Tag: tokocrypto

  • Tokocrypto dan OCBC Luncurkan Kartu Global Debit Spesial

    Berdasarkan data dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), pertumbuhan transaksi kripto di Indonesia terus meningkat pesat. Dari Januari hingga September 2024, nilai transaksi kripto mencapai Rp426,69 triliun, melonjak 351,97% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Selain itu, jumlah pengguna kripto juga mengalami lonjakan, mencapai total 21,28 juta pengguna, termasuk penambahan 380 ribu pengguna baru pada bulan terakhir. 

    Lebih dari itu, Indonesia berhasil memperkuat posisinya di ruang aset digital global. Laporan dari perusahaan analitik blockchain, Chainalysis, bertajuk ‘The 2024 Global Crypto Adoption’ mengungkapkan pada tahun 2024, Indonesia berada di peringkat ketiga untuk adopsi kripto di dunia, naik empat tingkat dari tahun lalu yang berada di peringkat ketujuh. Posisi ini menunjukkan kemajuan signifikan, dengan Indonesia berada di atas Amerika Serikat, Vietnam, Ukraina, dan Rusia, yang masing-masing menduduki peringkat keempat hingga ketujuh dunia.

    Berdasarkan laporan Bank Indonesia, ​kinerja transaksi ekonomi dan keuangan digital pada triwulan III 2024 tetap tumbuh didukung oleh sistem pembayaran yang aman, lancar, dan andal. Transaksi digital banking tercatat 5.666,28 juta transaksi atau tumbuh sebesar 34,43% (yoy), sementara transaksi Uang Elektronik (UE) tumbuh 29,11% (yoy) mencapai 4.001,11 juta transaksi. 

    Kolaborasi OCBC dan Tokocrypto

    Melihat potensi dan peluang dari kedua hal diatas, menjadi dasar terealisasinya kolaborasi perdana antara PT Bank OCBC NISP Tbk (OCBC), dengan Tokocrypto, platform exchange kripto no. 1 berlisensi Pedagang Fisik Aset Kripto (PFAK) di Indonesia melalui peluncuran Co-Branding Card OCBC dan Tokocrypto “Kartu Global Debit Tokocrypto”

    Inisiatif ini dirancang untuk menarik minat segmen generasi muda, komunitas Web2, dan Web3 dengan beragam manfaat dan fitur unggulan. Melalui kartu global debit ini, nasabah memiliki solusi pembayaran yang praktis dengan keuntungan bertransaksi lintas negara tanpa repot, mengatasi hambatan konversi mata uang asing secara otomatis. 

    Chinni Yanti Tjhin, Retail Proposition Division Head OCBC menyampaikan, “Kolaborasi ini semakin memperkuat komitmen OCBC untuk lebih relevan dengan berbagai target market, termasuk para generasi muda Indonesia. Dengan menggunakan kartu Global Debit Tokocrypto, nasabah bisa menikmati gaya hidup yang kekinian namun tetap memiliki kondisi keuangan yang fit dengan menjadi smart-spender. Apalagi kartu ini dilengkapi dengan fitur multi-currency, 12 mata uang dalam 1 rekening di antaranya IDR, USD, AUD, SGD, JPY, EUR, HKD, CHF, NZD, CAD, GBP, dan CNH yang dapat mempermudah nasabah pada saat bepergian ke luar negeri. Tak hanya itu, kami juga menyediakan program dan promo yang menarik khusus untuk nasabah OCBC dan Tokocrypto pemegang kartu global debit ini.“

    Yudhono Rawis, CEO Tokocrypto dan Chinni Yanti Tjhin, Retail Proposition Division Head OCBC. Sumber: Tokocrypto.
    Yudhono Rawis, CEO Tokocrypto dan Chinni Yanti Tjhin, Retail Proposition Division Head OCBC. Sumber: Tokocrypto.

    Yudhono Rawis, CEO Tokocrypto, mengatakan, “Kolaborasi ini adalah langkah penting dalam menghubungkan sektor perbankan dan industri kripto di Indonesia. Kami berkomitmen untuk terus berinovasi dan memberikan manfaat serta pengalaman terbaik bagi nasabah kami. Melalui peluncuran kartu global debit ini, kami ingin memenuhi kebutuhan nasabah Tokocrypto yang sebagian besar berasal dari generasi milenial dan Gen Z, yang selalu tertarik pada hal-hal baru dan mengikuti tren. Bagi mereka, investasi kripto telah menjadi bagian dari gaya hidup dan cara mereka mengelola keuangan.”

    Kemudahan dan Kenyamanan Bertransaksi di Seluruh Dunia

    Kartu Global Debit Tokocrypto ini memungkinkan nasabah melakukan transaksi secara global dengan merchant dan ATM yang berlogo MasterCard, Cirrus dan Maestro. Kartu ini menjadi salah satu opsi yang praktis dan ekonomis untuk berbagai kebutuhan transaksi lintas negara, baik itu pembelian maupun penarikan tunai, tanpa biaya tambahan konversi mata uang asing untuk 12 mata uang utama. Kartu global debit ini juga dilengkapi dengan fitur contactless, sehingga nasabah bisa tinggal tap/dip kartu pada saat mereka belanja atau keluar masuk MRT di luar negeri. Dengan kartu global debit ini, nasabah juga dapat menikmati bebas biaya tarik tunai di seluruh jaringan ATM OCBC di Singapura, Malaysia dan Hongkong.

    Dalam kerja sama ini, OCBC dan Tokocrypto mengadakan program spesial “Kasih Cashback Anti Holdback” di mana seluruh nasabah yang memiliki Kartu Global Debit Tokocrypto berkesempatan untuk mendapatkan cashback hingga Rp475.000, selama masa promosi yaitu 19 November 2024 – 30 April 2025. Caranya mudah, nasabah hanya tinggal melakukan transaksi di offline merchants, top up di aplikasi Tokocrypto, dan melakukan subscription di merchant pilihan OCBC. 

    Untuk nasabah baru akan mendapatkan cashback untuk transaksi pertama, cashback untuk top up di aplikasi Tokocrypto dan Cashback di merchant subscription pilihan OCBC. Selalu gunakan kartu global debit OCBC x Tokocrypto untuk mendapatkan banyak keuntunganya. 
    Inisiatif Co-Branding Card Tokocrypto dan OCBC ini diharapkan mampu menjadi jembatan awal kolaborasi antara industri perbankan dan industri aset kripto serta mendorong peningkatan adopsi aset digital dan semakin memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan digital yang inovatif. Dengan menghadirkan pilihan bertransaksi yang lebih modern dan aman, Tokocrypto dan OCBC berupaya untuk mendukung kebutuhan generasi muda dalam menjadikan investasi kripto sebagai bagian dari gaya hidup masa kini.

    Baca juga: Ulang Tahun Ke-6 Tokocrypto: Pengguna Melonjak, Transaksi Melesat!


    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMERSetiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Industri Kripto Indonesia Sambut Pemerintah Baru, Apa Harapannya?

    Industri kripto Indonesia menyambut masa depan dengan optimisme tinggi, berharap perkembangan ekosistem dapat terus didorong ke arah yang lebih baik. Seiring dengan semakin besarnya potensi sektor ini dalam ekonomi digital, para pelaku industri berharap ada dorongan signifikan dari berbagai pihak untuk memperkuat regulasi, mendorong inovasi, dan menciptakan infrastruktur yang mendukung pertumbuhan berkelanjutan. Dengan semakin meningkatnya transaksi dan jumlah pengguna kripto di Indonesia, harapan besar tertuju pada kebijakan yang dapat memfasilitasi perkembangan ekosistem ini secara inklusif dan berkelanjutan.

    Saat ini, Industri kripto Indonesia menyambut pemerintahan baru Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming dengan harapan besar. Setelah resmi dilantik, para pelaku industri berharap pemerintah dapat memberikan dorongan signifikan bagi perkembangan ekosistem kripto dan teknologi blockchain di Indonesia, yang semakin menunjukkan potensi besar dalam ekonomi digital.

    Berdasarkan data dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), pertumbuhan transaksi kripto di Indonesia terus meningkat pesat. Dari Januari hingga September 2024, nilai transaksi kripto mencapai Rp426,69 triliun, melonjak 351,97% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Selain itu, jumlah pengguna kripto juga mengalami lonjakan, mencapai total 21,28 juta pengguna, termasuk penambahan 380 ribu pengguna baru pada bulan terakhir.

    Lebih dari itu, Indonesia berhasil memperkuat posisinya di ruang aset digital global. Laporan dari perusahaan analitik blockchain, Chainalysis, bertajuk The 2024 Global Crypto Adoption mengungkapkan bahwa pada tahun 2024, Indonesia berada di peringkat ketiga untuk adopsi kripto di dunia, naik empat tingkat dari tahun lalu yang berada di peringkat ketujuh. Posisi ini menunjukkan kemajuan signifikan, dengan Indonesia berada di atas Amerika Serikat (AS), Vietnam, Ukraina, dan Rusia, yang masing-masing menduduki peringkat keempat hingga ketujuh dunia. 

    Harapan Pelaku Industri Kripto

    Asosiasi Blockchain & Pedagang Aset Kripto Indonesia dalam Dialog Akhir Tahun bersama Dewan Komisioner OJK pada Senin 4 Desember 2023.
    Asosiasi Blockchain & Pedagang Aset Kripto Indonesia dalam Dialog Akhir Tahun bersama Dewan Komisioner OJK pada Senin 4 Desember 2023.

    Pencapaian ini menunjukkan potensi besar industri kripto di Indonesia. Pada satu kesempatan, Direktur Utama CFX, bursa kripto teregulasi di Indonesia, Subani, menyampaikan harapannya agar industri kripto Indonesia terus tumbuh pesat dan berkelanjutan, serta mendorong inovasi dalam pengembangan produk-produk baru yang bermanfaat bagi investor dan masyarakat luas. Menurutnya, dengan adopsi teknologi blockchain yang kian berkembang harus dimanfaatkan potensinya dengan maksimal.

    “CFX menyambut baik pemerintahan Prabowo-Gibran dan berkomitmen penuh untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam mengembangkan ekosistem ekonomi digital, khususnya di sektor kripto. Sebagai bursa kripto satu-satunya, kami percaya bahwa kolaborasi yang tercipta akan memperkuat tugas kami dalam melakukan pengawasan perdagangan transaksi kripto untuk memastikan keamanan, transparansi, dan terus melakukan edukasi di industri ini.”

    Di sisi lain, Ketua Umum Asosiasi Blockchain dan Pedagang Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo-ABI), Robby, menekankan pentingnya regulasi yang mendukung pertumbuhan tanpa menghambat inovasi. Menurutnya, industri aset kripto memerlukan keseimbangan antara perlindungan konsumen dan ruang untuk berinovasi. “Kami berharap adanya regulasi yang responsif dan adaptif, yang bukan hanya melindungi konsumen, tetapi juga mendorong terciptanya ekosistem blockchain yang sehat dan kompetitif. Dengan regulasi yang tepat, kita bisa menghadirkan keseimbangan antara perlindungan dan inovasi.”

    Chief Marketing Officer (CMO) Tokocrypto, Wan Iqbal, juga optimis terhadap kepemimpinan di era baru Indonesia ini. “Kami percaya pemerintahan yang baru saat ini akan melanjutkan kebijakan yang mendukung pertumbuhan industri kripto, serta menciptakan kerangka regulasi yang mendukung pertumbuhan sambil tetap menjaga stabilitas dan keamanan pasar. Kami harap pemerintah bisa menunjukkan minat besar pada kripto dan blockchain sebagai solusi untuk menciptakan lapangan kerja bagi generasi muda. Ini menjadi momentum penting bagi industri kripto di Indonesia untuk terus berkembang,” ungkapnya.

    Baca juga: Santiment: BTC, LINK dan DOGE Bersinar di Tengah Volatilitas Kripto

    Senada dengan itu, Budi Santosa, pendiri Indonesian NFT Community (IDNFT), menyoroti perlunya kebijakan yang memperjelas dan mendukung infrastruktur blockchain. “Regulasi yang jelas dan menguntungkan bagi industri serta pengguna adalah kunci. Selain itu, dukungan terhadap infrastruktur blockchain dan perluasan edukasi publik sangat diperlukan untuk meningkatkan adopsi kripto dan teknologi terkait,” jelas Budi. Ia juga menekankan pentingnya  meningkatkan kolaborasi dengan akademisi dan industri. Selain itu harapannya pemerintah juga sudah mulai menerapkan blockchain di sektor publik.

    Dengan pemerintahan baru ini, industri kripto Indonesia berharap dapat terus berkembang di bawah regulasi yang mendukung inovasi serta kebijakan yang mendorong pertumbuhan ekosistem kripto dan blockchain di Tanah Air. Tantangan ke depan akan menjadi peluang besar, jika pemerintah mampu memberikan dukungan yang proaktif dan memajukan Indonesia di sektor ekonomi digital.


    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMERSetiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Indonesia Blockchain Week 2024 Siap Digelar di Jakarta

    Indonesia Blockchain Week (IBW) 2024 akan kembali diselenggarakan pada 19 November 2024 di The Ritz-Carlton Jakarta, Pacific Place, mulai pukul 09:00 hingga 22:00 WIB. Mengusung tema “Bridging Existing Excellence With Future Innovation,” acara ini akan menghubungkan keahlian yang telah ada dengan berbagai inovasi terbaru di dunia blockchain, seperti decentralized finance (DeFi) dan tokenisasi aset.

    Sebagai salah satu acara blockchain terbesar di Indonesia, IBW 2024 menghadirkan panel diskusi, workshop, serta sesi networking yang dirancang untuk memperkuat kemampuan para pelaku industri, termasuk trader, pengembang, dan pemimpin perusahaan, agar tetap relevan di tengah perubahan cepat dalam industri crypto.

    Topik penting yang akan dibahas mencakup tokenisasi aset, aplikasi terdesentralisasi (dApps), serta pembaruan regulasi dari lembaga pemerintah seperti OJK, Bank Indonesia, Bapebbti, dan Kominfo.

    Indonesia Blockchain Week dimulai pada tahun 2019 sebagai inisiatif Tokocrypto, dan kini telah tumbuh menjadi acara yang melibatkan kolaborasi antara D3 Labs, Saison Capital, dan Confiction. Dengan lebih dari 20 juta pengguna aktif crypto di Indonesia, acara ini semakin menjadi platform penting untuk membahas inovasi teknologi blockchain yang berdampak besar pada sektor keuangan, hiburan, dan infrastruktur.

    Membangun Masa Depan dengan Inovasi Blockchain

    Indonesia Blockchain Week (IBW) 2024

    Baca juga: Mengenal 4 Pengagas Event Indonesia Blockchain Week 2024

    IBW 2024 juga akan menghadirkan pembicara ternama dari berbagai bidang. Marcus Boh, Head of Digital Assets di Symphony Digital Assets, akan membagikan wawasan berharga tentang bagaimana ia menjembatani keuangan tradisional dengan cryptocurrency.

    Sebagai salah satu tokoh utama di industri ini, Marcus memiliki pengalaman luas dalam membantu pelaku pasar beradaptasi dengan perubahan teknologi dan peluang baru yang ditawarkan oleh digital assets. Selain itu, George Wong, Country Manager untuk The Sandbox di Filipina, Malaysia, dan Indonesia, akan berbicara mengenai masa depan metaverse dan blockchain gaming serta peluangnya di Asia Tenggara.

    IBW 2024 memberikan kesempatan bagi para peserta untuk mendapatkan wawasan baru, berjejaring dengan pakar global, dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan serta peluang baru di pasar crypto global. Para peserta dapat memanfaatkan sesi-sesi ini untuk meningkatkan strategi perdagangan, mengelola volatilitas pasar, dan memanfaatkan teknologi blockchain untuk memperkuat posisi mereka di pasar domestik maupun internasional.

    Jangan lewatkan kesempatan untuk mengikuti Indonesia Blockchain Week 2024. Untuk informasi lebih lanjut dan pembelian tiket, kunjungi situs resmi di indonesiablockchainweek.com atau melalui loket.com/event/ibw2024.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tokocrypto Dukung NXC International Summit 2022, Bangun Startup Web3

    Tokocrypto resmi menjadi salah satu sponsor dalam gelaran NXC International Summit 2022 yang diselenggarakan di Bali pada tanggal 31 Agustus-2 September 2022. Acara ini menjadi konferensi tingkat dunia yang merupakan respons terhadap kehadiran industri Web3 di Indonesia yang memicu antusiasme dan keingintahuan masyarakat.

    CEO Tokocrypto, Pang Xue Kai, mengatakan Tokocrypto sebagai salah satu pendukung acara NXC International Summit 2022 turut berpartisipasi dalam menggali para inovator Web3 di Indonesia untuk menunjukkan project mereka ke panggung global melalui NXC Web3 Startup Competition.

    “Web3 adalah fase baru yang menjanjikan. Potensi Web3 di Indonesia saat ini up and rising. Tokocrypto sangat optimis tentang potensi Web3 untuk memperluas akses masyarakat ke semua peluang yang lebih baik, mulai dari ekonomi, kesehatan hingga pendidikan,” kata Kai.

    Co-Founder & CEO Tokocrypto, Pang Xue Kai. Foto: Tokocrypto.
    Co-Founder & CEO Tokocrypto, Pang Xue Kai. Foto: Tokocrypto.

    Baca juga: Market Awal Pekan: Harga Bensin Naik, Kripto Ikut Kuat

    Dorong Akselerasi Startup Web3

    Kai menambahkan sebagai pedagang aset kripto, Tokocrypto senantiasa mendukung berbagai inisiatif untuk mengembangkan ekosistem blockchain dan aset kripto di Indonesia, salah satunya melalui kolaborasi dengan NXC International Summit 2022.

    “Harapannya kerja sama ini dapat mendorong akselerasi startup yang fokus pada pengembangan Web3 dan blockchain di Indonesia, serta memberikan pengenalan dan edukasi lebih dalam mengenai ekosistem di dalamnya kepada seluruh masyarakat,” jelasnya.

    Sebagai bagian dari penyebaran adopsi Web3 dan blockchain, Tokocrypto juga berkesempatan untuk mengenalkan TokoVerse, ekosistem yang mencakup NFT marketplace, platform edukasi, crypto hub, program startup akseletator dan lainnya di ajang NXC International Summit 2022.

    Booth Tokocrypto di NXC International Summit 2022. Foto: Tokocrypto.
    Booth Tokocrypto di NXC International Summit 2022. Foto: Tokocrypto.

    Baca juga: TokoMall dan Grid Network Rilis Koleksi Gajah Monster NFT di Otobursa Tumplek Blek 2022

    Startup Web3 Indonesia Bersaing

    Kai juga menjadi salah satu pembicara dalam salah satu diskusi NXC International Summit 2022 yang bertema “Expanding content driven business through metaverse.” Selama diskusi, Kai mengungkap perkembangan Web3 membuat negara-negara, seperti Indonesia dan India mampu bersaing memperebutkan potensi ekonomi digital global. 

    “Web3 akan menghapus konsep ruang seperti yang kita kenal saat kita dengan bergerak ke metaverse dan menyamakan kedudukan sebagai individu. Metaverse sendiri didukung oleh teknologi blockchain dan Web3 menciptakan lebih banyak peluang untuk pemanfaatan konten menarik menjangkau banyak memanfaatkan pasar yang lebih luas,” jelasnya.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tokocrypto Pastikan Patuhi Regulasi Baru Bappebti

    Kementerian Perdagangan melalui Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) baru saja menerbitkan Peraturan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Perba) Nomor 11 Tahun 2022 tentang Penetapan Daftar Aset Kripto yang Diperdagangkan di Pasar Fisik Aset Kripto. 

    Peraturan baru yang sekaligus mencabut Peraturan Bappebti Nomor 7 Tahun 2020 itu lebih mengambil posisi untuk meningkatkan keamanan investor untuk menghindari dari token atau koin yang berisiko terlalu tinggi hingga membahayakan dana investasi mereka.

    CEO Tokocrypto, Pang Xue Kai, senantiasa menyambut baik terbitnya Perba Nomor 11 Tahun 2022 untuk memperkuat keamanan investor aset kripto. Tokocrypto sejak awal didirikan pada akhir tahun 2018, menerapkan Good Corporate Governance akan selalu patuh pada peraturan serta perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. 

    Co-Founder & CEO Tokocrypto, Pang Xue Kai. Foto: Tokocrypto.
    Co-Founder & CEO Tokocrypto, Pang Xue Kai. Foto: Tokocrypto.

    Baca juga: Tokocrypto Luncurkan T-Hub Solo Perluas Adopsi Blockchain dan Aset Kripto

    Kai menjelaskan dalam proses menentukan masa depan dari proyek blockchain yang layak untuk terdaftar di Tokocrypto punya proses due diligence yang sangat ketat. Setiap koin atau token yang ada di Tokocrypto harus sudah lolos due diligence internal dan telah memiliki hasil penilaian dengan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) yang ditetapkan oleh Bappebti.

    “Tokocrypto memiliki proses seleksi dan kelayakan yang sangat ketat dalam listing koin maupun token kripto. Kami memiliki Assessment Scorecard dan Due Diligence Checklist yang cukup komprehensif untuk mengevaluasi kelayakan Token yang mendaftar dalam exchange kami,” kata Kai.

    Proses Seleksi Listing Kripto di Tokocrypto

    Secara umum proses due diligence yang dilakukan oleh Tokocrypto meliputi:

    • Kegunaan token dan tujuan project.
    • Ekosistem yang menjadi bagian/pendukung koin maupun token.
    • Tim profil, latar belakang, dan kompetensi anggota tim inti project.
    • Implementasi penggunaan token.
    • Melihat penggunaan teknologi, rencana, dan pengembangan project dan ekosistem.
    • Perkiraan ekonomi produk/layanan yang ditawarkan oleh project dan bagaimana mereka menambah nilai bagi pemegang token dan investor.
    • Whitepaper yang dirilis dalam berbagai bahasa.

    “Tokocrypto selalu sejalan dengan Bappebti yang sudah mengatur dengan ketat dasar penetapan aset kripto baik, itu koin/token yang dapat diperdagangkan di pasar fisik di Indonesia. Bappebti sudah membuat aturan untuk memberikan kepastian hukum sekaligus perlindungan bagi masyarakat yang bertransaksi aset kripto di Indonesia,” tutur Kai.

    Ilustrasi Tokocrypto. Foto: Tokocrypto.
    Ilustrasi Tokocrypto. Foto: Tokocrypto.

    Baca juga: Token TKO Terdaftar Bappebti, Dorong Ekosistem Blockchain Lebih Masif 

    TKO Masuk Daftar Legal Kripto Bappebti

    Lebih lanjut, Kai menjelaskan adanya dasar penetapan tersebut melalui PerBa No. 11 tahun 2022 dapat memitigasi risiko dari kerugian yang bisa didapatkan oleh investor dan membuat industri menjadi tidak sehat. Bappebti dan Tokocrypto punya peran untuk menyeleksi koin dan token kripto yang bisa memberi manfaat untuk masyarakat Indonesia.

    Saat ini, daftar aset kripto yang legal untuk diperdagangkan di Indonesia pun kini bertambah menjadi 383 jenis. Angka tersebut meningkat signifikan dari 229 aset kripto yang sebelumnya boleh diperdagangkan. Toko Token (TKO) menjadi salah satu project kripto lokal yang masuk dalam daftar baru Bappebti dan diperbolehkan memperdagangkannya secara resmi.

    “Pencapaian ini tentunya merupakan kabar baik untuk seluruh pihak yang terlibat dalam development TKO dan semua holders token. Selain itu, momentum ini juga baik untuk mengenalkan utilitas TKO yang ingin mendorong adopsi ekosistem blockchain di Indonesia,” pungkas Kai.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Kolaborasi Tokocrypto dan UKI Dirikan Pusat Inovasi Blockchain

    Tokocrypto menjalin kemitraan strategis dengan Universitas Kristen Indonesia (UKI) untuk membangun sebuah ekosistem inovasi dan literasi dalam mendukung transformasi teknologi blockchain dan aset kripto. Melalui ekosistem ini, para akademisi diharapkan dapat meningkatkan kontribusi terhadap perkembangan industri aset kripto di Indonesia.

    Kolaborasi ini diwujudkan melalui TokoScholar, sebuah platform dari salah satu ekosistem Tokocrypto yang fokus memberikan edukasi dan meningkatkan literasi terkait teknologi blockchain dan aset kripto. TokoScholar bersama UKI akan mendirikan Pojok Kripto, dedicated space pertama di kota Jakarta yang dikhususkan untuk pengembangan riset dan inovasi soal blockchain.

    Kehadiran Pojok Kripto di UKI merupakan innovation center ketiga yang didirikan oleh Tokocrypto berkolaborasi dengan perguruan tinggi. Sebelumnya, Pojok Kripto telah berdiri di Telkom University dan Universitas Gadjah Mada (UGM).

    Chief Operating Officer (COO) Tokocrypto, Teguh Kurniawan Harmanda, mengatakan pendirian Pojok Kripto di lingkungan kampus merupakan bentuk upaya Tokocrypto untuk meningkatkan literasi dan memberikan kontribusi positif bagi Indonesia melalui pemanfaatan teknologi blockchain. Pendirian pusat penelitian dan pengembangan tersebut diharapkan dapat memberi akses kepada seluruh Sivitas Akademika di UKI.

    Penandatanganan MoU Kerja Sama Tokocrypto dengan Universitas Kristen Indonesia.
    COO Tokocrypto, Teguh K. Harmanda (kanan) dan Dekan Fakultas Vokasi UKI, Maksimus Bisa, S.K.M., Sst.Ft., M.Fis (kiri) melakukan penandatanganan MoU Kerja Sama Tokocrypto dengan Universitas Kristen Indonesia.

    “Sebagai perusahaan teknologi yang bertujuan mengubah kehidupan melalui teknologi blockchain dan aset kripto, Tokocrypto berkomitmen untuk terus tumbuh dan mengembangkan layanan inovatifnya melalui peningkatan literasi yang tinggi di masyarakat. Kami bangga menyambut kolaborasi dengan UKI sebagai kelanjutan komitmen kami untuk meningkatkan literasi dan inovasi teknologi blockchain dan kripto di Indonesia,” kata Manda.

    Manda berharap Pojok Kripto di UKI bisa menjadi one-stop place agar para akademisi dan masyarakat umum bisa lebih memahami dan merasakan manfaat dari adopsi teknologi blockchain secara optimal. Dengan edukasi bisa melahirkan inovasi penerapan teknologi yang memberikan solusi bagi kebutuhan industri dan masyarakat secara luas.

    Penandatanganan MoU Kerja Sama Tokocrypto dengan Universitas Kristen Indonesia
    COO Tokocrypto, Teguh K. Harmanda (kiri) dan Dekan Fakultas Vokasi UKI, Maksimus Bisa, S.K.M., Sst.Ft., M.Fis (kanan) melakukan penandatanganan MoU Kerja Sama Tokocrypto dengan Universitas Kristen Indonesia.

    Dekan Fakultas Vokasi UKI, Maksimus Bisa, S.K.M., Sst.Ft., M.Fis, menilai kerja sama dengan Tokocrypto dalam meningkatkan literasi dan inovasi blockchain menjadi langkah yang baik dan penting. Melalui kerja sama ini pula, diharapkan Sivitas Akademika UKI bisa mengembangkan pengetahuannya dan dapat mereka aplikasikan secara langsung dalam dunia nyata.

    “Kerja sama ini adalah wujud dari komitmen bersama kedua institusi untuk terus mengembangkan inovasi dari teknologi blockchain dan aset kripto. Berharap mahasiswa, dosen, ataupun peneliti bisa memanfaatkan fasilitas ini untuk melakukan penelitian. Selain itu diharapkan dapat menghasilkan talenta terbaik dalam membangun dan mengembangkan industri aset kripto di masa depan,” kata Maksimus.

    Penandatanganan MoU Kerja Sama Tokocrypto dengan Universitas Kristen Indonesia
    Penandatanganan MoU Kerja Sama Tokocrypto dengan Universitas Kristen Indonesia.

    Kolaborasi Tokocrypto bersama UKI ini akan memudahkan mahasiswa, dosen dan kalangan peneliti untuk mempelajari lebih jauh memahami teknologi blockchain, NFT, DeFi, GameFi dan lainnya dengan tepat. Selain menghadirkan Pojok Kripto, Tokocrypto juga akan menyediakan kurikulum dan mengadakan seminar, workshop serta program magang untuk mengembangkan keterampilan mahasiswa di dunia kerja, khususnya terkait sektor blockchain.

    Tokocrypto juga akan mendukung penuh segala bentuk penelitian berkaitan dengan blockchain dan aset kripto untuk dosen dan mahasiswa UKI. Melalui program Tokocrypto Research Grants bisa meningkatkan sumber penelitian blockchain dan aset kripto di Indonesia, serta memfasilitasi para akademisi untuk dapat membuat penelitian dari sektor tersebut.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tokocrypto Sediakan Dana Rp 100 Juta Riset Aset Kripto dan Blockchain

    Tokocrypto meluncurkan program pendanaan riset aset kripto dan blockchain di Indonesia. Program yang dinamakan “Tokocrypto Researcher Grants” ini merupakan inisiatif dari TokoScholar, salah satu ekosistem Tokocrypto yang fokus memberikan edukasi dan meningkatkan literasi terkait kripto dan teknologi blockchain.

    Indonesia memiliki potensi yang besar terhadap perkembangan industri aset kripto. Tercatat menurut data Bappebti, jumlah investor kripto per Februari 2022 telah tembus 12,4 juta investor. Sejak Januari hingga Februari 2022, total nilai transaksi aset kripto telah capai Rp 83,88 triliun.

    Di samping itu, Indonesia diyakini bisa menjadi pusat perkembangan blockchain di Asia Tenggara. Kementerian Perdagangan RI mencatat teknologi blockchain bersamaan dengan 5G, Internet of Things (IoT), kecerdasan buatan, dan cloud computing bisa mendorong ekonomi digital Indonesia menjadi Rp 4.531 triliun pada tahun 2030.

    Ilustrasi blockchain. Foto: Pixabay.
    Ilustrasi blockchain. Foto: Pixabay.

    Baca juga: Direktur IMF Akui Keunggulan Aset Kripto dan Sepakat Bukan Mata Uang

    Riset PwC mengungkap teknologi blockchain dapat meningkatkan ekonomi global US$ 1,76 triliun pada tahun 2030. Sektor administrasi publik, pendidikan, dan kesehatan akan paling diuntungkan. 

    Lead of TokoScholar by Tokocrypto, Dimas Surya Al-Faruq, mengatakan teknologi blockchain telah digunakan di Indonesia sejak generasi awal perkembangannya. Namun, penggunannya masih terfokus pada aplikasi transaksi finansial. 

    “Padahal, potensinya bisa untuk membantu sektor lain di Indonesia yang masih tertinggal, seperti pertanian dan kesehatan. Butuh riset yang mendalam untuk mengembangkan blockchain dan aset kripto di Indonesia,” kata Dimas.

    Dimas menambahkan, salah satu tujuan utama TokoScholar adalah membawa riset dan inovasi aset kripto dan blockchain pada level yang bisa dijangkau oleh semua lapisan masyarakat atau inklusif. Oleh karena itu, tentunya peran dan kolaborasi sangat diperlukan dengan berbagai pihak untuk peningkatan dan optimalisasi bidang riset di Indonesia. 

    “Kami sangat berharap sekali riset kripto dan blockchain yang hadir nanti, bisa dimanfaatkan oleh semua pihak yang mau mengembangkan inovasi untuk kebaikan bersama,” sambungnya.

    Ilustrasi ekosistem blockchain, TokoVerse by Tokocrypto.
    Ilustrasi ekosistem blockchain, TokoVerse by Tokocrypto.

    Baca juga: Mengenal Aset kripto Augur (REP) dan Orion Protocol (ORN)

    Syarat Pendaftaran dan Ketentuan Tokocrypto Researcher Grants

    Program pendanaan riset ini terbuka untuk masyarakat Indonesia dengan minimal pendidikan sedang menjalankan program magister S2. Riset dapat dibuat secara individu ataupun kelompok. Kemudian, telah mempublikasikan hasil riset minimal terindeks SINTA 2 atau jurnal internasional yang diakui DIKTI.

    Proposal riset yang didaftarkan harus memberi benefit untuk ekosistem kripto di Indonesia dan Tokocrypto. Topik riset harus meliputi beberapa topik di antara ini:

    1. Strength and weakness of Indonesian crypto exchanges: a comparison study of Indonesian crypto exchanges.
    2. What kind of crypto products that Indonesians need from Tokocrypto.
    3. Tax and Regulation study of crypto assets in Indonesia: The impact of new tax law and strengthened regulation on the crypto market in Tokocrypto exchanges.

    Pendaftaran proposal riset sudah dibuka mulai 25 Mei hingga 17 Juni 2022. Untuk informasi selengkapnya bisa simak di link ini. 2 pemenang proposal riset terbaik akan diumumkan pada 24 Juni 2022.

    Dana penelitian yang dapat diberikan sebesar maksimal Rp 50 juta per proposal terpilih. Riset bisa dilakukan segera setelah dana diterima dan wajib diselesaikan dengan durasi maksimal 3 bulan hingga November 2022.

    Tokocrypto Researcher Grants
    Ilustrasi Tokocrypto Researcher Grants.

    Baca juga: Kenalan dengan Decentraland, Salah Satu Proyek Metaverse

    Selain mengadakan pendanaan riset, untuk tujuan meningkatkan pertumbuhan market dan literasi kripto di Indonesia, TokoScholar juga telah bekerja sama dengan program Kampus Merdeka untuk mengakomodasi inisiatif peningkatan kapasitas dan pelatihan di tempat kerja bagi mahasiswa Indonesia.

    TokoScholar juga menjalin kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi di Indonesia, seperti Telkom University dan Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk mendirikan pusat inovasi blockchain dan aset kripto.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Kolaborasi Tokocrypto & UNS Surakarta Bangun Pusat Inovasi Blockchain

    Perkembangan industri blockchain dan aset kripto di Indonesia meningkat pesat sejak dua tahun terakhir. Berbagai sektor industri sudah mulai melihat potensi dari adopsi teknologi baru tersebut dalam pengembangan bisnis pelaku usaha.

    Melihat potensi pertumbuhan yang tinggi tersebut, Tokocrypto menjalin kemitraan strategis dengan Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta untuk mendirikan Pojok Kripto, sebuah dedicated space untuk mengembangkan ekosistem inovasi dan literasi dalam mendukung transformasi teknologi blockchain dan aset kripto. 

    Chief Operating Officer (COO) Tokocrypto, Teguh Kurniawan Harmanda, mengatakan Tokocrypto melakukan kerja sama ini melalui TokoScholar, sebuah bagian dari ekosistem TokoVerse, yang menjadi platform edukasi dengan fokus meningkatkan literasi terkait teknologi blockchain dan aset kripto. TokoScholar bersama UNS Surakarta akan mendirikan Pojok Kripto, setelah sebelumnya telah hadir di Telkom University, Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Universitas Kristen Indonesia (UKI).

    “Sejak Tokocrypto didirikan, kami sudah menyadari bahwa dapat melakukan lebih banyak hal untuk Indonesia. Kita telah berkembang melampaui core business yang dijalankan dan menjadikan literasi serta edukasi sebagai DNA perusahaan. Oleh karena itu, Tokocrypto berkomitmen untuk terus tumbuh dan mengembangkan layanan inovatifnya. Kami bangga menyambut kolaborasi dengan UNS Surakarta sebagai kelanjutan komitmen kami untuk meningkatkan literasi dan inovasi teknologi blockchain dan aset kripto di Indonesia,” kata pria yang akrab disapa Manda.

    Website TokoScholar kini sudah bisa diakses dan terbuka untuk umum. Foto: Dok. Tokocrypto.
    Website TokoScholar kini sudah bisa diakses dan terbuka untuk umum. Foto: Dok. Tokocrypto.

    Baca juga: Tokocrypto Luncurkan T-Hub Solo Perluas Adopsi Blockchain dan Aset Kripto

    Dorong Pemahaman Blockchain dan Aset Kripto

    Manda mengungkap Pojok Kripto di UNS Surakarta akan menjadi one-stop educational and community center untuk semua seluruh Civitas Akademik dan masyarakat umum, agar bisa lebih memahami dan merasakan manfaat dari adopsi teknologi blockchain dan investasi aset kripto secara menyeluruh, serta dapat diaplikasikan dalam kehidupan. 

    Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Prof. Jamal Wiwoho, S.H., M.Hum., mengatakan kemitraan dengan Tokocrypto untuk mendirikan Pojok Kripto di lingkungan kampus adalah langkah yang baik. kerja sama ini dapat dimaksimalkan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa, dosen dan masyarakat di lingkungan kampus UNS Surakarta untuk lebih mendalami teknologi blockchain dan aset kripto.

    “Kemitraan ini merupakan wujud dari kedua institusi dalam menyikapi semangat kolaborasi dan resiliensi untuk mewujudkan adopsi blockchain yang lebih luas di Indonesia. Dengan Pojok Kripto, besar harapan substansi pembelajaran juga penelitian di bidang blockchain dan aset kripto akan terus berkembang dan menjadi daya tarik tersendiri khususnya bagi generasi Z dan Milenial. Kemudiah, bisa menciptakan talenta-talenta yang cakap digital di industri teknologi yang baru ini,” kata Prof. Jamal.

    Penandatangan MoU Tokocrypto dan UNS Surakarta oleh Rektor UNS Surakarta, Prof. Jamal Wiwoho, S.H., M.Hum. dan CEO Tokocrypto, Pang Xue Kai. Foto: Dok. Tokocrypto.
    Penandatangan MoU Tokocrypto dan UNS Surakarta oleh Rektor UNS Surakarta, Prof. Jamal Wiwoho, S.H., M.Hum. dan CEO Tokocrypto, Pang Xue Kai. Foto: Dok. Tokocrypto.

    Baca juga: Tokocrypto Dukung Perlindungan Konsumen dan Jamin Keamanan Investor Kripto

    Kolaborasi Tokocrypto dan UNS Surakarta

    Kolaborasi Tokocrypto bersama UNS Surakarta akan memberikan akses seluas-luasnya bagi mahasiswa, dosen dan kalangan peneliti untuk mempelajari lebih jauh tentang teknologi blockchain, NFT, DeFi, GameFi dan lainnya. Selain itu mereka bisa mempelajari lebih dalam mengenai investasi aset kripto dengan tepat.

    Ke depan, kemitraan ini juga akan menyediakan kurikulum dan mengadakan seminar, workshop serta program magang untuk mengembangkan keterampilan mahasiswa di dunia kerja, khususnya terkait sektor blockchain yang dalam beberapa waktu belakangan ini pemintaan jumlah pekerjanya meningkat pesat.

    Penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) Tokocrypto dan UNS Surakarta dihadiri oleh Wakil Menteri Perdagangan, Jerry Sambuaga; Plt. Kepala Bappebti, Didid Noordiatmoko; Wakil Wali Kota Surakarta, Teguh Prakosa; CEO Tokocrypto, Pang Xue Kai; Dan CMO Tokocrypto, Nanda Ivens. 

    Tokocrypto juga baru meresmikan T-Hub ketiga yang berlokasi di Kota Solo untuk menciptakan ‘rumah’ yang terbuka bagi seluruh masyarakat guna berdiskusi dan mengembangkan berbagai ide, guna mendorong perkembangan teknologi dan literasi finansial. Selama paruh pertama 2022, jumlah download aplikasi Tokocrypto telah bertumbuh hingga 3,1 juta, disertai dengan peningkatan jumlah investor yang mencapai 3 juta pelanggan.

    Masyarakat yang ingin belajar mengenai investasi aset kripto, teknologi blockchain, NFT, Web3 dan lainnya bisa mengakses website TokoScholar sudah terbuka untuk umum. Bisa membuka situs tokoscholar.io.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tokocrypto Luncurkan T-Hub Solo Perluas Adopsi Blockchain

    Tokocrypto, pedagang aset kripto terkemuka di Indonesia terus memperkokoh komitmennya mendorong adopsi ekosistem blockchain dan aset kripto agar semakin berjaya di Indonesia. Dengan semangat itu, Tokocrypto menghadirkan T-Hub, sebuah inisiatif dalam menciptakan ‘rumah’ yang terbuka bagi seluruh masyarakat untuk berdiskusi dan mengembangkan berbagai ide, guna mendorong perkembangan teknologi dan literasi finansial.

    Setelah sukses meluncurkan dua T-Hub yang berada di Jakarta dan Bali, kini Tokocrypto resmi membuka lokasi baru di Kota Solo, Jawa Tengah. Sebuah kota di Indonesia yang memiliki ekosistem ekonomi digital yang dinamis dan berkembang.

    COO Tokocrypto, Teguh Kurniawan Harmanda, mengatakan Tokocrypto selalu senantiasa menghadirkan berbagai inisiatif untuk memperluas adopsi ekosistem blockchain dan aset kripto. Dampak positif adopsi yang semakin meluas akan membawa multiplier effect untuk membangkitkan perekonomian dan akselerasi pertumbuhan di segala sektor industri.

    “Sebagai pedagang aset kripto, Tokocrypto ingin menghadirkan berbagai inisiatif untuk mengembangkan ekosistem blockchain dan aset kripto di Indonesia. Salah satunya melalui T-Hub, ekosistem terbuka dan inklusif sebagai sarana edukasi dan diskusi, sekaligus mengembangkan berbagai ide untuk mendorong perkembangan investasi aset kripto dan penggunaan teknologi blockchain yang tepat guna bagi kehidupan masyarakat,” kata pria yang akrab disapa Manda.

    Peresmian T-Hub Solo yang dilaksanakan pada Jumat (19/8) dihadiri oleh Wakil Menteri Perdagangan, Jerry Sambuaga; Plt. Kepala Bappebti, Didid Noordiatmoko; Wakil Wali Kota Surakarta, Teguh Prakosa. Foto: Dok. Tokocrypto.
    Peresmian T-Hub Solo yang dilaksanakan pada Jumat (19/8) dihadiri oleh Wakil Menteri Perdagangan, Jerry Sambuaga; Plt. Kepala Bappebti, Didid Noordiatmoko; Wakil Wali Kota Surakarta, Teguh Prakosa. Foto: Dok. Tokocrypto.

    Baca juga: Tokocrypto Setor Pajak Transaksi Kripto Pengguna Puluhan Miliar Rupiah

    T-Hub Perluas Edukasi dan Literasi

    Menurut Manda, hadirnya T-Hub di Solo akan memperluas edukasi dan literasi terkait perkembangan industri blockchain dan aset kripto. Selain itu, Kota Solo dan Provinsi Jawa Tengah secara umumnya, bisa mengambil peran dan merintis dalam pengembangan blockchain dan kripto untuk mendorong pertumbuhan ekonomi digital.

    T-Hub Solo by Tokocrypto diresmikan langsung oleh Wakil Menteri Perdagangan, Jerry Sambuaga; Plt. Kepala Bappebti, Didid Noordiatmoko; Wakil Wali Kota Surakarta, Teguh Prakosa; Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Prof. Jamal Wiwoho, S.H., M.Hum.; CEO Tokocrypto, Pang Xue Kai; CMO Tokocrypto, Nanda Ivens.

    Wakil Menteri Perdagangan, Jerry Sambuaga, menyampaikan apresiasi dan selamat atas peresmian T-Hub Solo by Tokocrypto. Menurutnya ini adalah sebuah komitmen yang baik dalam memperluas pelayanan dan literasi terkait perdagangan aset kripto kepada masyarakat. Di Indonesia, aset kripto dikategorikan sebagai komoditas yang dapat diperdagangkan di bursa berjangka dan Kementerian Perdagangan melalui Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) telah mengeluarkan peraturan terbaru untuk mengakomodasi perdagangan fisik aset kripto.

    “Sebagai salah satu Calon Pedagang Aset Kripto di Indonesia, kami berharap kerja sama antara Kementerian Perdagangan dan Tokocrypto yang telah terjalin selama ini, bisa menjadi contoh pemanfaatan inovasi untuk memberikan solusi dalam hal pelayanan, perlindungan, literasi, sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terkait perdagangan aset kripto,” kata Jerry.

    Wakil Menteri Perdagangan, Jerry Sambuaga di pacara peresmian T-Hub Solo pada Jumat (18/8). Foto: Dok. Tokocrypto.
    Wakil Menteri Perdagangan, Jerry Sambuaga di acara peresmian T-Hub Solo pada Jumat (19/8). Foto: Dok. Tokocrypto.

    Baca juga: Tokocrypto Dukung Perlindungan Konsumen dan Jamin Keamanan Investor Kripto

    Investasi Kripto Catatkan Pertumbuhan Tinggi

    Lebih lanjut, Jerry mengungkapkan pertumbuhan dan perkembangan aset kripto di Indonesia telah meningkat pesat. Pada semester I 2022, nilai transaksi aset kripto mencapai Rp 212 triliun. Adapun, investor kripto terdaftar tercatat 15,1 juta pelanggan. “Dengan tingginya minat masyarakat yang berinvestasi di bidang perdagangan fisik aset kripto, sinergi edukasi dan literasi menjadi hal penting.”

    Wakil Wali Kota Surakarta, Teguh Prakosa, menilai langkah Tokocrypto memilih Kota Solo sebagai lokasi baru T-Hub itu sangat baik. Menurutnya, Solo memiliki pertumbuhan perekonomian yang terus meningkat dan memiliki lokasi yang strategis untuk mendorong perluasan adopsi blockchain dan aset kripto secara meluas dan inklusif.

    “Dengan penanganan pandemi di Solo yang terus membaik, kami mulai fokus pada pemulihan ekonomi. Untuk itu, dukungan Tokocrypto yang membuka akses pada literasi blockchain dan aset kripto bisa menambah pengetahuan masyarakat dan dimanfaatkan untuk melakukan upaya percepatan ekonomi Solo,” terang Teguh.

    Wakil Wali Kota Surakarta, Teguh Prakosa  di acara peresmian T-Hub Solo pada Jumat (18/8). Foto: Dok. Tokocrypto.
    Wakil Wali Kota Surakarta, Teguh Prakosa di acara peresmian T-Hub Solo pada Jumat (19/8). Foto: Dok. Tokocrypto.

    Baca juga: Tokocrypto Jadi Pedagang Aset Kripto dengan Nilai Transaksi Tertinggi di Indonesia

    Dalam kesempatan yang sama, peluncuran T-Hub Solo juga diikuti dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Tokocrypto dengan Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo.

    Kemitraan ini menandai komitmen bersama kedua pihak yang berfokus mengangkat lebih banyak riset mengenai ekosistem teknologi blockchain dan aset kripto di Indonesia. Selain itu, menciptakan talenta-talenta baru yang mampu bersaing di industri blockchain.

    Tokocrypto terus mengalami pertumbuhan bisnis yang baik. Selama paruh pertama 2022, jumlah download aplikasi Tokocrypto telah bertumbuh hingga 3,1 juta, disertai dengan peningkatan jumlah investor yang mencapai 3 juta pelanggan. Salah satu hal membanggakan yang dicapai Tokocrypto adalah keberhasilannya menyetorkan pajak atas transaksi aset kripto sebesar Rp 37 miliar dalam waktu dua bulan periode Mei-Juni 2022.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Token TKO Terdaftar Bappebti, Dorong Ekosistem Blockchain Lebih Masif 

    Bappebti (Badan Pengawas Perdagagan Berjangka Komoditi) resmi memasukkan Toko Token (TKO) sebagai aset kripto yang legal diperdagangkan di pasar fisik aset kripto di Indonesia. TKO masuk ke dalam daftar baru dari 383 aset kripto yang dapat diperdagangkan saat ini. 

    Keputusan tersebut merupakan bagian dari terbitnya Peraturan Bappebti (PerBa) Nomor 11 Tahun 2022 tentang Penetapan Daftar Aset Kripto Yang Diperdagangkan Di Pasar Fisik Aset Kripto. Dalam PerBa itu terjadi peningkatan signifikan jumlah daftar legal dari 229 aset kripto yang sebelumnya boleh diperdagangkan.

    Masuknya TKO ke dalam daftar aset kripto legal Bappebti membuktikan bahwa token kripto tersebut, sudah memenuhi aspek legalitas di Indonesia melalui proses due diligence yang ketat berdasarkan metode penilaian Analytical Hierarchy Process (AHP).

    TKO sendiri merupakan project aset kripto dari Tokocrypto yang telah genap memasuki usia satu tahun pada bulan April lalu. TKO mengusung desain project kripto pertama di Indonesia yang menyediakan model token hybrid unik, Centralized Finance (CeFi) dan Decentralized Finance (DeFi).

    Co-Founder & CEO Tokocrypto, Pang Xue Kai.
    Co-Founder & CEO Tokocrypto, Pang Xue Kai. Foto: Tokocrypto.

    Baca juga: Bintang Crystal Luncurkan Koleksi NFT Eksklusif Gandeng Irukandji

    CEO Tokocrypto, Pang Xue Kai, mengatakan pencapaian ini tentunya merupakan kabar baik untuk seluruh pihak yang terlibat dalam development TKO dan semua holders token. Selain itu, momentum ini juga baik untuk mengenalkan utilitas TKO yang ingin mendorong adopsi ekosistem blockchain di Indonesia.

    “Telah banyak hal yang dilalui oleh TKO dalam menghadirkan utilitas yang bermanfaat bagi kemajuan adopsi ekosistem blockchain di indonesia. Kami akan terus memperkokoh fundamental dari TKO. Di samping itu,  TKO ini telah menjadi backbone dalam pengembangan ekosistem blockchain dari Tokocrypto bernama TokoVerse,” kata Kai.

    Lebih lanjut Kai, menjelaskan saat ini TKO telah berfungsi sebagai utilitas benang pemersatu yang menjalin berbagai komponen ekosistem blockchain di TokoVerse. Mulai dari TokoMall (NFT marketplace), TKO sebagai alat redeem NFT. Aplikasi learn & earn, Kriptoversity, belajar blockchain dan aset kripto bisa dapet TKO yang didapatkan bisa di klaim ke wallet kripto Tokocrypto atau bisa didonasikan via TokoCare. 

    Ilustrasi ekosistem blockchain, TokoVerse by Tokocrypto.
    Ilustrasi ekosistem blockchain, TokoVerse by Tokocrypto.

    Baca juga: Aset Kripto Lokal yang Masuk Daftar Legal Bappebti

    Fitur dan Utilitas Lain TKO

    Tokocrypto selalu mengembangkan fitur untuk membuat TKO terus berkembang. Salah satunya adalah TKO Lock yang menguntungkan bagi para holders TKO. Dengan “mengunci” TKO selama pilihan periode waktu tertentu, investor bisa mendapatkan rewards sampai dengan 0,065 TKO per hari. Ini bisa jadi salah satu cara mendapatkan passive income dari investasi aset kripto.

    Ada pula TKO Trading Fee, di mana pengguna bisa membayar biaya trading menggunakan TKO dan mendapatkan diskon sebesar 25%. Diskon trading fee ini bisa digunakan semua pengguna dengan berbagai pilihan aset kripto.

    Ilustrasi TKO Token yang terdaftar resmi Bappebti.
    Ilustrasi TKO Token yang terdaftar resmi Bappebti.

    Baca juga: Daftar Lengkap 383 Aset Kripto Legal Terdaftar Bappebti di Indonesia

    Tidak hanya itu, untuk menjaga nilai kelangkaan token, Tokocrypto melakukan TKO burn setiap kuartal. Tokocrypto menyisihkan 10% dari revenue generated berdasarkan trading volume crypto-to-crypto platform untuk burn token TKO sebanyak 10% dari total token suplai. Untuk kuartal 2 2022, ada 778.164 TKO yang akan di-burn secara bertahap.

    “Fase TKO burn dapat dijadikan kesempatan bagi para user untuk mengakumulasi kepemilikan TKO-nya. Token burn akan kami lakukan rutin setiap kuartal demi mempertahankan tingkat inflasi TKO sebagai kelanjutan dari kebijakan kami dalam rangka mengoptimalkan nilai dan potensi token TKO,” pungkas Kai.



    Sumber : news.tokocrypto.com