Tag: ujungnya

  • Kunci Patah di Dalam Lubang, Begini Cara Lepasinnya


    Jakarta

    Terdapat banyak cara yang telah teruji untuk mengeluarkan kunci yang patah pada lubang kunci, mulai dari memanggil tukang kunci, sampai melakukannya sendiri di rumah dengan mengikuti metode yang tepat.

    Pembahasan ini akan memudahkan kamu dalam mengeluarkan kunci yang patah dari lubang kunci, semua prosesnya hanya memakan waktu beberapa menit dan tentunya dengan alat sederhana yang kamu punya di rumah. Berikut ini caranya.

    Kumpulkan Bahan

    Melansir Homify, pada Rabu (22/10/2024), sebelum mengeluarkan patahan kunci, kamu bisa mengumpulkan semua bahan yang diperlukan seperti pinset, oli, jarum, peniti atau tang sederhana. Masih banyak lagi alat lainnya, namun alat yang tersebut merupakan yang paling lazim untuk ditemukan di rumah kamu.


    Pelepasan Kunci Patah dari Lubang Kunci

    Jika kunci patah di dalam lubang kunci, kamu bisa mengeluarkannya dengan alat sederhana seperti peniti dan tang. Kedua alat ini merupakan salah satu hal yang diperlukan guna memperbaiki kunci yang patah.

    Kamu bisa menggunakan peniti yang biasa terdapat di rumah, tidak perlu yang terlalu kuat dan besar. Cara lainnya yang bisa membantu kamu dalam mengeluarkan kunci patah adalah dengan menggunakan tang sederhana atau bisa juga dengan tang buaya yang lancip di ujungnya.

    Menggunakan Peniti sebagai Pelepas

    Ambil peniti yang biasa kamu gunakan di rumah, serta gunakan tang untuk mengubah bentuknya menjadi seperti alat pengait guna melepaskan patahan kunci di dalam lubang kunci.

    Lumuri dengan Minyak

    Mungkin kamu perlu membeli banyak minyak dari toko terdekat jika belum memilikinya di rumah. Minyak biasanya dilengkapi dengan penyambung sedotan guna memastikan minyak langsung masuk ke lubang kunci.

    Salah satu ujung alat penyambung sedotan dipasang ke nosel dan ujung lainnya ditekan ke kunci tempat kunci yang patah berada. Cara lainnya sebagai pengganti minyak adalah dengan menyemprotkan silikon atau pelumas dan bubuk grafit.

    Gunakan Jarum

    Setelah dilumuri minyak, masukkan jarum yang telah dibengkokkan ke dalam lubang kunci dan putar ke arah pecahan anak kunci. Usahakan agar jarum menempel pada pecahan kunci yang patah. Itulah alasan membengkokkan jarum sejak awal.

    Setelah jarum menempel, tarik perlahan. Bagian jarum yang dibengkokkan harus mengarah ke atas agar dapat masuk ke dalam alur kunci dengan benar. Cobalah mengarahkan jarum ke sisi di mana alur kunci berada.

    Jika kamu mengalami kesulitan ketika menemukan posisi alur, cocokkan bagian kunci yang patah dengan yang masih tertinggal di dalam lubang. Jika kamu mengetahui letak pasti alurnya, akan lebih mudah untuk memasukkan jarum, menempelkannya pada kunci, dan menariknya keluar, sehingga prosesnya akan lebih cepat.

    Pastikan pintu dalam posisi terkunci atau tidak terkunci. Jika tidak, bagian kunci yang patah bisa sulit dikeluarkan menggunakan alat ekstraksi DIY kita. Jika pintu berada di posisi antara terkunci dan tidak terkunci, kunci bisa tersangkut di dalamnya.

    Pakai Penjepit

    Sehabis semua bagian sulit mengaitkan jarum ke kunci yang patah selesai, cabut kunci sambil memegang jarum, dan akhiri dengan melepaskan kunci dengan penjepit.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Barang Ini Sebaiknya Jangan Diletakkan di Teras Rumah


    Jakarta

    Teras menjadi area luar yang umumnya menjadi ‘wajah’ jika terletak di depan rumah. Area ini biasanya digunakan sebagai tempat bersantai hingga menerima tamu.

    Menurut Vastu Shastra, ilmu India kuno tentang harmoni dan kehidupan yang sejahtera, teras dapat menyeimbangkan energi rumah dengan meningkatkan aliran positif. Sehingga penataannya mesti diperhatikan agar mendatangkan manfaat.

    Ada sejumlah benda yang perlu disingkirkan dari teras agar tidak menghalangi energi positif masuk ke rumah. Barang-barang ini juga dapat mengganggu estetika teras dan membuatnya lebih sempit. Apa saja?


    Barang yang Tidak Boleh Diletakkan di Teras

    Dilansir laman resmi astrolog India Bejan Daruwalla dan Times Now, berikut sederet benda yang sebaiknya tidak diletakkan di teras rumah:

    1. Barang Berkarat

    Material berkarat yang disimpan di teras diyakini menyebabkan gangguan bagi penghuni rumah. Benda ini juga dipercaya membuat keuangan bermasalah.

    Di sisi lain, barang yang berkarat seperti teralis dan perkakas mudah patah akibat korosi. Barang seperti ini membahayakan penghuni dan orang lain sehingga baiknya dihindari dari teras rumah.

    2. Perabot Rusak

    Menurut vastu, perabotan rusak misalnya pot pecah bisa merusak kebahagiaan dan kedamaian rumah. Energi negatif juga mampu ditarik masuk hunian dengan adanya barang ini.

    Perabot rusak juga dianggap sial dan berbahaya jika terkena ujungnya yang tajam. Karena itu, sebaiknya langsung buang barang yang rusak atau ganti dengan benda baru.

    3. Tanaman Berduri

    Meski mempunyai keindahan tersendiri dan dipercaya mendatangkan energi, tanaman berduri tidak demikian. Tanaman ini dianggap menghambat kemajuan dalam hidup di masa mendatang. Misalnya kaktus. Tanaman berduri juga membahayakan penghuni akibat duri-durinya.

    4. Barang Terbuat dari Bambu

    Barang yang terbuat dari bambu kerap digunakan sebagai perabotan rumah di teras seperti kursi maupun meja. Namun ternyata menurut Vastu, barang dari tanaman ini hendaknya dihindari dari teras karena diyakini membawa masalah dan menguras energi positif di dalam hunian.

    5. Sapu

    Peralatan untuk membersihkan lantai seperti sapu disarankan tidak diletakkan di teras. Disebutkan akan berdampak buruk pada kebahagiaan dan kemakmuran penghuni rumah.

    Sebaiknya simpan sapu di sudut rumah bersama alat pembersih lainnya. Hindari meletakkan sapu di teras agar juga tidak terlihat berantakan.

    (azn/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Langsung Matikan Mesin Fortuner Diesel Usai Digunakan, Ini Sebabnya



    Jakarta

    Jangan langsung mematikan Fortuner bermesin diesel setelah selesai digunakan. Begini penjelasannya.

    Mematikan mesin menjadi hal pertama yang umumnya dilakukan ketika pengendara selesai digunakan. Tapi rupanya, tidak semua mobil disarankan langsung dimatikan setelah digunakan. Pada mobil diesel khususnya yang menggunakan mesin turbo, hal itu justru tak disarankan.

    Kepala Bengkel Auto2000 Jatiasih Wahono menjelaskan, mobil bermesin diesel dengan teknologi turbo seperti yang tersemat pada Fortuner jangan langsung dimatikan usai digunakan. Ada baiknya didiamkan dulu sekitar satu menit.


    “Turbo ini kan perlu pendinginan nah kalau langsung dimatikan, turbonya masih panas belum sama dengan suhu ruangan atau lingkungan, dia bisa retak, turbonya,” jelas Wahono ditemui detikOto belum lama ini.

    Wahono mengatakan, sebelum mesin dimatikan, suhu pada mesin dan lingkungan sebaiknya sama. Kalau hal ini sering dilakukan, turbo bisa retak dan lama kelamaan mesin bisa rusak.

    “Kalau retak efeknya apa? Ya kan turbonya rusak, ekstremnya cepat rusak, retak, bearingnya kena,” lanjut Wahono.

    Menurutnya, ada beberapa pemilik mobil yang mengabaikan hal tersebut. Ujungnya, mobil jadi rusak. Jadi kamu harus ingat ya, jangan langsung mematikan mesin saat suhu lagi panas-panasnya.

    “Itu efeknya lama ya bukan langsung sehari, dua hari, tahunan. Ya kan kalau turbo ada intercoolernya itu emang nggak boleh langsung. Tunggu semenit cukup. Makanya dulu pernah dengar nggak turbo timer? Mobil dimatikan kita cabut supaya langsung aktivitas, kunci, mobil masih hidup,” jelasnya lagi.

    Ya, tidak sedikit pengguna mobil bermesin diesel dengan turbo menggunakan turbo timer. Dikutip laman Auto2000, turbo timer merupakan komponen tambahan pada mobil yang mencegah mesin turbocharger mengalami perubahan suhu secara drastis. Komponen turbo timer ini akan menahan kunci kontak tetap dalam posisi ‘On’ meski kunci sudah dicabut. Dengan adanya kapasitor, turbo timer akan menahan mesin tetap menyala sampai suhunya mulai turun. Ketika kapasitor mulai habis muatannya, otomatis kunci kontak akan ikut mati begitupun dengan mesinnya.

    (dry/rgr)



    Sumber : oto.detik.com

  • 3 Terowongan Kereta Legendaris yang Bakal Hidup Lagi di Pangandaran



    Pangandaran

    Jalur kereta api Banjar-Pangandaran sepanjang 82 kilometer bakal dihidupkan lagi. Itu berarti, 3 terowongan kereta legendaris ini bakal bangkit lagi dari mati.

    Jika jalur ini kembali aktif, maka kereta api itu akan melintasi tiga terowongan bersejarah yaitu Terowongan Hendrik, Wilhelmina, dan Juliana.

    Ketiga terowongan tersebut tersebar di lokasi desa yang berbeda di wilayah Kabupaten Pangandaran. Meski telah berusia lebih dari seabad, struktur bangunan terowongan masih tampak kokoh. Namun, sejumlah bagian mulai menunjukkan kerusakan dan membutuhkan perbaikan.


    Kepala Bidang Budaya Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Pangandaran, Sugeng, menyebutkan Terowongan Hendrik berada di wilayah Desa Kalipucang, Wihelmina berada di Desa Bagolo, dan Juliana berada di Desa Pamotan, Kecamatan Kalipucang.

    “Karena usianya lebih dari 50 tahun,” kata dia.

    Berikut Profil 3 Terowongan yang Akan Dilewati Jalur KA Banjar-Pangandaran:

    1. Terowongan Hendrik

    Terowongan ini terletak di Desa Kalipucang dan membentang dari utara ke selatan. Panjangnya 106 meter dengan tinggi 5 meter dan lebar 4 meter. Mulut terowongan bagian selatan menggunakan konstruksi batu kali hingga setinggi 2,5 meter di sisi timur dan barat. Langit-langitnya berupa beton cor, dan masih terlihat bekas bekisting pengecoran.

    Terdapat saluran drainase di kedua sisi terowongan dengan lebar dan kedalaman masing-masing 20 cm. Terowongan ini dibangun menembus perbukitan berbatuan breksi.

    2. Terowongan Wilhelmina

    Inilah terowongan kereta api terpanjang di Indonesia, dengan panjang mencapai 1.116 meter. Terowongan ini berada di Desa Bagolo, Kecamatan Kalipucang. Lantainya berupa tanah yang telah mengeras dan dipenuhi batu koral.

    Kedua mulut terowongan menghadap timur laut dan barat daya. Mulut terowongan berukuran lebar 4 meter dan tinggi 4,5 meter. Karena bentuknya lurus, cahaya dari ujung lain terlihat dari pintu masuk.

    3. Terowongan Juliana

    Terowongan ini terletak di Desa Pamotan, Kecamatan Kalipucang, dan memiliki panjang 147 meter. Uniknya, terowongan ini berbelok di bagian tengah, sehingga ujungnya tidak dapat langsung terlihat dari pintu masuk.

    Mulut pertama menghadap ke selatan, sementara mulut kedua mengarah ke barat laut (330°). Struktur mulut terowongan berbentuk setengah lingkaran di bagian atas dan persegi di bagian bawah, dibangun dengan batu yang diplester halus.

    ——–

    Artikel ini telah naik di detikJabar.

    (wsw/wsw)



    Sumber : travel.detik.com