Tag: true

  • Ini 6 Kebiasaan Buruk Pemotor Wanita saat di Jalan Raya, Bahaya!


    Jakarta

    Saat ini, sudah banyak kaum hawa yang mengendarai sepeda motor di jalan raya, mulai dari anak muda, orang dewasa, hingga orang tua. Sayangnya, beberapa dari mereka ada yang kurang waspada saat berkendara motor, sehingga dapat memicu kecelakaan.

    Perlu diingat, berkendara sepeda motor di jalan raya harus hati-hati dan membutuhkan konsentrasi tinggi. Selain itu, kamu juga harus paham bagaimana cara mengendarai sepeda motor dengan benar serta mematuhi aturan rambu lalu-lintas.

    Namun ada sejumlah kebiasaan, umumnya dilakukan oleh pemotor wanita, yang membahayakan dirinya maupun pengendara lain. Tentu, kamu tidak mau terjadi hal-hal buruk ketika berkendara di jalan raya, kan?


    So, untuk para ladies maupun pengendara lainnya di luar sana, berikut kebiasaan buruk yang sering dilakukan pemotor namun ternyata berbahaya.

    Kebiasaan Buruk saat Naik Motor yang Berbahaya

    Mengendarai motor tak hanya sekadar menarik tuas gas dan rem saja. Sebab, ada beberapa hal yang harus dihindari agar tidak menyebabkan kecelakaan di jalan raya.

    Dilansir situs Maxxim Indonesia, berikut kebiasaan buruk sejumlah wanita dan pengendara lainnya saat naik motor:

    1. Salah Menyalakan Lampu Sein

    Kebiasaan berbahaya yang pertama adalah salah menyalakan lampu sein saat berbelok. Hal ini menimbulkan istilah ‘sein belok kanan tapi belok ke kiri’ bagi sejumlah pemotor, khususnya untuk pemotor wanita.

    Kejadian seperti ini tentu sangat berbahaya bagi pengendara yang ada di belakang. Bayangkan jika ladies ingin belok ke kiri namun lampu sein ke kanan? Pengendara yang ada di belakang mengetahuinya jika kamu ingin belok kanan, padahal kenyataannya tidak.

    Alhasil, cukup banyak insiden kecelakaan yang terjadi karena salah menyalakan lampu sein. Jadi, mulai sekarang cobalah untuk menyalakan lampu sein sesuai dengan arahnya, ya.

    2. Lampu Sein Tidak Dimatikan

    Kebiasaan buruk ini juga masih sering ditemui oleh banyak pengendara motor. Mungkin, kamu sudah benar menyalakan lampu sein sesuai arahnya ketika berbelok, tapi tidak langsung dimatikan lampu seinnya.

    Jika lampu sein terus menyala, hal ini dapat membingungkan pengendara lain yang ada di belakang. Sebab, mereka mengira jika kamu akan berbelok, padahal sebenarnya jalan lurus ke depan.

    3. Bermain Ponsel

    Masih banyak ditemui pengendara sepeda motor yang kerap bermain ponsel saat berkendara, baik pemotor wanita maupun pria. Ingat, bermain ponsel saat berkendara sangat berisiko menyebabkan kecelakaan.

    Larangan bermain ponsel saat berkendara telah tertuang dalam Pasal 106 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009, tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

    Pasal tersebut menegaskan bahwa pengemudi dilarang menggunakan telepon genggam atau alat komunikasi lain yang dapat mengganggu konsentrasi saat mengemudi. Hal ini bertujuan untuk menjaga keselamatan dan keamanan seluruh pengguna jalan.

    Jika melanggar aturan tersebut, maka siap-siap dikenakan sanksi cukup berat. Dalam Pasal 287 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009, pengemudi yang terbukti menggunakan ponsel saat berkendara dapat dikenakan denda sebesar Rp 750.000 atau kurungan selama 3 bulan.

    4. Menggunakan Rok Ketat dan Busana Terlalu Panjang

    Kebiasaan buruk yang satu ini masih kerap dilakukan oleh sejumlah pemotor wanita. Perlu diingat, menggunakan rok ketat dan busana terlalu panjang dapat mengganggu kenyamanan saat berkendara.

    Ketika menggunakan rok ketat, hal ini dapat mengganggu gerak-gerik kaki sehingga kurang fleksibel. Bahkan, dapat mengganggu keseimbangan saat mengendarai motor.

    Bagi ladies yang masih menggunakan busana terlalu panjang saat mengendarai motor, perlu berhati-hati. Soalnya, busana yang panjang dikhawatirkan akan menyangkut atau terkilir di bagian motor, seperti roda, jari-jari, ataupun pedal. Risikonya sangat besar, yakni memicu kecelakaan hingga meninggal dunia.

    5. Menggunakan Earphone saat Berkendara

    Kebiasaan buruk ini juga masih banyak dilakukan oleh pengendara motor wanita maupun pria. Alasan utama menggunakan earphone saat berkendara adalah agar bisa mendengarkan musik, sehingga tidak merasa bosan atau kantuk di jalan.

    Padahal, cara ini sangat berbahaya dan berisiko menyebabkan kecelakaan. Penggunaan headset, earphone, ataupun true wireless stereo (TWS) dapat mengganggu konsentrasi pengendara, sulit mendengar suara dari luar, dan mengalihkan perhatian ke jalan raya.

    6. Spion Menghadap ke Wajah

    Kebiasaan berbahaya yang terakhir adalah menghadapkan spion ke wajah pengendara. Hal ini cukup banyak dilakukan oleh sejumlah pemotor wanita saat berkendara di jalan raya.

    Tak diketahui secara pasti apa maksud dari menghadapkan spion ke wajah. Mungkin salah satu alasannya adalah agar bisa berkaca sambil mengendarai motor.

    Padahal, fungsi utama spion adalah untuk melihat keadaan di belakang dan di sampingmu, apakah sudah aman untuk berbelok, berpindah jalur, atau memutar balik. Tanpa ada spion, hal ini bisa menyebabkan kecelakaan antara kamu dengan pengendara di belakang.

    Itu dia kebiasaan buruk yang sering dilakukan oleh pemotor wanita. Sebagai catatan, artikel ini tak hanya ditujukkan untuk wanita saja, tapi juga bagi pria yang masih suka sembrono saat mengendarai motor.

    (ilf/fds)



    Sumber : oto.detik.com

  • Tak Perlu Operasi, Begini Cara Alami Memperbesar Mr P biar Istri Lebih Puas

    Jakarta

    Beberapa pria pasti ingin memiliki ukuran Mr P atau penis yang lebih panjang. Demi mendapatkan ukuran yang diinginkan, kebanyakan orang memilih cara instan dengan mengkonsumsi obat atau bahan yang bisa saja berbahaya untuk kesehatan.

    Tenang saja, masih ada berbagai cara memperpanjang penis yang aman dan dapat dilakukan di rumah. Dikutip dari laman True Meds, berikut beberapa cara memperpanjang penis secara alami dan cepat.

    Cara Memperpanjang Penis

    1. Memijat Penis

    Memijat penis dengan lembut dapat membuat ukuran penis terlihat lebih besar dan panjang. Waktu yang tepat untuk melakukan latihan ini adalah saat berhubungan seksual.


    Sebelum melakukan aktivitas seksual, dianjurkan untuk melakukan jenis latihan pijat dengan menggosok penis dengan lembut menggunakan tangan. Ukuran dan ketebalan penis dapat ditingkatkan dengan latihan ini.

    2. Jelqing

    Latihan paling populer untuk memperbesar dan memperpanjang ukuran penis bagi pria adalah latihan jelqing. Dengan cara ini, ukuran penis akan terlihat lebih tebal dan besar.

    Untuk hasil tercepat, dokter menyarankan untuk melakukan latihan ini setidaknya tiga kali sehari.

    3. Latihan Dasar Panggul

    Latihan ini dilakukan dengan cara berbaring telentang, dengan posisi lutut yang ditekuk. Kencangkan otot dasar panggul seolah-olah sedang mencoba menghentikan buang air kecil.

    Setelah menahan selama lima detik, lalu lepaskan. Lakukan latihan ini 10-15 kali sehari, selama tiga kali sehari.

    4. Pola Makan Sehat

    Pola makan sehat juga dianggap dapat membuat penis terlihat lebih besar dan panjang. Makanan yang disarankan seperti buah, sayur, biji-bijian, daging tanpa lemak, dan lemak sehat.

    Hal ini dapat memperlancar sirkulasi darah dan sangat berdampak pada fungsi penis.

    5. Mengelola Berat Badan

    Mengurangi lemak berlebih di sekitar area kemaluan dapat membantu membuat penis tampak lebih besar dan panjang. Hal ini dapat dilakukan dengan rutin berolahraga dan mengkonsumsi makanan bergizi agar berat badan tetap ideal.

    (sao/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy