Tag: tradingview

  • Panduan Baca dan Cara Pakai TradingView untuk Pemula

    Jika Anda ingin menguasai cara pakai TradingView, baca terus artikel ini. Platform ini adalah salah satu yang paling populer untuk pemetaan dan analisis aset kripto serta aset keuangan lainnya.

    TradingView juga terintegrasi dengan antarmuka perdagangan Tokocrypto, memudahkan pengguna untuk mengakses alat pemetaan saat mereka melakukan transaksi.

    Dengan fitur-fitur pemetaan yang kuat, TradingView memungkinkan pengguna untuk menganalisis pasar dengan lebih efektif.

    Selain itu, platform ini juga memungkinkan pengguna untuk berbagi strategi perdagangan mereka dan melakukan streaming langsung tentang analisis mereka. Jadi, jika Anda ingin memaksimalkan pengalaman Anda dalam perdagangan dan analisis, TradingView adalah pilihan yang tepat.

    Terutama bagi para pemula, TradingView menawarkan pilihan gratis yang cukup kaya fitur. Fitur dasarnya sudah memadai bagi banyak trader.

    Namun, penting untuk tetap berhati-hati saat menjelajahi ide dan streaming dari pengguna lain. Penting untuk menyaring informasi yang benar-benar bermanfaat bagi strategi perdagangan Anda dan tidak hanya mengikuti orang lain begitu saja.

    Pendahuluan

    Alat pemetaan yang kuat adalah suatu keharusan bagi para trader yang tertarik pada analisis teknis. TradingView adalah salah satu platform yang sangat populer di kalangan trader amatir dan berpengalaman.

    Platform ini menawarkan berbagai alat pemetaan dan perdagangan, serta memiliki opsi keanggotaan gratis yang berlimpah. TradingView memungkinkan pengguna untuk mengakses alat pemetaan yang canggih tanpa harus berlangganan layanan yang mahal seperti Bloomberg.

    Jika Anda telah melakukan perdagangan di Tokocrypto, Anda mungkin sudah melihat adanya alat TradingView di bursa tersebut. Namun, alat ini dapat terlihat menakutkan jika Anda tidak memahaminya sepenuhnya.

    Ada banyak fitur yang bisa dijelajahi, tetapi dari mana Anda sebaiknya memulai cara pakai TradingView? Mari kita jelajahi panduan pemulannya.

    Apa itu TradingView?

    TradingView adalah platform yang memungkinkan pengguna untuk menyesuaikan indikator teknis, membuat grafik, dan menganalisis aset keuangan. Cara pakai TradingView pun tergolong mudah. Ada berbagai indikator yang mencakup pola, garis, dan bentuk yang digunakan oleh jutaan trader setiap hari.

    TradingView adalah platform berbasis browser, sehingga Anda tidak perlu mengunduh klien terpisah. Jika Anda lebih suka menggunakan perangkat seluler, TradingView juga tersedia dalam bentuk aplikasi untuk iOS dan Android.

    TradingView awalnya diluncurkan di Westerville, Ohio pada tahun 2011 dan telah mengumpulkan basis pengguna yang besar, dengan delapan juta akun dibuat hanya pada tahun 2020.

    Apa yang Dapat Dilakukan oleh TradingView?

    Pengguna dapat memetakan dan menganalisis berbagai saham, komoditas, dan kripto seperti Bitcoin dengan menggunakan akun gratis atau premium. Setelah menciptakan strategi dan template, pengguna dapat membagikan temuan mereka dengan komunitas. Dengan cara ini, Anda dapat memperbaiki keterampilan trading Anda melalui umpan balik dari anggota TradingView lainnya.

    TradingView di Tokocrypto

    Tokocrypto memiliki alat TradingView yang terintegrasi di antarmuka bursanya sendiri, sehingga memungkinkan pengguna untuk membuat grafik dan melakukan perdagangan dalam satu tempat.

    Alat yang terlihat di sisi kiri hanyalah beberapa pilihan dari berbagai fitur yang tersedia, dan memberikan pengalaman yang mirip dengan situs web TradingView itu sendiri.

    Ilustrasi TradingView di platform Tokocrypto.

    Apakah TradingView Mahal?

    Seperti yang sudah disebutkan, TradingView dapat digunakan secara gratis oleh siapa pun. Namun, ada juga opsi langganan premium yang meningkatkan jumlah indikator dan grafik yang dapat dilihat secara bersamaan.

    Bagi pemula, menggunakan akun gratis dengan satu grafik dan tiga indikator sudah cukup baik. Anda mungkin juga akan melihat beberapa iklan, tetapi tidak akan mengganggu pengalaman Anda secara signifikan. Untuk detail lebih lanjut tentang perbedaan paket yang ditawarkan, Anda dapat melihat informasinya di bawah ini:

    Daftar harga langganan TradingView.

    Jejaring Sosial TradingView

    TradingView memiliki fitur yang mirip dengan Instagram, yang memungkinkan pengguna untuk membagikan dan menampilkan strategi perdagangan mereka.

    Halaman “Ideas” dan “Streams” pada situs web ini memberikan kesempatan bagi Anda untuk mendapatkan tips atau umpan balik dari pengguna lain.

    Jika Anda mengunjungi halaman “Ideas”, Anda akan menemukan grafik, video, dan komentar dari pengguna lain. Anggota komunitas juga dapat terlibat dalam diskusi dan obrolan.

    Namun, perlu diingat bahwa setiap pengguna dapat membuat dan membagikan ide mereka sendiri, jadi selalu berhati-hati dan ingatlah bahwa setiap trader memiliki gaya dan strategi yang berbeda. Jadi, jangan menganggapnya sebagai nasihat keuangan.

    Ilustrasi share TradingView di media sosial

    Seperti menonton streaming Twitch dari gamer favorit Anda, fitur “Streaming” di TradingView memungkinkan Anda untuk melihat trader lain membuat grafik secara langsung.

    Ini adalah fitur tambahan yang menyenangkan, meskipun masih dalam tahap beta dan belum memiliki banyak konten yang tersedia.

    Memahami Antarmuka TradingView

    Jika Anda baru menggunakan alat pemetaan sebelumnya, Anda mungkin akan merasa sedikit bingung saat pertama kali menggunakan TradingView. Untuk membantu memahami antarmukanya, mari kita jelaskan sedikit secara rinci.

    Ilustrasi pakai TradingView.

    Bilah Alat 1

    Bilah Alat ini berisi berbagai alat pemetaan dan penggambaran yang dapat digunakan langsung di area grafik. Ada banyak pilihan yang dapat dieksplorasi, mulai dari garis sederhana hingga posisi long/short.

    Anda juga dapat mengklik kanan pada setiap alat untuk melihat opsi tambahan. Beberapa opsi lebih lanjut cenderung lebih maju dibandingkan yang lain, tetapi dalam jajaran defaultnya sudah mencakup dasar-dasar yang cukup untuk memulai.

    Bilah Alat 2

    Di sini, Anda akan menemukan opsi untuk mengubah tampilan grafik. Anda dapat memilih antara candlestick, line chart, area chart, dan lainnya. Ada juga bilah pencarian di sebelah kiri untuk mengubah aset yang ditampilkan.

    Alat lain yang perlu diperhatikan adalah tombol “Indicators & Strategies” (Indikator & Strategi) yang memungkinkan Anda menyisipkan analisis pola yang sudah ada, seperti moving average.

    Bilah Alat 3

    TradingView tidak menyediakan layanan broker, tetapi Anda dapat melakukan perdagangan di dalam platform menggunakan tab “Trading Panel” (Panel Perdagangan).

    Anda akan menemukan daftar mitra yang dapat dipilih untuk melakukan perdagangan jika Anda sudah memiliki akun terdaftar dengan mitra tersebut. Anda juga dapat menguji strategi Anda menggunakan fitur “Strategy Tester” (Penguji Strategi).

    Bilah Alat 4

    Bagian ini umumnya berisi berita dan elemen sosial TradingView. Anda dapat menyesuaikan daftar pantauan Anda, mengirim pesan pribadi ke pengguna lain, menjelajahi “Ideas” (Ide) dan “Streams” (Streaming), serta mengakses kalender yang dipersonalisasi. J

    ika Anda perlu menemukan data, daftar, atau informasi lainnya, ini adalah area yang tepat untuk dikunjungi.

    Area Grafik

    Saat Anda mengubah aset yang ditampilkan, menggunakan alat apa pun, atau menambahkan indikator, Anda akan melihat hasilnya ditampilkan di area grafik utama.

    Anda juga dapat menyesuaikan hampir semua yang terlihat di sana, dan ini akan dijelaskan lebih lanjut di bagian selanjutnya.

    Mempersonalisasi Grafik TradingView

    Setiap orang memiliki preferensi tata letak grafik mereka sendiri. Mempersonalisasi warna, garis, dan sumbu membantu Anda membaca dan memahami grafik dengan cepat.

    Semua pilihan yang Anda butuhkan dapat ditemukan dengan mengklik kanan pada area grafik dan memilih “Settings…” (Pengaturan…).

    Anda juga dapat mengatur ulang grafik Anda ke tampilan default dan mengatur peringatan harga melalui opsi “Settings…” (Pengaturan…).

    Ilustrasi pakai TradingView.

    Setelah memilih “Settings…” (Pengaturan…), Anda akan masuk ke jendela “Chart Settings” (Pengaturan Grafik) di mana Anda dapat mengeksplorasi berbagai opsi. Mari kita bahas secara singkat dasar-dasarnya.

    Ilustrasi pakai TradingView.
    1. “Symbol” (Simbol) memungkinkan Anda mengubah tampilan grafik candlestick. Setiap bagian dari pola candlestick dapat diberi warna sesuai keinginan Anda.
    1. “Status Line” (Garis Status) berisi opsi untuk mengubah informasi yang ditampilkan di sisi kiri grafik, seperti data OHLC (Open, High, Low, Close) dan tombol buy/sell. Kotak merah menunjukkan harga ask terendah (38,345.96) dan kotak biru menunjukkan bid tertinggi (38,345.97). Di antara keduanya, ada spread bid-ask (0.01).
    1. “Scales” (Skala) memberikan pilihan untuk mengubah pelacak yang ditampilkan di sisi kanan sumbu. Misalnya, Anda dapat menambahkan harga tertinggi dan terendah hari ini atau hitungan mundur hingga penutupan.
    Ilustrasi pakai TradingView.
    1. “Appearance” (Tampilan) memungkinkan Anda mengubah garis grid, warna latar belakang, sumbu, dan fitur estetika lainnya.
    1. “Trading” (Perdagangan) memungkinkan Anda untuk menyesuaikan elemen visual jika Anda telah masuk ke akun broker.
    1. “Events” (Acara) memberikan pilihan untuk menampilkan dividen, pemecahan saham, dan acara lainnya di grafik.

    Selain mempersonalisasi tampilan grafik, Anda mungkin ingin mengubah interval candlestick atau simbol lainnya. Untuk melakukannya, arahkan ke bilah atas dan klik tombol paling kiri. Anda akan menemukan daftar interval yang berbeda, mulai dari detik hingga bulan. Anda juga dapat memfavoritkan beberapa interval agar mereka muncul di bilah atas dengan mudah.

    Ilustrasi pakai TradingView.

    Setelah Anda mulai mempersonalisasi grafik, Anda tidak perlu menyimpan perubahan secara manual. TradingView menyimpan semua pengeditan secara real-time, sehingga Anda dapat keluar dan kembali nanti tanpa kehilangan pengaturan yang sudah dilakukan.

    Menggambar Garis Tren dan Mengenal TradingView

    Bagi mereka yang baru mengenal dunia perdagangan dan analisis teknis, garis tren adalah salah satu alat yang paling mudah digunakan.

    Garis tren adalah pola diagram yang umum digunakan oleh pedagang harian dan pedagang swing untuk memodelkan aksi harga.

    Jika Anda ingin mempelajari cara pakai TradingView dan menggambar garis tren, berikut adalah panduan langkah demi langkah.

    1. Langkah pertama adalah memilih alat garis dari bilah alat di sisi kiri layar saat Anda menggunakan TradingView. Pastikan juga untuk mengaktifkan alat magnet. 
    Ilustrasi pakai TradingView.
    1. Fitur ini akan membantu garis Anda melekat pada titik OHLC (Open, High, Low, Close) terdekat, meningkatkan akurasi.
    Ilustrasi pakai TradingView.
    1. Untuk menggambar garis tren menurun, mulailah dengan menandai titik tinggi lokal (titik 1) sebelum penurunan harga yang disebut swing high. Klik pada tempat di diagram di mana Anda ingin memulai garis dan coba sertakan sebanyak mungkin titik high. Klik sekali lagi untuk menyelesaikan garis tren.
    Ilustrasi pakai TradingView.

    Titik 1, 2, dan 3 pada diagram menandakan titik-titik resistance. Penting untuk memiliki setidaknya tiga titik yang menguji garis tren Anda, karena dua titik saja dapat dianggap sebagai kebetulan.

    Ketika harga menembus garis tren (titik 4), hal ini menunjukkan terjadinya penerobosan dari tren. Dalam situasi ini, disarankan untuk menggambar garis tren baru.

    Setelah Anda menentukan tren menurun, salah satu strategi yang mungkin adalah menjual saat harga mencapai dan menguji garis tren.

    Jika Anda ingin menggambar garis tren untuk tren meningkat, pastikan untuk memulainya dengan harga rendah sehingga garis berada di bawah candlestick.

    Menggambar Pitchfork

    Selain garis tren, ada pula alat yang lebih canggih dalam TradingView yang disebut pitchfork. Pitchfork adalah sebuah diagram tingkat lanjut yang dikembangkan oleh Alan Andrew, seorang investor dan pengajar terkenal di abad ke-20.

    Alat ini memberikan wawasan yang lebih dalam daripada garis tren sederhana. Berikut adalah langkah-langkah untuk menggambar pitchfork:

    1. Pilih alat pitchfork dari bilah alat di bawah alat garis.
    Ilustrasi pakai TradingView.
    1. Anda akan menggunakan tiga titik untuk menggambar pitchfork, yaitu titik awal dan akhir tren yang ingin Anda analisis.
    1. Contohnya, Anda dapat memulai dengan titik 1 yang merupakan swing low dari tren menurun. Kemudian, pilih titik 2 yang merupakan swing high dari tren meningkat, dan diikuti dengan titik 3 yang merupakan swing low dari tren menurun berikutnya.
    Ilustrasi pakai TradingView.
    1. Titik-titik tersebut membentuk bentuk pitchfork dengan garis atas yang terus berlanjut dari titik 2, menunjukkan tingkat resistance, dan garis bawah yang berlanjut dari titik 3, menunjukkan tingkat support. Garis median di antara kedua garis tersebut memberikan perkiraan arah harga.
    1. Seperti halnya garis tren, dalam penggunaan pitchfork, garis support menunjukkan area potensial untuk membeli, sedangkan garis resistance menunjukkan area potensial untuk menjual. Anda juga dapat menggunakan garis tren sebagai stop-loss order untuk manajemen risiko. Harap diingat bahwa pitchfork tidak selalu berfungsi dengan sempurna, sama seperti indikator lainnya. Oleh karena itu, pertimbangkan untuk menggabungkannya dengan alat dan strategi lain untuk mengurangi risiko.

    Pro dan kontra TradingView

    TradingView memiliki sejumlah kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan. Cara pakai TradingView pun tergolong mudah. Berikut adalah beberapa pro dan kontra yang perlu diperhatikan:

    Pro

    • TradingView menggunakan pemetaan HTML5, sehingga dapat diakses melalui perangkat apa pun yang memiliki browser internet tanpa perlu menginstal perangkat lunak tambahan.
    • Keanggotaan gratis memungkinkan siapa saja untuk mengakses sebagian besar fitur yang tersedia.
    • Sistem peringatan sisi server memungkinkan Anda melacak peringatan secara real-time tanpa harus membuka TradingView.
    • TradingView kompatibel dengan Tokocrypto, memungkinkan Anda melakukan perdagangan kripto melalui UI Tokocrypto sambil menggunakan fitur pemetaan TradingView.
    • Pengguna tingkat lanjut dapat membuat indikator kustom dengan menggunakan Pine Script, bahasa pemrograman TradingView yang mudah digunakan.
    • TradingView menyediakan berbagai aset untuk dipetakan, termasuk ekuitas, sekuritas, komoditas, dan valuta asing.

    Kontra

    • Kualitas konten komunitas TradingView bervariasi, dengan banyaknya spekulasi dan komentar yang kurang membantu untuk pengguna baru.
    • Dukungan pelanggan TradingView diketahui memiliki beberapa masalah, dengan hanya pelanggan berbayar yang mendapatkan akses ke layanan dukungan.
    • Integrasi dengan pialang masih terbatas pada beberapa platform.
    • Harga saham di TradingView tidak langsung berasal dari pasar saham terkait, dan data real-time dari bursa tertentu biasanya memerlukan biaya tambahan.

    Secara keseluruhan, TradingView adalah pilihan yang baik bagi mereka yang mencari solusi gratis dengan berbagai alat pemetaan yang signifikan. Cara pakai TradingView pun tergolong mudah, meskipun aspek sosialnya memiliki kekurangan, alat pemetaan dan fitur pengujian balik yang disediakan.

    TradingView bisa menjadi tempat yang bagus untuk mengembangkan strategi perdagangan. Dengan akun gratis, Anda dapat menjelajahi analisis teknis dalam berbagai bentuk.

    Jika kamu ingin mengetahui lebih dalam mengenai aset kripto atau cryptocurrency, bisa baca artikel “Belajar Crypto untuk Pemula Mulai Dari Sini.”

    Sumber: Binance Academy Indonesia



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Setoran Pajak Kripto Tembus Rp 1,61 T dari 2022


    Jakarta

    Penerimaan negara dari aset kripto mencapai Rp 1,61 triliun hingga Agustus 2025. Angka ini menunjukkan tren kenaikan yang sangat baik sejak regulasi pajak kripto diberlakukan pada 2022.

    Penerimaan tersebut berasal dari Rp 246,45 miliar pada 2022, Rp 220,83 miliar pada 2023, Rp 620,4 miliar pada 2024, dan Rp 522,82 miliar selama delapan bulan pertama 2025. Adapun total penerimaan terdiri dari Pajak Penghasilan (PPh) 22 sebesar Rp 770,42 miliar serta Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dalam negeri sebesar Rp 840,08 miliar.

    Penerimaan negara itu dinilai sebagai cerminan tingkat adopsi masyarakat yang semakin luas terhadap industri kripto.


    Vice President Indodax Antony Kusuma mengatakan, ketika regulasi pajak selaras dengan karakteristik aset digital, dampaknya bukan hanya pada meningkatnya kepercayaan investor, tetapi juga pada pertumbuhan volume transaksi yang lebih sehat dan transparan di bursa lokal. Ia menekankan penerimaan pajak kripto harus dilihat sebagai indikator legitimasi industri kripto.

    “Semakin tinggi kontribusinya ke kas negara, semakin jelas bahwa investasi kripto bukan lagi sekadar tren, melainkan bagian resmi dari sistem keuangan digital Indonesia. Regulasi yang konsisten akan menjadikan Indonesia salah satu pusat perdagangan aset digital terbesar di kawasan,” katanya dalam keterangan tertulis, Minggu (5/10/2025).

    “Bagi kami, pajak kripto adalah jembatan yang mempertemukan kepentingan negara dan industri. Selama sinergi ini terjaga, kontribusi kripto terhadap perekonomian Indonesia akan semakin besar,” tambahnya.

    Seiring dengan meningkatnya kontribusi pajak kripto, pasar global juga menunjukkan dinamika positif. Harga Bitcoin (BTC) menembus US$ 120 ribu atau sekitar Rp 2 miliar menurut data CoinMarketCap dan TradingView.

    Lonjakan ini didorong oleh volume perdagangan ETF Bitcoin spot yang mencapai US$ 5 miliar dalam sehari serta arus masuk institusional senilai US$ 676 juta, dengan BlackRock iShares Bitcoin Trust (IBIT) menyerap US$ 405 juta dan Fidelity menambah 1.570 BTC senilai US$ 179 juta.

    Secara teknikal, Bitcoin kini memasuki fase price discovery dengan potensi kenaikan menuju US$ 128.000-US$ 135.000 (Rp2,1-Rp2,3 miliar). Meski demikian, analis mengingatkan adanya zona support penting di US$ 110.000-US$ 112.000 (Rp 1,8 miliar).

    Kombinasi antara penerimaan pajak kripto nasional yang solid dan tren kenaikan harga Bitcoin global menegaskan bahwa industri kripto kini memainkan peran strategis, baik dalam menopang fiskal negara, memberikan potensi investasi yang baik, dan sebagai bagian dari ekosistem ekonomi digital dunia.

    (acd/acd)



    Sumber : finance.detik.com

  • Begini Cara Membaca Grafik TOTAL2 sebagai Barometer Sentimen Altseason


    Jakarta

    TOTAL2 merupakan grafik harga altcoin yang sering kali terlewat. Padahal, grafik merupakan cerminan paling akurat struktur pasar altcoin.

    Grafik ini dapat membantumu memprediksi altseason. Dalam artikel ini, akan dibahas apa itu TOTAL2, korelasi TOTAL2 dengan altseason, dan waktu terbaik untuk menganalisisnya.

    Apa Itu TOTAL2?


    Grafik TOTAL2Foto: TradingView

    Kapitalisasi pasar (market cap) merupakan indikator penting untuk melihat seberapa besar nilai suatu aset di pasar. Trader sering menggunakan data ini untuk membandingkan potensi aset crypto dan melihat apakah nilai aset di pasar saat ini tergolong realistis, undervalued, atau justru overvalued.

    TOTAL2 adalah indeks gabungan dari total kapitalisasi pasar seluruh altcoin tanpa memasukkan Bitcoin. Indeks ini tersedia di platform charting seperti TradingView. Melalui grafik TOTAL2, kamu bisa menganalisis siklus pasar dan memperkirakan potensi arah pasar altcoin dengan lebih akurat.

    Terdapat 3 indeks kapitalisasi pasar gabungan crypto yang umum digunakan yaitu TOTAL, TOTAL2, dan TOTAL3. Berikut perbandingannya:

    ● TOTAL: Indeks gabungan kapitalisasi pasar crypto keseluruhan.

    ● TOTAL2: Indeks kapitalisasi pasar altcoin yang digabung mulai dari Ethereum sampai ke altcoin lainnya.

    ● TOTAL3: Indeks kapitalisasi pasar crypto tanpa Bitcoin dan Ethereum.

    Secara spesifik TOTAL2 memisahkan Bitcoin karena dominasi pasar yang cukup signifikan. Dengan begitu, TOTAL2 dapat memberikan perspektif yang lebih jelas mengenai pasar altcoin secara keseluruhan.

    Grafik TOTAL2 dan Altseason

    Bitcoin halving menjadi salah satu katalis utama yang sering memicu awal dari bull market di pasar crypto. Setelah setiap halving, arus likuiditas mulai bergeser dari Bitcoin menuju altcoin. Biasanya, aliran likuiditas baru yang masuk ke pasar mengalir altcoin sehingga memunculkan fase yang dikenal sebagai altseason. Dalam periode tersebut altcoin mengalami rally signifikan.

    Grafik TOTAL2Foto: TradingView

    Pasca Bitcoin halving ketiga, $SOL mengalami rally signifikan sepanjang 2021 (dari $20 hingga $258). Pergerakan tersebut juga tercermin pada grafik TOTAL2, yang menunjukkan lonjakan signifikan pada kapitalisasi pasar altcoin secara keseluruhan.

    Dengan memahami korelasi antara halving, TOTAL2, dan altseason, kamu dapat memprediksi potensi pergerakan besar di pasar crypto, baik menjelang puncak maupun pada awal fase bull market.

    Waktu Terbaik untuk Mengamati TOTAL2

    1. Ketika Bitcoin Mengalami Koreksi

    Saat Bitcoin mengalami koreksi, sebagian besar altcoin biasanya ikut terdampak. Jika penurunan TOTAL2 lebih tajam dibanding Bitcoin, hal ini bisa menandakan melemahnya kepercayaan pasar terhadap altcoin atau terjadinya rotasi uang kembali ke Bitcoin. Sebaliknya, jika grafik TOTAL2 justru naik atau lebih stabil meskipun Bitcoin turun, terdapat potensi besar terjadi altseason.

    2. Ketika Portofolio Didominasi Altcoin

    Jika sebagian besar aset dalam portofoliomu adalah altcoin, kamu perlu memperhatikan TOTAL2. Melalui grafik ini, kamu dapat mengenali perubahan tren di pasar altcoin mulai dari fase koreksi, konsolidasi, hingga potensi tren naik.

    Ingat! meskipun altcoin memiliki potensi memberikan keuntungan lebih tinggi, risikonya pun lebih tinggi dibanding Bitcoin.

    Cara Membeli Aset Crypto di Pintu

    Kamu pun bisa membeli aset crypto di Pintu dengan mengikuti langkah-langkah berikut:

    1. Masuk ke homepage aplikasi Pintu.

    2. Masuk ke laman Market, cari aset crypto seperti BTC, ETH, SOL, atau XRP.

    3. Di halaman token, kamu bisa melihat grafik pergerakan harga aset dalam jangka waktu 24 jam, 1 minggu, 1 bulan, hingga 1 tahun.

    4. Setelah berada di halaman token, klik Buy atau Beli dan masukkan nominal.

    5. Klik Lanjutkan.

    6. Anda sudah berhasil membeli aset crypto!

    Keamanan kamu sebagai pengguna Pintu terjamin, karena Pintu diawasi oleh OJK dan CFX. Selain trading, Pintu juga memungkinkan kamu untuk belajar lebih banyak tentang kripto melalui berbagai artikel di Pintu Academy, diperbarui setiap minggu!

    Tonton juga video “Nilai Transaksi Kripto September 2025 Turun 14,53 Persen” di sini:

    (anl/ega)



    Sumber : finance.detik.com