Tag: UMKM

  • Festival UMKM 2021 kumparan Curi Perhatian 389.621 Penonton

    Jakarta, 28 Oktober 2021 – kumparan sukses menyelenggarakan Festival Usaha Milik Kaum Milenial (UMKM) 2021 yang berlangsung selama tiga hari berturut-turut, 26-28 Oktober 2021. Festival para pelaku bisnis milenial yang diadakan untuk memeriahkan Hari Sumpah Pemuda ini mencuri perhatian khalayak dengan disaksikan 389.621 penonton dan peserta. 

    Acara dibuka langsung oleh Presiden Joko Widodo. Dalam sambutannya, Presiden Jokowi menyambut baik Festival UMKM 2021 yang diselenggarakan kumparan. 

    “Semoga Festival UMKM ini bisa memotivasi para entrepreneur muda, baik di tingkat kecil maupun menengah, untuk mengembangkan usahanya dan bisa naik kelas. Adaptasi dan informasi menjadi kunci UMKM berkembang dan turut membangun ekonomi Indonesia,” ujar Presiden Jokowi pada Selasa (26/10). 

    Chief Corporate Strategy kumparan, Andrias Ekoyuono, menjelaskan pada Festival UMKM tahun ini, kumparan mengambil semangat #kumparantemanUMKM sebagai jembatan yang menghubungkan para pelaku UMKM milenial dengan para pemangku kepentingan yakni expert, pemerintah, dan brands. 

    Chief Corporate Strategy kumparan, Andrias Ekoyuono, di Festival UMKM 2021 kumparan.

    “Pandemi COVID-19 yang berjalan hampir dua tahun telah menjadi tantangan dan berdampak pada aktivitas ekonomi dan banyak sektor, termasuk pelaku UMKM. Adaptasi dan transformasi menjadi kunci agar pelaku UMKM agar terus berusaha. Lewat Festival UMKM 2021, kumparan ingin berkontribusi terhadap tumbuh kembang sektor UMKM Indonesia,” kata Andrias Ekoyuono. 

    Sejumlah menteri Kabinet Kerja berpartisipasi dalam Festival UMKM 2021 kumparan. Menteri Investasi Bahlil Lahadalia mendorong sektor UMKM didominasi oleh para generasi milenial. “Saya punya keyakinan semakin banyak anak muda menjadi pengusaha nasional lewat UMKM, maka semakin berdaulat ekonomi kita,” kata Bahlil saat pidato di hari ketiga Festival UMKM 2021 kumparan, Kamis (28/10). 

    Sedangkan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki dalam sambutannya menyepakati kemajuan UMKM mesti didorong dengan kemampuan para pelaku bisnis dalam memanfaatkan teknologi. 

    Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno yang juga hadir dalam Festival UMKM 2021 menekankan pentingnya sinergi pelaku UMKM dengan pemangku kepentingan agar dampak dan tantangan selama pandemi—terutama di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif—dapat tertangani. 

    Live Streaming Festival UMKM 2021 kumparan #kumparantemanUMKM, 26-28 Oktober 2021.

    Festival UMKM 2021 kumparan menyajikan yang berbeda pada tahun ini dengan menghadirkan Master Class, program pelatihan intensif selama satu pekan yang bekerja sama dengan BRI, Kementerian Koperasi dan UKM, serta Blibli. Setidaknya sebanyak 1.200 UMKM mendaftar untuk mengikuti program pelatihan intensif tersebut. 

    kumparan juga melanjutkan program Local Brand Editor’s Choice, yakni penghargaan untuk brand lokal di Indonesia sebagai bentuk apresiasi kontribusi sektor UMKM pada kemajuan perekonomian Indonesia. Festival UMKM 2021 kumparan juga bertaburan talkshow dan webinar yang dapat menambah wawasan mengenai UMKM. Festival berkolaborasi dengan BRI, Blibli, Kementerian Koperasi dan UKM, Teh Botol Sosro, Telkomsel, Kuncie, dan Prudential Indonesia. 

    Pada hari pertama, 26 Oktober 2021, ada talkshow yang menghadirkan lulusan SMK yang sukses di bisnis fashion seperti Dian Pelangi. Dian Pelangi yang merupakan designer & entrepreneur mengungkapkan sebagai lulusan SMK, dia mendapatkan respek karena hasil karyanya. Kemudian, memiliki kemampuan dan keahlian berbicara juga salah satu sikap untuk dihargai orang lain.

    Hari kedua, 27 Oktober 2021, selebritas dan Founder SINA, Prilly Latuconsina, menekankan pentingnya brand awareness ketika ingin memulai usaha dalam talkshow bertajuk ‘Menjual Brand Menggaet Konsumen’. Branding menjadi tantangan tersendiri bagi Prilly ketika ingin memperkenalkan produk yang saat ini sedang dikembangkannya, terlebih produk tersebut bukan kebutuhan primer masyarakat. 

    Prilly Latuconsina, selebritas sekaligus Founder SINA, di sesi talkshow Festival UMKM 2021.

    Lalu, di hari terakhir pada 28 Oktober 2021, Brand Activist & Creative Storyteller, Handoko Hendroyono, membagikan tipsnya dalam mengelola konsumen. Dalam branding, para pelaku bisnis harus memahami keinginan dan insight dari konsumen. 

    “Sebenarnya yang perlu dipahami adalah bagaimana mengelola crowd karena di situlah kekuatan Indonesia. Saya sangat percaya bahwa Indonesia pangsa pasarnya adalah konsumen. Karena itu, bagaimana kita membina hubungan yang sangat baik, memahami detil-detil konsumen yang sangat baik. Di situlah peluang kita besar sekali,” jelas Handoko. 

    Tahun lalu, Festival UMKM disaksikan oleh 155.808 penonton, dihadiri 50 komunitas, dan mengundang lebih dari 50 pakar dan figur publik. Hal tersebut yang juga membawa kumparan melalui Festival UMKM dianugerahi penghargaan sebagai Best Revenue Diversification Product/Project/Services oleh Asosiasi Penerbit Berita Dunia atau WANIFRA. 

    Pada tahun ini, Festival UMKM 2021 kumparan mendapatkan respon positif dari para penonton dan peserta yang berasal dari berbagai wilayah di Indonesia. “Pemaparannya bagus banget. Kita jadi dapat ilmu banyak tentang UMKM. Maju terus UMKM Indonesia,” seperti yang diungkapkan salah satu penonton dengan akun YouTube Anfini Putri. Sedangkan Rizki Yani mengatakan, “Terima kasih kumparan… Materi UMKM-nya sangat bermanfaat.” 


    Tentang kumparan

    kumparan merupakan leading news media yang diluncurkan pada 2017 dengan memadukan jurnalisme dan teknologi dalam pemberitaan (technology based journalism). kumparan berkomitmen menghadirkan konten dan produk terdepan, segar, dan inovatif untuk audiens Indonesia. www.kumparan.com

     

    KONTAK (kumparan)

    Nama : Yusuf Arifin (Dalipin)

    Jabatan : Chief of Storyteller

    Nomor HP : +62 812-8284-3705

    E-mail : [email protected]

     



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tingkatkan Ekonomi Akar Rumput, Amartha Gelar Asia Grassroot Forum


    Jakarta

    PT Amartha Mikro Fintek menggelar The 2024 Asia Grassroots Forum yang jadi bagian dari kegiatan ulang tahun Amartha yang ke-14. Amartha merupakan prosperity platform yang menghadirkan layanan keuangan digital inklusif untuk komunitas akar rumput.

    Dalam agenda ini, Founder & CEO Amartha Andi Taufan Garuda Putra menyebut forum ini bertujuan membangun kolaborasi dengan berbagai stakeholder untuk membahas ekonomi akar rumput, khususnya usaha, mikro, kecil, dan menengah (UMKM) atau small and medium-sized enterprises (SMEs).

    “Ekonomi akar rumput di Indonesia, Vietnam, kemudian Thailand memiliki karakteristik yang serupa. Termasuk (karakter) di antaranya woman SMEs, sektor pertanian, perkebunan, dan perikanan,” ujar Taufan, dalam agenda Press Briefing Asia Grassroots Forum, di Jakarta, Selasa (21/5/2024).


    “Indonesia masih punya banyak potensi untuk ditunjukkan, kami ingin menyatukan para stakeholder di industri UMKM,” sambungnya.

    Melalui kolaborasi antar stakeholder, Taufan menyebut pihaknya ingin mendorong lebih banyak pemain dan melihat potensi dari segmen UMKM Tanah Air. Maka dari itu, forum ini menghadirkan para pengusaha, inovator, investor, finance leader untuk mendiskusikan soal ekonomi masyarakat di piramida terbawah.

    “Kita akan berdiskusi soal-soal yang bisa kita relate, seperti ‘bagaimana cara untuk meningkatkan potensinya?’, ‘bagaimana kita menghadapi segmen UMKM?,” kata Taufan.

    “Karena peluangnya sangat besar, maka kita bisa mengakselerasi dampaknya,” lanjutnya.

    Berdasarkan data dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah RI (Kemenkop UKM), usaha mikro yang menjadi paling dominan dalam struktur UMKM nasional yang berjumlah 63,9 juta atau mengisi 99,62% dari total unit usaha di Indonesia. Taufan menyebut solusi skala besar untuk mengembangkan UMKM di Tanah Air yaitu melalui kolaborasi.

    “Ketika kita merasa lebih nyaman, ketika kita lebih percaya diri, kita bisa lebih optimis dengan pertumbuhan industri, ini adalah solusi yang dapat kita lihat di lapangan. Dan itulah yang kami pelajari,” kata Taufan.

    Taufan berharap forum ini dapat mempertemukan semua like-minded individual atau para pemimpin. Meskipun ini merupakan tahun pertama, ia berharap forum ini dapat memberikan dampak yang besar untuk perekonomian di negara-negara berkembang, khususnya di ASEAN.

    “Dan tahun ini kami (Asia Grassroot Forum) mengadakan berbagai diskusi dialog dan kolaborasi untuk memberikan dampak yang lebih besar pada sektor ini dan di pasar negara-negara berkembang ASEAN,” ungkapnya.

    Sebagai informasi, Asia Grassroot Forum berlangsung pada 21-22 Mei 2024. Hadir dalam Press Briefing, CEO Accion Michael Schlein dan Chief Investment Officer of Women’s World Banking Christina Juhasz.

    (anl/ega)

    Sumber : finance.detik.com

    Alhamdulillah Haji Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad Ekonomi Bisnis hitung uang
    ilustrasi sumber : unsplash.com / towfiqu barbhuiya
  • Banyak UMKM di Asia Tenggara Sulit Dapat Akses Kredit, Fintek Jadi Solusi?


    Jakarta

    Berbagai layanan finansial teknologi (fintek) berkumpul di Bangkok, Thailand, dalam kegiatan Money 20/20. Salah satu Fintek yang hadir dalam konferensi teknologi finansial dari Indonesia adalah Amartha.

    Founder & CEO Amartha Andi Taufan Garuda Putra mengatakan inovasi teknologi dan literasi keuangan yang inklusif merupakan kunci dalam meningkatkan daya saing usaha mikro Indonesia di Asia Tenggara.

    Asia Tenggara adalah rumah bagi jutaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), yang menyumbang hingga 40% dari ekonomi wilayah tersebut. Bisnis mikro mewakili hingga 94% dari total UMKM, memainkan peran penting sebagai mesin pertumbuhan ekonomi, terutama di negara-negara seperti Indonesia dan Thailand.


    Meskipun kontribusinya signifikan, 90% pedagang mikro di Asia Tenggara mengalami hambatan seperti akses kredit yang terbatas, tantangan dalam mendapatkan pinjaman karena jaminan yang tidak memadai dan minim riwayat kredit, serta rendahnya literasi keuangan digital, terutama di daerah perdesaan.

    Pelaku industri teknologi finansial seperti Amartha, memainkan peran kunci dalam menyediakan layanan yang mudah diakses kepada segmen yang tidak terlayani, dimana proporsi pinjaman usaha mikro terhadap layanan pinjaman teknologi finansial lebih besar dibandingkan usaha menengah 1 Perjalanan menuju inklusi akses permodalan bagi usaha mikro turut diiringi dengan meningkatnya tren impact investing.

    Di Asia Tenggara, khususnya Indonesia, saat ini menjadi tempat tujuan impact investing yang memungkinkan para investor dan institusi global untuk diversifikasi portofolio mereka di pasar yang berkembang serta turut serta memberikan dampak sosial bagi masyarakat. Di periode 2020-2022, impact investor telah berkomitmen lebih dari 67% dari total modal yang diinvestasikan dalam periode 10 tahun sebelumnya dari 2007-2016 di Asia Tenggara, menunjukkan percepatan tren aktivitas impact investing di wilayah tersebut.

    “Kondisi geografis yang luas selalu menjadi fokus utama dalam menyediakan akses permodalan yang merata bagi usaha mikro di Indonesia. Salah satu tantangannya adalah penyaluran modal yang belum merata di luar pulau Jawa. Sebagai penyedia layanan keuangan digital inklusif, Amartha terus berkomitmen menghadirkan teknologi terbaik yang relevan dan ramah pengguna bagi usaha pedagang mikro tradisional, memungkinkan mereka untuk mencapai potensi terbaik mereka.” ungkap Andi dalam keterangannya, Sabtu (4/5/2025).

    Dalam memastikan inklusivitas, Amartha telah membangun infrastruktur keuangan digital yang menghubungkan bisnis mikro di kota-kota Tier 2 dan 3 di luar Jawa, dengan menawarkan model pendanaan dan pemberian pinjaman yang terintegrasi baik dari sektor institusi maupun ritel. Hal ini memungkinkan para peminjam untuk mengakses modal kerja dengan efisien.

    Selain itu, infrastruktur mereka menyediakan layanan pembayaran dan sistem skor kredit internal, menjadikannya platform keuangan mikro yang paling terintegrasi untuk segmen akar rumput Indonesia. Lebih lanjut, guna menyediakan ketersediaan akses permodalan yang lebih luas, Amartha menggunakan local branchless agents, yang memberdayakan mitra bisnis lokal lokal di daerah pedesaan dengan menawarkan layanan keuangan digital seperti transfer peer-to-peer, tabungan mikro, dan pembayaran tagihan.

    Produk-produk strategis ini memperluas layanan keuangan esensial kepada para pelaku usaha mikro. Melalui pendekatan tersebut, Amartha secara aktif mempromosikan literasi digital dan keuangan dengan menempatkan local branchless agents ke area perdesaan. Selain mendiskusikan tantangan dan upaya memaksimalkan potensi ekonomi akar rumput di Asia Tenggara, salah satu topik diskusi pada acara Money 20/20 adalah bagaimana perjalanan menuju inklusi akses permodalan bagi usaha mikro turut diiringi dengan meningkatnya tren impact investing.

    Di Asia Tenggara, khususnya Indonesia, saat ini menjadi tempat tujuan impact investing yang memungkinkan para investor dan institusi global untuk mendiversifikasi portofolio mereka di pasar yang berkembang serta turut serta memberikan dampak sosial bagi masyarakat. Pada 2023, Amartha telah mendapatkan institutions facility commitment untuk pembiayaan usaha mikro dari tiga organisasi terkemuka, yang mencapai total kontribusi sebesar $285 juta dari Community Investment Management, International Finance Corporation, dan Credit Saison.

    Besarnya tren impact investing serta konsisten menghadirkan inovasi teknologi yang relevan, menjadikan Amartha memiliki catatan profitabilitas yang baik selama tiga tahun terakhir. Dengan tren arah pertumbuhan yang positif ini, Amartha semakin memperkuat komitmen untuk mempromosikan popularitas impact investing di Indonesia.

    (fdl/fdl)



    Sumber : finance.detik.com

  • Duit Anak Usaha KoinWorks Diduga Dibawa Lari Peminjam!


    Jakarta

    Salah satu anak perusahaan aplikasi keuangan KoinWorks, yaitu KoinP2P, diduga menjadi korban kejahatan keuangan oleh salah satu borrowernya alias peminjamnya. Direktur KoinP2P, Jonathan Bryan, mengatakan pihaknya sudah membuat laporan ke pihak kepolisian.

    “Saat ini kasusnya sedang dalam tahap investigasi,” kata Jonathan dalam keterangan tertulis, Selasa (19/11/2024).

    Akibat aksi pelaku ini, kata Jonathan, ekosistem KoinP2P jadi terpengaruh. Meski begitu, Jonathan menegaskan bahwa perusahaan tetap bertanggung jawab untuk memulihkan dana.


    “Kami tidak kemana-mana. KoinP2P berkomitmen penuh menjaga integritas dan keamanan dana pemberi pinjaman, meminimalisir dampak, dan bekerja sama dengan pihak berwenang untuk menyelesaikan kasus ini secara efektif,” jelas Jonathan.

    “Tentunya untuk melakukan semua itu diperlukan waktu. Kami mengestimasi waktu dua tahun untuk memulihkan dana pemberi pinjaman yang terdampak. Kompensasi lima persen per tahun juga kami bagikan setiap bulannya,” sambung dia.

    Jonathan menjelaskan pihaknya juga mengupayakan suntikan modal baru, mengalokasikan keuntungan untuk memulihkan dana pemberi pinjaman yang terdampak, dan berupaya mengejar pelaku lewat jalur hukum agar mengembalikan uang yang dibawa kabur.

    KoinP2P adalah platform pinjaman produktif dan bukan pinjaman konsumtif seperti pinjaman online (pinjol). Platform peer-to-peer lending ini telah mendanai lebih dari 11.000 bisnis UMKM.

    Dijelaskan bahwa, kasus ini berbeda dari kasus Investree. Mantan CEO Investree, Adrian Asharyanto Gunadi, melarikan dirinya dan dana nasabah ke luar negeri. Sampai saat ini, perusahaan tidak bertanggung jawab dan tidak berkomitmen mengembalikan dana tersebut.

    Sebelumnya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan proses hukum perusahaan financial technology (fintech) lending PT Investree Radhika Jaya tetap berjalan. OJK saat ini masih berusaha mengejar mantan CEO Investree Adrian Asharyanto Gunadi yang kabur ke luar negeri.

    “Itu sudah masuk di penyidikan kita. Lagi kita proses ya, semoga bisa memulangkan,” kata Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Perlindungan Konsumen (PEPK) Friderica Widyasari Dewi saat ditemui di Menara Bank Mega, Jakarta Selatan, Selasa pekan lalu.

    Terkait kasus tersebut, OJK menjelaskan pihak yang paling banyak mengajukan keluhan, yakni para investor alias lender PT Investree Radhika Jaya. Para lender ini terus menunggu kepastian pengembalian dana atas kasus gagal bayar perusahaan pinjol tersebut.

    (fdl/hns)



    Sumber : finance.detik.com

  • Begini Jurus Fintech Perangi Pinjol Ilegal


    Jakarta

    Pinjaman online ilegal saat ini masih banyak beredar di masyarakat. Karena itu dibutuhkan literasi dan inklusi keuangan yang tinggi untuk masyarakat.

    Sebagai gambaran, berdasarkan data Bank Dunia per tahun 2021, segmen masyarakat unbanked dan underbanked di Indonesia, termasuk pemilik UMKM di Indonesia mencapai 48% dari populasi. Selain itu, segmen ini memiliki kontribusi sekitar 60% dari pendapatan domestik bruto (PDB) Indonesia.

    Meskipun demikian, terdapat kesenjangan pendanaan bagi UMKM yang mencapai sekitar 234 miliar dolar AS. Seluruh hal tersebut menunjukkan bahwa kehadiran pinjaman daring diperlukan untuk meningkatkan jangkauan dan kemudahan akses terhadap produk keuangan guna menjaga likuiditas masyarakat, membuka ruang investasi asing, serta mendukung perluasan inklusi keuangan.


    Namun, maraknya pinjol ilegal menjadi ancaman bagi masyarakat dan UMKM yang mencari pendanaan. Sepanjang tahun ini hingga Oktober 2024, pemerintah telah memblokir 2,500 entitas pinjol ilegal, menjadikan total jumlah pinjol yang diblokir sejak 2017 mencapai 9,180 entitas. Fenomena ini mendapatkan perhatian serius dari Presiden Prabowo Subianto, yang menjadikan pemberantasan kegiatan ilegal, termasuk pinjol ilegal sebagai salah satu prioritas.

    Direktur Utama PT Indonesia Fintopia Technology (Easycash) Nucky Poedjiardjo Djatmiko menekankan pentingnya dukungan pemerintah untuk meningkatkan inklusi keuangan bagi masyarakat, dengan menjaga aksesibilitas dan likuiditas di industri pinjaman online (pinjol) berizin.

    Hal ini penting mengingat minat terhadap pinjol terus bertumbuh sejak kemunculannya pada tahun 2017. Ini terlihat dari jumlah akumulatif rekening penerima dana (borrower) yang telah mencapai 135 juta rekening, serta total nilai pinjaman dicairkan yang mencapai Rp 950 triliun per Agustus 2024.

    Ia juga mengapresiasi langkah Otoritas Jasa Keuangan dalam mengevaluasi batas suku bunga yang seimbang dan mendukung keberlanjutan industri. Ia berharap kebijakan suku bunga 0,3% per hari dapat dipertahankan pada 2025 mendatang.

    “Harapan kami, kebijakan acuan suku bunga sebesar 0,3% per hari dapat dipertahankan pada tahun 2025 mendatang. Dengan dipertahankannya suku bunga harian ini maka aksesibilitas serta likuiditas pinjaman untuk masyarakat unbanked dan underbanked akan lebih terjaga,” jelas Nucky dalam keterangannya, Jumat (22/11/2024).

    Menurutnya, aksesibilitas menjadi faktor penting karena terbatasnya akses masyarakat unbanked dan underbanked terhadap pinjaman tunai.Di antaranya karena ketiadaan riwayat kredit ataupun kurangnya modal atau jaminan sebagai syarat meminjam.

    Sementara itu, kebutuhan pinjaman di kalangan ini masih terbilang tinggi. Kondisi tersebut seringkali menjadi salah satu penyebab maraknya praktik pinjol ilegal. Oleh karena itu dengan likuiditas yang terjaga diharapkan praktik pinjol ilegal bisa dihindari.

    “Untuk dapat melayani segmen ini, diperlukan nilai manfaat ekonomi yang sehat dan stabil bagi pemberi dana, serta ruang bertumbuh bagi platform Pindar untuk meningkatkan inovasi layanan agar tingkat inklusi keuangan dapat terus bertumbuh dan menjangkau berbagai demografi masyarakat yang membutuhkan,” tambah Nucky.

    Adapun jumlah platform Pindar yang berizin dan diawasi OJK saat ini ada 97 entitas, sedangkan pinjol ilegal yang ditutup tembus 9,180 entitas.

    Salah satu upaya kolaborasi yang sudah dilakukan oleh industri Pindar untuk mengantisipasi meluasnya pengaruh negatif dari pinjol ilegal adalah melalui kegiatan edukasi dan literasi yang terencana dan terskala.

    “Dengan adanya upaya bersama dalam bentuk edukasi dan literasi yang terencana dan terskala serta semakin masifnya upaya penindakan terhadap pinjol ilegal diharapkan dapat menjaga stabilnya akses dan likuiditas di masyarakat,” ucap Nucky.

    Nucky menambahkan, kolaborasi antara OJK dengan pelaku industri adalah kunci dalam menjaga masyarakat dari praktik pinjol ilegal, serta memastikan kelanjutan akses pendanaan yang legal, berizin dan sehat untuk menunjang target pertumbuhan ekonomi nasional.

    Simak juga video: Banyak Perempuan Jadi Korban Pornografi di Deep Fake

    [Gambas:Video 20detik]

    (ily/kil)



    Sumber : finance.detik.com

  • Pinjol Ilegal Nggak Kapok-kapok! 2.500 Ditutup, Malah Muncul Lagi


    Jakarta

    Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menutup sebanyak 2.500 kanal pinjaman online (pinjol) ilegal sepanjang 2024. Namun ternyata proses pemberantasannya tidaklah mudah, sebab pinjol-pinjol ilegal baru terus bermunculan.

    Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Mirza Adityaswara menilai, salah satu kendala dalam proses pembasmian pinjol ini ialah karena sering kali asal server-nya dari luar negeri.

    “Tahun 2024 itu paling nggak sekitar 2.500 pinjol ilegal ditutup. Muncul lagi, muncul lagi, karena ya di dunia maya dan seringkali juga server-nya di luar negeri,” kata Mirza, dalam acara Digital Economic Forum di Sopo Del Tower Mega Kuningan, Jakarta, Selasa (25/2/2025).


    Seiring dengan berkembangnya stigma negatif tentang pinjol, akhirnya OJK melakukan rebranding dengan mengganti penggunaan istilah pinjol legal menjadi pinjaman daring (pindar).

    “OJK sekarang melakukan rebranding untuk bahasa Indonesianya ya, P2P lending, teman-teman sering sekarang menyebutnya pinjol, kami melakukan rebranding pindar, pinjaman daring. Jadi yang resmi itu pindar, yang ilegal itu pinjol,” ujarnya.

    Menurutnya, pindar memiliki peran strategis untuk membuka akses keuangan bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan masyarakat yang kesulitan mendapat akses pembiayaan dari perbankan (unbankable).

    Saat ini total ada 97 perusahaan pindar beroperasi di Indonesia. Mereka telah berhasil menyalurkan pembiayaan, dengan outstanding-nya Rp 77 triliun di Desember 2024 atau tumbuh 29%.

    Di sisi lain, Mirza juga menyoroti tentang banyaknya masyarakat dengan tingkat literasi keuangan digital yang rendah. Tidak semua pengguna memahami risiko dibalik layanan keuangan yang mereka gunakan, sehingga tidak sedikit yang terjebak dalam transaksi berisiko tinggi.

    “Kita melihat fenomena yang mengkhawatirkan di kalangan masyarakat, terutama generasi muda yang cenderung konsumtif dan kurang mempertimbangkan dampak jangka panjang dari keputusan finansial mereka. Tawaran pinjaman online ilegal yang tampak menggiurkan justru menjadi jebakan yang sulit dihindari,” kata dia.

    Menurut Mirza, banyak dari pengguna pinjol yang dimanfaatkan untuk aktivitas yang tidak produktif bahkan digunakan untuk bermain judi online (judol). Adapun kebanyakan masyarakat yang terjebak judol ini berasal dari kalangan masyarakat bawah dan kemungkinannya dari generasi muda.

    OJK mengharapkan, masyarakat bisa lebih bijak dalam memanfaatkan layanan tersebut. Apalagi mengingat adanya hubungan perilaku pengguna dengan data Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK).

    Simak juga Video ‘Menkominfo Ungkap Ada Kaitan Antara Pebisnis Judol dan Pinjol Ilegal’:

    (shc/kil)



    Sumber : finance.detik.com

  • OJK Infinity 2.0 Diluncurkan, Pengusaha-UMKM Lebih Mudah Akses Pembiayaan


    Jakarta

    Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meluncurkan OJK Innovation Centre for Digital Financial Technology atau OJK Infinity 2.0. Keberadaan pusat inovasi ini menjadi salah satu upaya dalam pengembangan Inovasi Teknologi Sektor Keuangan (ITSK), termasuk mempermudah akses pembiayaan ke pengusaha dan UMKM.

    Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto Hasan Fawzi mengatakan, OJK melakukan revitalisasi OJK Infinity 2.0 dalam rangka mengakselarasi inovasi teknologi dan transformasi digital di sektor keuangan, termasuk aset keuangan digital dan aset kripto.

    “OJK Infinity 2.0 dirancang tidak hanya berperan sebagai akselerator bagi para pelaku dan inovator di bidang ITSK, namun juga berperan sebagai pusat pertukaran ide, riset dan pengembangan, perumusan kebijakan, dan pembentukan standar bersama yang melibatkan para pelaku usaha dan stakeholders dari berbagai elemen,” kata Hasan, dalam sambutannya di Kantor OJK Menara Radius Prawiro, Kompleks Perkantoran BI, Jakarta, Kamis (24/4/2025).


    Hasan menjelaskan, OJK Infinity 2.0 menerapkan pendekatan Pentahelix Concept, yang menekankan pada sinergi dan kolaborasi di antara lima elemen utama, yakni Pemerintah dan Regulator, Pelaku Bisnis, Akademisi, Media, serta Masyarakat/Konsumen.

    Implementasi Konsep Pentahelix diwujudkan melalui berbagai inisiatif program kerja. Pada tahun 2025 ini, OJK Infinity 2.0 akan menjalankan beberapa program utama yang bersifat strategis dan berdampak nasional, seperti pengembangan skema pendanaan industri kreatif seperti game, musik, film dan animasi berbasis Web3 bekerja sama dengan Kementerian Ekonomi Kreatif.

    Lalu, penyelenggaraan kompetisi Infinity Hackathon dengan tema pengembangan blockchain di Indonesia bekerja sama dengan Kementerian Ekonomi Kreatif dan Asosiasi Blockchain Indonesia. Selain itu juga program digitalisasi industri sapi perah bekerja sama dengan International Labour Organization (ILO) dan Asosiasi Fintech Indonesia, dengan dukungan penuh dari Pemerintah Swiss.

    Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar mengatakan, kata kunci utama terkait dengan OJK Infinity 2.0 adalah kolaborasi dan ekosistem. OJK sendiri memiliki peran strategis dalam penyelenggaraan Sandbox dan Pusat Inovasi sebagai ruang uji coba dan pengembangan inovasi teknologi di sektor keuangan.

    Dalam proses pengembangan teknologi di lingkup pengembangan usaha, OJK telah memiliki dua inovasi yakni Alternative Credit Scoring (ACS) dan aggregator keuangan. Ke depannya, inovasi teknologi akan semakin dioptimalkan dalam kerja sama pengembangan industri ataupun model bisnis, salah satunya pada bisnis sapi di Jawa Timur, yang juga sudah dijalankan di Jawa Barat.

    “Sebenarnya apa yang dibutuhkan dalam ekosistem perbankan yang mapan ini sekarang dimiliki atau ditiru di dalam ekosistem ekonomi kreatif dan industri kreatif, ini saya rasa lesson learned-nya. Sehingga, kita tidak harus memaksakan bahwa pembiayaan dukungan harus kepada yang mapan dan punya proses dan standar operasi yang sudah bagus,” kata Mahendra.

    “Sehingga, mungkin tidak akan cukup mudah disesuaikan bagi industri-industri yang berlatar belakang masih baru atau kecil, tapi sebaliknya kita bangun ekosistemnya itu sendiri,” sambungnya.

    Dalam kesempatan tersebut, Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar bersama Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menandatangani kesepahaman bersama. Ini bertujuan mendorong pertumbuhan inovasi teknologi di sektor keuangan yang berdampak langsung dalam mendukung kegiatan dan pengembangan para pelaku usaha kreatif dan UMKM di Indonesia.

    “Kami berharap semakin banyak pegiat kreatif yang bisa mengakses pendanaan, monetisasi karya mereka, dan juga upscaling untuk berdaya saing global. Salah satu contoh kolaborasi Kementerian Ekraf yang nyata adalah kesuksesan film animasi Indonesia Jumbo,” kata Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya.

    ‘Lihat juga video: Ketegasan OJK Perkuat Industri Asuransi dan Melindungi Konsumen’

    (acd/acd)



    Sumber : finance.detik.com

  • Beasiswa Studi Bisnis Singkat di Australia untuk Perempuan RI, Yuk Daftar!



    Jakarta

    Australia Awards memberikan kesempatan bagi para perempuan di Indonesia untuk belajar bisnis singkat di Australia. Beasiswa pendidikan non-gelar ini berlaku bagi perempuan yang mempunyai UMKM atau bekerja di UMKM yang dipimpin perempuan.

    Pendidikan singkat ini akan digelar selama 2 minggu di Australia pada Agustus/September 2024. Selain itu, peserta diberikan kesempatan menjalani lokakarya sebelum dan sesudah pendidikan selama 3 hari.

    Tujuan pendidikan singkat ini adalah memberikan pembelajaran bagi peserta dalam berintegrasi dengan pasar Australia, memahami tantangan UMKM, menganalisis perusahaan hingga produk, memahami peran budaya dalam bisnis internasional, dan masih banyak lagi.


    Kuota peserta program ini sebanyak 25 perempuan. Yuk, perhatikan syarat dan informasi selengkapnya di bawah ini!

    Syarat Pendaftaran

    • WNI
    • Tidak tinggal di Australia atau menikah dengan warga di negara tersebut
    • Minimal lulusan D3 atau 3 tahun berpengalaman dalam bisnis
    • Memiliki bisnis UMKM atau pengurus UMKM yang dipimpin perempuan
    • Bukan anggota militer yang sedang bertugas
    • Memenuhi persyaratan pembuatan visa
    • Memiliki kemampuan bahasa Inggris baik dan dibuktikan lewat wawancara
    • Lamaran telah disetujui oleh supervisor (jika ada)
    • Berkomitmen untuk terlibat secara aktif dan membina jaringan dengan berbagai pemangku kepentingan
    • Berkomitmen menjalani pendidikan hingga selesai
    • Berkomitmen membagikan pengetahuan yang didapat kepada rekan dan kolega

    Keuntungan Ikut Pendidikan

    1. Peserta yang mengikuti program ini akan menerima beberapa keuntungan, antara lain:
    2. Biaya hidup AUD 82,20 (Rp857 ribu) per hari
    3. Biaya akomodasi pulang pergi ke Australia untuk kelas serta pralokakarya dan pascalokakarya
    4. Visa ke Australia
    5. Asrama selama pendidikan
    6. Penginapan selama pralokakarya sampai pascalokakarya
    7. Asuransi Overseas Student Health Cover (OSHC) selama masa pendidikan di Australia
    8. Sesi kelas
    9. Studi kasus
    10. Kunjungan lokasi
    11. Sesi diskusi dan perencanaan
    12. Simulasi dan permainan peran
    13. Acara jaringan
    14. Pengembangan proyek penghargaan, proyek individu atau kelompok kecil

    Detikers tertarik daftar? Yuk segera siapkan diri dan lakukan pendaftaran DI SINI sebelum 28 Januari 2024 pukul 23.59 WIB.

    (cyu/twu)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / nathan dumlao
  • Buttonscarves, Thenblank dan Toton Ungkap Rahasia Marketing Sukses

    Jakarta

    Siapa yang tak kenal dengan brand lokal Buttonscarves, Thenblank dan Toton. Ketiga brand tersebut sukses mencuri atensi lewat kampanye brandnya. Ketiga brand ini memberikan bocoran tentang strategi marketing mereka.

    Buttonscarves sukses membuat kampanye dengan membuat instalasi tas berukuran raksasa di Malaysia, Paris dan New York. Sedangkan brand Thenblank sukses dengan kampanye yang menghangatkan hati yaitu pasangan lansia yang tetap modis. Sementara desainer Toton Januar melejit lewat lini brandnya Toton. Dia membuat kampanye tentang koleksi ekslusif untuk pecinta fashion Tanah Air.

    Marketing membuat awareness brand semakin meningkat di mata audience. Namun dalam prakteknya, tidak mudah untuk bisa menarik perhatian audience. Kampanye dalam marketing sebaiknya disesuaikan dengan market, channel distribution, pesan yang ingin disampaikan dan pengemasannya.


    Rahasia Sukses Benang Jarum dan Buttonscarves

    Kanya Trihapsari sebagai Co-founder Benang Jarum, VP Brand & Marketing Strategy Modinity Group mengatakan dalam membangun sebuah brand harus memiliki konsep dan penting untuk menetapkan target market yang jelas.Benang Jarum yang merupakan sister brand dari Buttonscarves yang identik dengan glamour, mengikuti selera pasar dari Buttonscarves.

    “Buttonscarves itu kan umurnya masih muda dan Benang Jarum itu kan lahirnya pas pandemi. Benang Jarum mau dibawa ke arah ke mana. Bahannya kualitas dan tokoh pertama harus begini dan let’s do it. Karena sebenarnya agak sulit mem-build dari awal, karena switch customer itu tidak gampang,” ujarnya.

    Kanya juga menceritakan dibalik ide kampanye Buttonscarves Go Global yaitu dengan menghadirkan instalasi tas raksasa di sejumlah kota mode dunia. Konsep tersebut menurutnya sebagai bentuk ikhtiar dan menanamkan semangat dari dalam tim agar bisa tumbuh.

    “Buttonscarves Go Global itu kan kenapa mau hastag itu? Menanamkan rasa optimisme. Bisa dibilang dadakan dan prosesnya hanya satu bulan ternyata kita berpikir kalau membuat isntalasi raksasa. Karena itu tas anniversary kita, Alhamdulillah impactful banget karena dengan segala keterbatasan yang ada,” terangnya.

    “Ternyata Buttonscarves dikenal di luar kalangan modest. Akan membuka opportunity kolaborasi dengan yang lain. Kanya mengungkapkan kampanye yang tam terlupakan,” lanjut Kanya.

    Konsepnyang diusung oleh Buttonscarves pun berhasil dan mendapatkan dan mendapatkan reaksi positif dari pecinta fashion. “Yang pertama di Dubai, dari segi budget, kesiapan tim dan belum sesettle sekarang. Alhamdulillah dibarengi Anniversary, yang kedua di New York, tidak menyangka dan kaget banget kok bisa ya?” kenangnya.

    Mengenai budget marketing, Kanya menegaskan semuanya sudah terukur. Dia membantah Buttonscarves atau Benang Jarum melakukan ‘bakar duit’ demi memperkenalkan nama brand mereka.

    “Budget kampanye mengatakan semua budget terkontrol dan tidak ada bakar-bakaran. Nilai presentasenya aku lupa pokoknya sangat kecil dan terukur. Semua itu harus dipikirkan dengan matang,” jelasnya.

    Strategi Marketing Toton

    Tonton menuturkan menentukan target marketing sangat penting untuk memperkenalkan produk kepada pelanggan. Dengan mengetahui siapa market yang ingin dituju, langkah selanjutnya lebih jelas dalam menentukan harga hingga strategi pemasarannya.

    “Sebenarnya untuk tahu marketnya ketika harus memulai. Jadi ketika itu semua sudah merancang strategi marketing, produk, harga dan semua itu akan menyasar target marketingnya,” kata Toton saat sesi talkshow Modestalk Modest Summit 2024, Sesi 3: Impactful Creative Marketing Channel (14/12/2023).

    Toton juga menjabarkan strategi marketing yang ia terapkan dalam brandnya. Dia lebih memilih untuk terus aktif melalui media sosial.

    “Ditandai show tunggal pertama tahun ini kita berusaha mengantar ke suatu aktivasi di Instagram. Kita mengubah konsep dark internasional menjadi lebih lokal melalui konten di Instagram. Membuat serangkaian berbincangan tentang kebaya, interview dan menjabarkan versi panjangnya. Toton sendiri memperkenalkan personality, desain, apa yang kita pilih untuk menjadi brand kita lewat target market,” tuturnya.

    Sesudah menggelar show tunggal, Toton ingin menjadikan brand lokal bisa menguasai di rumah sendiri. Ia mendapatkan pelanggan baru dan imbas dari acara itu sendiri pasar internasional kembali melirik.

    Rahasia Sukses Marketing The Blank

    Mutiara Kamila sebagai pemilik brand lokal The Blank mengungkapkan salah satu strategi marketing tersuksesnya adalah kolaborasi dengan Isyana Saraswati. Koleksi tersebut mendapatkan reaksi positif dari penikmat fashion.

    Kemudian The Blank mencoba pendekatan yang lebih humanis untuk koleksi terbarunya. Mereka menggandeng pasangan lansia yang tetap tampil modis.

    “Dengan kolaborasi yang kawin dengan brand Then Blank. Proses mencari ide kreatif itu ada melihat talent atau muse yang sering muncul. Kita justru tidak memilih, karena pendekatannya humanis yang lebih menyentuh dan bisa timeless,” ujarnya.

    Then Blank yang memproduksi koleksi basic, terus mencoba kampanye yang berbeda. Mutiara ingin menggaet atensi dari pelanggan sehingga bisa menjual produk.

    Tentang dana untuk kampanye brand, Mutiara mengatakan hal tersebut merupakan investasi dalam jangka panjang. Mutiara menetapkan kampanye reguler budgetnya selalu di bawah 10%.

    Menurut Mutiara salah satu cara agar sebuah brand dikenal adalah dengan mempertahankan DNA brand dan konsisten agar tetap eksis. “Kalau kampanye tentang produk basic lokal. Aku pikir adalah keberlanjutan dari 11 tahun yang lalu. Aku suka advertising sudah tahu yang mendengar dan melihat. Berarti upaya selama ini berdampak dan konsisten. Jangan berubah lagi agar audience tidak bingung,” tutupnya.

    (gaf/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Jabar Trisakti Run 2025, Sensasi Lari Santai Bernuansa Budaya Lokal


    Jakarta

    Hidup aktif dan sehat kini menjadi bagian dari gaya hidup sekaligus cara menyatukan kebersamaan dan menumbuhkan energi positif bagi banyak orang. Lari santai juga menjadi momen untuk merasakan semangat komunitas, menikmati budaya, dan ikut berkontribusi pada hal-hal yang bermakna bagi masyarakat sekitar.

    Semangat itulah yang dihadirkan oleh Jabar Trisakti Run 2025, event lari santai yang mengajak peserta bergerak bersama dalam semangat “Lari Sehat, Bangsa Kuat.” Terinspirasi dari gagasan Ir. Soekarno tentang Trisakti Pancasila, acara ini dirancang untuk memberi pengalaman berlari yang lebih dari sekadar menyehatkan tubuh, tapi juga menyalakan semangat kebersamaan dan nasionalisme.

    Acara lari ini akan digelar pada hari Minggu, 9 November 2025, pukul 05.00-16.00 WIB, bertempat di Monumen Plaza Bung Karno, Saparua, Kota Bandung (Jalan Banda Nomor 28, Citarum, Bandung Wetan).


    Sepanjang hari, kamu bisa menikmati Fun Run dengan suasana penuh energi, menjelajahi produk lokal di Exhibition UMKM, hingga bersantai sambil menikmati Panggung Budaya yang menampilkan kesenian khas Jawa Barat.

    Selain menjadi ajang olahraga, Jabar Trisakti Run 2025 juga menjadi simbol persatuan dan pemberdayaan ekonomi lokal. Dengan ikut serta, kamu berkesempatan mendukung pelaku UMKM sekaligus melestarikan budaya daerah, sambil menikmati momen santai yang menyenangkan.

    Setiap tiket sudah termasuk asuransi BRILife, yang memberi perlindungan selama kegiatan berlangsung, sehingga kamu bisa fokus menikmati pengalaman lari dengan aman dan nyaman.

    Pastikan juga kamu dalam kondisi sehat jasmani dan rohani, dan bagi peserta usia 15-17 tahun, jangan lupa sertakan surat izin dari orang tua saat mendaftar.

    Melalui Jabar Trisakti Run 2025, kamu bukan hanya ikut berlari, tapi juga ikut menghidupkan semangat bangsa dan kebersamaan. Beli tiket sekarang di detikevent dan jadikan akhir pekanmu lebih sehat, seru, dan penuh makna!

    (krs/krs)



    Sumber : sport.detik.com