Tag: transformasi

  • Bos AdaKami Sebut RI Kandidat Kuat Pemain Utama Ekonomi Digital di ASEAN


    Jakarta

    Indonesia dinilai memiliki posisi yang kuat untuk menjadi salah satu pemain utama dalam sektor ekonomi digital di Asia Tenggara. Apalagi dengan adanya populasi besar, tingkat adopsi teknologi yang tinggi, serta pasar domestik yang dinamis,

    Pandangan tersebut disampaikan oleh Chief Executive Officer (CEO) AdaKami sekaligus Wakil Ketua Umum Bidang Hubungan Luar Negeri Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia, Bernardino Vega, dalam sesi diskusi panel World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, yang membahas arah dan tantangan transformasi digital Indonesia.

    Berbagai proyeksi menunjukkan bahwa nilai ekonomi digital Indonesia berpotensi tumbuh signifikan dalam beberapa tahun ke depan, sejalan dengan meningkatnya pemanfaatan teknologi digital di berbagai sektor. Namun, menurut Bernardino, peluang pasar tersebut perlu diiringi dengan kepastian eksekusi agar dapat diterjemahkan menjadi investasi yang berkelanjutan.


    “Ketika kami mempromosikan Indonesia kepada investor, kami selalu berbicara tentang potensi. Saat ini, sektor ekonomi digital Indonesia menjadi yang terbesar di ASEAN. Inilah peluang investasi yang kami maksud,” ujar Bernardino dalam keterangannya, Sabtu (31/1/2026).

    Dalam paparannya, Bernardino menyampaikan beberapa peluang investasi sektor ekonomi digital di Indonesia yang mencakup sub-sektor e-commerce, kecerdasan buatan, dan teknologi finansial.

    Dalam menyambut peluang investasi ini, ia menuturkan bahwa Indonesia sudah memiliki berbagai kebijakan yang mendukung pengembangan ekonomi digital. Namun, tantangan berikutnya terletak pada aspek eksekusi. Bernardino menyebut eksekusi adalah ‘gorila 800 pon 1 di dalam ruangan’, isu besar yang jarang dibicarakan secara terbuka, padahal justru itulah yang perlu dihadapi.

    “Karena itu, pertanyaan utama bagi investor adalah kejelasan regulasi dan, yang lebih penting, bagaimana regulasi tersebut diterapkan. Kerangka kebijakan nasional pada dasarnya sudah tersedia, dan tantangan ke depan adalah bagaimana memastikan kebijakan-kebijakan tersebut dapat dijalankan secara efektif di lapangan,” jelasnya.

    AdaKamiFoto: AdaKami

    Lebih lanjut, Bernardino menyampaikan bahwa investor pada dasarnya tidak mempermasalahkan potensi risiko selama risiko tersebut bisa dihitung dan dipetakan. Namun, yang menjadi perhatian para investor adalah ketidakpastian. Ketika kerangka regulasi tidak cukup jelas, di situlah investor mulai mengajukan lebih banyak pertanyaan.

    Untuk memaksimalkan potensi ekonomi digital Indonesia, Bernardino menekankan pentingnya penguatan dua jenis infrastruktur. Pertama, infrastruktur keras seperti konektivitas. Seiring meningkatnya aktivitas digital, diperlukan lebih banyak pusat data yang membutuhkan pasokan listrik yang andal, yang idealnya berbasis energi hijau, serta ketersediaan air yang memadai.

    Kedua, lanjut Bernardino, infrastruktur lunak, termasuk kesiapan teknologi, literasi digital, dan literasi keuangan digital juga sama pentingnya dalam mendukung ekosistem ekonomi digital yang berkelanjutan.

    Dari perspektif industri ekonomi digital di Indonesia, ia juga menyoroti pentingnya dialog berkelanjutan dengan regulator. Ia menjelaskan bahwa forum diskusi rutin antara pelaku industri dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjadi ruang strategis untuk menyelaraskan arah perkembangan teknologi dengan kebutuhan kebijakan ke depan.

    “Dialog yang berkelanjutan ini memberikan keyakinan kepada investor bahwa Indonesia secara aktif merespon perkembangan teknologi, mengantisipasi tantangan ke depan, serta terus memperkuat ekosistem investasi digital,” pungkasnya.

    (akd/ega)

    Sumber : finance.detik.com

    Alhamdulillah Haji Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad Ekonomi Bisnis uang dolar
    ilustrasi sumber : unsplash.com / adam nir
  • Ajaib Kripto Jadi Ajaib Alpha, Hadirkan Fitur Unggulan buat Investor


    Jakarta

    Ajaib Group mengumumkan produk baru yaitu perpetual futures kripto. Selain itu, Ajaib Group juga melakukan transformasi branding aplikasi menjadi Ajaib Alpha yang hadir dengan semua fungsionalitas Ajaib Kripto dan futures kripto untuk kesempatan cuan global.

    Co-Founder dan CEO Ajaib, Anderson Sumarli menuturkan Ajaib Alpha adalah wujud komitmen Ajaib Group untuk terus berinovasi dan memberikan yang terbaik bagi para investor di Indonesia.

    “Ke depannya Ajaib Alpha akan terus berkembang dengan menambahkan berbagai asset class baru yang menarik di masa mendatang, sehingga semua orang dapat mencapai tujuan keuangan mereka. Hal ini sesuai dengan misi Ajaib untuk menyambut generasi baru ke layanan keuangan modern,” tuturnya dalam keterangan tertulis, Rabu (22/1/2025).


    Hal ini sejalan dengan antusiasme dan kepercayaan investor yang terus meningkat. Terbukti, jumlah investor di Ajaib Kripto meningkat pesat dibandingkan tahun lalu. Adapun beberapa fitur unggulan Ajaib Alpha di antaranya.

    1. Trading Futures Kripto

    Ajaib Alpha memungkinkan pengguna untuk melakukan trading futures kripto dengan leverage 25 kali lipat dan berbagai pilihan aset kripto populer, seperti Bitcoin, Ethereum, dan lainnya.

    Fitur ini memberikan fleksibilitas bagi para trader untuk mendapatkan keuntungan baik saat harga aset kripto naik maupun turun, serta dapat memaksimalkan potensi keuntungan dengan modal yang lebih kecil melalui penggunaan leverage.

    2. Kemudahan dalam Membeli, Menjual, dan Menyimpan Aset Kripto

    Ajaib Alpha tetap menyediakan kemudahan dan keamanan dalam membeli, menjual, dan menyimpan berbagai jenis aset kripto. Pengguna dapat mengakses pasar kripto dengan mudah dan cepat, serta menyimpan aset kripto mereka dengan aman di dalam platform.

    3. Akses Informasi dan Edukasi

    Ajaib Alpha menyediakan berbagai informasi dan edukasi seputar aset kripto, mulai dari artikel, video, hingga webinar dengan para ahli. Hal ini membantu pengguna, baik pemula maupun yang berpengalaman, untuk meningkatkan literasi dan mengambil keputusan investasi yang lebih baik.

    Ajaib Alpha adalah aplikasi khusus aset global seperti aset kripto dari Ajaib Group, platform investasi digital terbesar di Indonesia, yang juga menaungi aplikasi Ajaib.

    Ajaib Alpha memungkinkan pengguna untuk trading aset kripto, termasuk crypto futures, sedangkan aplikasi Ajaib menyediakan akses investasi ke instrumen reksa dana, saham, dan obligasi.

    Bagi pengguna Ajaib Kripto yang telah memiliki aplikasi Ajaib Kripto, cukup perbarui aplikasi Ajaib Kripto yang ada untuk menikmati semua fitur Ajaib Alpha. Bagi pengguna baru, Ajaib Alpha dapat diunduh di Play Store dan App Store.

    Lihat juga video: Peran Ajaib Kripto Dalam Kemajuan Kripto di Indonesia

    [Gambas:Video 20detik]

    (anl/ega)



    Sumber : finance.detik.com

  • Pandu Sjahrir Terpilih Jadi Ketua Umum AFTECH 2025-2029


    Jakarta

    Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH)telah menggelar Rapat Umum Anggota (RUA) Tahunan 2025 pada Jumat (21/3/2025) lalu. Adapun agenda utama RUA ini meliputi penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus periode 2021-2025, perubahan AD/ART organisasi dan pengangkatan pengurus baru periode 2025-2029.

    Pelaksanaan RUA Tahunan AFTECH 2025 dihadiri oleh sebanyak 141 perusahaan anggota AFTECH menyepakati seluruh agenda yang ditentukan termasuk terpilihnya Anggota Pengurus AFTECH Periode 2025-2029. Pandu Sjahrir terpilih sebagai Ketua Umum AFTECH, lalu Arsjad Rasjid sebagai Ketua Dewan Pengawas AFTECH dan Harun Reksodiputro sebagai Ketua Dewan Kehormatan/Etik AFTECH.

    Ketua Umum AFTECH Terpilih Periode 2025 – 2029, Pandu Sjahrir mengatakan, pergantian kepengurusan bukan sekadar formalitas, melainkan momentum penting bagi industri fintech Indonesia untuk terus bergerak maju. Menurutnya, periode sebelumnya penuh dengan berbagai tantangan, mulai dari pandemi yang mengubah lanskap industri, fenomena tech winter, hingga maraknya kasus fraud dan fintech ilegal.


    Ia berharap, dengan kepengurusan baru, AFTECH siap menghadapi tantangan sekaligus menangkap peluang industri fintech dalam periode 2025-2029 sebagai organisasi payung bagi ekosistem keuangan digital di Indonesia.

    “AFTECH senantiasa berkomitmen untuk mendorong transformasi dan memajukan industri fintech untuk mendukung ekosistem ekonomi digital di Indonesia. Kolaborasi antara pelaku industri, regulator, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya menjadi kunci utama dalam memastikan perkembangan yang inklusif, inovatif, dan berkelanjutan,” kata Pandu dalam keterangan tertulis, Minggu (23/3/2025).

    Pandumenambahkan bahwa kepengurusan baru akan menjadi penggerak utama dalam memperkuat peran AFTECH sebagai asosiasi payung ekosistem keuangan digital Indonesia. Fokus utamanya adalah menciptakan industri fintech yang sehat, terpercaya, dan berintegritas.

    “Melalui kolaborasi lintas sektor, regulasi yang kondusif, dan penguatan literasi digital, kami optimis AFTECH dapat mempercepat transformasi keuangan digital dan mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8% menuju Indonesia Emas 2045,” terang Pandu.

    Sementara, Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK, Hasan Fawzi mengatakan pentingnya peran AFTECH dalam memperkuat sinergi serta meningkatkan tata kelola industri fintech nasional. Menurutnya, sejak berdiri pada 2016, AFTECH konsisten menjadi mitra strategis regulator dalam mendorong inovasi, meningkatkan literasi keuangan digital, serta memastikan pertumbuhan teknologi finansial berjalan secara inklusif, aman, dan berkelanjutan.

    “Kami melihat bahwa AFTECH selama ini sangat membantu kami sebagai regulator dalam menyusun berbagai regulasi. Ke depan, kami berharap kolaborasi ini tidak hanya menghadirkan regulasi-regulasi yang mendorong inovasi dan perkembangan fintech, tetapi juga bersifat adaptif, akomodatif, serta memperhatikan kebutuhan dan harapan para pelaku industri,” kata Hasan.

    Sementara itu, Deputi Gubernur Bank Indonesia, Filianingsih Hendarta, mengatakan bahwa ekonomi digital Indonesia tumbuh pesat dan akan semakin berkembang hingga 2030. Volume pembayaran digital nasional diperkirakan meningkat hingga 55,9%, didorong oleh peran aktif generasi Milenial, Gen Z, dan Alpha, serta pertumbuhan UMKM dan sektor ekonomi kreatif. Menurutnya, AFTECH memiliki peran strategis dalam mencapai target pemerintah melalui implementasi Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI).

    “Peran AFTECH sangat krusial untuk mewujudkan implementasi dari BSPI dan kami mengapresiasi partisipasi AFTECH dalam kesuksesan implementasi yang sudah kita lihat dengan BSPI 2025. Dan kami berharap ini akan berlanjut dengan BSPI 2030. Sinergi dalam dukungan pengembangan inovasi sistem pembayaran dan ITSK akan terus kita perkuat. Kita akan sama-sama memberikan sumbangsih dalam mendukung program Asta Cita dan mendukung pertumbuhan ekonomi keuangan digital nasional,” terang Filianingsih.

    (acd/acd)



    Sumber : finance.detik.com

  • OJK Infinity 2.0 Diluncurkan, Pengusaha-UMKM Lebih Mudah Akses Pembiayaan


    Jakarta

    Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meluncurkan OJK Innovation Centre for Digital Financial Technology atau OJK Infinity 2.0. Keberadaan pusat inovasi ini menjadi salah satu upaya dalam pengembangan Inovasi Teknologi Sektor Keuangan (ITSK), termasuk mempermudah akses pembiayaan ke pengusaha dan UMKM.

    Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto Hasan Fawzi mengatakan, OJK melakukan revitalisasi OJK Infinity 2.0 dalam rangka mengakselarasi inovasi teknologi dan transformasi digital di sektor keuangan, termasuk aset keuangan digital dan aset kripto.

    “OJK Infinity 2.0 dirancang tidak hanya berperan sebagai akselerator bagi para pelaku dan inovator di bidang ITSK, namun juga berperan sebagai pusat pertukaran ide, riset dan pengembangan, perumusan kebijakan, dan pembentukan standar bersama yang melibatkan para pelaku usaha dan stakeholders dari berbagai elemen,” kata Hasan, dalam sambutannya di Kantor OJK Menara Radius Prawiro, Kompleks Perkantoran BI, Jakarta, Kamis (24/4/2025).


    Hasan menjelaskan, OJK Infinity 2.0 menerapkan pendekatan Pentahelix Concept, yang menekankan pada sinergi dan kolaborasi di antara lima elemen utama, yakni Pemerintah dan Regulator, Pelaku Bisnis, Akademisi, Media, serta Masyarakat/Konsumen.

    Implementasi Konsep Pentahelix diwujudkan melalui berbagai inisiatif program kerja. Pada tahun 2025 ini, OJK Infinity 2.0 akan menjalankan beberapa program utama yang bersifat strategis dan berdampak nasional, seperti pengembangan skema pendanaan industri kreatif seperti game, musik, film dan animasi berbasis Web3 bekerja sama dengan Kementerian Ekonomi Kreatif.

    Lalu, penyelenggaraan kompetisi Infinity Hackathon dengan tema pengembangan blockchain di Indonesia bekerja sama dengan Kementerian Ekonomi Kreatif dan Asosiasi Blockchain Indonesia. Selain itu juga program digitalisasi industri sapi perah bekerja sama dengan International Labour Organization (ILO) dan Asosiasi Fintech Indonesia, dengan dukungan penuh dari Pemerintah Swiss.

    Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar mengatakan, kata kunci utama terkait dengan OJK Infinity 2.0 adalah kolaborasi dan ekosistem. OJK sendiri memiliki peran strategis dalam penyelenggaraan Sandbox dan Pusat Inovasi sebagai ruang uji coba dan pengembangan inovasi teknologi di sektor keuangan.

    Dalam proses pengembangan teknologi di lingkup pengembangan usaha, OJK telah memiliki dua inovasi yakni Alternative Credit Scoring (ACS) dan aggregator keuangan. Ke depannya, inovasi teknologi akan semakin dioptimalkan dalam kerja sama pengembangan industri ataupun model bisnis, salah satunya pada bisnis sapi di Jawa Timur, yang juga sudah dijalankan di Jawa Barat.

    “Sebenarnya apa yang dibutuhkan dalam ekosistem perbankan yang mapan ini sekarang dimiliki atau ditiru di dalam ekosistem ekonomi kreatif dan industri kreatif, ini saya rasa lesson learned-nya. Sehingga, kita tidak harus memaksakan bahwa pembiayaan dukungan harus kepada yang mapan dan punya proses dan standar operasi yang sudah bagus,” kata Mahendra.

    “Sehingga, mungkin tidak akan cukup mudah disesuaikan bagi industri-industri yang berlatar belakang masih baru atau kecil, tapi sebaliknya kita bangun ekosistemnya itu sendiri,” sambungnya.

    Dalam kesempatan tersebut, Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar bersama Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menandatangani kesepahaman bersama. Ini bertujuan mendorong pertumbuhan inovasi teknologi di sektor keuangan yang berdampak langsung dalam mendukung kegiatan dan pengembangan para pelaku usaha kreatif dan UMKM di Indonesia.

    “Kami berharap semakin banyak pegiat kreatif yang bisa mengakses pendanaan, monetisasi karya mereka, dan juga upscaling untuk berdaya saing global. Salah satu contoh kolaborasi Kementerian Ekraf yang nyata adalah kesuksesan film animasi Indonesia Jumbo,” kata Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya.

    ‘Lihat juga video: Ketegasan OJK Perkuat Industri Asuransi dan Melindungi Konsumen’

    (acd/acd)



    Sumber : finance.detik.com

  • Transaksi Kripto Naik Terus, Investor Mesti Perhatikan Hal Ini


    Jakarta

    Transaksi kripto terus menunjukkan peningkatan. Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan, transaksi kripto sepanjang Juli 2025 mencapai Rp 52,46 triliun, naik 62,36% dibandingkan bulan sebelumnya sebesar Rp 32,31 triliun. Secara kumulatif, total nilai transaksi kripto di 2025 telah menembus Rp 276,45 triliun.

    Jumlah investor juga terus bertambah. Per Juli 2025, OJK mencatat total 16,5 juta konsumen aset kripto, naik 4,11% dibandingkan Juni 2025 sebanyak 15,85 juta.

    Meski demikian, industri aset kripto dan juga saham memasuki bulan September dengan perhatian khusus pada fenomena yang dikenal sebagai September Effect, sebuah anomali musiman yang kerap dikaitkan dengan penurunan kinerja pasar saham maupun kripto.


    Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Digital, dan Aset Kripto OJK Hasan Fawzi mengingatkan investor agar berhati-hati dalam mengambil keputusan investasi di tengah tren ini. Fenomena tersebut diyakini dipengaruhi oleh penyesuaian portofolio pasca musim liburan, kebutuhan likuiditas, hingga faktor psikologis investor global.

    Sementara, Vice President Indodax Antony Kusuma, mengatakan September Effect perlu dipahami secara proporsional. Menurutnya, anomali tersebut tidak seharusnya menjadi patokan tunggal dalam menentukan strategi investasi kripto.

    “Kami melihat ‘September Effect’ lebih bersifat psikologis ketimbang fundamental. Jika kita bandingkan, di 2024 transaksi penuh setahun Rp 344 triliun, sementara 2025 baru berjalan hingga Juli sudah menembus Rp 276 triliun. Ini bukti bahwa kripto di Indonesia terus tumbuh kuat, bahkan di tengah faktor musiman,” ujar Antony dalam keterangannya, Minggu (7/9/2025).

    Ia menambahkan, investor perlu mengedepankan strategi diversifikasi portofolio serta manajemen risiko jangka panjang. Pihaknya, mengingatkan investasi kripto harus dilakukan secara rasional. “Prinsipnya bukan market timing, melainkan konsistensi, pemahaman aset, dan disiplin dalam bertransaksi,” jelas Antony.

    Meskipun ada unjuk rasa yang sempat mengguncang pasar modal pada akhir pekan lalu, OJK menegaskan bahwa industri kripto tetap stabil. Aktivitas penempatan dan penarikan dana di exchange kripto tercatat normal, memperlihatkan ketahanan ekosistem digital nasional.

    Ia menilai ketahanan sektor kripto menjadi bukti bahwa ekosistem keuangan digital di Indonesia telah semakin matang. “Kondisi stabil meski terjadi tekanan eksternal adalah tanda kepercayaan publik terhadap kripto makin kokoh,” katanya.

    Menurutnya, tren positif transaksi kripto pada 2025 bisa menjadi katalis bagi transformasi ekonomi digital nasional. “Jika tren ini berlanjut, kontribusi aset kripto terhadap perekonomian digital Indonesia akan semakin signifikan, terutama dalam memperluas partisipasi masyarakat pada layanan keuangan modern,” terangnya.

    Namun demikian, Antony mengingatkan bahwa investasi kripto tetap memiliki risiko tinggi. Investor disarankan untuk hanya menggunakan dana yang siap dialokasikan (uang dingin), tidak semata mengikuti tren pasar, serta perlu memahami fundamental dari setiap aset yang diperdagangkan.

    “Bagi investor baru, strategi seperti Dollar-Cost Averaging (DCA) bisa menjadi pilihan yang bijak. Cara ini mengurangi dampak volatilitas pasar karena pembelian dilakukan secara konsisten dalam periode tertentu,” jelas Antony.

    (acd/acd)



    Sumber : finance.detik.com

  • Merapikan Tempat Tidur Seperti di Hotel, Coba Metode Tiga Lembar Ini!



    Jakarta

    Merapikan tempat tidur dapat menjadi lebih dari sekadar rutinitas dengan penerapan Metode Tiga Lembar. Teknik ini, yang umum digunakan di hotel berbintang, tidak hanya menciptakan tempat tidur yang rapi tetapi juga memberikan kesan mewah dan higienis.

    Dengan langkah-langkah sederhana, kamu dapat meningkatkan kenyamanan tidur dan mempercantik tampilan kamar di rumah.

    Apa Itu Metode Tiga Lembar?

    Melansir dari Beter Homes & Gardens, metode seprai tiga lapis adalah cara merapikan tempat tidur yang menggunakan tiga lembar seprai alih-alih dua lembar seprai tradisional. Pendekatan ini juga mencakup penggunaan selimut atau duvet ringan, sehingga menghilangkan kebutuhan akan penutup selimut yang rumit.


    Teknik ini banyak diterapkan dalam industri perhotelan karena beberapa alasan. Dari segi logistik, metode ini mempercepat proses pergantian kamar bagi tamu. Secara visual, metode ini membuat tampilan tempat tidur menjadi lebih rapi dan menarik.

    Menerapkan metode seprai tiga lapis di kamar tidur kamu dapat memberikan manfaat serupa dan lebih banyak lagi, meskipun ada beberapa kekurangan yang perlu diperhatikan.

    Cara Menentukan Apakah Metode Ini Sesuai untuk Kamu

    Sebelum memutuskan apakah teknik ini cocok untuk tempat tidur kamu, pertimbangkan beberapa faktor berikut. Jika kamu masih merasa ragu, tidak ada salahnya untuk mencoba metode ini dengan mengikuti tutorial di bawah, kamu selalu bisa kembali ke rutinitas semula jika metode ini tidak sesuai dengan preferensi tidur kamu.

    Kelebihan Menggunakan Metode ini

    Kamu dapat menghemat waktu dan biaya dalam mencuci sprei dibandingkan dengan selimut tebal, memastikan kamu tidur di tempat tidur yang selalu bersih karena lapisan sprei yang bersentuhan langsung dengan kulit.

    Memberikan tampilan mewah bergaya hotel berkat sudut-sudut yang tajam dan permukaan yang halus, serta memungkinkan penyesuaian sesuai musim dengan mengganti sisipan selimut atau selimut tebal yang diletakkan di antara seprai.

    Kekurangan Menggunakan Metode Ini

    Kamu akan membutuhkan seprai tambahan untuk setiap tempat tidur jika ingin mencoba metode seprai rangkap tiga, yang berarti kamu mungkin perlu membeli set seprai tambahan dan mencari ruang penyimpanan jika saat ini tidak memiliki cukup seprai, dan jika kamu terbiasa dengan kenyamanan selimut tebal.

    Kamu mungkin perlu melakukan penyesuaian saat beralih ke metode ini, karena selimut tebal tidak hanya memberikan kenyamanan tetapi juga membuat tempat tidur terlihat lebih ramping dan tidak terlalu berawan.

    Selain itu, hingga kamu merasa nyaman dengan teknik ini, kedua lembar kain datar bisa terurai, terutama jika kamu banyak bergerak saat tidur, yang dapat mengganggu tujuan untuk menghindari kontak dengan selimut bagian dalam.

    Teknik Merapikan Tempat Tidur Menggunakan Metode Tiga Lembar Seprai

    Meskipun menguasai cara membuat tempat tidur dengan tiga lembar seprai mungkin terasa menakutkan, dengan sedikit latihan kamu akan dapat melakukannya dengan cepat dan mungkin menemukan bahwa metode ini jauh lebih mudah dibandingkan memasang kembali selimut penutup setiap kali mencucinya.

    Untuk memulai, kamu memerlukan satu lembar sprei, dua lembar datar dengan ukuran yang sama, dan satu selimut atau sisipan selimut, serta untuk sentuhan dekoratif opsional. Kamu dapat menambahkan runner di ujung tempat tidur untuk menciptakan tampilan dan nuansa hotel yang elegan.

    Siapkan Dasar Tempat Tidur

    Pasang sprei yang telah disiapkan pada kasur seperti biasa. Tarik ujung-ujungnya dengan erat agar permukaannya menjadi sehalus mungkin, yang akan menjadi fondasi untuk tampilan keseluruhan.

    Tambahkan Lembaran Datar Pertama

    Ketika kamu meletakkan seprai datar di tempat tidur, pastikan sisi yang sudah dijahit menghadap ke bawah, mulai dari kaki tempat tidur dan melanjutkan ke sisi-sisinya dengan menyelipkan tepi seprai di bawah kasur, dan jika kamu sudah terbiasa membuat sudut rumah sakit.

    Gunakan teknik tersebut untuk menciptakan tampilan tempat tidur yang lebih rapi.

    Lapisi Sisipan Selimut

    Selanjutnya, letakkan selimut pilihan kamu di atas seprai datar. Sisipan selimut tanpa penutup sangat cocok digunakan karena tidak akan terlihat. Pastikan selimut berada di posisi tengah sehingga terdapat tonjolan yang merata di semua sisi, dan ratakan agar tidak mengumpul.

    Selesaikan dengan Lembaran Datar Kedua

    Berbeda dengan langkah pertama, biarkan sisi yang sudah dijahit menghadap ke atas saat kamu meletakkan kain ini di atas selimut. Pastikan bagian atas kain datar pertama, selimut, dan kain ini sejajar.

    Selanjutnya, lipat bagian atas kedua kain di atas selimut dan rapatkan di antara keduanya. Kamu akan tahu bahwa kamu telah melakukannya dengan benar jika sisipan tidak terlihat.

    Ratakan Semua

    Selipkan semua sisi selimut dan lembar atas yang ketiga di bawah kasur sekali lagi, gunakan sudut rumah sakit untuk hasil yang maksimal. Ratakan bagian atas dan samping sebelum menambahkan bantal hias atau penutup untuk menyelesaikan transformasi tempat tidur kamu.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Tanoto Foundation Buka Pendaftaran Program Beasiswa TELADAN Angkatan 2026



    JakartaTanoto Foundation kembali membuka pendaftaran program beasiswa kepemimpinan TELADAN (Transformasi Edukasi untuk melahirkan Pemimpin Masa Depan) untuk angkatan 2026.

    Head of Leadership Development & Scholarship Tanoto Foundation, Michael Susanto mengatakan program TELADAN merupakan salah satu inisiatif strategis Tanoto Foundation dalam menyiapkan generasi muda Indonesia menjadi pemimpin masa depan yang tangguh, berintegritas, dan berkontribusi positif bagi lingkungan sekitar.

    “Melalui program ini, kami berkomitmen untuk mengembangkan soft skills, kapasitas kepemimpinan, serta wawasan global para mahasiswa agar mereka mampu menjadi agen perubahan di berbagai bidang,” ujar Michael dalam keterangannya, Selasa (1/7/2025).

    Beasiswa ini diberikan kepada mahasiswa semester pertama di 10 perguruan tinggi mitra program TELADAN yang memiliki prestasi di berbagai bidang, pengalaman organisasi, serta menunjukkan potensi kepemimpinan. Adapun 10 perguruan tinggi mitra tersebut sebagai berikut.

    -Universitas Indonesia (UI),
    -Institut Teknologi Bandung (ITB),
    -Universitas Gadjah Mada (UGM),
    -Universitas Brawijaya (UB),
    -Universitas Diponegoro (Undip),
    -IPB University (Institut Pertanian Bogor),
    -Universitas Riau (Unri),
    -Universitas Sumatera Utara (Usu),
    -Universitas Hasanuddin (Unhas),
    -Universitas Mulawarman (Unmul).

    Mahasiswa yang lolos seleksi program TELADAN akan mendapatkan bantuan biaya kuliah secara penuh dan tunjangan biaya hidup bulanan. Berbeda dengan beasiswa lain, penerima beasiswa juga akan mendapat pelatihan pengembangan kepemimpinan terstruktur selama 3,5 tahun dari semester 2 hingga 8.

    Tanoto Scholars (sebutan untuk penerima beasiswa TELADAN) juga akan mendapat dukungan mengikuti kegiatan-kegiatan yang bertujuan meningkatkan kepemimpinan dan soft skills di antaranya:

    -Dukungan finansial tambahan untuk mengikuti kompetisi, konferensi, atau sertifikasi di dalam dan luar negeri.
    -Kesempatan mengikuti program pembelajaran jangka pendek di dalam dan di luar negeri, seperti summer course, exchange program, volunteering, dan lainnya.
    -Kesempatan untuk magang di jaringan industri mitra Tanoto Foundation.
    -Hingga kesempatan mendapatkan pembiayaan dan melakukan penelitian secara kolaboratif.

    Tanoto Scholars juga akan bergabung dalam komunitas Tanoto Scholars Association di masing-masing universitas sebagai wadah saling membangun dan memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui semangat Pay It Forward. Setelah lulus, Tanoto Scholars akan bergabung bersama dengan jaringan alumni penerima beasiswa Tanoto Foundation yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia dan di belahan dunia lainnya.

    Selain itu, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, Program TELADAN tahun ini juga dapat diikuti oleh mahasiswa pemegang Kartu Indonesia Pintar-Kuliah (KIP-K) yang terdaftar sebagai mahasiswa semester satu di 10 perguruan tinggi mitra program TELADAN.

    Catat tanggalnya, pendaftaran program TELADAN 2026 dibuka mulai tanggal 1 Juli 2025 hingga 7 September 2025. Simak syarat pendaftaran beasiswa TELADAN dari Tanoto Foundation berikut ini.

    1. Warga Negara Indonesia (WNI).
    2. Terdaftar sebagai mahasiswa reguler (S1) semester pertama di salah satu 10 perguruan tinggi mitra program TELADAN.
    3. Berkomitmen mengikuti Program Pengembangan Kepemimpinan selama masa Program TELADAN (Semester 2 – Semester 8).
    4. Menunjukkan potensi kepemimpinan yang kuat serta berkomitmen untuk berkontribusi pada masyarakat dan pembangunan bangsa.
    5. Mampu berkomunikasi menggunakan bahasa Indonesia dengan baik, kemampuan berbahasa Inggris dan bahasa internasional lainnya akan menjadi nilai tambah.
    6. Memiliki prestasi akademik (minimum nilai rata-rata rapor Kelas XII SMA/SMK/MA adalah 8 dari skala 10) dan non-akademik seperti pengalaman organisasi kesiswaan, komunitas sosial, atau terkait lainnya.
    7. Sedang tidak menerima beasiswa atau mengikuti program dukungan finansial lainnya (kecuali KIP-K), dan bersedia tidak menerima beasiswa atau program finansial lainnya ataupun program pengembangan kepemimpinan sejenis apabila terpilih dalam program TELADAN.
    8. Mendaftarkan diri secara online pada website Tanoto Foundation.

    Pendaftaran Beasiswa TELADAN dapat dilakukan melalui link berikut. Atau kunjungi website Tanoto Foundation di www.tanotofoundation.org/id/ dan sosial media Instagram Tanoto Foundation di @tanotoeducation.

    (prf/ega)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / jess bailey
  • 3 Perubahan Beasiswa LPDP 2026, Skema-Pemberdayaan Alumni


    Jakarta

    Plt Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Sudarto mengungkap pihaknya sedang melakukan transformasi beasiswa LPDP 2026. Transformasi ini dilakukan agar beasiswa bisa lebih tepat sasaran sesuai prioritas pembangunan pemerintah.

    Sudarto menyebut, konsep transformasi beasiswa kini tengah difinalisasi dari penggodokan bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi; Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah; serta Kementerian Agama. Ia berharap rancangan ini selesai pada akhir Oktober 2025.

    “Sedang melihat kembali, me-review kembali skema beasiswa LPDP. Untuk apa? Untuk lebih pas lagi, lebih berdampak dalam mendukung program prioritas pembangunan. Mudah-mudahan nanti kita, ya akhir bulan ini mungkin konsepnya sudah final,” kata Sudarto di kawasan Bogor, Jawa Barat, Jumat (10/10/2025), melansir detikFinance.
    3 Perubahan Beasiswa LPDP 2026


    Sudarto menyebut ada tiga aspek transformasi yang terjadi di LPDP. Berikut penjelasannya.

    3 Perubahan Beasiswa LPDP 2026

    1. Perubahan Bentuk Skema Beasiswa

    Transformasi LPDP pertama yakni dalam hal dorongan akselerasi pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang unggul. Pada 2026, akan ada berbagai perubahan bentuk skema beasiswa, seperti:

    • Fokus beasiswa untuk bidang sains, teknologi, teknik dan matematika (STEM) dan non-STEM dengan STEM Adjective. Hal ini digunakan untuk mendukung delapan industri prioritas nasional (pangan, energi, maritim, kesehatan, digitalisasi, pertahanan, hilirisasi, dan manufaktur maju).
    • Penetapan program studi dan universitas kelas dunia prioritas, tujuannya agar sesuai dengan kepentingan nasional. Langkah ini bisa dilakukan melalui program Joint/Dual/Double Degree Prioritas (Co-Funding) sehingga meningkatkan kapasitas penerima manfaat.
    • Mengalokasikan beasiswa secara tematik, agar sesuai dengan kebutuhan industri prioritas nasional.
    • Mensinergikan lulusan LPDP dalam dan luar negeri sehingga sesuai kebutuhan stakeholder industri.
    • Pengembangan keahlian prioritas untuk mencetak pemimpin nasional melalui program non-degree.
    • Sinergi pengelolaan beasiswa mulai dari sosialisasi, seleksi, pembekalan, pelayanan, dan pengelolaan alumni.
    • Memaksimalkan kontribusi alumni pada sektor industri strategis sehingga berkontribusi secara optimal pada peningkatan Produk Domestik Bruto (PDB).

    2. Pendayagunaan SDM Dalam Negeri

    Perubahan kedua yakni memfokuskan beasiswa dalam negeri untuk bidang-bidang yang sudah dikuasai oleh universitas dalam negeri. Langkah ini bisa dilakukan dengan program Joint/Dual/Double Degree dengan Universitas kelas dunia.

    Sudarto juga mengungkap kemungkinan kerja sama beasiswa doktor (S3) antar profesor. Tujuannya untuk mendukung berbagai riset prioritas.

    “Di sini juga dengan mendorong program kerja sama Beasiswa Doktor (S3) antar profesor, antar Universitas dalam negeri dan luar negeri untuk mendukung Riset Prioritas kelas dunia,” ucapnya.

    3. Pendayagunaan Alumni LPDP

    Terakhir, transformasi beasiswa LPDP 2026 akan termasuk pendayagunaan talenta atau alumni yang dihasilkan. Caranya melalui kerja sama dengan bentuk seperti ikatan dinas dengan industri, seperti Danantara/BUMN, kementerian, atau lembaga.

    Sudarto juga menegaskan akan memberikan perhatian khusus bagi alumni LPDP dari daerah-daerah afirmasi.

    “Serta akan ada perhatian khusus untuk talenta alumni Beasiswa Putra-Putri Papua dan daerah afirmasi lainnya,” tandasnya.

    (det/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Sirnas Padel 2025 Berlangsung di 3 Kota


    Jakarta

    Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) akan menggelar Sirkuit Nasional (SIRNAS) Padel 2025. Rencananya, kejuaraan ini digelar di tiga kota besar.

    PBPI menggelar Sirnas Padel 2025 di 3 kota. Rencananya, Bandung menggelarnya pada 25-27 Juli 2025, Surabaya pada 28-31 Agustus, dan puncaknya di Bali pada 11-14 September 2025.

    Ajang ini digelar di tengah hype padel yang lagi menanjak di Indonesia. Sirnas Padel 2025 juga menggandeng GoFood sebagai mitra resminya.


    “Padel bukan sekadar olahraga, ia merepresentasikan semangat baru dalam gaya hidup aktif dan modern, serta mencerminkan transformasi gaya hidup masyarakat urban saat ini,” kata Ketua Umum PBPI Galih Dimuntur Kartasasmita dalam rilis yang diterima detikSport.

    “Oleh karena itu, kami sangat senang GoFood, yang memang sudah tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat, mendukung penuh inisiatif PBPI.”

    “Ditambah lagi dengan kehadiran para merchant andalan GoFood di setiap turnamen, kami harap dapat meningkatkan antusiasme baik para atlit maupun para pengunjung, sehingga mengakselerasi pertumbuhan olahraga Padel di seluruh penjuru tanah air,” katanya.

    Sementara Head of Marketing Food & Ads Gojek Ignatius Satrio mengatakan, “Seiring dengan gaya hidup urban yang terus berkembang, GoFood juga terus berinovasi untuk menjawab berbagai kebutuhan pelanggan. Salah satunya melalui peluncuran kurasi Menu Sehat, menjawab tingginya permintaan akan solusi praktis dalam menemukan dan menikmati makanan sehat,” ungkapnya.

    “Kini, di mana pun Anda berada, baik di rumah, kantor, gym, hingga lapangan Padel, kini menikmati menu sehat cukup lewat satu aplikasi saja,” jelasnya.

    (yna/nds)



    Sumber : sport.detik.com

  • Maybank Marathon 2025 Hadirkan Inovasi Hijau Kalkulator Jejak Karbon


    Jakarta

    Maybank Marathon 2025 digelar dengan sentuhan berbeda. Tahun ini, ajang lari bertaraf internasional tersebut hadir dengan konsep ramah lingkungan.

    Konsep ramah lingkungan ini diwujudkan PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank Indonesia) melalui peluncuran Kalkulator Jejak Karbon. Kalkulator ini berfungsi menghitung dan memantau emisi dari penyelenggaraan lomba lari internasional tersebut.

    Kalkulator ini menjadi bagian dari integrasi inisiatif berkelanjutan yang dikembangkan Maybank Indonesia, termasuk program Jejak Hijau Desa Sanding: Menuju Masa Depan Netral-Karbon. Melalui alat ini, pelari, panitia, hingga mitra pendukung diajak memahami dampak lingkungan dari aktivitas mereka dan berpartisipasi dalam mewujudkan maraton ramah lingkungan pada 2030.


    Presiden Direktur Maybank Indonesia Steffano Ridwan menjelaskan bahwa inisiatif desa Sanding merupakan contoh langkah nyata keberlanjutan.

    “Jejak Hijau Desa Sanding menjadi langkah konkret Maybank Indonesia dalam mendukung transformasi desa melalui pengelolaan sampah berkelanjutan, edukasi lingkungan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal, sekaligus menjadi model desa netral karbon di Bali,” ujar Steffano dalam keterangannya, Jumat (22/8/2025).

    Sementara itu, Country Director WRI Indonesia Dr. Nirarta Samadhi menambahkan pentingnya peran desa dalam strategi emisi nol bersih.

    “Desa adalah titik awal dari masa depan rendah emisi. Inisiatif seperti Desa Sanding menunjukkan bagaimana aksi lokal dapat menjadi fondasi solusi iklim daerah dan nasional yang berbasis data dan berkelanjutan, WRI Indonesia bersama dengan Maybank Indonesia akan bekerjasama dalam mendukung pencapaian target Bali Emisi Nol Bersih 2045,” jelasnya.

    Founder BenihBaik.com Andy F. Noya yang hadir sebagai moderator talk show pun turut menekankan pentingnya peran masyarakat dalam pencapaian target tersebut.

    “Desa Sanding memberi harapan bahwa perubahan iklim bukan isu jauh di pusat kota, tetapi juga nyata di desa. Dan solusi pun bisa datang dari desa. Kita semua punya peran,” kata Andy.

    Selain memperkenalkan kalkulator karbon, acara juga mencakup penandatanganan nota kesepahaman, penyerahan triseda elektrik dan panel surya atap, serta kunjungan ke fasilitas Black Soldier Fly (BSF) yang mengolah sampah organik menjadi pupuk dan pakan ternak.

    Integrasi inisiatif berkelanjutan dalam Maybank Marathon 2025 disebut sebagai bagian dari strategi jangka panjang Maybank Indonesia. Fokusnya adalah pengurangan jejak karbon, pengelolaan sampah lebih efektif, serta penguatan keterlibatan sosial masyarakat melalui olahraga.

    Sebagai informasi, kegiatan ini turut dihadiri oleh Presiden Direktur Maybank Indonesia Steffano Ridwan, Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Energi Sumber Daya Mineral Provinsi Bali Bagus Setiawan, Country Director WRI Indonesia Dr Nirarta Samadhi, serta Founder BenihBaik.com Andy F. Noya yang memandu talk show inspiratif bersama komunitas dan mitra kolaborator.

    (akn/ega)



    Sumber : sport.detik.com