Tag: tvri

  • Wisata Viral di Kota Depok, Bisa Buat Ngabuburit Nih



    Jakarta

    Aktivitas ngabuburit selalu menjadi yang paling dinantikan selagi menunggu waktu berbuka puasa di bulan Ramadan. Yang tinggal di Depok, bisa ngabuburit ke sini.

    Ngabuburit identik dengan kegiatan jalan-jalan santai yang dilakukan di sore hari menjelang buka puasa. Biasanya tempat yang dipilih adalah kawasan teduh dan nyaman yang bisa buat duduk-duduk atau sekadar foto-foto.

    Enaknya lagi kalau dekat dengan kawasan wisata kuliner, jika saat berbuka tiba umat muslim dapat segera melepas dahaga dan lapar di sana.


    Depok punya beberapa kawasan wisata yang viral sampai ikonik, cocok untuk ngabuburit.

    Berikut 5 tempat wisata Depok untuk traveler:

    1. Jusuf Kalla Library

    Perpustakaan Jusuf Kalla, UII, Depok, JabarPerpustakaan Jusuf Kalla, UII, Depok, Jabar (Ari Saputra/detikcom)

    Jusuf Kalla Library merupakan perpustakaan baru yang berlokasi di Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) di Depok, Jawa Barat. Perpustakaan ini dikunjungi oleh ribuan orang setiap hari.

    Tak hanya tempatnya yang nyaman, kawasan ini juga cocok untuk foto-foto. Perpustakaan ini buka hanya di hari kerja yaitu Senin-Jumat mulai pukul 09.00-21.00 WIB.

    Lokasi: Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) di Depok, Jawa Barat

    2. Masjid At Thohir

    Pengunjung berswafoto dengan latar belakang video mapping yang ditampilkan saat acara Khazanah Fest di Masjid At-Thohir, Depok, Jawa Barat, Minggu (2/4/2023). Masjid At-Thohir yang dibangun sejak tahun 2022 dengan gaya arsitektur klasik modern tersebut menampilkan pertunjukkan video mapping nuansa Ramadhan. ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/YUMasjid At-Thohir yang dibangun sejak tahun 2022 dengan gaya arsitektur klasik modern tersebut menampilkan pertunjukkan video mapping nuansa Ramadhan. (Asprilla Dwi Adha/Antara)

    Masjid At Thohir diresmikan pada tanggal 9 Maret 2022 oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Kehadiran masjid ini menjadi manfaatkan untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan keislaman.

    Masjid At-Thohir yang dirancang dengan gaya arsitektur klasik modern dibangun di atas lahan seluas 2,8 hektare. Masjid bernuansa putih ini memiliki kapasitas 1.976 orang di area dalam masjid dan 1.395 di fasilitas pendukung plaza serbaguna.

    Lokasi: Jl. Mochamad Thohir, RT.01/RW.12, Tapos, Kec. Tapos, Kota Depok, Jawa Barat

    3. Situ Rawa Kalong

    Wisatawan melintas di jembatan apung Situ Rawa Kalong, Depok, Jawa Barat, Sabtu (25/1/2025).  Jembatan apung yang dibangun kolaborasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemkot Depok tersebut menjadi daya tarik  bagi warga yang berkunjung memanfaatkan libur akhir pekan, serta libur panjang Isra Miraj Nabi Muhammad dan Tahun Baru Imlek. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/Spt.Wisatawan melintas di jembatan apung Situ Rawa Kalong, Depok, Jawa Barat (Yulius Satria/Antara)

    Situ Rawa Kalong beralamat di Kelurahan Curug, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat. Danau ini memiliki luas 8,25 hektare.

    Dulunya kumuh dan jadi tempat pemancingan, Situ Rawa Kalong telah direvitalisasi dengan berbagai fasilitas seperti gedung aula, floating deck, vertical garden atau taman dinding, taman lansia, pedestrian, area UMKM, alun-alun kecil yang instagramable, dan catwalk terapung.

    Kawasan ini memiliki fungsi ganda yaitu tempat konservasi dan wisata. Tempat ini viral karena diresmikan oleh Ridwan Kamil dan Bonge.

    Lokasi: Jalan Rajabrana, Kelurahan Curug, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat, atau berdekatan dengan Green Lake View Cimanggis.

    4. Masjid Dian Al Mahri

    Masjid Kubah Emas Dian Al Mahri di DepokMasjid Kubah Emas Dian Al Mahri di Depok (Afriyana/d’Traveler)

    Masjid Dian Al Mahri atau Kubah Emas menjadi salah satu destinasi wisata religi di Depok. Tak jarang wisatawan dari luar kota berdatangan ke masjid ini.

    Masjid ini memang mempunyai kubah yang berwarna emas. Sementara, arsitekturnya bergaya timur tengah. Wisatawan dapat melihat lima kubah di masjid yang terdiri dari empat kubah kecil dan satu kubah besar.

    Lokasi: Jl. Meruyung Raya, Meruyung, Kecamatan Limo, Kota Depok.

    5. Taman Albar

    Kota Depok disebut kota dengan jumlah Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA) terbanyak se-Indonesia. Salah satunya Taman Alun-alun dan Hutan Kota Wilayah Barat (Albar) di Kecamatan Bojongsari (Devi P/detikcom)Kota Depok disebut kota dengan jumlah Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA) terbanyak se-Indonesia. Salah satunya Taman Alun-alun dan Hutan Kota Wilayah Barat (Albar) di Kecamatan Bojongsari (Devi P/detikcom)

    Taman Alun-alun dan Kota Depok Wilayah Barat (Taman Albar) diresmikan pada 19 September 2024, taman ini memiliki berbagai fasilitas penunjang untuk wisatawan. Taman Albar memiliki luas 2,1 hektar.

    Yang bikin taman ini viral adalah fasilitas bermain, apalagi untuk anak-anak. Mulai dari jembatang gantung, jogging track, playground sampai area jajan lengkap disediakan.

    Taman Albar dibuka setiap hari Selasa-Minggu pukul 06.00-18.00 WIB. Hari Senin, Taman Albar tutup untuk perawatan.

    Lokasi: dekat Situ Tujuh Muara, Kecamatan Bojongsari, Depok, Jawa Barat.

    6. Godong Ijo

    Mengutip website resminya, Godong Ijo adalah tempat wisata dengan konsep hutan di tengah kota. Menariknya, Godong Ijo dinobatkan sebagai amazing garden se-Asia Tenggara.

    Godong Ijo sudah berdiri cukup lama, yaitu sejak tahun 1998. Adapun fasilitas yang dimiliki yaitu kolam pemancingan, restoran sunda, function room, hingga vertical garden center.

    Destinasi ini buka setiap Senin-Jumat mulai pukul 08.00-17.00 WIB. Sementara pada Sabtu-Minggu mulai pukul 08.00-20.00 WIB. Harga tiket masuknya adalah Rp 30 ribu. Lalu biaya lainnya disesuaikan dengan aktivitas yang dipilih.

    Lokasi: Jl. Cinangka Raya KM 10 No. 60 Serua-Bojongsari, Depok.

    7. Studio Alam TVRI

    Studio Alam TVRI cocok untuk menjadi tempat menenangkan diri sejenak dari hiruk pikuk dan kemacetan. Menurut website Pesona Indonesia, Studio Alam TVRI sebenarnya bukanlah tempat wisata, melainkan lokasi syuting untuk film-film kolosal Indonesia.

    Ada berbagai pepohonan rindang, rumah-rumah tradisional dan danau buatan. Selain itu, ada banyak spot menarik untuk berfoto-foto.

    Studio Alam TVRI buka setiap hari pada pukul 08.00-18.00 WIB. Kawasan ini tidak dipungut biaya, namun untuk parkir motor adalah Rp 5.000 dan untuk parkir mobil Rp 10.000.

    Lokasi: Jalan Raden Saleh No. 90, Sukmajaya, Depok.

    8. Taman Rekreasi Wiladatika

    Taman rekreasi wiladatika memiliki berbagai jenis taman. Dahulu, taman ini diperuntukkan untuk kegiatan pramuka saja, tapi sekarang terbuka untuk umum.

    Tak hanya untuk bersantai menikmati keindahan taman, kawasan ini mempunyai berbagai wahana permainan seperti bom-bom car, gokart hingga kereta mini. Selain itu Taman Rekreasi Wiladatika juga menjadi tempat gathering, olahraga dan outbond.

    Adapun tiket masuk untuk umum adalah Rp 10.000, dan untuk pramuka adalah Rp 5.000. Taman ini buka setiap hari mulai pukul 08.00-16.00 WIB.

    Lokasi: Jl. Jambore No.1, Harjamukti, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok.

    9. Situ Pengasinan

    Dengan luas mencapai 6 hektar, Situ Pengasinan adalah salah satu tempat wisata paling populer di Depok. Pengunjung bisa datang setiap saat, karena Situ Pengasinan buka setiap hari pukul 07.00-18.00 WIB.

    Namun jika ingin menikmati wahana permainan, pengunjung harus membayar tiket lebih dulu. Contoh wahana yang tersedia adalah perahu bebek. Pengunjung juga bisa menikmati jogging track, mancing, atau jajan di area tersebut.

    Lokasi: Pengasinan, Kecamatan Sawangan, Depok.

    10. Taman Lembah Gurame

    Lembah Gurame dapat dikunjungi untuk menghabiskan waktu sore bersama keluarga. Selain itu, taman asri yang dipenuhi dengan pohon dan kolam ini juga bisa dijadikan sarana belajar untuk anak-anak agar lebih mengenal berbagai jenis tanaman.

    Selain ada nama di setiap tanaman, ada pula informasi mengenai pentingnya sebatang pohon, lubang biopori dan cara mengelola sampah. Fasilitasnya berupa kolam ikan, lapangan futsal, jogging track hingga jalur khusus refleksi.

    Taman ini buka setiap hari mulai pukul 06.00-18.00 WIB. Wisatawan tidak dikenakan biaya jika ingin mengunjungi Taman Lembah Gurame.

    Lokasi: Jalan Gurame Raya, Perumnas Depok 1, Pancoran Mas, Depok.

    (bnl/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Mari, Bernostalgia di Studio Alam TVRI Depok



    Depok

    Nama Studio Alam TVRI sudah melegenda di Depok. Berdiri sejak tahun 1980-an, tempat wisata hijau ini memang membawa nostalgia banyak orang,

    Berlokasi di Jl. Studio Alam TVRI, Sukmajaya, Kec. Sukmajaya, Kota Depok, Studio Alam TVRI diresmikan oleh mantan Presiden Soeharto sebagai tempat syuting bertema alam.

    Memiliki luas 28 hektar, tempat wisata ini didominasi oleh hutan, sehingga populer sebagai tempat piknik oleh banyak kalangan, khususnya orang tua.


    Saat berkunjung ke sana pada Jumat (9/5/2025), kawasan itu terbilang sepi. Yang ada saat itu adalah pasukan Kostrad, sedang berlatih tembak di balik pepohonan rapat Studio Alam TVRI.

    Nostalgia ke Studio Alam TVRI DepokNostalgia ke Studio Alam TVRI Depok Foto: Andhika Prasetia

    Ada yang berbeda dari tempat wisata ini. Bagian depan, setelah tulisan ikon ‘Studio Alam TVRI’, terdapat spot-spot yang lebih warna-warni. Itu adalah spot foto yang disediakan oleh pengelola untuk pengunjung.

    Hiasannya memang instagenik, ada lampion dan payung warna-warna. Sayang, menara pandang kayu sedang ditutup karena lapuk akibat hujan yang berkepanjangan di minggu ini.

    Sedikit segar, padang rumput Studio Alam TVRI kini diisi dengan rumah adat joglo dan rumah bale-bale. Tempat itu biasanya disewakan untuk syuting atau event.

    Nostaligia ke Studio Alam TVRI DepokNostaligia ke Studio Alam TVRI Depok Foto: (Andhika/detikFoto)

    Ada satu rumah yang sudah lapuk, malah setengah roboh. Itulah rumah Siti Nurbaya yang dipakai untuk film Siti Nurbaya yang disiarkan di TVRI pada zaman dahulu.

    Bagian belakang, terlihat pusdiklat dan asrama TVRI. Ini merupakan bagian perkantoran dan mess pegawai. Mereka kerap lalu lalang di sana dengan setelan dinas ‘TVRI’.

    Matahari semakin tinggi, belum ada tanda-tanda pengunjung yang bertambah. Saya ngobrol dengan UMKM yang berjualan di sana. Dagangannya sederhana, terdiri dari berbagai macam jenis minuman dingin dan jajanan saja.

    Studio Alam TVRI merupakan destinasi wisata yang menawarkan konsep alam di Kota Depok, Jawa Barat. Tempat yang diresmikan tahun 1985 ini kerap menjadi lokasi syuting.Studio Alam TVRI merupakan destinasi wisata yang menawarkan konsep alam di Kota Depok, Jawa Barat. Tempat yang diresmikan tahun 1985 ini kerap menjadi lokasi syuting. Foto: Andhika Prasetia

    “Iya sepi kalau hari biasa, rame Sabtu-Minggu atau ada event,” ucapnya.

    Sinar matahari masih mencoba untuk menembus dedaunan rapat dari pohon-pohon yang rindang di sana. Angin sesekali bertiup, tapi hawa panas seakan tak mau beranjak dari sana.

    Tiga jam sebelum tutup, wisatawan mulai berdatangan. Aneh juga, mau tutup malah makin ramai, pikir saya. Seorang anak datang ditemani orang tuanya, namanya Niva (7).

    Ibu Nunung berkata, ia dan anaknya sedang berkunjung ke rumah teman sekolah. Datang dari Parung, ia sekalian mampir ke Studio Alam TVRI.

    Nostalgia ke Studio Alam TVRI DepokNostalgia ke Studio Alam TVRI Depok Foto: Andhika Prasetia

    “Sudah tiga kali ke sini, lumayan buat bawa anak. Murah meriah, adem,” kata ibunda.

    Niva sedikit pemalu, tapi dengan senyum lebar ia menunjukkan kebahagiannya liburan di sana.

    “Senang, foto-foto. Mau ke sini lagi,” jawabnya dengan mata berbinar.

    Studio Alam TVRI merupakan destinasi wisata yang menawarkan konsep alam di Kota Depok, Jawa Barat. Tempat yang diresmikan tahun 1985 ini kerap menjadi lokasi syuting.Studio Alam TVRI Foto: Andhika Prasetia

    Sekelompok anak-anak dengan beberapa remaja juga mulai terlihat memasuki kawasan wisata. Mereka langsung ngacir foto-foto.

    Irma, Manager Sales Studio Alam TVRI menjelaskan bahwa kebanyakan yang datang ke sana pada sore hari adalah warga sekitar. Baru ditempatkan pada April 2024, ia juga masih belum terbiasa dengan hal itu.

    “Iya, justru pas mau tutup baru pada dateng. Mungkin karena panas banget ya kalau siang,” ungkapnya.

    Tempat wisata itu buka setiap hari, Senin-Jumat pukul 08.00-16.00 WIB, sementara Sabtu-Minggu 07.30-16.00 WIB. Irma menjelaskan bahwa mereka menerima pengunjung sampai pukul 4 sore, lalu tutup pada pukul 18.00 WIB.

    “Nanti ada petugas keamanan yang keliling untuk membantu pengunjung keluar,” ungkapnya.

    Nostalgia ke Studio Alam TVRI DepokNostalgia ke Studio Alam TVRI Depok Foto: (Andhika/detikFoto)

    Fasilitas dan biaya masuk

    Studio Alam TVRI memang tak seperti yang dulu lagi, makin cantik. Ada fasilitas lapangan futsal, toilet, padepokan dan padang rumput yang luas untuk disewakan sebagai tempat event. Meski begitu kehangatan yang diberikan masih terasa sama, menyimpan segudang nostalgia.

    Biaya masuknya dibedakan, orang dewasa akan dikenakan Rp 6.000 per kepala dan anak-anak Rp 5.000 di hari Senin-Jumat. Saat weekend, semua akan dikenakan biaya umum yaitu Rp 7.000 per kepala. Lalu biaya parkir motor Rp 5.000 dan mobil Rp 10.000.

    (bnl/ddn)



    Sumber : travel.detik.com

  • Studio Alam TVRI Masihkah Jadi Favorit?



    Depok

    Generasi 80 dan 90-an pasti akrab dengan tempat wisata satu ini, Studio Alam TVRI. Begitu mendengar namanya pasti langsung terbayang rimbunnya hutan di sana.

    Sampai saat ini, kawasan seluas 28 hektar itu masih rimbun. Hutan bambu yang padat dan pepohonan lain masih mendefinisikan nama tempat itu, studio alam.

    Sebelum pandemi, kawasan studio alam hanya diperuntukkan sebagai tempat syuting dan penyedia tempat event. Yang mau masuk untuk piknik, tinggal masuk tanpa pusing dengan biaya.


    “Awalnya ini dibuka khusus untuk studio syuting TVRI, karena banyak yang tertarik akhirnya banyak production house (PH) yang syuting juga di sini,” ucap Pengelola Studio Alam TVRI kepada detikTravel.

    Nostalgia ke Studio Alam TVRI DepokNostalgia ke Studio Alam TVRI Depok Foto: Andhika Prasetia

    Tahun 2021, pasca pandemi Covid Studio Alam TVRI mulai menjadi pilahan tempat wisata di Kota Depok. Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia (LPP TVRI1), sebagai penaung dari Studio Alam mulai mengenakan retribusi kepada pengunjung berupa tiket masuk dan sewa tempat untuk kegiatan.

    Kawasan Studio Alam kini dipercantik dengan beberapa spot foto yang terus diremajakan dari waktu ke waktu.

    “Kita terus edukasi pengunjung soal sistem pembayaran pakai QRIS,” katanya.

    Nostalgia ke Studio Alam TVRI DepokNostalgia ke Studio Alam TVRI Depok Foto: Andhika Prasetia

    Pengunjung wisatawan memang biasanya datang di akhir pekan. Untuk Sabtu-Minggu, studio alam ini bisa kedatangan 1.000-1.500 pengunjung. Kalau ada event, bisa tembus 3.000-4.000 wisatawan.

    Untuk itu, studio alam kerap membuat event kerjasama atau mandiri sebagai pancingan.

    Nostalgia ke Studio Alam TVRI DepokNostalgia ke Studio Alam TVRI Depok Foto: Andhika Prasetia

    Studio Alam TVRI masih tercatat sebagai paru-paru Kota Depok. Di sini, pengunjung yang membawa anak bisa bersantai karena anak-anak akan puas berlarian seharian.

    Meski sudah menyasar wisatawan, namun studio alam tidak melupakan marwahnya sebagai tempat event. Tempat ini paling banyak disewa sebagai tempat kebaktian padang umat kristen.

    “Iya, paling banyak Paskah kemarin sampai kita tolak karena mereka minta subuh,” jawabnya.

    Nostalgia ke Studio Alam TVRI DepokNostalgia ke Studio Alam TVRI Depok Foto: (Andhika/detikFoto)

    Irma mengaku cukup kaget dengan banyaknya kegiatan kebaktian padang dari berbagai gereja di sana. Mereka kebanyakan menyewa rumah tradisional dan gedung aula yang memiliki kapasitas sampai 400 orang.

    Berbagai komunitas juga kerap melakukan kerja sama untuk bisa beraktivitas di sini, begitu pula ph-ph yang ingin melakukan syuting. Dari catatannya, ada banyak ph yang kembali menyewa setelah kontrak pertama.

    “Kita nggak menutup kemungkinan untuk kerja sama sebagai pihak ketiga. Misalnya seperti kemarin ada komunitas mancing yang bikin tempat di sini,” jelasnya.

    Rumah-rumah tradisional seperti joglo pun merupakan hibah dari Pemprov Jawa Tengah. Begitu pula dengan rumah Siti Nurbaya dan Pemprov Sumatra Barat.

    Studio Alam TVRIRumah Siti Nurbaya di Studio Alam TVRI Foto: (Andhika/detikFoto)

    “Pemprov Sumbar sudah janji akan merevitalisasi rumah Siti Nurbaya, jadi kita tunggu saja,” katanya yakin.

    Memiliki jumlah pegawai sampai 41 orang, Studio Alam TVRI yakin akan tetap bertahan di antara tempat-tempat wisata baru. “Kami berharap agar studio alam lebih berkembang lagi, karena ini ruang terbuka hijau alami di Depok,” pungkasnya.

    Harga tiket Studio Alam TVRI

    Weekday
    Pengunjung umum : 6.000
    Pelajar/Mahasiswa : 5.000
    Roda Dua : 7.500
    Sepeda : 7.500
    Roda Empat : 13.000
    Bus/Roda Enam : 20.000

    Weekday
    Pengunjung umum : 7.500
    Pelajar/Mahasiswa : 7.500
    Roda Dua : 7.500
    Sepeda : 7.500
    Roda Empat : 13.000
    Bus/Roda Enam : 20.000

    Jam Operasional
    Senin – Jumat : 08.30 – 16.00
    Sabtu, Minggu & Hari libur : 08.00 – 16.00

    (bnl/ddn)



    Sumber : travel.detik.com

  • Liburan ke Studio Alam TVRI, Ini yang Dilarang



    Depok

    Sebagai tempat wisata ikonik, ada sejak tahun 1985, destinasi ini masih menjadi pilihan pelesiran oleh warga. Ternyata ada sejumlah larangan yang pengunjung di tempat ini, apa saja ya?

    Berlokasi di Jl. Studio Alam TVRI, Sukmajaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, tempat wisata ini terbuka untuk segala usia. Pepohonannya rindang, bahkan punya hutan sendiri.

    Dikenal sebagai tempat syuting, studio alam juga berteman baik dengan komunitas-komunitas di Kota Depok. Sebut saja komunitas air softgun, motor trail sampai treking. Hutannya menjadi tempat yang tepat untuk kembali ke alam di tengah padatnya pemukiman Depok.


    Irma, manager sales Studio Alam TVRI, menjelaskan ragam komunitas yang beraktivitas di sana. Dari semuanya ada satu yang membekas di ingatannya.

    Nostalgia ke Studio Alam TVRI DepokNostalgia ke Studio Alam TVRI Depok (Andhika Prasetia)

    “Ada satu komunitas yang tidak patuh dengan peraturan, mereka buang sampah sembarangan,” kata Irma.

    Bicara komunitas pasti bukan satu dua orang. Sampah yang berserakan setelah acara membuat pengelola sedih sekaligus sebal. Dia dengan tegas menindak komunitas itu.

    “Kalau tidak seusai dengan perjanjian, termasuk buang sampah sembarangan, bisa kita blacklist. Salah satunya, mereka,” kata Irma tanpa menyebutkan jenis komunitasnya.

    Selain buang sampah sembarangan, ada beberapa hal yang dilarang dilakukan oleh pengunjung:

    1. Dilarang menebang pohon

    Berada di bawah naungan Lembangan Penyiaran Publik (LPP), Studio Alam TVRI masih dikelola langsung oleh TVRI pusat. Setiap kegiatan yang dilakukan di sana akan dilaporkan ke pusat.

    Nostalgia ke Studio Alam TVRI DepokNostalgia ke Studio Alam TVRI Depok (Andhika Prasetia)

    2. Dilarang membawa speaker

    Saat piknik bersama keluarga, speaker biasanya menjadi salah satu barang wajib untuk menyatukan diri. Bisa bernyanyi atau bermain games bersama.

    Sayangnya, pengunjung dilarang untuk membawa speaker.

    “Kecuali, mereka yang menyewa tempat untuk event. Misalnya event senam bersama, itu boleh karena sudah sewa tempat. Tapi, kalau pengunjung biasa, nggak boleh,” katanya.

    3. Dilarang terbangkan drone

    Pengunjung dilarang untuk membawa drone. Alat ini disamakan dengan kegiatan syuting atau komersil. Jika pengunjung melanggarnya, maka akan dikenakan sanksi sebesar biaya syuting, yaitu Rp 3,5 juta.

    “Kecuali, mereka mau barter. Foto dan video bisa kita ambil sebagai bahan promosi,” jawab Irma.

    4. Dilarang nginap

    Studio Alam TVRIStudio Alam TVRI (Andhika Prasetia/detikFoto)

    Buat kamu yang belum tahu, Studio Alam TVRI tidak menyewakan tempat untuk kemping. Kegiatan menginap tidak boleh dilakukan di sana, kecuali menyewa asrama pusdiklat.

    “Asrama itu punya 20 kamar, satu kamar bisa untuk dua orang. Kalau mau melakukan pelatihan atau kegiatan menginap apa pun bisa menyewa pusdiklat,” kata dia.

    Semua kegiatan harus berakhir dalam satu hari. Pengunjung hanya boleh berada di sana sampai pukul 18.00 WIB.

    (bnl/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Frekuensi TV Digital Area Jabodetabek dan Cara Tangkap Sinyalnya

    Jakarta

    Peralihan dari TV analog ke TV digital sudah hampir merata di seluruh Indonesia. Hadirnya TV digital membuat masyarakat lebih nyaman dalam menyaksikan berbagai tayangan di televisi karena gambarnya lebih jernih.

    Bagi detikers yang ingin menonton siaran TV digital, ada beberapa hal yang perlu disiapkan, mulai dari pesawat televisi, antena UHF, dan set top box (STB) untuk membantu TV tabung serta TV LED menangkap sinyal TV digital.

    Ketika semua perangkat sudah siap, kini detikers harus mencari tahu apakah di daerah kamu sudah ada sinyal TV digital atau belum.


    Lantas, bagaimana cara menangkap sinyal TV digital? Lalu apa saja daftar frekuensi TV digital? Simak penjelasannya dalam artikel ini.

    Daftar Frekuensi TV Digital Area Jabodetabek

    Sebagai informasi, frekuensi TV digital bisa berbeda-beda di setiap daerah. Bagi kamu yang tinggal di wilayah Jabodetabek, berikut daftar frekuensi TV digitalnya:

    1. 498 MHz

    Di frekuensi 498 MHz ada beberapa stasiun TV yang terdaftar, yakni SCTV, Kompas TV, Indosiar, Mentari TV, dan O Channel.

    2. 530 MHz

    Untuk frekuensi 530 MHz beberapa stasiun TV yang terdaftar ada RCTI, GTV, MNC TV, dan iNews.

    3. 554 MHz

    Terdapat beberapa stasiun TV yang terdaftar di frekuensi ini, yaitu Metro TV, MyTV, JPNN, BBSTV, UGTV, Smile TV, dan Magna TV.

    4. 578 MHz

    Sedangkan di frekuensi TV digital 578 MHz ada stasiun TV TVONE, JakTV, ANTV, dan SportOne.

    5. 626 MHz

    Untuk frekuensi TV digital 626 MHz ada stasiun TV TransTV, Trans7, CNN, dan CNBC.

    6. 650 MHz

    Frekuensi TV digital yang terakhir adalah 650 MHz yang meliputi TVRI, TVRI Sport, TVRI World, TVRI Jakarta, nusantaraTV (ntv), Inspira, Net TV, Radar TV, Elshinta TV, DAAI TV, dan tMU.

    Cara Cek Sinyal TV Digital

    Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menghadirkan aplikasi Sinyal TV digital. Aplikasi ini sudah bisa diunduh di Play Store dan App Store.

    Hadirnya aplikasi tersebut bertujuan untuk memudahkan masyarakat dalam mengecek sinyal TV digital di wilayahnya. Selain mengecek cek sinyal, aplikasi ini juga dapat memberi informasi apakah sinyal TV digital di lokasi kamu lemah, jelek, bahkan hilang.

    Informasi tersebut ditandai dengan warna di dalam sebuah peta. Warna merah berarti sinyal siaran TV digital kuat, hijau dan kuning menandakan sinyalnya sedang, lalu putih dan biru menandakan sinyalnya lemah.

    Agar tidak bingung, berikut cara cek sinyal TV digital lewat HP yang mengutip catatan detikInet:

    • Download aplikasi sinyal TV digital di Google Play Store
    • Buka aplikasi dan izinkan untuk mengakses lokasi kalian
    • Tampilan aplikasi akan berubah sesuai lokasi
    • Tap ikon layer atau kotak bertumpuk di kanan atas, dekat ikon zoom in dan zoom out
    • Cek warna yang muncul pada peta. Sinyal terkuat adalah merah, sedangkan sinyal lemah berwarna putih.

    Alur Tangkap Sinyal TV Digital

    Setelah mengetahui sinyal TV digital di tempat kamu kuat atau lemah, kini tinggal menangkap sinyal tersebut. Simak langkah-langkahnya di bawah ini:

    • Gunakan antena UHF biasa, baik yang outdoor maupun indoor
    • Posisikan antena disesuaikan (ketinggian atau arah) dengan lokasi pemancar multipleksing
    • Pastikan TV sudah dilengkapi penerima siaran TV digital DVB-T2
    • Pastikan kabel antara antena dan TV tersambung dengan baik
    • Setelah perangkat TV tersambung, pilih menu pengaturan di TV untuk melakukan pencarian sinyal siaran TV digital. Biasanya terdapat pilihan DTV dan ATV, detikers pilih DTV
    • Pilih ‘Auto Scan’ untuk memindai program-program siaran TV digital
    • Tunggu sampai proses memindai program TV digital selesai.

    Itu dia daftar frekuensi TV digital dan cara menangkap sinyalnya. Semoga dapat membantu detikers.

    (ilf/fds)



    Sumber : inet.detik.com

  • Praktis! Begini Cara Nonton TV di HP Tanpa Aplikasi!


    Jakarta

    Menonton TV kini bisa dilakukan di mana saja, termasuk di HP. Hanya dengan bermodalkan koneksi internet, kalian bisa menonton siaran TV di mana saja dan kapan saja lewat live streaming di HP.

    Sebagian besar siaran TV live ini bisa dinikmati secara gratis dan tidak perlu menginstal aplikasi tambahan. Semua jenis HP, baik Android maupun iPhone, sudah dilengkapi browser yang memungkinkan pengguna nonton TV tanpa aplikasi tambahan.

    Tapi, pastikan kalian menonton TV secara online lewat website resmi dan legal, baik itu lewat website stasiun TV-nya langsung atau website layanan OTT yang sudah terdaftar.


    Nonton TV atau streaming lewat website tidak resmi memiliki banyak risiko keamanan siber, mulai dari ancaman serangan phishing, malware pencuri data, sampai berpotensi melanggar hak cipta.

    Untungnya saat ini sebagian besar stasiun TV sudah menyediakan portal website khusus untuk menonton siarannya secara live, langsung di HP. Sebagian besar juga dapat diakses secara gratis tanpa perlu membayar atau membuat akun.

    Cara Nonton TV di HP Tanpa Aplikasi

    Sebelum mulai nonton TV di HP, pastikan perangkat kalian sudah terhubung dengan koneksi internet yang stabil untuk memastikan video yang tidak putus-putus. Setelah itu, ikuti langkah-langkah berikut ini:

    • Buka aplikasi browser di HP. Ponsel Android biasanya sudah memiliki Google Chrome sebagai browser default, sedangkan iPhone memiliki Safari
    • Kunjungi salah satu website nonton TV yang resmi dan legal, yang daftar lengkapnya bisa dilihat di bawah ini
    • Kalau kalian ingin menonton TV lewat platform OTT, pilih stasiun TV yang ingin ditonton
    • Tunggu beberapa saat sampai video selesai dimuat, lalu kalian bisa menonton siaran TV langsung di HP.

    Tidak perlu bingung mencari website resmi untuk menonton TV langsung lewat browser di ponsel. Berikut ini beberapa pilihan website yang disediakan stasiun TV dan platform streaming OTT.

    Daftar website resmi stasiun TV untuk nonton TV di HP

    Daftar website resmi platform OTT untuk nonton TV di HP

    (vmp/fay)



    Sumber : inet.detik.com

  • Daftar Frekuensi TV Digital Area Jabodetabek dan Cara Menangkap Sinyalnya


    Jakarta

    Siaran TV analog sudah dihentikan pemerintah sejak November 2022 dan kini semua siaran TV digital. Hadirnya TV digital membuat masyarakat lebih nyaman dalam menyaksikan berbagai tayangan di televisi karena gambarnya lebih jernih.

    Bagi detikers yang ingin menonton siaran TV digital, ada beberapa hal yang perlu disiapkan, mulai dari pesawat televisi, antena UHF, dan set top box (STB) untuk membantu TV tabung serta TV LED menangkap sinyal TV digital.

    Ketika semua perangkat sudah siap, kini detikers harus mencari tahu apakah di daerah kamu sudah ada sinyal TV digital atau belum.


    Lantas, bagaimana cara menangkap sinyal TV digital? Lalu apa saja daftar frekuensi TV digital? Simak penjelasannya dalam artikel ini.

    Daftar Frekuensi TV Digital Area Jabodetabek

    Sebagai informasi, frekuensi TV digital bisa berbeda-beda di setiap daerah. Bagi kamu yang tinggal di wilayah Jabodetabek, berikut daftar frekuensi TV digitalnya:

    1. 498 MHz

    Di frekuensi 498 MHz ada beberapa stasiun TV yang terdaftar, yakni SCTV, Kompas TV, Indosiar, Mentari TV, dan O Channel.

    2. 530 MHz

    Untuk frekuensi 530 MHz beberapa stasiun TV yang terdaftar ada RCTI, GTV, MNC TV, dan iNews.

    3. 554 MHz

    Terdapat beberapa stasiun TV yang terdaftar di frekuensi ini, yaitu Metro TV, MyTV, JPNN, BBSTV, UGTV, Smile TV, dan Magna TV.

    4. 578 MHz

    Sedangkan di frekuensi TV digital 578 MHz ada stasiun TV TVONE, JakTV, ANTV, dan SportOne.

    5. 626 MHz

    Untuk frekuensi TV digital 626 MHz ada stasiun TV TransTV, Trans7, CNN, dan CNBC.

    6. 650 MHz

    Frekuensi TV digital yang terakhir adalah 650 MHz yang meliputi TVRI, TVRI Sport, TVRI World, TVRI Jakarta, nusantaraTV (ntv), Inspira, Net TV, Radar TV, Elshinta TV, DAAI TV, dan tMU.

    Cara Cek Sinyal TV Digital

    Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), kini bernama Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), menghadirkan aplikasi Sinyal TV digital. Aplikasi ini sudah bisa diunduh di Play Store dan App Store.

    Hadirnya aplikasi tersebut bertujuan untuk memudahkan masyarakat dalam mengecek sinyal TV digital di wilayahnya. Selain mengecek cek sinyal, aplikasi ini juga dapat memberi informasi apakah sinyal TV digital di lokasi kamu lemah, jelek, bahkan hilang.

    Informasi tersebut ditandai dengan warna di dalam sebuah peta. Warna merah berarti sinyal siaran TV digital kuat, hijau dan kuning menandakan sinyalnya sedang, lalu putih dan biru menandakan sinyalnya lemah.

    Agar tidak bingung, berikut cara cek sinyal TV digital lewat HP yang mengutip catatan detikInet:

    • Download aplikasi sinyal TV digital di Google Play Store
    • Buka aplikasi dan izinkan untuk mengakses lokasi kalian
    • Tampilan aplikasi akan berubah sesuai lokasi
    • Tap ikon layer atau kotak bertumpuk di kanan atas, dekat ikon zoom in dan zoom out
    • Cek warna yang muncul pada peta. Sinyal terkuat adalah merah, sedangkan sinyal lemah berwarna putih.

    Alur Tangkap Sinyal TV Digital

    Setelah mengetahui sinyal TV digital di tempat kamu kuat atau lemah, kini tinggal menangkap sinyal tersebut. Simak langkah-langkahnya di bawah ini:

    • Gunakan antena UHF biasa, baik yang outdoor maupun indoor
    • Posisikan antena disesuaikan (ketinggian atau arah) dengan lokasi pemancar multipleksing
    • Pastikan TV sudah dilengkapi penerima siaran TV digital DVB-T2
    • Pastikan kabel antara antena dan TV tersambung dengan baik
    • Setelah perangkat TV tersambung, pilih menu pengaturan di TV untuk melakukan pencarian sinyal siaran TV digital. Biasanya terdapat pilihan DTV dan ATV, detikers pilih DTV
    • Pilih ‘Auto Scan’ untuk memindai program-program siaran TV digital
    • Tunggu sampai proses memindai program TV digital selesai.

    Itu dia daftar frekuensi TV digital dan cara menangkap sinyalnya. Semoga dapat membantu detikers.

    (agt/agt)



    Sumber : inet.detik.com