Tag: trans tv

  • Kisah Perjalanan Hijrah Celine Evangelista, dari Mualaf Hingga Mantap Berhijab

    Jakarta

    Aktris Celine Evangelista membagikan kisah perjalanan spiritualnya yang penuh makna. Setelah menjadi mualaf, ia akhirnya mantap berhijab usai menunaikan ibadah umrah pada Maret 2025 lalu. Sejak memeluk Islam, Celine mengaku memiliki keinginan kuat untuk terus memperdalam ajaran agama barunya.

    Kabar dirinya menjadi mualaf pertama kali diumumkan melalui akun Instagramnya, @celine_evangelista. Dalam unggahan tersebut, wanita 33 tahun itu tampil mengenakan cadar putih saat berada di sekitar Masjidil Haram. Momen tersebut menjadi sangat berkesan baginya, dan membuatnya semakin yakin untuk mempelajari Islam lebih dalam.

    “Allah memberi ujian pada hamba yang Dia sayangi, Tapi Allah memberi Agama nya hanya kepada hamba yg Dia Cintai. Mempelajari dan memperdalam Agama yg diberikan Allah yang sangat luar biasa bagi hidup saya,setelah sekian lama saya simpan menjadi privasi. Insyaallah merubah saya menjadi pribadi lebih baik.. Hidayah ini sungguh datang tanpa ada alasan dan tulus dari hati terdalam saya.. Saya memeluk islam bukan karena keluarga, saya memeluk islam bukan krn mau menikah dgn muslim, atau bukan karena siapa pun,” tulis Celine.


    Celine Evangelista mengungkapkan  perjalanan hijrahnya.Celine Evangelista mengungkapkan perjalanan hijrahnya. Foto: Dok. Youtube Trans Tv.

    Pemain film Hantu Bangku Kosong ini menegaskan bahwa keputusannya menjadi mualaf adalah murni keinginan pribadi, tanpa paksaan.

    “Saya memilih sendiri karena tergeraknya hati saya untuk mengenali dan mempelajari dan menjadi salah satu umat Nabi Muhammad SAW. Bukan karena alasan pekerjaan atau duniawi apapun. Justru baru saya syiarkan saat ini karena saya memilih memperdalam dan mempelajari terlebih dahulu tanpa banyak yg mempengaruhi. Saya ingin semua benar2 iman saya tulus dari hati,” ujarnya.

    Celine juga mengaku tengah membatasi aktivitasnya di dunia hiburan demi fokus pada proses hijrahnya. Celine meminta dukungan dari penggemar atas keputusannya tersebut.

    “Dan mohon maaf sementara waktu ini mengurangi pekerjaan dan interaksi di media..
    izinkan saya fokus pada memperdalam iman agama saya dahulu baru mungkin insyaallah akan muncul lg dalam keadaan lebih baik setelah perjalanan panjang hijrah saya
    jika Allah berkehendak 🤲🏼😇 Terima kasih untuk support & Doa nya.. Hanya Allah sebaik2nya pemberi balasan 😇,” ucap Celine.

    Celine Evangelista Mantap Pakai Hijab

    Celine Evangelista mengungkapkan  perjalanan hijrahnya.Celine Evangelista mengungkapkan perjalanan hijrahnya. Foto: Dok. Youtube Trans Tv.

    Saat menjadi bintang tamu di program Rumpi Trans TV, mantan istri Steven William ini mengungkapkan alasan akhirnya mempublikasikan perjalanannya di media sosial.

    “Karena jika mensyiarkan sesuatu, yang harus aku syiarkan, takutnya menimbulkan fitnah. Namanya manusia saat berbuat baik ada saja pikiran negatif,” ucap Celine.

    “Sebenarnya ini dalam proses belajar dan masih belum sempurna. Masih membiasakan diri kebetulan hal-hal yang aku suka ternyata ada sunahnya dan berikhtiar untuk menjadi lebih baik,” jelasnya lagi.

    Celine juga aktif mengikuti kajian privat sejak tahun 2017. Ia mengaku, dari proses itulah rasa cinta pada Islam tumbuh pelan-pelan.

    “Timbul rasa malu atas dosa dan menjadi pembelajaran dari pengalaman dari aku yang sudah aku lewati. Aku rasakan dan apa yang mau dicari, kedamaian, ketenganan dan aku lalui saat ini. Masya Allah, aku malu di hadapan Allah, padahal yang aku lakukan sebelumnya banyak dosa. Mungkin apa yang bisa kita lakukan selain memperbaiki diri di hadapan Allah,” lanjutnya lagi.

    Dalam salah satu pernyataannya, ia tak kuasa menahan air mata. Celine membahas soal hidayah yang membuatnya menangis terharu.

    “Haru karena masih diberi waktu untuk menjadi orang yang lebih baik lagi. Setiap orang ada rasa hidayahnya, karena aku mengejar hidayah mau atau tidak mengejar dan berusaha mendapatkan hidayah ternyata aku salah, tapi insya allah itu bisa menjadi pembelajaran,” kata Celine.

    Saat datang ke acara bincang-bincang tersebut, Celine tampil manglingi dengan mengenakan hijab syari. Celine mengaku gaya busananya itu yang paling memudahkannya.

    “Karena aku belum bisa pakai hijab dengan model yang lain, kalau hijab syari lebih simpel. Aku suka baju hitam ternyata ada sunahnya juga dan pakai baju longgar,” tuturnya.

    Tolak Tawaran Film Buka Hijab

    Bintang Catatan Hati Seorang Istri ini juga bercerita soal ketakutan masa lalu sebagai orang tua tunggal yang khawatir akan keuangan.

    “Ternyata setelah aku meninggalkan dunia sebelumnya, ikhlas itu susah dan kita tidak tahu apa yang Allah persiapkan untuk kita. Insya Allah kalau kita punya iman dan yakin kepada Allah akan memberikan petunjuk,” jelasnya.

    Ia juga membagikan momen luar biasa saat umrah. Menurut Celine banyak doa yang langsung terkabul di Tanah Suci.

    “Banyak hal yang aku doakan langsung diijabah dan jawaban yang aku pertanyakan langsung Allah jawab. Ada beberapa doa yang tak bisa aku ceritain,” sambungnya.

    Semenjak pertama kali umrah, Celine merasakan hatinya yang bergetar karena menyesali perbuatannya yang kerap mengejar duniawi. Ia merasa lebih ikhlas menyerahkan urusan dunia kepada Allah SWT.

    Ketika memutuskan untuk berhijab, Celine yang besar di dunia hiburan menuturkan keluarga dan sekitarnya khawatir dengan keputusannya. Dalam usahanya untuk istiqomah berhijab, Celine pun sudah menolak tawaran pekerjaan yang meminta untuk tidak menggunakan hijab.

    “Saat aku pelan-pelan mencoba istiqomah dan ikuti. Sebenarnya belajarnya sudah lama dan prosesnya Allah beri kenyamanan. Sudah ada beberapa tawaran film yang aku tolak untuk tidak menggunakan hijab, jadi tidak aku ambil. Doain saja diberi kemudahan dan kenyamanan hingga aku seperti ini terus,” tegasnya.

    Celine yang mengawali karier dalam pemilihan model yang diadakan oleh majalah Kawanku pada 2006 itu menjelaskan menghindari keramaian dan lebih suka menghabiskan waktu bersama anak-anak di rumah.

    “Aku tidak tahu mengapa timbul rasa itu, kita tak tahu suka salah ucap, makanya aku menghindari padahal niat kita tidak seperti itu. Makanya aku lebih sering menyendiri saat ini,” lanjut Celine.

    “Mungkin ada pro dan kontra apa pun yang kita lakukan. Setiap orang berhak menilai, tapi kan Allah yang berhak dan Maha Melihat apa yang ada di dalam hati. Kalau baik akan wangi kalau buruk akan kelihatan juga,” terangnya.

    Menutup kisahnya, Celine menyampaikan harapan dan doanya kepada Allah.

    “Saya hanya ingin selalu diingatkan akan dosa. Kita tak pernah tahu kapan ajal datang. Insya Allah, jika kita tulus memohon ampun, Allah akan memaafkan. Karena manusia pasti pernah berbuat salah dan menyakiti. Saya hanya ingin selalu dilindungi dan istiqomah di jalan-Nya,” tuturnya.

    (gaf/kik)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • 143 Fresh Graduates Siap Tembus Dunia Media Digital!



    Jakarta

    Antusiasme peserta MagangHub terlihat di Auditorium Menara Bank Mega pada Senin (20/10/2025). 143 Peserta mengikuti kegiatan onboarding program MagangHub x Detikcom, CNN Indonesia dan Trans TV, siap menembus dunia digital!

    143 Fresh graduates yang lolos seleksi Magang Hub di Transmedia itu rinciannya 50 orang di detikcom, 47 orang di CNN Indonesia dan 46 di Trans TV.


    Acara dibuka dengan menyaksikan secara bersama-sama siaran langsung kanal YouTube Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker), yang menandai dimulainya program MagangHub 2025 secara nasional. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi sambutan dan pengenalan budaya kerja dari Transmedia.

    Director of Transmedia Latif Harnoko memperkenalkan sekilas mengenai CT Corp dan nilai-nilai kerja di lingkungan Transmedia. Ia menegaskan bahwa detikcom memiliki integritas kuat di dunia media digital karena gaya bahasanya yang seragam dan konsisten di setiap kanal. Dilanjutkan Department Head Human Capital Transmedia Yenita Achyar yang memperkenalkan jajaran HRD dari detikcom, Trans TV, dan CNN Indonesia.

    Setelah sesi pembukaan, Organization Development Transmedia Irsyad memberikan Company Introduction yang memperkenalkan struktur dan ekosistem kerja lintas divisi di Transmedia.

    Kemudian Section Head Human Capital detikcom Nanang Supriyatna yang memaparkan Program Overview MagangHub. Ia menekankan pentingnya kedisiplinan dalam menjalankan prosedur dan administrasi selama masa magang.

    “Intinya banyak hal teknis yang mau nggak mau teman-teman harus jalani. Misalnya, kalau absen ya harus absen di aplikasi,” tutur Nanang.

    detikcom sendiri menyaring sebanyak 2.950 pendaftar, hanya 50 peserta terpilih yang berhasil bergabung melalui program MagangHub Kemnaker Batch 1 yang akan berlangsung selama 6 bulan ke depan hingga April 2026.. Para peserta ini akan menempuh masa magang di berbagai divisi digital, mulai dari redaksi hingga pengembangan konten kreatif.

    Kegiatan onboarding ini menjadi langkah awal bagi peserta untuk memahami budaya kerja profesional di industri media digital sekaligus menyiapkan diri berkontribusi dalam ekosistem Transmedia.

    (nwk/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini Doa Ketika Mendengar Suara Burung di Malam Hari, Tak Perlu Takut!


    Jakarta

    Mendengar suara burung di malam hari konon menjadi pertanda buruk, seperti akan terjadi kematian atau musibah lainnya. Sebagian orang masih percaya hal-hal takhayul tersebut, sehingga merasa takut saat mendengar suara burung di malam hari.

    Burung yang biasa disebutkan dalam mitos ini adalah burung gagak dan burung hantu. Selain, suaranya yang seram, burung gagak juga agak mengerikan karena makanannya adalah bangkai. Sebagian burung hantu pun ada yang makan bangkai.

    Ketika mendengar hal tersebut, tentu kita sebagai muslim harus mendekat dengan Allah. Salah satunya dengan membaca doa ketika mendengar suara burung di malam hari. Simak juga penjelasan ustadz mengenai mitos mendengar suara burung di malam hari.


    Doa Ketika Mendengar Suara Burung di Malam Hari

    Ustadz Syam dalam acara Islam Itu Indah di channel YouTube TRANS TV Official, 30 Agustus 2021, menjelaskan umat Islam tidak boleh menganggap suara burung dapat membawa sial.

    Berikut ini bacaan doa ketika menganggap ada sesuatu yang membawa sial, seperti ketika mendengar suara burung di malam hari. Doa ini adalah membaca kalimat hauqalah, yakni sebagai berikut:

    لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ

    Arab latin: Lā hawla walā quwwata illā billah

    Artinya: “Tidak ada daya dan kekuatan kecuali dari Allah SWT.”

    “Nabi mengajarkan kalau menganggap ada yang membawa sial, mintalah perlindungan dari Allah. Katakan perlindungan kepada Allah SWT, ‘Anna Abdullah’, katakan ‘saya hamba Allah’ dan ‘lā hawla walā quwwata illā billah’. Tidak ada kekuatanku, tidak ada dayaku, tidak ada upayaku, kecuali dari Allah SWT. Maka itu tidak akan bisa membahayakanmu,” demikian penjelasan dari Ustadz Syam.

    Mengutip NU Online, keutamaan kalimat Lā hawla walā quwwata illā billah atau kalimat hauqalah adalah bisa mendapatkan jaminan surga kelak di akhirat. Bacaan ini juga dapat membentengi diri dari berbagai hal yang membahayakannya.

    Al-hafidh Abdurrahman al-Munawi (wafat 1031 H) mengisahkan, sahabat Jabir RA pernah mengadu kepada Rasulullah SAW atas suatu musibah. Rasulullah SAW lalu memerintahkan para sahabat untuk memperbanyak membaca kalimat hauqalah. Rasulullah SAW bersabda yang artinya:

    “Perbanyaklah dari (membaca) Lā hawla walā quwwata illā billah, karena sesungguhnya ia bisa menolak 99 pintu dari beberapa pintu kejelekan, dan yang paling ringan darinya adalah kesusahan. (HR Al-‘Uqaili, dha’îf). (Al-Munawi, Faidhul Qadîr, juz I, halaman: 638).

    Menurut Al-Hafidh al-Munawi, yang dimaksud ‘kejelekan’ tidak hanya sebatas hal yang membahayakan diri. Tapi juga termasuk kejelekan etika, kesulitan, dan kefakiran.

    Suara Burung Membawa Musibah, Mitos atau Fakta?

    Ustadz Syam menjelaskan, suara burung yang dikaitkan dengan musibah termasuk dalam takhayul. Menurutnya jika burung gagak dikaitkan dengan kematian, hal tersebut bisa dijelaskan dengan sains.

    “Mungkin secara ilmiah bisa dibuktikan, bahwa mungkin bisa jadi mereka datang karena mencium bau bangkai atau apa. Jadi (ada orang) mati dulu baru datang, bukan datang dulu baru mati. ada bangkainya dulu baru datang,” katanya

    apa namanya burung gagaknya seakan seperti kalau misalnya ada orang mati di tengah padang pasir Pasti orang melihatnya orang di ada segerombolan burung gagak ada yang meninggal oh ya bener karena udah meninggal dunia didatangin sama burung akan dimakan bangkainya. bukan berarti dia datang baru ada yang meninggal dunia

    Hal ini sesuai dengan Surat Al-A’raf Ayat 34:

    وَلِكُلِّ أُمَّةٍ أَجَلٌ ۖ فَإِذَا جَآءَ أَجَلُهُمْ لَا يَسْتَأْخِرُونَ سَاعَةً ۖ وَلَا يَسْتَقْدِمُونَ

    Arab latin: Wa likulli ummatin ajal, fa iżā jā`a ajaluhum lā yasta`khirụna sā’ataw wa lā yastaqdimụn

    Artinya: Tiap-tiap umat mempunyai batas waktu; maka apabila telah datang waktunya mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaatpun dan tidak dapat (pula) memajukannya.

    Sementara itu, Ustadz Fatkhurokhman Al Hafidhz dalam channel YouTube Islamic pada 2 Januari 2021 menjelaskan mitos tersebut muncul karena kebiasaan orang-orang. Bahkan mitos seperti itu sudah muncul sejak zaman Nabi Muhammad SAW.

    “Zaman Nabi sudah ada seperti itu, bahkan gerhana dikaitkan ketika meninggalnya anaknya nabi, Sayid Ibrahim. Waduh gerhana, mungkin tanda mulai berkabung mataharinya, gara-gara anaknya Nabi meninggal. Ada gagak, ada ini, nggaklah itu hanya dikait-kaitkan,” kata Ustadz Fatkhurokhman.

    Namun jika mitos itu terbukti benar terjadi, menurutnya hal tersebut berasal dari prasangka manusia kepada Allah. Maka menurutnya umat Islam sebaiknya yakin akan dijaga Allah tanpa harus percaya takhayul.

    Hal ini sesuai dengan hadis qudsi yang menyebut bahwa Allah berfirman, “Aku bersama prasangka hamba-Ku kepada-Ku. Jika ia berprasangka baik, itulah yang ia dapatkan. Namun, jika ia berprasangka buruk, itu pula yang ia dapatkan.” Hadis berderajat hasan ini terdapat dalam kitab al-Jami ash-Shaghir lis Suyuthi.

    Demikian tadi doa ketika mendengar suara burung di malam hari adalah dengan membaca kalimat hauqalah. Jadi tak perlu lagi takut dengan mitos yang beredar. Wallahu a’lam.

    (bai/row)



    Sumber : www.detik.com