Tag: ultra

  • Pinjol Meresahkan, Pinjaman Online Kini Ganti Sebutan Jadi Pindar


    Jakarta

    Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) mengenalkan istilah baru untuk menyebut pinjaman online atau yang kerap disebut pinjol oleh masyarakat. Istilah baru tersebut adalah pindar atau pinjaman daring.

    Ketua Umum AFPI Entjik S Djafar mengatakan, pihaknya ingin meningkatkan perhatian dari masyarakat melalui penggantian istilah dari pinjol menjadi pindar. Menurutnya, istilah pinjol selama ini terlanjur terasosiasikan dengan citra negatif atau ilegal, sehingga pindar diharapkan jadi istilah yang membedakan antara pinjol ilegal dan legal di masyarakat.

    “Betul (ingin mengganti sebutan menjadi pindar). Kami bukan pinjol yang meresahkan masyarakat, kami adalah pindar atau pinjaman daring yang berizin OJK. Kami akan meningkatkan edukasi ke masyarakat, terutama ke masyarakat usaha kecil mikro menengah (UMKM) dan ultra mikro kecil, serta mengampanyekan manfaat yang telah diterima oleh para borrower UMKM dan ultra mikro kecil,” ucapnya kepada detikcom, saat dihubungi Sabtu (7/12/2024).


    Entjik menambahkan, dengan penggantian istilah ini bertujuan agar masyarakat bisa membedakan pinjol ilegal dengan pindar yang memiliki izin dari OJK. Hal itu disampaikan Entjik dengan tujuan supaya masyarakat tidak terjebak pada pinjol yang tidak beretika.

    Terkait pengusulan penggantian istilah ini, Entjik menyampaikan bahwa pihaknya juga sudah berdiskusi dengan OJK.

    “Sudah didiskusikan dan diusulkan,” tandas Entjik.

    Sebagaimana catatan detikcom sebelumnya, Entjik menjelaskan saat ini pihaknya telah melakukan survei atau riset yang melibatkan masyarakat. Hasilnya, ada 3.972 istilah atau nama yang didapatkannya.

    Atas pergantian istilah pinjol tersebut, dia bilang seluruh industri sepakat untuk mengubahnya. Menurutnya, pinjol erat kaitannya dengan praktik ilegal. Dengan begitu, dia bilang nantinya masyarakat dapat membedakan antara pinjol dan fintech P2P lending yang berizin dari OJK.

    Tonton Video: Waspada Pinjol Macet Persulit Pengajuan KPR

    [Gambas:Video 20detik]

    (eds/eds)



    Sumber : finance.detik.com

  • Ratusan Pelari Jelajahi Keindahan Alam Gunung Gajah


    Jakarta

    GTR Ultra 2025 kembali digelar untuk tahun ketiga dan sukses mencuri perhatian para pelari lintas alam dari berbagai daerah, bahkan mancanegara.

    Diselenggarakan di Lapangan Dusun Kayuwangi, Desa Gedong, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, pada tanggal 7 Oktober 2025, event ini menjadi bagian dari kalender resmi ITRA National League 2025 dan UTMB Index Races 2025, menegaskan posisinya sebagai salah satu ajang trail run bergengsi di Indonesia.

    Tahun ini sebanyak 800 pelari dari 90 kota di Indonesia dan 20 pelari internasional dari Vietnam, China, Jepang, Selandia Baru, Inggris, dan Amerika Serikat ikut menantang diri di lintasan yang menakjubkan di sisi utara Gunung Gajah.


    Dengan slogan GTR Ultra 2025 #WhyNot!, para peserta disuguhi lintasan dengan pemandangan spektakuler, mulai dari panorama Gunung Telomoyo, Gunung Gajah, hingga Rawa Pening. Kategori lomba tetap mempertahankan empat jarak diantaranya 7K, 12K, 30K, dan 52K, di mana kategori 30K dan 52K memberikan Point ITRA serta UTMB Index bagi para finisher.

    Kategori 52K menjadi tantangan utama dengan start pukul 00.00 WIB, melewati tiga puncak gunung yaitu Gunung Gajah, Telomoyo, dan Sokorini, serta Bukit Sepakung dan Gumuk Reco sebelum mencapai garis finis.

    Menariknya, tahun ini GTR Ultra menambahkan kategori Pelajar dan Mahasiswa untuk jarak 7K dan 12K. Inisiatif ini diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap olahraga alam sekaligus gaya hidup sehat.

    Tak hanya memacu adrenalin, GTR Ultra 2025 juga membawa dampak ekonomi positif bagi masyarakat lokal. Lebih dari 200 pelari menginap di homestay warga, sementara BUMDes Desa Gedong mencatat omzet lebih dari Rp50 juta selama event berlangsung.

    Dukungan kuat datang dari Pemerintah Kabupaten Semarang, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, hingga Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, melalui Kelompok Kerja Event Alam dan Petualangan. Bahkan, Fahmi Octaviano, Ketua Pokja Event Alam dan Petualangan, turut hadir dan melepas peserta di garis start.

    Kini, GTR Ultra tak hanya menjadi bagian dari Festival Telomoyo, tetapi juga resmi masuk dalam agenda tahunan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, membawa semangat baru untuk memajukan pariwisata dan ekonomi daerah.

    Melalui semangat “Why Not!”, GTR Ultra 2025 berhasil menunjukkan bahwa olahraga dan pariwisata bisa berjalan beriringan, menumbuhkan semangat petualangan sekaligus menggerakkan ekonomi lokal.

    (krs/krs)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • Dari Desa Gendong Sampai Kayuwangi


    Jakarta

    Indonesia makin serius dalam mendukung geliat olahraga lari lintas alam atau trail run. Terbukti, GTR ULTRA kembali hadir di tahun ketiganya dengan skala yang lebih besar dan jalur yang semakin menantang.

    Event ini bukan sekadar lomba lari biasa, GTR ULTRA 2025 telah resmi masuk dalam kalender race ITRA National League 2025 dan UTMB Index 2025, menjadikannya pilihan ideal untuk kamu yang ingin naik level sebagai trail runner sejati.

    Berlokasi di Lapangan Kayuwangi, Gedong, Banyubiru, Kabupaten Semarang, GTR ULTRA 2025 menjanjikan pengalaman lari yang tak terlupakan. Jalur lintasan menyusuri keindahan sisi utara Gunung Merbabu, dengan elevasi yang menantang adrenalin.


    Selain menyajikan pemandangan pegunungan yang memesona, setiap finisher di kategori 30K dan 52K juga akan memperoleh Point ITRA dan UTMB Index yang bisa digunakan sebagai syarat mengikuti ajang-ajang lari internasional bergengsi di masa depan.

    Pendaftaran dibuka mulai 1 Juli hingga 13 September 2025. Tapi perlu dicatat, untuk kamu yang ingin ikut kategori 30K dan 52K, wajib lolos proses kualifikasi terlebih dahulu.

    GTR ULTRA 2025 hadir dengan empat kategori yang bisa kamu pilih sesuai kemampuan: 7K untuk pemula dengan elevasi ringan, 12K dengan tantangan elevasi lebih tinggi dan sudah masuk UTMB Index 20, serta 30K dan 52K yang cocok untuk pelari berpengalaman yang ingin mengumpulkan Point ITRA dan UTMB Index.

    Kategori 30K memberikan 2 Point ITRA dan UTMB Index 20, sedangkan kategori 52K memberikan 3 Point ITRA dan UTMB Index 50. Keduanya membutuhkan proses kualifikasi terlebih dahulu yang bisa kamu akses di sini. Untuk kategori 7K, 12K, dan pelari yang sudah lolos kualifikasi, tiket bisa langsung dibeli melalui detikevent!

    Dengan ikut serta di GTR ULTRA 2025, kamu bukan hanya menyelesaikan race, tapi juga membangun reputasi dan portofolio sebagai pelari trail yang profesional. Untuk kamu punya mimpi ikut ajang besar seperti UTMB tingkat Internasional, event ini adalah langkah awal yang tepat.

    Yuk, siapkan dirimu, melatih endurance dan teknik lintas alam, dan segera daftar melalui detikevent! GTR ULTRA 2025 siap menguji batasmu dan membuka pintu menuju panggung trail running dunia!

    (aff/aff)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • Lari dengan Pemandangan Telomoyo, Merbabu, Rawa Pening


    Jakarta

    Industri sport tourism di Indonesia semakin menggeliat, terutama melalui event-event yang mampu menggabungkan pesona wisata alam dengan aktivitas fisik yang menantang.

    Salah satu yang patut kamu lirik adalah Gajah Trail Run (GTR) Ultra 2025, sebuah lomba lari lintas alam berskala nasional hingga internasional yang siap digelar pada 4-5 Oktober 2025 mendatang di kawasan Telomoyo, Jawa Tengah.

    Diselenggarakan sebagai bagian dari Festival Telomoyo ke-9, GTR Ultra 2025 akan menjadi edisi ke-3 dari ajang ini. Lokasi start dan finis akan berpusat di Lapangan Kayuwangi, Desa Gedong, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang.


    Jalurnya? Nggak main-main, para peserta akan diajak menyusuri jalur penuh keindahan mulai dari Gunung Gajah Telomoyo, Pagergedog, Sepakung, hingga Gumuk Reco. Sepanjang lintasan, kamu akan disuguhi panorama tiga gunung sekaligus,Telomoyo, Merbabu, dan Ungaran, plus view eksotis Danau Rawa Pening dari ketinggian.

    Ajang ini menawarkan empat kategori lomba berdasarkan jarak dan tingkat elevasi:

    • 7 Km (elevation gain 400 m)
    • 12 Km (elevation gain 800 m)
    • 30 Km (elevation gain 1.200 m)
    • 52 Km (elevation gain 2.500 m)

    Gajah Trail Run Ultra bukan sekadar lomba, tapi juga menjadi simbol sinergi antara olahraga dan pemberdayaan masyarakat. Lewat jalur yang melewati desa-desa wisata, sawah, dan pegunungan, kamu akan merasakan langsung interaksi dengan kearifan lokal masyarakat sekitar. Selain itu, event ini mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dengan mendatangkan hingga 1.000 pelari dari dalam dan luar negeri.

    Bukan hanya pelari profesional yang boleh ikut, kamu yang ingin menantang diri sendiri juga bisa ambil bagian. Apalagi sejak 2023, ajang ini telah terdaftar dalam kalender ITRA (International Trail Running Association) dan UTMB (Ultra Trail Mont Blanc), yang berarti setiap pelari bisa mengumpulkan poin dan indeks untuk keikutsertaan di lomba-lomba kelas dunia.

    Untuk kamu yang ingin ikut atau sekadar menyaksikan atmosfer luar biasa dari ajang ini, pantau terus informasi resminya di akun Instagram @gtrultra.

    Beli tiketnya sekarang juga sebelum ketinggalan melalui detikevent!

    (krs/cas)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • 5 Cara Dongkrak Produktivitas dengan S Pen di Galaxy S25 Ultra

    Jakarta

    S Pen di Galaxy S25 Ultra memang tidak dibekali Bluetooth. Pun begitu stylus ikonis dari Samsung ini masih mumpuni dalam membantu produktivitas dan kreativitas pengguna.

    Berkat perpaduan Galaxy AI, S Pen di Samsung S25 kini dilengkapi dengan serangkaian fitur baru yang inovatif, melengkapi fungsi-fungsi klasiknya. Berikut 5 tips untuk memaksimalkan produktivitas menggunakan S Pen di Galaxy S25 Ultra:


    1. Catat dan Buat To-Do List dengan Cepat

    S Pen dan Samsung Notes memungkinkan pengguna mencatat poin-poin penting dan membuat daftar tugas (to-do list) dengan lancar layaknya menulis di atas kertas.

    Akses cepat ke menu Air Command memudahkan pengguna menambahkan gambar atau rekaman suara ke dalam catatan. Semua catatan tersimpan aman di cloud, sehingga dapat diakses dan diperbarui kapan saja dari perangkat Galaxy.

    2. Seleksi dan Anotasi yang Presisi

    Smart Select memungkinkan pengguna memotong konten di layar dengan mudah, menambahkan anotasi, mengekstrak teks, dan membagikannya dengan cepat.

    Fitur Circle to Search with Google yang didukung Galaxy AI memungkinkan pengguna mencari informasi dengan cepat. Cukup lingkari objek atau teks di layar dengan S Pen, dan jendela dengan hasil pencarian akan muncul secara otomatis.

    4. Terjemahan Lebih dari 30 Bahasa

    Fitur Translate di menu Air Command berfungsi sebagai penerjemah pribadi. Dukung lebih dari 30 bahasa, fitur ini menerjemahkan email, dokumen, dan bahkan teks lisan secara instan.

    5. Tulis di Layar Terkunci

    Fitur “Screen off memo” memungkinkan Anda mencatat di Galaxy S25 Ultra tanpa perlu membuka kunci layar. Cukup lepaskan S Pen dan mulailah menulis pengingat penting.

    Pengguna juga dapat menulis email dengan tulisan tangan kemudian mengonversinya menjadi teks. Selain itu dapat membuat sketsa saat ide seketika muncul.

    (afr/afr)



    Sumber : inet.detik.com