberikan tekanan positif pada harga.
    3. Adopsi yang Meningkat – BNB semakin banyak digunakan sebagai alat pembayaran, staking, dan biaya transaksi di ekosistem Binance, meningkatkan utilitasnya.
    Pergerakan harga Binance Coin (BNB/USDT) pada Rabu, 4 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Binance Coin (BNB/USDT) pada Rabu, 4 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Analisis Teknis: Sinyal Bullish Menguat

    Dari sudut pandang teknis, BNB sedang membentuk pola bullish yang mengindikasikan potensi kenaikan lebih lanjut:

    • Breakout dari Resistance $635 – Jika BNB berhasil menutup di atas level ini dengan volume tinggi, ini bisa menjadi sinyal kuat untuk melanjutkan rally.
    • Dukungan Moving Average – Harga BNB saat ini berada di atas Moving Average 50 hari dan 200 hari, menunjukkan tren bullish jangka menengah dan panjang.
    • RSI yang Sehat – Indeks Relatif Strength (RSI) tidak menunjukkan kondisi overbought, artinya masih ada ruang untuk kenaikan lebih lanjut sebelum koreksi terjadi.

    Target berikutnya setelah $670 adalah zona psikologis $700, yang bisa menjadi area profit-taking sebelum kemungkinan konsolidasi.

    Risiko yang Perlu Diwaspadai

    Meskipun prospek BNB terlihat cerah, investor harus tetap waspada terhadap beberapa risiko:

    • Volatilitas Pasar Kripto – Pasar kripto dikenal fluktuatif, dan sentimen negatif global (seperti regulasi atau tekanan makroekonomi) dapat memengaruhi harga.
    • Ketergantungan pada Binance – Sebagian besar nilai BNB terkait dengan performa Binance. Masalah regulasi atau operasional di platform dapat berdampak signifikan.
    • Persaingan dengan Ethereum dan Solana – BNB Chain bersaing ketat dengan blockchain lain dalam hal adopsi DeFi dan NFT, yang dapat memengaruhi permintaan BNB.

    Baca Juga: Volume DEX BNB Chain Tembus Tertinggi dalam 3 Bulan, Salip Ethereum

    Apakah BNB Layak Diperhatikan?

    Dengan fundamental yang kuat dan sinyal teknis yang bullish, BNB memiliki peluang besar untuk melanjutkan kenaikannya menuju $670 dan lebih tinggi.

    Namun, investor disarankan untuk selalu melakukan riset lebih dalam dan mengelola risiko dengan baik.

    Jika breakout terjadi, BNB bisa menjadi salah satu aset kripto dengan performa terbaik di paruh kedua tahun 2024. Pantau terus pergerakannya dan siapkan strategi trading yang tepat!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bukan Token YZY, Kanye West Siap Luncurkan Kripto Sendiri

    Rapper Kanye West, yang kini dikenal sebagai Ye, mengumumkan segera meluncurkan cryptocurrency miliknya sendiri pada minggu depan.

    Pernyataan ini sekaligus menegaskan bahwa mantan suami Kim Kardashian itu tidak memiliki keterkaitan dengan token YZY yang saat ini beredar di pasar.

    Coinpaprika melaporkan pada Selasa (25/2) bahwa langkah ini cukup mengejutkan, mengingat sebelumnya Kanye West sempat menolak keberadaan aset digital.

    Pada 22 Februari, Ye mengunggah pernyataan melalui platform X resminya bahwa semua token yang menggunakan namanya adalah tidak resmi.

    “Semua koin yang ada saat ini palsu. Saya akan meluncurkan token kripto pada pekan depan,” cuitnya via media sosial X.

    Kanye West Masuk Industri Kripto?

    Sontak saja, pengumuman ini memicu beragam reaksi, dengan beberapa pihak mencurigai ini sebagai proyek yang sangat berisiko.

    Sebagian orang menyarankan agar Kanye West meluncurkan tokennya di waktu yang lebih tepat. Banyak yang menilai langkah pelantun lagu “All Falls Down” ini bertolak belakang dengan sikap sebelumnya terhadap cryptocurrency.

    Nate Geraci, Presiden ETF Store, mengingatkan calon investor untuk berhati-hati seandainya ingin berinvestasi di token milik Kanye West.

    Menurutnya, siapa pun yang membeli token Ye harus siap menghadapi kemungkinan kerugian karena tidak ada jaminan atau pihak yang bertanggung jawab jika proyek ini gagal.

    Siapa Pemilik Token YZY?

    Beberapa laporan menyebut bahwa berbagai token bermerek YZY baru-baru ini muncul di platform Pump.fun berbasis Solana, sehingga memunculkan spekulasi tentang peluncuran token resmi.

    Beberapa sumber bahkan mengklaim bahwa Kanye West tengah mengembangkan token yang terkait dengan merek fesyen Yeezy, yang merupakan miliknya.

    Bahkan, CoinDesk dilaporkan menerima siaran pers dari Hussein Lalani, yang disebut sebagai Chief Financial Officer Yeezy, yang mengonfirmasi proyek ini.

    Informasi yang beredar menunjukkan bahwa Ye mungkin akan mengontrol 70% dari total pasokan tokennya, dengan 20% dialokasikan untuk investor dan 10% untuk likuiditas.

    Sebagian dari kepemilikannya juga dikabarkan akan dikunci selama satu tahun guna mencegah aksi jual mendadak yang dapat merusak stabilitas harga.

    Meskipun tanggal peluncuran resminya masih belum diumumkan, platform prediksi terdesentralisasi Polymarket memperkirakan ada kemungkinan 71% bahwa token tersebut akan debut bulan ini.

    Bahkan, lebih dari $18 juta (Rp 292 triliun) telah dipertaruhkan pada prediksi peluncuran token Kanye West.

    Proyek cryptocurrency yang digagas sang rapper muncul di tengah tren token meme yang didukung selebriti, yang dalam beberapa bulan terakhir telah menyebabkan volatilitas pasar.

    Fenomena ini menimbulkan kekhawatiran tentang legitimasi serta dampaknya terhadap industri kripto secara keseluruhan.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Solv Protocol (SOLV) Melonjak, Integrasikan Chainlink Proof of Reserve

    Solv Protocol (SOLV), proyek terdepan dalam ekosistem Bitcoin Finance (BTCFi), kini resmi terdaftar di Tokocrypto, salah satu bursa kripto terbesar di Indonesia.

    Langkah ini membuka akses lebih luas bagi investor lokal untuk berpartisipasi dalam inovasi keuangan terdesentralisasi yang menggabungkan Bitcoin dengan peluang yield di dunia nyata.

    Apa Itu Solv Protocol?

    Solv Protocol adalah platform DeFi yang bertujuan mengoptimalkan potensi Bitcoin melalui tokenisasi dan integrasi dengan aset dunia nyata (RWA).

    Melalui produk unggulannya, SolvBTC, pengguna dapat mengakses berbagai strategi keuangan seperti staking, restaking, dan perdagangan, dengan dukungan aset seperti US Treasuries dan kredit swasta dari institusi ternama.

    Baca Juga: Riset Kripto 07-11 April 2025: Menyikapi Kontroversi Tarif Trump ke Pasar

    Performa Pasar SOLV

    Per 1 Juni 2025, harga SOLV berada di kisaran $0.043, dengan volume perdagangan harian mencapai $145 juta.

    Token ini mengalami peningkatan harga sebesar 15% dalam 24 jam terakhir, menunjukkan minat pasar yang tinggi.

    Dengan suplai beredar sekitar 1,5 miliar SOLV dari total maksimum 9,7 miliar, kapitalisasi pasar SOLV mencapai sekitar $64 juta.

    Pergerakan harga Solv Protocol (SOLV/USDT) pada Minggu, 1 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solv Protocol (SOLV/USDT) pada Minggu, 1 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Listing di Tokocrypto

    Tokocrypto mengumumkan listing SOLV pada 16 April 2025, dengan pasangan perdagangan SOLV/USDT dan SOLV/BNB.

    Langkah ini merupakan bagian dari upaya Tokocrypto untuk menyediakan lebih banyak aset kripto inovatif bagi penggunanya.

    Dukungan dan Keamanan

    Lebih lanjut, Solv Protocol didukung oleh investor ternama seperti Binance Labs dan Blockchain Capital.

    Protokol ini juga telah menjalani audit keamanan dari perusahaan terkemuka seperti Quantstamp dan Certik, memastikan tingkat keamanan yang tinggi bagi penggunanya.

    Baca Juga: WalletConnect Token (WCT): Kinerja Terkini dan Potensi di Pasar Kripto

    Dengan listing di Tokocrypto, Solv Protocol menawarkan peluang baru bagi investor Indonesia untuk terlibat dalam inovasi BTCFi.

    Integrasi antara Bitcoin dan aset dunia nyata melalui SolvBTC membuka jalan bagi diversifikasi portofolio dan potensi yield yang menarik.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Solana Jadi Tujuan Baru Meme Coin DOG dari Bitcoin

    Solana kembali menarik perhatian dunia kripto dengan kedatangan DOG, salah satu meme coin terbesar di jaringan Bitcoin.

    Decrypt mengbarkan pada Minggu (23/2) bahwa keputusan DOG untuk melakukan ekspansi ke Solana melalui bridge dua arah dari Mine Labs menunjukkan pengaruh besar Bitcoin dalam dunia kripto, bukan tanda kemunduran ekosistem meme coin di Bitcoin.

    DOG, yang dikenal dengan nama lengkap DOG GO TO THE MOON, kini bisa diperdagangkan di Solana dalam bentuk token wrapped.

    Hal ini memungkinkan pengguna Solana untuk membeli dan menjual DOG tanpa harus berinteraksi langsung dengan jaringan Bitcoin.

    Langkah ini dinilai sebagai strategi untuk memperluas jangkauan dan meningkatkan adopsi DOG di pasar yang lebih luas.

    Menurut pencipta DOG yang dikenal dengan nama samaran Leonidas, keputusan ini bukan bentuk menyerah terhadap ekosistem Bitcoin, melainkan cara untuk membawa produk berbasis Bitcoin ke pusat perhatian pasar.

    Dengan adopsi aplikasi DeFi di Solana yang semakin meningkat dari waktu ke waktu, DOG melihat peluang besar untuk menarik lebih banyak pengguna.

    Momentum ini juga datang di tengah gejolak dunia meme coin di Solana, termasuk insiden Libra yang mengalami kenaikan dan penurunan tajam dalam waktu singkat.

    Dengan semakin banyaknya diskusi tentang pentingnya peluncuran token yang adil, DOG ingin menunjukkan transparansi dan distribusi yang merata tanpa tim inti atau alokasi khusus untuk pencipta.

    Sekadar informasi, DOG pernah mencapai kapitalisasi pasar hampir $1 miliar (Rp 16,3 triliun) pada Desember lalu, tetapi kini turun menjadi sekitar $300 juta (Rp 4,8 triliun).

    Meski begitu, DOG tetap mempertahankan prinsip desentralisasi khas Bitcoin dan menolak membayar biaya listing yang mahal di bursa terpusat besar seperti Coinbase atau Binance.

    Ekspansi DOG ke Solana menjadi langkah strategis untuk menjangkau lebih banyak investor tanpa harus bergantung pada platform sentral.

    Langkah ini sejalan dengan visi Bitcoin untuk menciptakan ekosistem keuangan yang lebih terbuka dan tanpa izin.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Kinerja Terkini dan Potensi di Pasar Kripto

    WalletConnect Token (WCT) telah menarik perhatian komunitas kripto global dengan lonjakan harga yang signifikan dalam beberapa hari terakhir.

    Diperdagangkan di berbagai bursa kripto terkemuka, termasuk Tokocrypto, WCT menunjukkan volatilitas tinggi yang menarik bagi para trader dan investor.

    Performa Harga Terkini

    Saat ini, harga WCT diperdagangkan di kisaran $1.31 USD, mengalami peningkatan sekitar 30% dalam 24 jam terakhir.

    Harga tertinggi dalam periode ini mencapai $1.34 USD, sementara harga terendah berada di $1.003 USD.

    Volume perdagangan harian WCT mencapai lebih dari $1 miliar USD, menunjukkan likuiditas yang tinggi dan minat yang kuat dari pasar.

    Pergerakan harga WalletConnect (WCT/USDT) pada Jumat, 30 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga WalletConnect (WCT/USDT) pada Jumat, 30 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Fundamental dan Tokenomik

    WCT memiliki total pasokan maksimum sebesar 1 miliar token, dengan sekitar 186 juta token beredar di pasar saat ini.

    Kapitalisasi pasar WCT mencapai sekitar $241 juta USD, menempatkannya di peringkat #184 dalam daftar CoinMarketCap.

    Baca Juga: Harga WCT Naik 10% Usai Pengumuman Besar dari WalletConnect

    Platform Perdagangan

    WCT tersedia di berbagai bursa kripto global, termasuk:

    • Tokocrypto: Bursa kripto Indonesia yang menawarkan pasangan perdagangan WCT/USDT dengan volume perdagangan yang signifikan.
    • Binance: Salah satu bursa kripto terbesar di dunia yang menyediakan akses luas ke WCT.
    • MEXC: Bursa kripto yang dikenal dengan berbagai altcoin, termasuk WCT.

    Baca Juga: WCT Melonjak 28,93%: WalletConnect Hadirkan Terobosan Baru Web3

    Analisis dan Prospek

    Lonjakan harga WCT baru-baru ini mencerminkan minat yang meningkat terhadap token ini.

    Namun, volatilitas tinggi juga menunjukkan risiko yang perlu diperhatikan oleh para investor.

    Dengan volume perdagangan yang besar dan ketersediaan di berbagai bursa utama, WCT menunjukkan potensi pertumbuhan yang menarik.

    Namun, penting bagi investor untuk melakukan analisis mendalam dan mempertimbangkan faktor risiko sebelum mengambil keputusan investasi.

    Secara keseluruhan, WalletConnect Token (WCT) telah menunjukkan performa yang mengesankan dalam waktu singkat, menarik perhatian komunitas kripto global.

    Dengan fundamental yang solid dan dukungan dari berbagai bursa terkemuka, WCT layak untuk dipantau lebih lanjut oleh para investor yang mencari peluang di pasar kripto.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • WalletConnect Hadirkan Terobosan Baru Web3

    Di tengah kemajuan pesat teknologi Web3, WalletConnect tampil sebagai pionir infrastruktur yang memungkinkan konektivitas mulus antara dompet kripto dan aplikasi terdesentralisasi (dApps). Kini, protokol ini memperkuat eksistensinya dengan meluncurkan WalletConnect Token (WCT), aset digital yang tak hanya menopang operasional jaringan, tetapi juga membuka ruang partisipasi aktif bagi komunitas global.

    Per 24 jam terakhir, WCT/USDT mencatatkan lonjakan harga signifikan sebesar +28,93%, dengan harga tertinggi di US$0.9784 dan terendah di US$0.7115. Saat ini, WCT diperdagangkan di kisaran US$0.9390 atau sekitar Rp15.295,37. Volume transaksi harian pun mencerminkan tingginya minat, dengan 81,3 juta WCT berpindah tangan.

    Diluncurkan sejak 2018, WalletConnect telah menghubungkan lebih dari 23 juta pengguna, terintegrasi dengan 600 dompet dan 40.000 aplikasi dApps di berbagai blockchain utama seperti Ethereum, Solana, Cosmos, Polkadot, dan Bitcoin. Dengan fokus pada interoperabilitas lintas ekosistem, WalletConnect menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan Web3 yang inklusif dan terdesentralisasi.

    Hadirnya WCT bukan sekadar peluncuran token baru, tetapi bagian dari visi jangka panjang untuk membangun infrastruktur terbuka yang didorong oleh komunitas. Ini menjadi momen penting bagi para pelaku kripto dan Web3 untuk ikut serta dalam evolusi konektivitas on-chain yang semakin masif.

    Baca Juga: WalletConnect Perluas Ekosistem ke Solana: Luncurkan Token WCT

    WCT: Jantung Ekosistem WalletConnect

    WCT adalah token utilitas asli dari WalletConnect Network, yang diluncurkan di jaringan Optimism (OP Mainnet).

    Token ini dirancang untuk mendorong desentralisasi dan pertumbuhan jaringan melalui empat fungsi utama:

    • Biaya Jaringan: Digunakan untuk membayar layanan jaringan, termasuk penggunaan relay.
    • Imbalan: Memberikan insentif kepada kontributor dan validator untuk menjaga keamanan dan efisiensi jaringan.
    • Staking: Memungkinkan pengguna untuk mempertaruhkan token mereka untuk mendapatkan imbalan dan berkontribusi pada stabilitas jaringan.
    • Tata Kelola: Pemegang WCT memiliki hak suara dalam proposal dan perubahan penting, memberikan kontrol komunitas terhadap pengembangan protokol.
    Pergerakan harga WalletConnect (WCT/USDT) pada Rabu, 28 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga WalletConnect (WCT/USDT) pada Rabu, 28 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Dengan pasokan maksimum 1 miliar token, WCT memiliki model tokenomik yang dirancang untuk mendukung pertumbuhan dan keberlanjutan jaringan jangka panjang.

    Alokasi token yang cermat, termasuk untuk WalletConnect Foundation, airdrop, dan pengembangan protokol, menunjukkan komitmen terhadap distribusi yang adil dan ekosistem yang kuat.

    Baca Juga: Harga WCT Naik 10% Usai Pengumuman Besar dari WalletConnect

    WCT di Pasar Kripto: Peluang yang Menjanjikan

    Minat terhadap WCT terus meningkat di pasar kripto. Token ini telah terdaftar di berbagai platform perdagangan global, termasuk Tokocrypto, salah satu bursa aset kripto terkemuka di Indonesia.

    Ketersediaan pasangan perdagangan seperti WCT/USDT di Tokocrypto memudahkan investor di Indonesia untuk terlibat dalam ekosistem WalletConnect.

    Pergerakan harga WCT mencerminkan dinamika pasar yang menarik. Baru-baru ini, token ini menunjukkan kenaikan signifikan, sebagian dipicu oleh pengumuman penting dari pendiri WalletConnect, Pedro Gomes. Lonjakan volume perdagangan dan minat pasar yang tinggi menunjukkan kepercayaan komunitas terhadap potensi jangka panjang proyek ini.

    Sebagai bagian integral dari infrastruktur Web3 yang terus berkembang, WCT tidak hanya mewakili aset digital tetapi juga partisipasi aktif dalam membangun masa depan on-chain yang lebih baik.

    Dengan kemampuan untuk menghubungkan dompet dan dApps secara mulus, serta didukung oleh token utilitas yang kuat, WalletConnect dan WCT berada di garis depan inovasi, membuka jalan bagi pengalaman pengguna yang lebih terdesentralisasi dan efisien.

    Bagi mereka yang tertarik untuk menjelajahi lebih lanjut tentang WCT dan partisipasinya dalam ekosistem Web3, informasi lebih lanjut tersedia di platform perdagangan seperti Tokocrypto.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Kaito AI Alokasikan 20% Token untuk Airdrop: Peluang atau Ancaman?

    Kaito AI, platform intelijen kripto yang mengklaim sebagai “platform informasi Web3 terbaik,” tengah menjadi sorotan setelah mengalokasikan hampir 20% dari total pasokan tokennya untuk airdrop dan insentif.

    Menurut laporan Cointelegraph, keputusan ini memicu antusiasme di kalangan pengadopsi awal, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran terkait tokenomik dan potensi aksi jual.

    Strategi Airdrop Kaito AI

    Kaito AI berencana membagikan 10% dari total pasokan tokennya kepada komunitas awal dan peserta ekosistem melalui airdrop pertamanya.

    Dalam pengumuman resminya pada 20 Februari, platform ini menjelaskan bahwa alokasi ini akan diberikan kepada komunitas Kaito Yapper awal, pemegang NFT Genesis, serta mitra ekosistemnya.

    Secara keseluruhan, 56,6% dari total pasokan token Kaito akan didistribusikan ke komunitas dan ekosistem, dengan 19,5% dialokasikan untuk insentif jangka panjang. Pendekatan ini menarik perhatian banyak pihak, termasuk para analis dan pelaku industri.

    tokenomics Kaito. Sumber: Kaito AI
    Tokenomics Kaito. Sumber: Kaito AI

    Revolusi dalam Pemasaran Kripto?

    Menurut Marcin Kazmierczak, salah satu pendiri RedStone, Kaito AI memperkenalkan dinamika baru dalam pemasaran kripto.

    Jika sebelumnya pemasaran lebih berfokus pada tayangan dan impresi, Kaito membawa konsep “Smart Followers,” metrik yang mengukur seberapa banyak akun kripto berpengaruh yang berinteraksi dengan suatu proyek.

    “Saat ini, saya tidak tahu ada pemasar kripto yang serius tanpa menggunakan teknologi Kaito,” ujar Kazmierczak kepada Cointelegraph.

    Kekhawatiran atas Alokasi Token Orang Dalam

    Di balik inovasinya, Kaito AI juga menghadapi kritik, terutama terkait alokasi token untuk orang dalam.

    Data dari penyelidik onchain RunnerXBT menunjukkan bahwa 43,3% dari total pasokan dialokasikan untuk orang dalam, dengan rincian 35% untuk tim dan 8,3% untuk investor awal. Ini menimbulkan kekhawatiran akan potensi aksi jual besar setelah airdrop.

    Sejarah menunjukkan bahwa fenomena ini bukan hal baru. Pada 2023, airdrop Arbitrum (ARB) menyaksikan para pemburu airdrop mengumpulkan token senilai $3,3 juta dalam waktu singkat, menyebabkan tekanan jual yang signifikan.

    Antisipasi dan Prediksi Pasar

    Untuk mengatasi masalah airdrop farming, Kaito AI menerapkan mekanisme seleksi yang lebih ketat. Airdrop kali ini akan bergantung pada jumlah “Yap” yang terkumpul dan kepemilikan NFT Genesis Kaito pada saat snapshot, sehingga lebih sulit untuk dimanipulasi oleh bot.

    Namun, Anndy Lian, seorang pakar blockchain, memperingatkan bahwa pola yang sama kemungkinan akan terjadi: sensasi besar di awal, diikuti oleh lonjakan harga, dan akhirnya aksi jual massal. Mengingat kondisi pasar kripto saat ini, ada kemungkinan besar bahwa token Kaito bisa mengalami pola yang sama.

    Airdrop Kaito AI memang menghadirkan peluang besar bagi komunitas dan investor awal, tetapi potensi risiko tetap ada. Keberhasilan jangka panjang akan bergantung pada bagaimana Kaito AI mengelola distribusi token dan menjaga kepercayaan komunitasnya.

    Apakah strategi ini akan membawa keuntungan bagi investor atau justru menjadi pemicu aksi jual besar? Waktu yang akan menjawabnya.

    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com