Tag: turki

  • Dompet Kripto Ini Tembus 30 Juta Pengguna, Naik 50% dalam 4 Bulan


    Jakarta

    Bitget Wallet, yang merupakan dompet Web3 memiliki 30 juta pengguna, rekor baru untuk pengunduhan aplikasi global di bulan Juli 2024, melampaui pertumbuhan MetaMask di bulan tersebut.

    Dikutip dari Cointelegraph, Rabu (14/8/2024), sejak melampaui 20 juta pengguna pada Maret 2024, Bitget Wallet telah melonjak dengan pertumbuhan 50% hanya dalam waktu 4 bulan. Hal ini secara substansial telah meningkatkan posisi wallet ini di pasar kripto DeFi global. Dengan total unduhan di App Store Apple dan Google Play Store Android, angkanya mencapai 1,7 juta pada Juli 2024, menunjukkan bahwa terjadi peningkatan 140% bulan sebelumnya.

    Dibandingkan dengan tahun 2023, pengguna Bitget Wallet naik hingga 150% dalam satu tahun terakhir, karena melampaui dompet WEB3 lainnya dan paling banyak diunduh pada bulan Juli.


    Saat ini, Bitget Wallet memiliki pengguna di lebih dari 168 negara dan wilayah. Bitget Wallet telah membuat terobosan signifikan di Eropa, Amerika Utara, dan Oseania, dengan pertumbuhan pengguna di Rusia, Italia, Swedia, dan Australia melebihi lebih dari 40 kali lipat dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Selain itu, negara-negara seperti Prancis, Portugal, Inggris, Turki, dan Kanada telah menyaksikan tingkat pertumbuhan yang melebihi 1000%.

    “Keberhasilan ekspansi internasional kami menyoroti peran penting dari inovasi dan pengembangan ekosistem di bidang Web3. Kami tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan pangsa pasar, tetapi juga untuk mendorong seluruh industri ke depan, menciptakan nilai yang tak tertandingi bagi pengguna Web3 di seluruh dunia. Masa depan Web3 sangat cerah, dan Bitget Wallet sangat antusias untuk memimpin,” kata Alvin Kan, COO Bitget Wallet.

    Di Asia, Bitget Wallet telah mengalami pertumbuhan yang luar biasa. Pengunduhan di Jepang, Filipina, dan Thailand telah melonjak sekitar 20 kali lipat dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Selain itu, tingkat pertumbuhan pengguna di India, Vietnam, dan Singapura telah melebihi 300%. Pasar Afrika, khususnya Nigeria, telah muncul sebagai mesin baru untuk pertumbuhan Bitget Wallet karena baru-baru ini menduduki peringkat teratas di App Store Nigeria, melampaui aplikasi lokal populer seperti TikTok, dan WhatsApp.

    Bitget Wallet adalah dompet pertama yang mencapai agregasi multi-chain, menawarkan grafik token on-chain, mendukung transaksi lintas rantai, dan mengintegrasikan pasar NFT dan launchpad di berbagai rantai. Inovasi-inovasi ini telah menetapkan standar untuk dompet Web3. Berfokus pada perdagangan aset on-chain, Bitget Wallet telah mengintegrasikan fitur-fitur inovatif yang memungkinkan pengguna untuk menemukan aset dan peluang baru sesegera mungkin. Sejak diluncurkan, Bitget Wallet telah terintegrasi dengan lebih dari 100 jaringan blockchain publik dan kompatibel dengan EVM.

    Pada tahun 2024, Bitget Wallet telah menjadi dompet teratas dalam ekosistem memecoin, mendukung pelacakan smart money pada rantai Solana dan Base. Ini telah memperkenalkan fitur perdagangan canggih untuk perdagangan token meme, seperti selip otomatis, biaya gas nol, dan mode perdagangan instan. Ekosistem TON menjadi jaringan yang paling banyak ditransaksikan di Bitget Wallet, melampaui rantai publik yang sudah mapan seperti Polygon, Arbitrum, dan BNB Chain. Untuk rencana masa depan, Bitget Wallet bertujuan untuk memperkenalkan fitur dan inovasi baru dengan fokus pada pengalaman pengguna dan ekspansi global.

    (fdl/fdl)



    Sumber : finance.detik.com

  • Bahan dan Jenis Keset Kamar Mandi


    Jakarta

    Dari masa ke masa keset kamar mandi selalu dianggap hal yang tidak penting, ada banyak fungsi yang sangat penting dari keset kamar mandi ini.

    Keset yang terbaik tidak hanya menyediakan permukaan yang halus dan tentunya antiselip untuk kaki, tetapi bisa memberikan sentuhan warna dan daya tarik tersendiri.

    Keset Kamar Mandi Katun Turki

    Dengan ukuran 20 x 31 inci, karpet ini memiliki rasa yang kental seperti spa, dan bisa juga di cuci dengan mesin cuci. Keset kamar mandi katun Turki ini 100% murni dari katun, keset jenis ini juga menawarkan desain yang mewah dan tidak hanya memberikan rasa sejuk dan terasa ringan, tetapi juga tingkat penyerapan dari keset berbahan katun ini sangat baik.


    Keset Kamar Mandi Batu Tulis

    Tidak seperti keset pada umumnya yang berbahan dari kain sintetis atau kayu, bahan dari keset ini berbeda dari yang lainnya. Keset kamar mandi batu berukuran 23 x 15,4 x 0,4 inci dan terbuat dari tanah diatom, bahan dasarnya terdiri dari mineral yang bersifat antimikroba dan menyerap kelembapan dengan baik, keset ini juga tahan jamur dan lumut, yang membuatnya ideal untuk area basah.

    Keset Microfiber

    Melansir forbes.com, karpet microfiber ini memberikan tampilan yang mewah, dengan ukuran 17 x 24 inci, karpet ini sangat lembut jika di injak, dan juga anti selip serta dapat dicuci menggunakan mesin cuci.

    Karpet ini terbuat dari bahan serat mikro chenille yang berbulu lembut dan empuk ketika di pegang, karpet ini bekerja dengan baik untuk mengeringkan kaki kamu ketika keluar kamar mandi, karpet ini juga dilengkapi dengan perekat kuat guna meningkatkan sirkulasi udara dan memberikan daya tarik.

    Keset Kamar Mandi Busa

    Keset yang berbahan busa memori ini dapat dicuci dengan mesin cuci dan bahan yang berkualitas tinggi, karpet yang bertumpuk rendah ini punya sudut yang bulat serta berbahan karet untuk memastikan karpet tetap menempel sempurna.

    Keset Kamar Mandi Kayu

    Kalau kamu pernah mengunjungi spa kelas atas yang mewah, pasti kamu akan mendapati keset kamar mandi kayu ini, walau keset ini tidak terlalu populer seperti keset berbahan katun karena tingkat resapannya yang kurang maksimal, tetapi keset berbahan kayu ini menawarkan pemandangan yang apik.

    Keset Kamar Mandi Poliester

    Karpet poliester ini dirancang tebal agar terasa lembut dan hangat ketika diinjak, di tenun dengan bahan yang berkualitas tinggi. Kain ini sangat cocok untuk cuaca di bulan-bulan musim hujan, karena menjaga kaki tetap hangat dan nyaman bahkan ketika saat basah.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Beasiswa Luar Negeri yang Dibuka Januari 2025, Yuk Persiapkan Mulai Sekarang!


    Jakarta

    Awal tahun menjadi waktu yang tepat untuk mempersiapkan diri mendaftar beasiswa luar negeri. Bagi kalian yang akan mendaftar beasiswa sebagai salah satu resolusi tahun ini, maka informasi beasiswa yang dihimpun oleh detikEdu ini bakal menarik bagi kalian.

    Ada sejumlah beasiswa luar negeri yang dibuka pendaftarannya pada awal Januari 2025. Ayo simak selengkapnya!

    Beasiswa Luar Negeri yang Buka Januari 2025

    1. Beasiswa Turkiye Burslari

    Pendaftaran beasiswa Turkiye Burslari 2025 dimulai 10 Januari-20 Februari 2025. Beasiswa ini terdiri dari S1, S2, S3, dan riset.


    Dikutip dari laman resminya, pendaftaran beasiswa Turkiye Burslari terintegrasi dengan pendaftaran ke perguruan tinggi mitra di Turki. Apabila lolos sebagai penerima beasiswa, mahasiswa akan mendapat penempatan perguruan tinggi dan departemen.

    Syarat Umum:

    • Pendaftar S1 berusia di bawah 21 tahun
    • Pendaftar S2 berusia di bawah 30 tahun
    • Pendaftar S3 berusia di bawah 35 tahun
    • Pendaftar beasiswa riset berusia di bawah 50 tahun
    • Sudah atau akan lulus studi dari jenjang sebelumnya pada tahun beasiswa.

    Informasi selengkapnya mengenai beasiswa Turkiye Burslari 2025 bisa dilihat di https://www.turkiyeburslari.gov.tr/ dan Instagram @turkiyeburslari.

    2. Beasiswa MEXT Khusus Guru

    Kementerian Pendidikan, Budaya, Olahraga, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Jepang (MEXT) menawarkan beasiswa MEXT khusus guru.

    Beasiswa MEXT Jepang khusus guru akan berjalan selama 1 tahun 6 bulan. Pada 6 bulan pertama ditujukan untuk belajar bahasa Jepang.

    Penerima beasiswa akan mendapatkan pelatihan dalam cara mengajar, membuat rencana belajar-mengajar yang efektif, dan materiain yang dapat meningkatkan kemampuan guru.

    Masa pendaftaran beasiswa MEXT Jepang khusus guru dibuka pada 24 Desember 2024-22 Januari 2025. Pengumuman lengkap beasiswa MEXT Jepang khusus guru dapat dilihat melalui https://www.id.emb-japan.go.jp/itpr_id/sch_tt.html.

    3. Beasiswa Kementerian Luar Negeri Brunei Darussalam

    Kementerian Luar Negeri Brunei Darussalam membuka pendaftaran beasiswa diploma, S1, dan S2 untuk tahun akademik 2025/2026. Beasiswa ini diperbolehkan untuk pelajar Indonesia yang belum pernah studi di Brunei.

    Beasiswa Pemerintah Brunei Darussalam ini tersedia di 5 kampus yang bisa dipilih yaitu Universiti Brunei Darussalam (UBD), Universiti Islam Sultan Sharif Ali (Unissa), Universiti Teknologi Brunei (UTB), Kolej Universiti Perguruan Ugama Seri Begawan (KUPU SB), atau Politeknik Brunei (PB).

    Pendaftaran beasiswa ini paling lambat 15 Februari 2025. Informasi beasiswa Brunei Darussalam 2025 dapat disimak melalui laman resminya di https://www.mfa.gov.bn/Pages/online-bdgs.aspx.

    4. Beasiswa MEXT Japanese Studies 2025 untuk Mahasiswa

    Kementerian Pendidikan, Budaya, Olahraga, Ilmu Pengetahuan, dan Teknologi Jepang (MEXT) membuka beasiswa MEXT Japanese Studies 2025 untuk mahasiswa. Beasiswa ini ditujukan bagi mahasiswa S1 dan D4 jurusan sastra/pendidikan bahasa Jepang.

    Perlu digarisbawahi, beasiswa ini bersifat non gelar. Beasiswa berdurasi 1 tahun. Penerima beasiswa akan mendalami bahasa dan kebudayaan Jepang di universitas Jepang pada September/Oktober 2025-Agustus/September 2026. Di akhir program, penerima beasiswa akan mendapat sertifikat.

    Pendaftar beasiswa wajib memiliki kemampuan bahasa Jepang dengan menyertakan bukti sertifikat Nihongo Noryoku Shiken atau JLPT yang terbit pada/setelah Januari 2023 jika ada. Pendaftar berusia maksimal 29 tahun pada tanggal 1 April 2025, atau lahir antara 2 April 1995 sampai 1 April 2007.

    Jika kalian tertarik, bisa melihat informasinya di https://www.id.emb-japan.go.jp/itpr_id/sch_js.html.

    5. Beasiswa Mitsui Bussan

    Beasiswa Mitsui Bussan untuk Indonesia dibuka pada 13 Januari 2025. Pelamar beasiswa ini harus berusia di bawah 20 tahun per 1 April 2025 dan belum menikah.

    Pelamar beasiswa Mitsui Bussan harus sudah menyelesaikan SMA dengan konsentrasi IPA atau IPS dengan nilai minimal 80 atau lebih tinggi pada beberapa mata pelajaran tertentu dalam dua semester terakhir berturut-turut.

    Apabila pendaftar menggunakan Kurikulum Merdeka, maka pendaftar harus menentukan mata kuliah yang akan diambil, IPA atau IPS dalam proses seleksi, tergantung mata pelajaran yang diambil di SMA.

    Informasi selengkapnya mengenai beasiswa ini bisa dilihat di https://www.mbkscholarship-id.com/japan-scholarship-prospectus-2025/.

    (nah/pal)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Beasiswa Baznas Timur Tengah 2024 Buka Pendaftaran, Ada Uang Saku dan Seragam


    Jakarta – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) membuka pendaftaran Beasiswa Cendekia Baznas Al-Azhar dan Timur Tengah 2024. Beasiswa ini diperuntukkan bagi mahasiswa aktif tingkat 1-4 di negara Timur Tengah, diutamakan pada jenjang S1 dan terbuka untuk jenjang S2

    Dikutip dari laman Baznas, negara tempat studi pelamar meliputi Libya, Maroko, Mesir, Suriah, Tunisia, Turki dan Yordania. Penerima beasiswa akan memperoleh uang saku untuk biaya hidup sebesar Rp 1 juta per bulan selama masa studi maksimal 2 tahun, seragam pakaian dinas harian (PDH), dan mentoring bulanan dari Baznas dan mitra.

    Syarat Beasiswa Baznas Timur Tengah 2024

    • Warga Negara Indonesia, dibuktikan dengan KTP dan Kartu Keluarga
    • Muslim atau muslimah
    • Mahasiswa aktif tingkat 1-4 dibuktikan dengan melampirkan isbat qayyid (surat keterangan aktif) dari kampus atau Kartu Tanda Mahasiswa yang masih berlaku
    • Diutamakan jenjang S1 dan terbuka untuk jenjang S2
    • Tidak sedang menerima beasiswa
    • Tidak menikah dan bersedia tidak menikah selama mendapat beasiswa
    • Berprestasi baik di bidang akademik dan nonakademik
    • Memiliki hafalan Al-qur’an
    • Melampirkan ijazah SMA
    • Melampirkan transkrip nilai terakhir
    • Mendapat rekomendasi dari tokoh masyarakat sesuai format Baznas
    • Surat pernyataan sesuai format Baznas

    Syarat Esai

    • Ditulis dengan font Arial 12, spasi 1,15
    • Panjang tulisan minimal 1 halaman maksimal 3 halaman A4
    • Ditulis dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar
    • Isi tulisan memuat:
    • Deskripsi mengapa memilih kuliah di Timur Tengah
    • Deskripsikan “Yang akan aku lakukan selama kuliah”
    • Deskripsi kontribusi pascalulus kuliah

    Syarat Dokumen

    • Formulir pendaftaran
    • Foto KTP
    • Foto Kartu Keluarga
    • Surat Keterangan Aktif/Kartu Tanda Mahasiswa
    • Transkrip Nilai Mumtaz/Jayyid Jiddan, bagi mahasiswa tingkat 1 bisa menggunakan Tadarruj Dirosi
    • Ijazah SMA
    • Surat Rekomendasi dari Tokoh Masyarakat
    • Surat Pernyataan
    • Esai yang berjudul “Kuliah di Al-Azhar atau Timur Tengah dan Kontribusi Pascalulus
    • Foto bukti prestasi berupa piala atau sertifikat (jika ada)

    Cara Daftar Beasiswa Baznas Timur Tengah 2024

    Jadwal Beasiswa Cendekia Baznas Timur Tengah 2024

    • Pendaftaran online: 6-16 November 2024
    • Seleksi berkas: 17-24 November 2024
    • Pengumuman seleksi berkas: 29 November 2024
    • Seleksi wawancara: 3-5 Desember 2024
    • Pengumuman kelulusan final: 16 Desember 2024

    Perlu diketahui, jadwal Beasiswa Cendekia Baznas Timur Tengah 2024 dapat berubah sewaktu-waktu. Pantau info beasiswa Baznas di akun Instagram resmi @beasiswabaznasri, ya!

    (twu/faz)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • 8 Beasiswa ke Luar Negeri yang Tak Wajib Pulang, Ada Korea hingga Negara di Eropa



    Jakarta

    Beasiswa LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) Kementerian Keuangan merupakan salah satu beasiswa yang sangat diminati di Indonesia. Beasiswa ini menawarkan kesempatan bagi para penerima untuk menempuh pendidikan S2 dan S3 secara gratis, baik di dalam maupun luar negeri.

    Hanya saja dalam persyaratannya, LPDP mewajibkan adanya kontribusi alumni atau kegiatan pengabdian yang dilaksanakan oleh alumni setelah lulus studi.

    Alumni yang telah menyelesaikan studi wajib berkontribusi dan berada secara fisik di Indonesia, sekurang-kurangnya dua kali masa studi ditambah satu tahun (2n+1) secara berturut-turut.


    Namun baru-baru ini, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Prof. Satryo Soemantri Brodjonegoro memberikan pernyataan bahwa alumni beasiswa LPDP tidak wajib kembali ke Indonesia.

    Sebenarnya kamu yang punya impian melanjutkan studi ke luar negeri tapi khawatir dengan syarat harus kembali ke Indonesia setelah lulus tak perlu bergantung pada beasiswa LPDP.

    Nyatanya, ada banyak beasiswa yang tidak mengharuskan penerimanya untuk kembali ke tanah air setelah menyelesaikan studi. Beasiswa apa saja yang memberikan kebebasan ini? Simak informasi lengkapnya di artikel ini!

    9 Beasiswa Tak Wajib Pulang ke Indonesia

    1. Türkiye Burslari Scholarship

    Beasiswa Türkiye Burslari adalah beasiswa yang ditawarkan oleh presidency for Turks Abroad and related Communities (YTB) untuk program pendidikan mulai dari S1, S2, S3, penelitian hingga kursus bahasa Turki.

    Beasiswa ini mencakup biaya pendidikan, biaya hidup, serta penempatan di universitas Turki. Beasiswa ini bekerja sama dengan berbagai institusi, seperti YÖK hingga Kementerian Luar Negeri Turki dan telah memberangkatkan ribuan mahasiswa dari 178 negara di seluruh dunia.

    Link laman Beasiswa Türkiye Burslari di sini.

    2. Global Korean Scholarship (GKS)

    Global Korean Scholarship (GKS) yang sebelumnya dikenal dengan nama Korea Global Scholarship (KGSP) adalah beasiswa penuh yang diberikan oleh NIIED (National Institute for International Education) yang merupakan sebuah lembaga di bawah Kementerian Pendidikan Korea Selatan.

    Beasiswa ini diberikan oleh pemerintah Korea Selatan kepada mahasiswa internasional yang ingin melanjutkan pendidikan di Korea, mulai dari program D2 (Associate Degree), S1, S2, hingga S3.

    Syarat Pendaftaran GKS

    • Pelamar harus memiliki kesehatan yang memadai, baik mental maupun fisik, untuk tinggal di negara asing untuk waktu yang lama.
    • Berusia di bawah 25 tahun pada tanggal masuk (untuk jenjang S1).
    • Pelamar harus berusia dibawah 40 tahun pada saat masuk untuk jenjang S2 dan S3.
    • Pelamar harus telah menyelesaikan atau dijadwalkan untuk menyelesaikan pendidikan formal pada tingkat dasar, menengah, atas (S1) pada tanggal kedatangan.
    • Pelamar memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) di atas 80% dari institusi pendidikan terakhir.
    • Telah memiliki gelar Sarjana atau Magister pada tanggal kedatangan (S2 dan S3)
    • Pelamar yang sebelumnya pernah mengikuti program sarjana, magister, atau program doktor di Korea tidak dapat mendaftar untuk program ini. Namun, mantan sarjana KGSP atau saat ini yang memiliki nilai keseluruhan 90% atau lebih dan telah mencapai TOPIK level 5 atau lebih tinggi dapat mendaftar kembali ke program ini sekali melalui jalur kedutaan atau universitas.

    3. Ministry of Education (MoE) Taiwan

    Ministry of Education (MoE) Taiwan adalah program beasiswa dari Pemerintah Republik China (ROC) Taiwan yang tersedia selama 4 tahun untuk program sarjana, 2 tahun untuk program magister, dan 4 tahun untuk program doktor. Jika ingin mengajukan beasiswa ini, pelamar harus mengirimkan aplikasi ke misi luar negeri Republik of China (ROC) dan mendaftar secara terpisah ke universitas atau perguruan tinggi di Taiwan.

    4. SISGP Swedia

    Swedia Institute Scholarship for Global Professionals (SISGP) adalah program beasiswa penuh yang disediakan oleh pemerintah Swedia bagi mahasiswa internasional yang memiliki minat untuk melanjutkan pendidikan Magister (S2) di universitas-universitas terkemuka di Swedia.

    Syarat Pendaftaran:

    • Warga Negara Indonesia (WNI)
    • Sudah mendaftar dan sudah diterima di salah satu universitas
    • Bukti pengalaman kerja minimal 3.000 jam dari maksimal tiga organisasi/perusahaan
    • CV maksimal 3 halaman
    • Surat referensi sesuai format SI dari dua orang berbeda, salah satunya harus dari atasan tempat bekerja
    • Salinan paspor
    • Motivation letter (diisi di formulir aplikasi)

    5. MEXT Scholarship

    MEXT Scholarship atau Monbukagakusho adalah program beasiswa yang disediakan oleh pemerintah Jepang untuk mendukung mahasiswa internasional yang ingin melanjutkan studi di universitas-universitas di Jepang. Beasiswa ini diberikan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Olahraga, Seni, dan Teknologi (Monbukagakusho).

    Syarat Pendaftaran

    • Maksimal berusia 34 tahun pada tanggal 1 April 2025 (lahir pada atau setelah 2 April 1990)
    • lulusan D4/ S1/ S2
    • Memilih bidang studi yang sama dengan jenjang pendidikan sebelumnya
    • IPK akhir jenjang pendidikan sebelumnya minimal 3.2
    • Memiliki salah satu sertifikat kemampuan bahasa Inggris atau bahasa Jepang dengan skor minimal;
    • Sehat secara jasmani dan rohani
    • Bersedia belajar bahasa Jepang bagi yang belum menguasai bahasa Jepang
    • Selain itu, pelamar juga diwajibkan memenuhi persyaratan akademik yang tercantum dalam dokumen resmi.

    Informasi selengkapnya di sini.

    6. Stipendium Hungariucum Scholarship

    Beasiswa Stipendium Hungaricum adalah program beasiswa yang disediakan oleh Pemerintah Hungaria bagi mahasiswa internasional berprestasi untuk melanjutkan studi di Hungaria. Program yang dimulai pada tahun 2013 ini diawasi oleh Kementerian Luar Negeri dan perdagangan yang dikelola oleh Tempus Public Foundation.

    Saat ini, beasiswa Stipendium Hungaricum telah bekerjasama dengan lebih dari 90 negara di lima benua, termasuk Indonesia. Setiap tahun, Pemerintah Hungaria menawarkan sekitar 800 beasiswa penuh untuk berbagai jenjang pendidikan. Mulai dari S1, S2, S3, hingga kuliah paruh waktu.

    7. Erasmus Mundus Scholarship

    Beasiswa Erasmus Mundus yang dikenal juga dengan Erasmus+, adalah program pendanaan dari uni Eropa yang mendukung kegiatan pendidikan, pelatihan, kepemudaan, dan olahraga di institusi pendidikan Eropa.

    Program ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa internasional, termasuk Indonesia, untuk melanjutkan studi pascasarjana di berbagai universitas di Eropa. Indonesia sendiri masuk dalam sepuluh besar negara penerima beasiswa ini.

    8. MFA Scholarship

    Ministry of Foreign Affairs Scholarships for non-EU citizens adalah program beasiswa pemerintah Rumania yang ditawarkan oleh Kementerian Luar Negeri kepada warga negara non-Uni Eropa yang memiliki prestasi akademik.

    Beasiswa ini terbuka untuk program studi di berbagai bidang, kecuali kedokteran, kedokteran gigi, dan farmasi.

    (pal/pal)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • 5 Beasiswa S1-S3 ke Luar Negeri Tanpa Syarat TOEFL/IELTS, Intip Yuk!



    Jakarta

    Bisa melanjutkan studi di kampus luar negeri adalah impian bagi sebagian orang. Namun, tak semua bisa mewujudkannya karena merasa punya keterbatasan.

    Salah satunya dalam berbahasa Inggris. Masih banyak masyarakat yang menganggap bahwa kuliah ke luar negeri harus memiliki skor kemampuan bahasa Inggris tinggi terlebih dahulu seperti TOEFL atau IELTS.

    Namun ternyata ada beberapa beasiswa ke luar negeri yang tidak menjadikan nilai TOEFL/IELTS sebagai syaratnya. Apa saja beasiswa tersebut? Mengutip unggahan Instagram @hasanuddin_univ, berikut daftarnya:


    Beasiswa S1-S3 ke Luar Negeri Tanpa Syarat TOEFL

    1. Turkiye Burslari Scholarship

    Beasiswa ini bisa dicoba untuk mahasiswa S1, S2, S3 hingga doktor penelitian. Tidak ada syarat kemampuan bahasa Inggris, melainkan bahasa Turki.

    Tak hanya memberikan bantuan pendidikan dan hidup saja, Turkiye Burslari Scholarship juga akan menjamin mahasiswa ditempatkan di universitas terbaik di Turki.

    Berikut syarat-syarat yang harus dipenuhi jika ingin mendaftar beasiswa ini:

    • Bukan warga negara Turki
    • Bagi pendaftar S1 berusia tidak lebih dari 21 tahun
    • Bagi pendaftar S2 berusia tidak lebih dari 30 tahun
    • Bagi pendaftar S3 berusia tidak lebih dari 35 tahun
    • Bagi pendaftar research program berusia tidak lebih dari 45 tahun
    • Memiliki nilai ijazah pendidikan terakhir minimal 70 bagi pendaftar S1
    • Memiliki nilai ijazah pendidikan terakhir minimal 75 bagi pendaftar S2 dan S3
    • Memiliki nilai ijazah pendidikan terakhir minimal 90 bagi pendaftar jurusan kedokteran

    2. Seoul National University Graduate Fall

    Bagi detikers yang bermimpi kuliah di Korea Selatan, beasiswa ini dapat menjadi kesempatan yang bisa dicoba. Ditambah, tak ada syarat skor TOEFL ataupun IELTS.

    Penerima manfaat beasiswa ini akan mendapatkan fasilitas biaya kuliah, biaya hidup, biaya buku dan penelitian, dan asuransi kesehatan. Untuk bisa mendaftar beasiswa ini, berikut beberapa syarat yang harus dipenuhi:

    • Menyiapkan study plan
    • Menyiapkan personal statement
    • Menyiapkan letter of reference
    • Tidak terbatas usia
    • Tidak ada persyaratan GPA

    3. Deutscher Akademischer Austauschdienst (DAAD)

    DAAD adalah salah satu beasiswa yang bisa dicoba bagi detikers yang ingin kuliah di Jerman. Beasiswa ini berlaku bagi mahasiswa calon mahasiswa magister, doktoral atau pascadoktoral.

    Beberapa syarat yang harus dipenuhi untuk mendaftar beasiswa ini yakni:

    • Telah menyelesaikan gelar sarjana atau berada di tahun terakhir studi (bagi pelamar S2)
    • Telah menyelesaikan gelar magister atau berada di tahun terakhir studi (bagi pelamar S3)
    • Mempunyai prestasi akademis yang tinggi
    • Memiliki tingkat bahasa Jerman menengah
    • Tidak ada batasan usia tetapi ada waktu maksimal antara menyelesaikan gelar sarjana dan mengambil hibah

    4. Brunei Darussalam Government Scholarship

    Beasiswa ini bersumber langsung dari Pemerintah Brunei Darussalam. Beasiswa berlaku bagi calon mahasiswa D3, S1 dan S2 dari negara anggota Organisasi Kerjasama Islam (OKI), ASEAN, Persemakmuran, dan asosiasi lainnya.

    Mau coba beasiswa dari negara tetangga Indonesia ini? Berikut syarat-syarat yang harus dipenuhi terlebih dahulu:

    • Warga negara ASEAN, Persemakmuran, dan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI)
    • Berusia maksimal 25 tahun untuk program diploma dan sarjana, serta kurang dari 35 tahun untuk program magister
    • Pelamar bukan warga negara Brunei Darussalam
    • Penerima beasiswa diperbolehkan bekerja selama di Brunei
    • Penerima beasiswa wajib kembali ke negara asal setelah masa studi selesai

    5. Russian Government Scholarship

    Beasiswa ini juga disediakan oleh Pemerintah Rusia untuk pelajar internasional termasuk dari Indonesia. Bantuan beasiswa bisa dimanfaatkan untuk melanjutkan studi S1, S2 atau S3.

    Apa saja syarat untuk mendaftar beasiswa ini? Berikut di antaranya:

    • Bukan warga negara Federasi Rusia
    • Memiliki batas maksimal usia untuk S1 23 tahun, S2 25 tahun, dan S3 35 tahun.
    • Memiliki nilai rata-rata ijazah pendidikan terakhir minimal 80
    • Mempunyai kemampuan bahasa Rusia minimal di level B1, dan bahasa Inggris di level B2
    • Sehat secara jasmani dan rohani
    • Mempunyai minat yang tinggi terhadap bidang studi yang dipilih serta berkomitmen untuk menyelesaikan studi di Rusia

    Nah, itulah beberapa beasiswa ke luar negeri yang tidak mensyaratkan nilai TOEFL/IELTS. Detikers tertarik daftar yang mana?

    (cyu/nwy)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Turki 2025 Turkiye Burslari, Ada Tempat Tinggal Plus Uang Saku


    Jakarta

    Pemerintah Turki membuka pendaftaran beasiswa Turkiye Burslari 2025 mulai 10 Januari-20 Februari 2025. Beasiswa S1, S2, S3, dan riset di Turki ini dapat dilamar warga Indonesia.

    Dikutip dari laman resminya, pendaftaran beasiswa ini terintegrasi dengan pendaftaran ke perguruan tinggi mitra di Turki. Jika lolos sebagai penerima beasiswa, mahasiswa bersangkutan akan mendapat penempatan perguruan tinggi dan departemen.

    Beasiswa Turki 2025 Turkiye Burslari

    Beasiswa kuliah di Turki ini meliputi:


    1. Uang kuliah

    2. Uang saku per bulan
    – Mahasiswa S1: sebesar 3.500 lira (Rp 1,6 juta)
    – Mahasiswa S2 5.000 lira (Rp 2,29 juta)
    – Mahasiswa PhD 6.500 lira (Rp 2,98 juta).

    3. Tempat tinggal.

    4. Kursus bahasa Turki.

    5. Asuransi kesehatan.

    6. Tiket pesawat pergi-pulang (PP).

    7. Program akademik dan kebudayaan

    Syarat Pendaftaran

    • Pelamar S1 berusia di bawah 21 tahun
    • Pelamar S2 berusia di bawah 30 tahun
    • Pelamar S3 berusia di bawah 35 tahun
    • Pelamar beasiswa riset berusia di bawah 50 tahun
    • Sudah/akan lulus studi di jenjang sebelumnya pada tahun beasiswa.

    Syarat Khusus S1

    1. General weighted average (GWA)/rata-rata capaian akademik 90 persen.

    2. Skor minimal TOEFL IBT 80 dari 120 atau IELTS 6.5 dari 90.

    3. Skor ujian kualifikasi akademik:
    – Scholastic Aptitude Test (SAT) minimal 1400 (matematika 680 dari 800) untuk departemen teknik, minimal 1350 untuk departemen lain.
    – International Baccalaureate (IB) minimal 33 (high level/HL harus tercapai setidaknya untuk untuk salah satu mata pelajaran yang berkaitan dengan program yang dilamar)

    4. 10 besar ujian nasional di negaranya.

    5. Peraih medali emas-perunggu pada olimpiade sains internasional matematika (IMO), fisika (IPHO), biologi (IBO), informatika (IO Informatics), astronomi (IOAA), dan lainnya yang diikuti Scientific and Technical Research Council of Turkiye (Tubitak).

    Syarat Khusus S2

    1. General weighted average (GWE) 90 persen

    2. Skor ujian kualifikasi akademik ALES atau GRE:
    – ALES quantitative 80 buat pelamar departemen teknik, quantitative 75 buat pelamar departemen sains, dan equal weight 75 untuk pelamar departemen lain
    – GRE quantitative 155 untuk pelamar departemen teknik dan 153 untuk departemen lain.

    3. Skor TOEFL IBT 90 dari 120 atau IELTS 7.0 dari 9.0

    Syarat Khusus S3

    1. General weighted average (GWE) 90 persen

    2. Skor ujian kualifikasi akademik ALES atau GRE:
    – ALES quantitative 85 buat pelamar departemen teknik, quantitative 75 buat pelamar departemen sains, dan equal weight 75 untuk pelamar departemen lain
    – GRE quantitative 160 untuk pelamar departemen teknik dan 157 untuk departemen lain.

    3. Skor TOEFL IBT 90 dari 120 atau IELTS 7.0 dari 9.0

    Informasi pendaftaran beasiswa Turki 2025 Turkiye Burslari bisa diakses lebih lanjut di https://www.turkiyeburslari.gov.tr/ dan Instagram @turkiyeburslari. Berminat mendaftar, detikers?

    (twu/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini Besaran Uang Saku Beasiswa LPDP di 65 Negara, Tertinggi Capai Rp39 juta



    Jakarta

    Beasiswa LPDP 2025 telah dibuka hingga 17 Februari mendatang. Sebelum mendaftar, peminat bisa cek besaran uang saku Beasiswa LPDP di 65 negara berikut.

    Beasiswa LPDP merupakan beasiswa di bawah naungan LPDP Kementerian Keuangan yang menawarkan bantuan studi Master dan Doktor. Cakupan bantuan yang akan didapat termasuk biaya pendidikan dan uang saku yang sesuai dengan standar hidup di negara tujuan.

    Berdasarkan Buku LPDP Scholarship Funding Components (April) 2024, negara dengan bantuan uang saku terbanyak adalah Amerika Serikat yang mencapai USD 2.500 atau Rp39 juta. Disusul dengan Inggris GBP 1.600 atau Rp31 juta, Belgia EUR 1.300 atau Rp30 juta, dan Australia AUD 2.800 atau Rp29 juta.


    Berapa besaran uang saku Beasiswa LPDP di negara lainnya? Simak di bawah ini.

    Besaran Uang Saku Beasiswa LPDP di 65 Negara

    1. Afrika Selatan: uang saku USD 800 atau Rp12,5 juta.
    2. Amerika Serikat: USD 2.000-USD 2.500 atau Rp26 juta atau Rp39 juta
    3. Arab Saudi: uang saku SAR 2.650 atau Rp11 juta.
    4. Argentina: uang saku USD 700 atau Rp11 juta
    5. Australia: AUD 2.500-AUD 2.800 atau Rp25 juta-Rp28 juta
    6. Austria: uang saku EUR 1.100 atau Rp19 juta
    7. Belanda: uang saku EUR 1.500 atau Rp25 juta
    8. Belarus: uang saku USD 450 atau Rp7 juta
    9. Belgia: uang saku EUR 1.300 atau Rp30 juta
    10. Brazil: uang saku BRL 2.500 atau Rp8 juta
    11. Brunei Darussalam: uang saku BND 570 atau Rp6 juta
    12. Bulgaria: uang saku BGN 850 atau Rp7 juta
    13. Chile: uang saku USD 1.400 atau Rp22 juta
    14. Denmark: uang saku EUR 1.300 atau Rp22 juta
    15. Estonia: uang saku EUR 700 atau Rp12 juta
    16. Filipina: uang saku PHP 35.100 atau Rp10 juta
    17. Finlandia: uang saku EUR 1.200 atau Rp10 juta
    18. Hongkong: uang saku HKD 11.000 atau Rp22 juta
    19. Hongaria: uang saku EUR 670 atau Rp11 juta
    20. India: uang saku INR 29.000 atau Rp5 juta
    21. Inggris: uang saku GPB 1.250-GPB 1.600 atau Rp24 juta-Rp31 juta
    22. Iran: uang saku EUR 820 atau Rp14 juta
    23. Irlandia: uang saku EUR 1.300 atau Rp22 juta
    24. Islandia: uang saku USD 1.550 atau Rp24 juta
    25. Italia: uang saku EUR 1.100 atau Rp19 juta
    26. Jepang: uang saku JPY 155.000-170.000 atau Rp16 juta-Rp18 juta
    27. Jerman: uang saku EUR 1.400 atau Rp24 juta
    28. Kanada: uang saku CAD 1.900 atau Rp22 juta
    29. Korea Selatan: uang saku KRW 1.300.000 atau Rp15 juta
    30. Kroasia: uang saku EUR 550 atau Rp9 juta
    31. Latvia: uang sakuEUR 540 atau Rp9 juta

    32. Lebanon: uang saku USD 1.150 atau Rp18 juta
    33. Lithuania: yang saku EUR 625 atau Rp10 juta
    34. Luksemburg: uang saku EUR 1.220 atau Rp21 juta
    35. Makau: uang saku MOP 7.800 atau Rp15 juta
    36. Malaysia: uang saku MYR 2.300 atau Rp7 juta
    37. Maroko: uang saku EUR 540 atau Rp9 juta
    38. Meksiko: uang saku USD 1.100 atau Rp17 juta
    39. Mesir: uang saku USD 758 atau Rp12 juta
    40. Norwegia: uang saku NOK 12.000 atau Rp28 juta
    41. Pakistan: uang saku USD 410 atau Rp16 juta
    42. Perancis: uang saku EUR 1.500 atau Rp25 juta
    43. Polandia: uang saku EUR 610 atau Rp10 juta
    44. Portugal: uang saku EUR 800 atau Rp13 juta
    45. Qatar: uang saku QAR 5.190 atau Rp22 juta
    46. Rusia: uang saku USD 575-USD 876 atau Rp9 juta-Rp13 juta
    47. Selandia Baru: uang saku NZD 2.000-NZD 2.300 atau Rp19 juta-Rp22 juta
    48. Singapura: uang saku SGD 2.000 atau Rp23 juta
    49. Cyprus: uang saku EUR 650 atau Rp11 juta
    50. Slovenia: uang saku EUR 650 atau Rp11 juta
    51. Spanyol: uang saku EUR 1.150 atau Rp19 juta
    52. Sudan: uang saku USD 700 atau Rp11 juta
    53. Swedia: uang saku SEK 10.700 atau Rp16 juta
    54. Swiss: uang saku CHF 2.050 atau Rp37 juta
    55. Taiwan: uang saku USD 900 atau Rp14 juta
    56. Thailand: uang saku THB 21.500 atau Rp9 juta
    57. China: uang saku CNY 5.700 atau Rp12 juta
    58. Turki: uang saku EUR 420 atau Rp7 juta
    59. UAE: uang saku AED 5.250 atau Rp22 juta
    60. Uzbekistan: uang saku USD 620 atau Rp10 juta
    61. Vietnam: uang saku VND 10.790.000 atau Rp7 juta
    62. Yordania: uang saku USD 500 atau Rp8 juta
    63. Yaman: uang saku USD 700 atau Rp11,4 juta
    64. Yunani: uang saku EUR 550 atau Rp9 juta
    65. Oman: uang saku USD 860 atau Rp14 juta

    Itulah daftar besaran uang saku Beasiswa LPDP di 65 negara tujuan. Ada negara impianmu, detikers?

    (nir/faz)



    Sumber : www.detik.com

  • Mau Kuliah di Jerman? Nih, Ada Beasiswa Khusus Muslim Plus Review Tinggal di Sana


    Jakarta

    Detikers tertarik kuliah di Jerman? Sekarang ini tengah dibuka Beasiswa Avicenna Studienwerk khusus untuk muslim.

    Beasiswa ini dibuka untuk jenjang magister dan doktoral. Selain itu, penerima beasiswa diperbolehkan membawa keluarga.

    Salah satu diaspora Indonesia di Jerman, Boy Tri Rizky mengatakan saat ini memang sangat banyak beasiswa untuk S2 dan S3. Ia mengatakan Avicenna Studienwerk sendiri merupakan lembaga beasiswa termuda yang diakui Kementerian Pendidikan dan Penelitian Federal Jerman (BMBF).


    “Di Jerman saat ini banyak banget beasiswa untuk S-2 dan S-3, dan ini sangat terbuka untuk semua agama, nggak cuma muslim, tetapi untuk semua agama,” kata laki-laki yang disapa Mas Boy itu kepada detikEdu (20/2/2025), dikutip Jumat (21/2/2025).

    “Tetapi ada beasiswa juga dari organisasi muslim, namanya Avicenna Studienwerk, ini adalah lembaga beasiswa di Jerman yang bertujuan untuk mendukung mahasiswa dan kandidat doktor Muslim yang berprestasi dan aktif secara sosial di semua bidang studi,” lanjutnya.

    Nah, bagi kalian yang mungkin tertarik dengan beasiswa ini, yuk simak apa kata Mas Boy soal menjadi muslim dan studi kajian Islam di sana!

    Budaya Kampus di Bulan Puasa

    Mas Boy menyebut sayangnya puasa Ramadan dan Lebaran belum diakui di Jerman. Sehingga tidak ada fasilitas khusus untuk mahasiswa muslim selama bulan Ramadan.

    “Jadi nggak ada apa-apa, mahasiswa juga harus ikut kuliah dan nggak ada istirahat atau pulang lebih cepat. Ya intinya nggak ada keistimewaan. Bahkan waktu itu pernah pas Lebaran juga masih ada kuliah,” jelasnya.

    Meski begitu, ia mengatakan ada banyak komunitas muslim di Jerman. Sehingga kalau ingin buka bersama atau ikut kegiatan keagamaan, bisa bersama komunitas-komunitas tersebut.

    Menariknya Jadi Muslim di Jerman

    Pengajar bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA) di KBRI Berlin ini mengatakan, menariknya jadi muslim di Jerman adalah merasakan menjadi minoritas. Berbeda dari di Indonesia yang serba mudah sebagai muslim.

    “Di Jerman agak sulit, terutama kalau mau sholat. Jarang banget gedung yang menyediakan musala, jadi kalau mau sholat ya harus di tangga darurat,” ujarnya.

    Menurut Mas Boy, di Jerman sebenarnya banyak makanan halal. Namun, jika memang ingin ke restoran yang tidak memiliki sertifikat halal, bisa pesan menu vegetarian saja.

    Meski menjadi minoritas di Jerman, alumnus LPDP ini mengaku tidak pernah memperoleh diskriminasi. Ia merasa aman dan dapat menjalankan ibadah dengan tenang.

    “Sistemnya di Jerman sih selama kita tidak mengganggu orang, orang tidak akan mengganggu kita,” terangnya.

    Kampus yang Membuka Peminatan Budaya/Keilmuan Islam

    Mas Boy mengatakan kampus-kampus ternama di Jerman memiliki kajian Islam. Meski tidak tahu pasti jumlahnya, ia memperkirakan ada lebih dari 10 universitas yang membuka studi-studi berkaitan dengan Islam.

    “Muslim itu sudah menjadi bagian dari Jerman, banyak pendatang dari Turki, Suriah, dan negara-negara muslim di sini,” katanya.

    Sekilas soal Avicenna Studienwerk

    Komponen Beasiswa

    Dikutip dari situs resmi, beasiswa Avicenna Studienwerk mencakup dukungan finansial yang terdiri dari hibah bulanan dan sejumlah biaya tetap untuk biaya studi atau penelitian. Dukungan finansial tersebut juga dapat mencakup semester di luar negeri, konferensi, magang, dan kursus bahasa di luar negeri.

    Bagi mahasiswa magister, ini komponen beasiswa yang didapatkan:

    • Dana beasiswa per bulan sebesar 844 Euro (sekitar Rp 14,4 juta)
    • Asuransi kesehatan per bulan sebesar 100 Euro (sekitar Rp 1,7 juta)
    • Dana perjalanan per bulan sebesar 100 Euro (sekitar Rp 1,7 juta)

    Sementara, bagi mahasiswa doktoral, ini komponen beasiswanya:

    • Dana beasiswa per bulan sebesar 1.190 Euro (sekitar Rp 20,3 juta)
    • Asuransi kesehatan per bulan sebesar 100 Euro (sekitar Rp 1,7 juta)
    • Dana perjalanan per bulan sebesar 100 Euro (sekitar Rp 1,7 juta)

    Selain itu, beberapa tambahan fasilitas berikut dapat diberikan dalam kondisi tertentu dan dalam batas ketersediaan dana:

    • Dana dukungan untuk keluarga per bulan sebesar 276 Euro (sekitar Rp 4,7 juta)
    • Bantuan awal satu kali/tunjangan buku sebesar 100 atau 50 Euro (sekitar Rp 1,7 juta atau Rp 853,6 ribu)
    • Dana mencetak (print) dokumen untuk doktoral sebesar 2.050 Euro (sekitar Rp 35 juta)

    Syarat Beasiswa

    Beasiswa ini memperbolehkan pendaftar untuk melamar program studi apa pun. Seperti ini syaratnya:

    • Potensi prestasi akademik/penelitian di atas rata-rata
    • Keterlibatan sosial, budaya atau politik;
    • Pendaftaran (atau setidaknya diterima) untuk gelar master atau doktor di universitas di Jerman di bidang studi apa pun.
    • Dokumen syarat yang harus diserahkan (hanya dalam bahasa Jerman atau Inggris):

    – Surat motivasi informal maksimal 2 halaman

    – CV dalam bentuk tabel maksimal 2 halaman

    – Sertifikat kualifikasi masuk pendidikan tinggi (Abitur, A-Level, dll.)

    – Sertifikat universitas dan jika ada referensi pekerjaan

    – Sertifikat pendaftaran terkini

    – Bukti keterlibatan sosial

    – Dua surat rekomendasi akademik

    – Salinan paspor

    – Transkrip nilai terkini.

    • Selain itu untuk kandidat doktor ada syarat lain yakni:

    – Sinopsis singkat proyek disertasi makimal 3 halaman dengan informasi tentang topik proyek, pembimbing, pertanyaan penelitian, status terkini, hasil yang diharapkan.

    (nah/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • LPDP ‘Hanya’ Efisiensi Operasional, Semua Beasiswa Tetap Gas Pol Rem Blong!


    Depok

    Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) ‘hanya’ kena efisiensi operasional. Semua program beasiswa tetap gas pol rem blong!

    “LPDP tidak kena efisiensi, layanan kita tetap. Yang kita melakukan efisiensi ini adalah operasional kita. Ya, operasional itu efisiensi selalu kita lakukan. Tahun ini juga kita lakukan,” tutur Direktur Beasiswa LPDP Dwi Larso saat ditanya detikEdu.

    Hal ini dikatakan Dwi Larso usai penutupan ‘Program Pelatihan Persiapan Talenta Muda bagi Guru Pembimbing Tahun Anggaran 2025’ di Wisma Hijau, Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Selasa (11/3/2025).


    Dwi mencontohkan efisiensi operasional itu seperti sosialisasi beasiswa LPDP. Tadinya sosialisasi beasiswa LPDP di berbagai daerah diadakan secara luar jaringan (luring). Namun kini digelar melalui webinar atau zoom online.

    “Sehingga itu sangat efisien. Dan efisiensi itu kita pakai untuk tentunya menambah layanan kita ya untuk memberikan tambahan beasiswa dan segala macam,” jelas Dwi.

    Program Prioritas Beasiswa LPDP di 2025

    Untuk 2025 ini, LPDP fokus ke area yang sangat dibutuhkan oleh Indonesia. Salah satunya beasiswa S3 bagi para dosen.

    “Tentunya program S3 selalu menjadi yang utama karena dia orang itu biasanya bisa mendidik karena dia dosen kan. Itu fokus,” imbuh Dwi.

    Kemudian, LPDP makin melirik diferensiasi negara tujuan beasiswa yang tak terfokus pada satu-dua negara saja.

    “Kemudian juga kita juga menyebar ke negara-negara yang lebih banyak. Artinya kan Indonesia pantas untuk mengirim ke berbagai negara, tidak hanya ke satu, dua, tiga negara saja. Itu juga kita support ya negara-negara baru yang maju-maju itu juga kita dukung,” imbuhnya.

    Negara-negara maju baru itu seperti China, India, Uni Emirat Arab (UEA), Turki selain negara-negara yang sudah maju seperti Singapura, Amerika Serikat (AS), Belanda, Australia, Jerman hingga Jepang. Prioritas LPDP juga menyusun skema pendanaan co-funding atau bersama mitra negara tujuan studi agar makin banyak mahasiswa yang bisa dibiayai.

    “Prioritas itu co-founding, di mana rupiah Indonesia digabungkan dengan dukungan dari sponsor negara lain, otoritas lain. Artinya satu rupiah Indonesia, atau harusnya buat satu orang, bisa menjadi dua orang, tiga orang kalau kita kerja sama dengan negara lain, itu yang ada di prioritas,” jelas Dwi.

    Program beasiswa afirmasi, targeted dan umum juga tetap jalan.

    Pelamar Beasiswa LPDP Tahap 1 2025 Capai 38 Ribu

    Dwi juga mengungkapkan jumlah pelamar beasiswa LPDP tahap 1 tahun 2025 yang hasil seleksi administrasinya baru diumumkan 7 Maret 2025 lalu. Menurut Dwi, pelamar beasiswa tahun ini berpotensi lebih tinggi atau tertinggi dibanding tahun-tahun sebelumnya.

    “Masih seleksi, belum diterima, pendaftarnya untuk tahap 1, 38 ribu, ini paling tinggi. Tahun lalu 2 tahap, pendaftarnya 52 ribu. Kalau tahap 1 tahun ini 38 ribu, setahun ini bisa 76 ribu kalau sudah dua tahap,” imbuhnya.

    Faktor-faktor yang membuat pendaftar beasiswa LPDP ini membludak, menurut Dwi, karena LPDP makin populer hasil sosialisasi yang makin bagus. Kemudian di sisi lain juga dipercaya publik bahwa LPDP bisa diandalkan untuk memilih putra putri terbaik.

    “Jadi kita betul-betul pada proses seleksi kita, baik seleksi administrasi, kemudian yang belum punya LOA ada seleksi akademik, kemudian seleksi substansi dan semuanya sangat merit system. Semuanya pada sistem yang sudah mapan, semuanya dilakukan oleh para ahli dan skornya langsung keluar gitu kalau tes bakat skolastik sehingga basisnya pada ukuran-ukuran objektif,” urainya.

    Gas Pol Rem Blong Kejar Target

    Dalam sambutan penutupan ‘Program Pelatihan Persiapan Talenta Muda bagi Guru Pembimbing Tahun Anggaran 2025’, Dwi menuturkan LPDP sedang gas pol rem blong untuk program beasiswa.

    “Kalau bisa membiayai sebanyak-banyaknya putra-putri terbaik bangsa, gaspol tapi rem blong, gak perlu direm, kejar ketertinggalan,” tegas Dwi.

    Alasannya, Dwi membandingkan kondisi Indonesia dan negara-negara tetangga seperti Malaysia. Di Indonesia, bila diambil 200 orang acak, hanya 1 orang bergelar S2-S3. Di Malaysia, dari 200 orang random ada 5 orang bergelar S2-S3. Di negara-negara maju, bisa 10 orang dari 200 orang random.

    Proporsi penerima beasiswa LPDP, Dwi merinci:

    • 45% guru/pendidik/dosen
    • 23% PNS-TNI-Polri
    • 30% sisanya ada 5-8% wirausaha

    “Wirausaha ini sangat dibutuhkan apalagi kalau banyak pengangguran,” imbuhnya.

    “Sudah menyebar LPDP itu apa, usaha kita gaspol remblong,” tegasnya.

    “Semua yang ada dana untuk LPDP, dana beasiswa kita pakai semaksimal mungkin untuk memberikan, tidak ada yang tersisa untuk kita simpan, untuk bagi hasilnya,” jelas Dwi kepada detikEdu.

    (nwk/pal)



    Sumber : www.detik.com