Tag: trail run

  • Trail Run Sambil Menjaga Alam


    Bogor

    Ada banyak cara untuk menjaga kebersihan alam sambil berolahraga. Salah satunya lewat trail run bernama Hike & Clean, apa itu?

    Hike & Clean merupakan aksi sosial yang diadakan oleh produsen sepatu lokal, 910Nineten, di kawasan Leuwi Hejo, Gunung Pancar, Bogor, Jawa Barat, Rabu (22/10/2025). Ini jadi cara mereka peduli dengan isu kerusakan ekosistem hutan yang terjadi di kawasan Gunung Gede Pangrango belum lama ini.

    Kegiatan Hike & Clean mengombinasikan pengalaman langsung menjajal performa sepatu di medan hiking sesungguhnya sambil melakukan aksi bersih-bersih lingkungan sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan terhadap lingkungan.


    Dalam kegiatan pembersihan sampah di area wisata, 910NineTen ikut mengenalkan produk sepatu hiking terbarunya Yuza Hikehero. Acara ini dihadiri oleh perwakilan media, komunitas outdoor, dan mitra bisnis.

    Melalui kegiatan ini, 910Nineten menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menghadirkan produk berkualitas tinggi bagi para pecinta alam, tetapi juga menjadi bagian dari gerakan menjaga kelestarian lingkungan. M

    “Kegiatan Hike & Clean ini merupakan kolaborasi alam dan inovasi dari kami, di mana 910Nineten memperkenalkan sepatu hiking Yuza Hikehero yang memiliki performa terbaik di kelasnya, sambil juga lewat aksi clean bersama-sama kami memberikan contoh, mengajak masyarakat Indonesia untuk bisa menikmati petualangan alam secara bertanggung jawab. Kami percaya bahwa performa terbaik juga harus sejalan dengan kepedulian terhadap bumi,” ujar Anastasia Irene selaku CEO 910Nineten Indonesia dalam rilis kepada detikSport.

    Dengan kegiatan ini, pihak 910Nineten berharap dapat menginspirasi lebih banyak masyarakat untuk memilih sepatu hiking lokal berkualitas.

    Aktivitas ini merupakan uji coba nyata untuk membuktikan daya tahan, cengkeraman, dan kenyamanan sepatu hiking terbaru Yuza Hikehero di medan yang menantang, tanah basah, baru keras hingga rumput liar sambil secara aktif memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.

    “Sepatu hiking Yuza Hikehero dirancang dengan teknologi terbaru yang memberikan stabilitas dan perlindungan maksimal, namun ringan di kaki. Melalui ‘Hike & Clean’ ini, kami berharap para rekan media dan partner dapat merasakan sendiri pengalaman mendaki yang optimal sekaligus berkontribusi nyata pada kebersihan alam Bogor,” tambah Irene lagi.

    Setelah menyelesaikan rute hiking sejauh 2 kilometer pada pukul 09:30 WIB, total sampah yang terkumpul dari kegiatan Clean-Up ditimbang. Aksi ini ditutup dengan sesi Awarding dan penyerahan simbolis sampah yang berhasil dikumpulkan kepada pengelola Leuwi Hejo.

    Trade Show 910Nineten, Kamis (23/10/2025) pagi WIB.Trade Show 910Nineten, Kamis (23/10/2025) pagi WIB. Foto: Resha Pratama/detikSport

    Sehari setelahnya, 910Nineten menggelar acara Trade Show Ekslusif di Gading Serpong, Tangerang, Kamis (23/10) untuk merilis koleksi Nocturnal, seperti Aurorun, All Terrain, dan Kaze DND, yang tersedia dalam jersey serta sepatu.

    Nocturnal adalah tema untuk koleksi pakaian olahraga terbaru dari 910Nineten yang fokus pada atlet yang rutin berlatih di waktu-waktu yang jarang terlihat, seperti tengah malam atau pagi buta. Mereka adalah orang-orang yang berlatih saat suasana masih tenang dan dunia sedang tidur.

    Trade Show 910Nineten, Kamis (23/10/2025) pagi WIB.Trade Show 910Nineten, Kamis (23/10/2025) pagi WIB. Foto: Resha Pratama/detikSport

    Desain pakaian ini menggunakan visual grafis yang terinspirasi dari peta panas (heatmap), dengan reflective accents yang memantulkan cahaya dan warna kontras yang bergerak dari gelap ke terang, menggambarkan energi yang terus menyala dari malam hingga fajar.

    Lewat acara ini, 910Nineten berkomitmen untuk terus menghadirkan produk berkualitas yang mendukung gaya hidup sehat dan bertanggung jawab.

    (mrp/yna)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • Ratusan Pelari Jelajahi Keindahan Alam Gunung Gajah


    Jakarta

    GTR Ultra 2025 kembali digelar untuk tahun ketiga dan sukses mencuri perhatian para pelari lintas alam dari berbagai daerah, bahkan mancanegara.

    Diselenggarakan di Lapangan Dusun Kayuwangi, Desa Gedong, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, pada tanggal 7 Oktober 2025, event ini menjadi bagian dari kalender resmi ITRA National League 2025 dan UTMB Index Races 2025, menegaskan posisinya sebagai salah satu ajang trail run bergengsi di Indonesia.

    Tahun ini sebanyak 800 pelari dari 90 kota di Indonesia dan 20 pelari internasional dari Vietnam, China, Jepang, Selandia Baru, Inggris, dan Amerika Serikat ikut menantang diri di lintasan yang menakjubkan di sisi utara Gunung Gajah.


    Dengan slogan GTR Ultra 2025 #WhyNot!, para peserta disuguhi lintasan dengan pemandangan spektakuler, mulai dari panorama Gunung Telomoyo, Gunung Gajah, hingga Rawa Pening. Kategori lomba tetap mempertahankan empat jarak diantaranya 7K, 12K, 30K, dan 52K, di mana kategori 30K dan 52K memberikan Point ITRA serta UTMB Index bagi para finisher.

    Kategori 52K menjadi tantangan utama dengan start pukul 00.00 WIB, melewati tiga puncak gunung yaitu Gunung Gajah, Telomoyo, dan Sokorini, serta Bukit Sepakung dan Gumuk Reco sebelum mencapai garis finis.

    Menariknya, tahun ini GTR Ultra menambahkan kategori Pelajar dan Mahasiswa untuk jarak 7K dan 12K. Inisiatif ini diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap olahraga alam sekaligus gaya hidup sehat.

    Tak hanya memacu adrenalin, GTR Ultra 2025 juga membawa dampak ekonomi positif bagi masyarakat lokal. Lebih dari 200 pelari menginap di homestay warga, sementara BUMDes Desa Gedong mencatat omzet lebih dari Rp50 juta selama event berlangsung.

    Dukungan kuat datang dari Pemerintah Kabupaten Semarang, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, hingga Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, melalui Kelompok Kerja Event Alam dan Petualangan. Bahkan, Fahmi Octaviano, Ketua Pokja Event Alam dan Petualangan, turut hadir dan melepas peserta di garis start.

    Kini, GTR Ultra tak hanya menjadi bagian dari Festival Telomoyo, tetapi juga resmi masuk dalam agenda tahunan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, membawa semangat baru untuk memajukan pariwisata dan ekonomi daerah.

    Melalui semangat “Why Not!”, GTR Ultra 2025 berhasil menunjukkan bahwa olahraga dan pariwisata bisa berjalan beriringan, menumbuhkan semangat petualangan sekaligus menggerakkan ekonomi lokal.

    (krs/krs)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • Dari Singapura hingga Jerman, Ratusan Pelari Ramaikan Ijen Trail Run 2025


    Jakarta

    Banyuwangi Ijen Green Trail Run 2025 sukses digelar pada 6-7 September dengan menghadirkan 378 pelari dari dalam dan luar negeri. Ajang yang masuk kalender Asia Trail Master ini menyuguhkan kombinasi tantangan fisik dan panorama Geopark Gunung Ijen.

    Selain Indonesia, ajang ini juga diikuti oleh peserta dari berbagai negara seperti Singapura, Jepang, China, Malaysia, Vietnam, Brunei Darussalam, Filipina, Mesir, Prancis, Belanda, hingga Jerman yang terbagi dalam empat kategori, yakni 8 km, 14 km, 25 km, dan 50 km.

    Salah satu peserta, Thimo Kilberth (51) asal Jerman, berhasil menjadi juara pertama kategori master men 25 km. Ia mengaku terpesona dengan jalur lari yang ditawarkan Banyuwangi.


    “Lintasannya berat, tapi sangat indah. Apalagi saat naik ke kawah Ijen. Semuanya luar biasa,” terang Thimo dalam keterangan tertulis, Minggu (7/9/2025).

    Menurutnya, pengalaman berlari di Banyuwangi sangat berbeda dibandingkan event serupa di negara lain. Fenomena Blue Fire Kawah Ijen serta jalur Gunung Ranti menjadi daya tarik unik yang sulit ditemui di tempat lain. Kesan positif juga datang dari Akhmad Nizar, pelari asal Jember yang keluar sebagai juara umum kategori 50 km men.

    “Treknya sangat menantang, komplit lewat Gunung Ranti dan Ijen. Wisatanya juga makin bagus dan ramai,” ungkapnya.

    Sementara itu, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani yang hadir langsung untuk menyerahkan hadiah menilai ajang ini tak sekadar olahraga, tapi juga bagian dari promosi sport tourism.

    “Jalur yang dilewati masuk dalam site Geopark Ijen. Kami ingin menghadirkan pengalaman baru bagi wisatawan sekaligus menguatkan branding Banyuwangi yang menekankan kekuatan alam, budaya, dan keberlanjutan,” ujarnya.

    Berikut daftar juara Ijen Green Trail Run 2025:

    • Kategori 50 KM (Men): 1. Akhmad Nizar (Jember), 2. Enjelius Barung (Flores), 3. Nobou Mori (Jepang)
    • Kategori 50 KM (Women): 1. Dian Pradina (Bali), 2. Wong Yin Hong (Singapura), 3. Fauziah (Palu)
    • Kategori 25 KM (Umum Men): 1. Wildan Yusuf (Banyuwangi), 2. Ikmal Manggala (Malang), 3. I Rahmad Faisal (Blitar)
    • Kategori 25 KM (Umum Women): 1. Nur Anisa (Banyuwangi), 2. Citra Aprilia (Bali)
    • Kategori 25 KM (Master Men): 1. Thimo Kilberth (Jerman), 2. Laurent Roeykens (Belgia), 3. I Rifki (Surabaya)
    • Kategori 25 KM (Master Women): 1. Eni Mardijanti (Sleman), 2. Liesdawati (Makassar), 3. Liga Wiratama (Surabaya)
    • Kategori 14 KM (Men): 1. Mohammad Ikhwan (Banyuwangi), 2. Wawang Aruanda (Banyuwangi), 3. Muhammad Diov (Samarinda)
    • Kategori 14 KM (Women): 1. Bintan Pratiwi (Malang), 2. Andinna Martadinova (Depok), 3. Yuka Kanai (Jepang)
    • Kategori 8 KM (Men): 1. Muhamad Ardy (Blitar), 2. Akhmad Nizar (Bontang), 3. Muhammad Rifky (Surabaya)
    • Kategori 8 KM (Women): 1. Isaura Nur Saidah (Banyuwangi), 2. Fidyan Magfirotunnisa (Jombang), 3. Valencia Ichwandi (Bondowoso).

    (akn/ega)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • Dari Desa Gendong Sampai Kayuwangi


    Jakarta

    Indonesia makin serius dalam mendukung geliat olahraga lari lintas alam atau trail run. Terbukti, GTR ULTRA kembali hadir di tahun ketiganya dengan skala yang lebih besar dan jalur yang semakin menantang.

    Event ini bukan sekadar lomba lari biasa, GTR ULTRA 2025 telah resmi masuk dalam kalender race ITRA National League 2025 dan UTMB Index 2025, menjadikannya pilihan ideal untuk kamu yang ingin naik level sebagai trail runner sejati.

    Berlokasi di Lapangan Kayuwangi, Gedong, Banyubiru, Kabupaten Semarang, GTR ULTRA 2025 menjanjikan pengalaman lari yang tak terlupakan. Jalur lintasan menyusuri keindahan sisi utara Gunung Merbabu, dengan elevasi yang menantang adrenalin.


    Selain menyajikan pemandangan pegunungan yang memesona, setiap finisher di kategori 30K dan 52K juga akan memperoleh Point ITRA dan UTMB Index yang bisa digunakan sebagai syarat mengikuti ajang-ajang lari internasional bergengsi di masa depan.

    Pendaftaran dibuka mulai 1 Juli hingga 13 September 2025. Tapi perlu dicatat, untuk kamu yang ingin ikut kategori 30K dan 52K, wajib lolos proses kualifikasi terlebih dahulu.

    GTR ULTRA 2025 hadir dengan empat kategori yang bisa kamu pilih sesuai kemampuan: 7K untuk pemula dengan elevasi ringan, 12K dengan tantangan elevasi lebih tinggi dan sudah masuk UTMB Index 20, serta 30K dan 52K yang cocok untuk pelari berpengalaman yang ingin mengumpulkan Point ITRA dan UTMB Index.

    Kategori 30K memberikan 2 Point ITRA dan UTMB Index 20, sedangkan kategori 52K memberikan 3 Point ITRA dan UTMB Index 50. Keduanya membutuhkan proses kualifikasi terlebih dahulu yang bisa kamu akses di sini. Untuk kategori 7K, 12K, dan pelari yang sudah lolos kualifikasi, tiket bisa langsung dibeli melalui detikevent!

    Dengan ikut serta di GTR ULTRA 2025, kamu bukan hanya menyelesaikan race, tapi juga membangun reputasi dan portofolio sebagai pelari trail yang profesional. Untuk kamu punya mimpi ikut ajang besar seperti UTMB tingkat Internasional, event ini adalah langkah awal yang tepat.

    Yuk, siapkan dirimu, melatih endurance dan teknik lintas alam, dan segera daftar melalui detikevent! GTR ULTRA 2025 siap menguji batasmu dan membuka pintu menuju panggung trail running dunia!

    (aff/aff)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • Event Trail Run Terbesar Jateng! Taklukkan Jalur Legendaris MesaStila100 2025


    Jakarta

    Event tahunan yang memasuki edisi ke-15 ini akan digelar pada 4-5 Oktober 2025 dengan berlokasi di kawasan eksotis MesaStila Resort & Spa, Magelang.

    Mengusung semangat petualangan dan koneksi dengan alam, MesaStila100 dikenal luas sebagai salah satu trail run paling bergengsi dan menantang di Indonesia, dengan rute ikonik yang melintasi Gunung Andong, Gunung Kelir, dan Gunung Telomoyo di Jawa Tengah.

    Pasca pandemi dan di tengah dunia kerja yang makin serba digital, banyak dari kita yang terjebak di meja kerja selama berjam-jam. Akibatnya, muncul berbagai keluhan seperti stres, kelelahan kronis, hingga penurunan kebugaran tubuh. Trail running bisa jadi solusi menyeluruh, menggabungkan gerak fisik, udara segar, dan panorama alam yang menenangkan.


    MesaStila100 bukan hanya sekadar lomba. Ini adalah panggilan untuk kamu yang ingin re-connect dengan alam, menantang dirimu sendiri, sekaligus menikmati atmosfer komunitas yang suportif dan penuh semangat.

    Lima Kategori yang Disesuaikan dengan Tingkat Kemampuan

    Salah satu keunggulan MesaStila100 adalah fleksibilitas kategorinya. Kamu bisa menyesuaikan dengan tingkat kemampuan fisikmu:

    • 7K – Fun Run (EG ± 215m | COT: 2 jam)
    • 12K – Fun Run (EG ± 594m | COT: 3 jam)
    • 21K – Trail Run (EG ± 1313m | COT: 7 jam)
    • 37K – Trail Run (EG ± 2339m | COT: 11 jam)
    • 50K – Ultra Trail Run (EG ± 3542m | COT: 13 jam)

    Kategori 7K, 12K, dan 21K sangat cocok untuk kamu yang ingin mulai dari tantangan ringan hingga menengah, tanpa perlu pengalaman ekstrem. Tiket untuk kategori ini sudah bisa dibeli langsung melalui detikevent.

    Sementara untuk kamu yang sudah berpengalaman di dunia ultra trail, kategori 37K dan 50K bisa menjadi medan pembuktian diri. Namun, kamu perlu melalui proses kualifikasi terlebih dahulu melalui tautan ini, untuk memastikan kesiapan fisik dan keamanan selama race.

    Setiap peserta MesaStila100 2025 akan mendapatkan fasilitas lengkap yang dirancang untuk memberikan kenyamanan dan pengalaman terbaik selama event. Mulai dari race jersey, BIB number, medali finisher, goodie bag, hingga air minum dan post-race refreshment tersedia untuk semua kategori. Khusus peserta 12K ke atas juga akan mendapatkan finisher jersey eksklusif.

    Bukan hanya itu, kamu juga akan mendapatkan hasil lomba, e-sertifikat, serta dokumentasi resmi dari penyelenggara. Setelah garis finish, nikmati post-race meal dengan standar sajian resort bintang lima. Buat kamu yang berhasil mencapai podium, tersedia juga hadiah penghargaan untuk juara 1, juara 2, dan juara 3, baik pria maupun wanita.

    Dengan fasilitas ini, MesaStila100 bukan cuma soal berlari, tapi juga soal menikmati proses, pencapaian, dan kenyamanan di tengah tantangan.

    Pendaftaran resmi dibuka mulai 1 Mei hingga 31 Agustus 2025, sementara pengambilan racepack dilakukan pada 3-4 Oktober 2025. Dengan kuota terbatas dan antusiasme peserta yang selalu tinggi, penting untuk mengamankan slot-mu sejak dini.

    Terutama jika kamu termasuk dalam generasi aktif yang ingin mengubah gaya hidup lebih sehat, mindful, dan aktif. Trail run seperti MesaStila100 juga bisa jadi momen berkumpul dan healing bersama teman, komunitas lari, atau bahkan keluarga. Karena di balik setiap tanjakan dan turunan, ada kepuasan yang nggak bisa diukur dengan angka.

    Jangan lewatkan keseruannya, yuk ikut meriahkan MesaStila 2025 dan beli tiketnya melalui detikevent!

    (krs/nds)



    Sumber : sport.detik.com

  • Tiket Masih Ada! Trail Run Spektakuler Susur Jalur Legendaris di UTMM 2025


    Jakarta

    Ultra Trail Mount Moeria (UTMM) 2025 janjikan pengalaman seru. Siap-siap bawa passion trail running kamu ke level selanjutnya!

    Setiap tahun, tren lari gunung semakin berkembang dan membentuk komunitas yang tidak hanya mengejar garis finis, tapi juga pengalaman luar biasa di setiap langkahnya. Bagi kamu yang ingin membawa passion trail running ke level selanjutnya, Ultra Trail Mount Moeria (UTMM) 2025 bisa jadi tantangan yang layak kamu hadapi.

    UTMM 2025 hadir dengan semangat baru “Experience the Best and Most Challenging Evolution.” Artinya, kamu tidak hanya akan disuguhkan jalur yang indah dan alami, tapi juga medan yang telah ditingkatkan secara teknis dan emosional.


    Tahun ini, UTMM hadir dengan Dragontrail 100K, Muria Peak 50K, 30K, dan 15K yang menjanjikan pengalaman lari spektakuler di tengah alam liar yang penuh kejutan. Baik pendaki, pelari trail pemula, hingga ultra-runner berpengalaman akan menemukan jalur yang sesuai dengan kapasitas dan ambisi mereka.

    Tidak hanya memfasilitasi pelari elite, kamu yang baru menjajal trail run pun tetap bisa menikmati atmosfer kompetitif, fasilitas lengkap, dan keramahan komunitas. Setiap peserta akan mendapatkan race jersey, medali finisher, BIB dengan RFID, e-sertifikat, refreshment post, hingga doorprize dan foto resmi.

    Dan jika kamu mengejar podium, UTMM memberikan penghargaan untuk 5 pelari terbaik pria dan wanita di kategori 15K, 30K, dan 50K.
    Menariknya, tiket UTMM 2025 telah ditutup pada 17 Juli kemarin. Namun, karena membludaknya minat pelari dari berbagai penjuru tanah air, panitia resmi membuka kembali pendaftaran hingga 27 Juli 2025.

    Bukan hanya sekadar kompetisi, UTMM juga jadi ajang kumpul para pecinta lari trail. Komunitas, semangat solidaritas, hingga momen saling menyemangati antar pelari menjadi daya tarik yang membuat event ini selalu dirindukan setiap tahunnya.

    Tantang adrenalin kamu, menjajal jalur ekstrem, dan menjadi bagian dari UTMM 2025, segera amankan tiketmu sebelum 27 Juli! Jangan sampai menyesal hanya sampai di garis penonton.

    Beli tiketnya sekarang juga hanya di detikevent!

    (aff/ran)



    Sumber : sport.detik.com

  • Mau Ikutan Trail Run MesaStila100 2025? Hal-hal Ini Wajib Kamu Tahu


    Jakarta

    Trail run bukan sekadar olahraga biasa, menjadi salah satu ajang untuk menantang diri, menyatu dengan alam, dan menyusuri jejak petualangan yang tak terlupakan. Salah satu event paling dinanti para pelari lintas alam di Indonesia adalah MesaStila100, dan edisi 2025 siap kembali digelar pada 4-5 Oktober 2025 di Magelang, Jawa Tengah.

    Sebelum kamu klik tombol daftar, ada baiknya menyimak beberapa hal penting yang perlu diketahui agar kamu bisa siap secara fisik, mental, dan logistik.

    1. MesaStila100, Lebih dari Sekadar Lomba Lari


    MesaStila100 adalah event trail run berskala internasional yang menawarkan pengalaman lari di jalur pegunungan dengan lanskap eksotis dan budaya lokal yang kental. Berlokasi di kawasan MesaStila Resort & Spa, event ini menggabungkan tantangan fisik dengan kenyamanan fasilitas premium dan keramahan penduduk setempat.

    Jalur trail akan membawamu melewati hamparan kebun kopi, hutan tropis, bukit terjal, serta desa-desa yang masih alami di sekitar lereng Gunung Andong, Merbabu, dan Telomoyo. Medan yang dilalui bukan hanya menantang, tapi juga menyegarkan mata dan hati.

    2. Pilihan Kategori, Cocok untuk Pemula Hingga Ultra Runner

    MesaStila100 dikenal sebagai event yang inklusif. Ada 5 kategori utama yang bisa dipilih:

    • 12K : Cocok untuk pemula yang ingin mencoba trail run
    • 21K : Half marathon dengan kombinasi tanjakan dan jalur alami
    • 42K : Full marathon dengan intensitas sedang
    • 65K : Level ultra, mulai menantang daya tahan dan stamina
    • 100K : Puncak dari semua kategori, untuk pelari ultra berpengalaman

    Masing-masing kategori memiliki cut off time yang berbeda-beda. Untuk kategori ultra (65K dan 100K), peserta diharuskan membawa mandatory gear seperti headlamp, raincoat, hydration pack, dan perlengkapan keselamatan lainnya.

    3. Persiapan Fisik dan Mental Sangat Penting

    Jalur trail berbeda total dari jalur aspal. Kamu akan berhadapan dengan:

    • Elevation gain yang signifikan
    • Tekstur medan berupa tanah, batu, akar pohon, hingga jalan setapak licin
    • Variasi cuaca: kabut pagi, panas siang, dan kemungkinan hujan

    Karena itu, penting untuk melakukan latihan lari di medan yang menyerupai kondisi nyata. Disarankan untuk memulai program latihan minimal 2-3 bulan sebelum race day, termasuk latihan kekuatan otot, teknik downhill, dan manajemen energi.

    4. Fasilitas dan Benefit yang Bikin Lari Makin Nyaman

    Setiap peserta akan mendapatkan race jersey, BIB number, goodie bag, medali finisher, dan e-sertifikat. Khusus peserta 12K ke atas juga akan mendapat finisher jersey eksklusif. Tersedia juga water station dan medical point di sepanjang jalur untuk memastikan kamu tetap aman dan terhidrasi.

    MesaStila100 juga dikenal sebagai event yang ramah komunitas. Banyak peserta datang tidak hanya untuk berlari, tapi juga berlibur bersama keluarga. Tersedia akomodasi nyaman di kawasan resort, pilihan kuliner lokal, serta atraksi budaya di sekitar area lomba.

    Beberapa komunitas lari pun sudah menjadikan MesaStila100 sebagai ajang tahunan untuk berkumpul dan bersilaturahmi antar pelari dari berbagai kota dan negara.

    Daftar Sekarang Sebelum Terlambat!

    • Tanggal Registrasi : May 1, 2025 – August 31, 2025
    • Tanggal : 4-5 Oktober 2025
    • Lokasi: MesaStila Resort & Spa, Magelang

    Seluruh peserta wajib mengikuti race briefing dan memahami aturan serta protokol keselamatan. Informasi detail tersedia di halaman registrasi resmi.

    Yuk, daftar sekarang juga hanya melalui detikevent!

    (krs/aff)



    Sumber : sport.detik.com

  • Pengakuan Peserta Ikut Zinc Trail Run 2025 di Bali, Menantang tapi Puas


    Bali

    Zinc shampoo sukses menggelar Zinc Trail Run 2025 di Pantai Pandawa, Bali. Pantauan detikcom di lapangan, beberapa peserta sudah datang dari pagi hari. Banyak dari mereka melakukan pemanasan dengan lari-lari kecil di sekitar garis start. Beberapa dari mereka juga melakukan peregangan.

    Salah satunya adalah Dian Pradina asal Bali yang mengikuti lari dengan jarak 34K. 34K atau yang disebut Amazinc Distance adalah jarak lari paling jauh dari semua kategori.

    Dian Pradina mengaku puas dengan pelaksanaan Zinc Trail Run 2025 kali ini. Meski treknya cukup menantang, tapi ia senang bisa mengikuti event yang sudah kedua kalinya dilaksanakan di Pantai Pandawa ini.


    “Puas, karena track-nya keren banget. Karena saya suka banget sama elevating ya,” kata Dian kepada detikcom, di event Zinc Trail Run 2025.

    Dari semua trek yang cukup menantang, Dian mengakui terkesan saat lari melewati pantai yang berpasir. Ombak yang tinggi juga jadi tantangan tersendiri bagi pelari wanita ini.

    Waktu lagi di pasir, yang terakhir juga karena lumayan airnya sudah mulai high tide. Jadinya harus benar-benar kita kayak ke samping ke arah batu-batu itu. Tapi keren sih track-nya,” ujarnya.

    Zinc Trail Run 2025Foto: Angga Laraspati

    Sementara itu, Influencer yang juga peserta Zinc Trail Run 2025, Ditto Percussion mengatakan ini adalah kali keduanya ia mengikuti event yang sama. Ditto pun mengaku tertantang dengan trek yang sudah dibuat oleh Zinc.

    “Kalau ngelihat dari rute-nya tadi yang 7K aja juga lumayan challenging buat teman-teman yang baru mulai running. Terus juga mereka benar-benar seru ya pilih rute-nya gitu,” ucapnya.

    Ia juga mengaku senang dapat lari off-road seperti melewati tebing hingga masuk ke pantai. Menurutnya, pemilihan rutenya cukup menantang tapi tidak terlalu sulit untuk yang baru mulai atau pemula.

    “Aku tuh happy banget tadi lari dari off-road terus ada tebing-tebingnya masuk ke pantai. Kayak dipilih banget emang ini bukan yang susah banget tapi yang baru mulai juga enggak akan kapok dan mau ikutan lagi. Jadi bisa dilalui,” imbuhnya.

    Di sisi lain, Content Creator Wendy Walters yang baru pertama kali mengikuti ajang trail run pantai juga membagikan kesan mendalamnya. Ia menuturkan belum pernah berlari di Pantai Pandawa dan medan yang dilalui benar-benar di luar ekspektasi.

    “Melewati jalanan mendaki dan menurun, lintasan pasir, sambil menikmati keindahan alam di sepanjang rute, membuat pengalaman ini terasa seru dan berbeda dari biasanya,” ungkap Wendy.

    Dalam kesempatan yang sama, Brand Manager ZINC Shampoo Steven Sean antusias masyarakat untuk mengikuti Zinc Trail Run cukup tinggi. Hal ini dapat dilihat dari jumlah pendaftar yang cukup tinggi.

    Steven mengatakan pemilihan Pantai Pandawa sebagai tempat juga kedua kalinya. Apalagi masyarakat di Pantai Pandawa. Rute yang dipilih pun disebut lebih menantang dari gelaran pertama Zinc Trail Run di tempat yang sama. Apalagi ada tanjakan yang cukup menantang dan perseta harus melewati pasir pantai.

    “Beda. Yang kali ini jauh lebih menantang. Dan kategorinya juga sekarang ada tiga kategori,” imbuhnya. Jadi cocok untuk yang baru pertama kali mengikuti trail run dan juga yang sudah sering mengikuti trail run.”

    Adapun Zinc Trail Run 2025 mengusung tema ‘DARE YOU TO BE MORE’ yang membuat acara ini bukan sekadar lomba lari biasa, melainkan pengalaman penuh tantangan, semangat, dan hiburan yang menyatu dalam keindahan alam Bali.

    Steven mengatakan Zinc Trail Run 2025 juga memiliki tantangannya yang unik. Peserta diajak untuk berani berlari, menantang diri sendiri di tengah alam Bali sambil menikmati.

    Melihat antusiasme yang luar biasa ini, Steven tidak menutup kemungkinan pihaknya akan mengadakan kegiatan menantang lainnya.

    “Nah, nanti tunggu saja. Itu kejutan. Nanti kita akan announce. Yang pasti kalau di sini, itu selalu konsisten untuk mengadakan, men-sponsori, mendukung event-event yang memang mendukung gaya Hidup Aktif dan juga event-event yang memang berani mengajak orang untuk menantang diri sendiri,” tuturnya.

    Zinc Trail Run 2025Foto: Angga Laraspati

    Sebagai informasi, Tahun ini, ZINC Trail Run 2025 menghadirkan tiga kategori jarak lari: 7K ‘Cool Distance”, 14K ‘Booster Distance’, dan 34K ‘Amanzinc Distance’, para peserta akan melintasi jalur menanjak, pasir pantai, dan bebatuan karang.

    Acara ini semakin semarak dengan berbagai aktivitas pendukung yang membuat peserta betah berlama-lama di area race village. ZINC menghadirkan booth keramas gratis dengan shampoo ZINC Cool Booster untuk mendinginkan rambut dan kulit kepala di tengah cuaca pantai setelah berlari, aneka sajian kuliner lokal, serta hiburan musik yang menggugah semangat sejak pagi hingga siang hari.

    Adapun Total hadiah sebesar Rp 92.000.000 dibagikan kepada para pemenang dari masing-masing kategori pria dan wanita. Untuk kategori 34K, juara pertama membawa pulang Rp 10.000.000, sedangkan pemenang 14K mendapatkan Rp 5.000.000, dan 7K sebesar Rp 3.000.000.

    Tidak hanya itu, penghargaan juga diberikan kepada pelari kategori Master (usia di atas 41 tahun) untuk rute 14K dan 34K. Puncak acara ditutup dengan pembagian doorprize senilai total puluhan juta rupiah.

    (anl/ega)



    Sumber : sport.detik.com

  • Zinc Trail Run 2025 Resmi Digelar di Pantai Pandawa, Diikuti Ribuan Pelari


    Bali

    Usai sukses melaksanakan berbagai event running, Zinc shampoo resmi menggelar Zinc Trail Run 2025. Event running yang digelar di Pantai Pandawa, Bali.

    Antusiasme peserta pun tak terbendung. Pantauan detikcom di lapangan, beberapa peserta sudah datang dari pagi hari. Banyak dari mereka melakukan pemanasan dengan lari-lari kecil di sekitar garis start. Beberapa dari mereka juga melakukan peregangan.

    Tak hanya warga negara Indonesia, terpantau juga ada beberapa warga negara asing yang turut serta dalam kegiatan ini.


    “Pelari dari macam negara kita batasi hanya yang memiliki kitas yang bisa mendaftar. Untuk peserta dalam negeri Di Bali, Jawa, dan daerah lainya banyak banget sih tersebarnya, Cukup merata,” kata Brand Manager ZINC Shampoo Steven Sean di Venue Zinc Trail Run, Bali.

    Beberapa influencer pun juga ikut menjajal trek menantang yang disediakan Zinc Trail Run 2025 kali ini. Sebut saja Wendy Walters dan Ditto Percussion. Adapun Wendy Walters terkenal akan kontennya yang suka naik ke beberapa puncak gunung.

    “Kayak Wendy Walters contohnya. Dia dari naik gunung, belum pernah ikut trail di pantai atau misalnya kayak Dito. Dito itu kan finisher Ironman juga ya. Dia tetep pengen coba ikut lari trail ini,” ungkapnya.

    Zinc Trail Run 2025Foto: Angga Laraspati

    Steven mengatakan pemilihan Pantai Pandawa sebagai tempat diselenggarakan acara ini adalah untuk kedua kalinya. Adapun Zinc Trail Run 2025 mengusung tema ‘DARE YOU TO BE MORE’ yang membuat acara ini bukan sekadar lomba lari biasa, melainkan pengalaman penuh tantangan, semangat, dan hiburan yang menyatu dalam keindahan alam Bali.

    “Pantai Pandawa menjadi saksi bagaimana energi positif menyatu dengan keberanian peserta untuk ‘DO MORE!’, melampaui batas diri tanpa khawatir ketombe, sesuai semangat ZINC Shampoo yang selalu mendukung gaya hidup aktif dan sehat,” ungkap Steven.

    Steven mengatakan Zinc Trail Run 2025 juga memiliki tantangannya yang unik. Peserta diajak untuk berani berlari, menantang diri sendiri di tengah alam Bali.

    Melihat antusiasme yang luar biasa ini, Steven tidak menutup kemungkinan pihaknya akan mengadakan kegiatan menarik lainnya.

    “Nah, nanti tunggu saja. Itu kejutan. Nanti kita akan announce. Yang pasti kami dari zinc selalu konsisten untuk mengadakan, men-sponsori, mendukung event-event yang memang mendukung gaya hidup aktif dan juga event-event yang memang berani mengajak orang untuk menantang diri sendiri,” tuturnya.

    Sebagai informasi, Tahun ini, ZINC Trail Run 2025 menghadirkan tiga kategori jarak lari: 7K ‘Cool Distance’, 14K ‘Booster Distance’, dan 34K ‘Amanzinc Distance’, para peserta akan melintasi jalur menanjak, pasir pantai, dan bebatuan karang.

    Acara ini semakin semarak dengan berbagai aktivitas pendukung yang membuat peserta betah berlama-lama di area race village. ZINC menghadirkan booth keramas gratis dengan shampoo ZINC Cool Booster untuk mendinginkan rambut dan kulit kepala di tengah cuaca pantai setelah berlari, aneka sajian kuliner lokal, serta hiburan musik yang menggugah semangat sejak pagi hingga siang hari.

    Pada kategori 34K, Habib Tiour dan Dian Pradina berhasil meraih posisi pertama dengan catatan waktu masing-masing 02 jam 35 menit dan 03 jam 41 menit. Di kategori 14K, kemenangan diraih oleh Octovianus Erwin Beke dan Rufina Guteri Ganggus, dengan waktu 00 jam 52 menit dan 01 jam 07 menit. Sementara pada kategori 7K, posisi teratas ditempati oleh Robertus Sikone dan Ni Ketut Cita yang menyelesaikan lomba dalam waktu 00 jam 27 menit dan 00 jam 31 menit.

    Zinc Trail Run 2025Foto: Angga Laraspati

    Adapun total hadiah sebesar Rp 92.000.000 dibagikan kepada para pemenang dari masing-masing kategori pria dan wanita. Untuk kategori 34K, juara pertama membawa pulang Rp 10.000.000, sedangkan pemenang 14K mendapatkan Rp 5.000.000, dan 7K sebesar Rp 3.000.000.

    Tidak hanya itu, penghargaan juga diberikan kepada pelari kategori Master (usia di atas 41 tahun) untuk rute 14K dan 34K.

    Untuk kategori Master (usia di atas 41 tahun), Thimo Kilberth dan Nani Hidayah berhasil menjadi juara pertama di lintasan 34K dengan catatan waktu masing-masing 03 jam 02 menit dan 04 jam 22 menit. Pada kategori 14K Master, gelar juara diraih oleh Denny dan Emily Roblin, yang menunjukkan performa konsisten dan semangat luar biasa hingga garis finis.

    ZINC Trail Run 2025 juga mengajak peserta peduli lingkungan melalui kampanye #PilahDariSekarang bersama Yayasan WINGS Peduli. Dalam inisiatif ini, terdapat edukasi pemilahan sampah melalui game interaktif untuk meningkatkan kesadaran memilah sampah dari rumah.

    Zinc Trail Run 2025 juga menyediakan tempat sampah terpilah untuk kategori organik, plastik, kertas, dan residu, yang tersebar di sepanjang race pack collection, race track hingga race village. Melalui kolaborasi dengan TPST (Tempat Pengolahan Sampah Terpadu) di Desa Kutuh, Pandawa, semua sampah yang terkumpul dikelola berdasarkan jenisnya.

    (anl/ega)



    Sumber : sport.detik.com