Tag: ukuran kaki

  • Bikin Tangga di Rumah Jangan Asal, Ini Anjurannya dalam Islam



    Jakarta

    Membangun rumah dua lantai tentu memerlukan tangga. Namun dalam membangun tangga tidak bisa asal. Dalam Islam juga ada anjuran dalam membangun tangga.

    Melansir dari artikel ilmiah berjudul Islamic Values in The Design of Residential Internal Layout yang ditulis oleh Mohd Akil Muhamed Ali, Mohd Farhan Md Ariffin, Mohd Nazri Ahmad, dan Shafiza Safie, terdapat beberapa anjuran dalam membangun tangga.

    Anak Tangga Ganjil

    Dalam konstruksi tangga, dianjurkan membuatnya dalam jumlah ganjil agar penghuni rumah dapat memulai dan mengakhiri langkahnya dengan kaki kanan. Sebab, Islam menganjurkan memulai segala sesuatu dengan tangan atau kaki kanan. Sesuai juga dengan sunah Nabi Muhammad SAW agar mendapat pahala jika dilakukan.


    Ukuran Anak Tangga

    Selain itu, anak tangga harus sesuai dengan ukuran kaki sehingga dapat mengakomodasi kaki pengguna tangga. Kenyamanan dan keamanan adalah dua faktor penting dalam membangun tangga untuk menghindari cedera dan fatal saat menggunakan tangga.

    Tidak di Ruang Tamu

    Dari segi aspek privasi, tangga ke lantai atas sebaiknya tidak berada di ruang tamu karena dapat menyulitkan wanita untuk naik ke kamarnya terutama ketika ada tamu.

    Tidak Transparan

    Desain tangga harus memenuhi fungsi aslinya serta memberikan kenyamanan dan keamanan saat digunakan. Namun, ada desain tangga yang tidak yang tidak sesuai untuk digunakan seperti tangga atau terbuat dari bahan yang transparan. Desain ini tidak disarankan karena tidak nyaman untuk dinaiki oleh wanita menaiki tangga ketika mereka mengenakan rok.

    Itulah beberapa aturan dalam merancang tangga dalam rumah yang dianjurkan dalam Islam. Semoga memberikan manfaat dan keberkahan.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Ringan, Nyaman, dan Tetap Stylish

    Jakarta

    Bagi detikers pecinta olahraga lari, memilih celana lari yang terbaik menjadi salah satu faktor penting untuk memberikan pengalaman yang optimal.

    Selain sepatu, pakaian lari seperti celana olahraga juga mendukung keamanan dan kenyamanan saat berlari, baik di dalam ruangan (indoor) maupun luar ruangan (outdoor). Namun, tidak semua pelari mengetahui celana yang cocok dan sesuai. Detikers dapat mempertimbangkan celana lari, mulai dari bahannya hingga mudah atau tidaknya menyerap dalam menyerap keringat.

    Untuk itu, berikut detikSport telah merangkum celana lari pria terbaik dengan bahan yang berkualitas, mulai dari brand lokal hingga luar.


    1. Elfs Active

    Elfs Active menjadi rekomendasi celana lari pria di urutan pertama. Brand lokal ini nyaman digunakan saat berlari karena bahan dasarnya flash dry fit yang ringan, mudah kering, dan tidak terlalu ketat.

    Celana lari satu ini dilengkapi dengan dua kantong saku, pinggang karet yang antislip, hingga reflektor yang dapat menyala saat ada cahaya. Selain desainnya yang lengkap, brand lokal ini juga memiliki harga yang terjangkau, yaitu di kisaran Rp75 ribu.

    detikers dapat memilih berbagai varian warna, mulai dari army, biru dongker, abu tua, hingga hitam

    2. Atalon Sportwear

    Celana lari ringan selanjutnya yaitu merek Atalon Sport wear. Celana ini sangat cocok bagi detikers yang mengutamakan kenyamanan dan fungsionalitas saat lari. Sebab bahannya terdiri dari komposisi yang ringan, elastis, dan dingin saat dipakai. Pada bagian dalam, terdapat liner hitam yang membuat celana dapat menyesuaikan ukuran kaki.

    Bagian belakang juga dilengkapi dengan reflective aksesoris sehingga aman digunakan saat lari malam. Celana ini tersedia dengan berbagai varian warna yang menarik, mulai dari abu-abu, hitam, putih, dan biru. Harganya juga cukup terjangkau, yaitu mulai R0159 ribu – Ro199 ribu.

    3. Terrel Sportwear

    Jika detikers mencari celana lari dengan bahan yang dingin dan mudah menyerap keringat, Terrel Sportwear bisa menjadi pilihan yang menarik. Celana brand lokal ini memiliki bahan quick dry yang ringan dan mudah menyerap keringat.

    Terrel Sportwear dilengkapi dengan gantungan handuk dan dua buah kantong. Detikers dapat memilih berbagai varian warna seperti hitam, abu tua, hijau, hingga putih. Harga untuk merek ini berada di kisaran Rp88 ribu.

    4. Adidas Own The Run Split Short

    Satu lagi celana yang mudah menyerap keringat dan ringan dipakai, yaitu didas Own The Run Split Short. Celana ini terbuat dari 100% bahan polyester daur ulang, bagian dalam terdiri dari jersey tunggal dan bagian luar dilapisi tenunan polos.

    Celana ini dilengkapi dengan teknologi AEROREADY yang mempermudah menyerap keringat. Hanya dengan merogoh kocek sebesar Rp370 ribu, detikers sudah bisa memiliki celana super nyaman ini.

    5. Aonijie FM5120 Men Shorts Compression Running

    Detikers tidak perlu takut lagi akan risiko kelelahan setelah berlari. Dengan Aonijie FM5120 yang dilengkapi dengan teknologi kompresi, dapat mengurangi kelelahan otot dan membantu memperlancar aliran darah dengan baik.

    Desain yang nyaman dan bahan yang berkualitas menjadikan celana ini banyak dipilih pelari profesional. Celana ini dijual seharga Rp460 ribu di marketplace.

    6. Nike Original Dri-fit Stride

    Salah satu celana lari berkualitas produksi Nike yaitu Nike Original Dri-fit Stride, yang dilengkapi dengan teknologi Dri-Fit. Teknologi ini mampu menyerap keringat dan menjaga tubuh tetap kering selama berkeringat. Di marketplace toko hijau, celana ini dijual seharga Rp700 ribu.

    7. PUMA Run 2-in-1

    PUMA Run 2-in-1 menjadi salah satu celana lari multifungsi yang inovatif dan nyaman digunakan. Celana ini menawarkan desain dua-dalam-satu (2-in-1) yang modern.

    Lapisan dalam memberikan dukungan tambahan pada lapisan luar. Celana ini cocok bagi detikers yang mengutamakan kenyamanan, namun juga ingin mengoptimalkan performa lari sekaligus. Di marketplace, celana pendek ini dijual seharga Rp400 ribu.

    Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.

    (krs/krs)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • Cara Memilih Sepatu Olahraga Sesuai Jenis Aktivitas


    Jakarta

    Sepatu menjadi komponen penting saat berolahraga. Jika salah memilih sepatu olahraga, dapat berakibat pada ketidaknyamanan dan dapat memicu cedera.

    Pemilihan sepatu olahraga dapat disesuaikan dengan jenis aktivitas olahraga yang dilakukan, baik itu lari, basket, sepak bola, padel, tenis, hingga badminton.

    Sayangnya, beberapa orang masih bingung dalam menentukan jenis sepatu yang cocok sesuai dengan jenis aktivitas olahraganya. Bagi detikers yang giat berolahraga, pastikan memilih sepatu dengan mengutamakan kenyaman terlebih dahulu dibanding tampilan.


    Lebih lanjut, berikut detikSport telah merangkum cara memilih sepatu olahraga sesuai jenis aktivitas. Yuk, disimak ulasannya di bawah ini.

    1. Utamakan kenyamanan dengan memilih bantalan sesuai kebutuhan

    Bantalan sepatu atau sol menjadi aspek utama yang menunjang kenyamanan saat berolahraga. Untuk olahraga seperti lari, dibutuhkan bantalan yang empuk serta responsif terhadap gerakan. Sementara untuk olahraga angkat beban, dibutuhkan sol yang tidak terlalu tebal agar membuat kaki tetap stabil dan tidak mengganggu postur tubuh.

    2. Mengetahui aktivitas fisik yang dilakukan

    Sebelum mulai membeli sepatu olahraga, detikers perlu mengetahui aktivitas fisik yang akan dilakukan. Jika detikers rutin berolahraga lari, maka jenis sepatu yang dibutuhkan adalah yang memiliki bantalan empuk dan ringan. Namun, jika rutin berolahraga angkat beban, maka dibutuhkan sepatu training yang fleksibel.

    Selain itu, untuk olahraga seperti basket atau sepak bola, dibutuhkan sepatu yang memiliki grip kuat agar kaki tetap aman saat melakukan aktivitas seperti lompatan, berlari, atau gerakan tiba-tiba.

    3. Mengetahui bentuk dan ukuran kaki

    Selain aktivitas olahraga, hal dasar yang perlu diperhatikan yaitu ukuran dan bentuk kaki. Setiap orang memiliki bentuk dan ukuran kaki yang berbeda-beda. Jika detikers memiliki bentuk kaki datar, maka pilihlah sepatu dengan dukungan tambahan untuk mengurangi tekanan dan gerakan berlebih di tengah kaki.

    Jika detikers memiliki bentuk kaki high arch, maka dibutuhkan sepatu dengan bantalan ekstra di bagian tumit dan depan kaki.

    Sebelum mulai membeli, pastikan detikers mencoba sepatu terlebih dahulu dan menyesuaikan dengan ukuran kaki. Setiap merk sepatu memiliki ukuran yang berbeda-beda meskipun pada size ditulis angka yang sama.

    4. Perhatikan bobot dan pilih sepatu yang breathable

    Bobot dan ventilasi sepatu menjadi aspek lain yang perlu diperhatikan. Bobot sepatu yang terlalu berat dapat membuat detikers cepat lelah saat beraktivitas. Untuk itu, pilihlah sepatu dengan bobot yang ringan namun tetap kuat dan stabil.

    Selain bobot, ventilasi juga harus menjadi pertimbangan. Sepatu dengan material yang breathable dapat menjaga sirkulasi udara dan mencegah panas. Hal ini penting bagi detikers yang melakukan aktivitas olahraga dalam jangka waktu yang cukup lama dan rutin.

    5. Utamakan fungsi daripada tampilan

    Tampilan sepatu memang menjadi salah satu aspek penting sebelum memutuskan untuk membelinya. Sepatu dengan tampilan menarik dan keren menjadi nilai plus, terutama bagi detikers yang ingin berolahraga namun tetap ingin terlihat fashionable.

    Namun di samping itu, fungsi dan kenyamanan perlu diperhatikan terlebih dahulu. Jangan sampai sepatu yang detikers pakai terlihat keren namun tidak nyaman saat dipakai.

    Demikianlah beberapa tips dan cara yang dapat detikers terapkan sebelum membeli sepatu olahraga. Dengan sepatu yang sesuai, aktivitas olahraga dapat dilakukan dengan optimal dan menghindari risiko cedera.


    Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.

    (krs/krs)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh