Tag: transkrip akademik

  • Cara Setarakan Transkrip Akademik untuk Kuliah di AS, Pemburu LPDP Catat!



    Jakarta

    Transkrip akademik menjadi salah satu dokumen penting yang akan selalu diminta oleh kampus saat proses pendaftaran, baik kampus dalam negeri maupun luar negeri. Secara harfiah, transkrip akademik adalah dokumen yang mencantumkan semua mata kuliah yang telah diambil dan nilai diperoleh mahasiswa.

    Ketentuan masing-masing kampus akan sangat berbeda-beda ketika meminta transkrip akademik. Namun, bila kamu ingin berkuliah di luar negeri, pastikan sudah memiliki transkrip versi terjemahan bahasa Inggris.

    Mengutip postingan Instagram Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Minggu (12/5/2024) secara umum ada tiga prosedur/cara kampus dalam memperlakukan transkrip akademik, yaitu:


    • Official academic transcript: bila dikirimkan oleh kampus asal ke kampus tujuan.
    • Unofficial academic transcript: bila pendaftar mengunggah transkrip secara mandiri di aplikasi pendaftaran kampus tujuan.
    • Foreign evaluation transcript: distandarkan oleh pihak ketiga.

    Penggunaan Transkrip Akademik di Kampus Amerika

    Bila detikers memilih Amerika Serikat (AS) menjadi tujuan studi lanjut, kamu perlu memperhatikan satu hal penting ini. Beberapa kampus AS biasanya mensyaratkan ijazah dan transkrip disetarakan terlebih dahulu dengan standar penilaian pendidikan di negeri Paman Sam tersebut yang dinamakan dengan Foreign Evaluation Transcript.

    Bukan hanya AS, Indonesia sebenarnya juga memberlakukan syarat serupa. Nantinya ijazah dan transkrip yang telah disetarakan akan dikeluarkan secara resmi oleh Kemendikbudristek.

    Nantinya, Foreign Evaluation Transcript dievaluasi dan diproses oleh pihak ketiga. Pihak ketiga ini terdiri dari berbagai lembaga yang terdaftar dalam National Association of Credential Evaluation Services (NACES).

    Untuk mendapatkan ijazah dan transkrip akademik yang disetarakan, calon mahasiswa cukup melihat daftar institusi yang dapat mengeluarkan dokumen melalui tautan www.naces.org/members.html, lalu mengikuti langkah-langkah berikut ini:

    1. Daftar: isi dan lengkapi formulir pendaftaran di situ penyedia jasa yang dipilih.
    2. Lengkapi dokumen: unggah dokumen yang diperlukan, misalnya salinan ijazah dan transkrip nilai yang telah diterjemahkan dalam bahasa Inggris maupun yang asli.
    3. Pilih kampus: pilih kampus tujuan yang akan menerima hasil evaluasi ini.
    4. Lakukan pembayaran: biayanya sekitar $100-$225 (Rp 1,6 juta-Rp 3,6 juta/kurs Rupiah hari ini) tergantung penyedia jasa dan macam layanan yang diminta.
    5. Tunggu hasil: hasil akan dikirim langsung ke kampus tujuan dan pendaftar akan mendapat salinan dalam hard atau soft copy.

    Tips Mengurus Transkrip Akademik

    Karena melalui pihak ketiga, detikers perlu cerman dalam proses pengurusan transkrip akademik ini. Berbagai tips yang bisa dijadikan pegangan yakni:

    1. Jangan Mepet

    Persiapkan transkrip akademik jauh-jauh hari sebelum deadline pendaftaran kampus atau beasiswa. Sebaiknya luangkan waktu 1 bulan untuk mengantisipasi kegagalan teknis yang mengharuskan kamu mengulang proses mengurus transkrip.

    2. Biaya

    Pertimbangkan masalah ini karena mengurus satu transkrip bisa terbilang mahal untuk sebagian pendaftar. Selain itu, bagi pendaftar LPDP proses ini tidak termasuk dalam komponen yang dibiayai.

    3. Pastikan Lagi

    Dengan waktu dan biaya yang tidak sedikit ini, kamu harus memastikan berbagai hal terus-menerus. Sebaiknya cek lagi dan lagi sebelum akhirnya mengirimkan dokumen ke kampus tujuan.

    Itulah berbagai hal yang perlu kamu ketehaui tentang transkrip akademik yang akan digunakan dalam pendaftaran kampus dalam dan luar negeri. Jangan sampai terlewat hal penting ini ya detikers!

    (det/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Peluang Riset di AS, Pendaftaran Program Diperpanjang!


    Jakarta

    Pendaftaran Fulbright US-ASEAN Visiting Scholar Program diperpanjang. Semula dibuka sampai 1 Desember 2025, periode pendaftaran kini berlangsung hingga 15 Desember 2025.

    Program American Indonesia Exchange Foundation (AMINEF) – Fulbright Indonesia ini membuka kesempatan bagi akademisi dan peneliti RI untuk mengembangkan atau memperbarui penelitian bersama rekan di universitas terakreditasi di Amerika Serikat. Peserta program juga bisa meneliti bersama lembaga penelitian nirlaba AS, baik negeri maupun swasta.

    Visiting scholar dalam program ini akan meneliti dan berkontribusi pada isu-isu prioritas yang berdampak pada hubungan AS-ASEAN, isu prioritas ASEAN, dan/atau yang berimplikasi jelas bagi seluruh kawasan ASEAN. Program ini memprioritaskan penelitian tentang topik-topik hubungan AS-ASEAN yang memiliki signifikansi regional, bukan yang bilateral.


    Pendaftar yang terpilih akan berangkat ke AS untuk riset selama 3-4 bulan pada paruh pertama 2027 di AS. Sebelumnya, cermati dan penuhi persyaratan berikut.

    Hibah Riset US-ASEAN Visiting Scholar

    Hibah ini meliputi:

    • Tunjangan bulanan antara USD 3.164 – USD 4.805 (Rp 52,7 juta – Rp 80,1 juta) per bulan, tergantung pada kota di AS
    • Tiket pesawat kelas ekonomi pergi-pulang direct, serta tunjangan transit dan bagasi USD 600 (Rp 10 juta)
    • Tunjangan profesional dan pemukiman USD 2.233 (Rp 37,2 juta)
    • Biaya laboratorium atau penelitian universitas yang memenuhi syarat, pertimbangan kasus per kasus
    • Biaya laboratorium dan penelitian universitas yang memenuhi syarat hingga USD 3.000 (Rp 50 juta), jika diperlukan

    Sebagai catatan, tidak ada komponen hibah yang disediakan untuk tanggungan. Adapun jelang akhir program sekitar Maret 2027, peserta biasanya akan berkumpul di Washington, DC.

    Syarat Program Riset US-ASEAN Visiting Scholar

    • Warga negara Indonesia
    • Berdomisili di Indonesia selama pencalonan dan proses seleksi berlangsung
    • Bersedia kembali ke Indonesia usai menyelesaikan program riset di AS
    • Merupakan staf pengajar universitas, Kementerian Luar Negeri, pejabat pemerintah, profesional sektor swasta, perwakilan lembaga think tank, atau personel dari organisasi lain yang berfokus pada isu-isu AS-ASEAN
    • Memiliki rekam jejak prestasi akademis atau profesional yang signifikan
    • Mahir berbahasa Inggris
    • Diutamakan yang belum memiliki pengalaman terkini dan substansial di Amerika Serikat
    • Tidak sedang mengajar, belajar, atau melakukan riset di AS
    • Belum pernah menerima hibah Fulbright dalam 5 tahun terakhir
    • Belum pernah ke AS sebagai J-1 Exchange Visitor kategori profesor atau peneliti dalam 2 tahun terakhir
    • Bukan pegawai, anggota keluarga pegawai, atau tanggungan pegawai AMINEF, Kedutaan Besar (Kedubes) AS, atau US Department of State

    Bidang Riset

    • Pendaftar dapat mengangkat topik yang mendukung inisiatif ASEAN dan tujuan AS di kawasan ASEAN, seperti dukungan terhadap:
      • Integrasi ekonomi dan pasar keuangan regional
      • Keamanan dan kebijakan AI
      • Integrasi teknologi
      • Perluasan kerja sama maritim
      • Pendidikan
      • Teknologi pangan
      • Ilmu informasi
      • Jurnalisme
      • Hukum
      • Administrasi publik
      • Kesehatan masyarakat
      • Perdagangan
      • Investasi
    • Program dan topik yang dipilih harus mencerminkan bidang prioritas Sekretariat ASEAN dan Misi AS untuk ASEAN
    • Program dan topik pilihan harus dapat mencerminkan prioritas dan relevansi bagi negara yang mengajukan nominasi
    • Diprioritaskan bagi proyek penelitian bercakupan regional, dan/atau memiliki implikasi yang jelas bagi seluruh kawasan ASEAN.

    Dokumen Persyaratan

    • Formulir pendaftaran
    • Pernyataan proyek riset sepanjang 3-5 halaman
    • Daftar pustaka, maksimal 3 halaman
    • Curriculum vitae (CV), maksimal 6 halaman
    • Surat undangan dari institusi tuan rumah di AS lebih disukai; tidak wajib saat pendaftaran, tetapi wajib disertakan sebelum seleksi akhir/keberangkatan
    • Tiga surat rekomendasi
    • Salinan transkrip akademik dan ijazah dalam bahasa asli dan terjemahannya dalam bahasa Inggris
    • Salinan dokumen identitas yang sah, yakni KTP atau paspor

    Cara Daftar

    • Buat akun di https://stu.aminef.or.id/grantee/
    • Unduh dan cermati Instruksi Pengisian Aplikasi Daring Program Beasiswa Fulbright US – ASEAN Visiting Scholar
    • Isi dan lengkapi pendaftaran, progres dapat disimpan untuk dilanjutkan kemudian
    • Selesaikan proses pendaftaran dan kirimkan lamaran.

    Informasi hibah riset US-ASEAN Visiting Scholar dari Aminef-Fulbright Indonesia ini dapat dicek lebih lanjut dengan klik di SINI dan akun Instagram @fulbrightindonesia. Semoga bermanfaat, detikers.

    (twu/faz)



    Sumber : www.detik.com