Tag: tunisia

  • Beasiswa Baznas Timur Tengah 2024 Buka Pendaftaran, Ada Uang Saku dan Seragam


    Jakarta – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) membuka pendaftaran Beasiswa Cendekia Baznas Al-Azhar dan Timur Tengah 2024. Beasiswa ini diperuntukkan bagi mahasiswa aktif tingkat 1-4 di negara Timur Tengah, diutamakan pada jenjang S1 dan terbuka untuk jenjang S2

    Dikutip dari laman Baznas, negara tempat studi pelamar meliputi Libya, Maroko, Mesir, Suriah, Tunisia, Turki dan Yordania. Penerima beasiswa akan memperoleh uang saku untuk biaya hidup sebesar Rp 1 juta per bulan selama masa studi maksimal 2 tahun, seragam pakaian dinas harian (PDH), dan mentoring bulanan dari Baznas dan mitra.

    Syarat Beasiswa Baznas Timur Tengah 2024

    • Warga Negara Indonesia, dibuktikan dengan KTP dan Kartu Keluarga
    • Muslim atau muslimah
    • Mahasiswa aktif tingkat 1-4 dibuktikan dengan melampirkan isbat qayyid (surat keterangan aktif) dari kampus atau Kartu Tanda Mahasiswa yang masih berlaku
    • Diutamakan jenjang S1 dan terbuka untuk jenjang S2
    • Tidak sedang menerima beasiswa
    • Tidak menikah dan bersedia tidak menikah selama mendapat beasiswa
    • Berprestasi baik di bidang akademik dan nonakademik
    • Memiliki hafalan Al-qur’an
    • Melampirkan ijazah SMA
    • Melampirkan transkrip nilai terakhir
    • Mendapat rekomendasi dari tokoh masyarakat sesuai format Baznas
    • Surat pernyataan sesuai format Baznas

    Syarat Esai

    • Ditulis dengan font Arial 12, spasi 1,15
    • Panjang tulisan minimal 1 halaman maksimal 3 halaman A4
    • Ditulis dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar
    • Isi tulisan memuat:
    • Deskripsi mengapa memilih kuliah di Timur Tengah
    • Deskripsikan “Yang akan aku lakukan selama kuliah”
    • Deskripsi kontribusi pascalulus kuliah

    Syarat Dokumen

    • Formulir pendaftaran
    • Foto KTP
    • Foto Kartu Keluarga
    • Surat Keterangan Aktif/Kartu Tanda Mahasiswa
    • Transkrip Nilai Mumtaz/Jayyid Jiddan, bagi mahasiswa tingkat 1 bisa menggunakan Tadarruj Dirosi
    • Ijazah SMA
    • Surat Rekomendasi dari Tokoh Masyarakat
    • Surat Pernyataan
    • Esai yang berjudul “Kuliah di Al-Azhar atau Timur Tengah dan Kontribusi Pascalulus
    • Foto bukti prestasi berupa piala atau sertifikat (jika ada)

    Cara Daftar Beasiswa Baznas Timur Tengah 2024

    Jadwal Beasiswa Cendekia Baznas Timur Tengah 2024

    • Pendaftaran online: 6-16 November 2024
    • Seleksi berkas: 17-24 November 2024
    • Pengumuman seleksi berkas: 29 November 2024
    • Seleksi wawancara: 3-5 Desember 2024
    • Pengumuman kelulusan final: 16 Desember 2024

    Perlu diketahui, jadwal Beasiswa Cendekia Baznas Timur Tengah 2024 dapat berubah sewaktu-waktu. Pantau info beasiswa Baznas di akun Instagram resmi @beasiswabaznasri, ya!

    (twu/faz)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Beasiswa S1 Tunisia 2024 Buka Pendaftaran, Masa Studi Cuma 3 Tahun!



    Jakarta

    Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Tunisia membuka pendaftaran beasiswa kuliah S1 di Tunisia bagi siswa di Indonesia. Pendaftaran dibuka hingga 30 Juni 2024.

    Ada sebanyak 9 pilihan universitas yang difasilitasi beasiswa ini. Pelamar bisa memilih salah satunya, sesuai dengan minat dan tujuan yang diinginkan.

    Pada laman resmi PPI Tunisia, telah dijelaskan gambaran singkat jika mengambil kuliah S1 di Tunisia. Mahasiswa dituntut mampu membuat makalah dengan cepat dan tepat dengan disertai data dan analisa yang kuat.


    Pembelajaran di Tunisia mengacu pada sistem di Prancis. Masa studi S1 bisa dijalani dalam waktu 3 tahun saja (tanpa mengikuti kelas persiapan bahasa) kecuali untuk jurusan kedokteran.

    Detikers tertarik kuliah di Tunisia? Begini syarat-syarat yang harus dipenuhi untuk bisa kuliah dengan beasiswa tersebut:

    Syarat Daftar Beasiswa S1 Tunisia 2024

    • Mempunyai ijazah SMA/sederajat
    • Mempunyai transkrip nilai SMA/sederajat
    • Membayar biaya administrasi Rp 100 ribu
    • Mengirim dokumen pendaftaran dengan lengkap lewat email panitiacamabappitunisia@gmail.com, terakhir 30 Juni 2024
    • Mematuhi persyaratan dan peraturan yang telah ditetapkan oleh panitia
    • Pelamar diharapkan mengirim berkas dalam satu kali pengiriman dan tersusun rapi.

    Dokumen Syarat Daftar Beasiswa S1 Tunisia 2024

    • Salinan ijazah SMA/sederajat yang telah dilegalisir
    • Salinan transkrip SMA/sederajat yang telah dilegalisir
    • Salinan akta kelahiran
    • Salinan laporan medis yang menunjukkan bahwa pelamar sehat secara medis dari RSUD terdekat
    • Salinan paspor (3 lembar pertama)
    • Salinan foto 3×4 dan 4×6 dalam formasi JPG dengan latar belakang merah putih
    • Salinan ijazah, transkrip, akta kelahiran, dan paspor diterjemahkan ke dalam bahasa Arab
    • Semua dokumen berformat file PDF

    Pilihan Universitas Tujuan

    1. Universitas Az Zaitunah
    2. Universitas Sousse
    3. Universitas 9 Avril
    4. Universitas Manouba
    5. Universitas Kairouan
    6. Universitas Tunis El Manar

    Untuk melihat macam-macam program studi yang tersedia, bisa dilihat di SINI ya.

    Alur Seleksi Beasiswa S1 Tunisia 2024

    1. Pendaftaran
    2. Verifikasi berkas pendaftaran
    3. Webinar bagi peserta
    4. Tes wawancara peserta
    5. Seleksi Kemendikti Tunisia
    6. Pengumuman hasil seleksi.

    Demikian informasi mengenai beasiswa S1 di Tunisia. Semoga bermanfaat ya!

    (cyu/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Cendekia BAZNAS Timur Tengah 2025 Dibuka, Apa Saja Syaratnya?



    Jakarta

    Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) resmi membuka pendaftaran Beasiswa Cendekia BAZNAS Timur Tengah 2025. Beasiswa ini dikhususkan untuk mahasiswa aktif asal Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di delapan negara Timur Tengah, yaitu Libya, Maroko, Mesir, Suriah, Tunisia, Turki, Yaman, dan Yordania.

    Sekretaris UtamaBAZNAS RI, H.SubhanCholid, menyampaikan program ini merupakan salah satu bentuk komitmenBAZNAS dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.


    “BAZNAS hadir untuk memastikan para mahasiswa Indonesia yang sedang menuntut ilmu di Timur Tengah mendapatkan dukungan yang memadai, baik secara finansial maupun pembinaan karakter. Melalui Beasiswa Cendekia ini, kami ingin melahirkan generasi cendekia Muslim yang berilmu, berakhlak, dan berkontribusi bagi bangsa,” ujar Subhan dalam laman BAZNAS dikutip Rabu (29/10/2025).

    Selain memberikan bantuan biaya hidup, Beasiswa Cendekia BAZNAS Timur Tengah juga memberikan pembinaan berkelanjutan untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan dan wawasan kebangsaan.

    “Selain bantuan biaya hidup, penerima juga akan mendapatkan seragam PDH, pendampingan dan mentoring bulanan, serta dukungan untuk mengikuti konferensi atau kompetisi internasional. Kami ingin mereka tumbuh menjadi mahasiswa yang aktif, produktif, dan membawa nama baik Indonesia di kancah global,” jelasnya.

    Beasiswa ini diperuntukkan bagi mahasiswa aktif jenjang S1 dan terbuka juga untuk S2. Adapun tersedia bantuan biaya hidup sebesar Rp1.000.000 per bulan selama maksimal dua tahun.

    “Kami berharap para penerima beasiswa mampu menjadi agen perubahan yang menginspirasi, dan setelah lulus nanti, dapat berkontribusi nyata bagi kemajuan umat dan pembangunan bangsa,” ujar Subhan.

    Manfaat Beasiswa Cendekia BAZNAS Timur Tengah 2025

    Para penerima beasiswa akan mendapat bantuan sebagai berikut:

    1. Uang saku Rp1.000.000,00/bulan/peserta sampai maksimal 2 tahun studi* (evaluasi dilakukan setiap semester)

    2. Pembuatan seragam

    3. Pembinaan bulanan dari BAZNAS dan Mitra BAZNAS

    4. Dukungan konferensi/kompetisi

    Syarat dan Ketentuan Beasiswa Cendekia BAZNAS Timur Tengah 2025

    1. Warga Negara Indonesia, dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk dan Kartu Keluarga.

    2. Muslim/Muslimah.

    3. Laki-laki/Perempuan.

    4. Terbuka untuk seluruh mahasiswa aktif tingkat 1-4 atau semester 1-8 dibuktikan dengan surat keterangan aktif atau kartu tanda mahasiswa yang masih berlaku.

    5. Diutamakan jenjang S1 dan terbuka jenjang S2.

    6. Tidak sedang menerima beasiswa.

    7. Tidak menikah dan bersedia tidak menikah selama mendapatkan beasiswa.

    8. Berprestasi baik secara akademik maupun non akademik.

    9. Memiliki hafalan Al-Qur’an.

    10. Melampirkan ijazah SMA/pendidikan terakhir.

    11. Melampirkan transkrip nilai terakhir.

    12. Mendapat rekomendasi dari tokoh masyarakat (format terlampir).

    13. Surat Pernyataan (format terlampir).

    14. Membuat esai “Kuliah di Timur Tengah dan Kontribusi Pasca Lulus” (cek ketentuan esai).

    15. Mengikuti rangkaian proses seleksi beasiswa.

    16. Melengkapi seluruh dokumen persyaratan sesuai ketentuan.

    Cara Mendaftar Beasiswa Cendekia BAZNAS Timur Tengah 2025

    1. Pendaftar mengunduh dan melengkapi formulir pendaftaran yang dapat diunduh di bazna.as/JuknisBCBTimteng2025

    2. Peserta mendaftarkan diri dan mengunggah berkas pendaftaran di bazn.as/DaftarBCBTimteng2025

    Jadwal Seleksi Beasiswa Cendekia BAZNAS Timur Tengah 2025

    Pendaftaran online 28 Oktober – 7 November 2025

    Seleksi Berkas 8 – 15 November 2025

    Pengumuman Seleksi Berkas 26 November 2025

    Seleksi Wawancara 28 – 30 November 2025

    Pengumuman Kelulusan Final: 10 Desember 2025

    Informasi lebih lanjut mengenai Beasiswa Cendekia BAZNAS Timur Tengah 2025 dapat dicek melalui https://bazn.as/JuknisBCBTimteng2025. Bagaimana detikers, tertarik mendaftar?

    (nir/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Jarang Starter, Rodrygo Ungkap Hubungannya dengan Xabi Alonso


    Jakarta

    Rodrygo tampil terbatas selama Real Madrid dibesut Xabi Alonso. Pemain asal Brasil itu bilang seperti ini!

    Alonso datang menjadi pelatih Real Madrid pada musim panas 2025. Pria asal Spanyol itu hijrah dari Bayer Leverkusen untuk menggantikan Carlo Ancelotti yang ke Timnas Brasil.

    Rodrygo tampaknya belum dipercaya penuh oleh Alonso. Winger berusia 24 tahun itu sejauh ini baru enam kali menjadi starter dari total 13 penampilan di semua ajang.


    Rodrygo malah mendapatkan kepercayaan dari Ancelotti di Timnas Brasil. Keduanya tentu sudah saling mengenal sejak di Madrid.

    Selepas Brasil imbang 1-1 melawan Tunisia di laga uji coba, Rabu (19/11/2025) dini hari WIB. Rodrygo ditanya soal hubungannya dengan Xabi Alonso.

    “Tidak banyak yang bisa saya katakan, saya harus terus bekerja keras, berusaha mendapatkan kepercayaan pelatih seperti yang saya dapatkan di Brasil,” kata Rodrygo yang dikutip dari AS.

    “Hanya saat latihan saya bisa menunjukkan dedikasi. Setelah itu saya akan memiliki peluang yang lebih baik,” tegasnya.

    (ran/krs)



    Sumber : sport.detik.com

  • Edero Militao Cedera, Absen Dua Pekan


    Madrid

    Kabar tidak sedap didapat Real Madrid terkait kondisi bek tengahnya Eder Militao. Militao harus menepi dua pekan karena cedera.

    Cedera itu didapat Militao saat membela Timnas Brasil di laga friendly kontra Tunisia di Lille. Pada laga yang tuntas 1-1 itu, Militao tiba-tiba terjatuh saat menerima bola di tengah lapangan.

    Dia kemudian mengerang kesakitan dan harus mendapat perawatan tim medis, sebelum digantikan Fabricio Bruno pada menit ke-60. Setelah melalui pemeriksaan lebih lanjut bersama tim medis Madrid, Militao rupanya mengalami masalah di otot aduktor kaki kanannya.


    Cedera itu mengharuskan Militao untuk menepi paling tidak dua pekan. Cedera ini tentu memukul Militao mengingat dia baru rutin bermain musim ini, setelah mendapat cedera ACL keduanya pada November tahun lalu.

    Militao absen hingga akhir musim sebelum bermain lagi di Piala Dunia Antarklub lalu. Absennya Militao ini juga menambah panjang daftar pasien Madrid setelah partnernya Dean Huijsen juga amengalami cedera pangkal paha saat membela Timnas Spanyol.

    Eduardo Camavinga dan Kylian Mbappe juga mundur dari Timnas Prancis karena cedera hamstring serta engkel. Tapi, keduanya diharapkan main saat Madrid melawat ke markas Elche hari Minggu.

    Yang masih perlu perawatan adalah Antonio Rudiger, Aurelien Tchouameni, Dani Carvajal, dan Franco Mastantuono.

    (mrp/adp)



    Sumber : sport.detik.com

  • Masjid dan Pesantren, Cikal Bakal Lembaga Pendidikan Tertua di Dunia



    Jakarta

    Rekor dunia Guinness atau Guinness World Record mencatat, lembaga pendidikan tertua di dunia yang masih ada adalah Al-Qarawiyyin di Fez, Maroko. Institusi ini berawal dari masjid dan pembelajaran serupa pesantren. Ada sejak kapan?

    Al-Qarawiyyin didirikan pada 859 M oleh seorang cendekiawan wanita muslim bernama Fatima al-Fihri. Ia membangun kompleks Masjid Al-Qarawiyyin, yang kemudian berkembang menjadi pusat pendidikan hingga universitas terkemuka di dunia.

    Mengutip World History, Fatima merupakan anak dari pedagang Arab kaya bernama Muhammad al-Fihri al-Qayrawwani. Usai ayah dan saudara laki-lakinya meninggal dunia, Fatima dan saudara perempuannya mendapatkan warisan kekayaan yang sangat besar.


    Karena tidak tertarik dengan perdagangan, Fatima dan saudarinya memilih untuk menggunakan hartanya dengan membangun masjid. Berawal dari sini Fatima kemudian membangun lembaga pendidikan tertua di dunia, kompleks Masjid Al-Qarawiyyin.

    Lembaga Pendidikan Tertua Berawal dari Masjid dan Madrasah

    Pada hari pertama Ramadan tahun 859, Fatima dan saudarinya meletakkan fondasi pertamanya. Ia akan membangun masjid dan madrasah dalam satu kompleks.

    Madrasah, dalam bahasa Arab merujuk pada segala jenis lembaga pendidikan, baik sekuler maupun keagamaan, dasar maupun menengah. Definisi ini juga ditemukan dalam bahasa Indonesia.

    Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), madrasah berkaitan dengan pesantren. Dalam KBBI, pesantren adalah asrama tempat santri atau murid-murid belajar mengaji, dsb.. Makna lain pesantren dalam KBBI yaitu madrasah.

    Di dunia muslim, masjid telah lama menjadi pusat peradaban keilmuan dan komunitas. Masjid tidak hanya untuk tujuan spiritual, tapi juga pertemuan sosial, layanan amal, ruang pendidikan, hingga demonstrasi politik.

    Fatima, tak hanya menjadi sosok sentral dalam pembangunan peradaban pendidikan di Al-Qarawiyyin, ia juga mengawasi setiap arsitekturnya. Fatima merekrut insinyur dan pengrajin paling terampil di Maroko pada masanya.

    Alhasil, kompleks Masjid Al-Qarawiyyin memiliki halaman luas berlantai keramik, air mancur, dan tata letak yang indah. Selain itu, juga ada menara untuk adzan, perpustakaan, hingga ruang terpisah untuk wanita.

    Menjadi Pusat Ilmu Pengetahuan dari Abad ke-9 hingga ke-14

    Fatima bukan kelahiran asli Maroko. Ia lahir di kota Qairouan (Kairouan), Tunisia dan bermigrasi ke Maroko utara yakni Fez, saat remaja.

    Di kota Fez ini, Fatima membangun peradaban yang maju di bidang ilmu pengetahuan. Dengan membangun Masjid Al-Qarawiyyin dan madrasah di lingkungan sekitarnya, perlahan terbentuk institusi pendidikan untuk cendekiawan dari seluruh dunia.

    Sistem ‘pesantren’ ini, seiring waktu terus berkembang. Sejarah mencatat, konsep pembelajaran melingkar di madrasah Al-Qarawiyyin sudah diterapkan pada abad ke-10.

    Konsep itu disebut Halaqas, yang berarti lingkaran pembelajaran, merujuk pada pengaturan ruang kelas madrasah tempat para siswa duduk setengah lingkaran mengelilingi guru mereka.

    Sejarawan dan duta besar Maroko, Abdelhadi Tazi (1921-2015), berpendapat bahwa catatan tertulis paling awal tentang pengajaran Al-Qarawiyyin itu berasal dari tahun 1141

    Kompleks Al-Qarawiyyin sendiri, tak hanya menghidupkan peradaban keilmuan, tapi juga lingkungan sekitarnya. Selama abad ke-9, kota Fez berkembang menjadi pusat perdagangan, budaya, hingga komunitas.

    Fez mencapai puncaknya sebagai pusat intelektual, budaya, dan perdagangan pada abad ke-13 dan ke-14, di bawah kekuasaan Dinasti Berber Marinid (1248-1465).

    Berkembang Menjadi Universitas

    Sejarawan Maroko, Mohammed Al-Manouni, menyebutkan bahwa Masjid Al-Qarawiyyin berkembang menjadi institusi pendidikan tinggi formal. Al-Qarawiyyin, bahkan memberikan sertifikat kualifikasi kepada para ‘sarjana’, antara tahun 1040-1147, pada masa pemerintahan Almoravid.

    Sebagian besar sejarawan sepakat, bahwa Al-Qarawiyyin merupakan lembaga pemberi gelar pertama di dunia, sekaligus pusat terkemuka perdebatan dan beasiswa ilmiah yang di kemudian hari disebut sebagai universitas.

    Sejak saat itu, Al-Qarawiyyin menetapkan standar yang akan menjadi titik acuan bagi lembaga pendidikan tinggi di seluruh dunia, menarik pengunjung, mahasiswa, dan dosen dari seluruh dunia.

    Kurikulum di Al-Qarawiyyin tak hanya mencakup ilmu-ilmu sekuler dan filsafat. Ada juga bidang yurisprudensi Islam, aljabar, astronomi, botani, kartografi dan geografi, tata bahasa, sejarah, sastra, logika, matematika, kedokteran, fisika, dan berbagai bahasa asing termasuk Yunani dan Latin.

    Meski telah lama menjadi institusi yang memberi gelar kepada ‘siswa’, tapi baru pada 1947, Al-Qarawiyyin diintegrasikan ke dalam sistem pendidikan negara. Kompleks yang dibangun oleh Fatima al-Fihri itu akhirnya bergabung dengan sistem universitas negeri modern melalui dekrit kerajaan pada 1963, setelah berakhirnya era protektorat Prancis di Maroko.

    Pada 1965, nama resminya diubah menjadi Universitas Al-Karaouine, yang sebelumnya hanya disebut Al-Qarawiyyin (Al-Karaouine), demikian melansir BBC.

    Sejak peradaban kompleks masjid dan madrasah Al-Qarawiyyin maju, ada banyak cendekiawan yang belajar di sana. Mereka di antaranya:

    1. Al-Biruni (973-1048), seorang polymath yang memberikan kontribusi besar bagi matematika, fisika, astronomi, dan geografi

    2. Al-Idrisi (1100-1165) kartografer yang petanya dipelajari dengan penuh semangat oleh para ahli geografi Renaisans

    3. Ibn Tufayl (wafat 1185) yang menulis novel fiksi ilmiah pertama di dunia serta risalah tentang pembelajaran mandiri yang disebut Hayy ibn Yaqzan

    4. Ibn Rushd (1126-1198) penerjemah dan komentator Aristoteles yang dikenal di Eropa sebagai Averroes

    5. Sarjana Yahudi dan mistikus Maimonides (1138-1204) yang akan memiliki pengaruh yang mendalam pada filsafat dan teologi Yahudi

    6. Astronom Al-Bitruji (w. 1204) yang dikenal di Eropa sebagai Alpetragius

    7. Ibn Al-Arabi (1165-1240) adalah seorang mistikus sufi, filsuf dan penyair

    8. Sejarawan Ibn Khaldun (1332-1406) yang karyanya meletakkan dasar bagi sosiologi modern, sejarah ekonomi politik

    Jadi, sebelum Eropa menyentuh puncak peradaban ilmu pengetahuan era Renaisans (abad ke-14 hingga ke-17), seorang wanita muslim bernama Fatima al-Fihri telah lebih dulu membangun kompleks peradaban ilmu pengetahuan pada 859 M. Itu ada kompleks yang bermula dari masjid dan madrasah, yang pada akhirnya melahirkan cendekiawan penting bagi kemajuan ilmu pengetahuan di dunia.

    (faz/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Viral Gerhana Matahari 2 Agustus Bikin Bumi Gelap 6 Menit, Begini Menurut Islam


    Jakarta

    Klaim gerhana matahari total 2 Agustus 2025 menyebabkan bumi gelap selama 6 menit viral di media sosial. Faktanya, gerhana matahari total memang akan terjadi pada 2 Agustus, tapi bukan tahun ini.

    Menurut laporan Space, gerhana matahari total akan terjadi pada 2 Agustus 2027. Pada hari tersebut, bulan akan menutupi matahari selama 6 menit 22 detik yang menjadikannya totalitas terpanjang dalam 87 tahun. Ini akan menjadi “gerhana abad ini” yang spektakuler.


    Jalur totalitas gerhana akan melintasi 11 negara yang mayoritas di Afrika Utara dan Timur Tengah. Gerhana matahari total akan terlihat di Spanyol, Gibraltar, Maroko, Algeria, Tunisia, Libya, Mesir, Sudan, Arab Saudi, Yaman, dan Somalia. Adapun sebagian besar wilayah Afrika, Eropa, dan Asia Selatan akan mengalami gerhana sebagian. Sementara wilayah lain, tidak akan menyaksikannya.

    Tak Ada Gerhana 2 Agustus 2025, Terdekat September 2025

    Tak ada gerhana matahari pada Agustus 2025 ini. Dalam informasi yang dibagikan NASA lewat situsnya, fenomena gerhana terdekat akan terjadi pada 7-8 September 2025 yakni gerhana bulan total. Gerhana ini bisa disaksikan di Eropa, Afrika, Asia, dan Australia.

    Selanjutnya, pada 21 September 2025 akan terjadi gerhana matahari sebagian. Gerhana akan melintasi wilayah Australia, Antartika, Samudera Pasifik, dan Samudera Atlantik.

    Gerhana Matahari dalam Islam

    Fenomena gerhana memang menjadi salah satu perhatian dalam Islam. Menurut sebuah hadits, terjadinya gerhana adalah kuasa Allah SWT. Pernyataan ini menepis anggapan orang zaman jahiliah yang menyebut gerhana terjadi karena kelahiran atau kematian seseorang. Nabi Muhammad SAW menganjurkan umat Islam untuk melakukan salat ketika terjadi gerhana, baik matahari maupun bulan.

    Keterangan tersebut bersandar dalam hadits tentang salat gerhana yang termuat dalam kitab Bulughul Maram karya Ibnu Hajar al-Asqalani.

    عَنِ الْمُغِيرَةِ بْنِ شُعْبَةَ رضي الله عنه قَالَ: ( إِنْكَسَفَتِ الشَّمْسُ عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يَوْمَ مَاتَ إِبْرَاهِيمُ, فَقَالَ النَّاسُ: انْكَسَفَتِ الشَّمْسُ لِمَوْتِ إِبْرَاهِيمَ، فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم إِنَّ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ آيَتَانِ مِنْ آيَاتِ اللَّهِ لَا يَنْكَسِفَانِ لِمَوْتِ أَحَدٍ وَلَا الِحَيَاتِهِ، فَإِذَا رَأَيْتُمُوهُمَا، فَادْعُوا اللَّهَ وَصَلُّوا حَتَّى تَنْكَشِفَ ( مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ وَفِي رِوَايَةٍ لِلْبُخَارِيِّ : ( حَتَّى تَنْجَلِي )
    وَلِلْبُخَارِيِّ مِنْ حَدِيثِ أَبِي بَكْرَةَ رضي الله عنه ( فَصَلُّوا وَادْعُوا حَتَّى يُكْشَفَ مَا بِكُمْ )

    Artinya: Al-Mughirah Ibnu Syu’bah Radliyallaahu ‘anhu berkata: Pada zaman Rasulullah SAW pernah terjadi gerhana matahari yaitu pada hari wafatnya Ibrahim. Lalu orang-orang berseru: Terjadi gerhana matahari karena wafatnya Ibrahim. Maka Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda di antara tanda-tanda kekuasaan Allah. Keduanya tidak terjadi gerhana karena kematian dan kehidupan seseorang. Jika kalian melihat keduanya berdoalah kepada Allah dan salatlah sampai kembali seperti semula.” Muttafaq ‘Alaih. Menurut riwayat Bukhari disebutkan: “Sampai terang kembali.”

    Menurut riwayat Bukhari dari hadits Abu Bakrah Radliyallaahu ‘anhu: “Maka salatlah dan berdoalah sampai kejadian itu selesai atasmu.”

    Dalam hadits dari Aisyah RA dikatakan, Nabi SAW mengeraskan bacaannya dalam salat gerhana. Beliau salat dua rakaat dengan empat kali rukuk dan empat kali sujud. Beliau juga menyerukan orang-orang untuk salat berjamaah ketika terjadi gerhana.

    Terkait tata caranya, Rasulullah SAW bersabda,

    إِذَا رَأَيْتُمْ ذَلِكَ، فَصَلُّوْهَا كَأَحْدَثِ صَلَاةِ صَلَّيْتُمُوْهَا مِنَ الْمَكْتُوبَةِ

    Artinya: “Apabila engkau melihat (gerhana) itu, maka lakukanlah salat sebagaimana layaknya engkau mengerjakan salat wajib.” (HR Ahmad dan An-Nasa’i)

    Menurut penjelasan dalam kitab Fiqh Sunnah karya Sayyid Sabiq terjemahan Khairul Amru Harahap dkk, membaca Al Fatihah hukumnya wajib pada tiap rakaat salat gerhana. Adapun, surah setelah bebas. Tak ada ketentuan bacaan surah-surah khusus terkait hal ini.

    (kri/lus)



    Sumber : www.detik.com

  • Kemenag Gelar Seleksi Tenaga Pendukung PPIH Arab Saudi 2025 di Timur Tengah



    Jakarta

    Kementerian Agama (Kemenag) baru saja menggelar seleksi Tenaga Pendukung Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 1446H/2025M. Sebanyak 212 mahasiswa dari sembilan negara di Timur Tengah mengikuti seleksi ini.

    “Seleksi Tenaga Pendukung PPIH Arab Saudi tahun ini diikuti 212 mahasiswa Indonesia yang sedang kuliah di Timur Tengah,” ujar Direktur Bina Haji, Musta’in Ahmad, dikutip dari laman Kemenag, Senin (17/2/2025).

    Musta’in menyampaikan bahwa seleksi ini merupakan bagian dari upaya untuk mendapatkan petugas haji yang profesional dan berdedikasi. Seleksi Tenaga Pendukung PPIH Arab Saudi dilakukan secara transparan dan akuntabel.


    Seleksi terdiri dari dua tahap, yaitu Computer Assisted Test (CAT) dan wawancara. Para peserta mengikuti seleksi di kantor Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) setempat dan terhubung melalui daring.

    “Seleksi CAT dilakukan sebagai langkah inovatif untuk pelaksanaan rekrutmen petugas haji yang lebih baik serta wujud keseriusan Ditjen PHU dalam mendukung program transformasi digital,” tuturnya.

    Musta’in menjelaskan bahwa tenaga pendukung PPIH Arab Saudi terdiri dari dua unsur, yaitu mahasiswa Indonesia yang kuliah di Timur Tengah dan Warga Negara Indonesia (WNI) yang tinggal di Arab Saudi (mukimin). Keterlibatan mahasiswa Indonesia yang sedang belajar di Timur Tengah ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam membantu kelancaran pelaksanaan ibadah haji.

    Peserta yang terlibat terdiri dari Mesir (77 orang), Yaman (83 orang), Suriah (4 orang), Yordania (3 orang) Tunisia (14 orang), Maroko (12 orang), Libya (13 orang), Libanon (3 orang), dan Uni Emirat Arab (5 orang).

    Kasubdit Bina Petugas Haji Kemenag, Tawwabuddin, mengapresiasi semangat para mahasiswa dalam mengikuti seleksi ini. Menurutnya, hal ini menunjukkan antusiasme mereka untuk berperan dalam memberikan pelayanan kepada jemaah haji.

    “Antusiasme mahasiswa sangat tinggi sebagai wujud harapan mereka untuk berperan dalam memberikan pelayanan kepada Jemaah Haji,” katanya.

    (hnh/lus)



    Sumber : www.detik.com